Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ari

798 karya publik ditemukan.

22022: 12026: 232025: 152024: 152023: 1132022: 2072021: 2392020: 292018: 152014: 12002: 1

ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor

ANALISIS PENGARUH STRES KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. ANEKA NIAGA KOTA KUPANG

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul Pengaruh Stres Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Aneka Niaga Kota Kupang. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah apakah stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Aneka Niaga Kota Kupang dan apakah beban kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Aneka Niaga Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan PT. Aneka Niaga Kota Kupang serta untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. Aneka Niaga Kota Kupang. Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Aneka Niaga Kota Kupang yang berjumlah 55 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang (sampel jenuh). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada responden. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel stres kerja, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 75,815 sampai dengan 87,089. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 752,161 dan nilai rata-rata indeks sebesar 83,573 yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel beban kerja, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 70,541 sampai dengan 85,271. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 614,151 dan nilai rata-rata indeks sebesar 76,768 yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel kinerja karyawan, nilai indeks setiap indikator berkisar antara 59,086 sampai dengan 77,088. Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 623,050 dan nilai rata-rata indeks sebesar 69,227 yang berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil persamaan regresi linear berganda Y = −34,354 + 1,028X₁ + 0,305X₂, diketahui konstanta regresi sebesar −34,354, koefisien regresi b₁ = 1,028 dan koefisien regresi b₂ = 0,305. Nilai konstanta sebesar −34,354 artinya jika stres kerja (X₁) dan beban kerja (X₂) bernilai nol, maka kinerja karyawan (Y) memiliki nilai sebesar −34,354 satuan. Koefisien regresi stres kerja (b₁) sebesar 1,028 artinya jika stres kerja (X₁) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 1,028 satuan. Koefisien regresi bernilai positif yang berarti terdapat pengaruh positif stres kerja (X₁) terhadap kinerja karyawan (Y). Koefisien regresi beban kerja (b₂) sebesar 0,305 artinya jika beban kerja (X₂) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kinerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,305 satuan, namun pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Implementasi terapan: Berdasarkan hasil penelitian, yang menunjukan bahwa stress kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Aneka Niaga Kota Kupang, pimpinan PT. Aneka Niaga Kota Kupang, diharapkan dapat memperhatikan dan mengelola Tingkat stress kerja karyawan dengan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, komunikasi yang baik antara atasan dan karyawan, serta pemberian dukungan kerja yang memadai, agar tidak berdampak negatif terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya meskipun beban kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, pimpinan PT. Aneka Niaga Kota Kupang tetap diharapkan dapat memperhatikan pengelolaan beban kerja dengan memberikan arahan yang jelas, target kerja yang realistis, serta waktu penyelesaian pekerjaan yang cukup sehingga karyawan dapat bekerja lebih efektif dan kondisi kerja karyawan tetap terjaga dengan baik. Selain itu masih terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan namun belum dibahas dalam penelitian ini. Oleh karena itu, peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperdalam kajian mengenai stress kerja dan beban kerja dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda, memperluas objek penelitian, serta menambah jumlah dan karakteristik responden yang lebih beragam agar diperoleh hasil penelitian yang lebih komprehensif.

ALLAH MEMBERKATI PEREMPUAN “Suatu Tafsir Feminis Kritis Terhadap Hakim-Hakim 4:17-24; 5:24-27 dan Implikasinya bagi Jemaat GMIT Alfa Omega Labat”

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penindasan gender merupakan persoalan serius yang masih dihadapi dalam kehidupan bergereja di GMIT. Keberadaan jemaat yang hidup dalam konteks masyarakat dengan budaya patriarki yang kuat turut membentuk sistem sosial yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat, kurang didengar, dan kerap dipahami sekadar sebagai pelengkap laki-laki. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengungkapkan suara, perasaan, emosi dan tindakan Yael dalam teks Hakim-hakim 4:17–24 dan 5:24–27 yang selama ini terpinggirkan dalam pembacaan Alkitab yang dipengaruhi struktur patriarki serta mengimplikasikannya bagi jemaat GMIT Alfa Omega Labat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode feminis kritis Elisabeth Schüssler Fiorenza yang menafsirkan teks dari pengalaman konkret perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks Hakim-hakim 4:17–24 dan 5:24–27, menegaskan bahwa kekerasan tidak dibenarkan, melainkan dipahami dalam konteks krisis kehidupan dan ketiadaan sistem keadilan, sehingga penekanan teks terletak pada keberpihakan Allah terhadap kehidupan dan pembebasan dari penindasan. Suara Yael dalam teks ini menegaskan keberanian, kepekaan, dan tanggung jawab moral sebagai sikap iman yang berpihak pada kehidupan. Temuan ini menegaskan bahwa Allah memberkati perempuan bukan karena status sosial atau kepatuhan pada struktur patriarki, melainkan karena keberanian dan tanggung jawab etisnya, sehingga Jemaat GMIT Alfa Omega Labat dipanggil untuk keluar dari struktur patriarki yang menindas serta secara berani, bertanggung jawab, peka, dan cerdik menghadirkan pembebasan

