2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bahan ajar merupakan segala bahan baik informasi, alat, maupun teks yang disusun secara sistematis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penggunaan bahan ajar dapat menciptakan pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku sebagai bahan ajar yang layak digunakan di dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis,design, development,implementation,evaluation). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data deskriptif kualikatif dan kuantitatif dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua teknik yaitu: analisis deskriptif dan analisis statistik deskriptif. Persentase Hasil penelitian yang diperoleh dari uji ahli materi 96,73%,, uji ahli desain 97,72%, uji ahli media 92,74%, uji kelompok kecil 94,70% dan uji kelompok besar 86,12%. dengan total keseluruhan memperoleh nilai 93,60% dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena persentase uji validasi ahli materi, uji validasi ahli desain, uji validasi ahli media, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar ≥ 61%. Persentase penilaian menunjukkan adanya respon positif terhadap handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, Hal ini dikarenakan handout berbasis tumbuhan ciri khas NTT pada materi dunia tumbuhan paku yang dikembangkan memiliki kelebihan tersendiri, dimana gambar yang ada di dalam handout dapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi klasifikasi pada tumbuhan paku
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang:Pendidikan jasmani merupakan pendidikan lewat aktivitas-aktivitas jasmani atau pengajaran gerak dalam mencapai tujuan pendidikan. Kemamapuan passing adalah kecakapan dalam mengoper bola kepada teman sendiri dalam suatu regu dengan suatu teknik tertentu, sebagai awal pola serangan kepada lawan
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli pada siswa kelas IX SMPN 10 Kota Kupang.
Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 10 Kota Kupang sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi.Teknik analisis datanya mengunakan deskriptif kualitatif
Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar passing bawa bola voli siswa dengan nilai rata–rata pada siklus I sebesar 70,45 dengan presentase ketuntasan sebesar 50%. Dan pada siklus II nilai rata-rata sebesar 81,2 dengan presentase ketuntasan sebesar 85%.
Simpulan:Berdasarkan hasil penelitian diatas maka penelitian mengambil sebuah kesimpulan bahwa pembelajaran passing bawah bola voli melalaui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas 1X SMPN 10 Kota Kupang selama dua siklus dapat meningkat prestasi belajar siswa yang mencapai nilai KKM 75 bahkan lebih. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jemaat Imanuel Kefamenanu Klasis Timor Tengah Utara merupakan salah satu anggota GMIT yang sangat merasakan dampak Pandemi Covid-19 khususnya yang dialami dalam sebuah kedukaan. Kedukaan ditengah Pandemi dirasakan sangat berbeda dari kedukaan-kedukaan yang dialami sebelum adanya pandemi. Berbagai dampak positif dan negatif muncul pada saat adanya kedukaan. Kedukaan di masa Pandemi sangat berbeda karena waktu yang dipersingkat, kontak fisik, jaga jarak serta dampak lainnya harus dirasakan dan mengakibatkan kesedihan yang mendalam kepada setiap keluarga yang berduka. Pembatasan sosial menjadi sebuah dampak yang pada akhirnya sangat berpengaruh terhadap kematian ditengah Pandemi. kedukaan yang dialami ditengah Pandemi ini mengharuskan setiap keluarga dan jemaat untuk memiliki kekuatan yang lebih dalam menghadapi kedukaan. Melihat permasalahan di atas, penulis kemudian tertarik untuk meninjau lanjut dalam sebuah penulisan skripsi. Metode yang penulis gunakan adalah sebuah tinjauan pastoral terhadap dampak pembatasan sosial kepada keluarga duka selama adanya Pandemi Covid-19. Tinjauan pastoral ini sangat menolong keluarga duka dan jemaat dalam menghadapi kedukaan ditengah Pandemi. Dalam menghadapi kedukaan ditengah Pandemi Covid-19 fungsi pelayanan pastoral sangatlah membantu. Fungsi-fungsi itu terdiri dari: membimbing, menopang, mendamaikan dan mengasuh. Dengan kehadiran pelayanan pastoral ditengah kedukaan seharusnya dapat memberikan kontribusi dan menolong setiap keluarga yang mengalami kesedihan dikarenakan kedukaan. Fungsi pastoral juga merupakan salah satu jalan mendewasakan setiap keluarga yang berduka. Peranan gereja sebagai gembala juga sangatlah dibutuhkan untuk membimbing setiap keluarga yang berduka ditengan Pandemi Covid-19. Ditengah Pandemi Covid-19 mengharuskan gereja bekerja secara lebih efektif dan kreatif, karena dalam masa ini segala bentuk pelayanan harus dibatasi oleh waktu. Pertolongan yang diberikan oleh gereja sebagai gembala mesti dilakukan secara terus menerus meskipun hanya melalui sebuah kontak dengan jarak yang jauh. Otoritas Tuhan tidak bisa dibatasi oleh pemikiran manusia. Dan ketika manusia mengalami penderitaan khususnya menghadapi covid-19 ini, seharusnya tanggung jawab diletakan kepada manusia sebagai “pewaris” dari alam ciptaan Tuhan. Ia menginginkan agar manusia tidak menjadi manusia yang cengeng dengan sedikit-sedikit meletakan seluruh tanggung jawab kepada Tuhan ketika menghadapi malapetaka dan penderitaan. KATA KUNCI: Kedukaan, Pandemi Covid-19, Pembatasan Sosial, Pastoral, Gembala.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER I SMP N 3 AMABIOEFETOTAHUN AJARAN 2019/2020
Babis, M. A)* Meha, A, M)** Nggadas,D.E.P)**