DASAR-DASAR MANAJEMEN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Dasar-dasar Manajemen dibuat untuk mengulas secara rinci agar pembaca menjadi tertarik dan termotivasi untuk terus mempelajari dan mengembangkan peluang di bidang manajemen sehingga dapat meningkatkan kecakapan dan keterampilan mahasiswa khususnya sense of business sehingga akan tercipta manajer-manajer handal di bidangnya, serta dapat menumbuhkan manajer-manajer yang proaktif dan berpendidikan tinggi, membangun networking dengan segala jenis bisnis baik di dalam maupun luar negeri. Semoga melalui buku ini diharapkan akan timbul minat dan semangat menjadi manajer-manajer yang kreatif, inovatif, dan optimis dalam menciptakan sesuatu yang baru demi meraih sukses dalam persaingan global. Banyak cara yang bisa dilakukan orang agar tujuannya dapat tercapai. Sebagian orang memandang bahwa untuk mencapai tujuan hidupnya hanya akan dapat dicapai apabila orang tersebut mau bekerja keras dan tidak semata-mata menggantungkan hidupnya pada orang lain. Dalam perkembangan zaman, pemenuhan kebutuhan ataupun pencapaian tujuan hidup tidak lagi sesederhana seperti yang dilakukan masyarakat tradisional. Masyarakat modern sudah mulai memikirkan perlunya bekerja sama dan saling berinteraksi antara sesama. Interaksi manusia yang satu dengan yang lainnya sering kali menimbulkan keinginan untuk hidup dalam satu kelompok, baik itu kelompok yang besar maupun kelompok kecil sekalipun. Kelompok-kelompok manusia yang di dalamnya terdapat lebih dari dua orang biasanya kita sebut sebagai anggota organisasi.

MANAJEMEN INDUSTRI HASIL PERIKANAN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Manajemen Industri Hasil Perikanan ini hadir sebagai referensi komprehensif bagi akademisi, praktisi, dan mahasiswa yang ingin memahami berbagai aspek strategis dalam pengelolaan industri hasil perikanan secara modern dan berkelanjutan. Setiap bab membahas tema penting mulai dari ruang lingkup, manajemen bahan baku, organisasi, fasilitas, hingga mutu, pemasaran, dan pengembangan produk, yang dikemas berdasarkan pendekatan ilmiah dan pengalaman lapangan para penulis. Dengan mengintegrasikan wawasan teknis dan manajerial, buku ini menjadi panduan aplikatif dalam mendukung daya saing industri perikanan nasional di tengah tantangan globalisasi dan perubahan lingkungan.

PATEHALA “Suatu Tinjauan Pastoral Terhadap Tradisi Patehala sebagai Wadah Pastoral Kontekstual bagi Jemaat GMIT Hermon Helangdohi”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Manusia dalam kehidupan sosial tidak pernah lepas dari interaksi yang membentuk hubungan, nilai, dan makna. Salah satu bentuk interaksi yang sarat makna ditemukan dalam tradisi Patehala, sebuah kearifan lokal masyarakat Pantar, Alor, yang digunakan dalam penyelesaian konflik antar individu atau kelompok. Tradisi ini menggunakan simbol darah hewan dan pemberian denda sebagai bentuk pengakuan kesalahan, perdamaian, dan pemulihan relasi. Namun, dalam praktiknya, tradisi ini kerap mengalami pergeseran makna, terutama ketika pelaksanaannya tidak dilandasi oleh penyesalan sejati. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Patehala sebagai salah satu ekspresi sosial-budaya masyarakat yang juga adalah bagian dari jemaat GMIT Hermon Helangdohi. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan teologis-pastoral serta memanfaatkan teori pendampingan pastoral Jacob daan Engel, penelitian ini mengungkap nilai-nilai seperti pengakuan, pertobatan, pemulihan, dan rekonsiliasi sebagai kontribusi budaya terhadap kehidupan bergereja. Refleksi teologis menunjukkan bahwa meskipun tradisi ini tidak dapat menggantikan karya penebusan Yesus Kristus, nilai-nilainya dapat memperkaya pelayanan pastoral gereja secara kontekstual. Pada akhirnya, Patehala menjadi ruang belajar bagi gereja untuk merawat relasi sosial dan spiritual yang menyeluruh dan menyembuhkan.

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA FRUITGHURT DARI KULIT DAN DAGING BUAH PISANG MAS (Musa acuminata) ASAL DESA LAKEKUN BARAT KABUPATEN MALAKA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA FRUITGHURT DARI KULIT DAN DAGING BUAH PISANG MAS (Musa acuminata) ASAL DESA LAKEKUN BARAT KABUPATEN MALAKA Tajo,M.L)* Ledo,S.E.M)** Nge,T.S)*** Perkembangan teknologi dibidang pangan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, dan kesadaran akan pentingnya makanan dan minuman sehat yang baik bagi tubuh menyebabkan adanya pembuatan minuman bernutrisi yang mengandung beberapa bakteri asam laktat, salah satu produk yang dihasilkan yaitu fruitghurt. Pisang merupakan tanaman yang dapat dijumpai dibeberapa negara terutama di Indonesia. Buah pisang rentan terhadap kerusakan mekanis dan daya simpan rendah. sehingga perlu diolah menjadi fruitghurt. Daging buah pisang dan kulitnya, memiliki kandungan serat pangan, pati, vitamin, mineral dan antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan gizi, kadar asam laktat, pH, fruitghurt dari kulit dan daging buah pisang mas. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 perlakuan sebanyak 3 kali ulangan dengan variasi konsentrasi daging buah pisang mas dan kulit pisang mas pada (PO) 0%, (P1) 10%, (P2) 20%, (P3) 30%. Terdapat 3 tahapan kulit dan daging buah pisang mas dalam penelitian ini yaitu uji proksimat dilakukan untuk mengetahui kandungan gizi berupa kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat. Protein berkisar 3,16% - 4,93%, lemak 0,85% - 1,05%, dan karbohidrat 33,84% - 38,69%. Uji kadar asam laktat fruitghurt 0,35% - 0,41%, dan uji pH fruitghurt 3,33% - 3,8%. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan variasi waktu fermentasi terhadap daya simpan fruitghurt pisang mas dan dapat menggunakan pewarna alami lainnya sehingga dapat dihasilkan fruitghurt yang lebih berkualitas.

PEMUDA DAN PRAKTIK FLEXING “Suatu Tinjauan Pembinaan Warga Gereja Terhadap Keteladanan Pemuda GMIT Batu Karang Kupang Dalam Menyikapi Praktik Flexing di Era Digital”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Praktik flexing atau pamer gaya hidup mewah di media sosial telah menjadi tren dan bagian dari budaya populer yang memengaruhi cara berpikir dan bertindak generasi muda, termasuk pemuda GMIT Batu Karang Kupang. Dalam konteks pemuda GMIT Batu karang Kupang, praktik ini tidak hanya muncul sebagai bentuk ekspresi diri, tetapi juga sebagai strategi untuk mencari pengakuan, validasi sosial, dan membangun citra diri di media sosial dan secara langsung. Praktik ini berdampak negatif terhadap relasi antar sesama, persekutuan, dan pertumbuhan iman pemuda. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana keteladanan pemuda GMIT dalam menyikapi praktik flexing serta bagaimana pembinaan warga gereja (PWG) dapat menjadi sarana yang efektif dalam membentuk karakter dan spiritualitas pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada 23 responden yang terdiri dari pendeta, pengurus pemuda, dan anggota pemuda di Jemaat GMIT Batu Karang Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pemuda terlibat dalam praktik flexing untuk mendapatkan pengakuan, yang memicu perpecahan dan persaingan tidak sehat dalam persekutuan. Hal ini menunjukkan bahwa gereja belum optimal dalam memberikan pembinaan yang relevan dan kontekstual terhadap tantangan digital yang dihadapi pemuda. Mengacu pada teori PWG menurut Ruth Selan, pembinaan gereja harus bersifat kontekstual, transformatif dan holistik, menyentuh seluruh aspek kehidupan pemuda serta peran dalam gereja dan Masyarakat. Refleksi teologis dalam skripsi ini menekankan bahwa pemuda dipanggil menjadi teladan dalam kesederhanaan dan pelayanan, sebagaimana yang dicontohkan oleh tokok-tokoh muda seperti Yusuf, Daniel, Daud, Yeremia, Timotius, terutama Yesus Kristus dalam kehidupan dan pelayanan-Nya. Oleh karena itu, PWG memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan iman pemuda agar mampu menghadapi godaan digital secara bertanggung jawab. Gereja perlu meningkatkan kualitas pembinaan berbasis nilai-nilai Alkitabiah dan mendampingi pemuda dengan pendekatan kontekstual yang membumi, agar mereka menjadi teladan dalam kesederhanaan dan pelayanan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA KEHADIRAN JEMAAT DALAM IBADAH MINGGU DI JEMAAT IMANUEL ONANBALU KLASIS SEMAU

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya kehadiran jemaat dalam mengikuti ibadah minggu di jemaat Imanuel Onanbalu. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah Faktor apa saja yang menyebabkan rendahnya kehadiran jemaat dalam ibadah minggu pagi di jemaat Imanuel Onanbalu?. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode deskriptis teks dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Jemaat Imanuel Onanbalu Klasis Semau dengan jumlah sampel 12 informan. Teknik pengumpulan data dengan pedoman wawancara. Teknik analisis data dengan Reduksi Data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa faktor penyebab tingkat kehadiran jemaat sangat bervariasi dan tingkat kehadiran juga dipengaruhi oleh persiapan khotbah, liturgi, jam ibadah, jemaat lanjut usia dan sakit serta konflik. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, Ibadah minggu memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan jemaat, baik dari segi spiritual, emosional, maupun sosial. Ibadah minggu bukan hanya merupakan waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga sebagai momen untuk memperbaharui diri, serta menemukan solusi untuk berbagai masalah melalui mendengarkan khotbah. Serta perlunya penyesuaian waktu ibadah liturgi serta khotbah dan juga kunjungan pastoral bagi jemaat lanjut usia dan sakit serta penyelesaian konflik.

PENGARUH MODEL THINK PAIR SHARE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KUPANG TENGAH TAHUN AJARAN 2023/2024

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model think pair share terhadap motivasi belajar siswa kelas VII di SMP Negeri I Kupang Tengah Tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VII yang beragama Kristen Protestan dan diambil dari dua kelas yang terbagi dari kelas VII A berjumlah 36 orang sebagai kelas Eksperimen dan kelas VII B berjumlah 33 orang sebagai kelas kontrol sampel dalam penelitian ini berjumlah 69 sampel, Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner,studi pustaka/dokumentasi,analisis data bersifat kuantitatif /statistik. Hasil penellitian ini menunjukkan bahwa variabel Model Think Pair Share (X) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel Motivasi Belajar (Y). Hal tersebut juga ditunjukkan dengan hasil uji koefisien determinasi, diperoleh angka R (koefisien korelasi) sebesar 0,830. Dari output tersebut diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,689, yang berarti bahwa Motivasi Belajar dipengaruhi oleh variabel Model Pembelajaran Think Pair Share sebesar 68,9% dan sisa 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis.

PENGARUH PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SMP NEGERI 1 ENDE TAHUN AJARAN 2023/2024

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan gadget dalam pembelajaran sebagai penerapan media pembelajaran membantu proses belajar mengajar menjadi lebih aktif dan efektif sebagaimana prinsip dalam pembelajaran bahwa belajar merupakan kegiatan yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengunaan gadget sebagai media pembelajaran berpengaruh secara siginifikan terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Krsiten (PAK) di SMP Negeri 1 Ende. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif jenis korelasi. Dengan sampel sebanyak 18 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan hasil belajar siswa diperoleh dari nilai ujian akhir semester. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan gadget sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Kristen, diperoleh nilai thitung (9,830) > ttabel (2,019) dan nilai signifikansinya (0,000) (0,005) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian secara parsial terdapat pengaruh signifikansi penggunaan gadget sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pasda mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMP Negeri 1 Ende.

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha, penting untuk selalu membuat laporan keuangan. Karena nantinya, analisa laporan keuangan ini dapat menunjukkan bagaimana kinerja bisnis di masa lalu. Dengan informasi tersebut, kita juga bisa menentukan keputusan apa yang harus diambil untuk masa yang akan datang. Bagi pihak eksternal, analisis laporan keuangan ini dapat digunakan untuk memahami kondisi kesehatan perusahaan atau bisnis secara keseluruhan serta untuk mengevaluasi kinerja keuangan dan nilai bisnis. Sedangkan pihak internal menggunakannya sebagai alat pemantauan untuk mengelola keuangan. Dalam buku ini dibahas secara lengkap mengenai, Arti dan Definisi Analisis Laporan Keuangan; Laporan Keuangan Menurut PSAK; Analisis Rasio Keuangan; Analisis Perbandingan Keuangan; Analisis Common Size; Analisis Time Series; Analisis Trend; Analisis Kebangkrutan dan Analisis Kesehatan Perbankan. Melalui buku ini penulis berharap dapat memberikan kontribusi bagi pembaca dalam mengevaluasi hasil kerja divisi atau departemen dalam perusahaan, sehingga mengetahui hasil kinerja, pendapatan serta kemajuan atau perkembangan perusahaan.

Introduction To Literature

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Integrating literature in education, especially in language learning, is indispensable. Not only that literature enables students to gain competence in a particular area of knowledge, it also nurtures their compassion and conscience, developing them into whole human beings. To embrace this vision, a book that can facilitate students' learning is needed. This book is designed to assist both teachers and students of Introduction to Literature course to enhance their literary skills as well as their soft skills.

PENYEMBUH YANG TERLUKA “Suatu Studi Teologis Terhadap Pemikiran Henri Nouwen Tentang Penyembuh Yang Terluka dan Implikasinya Bagi Pelayanan Pendeta di Jemaat GMIT Pniel Sikumana”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penderitaan dan luka batin dirasakan oleh semua manusia. Pendeta sebagai pelayan juga tidak luput dari luka. Pendeta harus tampil sebagai sosok yang kuat dalam keadaan terluka. Henri Nouwen menawarkan suatu pemikiran tentang penyembuh yang terluka. Penderitaan dan luka tidak boleh dipandang sebagai kelemahan. Henri Nouwen merupakan seorang imam Katolik Belanda yang mempunyai pengaruh dalam bidang spiritualitas Kristen dengan banyak karya selama hidupnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui secara detail pemikiran Henri Nouwen tentang Penyembuh yang Terluka. Konsep ini kemudian diimplikasikan bagi pelayanan Pendeta di GMIT Pniel Sikumana. Dalam penelitian ini Penulis menggunakan metode kepustakaan dengan mengumpulkan, membaca, menganalisis dokumen, buku dan karya yang berkaitan dengan konsep penyembuh yang terluka. Penulis juga melakukan penelitian lapangan guna melihat relevansinya dengan konsep penyembuh yang terluka. Penulis menemukan beberapa hal yang dapat menjadi sumbangsi bagi kehidupan pelayanan seorang pendeta berdasar dari Lukas 22:47-53. Bahwa seorang pelayan perlu meneladani Yesus. Pertama, Yesus adalah penyembuh sejati yang merujuk pada pribadi Yesus yang dapat memberikan kedamaian di tengah kekacauan. Kedua, Penderitaan Yesus sebagai sumber penyembuhan yakni bicara soal penderitaan Yesus untuk menebus umat manusia. Ketiga, Kehadiran Yesus yang menyembuhkan melalui kehadirannya dapat memberikan kedamaian. Keempat, Kerentanan Yesus sebagai teladan bahwa Yesus tidak pernah menyembunyikan kelemahan dan sisi manusiawinya.

PERNIKAHAN KUDUS “Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Penerapan Peraturan Pernikahan Kudus Dalam Tata GKS Berasal Marapu, Di GKS Jemaat Waikadada dan Implikasinya Bagi Tata GKS”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam peraturan Tata Gereja GKS di BAB VI pasal 16 tentang Sakramen Baptisan Kudus ayat 3, poin 3 yang berbunyi: “Baptisan dewasa asal Marapu bagi yang telah berumah tangga dengan sendirinya tidak dilakukan lagi pemberkatan nikah.” Tetapi dalam praktik atau realita yang terjadi GKS jemaat Waikadada melayani pemberkataan nikah bagi orang marapu yang telah berumah tangga. Metode yang penulis gunakan adalah metode penelitian lapangan dengan menggunakan teknik wawancara pihak gereja, dengan mengunakan landasan teori Jhon Calvin tentang pernikahan. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan peraturan pernikahan di GKS Jemaat Waikadada, serta beberapa faktor yang mempengaruhi. Dalam hasil penelitian, ditemukan bahwa pernikahan menurut pandangan Kristiani dan Marapu itu berbeda, bagi Marapu pernikahan berorientasi pada Dewa yang mereka percayai dan bagi orang Kristen pernikahan berorientasi pada Allah dan Kristus sebagai Kepala Gereja. Hal ini menjadi alat ikut gereja terkhususnya GKS harus melaksanakan pemberkatan nikah bagi suam-istri berasal Marapu yang telah dibaptis menjadi anggota gereja.

MENEGUR SESAMA DALAM KASIH “Suatu Tinjauan Eksegetis Terhadap Injil Matius 18:15-20 dan Implikasinya bagi Jemaat GMIT Warabu Harilolong, Klasis Alor Barat Laut”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Menegur adalah sebuah ucapan mengajak, bercakap-cakap, memperingatkan atau menasihati seseorang. Teguran akan dilakukan apabila ada saudara yang berbuat dosa. Jemaat Warabu Harilolong selalu melakukan dosa/kesalahan yang menyimpang dari hukum Allah, seperti; suanggi, berzinah, mencuri, membunuh, berselingkuh dan dosa lainnya. Berdasarkan hal-hal ini, maka mereka diberi teguran namun karena teguran yang diberikan tidak tepat, maka berpengaruh pada ketidaksetiaan jemaat dalam beribadah bahkan relasi persaudaraan yang dibangun tidak harmonis. Oleh karena itu, tulisam ini bertujuan untuk melihat konteks yang melatarbelakangi teks Injil Matius 18:15-20 dan menemukan makna teologis serta implikasi bagi Jemaat Warabu Harilolong. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode historis kritis. Berdasarkan teks Matius 18:15-20, Yesus dengan penuh kasih memberi pengajaran bagi murid-murid dan semua bangsa, agar mereka dapat menegur saudara yang berdosa berdasarkan tahapan-tahapan yang termuat dalam teks, yakni menegur secara pribadi, mendatangkan saksi, depan jemaat dan memandang secara berbeda. Selain itu, mendoakan dan menggunakan otoritas yang Kristus berikan dengan baik, dalam mengambil keputusan. Implikasi bagi jemaat Warabu Harilolong ialah; gereja hadir menjadi sosok yang menegur saudara yang berdosa dengan penuh kasih, mendoakan saudara yang berdosa dalam kasih dan memakai otoritas yang diberikan Kristus dengan baik untuk bersepakat dalam mengambil keputusan terhadap saudara yang berbuat dosa, khususnya di Jemaat Warabu Harilolong, namun tidak boleh di luar dari kehendak Kristus. Agar mereka bisa kembali bersatu dan memberi diri untuk beribadah sembari meninggalkan setiap dosa mereka, sebab Allah adalah sosok yang Maha Kasih, Maha Pengampun dan Maha Hadir dalam segala dinamika kehidupan manusia.

TANGGUNG JAWAB TERHADAP ORANG LAPAR: Suatu Kajian Naratif Terhadap Injil Lukas 9:10-17 dan Implikasinya Bagi Pelayanan Jemaat GMIT Efata Deme, Klasis Sabu Barat Rajiua Dalam Menyikapi Persoalan Stunting

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tulisan ini memfokuskan pembahasan pada menafsir teks untuk memberi sumbangan bagi gereja dalam mengatasi masalah stunting. Stunting adalah persoalan sosial yang mencolok di NTT dan didapati pada anak di usia prasekolah. Stunting disebabkan oleh berbagai hal yang bermuara pada kurangnya asupan makanan yang bergizi sesuai kebutuhan gizi anak. Stunting memiliki dampak buruk yang dapat memengaruhi kehidupan pengidapnya di masa depan. Stunting perlu disikapi oleh berbagai pihak termasuk GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme sebagai persekutuan yang meniru Kristus. Dalam menyikapi stunting dibutuhkan sikap tanggung jawab. Tulisan ini berupaya memaknai sikap tanggung jawab terhadap mereka yang lapar sesuai hasil penafsiran teks Injil Lukas 9:10-17 dengan menggunakan metode tafsir naratif. Kerygma teologis yang penulis temukan menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap mereka yang lapar sebagaimana yang diperlihatkan dan diajarkan oleh Yesus, dapat dibawa dalam konteks GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme dalam menyikapi stunting. Dalam upaya mengatasi stunting sikap awal yang mesti dilakukan oleh gereja ialah melayankan hospitalitas. Hospitalitas ini akan melahirkan tanggung jawab terhadap penderita stunting baik di dalam maupun luar gereja. Lebih lanjut, tanggung jawab yang lahir dari hospitalitas ini harus diwujudkan dengan memberi makanan yang bergizi sampai kenyang kepada penderita stunting. Perwujudan tanggung jawab terhadap penderita stunting ini dilaksanakan oleh gereja dengan membangun kemitraan atau bekerja sama dengan pemerintah, tenaga kesehatan, agama dan denominasi lain serta lembaga-lembaga masyarakat lainnya. Pada akhirnya, tulisan ini mengajak GMIT secara khusus Jemaat Efata Deme untuk menyatakan tanggung jawabnya terhadap mereka yang menderita stunting.

KONSEP AGAMA PUBLIK “Suatu Studi Terhadap Pemikiran José Casanova Mengenai Konsep Agama Publik dan Relevansinya Bagi Pelayanan Jemaat GMIT Silo Naikoten I, Klasis Kota Kupang”

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian yang dilakukan oleh penulis ialah penelitian mengenai kajian terhadap pemikiran Casanova mengenai Konsep Agama Publik dan relevansinya dengan pelayanan Jemaat GMIT Silo Naikoten I. Dalam realita yang ditemukan, maka penulis menemukan bahwa Gereja dalam program pelayanan belum menunjukkan peran Gereja di tengah masyarakat sebagai ruang publik, sebab Gereja dipanggil untuk berperan bagi dunia disekitarnya lewat pelayanan itu sendiri. Gereja dipanggil ke dunia untuk memperlihatkan karya Allah secara universal bagi dunia. Realita dalam konteks Jemaat Silo Naikoten I sendiri tidak sejalan dengan Konsep Agama Publik Casanova. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif, khususnya studi kepustakaan untuk menganalisis mengenai biografi Casanova, teori, dan melihat relevansi antara teori dan konteks masalah. Dalam kajian penulis, penulis menemukan bahwa Gereja belum berperan bagi ruang publik lewat program pelayanan yang ada, sebab faktor cara berpikir jemaat, kurangnya kemitraan, dan pembangunan Gereja. Hal lain yang penulis temukan ialah dalam beberapa kesempatan terlihat bahwa Gereja melakukan kemitraan, namun sasaran program ialah hanya untuk jemaat secara internal. Hal ini tidak hanya sejalan dengan Konsep Agama Publik Casanova secara sosiologi, tetapi secara teologis, hal ini pun tidak sejalan dengan Naskah Teologi Panca Pelayanan GMIT, dan Panca Pelayanan GMIT. Penulis pun menarik refleksi teologis berdasarkan Injil Matius 5:13-16 mengenai garam dan terang dunia untuk menjawab akan peran Gereja yang seharusnya berdampak keluar. Pada akhirnya, penulis menarik kesimpulan bahwa Jemaat GMIT Silo dalam pelayanannya perlu untuk bersifat publik sehingga ia tetap relevan dalam konteks masa kini, dan sebaliknya tidak hanya diperuntukkan bagi dirinya sendiri.

PENGARUH SUHU TERHADAP KELOPAK BUNGA ROSELLA KERING (Hibiscus sabdariffa L).

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bunga Rosella Kering (Hibiscus sabdariffa L) merupakan tanaman yang sudah dikenal dan dimanfaatkan diberbagai negara termasuk di Indonesia. Rosella memiliki keunggulan warna yang menarik karena kandungan pigmen antosianinnya. Di Indonesia dikenal 2 varietas yaitu rosela merah dan ungu, yang diberikan nama demikian karena warna kelopak kedua varietas rosella tersebut mempunyai warna merah dan ungu (Mardiah et al., 2015). Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman ini adalah bagian bunganya yang berwarna merah. Pemanfaatan bunga rosella sebagai bahan pangan sangat beragam, antara lain sebagai teh herbal, selai, jus, pengedap rasa dll. Untuk di Indonesia bunga rosella lebih banayak dikenal sebagai bunga yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan teh herbal, atau dibeberapa daerah disebut sebagai teh merah. Bunga rosella yang digunakan yaitu bunga rosella yang diperoleh dari Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Bunga rosella yang digunakan yaitu bunga yang sedang tidak terlalu matang dan juga memeliki kondisi fisik yang baik (tidak cacat). Berdasarkan hasil uji jarak berganda Duncan pada Tabel 4.1 setelah diuji lanjut dengan BNJ dengan taraf signifikasi 5% kadar air bunga rosella berbeda nyata terhadap setiap perlakuan. Hasil kadar air bunga rosella pada suhu 60°C (P1) memiliki kadar air yang paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan suhu 70°C (P2), suhu 80°C (P3) yaitu sebesar 10,98%. Perlakuan suhu 70°C (P2) memiliki kadar air sebesar 9,09%Perlakuan suhu berpengaruh signifikan terhadap kadar air, kerapatan, dan rendemen. Perlakuan terbaik diberikan oleh PIII 80ºC karena memberikan pengeringan terhadap mutu rosella kering yakni presentase kadar air 7,011 %, kerapatan 1,533 g/ml, dan rendemen 34,9 g/kg.

SPIRITUALITAS PEREMPUAN PENENUN SUMBA Suatu Tinjauan Teologis terhadap Spiritualitas Perempuan Penenun di GKS Jemaat Payeti, Klasis Waingapu.

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Fokus utama penulis adalah melihat spiritualitas kehidupan para perempuan penenun di GKS Jemaat Payeti. Kain tenun Sumba Timur adalah salah satu karya seni yang sangat indah dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, ada makna yang terdapat dalam setiap lembar kain tenun Sumba Timur melalui motif-motif yang digambar oleh para perempuan penenun. Namun dalam kenyataannya, ada berbagai pergumulan dan tantangan yang dihadapi oleh para perempuan penenun, tetapi mereka tetap berjuang untuk tidak meninggalkan pekerjaan menenun yang menjadi warisan budaya nenek moyang. Perjuangan para perempuan penenun inilah yang penulis temukan bahwa ada nilai-nilai spiritualitas dalam diri mereka. Terkait dengan spiritualitas perempuan penenun, penulis memakai pemahaman spiritualitas dari Jacob Daan Engel yaitu 6 tahapan spiritualitas diri seseorang di antaranya kesadaran diri, penerimaan diri, ketegasan diri, tujuan hidup, tanggung jawab diri, dan integritas diri. Adapun metode yang digunakan penulis yaitu studi lapangan dan studi pustaka. Studi lapangan yaitu penulis melakukan wawancara kepada beberapa narasumber terkait masalah yang didalami, sedangkan studi pustaka yang di mana penulis menggunakan berbagai sumber buku dan jurnal yang dapat membantu penulisan ini. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, para perempuan penenun GKS Jemaat Payeti memberi diri bahkan mengorbankan diri mereka. Dalam proses menenun, ada pengorbanan, perjuangan, dan kerja keras perempuan demi harapan mereka untuk kebutuhan keluarga. Hal ini menunjukkan nilai-nilai spiritualitas diri mereka. Salah satu tokoh perempuan dalam Alkitab bernama Rut yang terus bertahan dan berjuang di tengah kesulitan dan pada akhirnya Allah menyatakan kuasa-Nya. Begitu halnya dengan perempuan penenun, Allah mengijinkan berbagai situasi sulit terjadi dalam kehidupan para perempuan penenun yang sesungguhnya membuat spiritualitas mereka semakin bertambah.