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran invenstigasi kelompok terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa di SMP Negeri 3 Amabi Oefeto tahun ajaran 2020/2021.Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajarankooperatif investigasikelompokterhadap kemampuan berpikir kratif siswa kelas VIII SMP N 3 Amabi Oefeto. Penelitian ini akan dilaksanakan di SMP NEGERI 3 AMABI OEFETO tahun ajaran 2020/20201 sebagai tempat untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan menggunakan desain penelitian post test only, populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII dengan jumlah siswa 20 orang dan sampel penilitian ini kelas VIIIA dan kelas VIIIB dimana kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 20 orang dengan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 20 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes essay. Parameter yang diukuryaitukemampuan berpikir kreatif.Analisis data yang digunakan adalah Uji-t dengan bantuan spssmenunjukan bahwa nilai signifikan 0,004 < 0,05 dan nilai t-hitung 3,050 > 2,02439 t-tabel maka H0 di terima artinya bahwa adanya pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada taraf signifikan 95%.Dari hasil penelitian yang dilaksanakan menunjukan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa mencapai kriteria penilain untuk kelas ekseperimen dengan indikator kelancaran 91,5%, keluwesan 80,5%, keaslian 67% , elaborasi 80,5% dankelas kontrol mencapai kriteria peniliaian indikator kelancaran 78%, keluwesan 69%, keaslian 52,5% , elaborasi 80,5%. Penggunaan investigasi kelompok dalampembelajaran pada materi sistem rangka dapat menghasilkan kemampuan berpikir kreatif siswa baik. Dimana dalam pembelajaran investigasi kelompok terdapat interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran investigasi kelompok terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemiskinan merupakan suatu standar hidup yang rendah yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah orang. Kemiskinan biasanya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok seperti pangan, pakaian, dan papan sebagai tempat berteduh. Nusa Tenggara Timur secara khusus Kota Kupang yang adalah ibu kota provinsi pun tidak luput dari persoalan kemiksinan tersebut. Oleh karena itu pemerintah memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak kemiskinan secara khusus kepada anak-anak yang berpotensi terlantar dengan membangun panti asuhan. Menanggapi persoalan kemiskinan tersebut, maka Gereja juga turut terpanggil untuk menyatakan keprihatinannya melalui peran sosial Gereja. Dalam penulisan ini, penulis akan menggambarkan tentang peran sosial GMIT Ebenhaezer Oeba bagi pemeliharaan anak-anak Panti Asuhan Kristen ( PAK) GMIT 221 Oeba dipandang dari teori Teologi sosial. Tujuannya agar Gereja-gereja masa kini bisa dapat belajar dari peran sosial tersebut untuk lebih memfokuskan arah keterlibatannya dalam menanggapi persoalan sosial. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian lapangan dan penelitian pustaka. Penelitian pustaka yang digunakan adalah dengan menggunakan sejumlah literatur yang dapat menunjang penelitian ini. Penulis juga melakukan penelitian lapangan dengan lokus penelitian ialah Panti Asuhan Kristen(PAK) GMIT 221 Oeba. Untuk mengetahui mengenai peran sosial GMIT Ebenhaezer Oeba, maka penulis memilih beberapa orang seperti pendeta, penatua, diaken, pengurus panti dan juga anak-anak panti untuk memberikan informasi yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil penelitian sesuai teori teologi sosial yang penulis gunukan untuk mengkaji peran sosial Gereja, maka hal yang penulis temukan ialah peran sosial yang dilakukan oleh GMIT Ebenhaezer Oeba didasari pada motifasi yang benar yaitu dengan melihat pada apa yang Yesus lakukan sehingga tindakan itu diteruskan kepada anak-anak Panti Asuhan Kristen GMIT 221 yang datang dari latar belakang kemiskinan. Peran sosial Gereja yang dilakukan oleh gereja juga memiliki ciri pembeda dengan peran sosial yang dilakukan oleh pemerintah. Peran sosial yang dilakukan oleh gereja juga turut menolong anak-anak tersebut untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak. Hal selanjutnya yang penulis temukan ialah melalui peran sosial ini, GMIT Ebenhaezer Oeba melakukan tindakan pemeliharaan yang ditunjukan melalui pengelolaan dan pendanaan bagi keberlangsungan hidup anak-anak di Panti Asuhan Kristen GMIT 221. Peran sosial yang dilakukan oleh GMIT Ebenhaezer Oeba merupakan bentuk pemeliharaan Allah bagi anak-anak Panti Asuhan Kristen GMIT 221.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa di SMA Negeri 2 Amarasi Selatan Tahun Ajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melibatkan 40 sisawa kelas X MIA( X MIA I kelas eksperimen dan X MIA II kelas kontrol) sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi Keterampilan Proses Sains. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada kelas eksperimen sudah memenuhi semua indikator keterampilan proses sains dengan mendapat nilai rata-rata sebesar 78,44 dengan kriteria tinggi sedangkan kelas kontrol belum memenuhi semua indikator keterampilan proses sains dengan mendapat nilai rata-rata sebesar 45,86 dengan kriteria kurang. Pada kelas eksperimen Keterampilan Proses Sains siswa lebih tinggi karena menggunakan model pembelajaran Berbasis Proyek. Hal ini dapat dibuktikan pada peran aktif siswa ketika mengikuti pembelajaran dan kegiatan proyek. Berdasarkan data uji-t berbantuan SPSS menunjukan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (12,947 >2,024), maka dapat dikatakan H1 diterima dan H0 ditolak. Fakta tersebut menunjukan bahwa Media Pembelajaran Pembelajaran Berbasis Proyek memiliki pengaruh yang sangat baik terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan dalam gereja merupakan wadah bagi anggota jemaatnya dalam menerima pembelajaran yang baik guna membantu menemukan hal-hal yang berhubungan dengan spiritual jemaat. Demikian pula dengan pendidikan yang dilakukan oleh gereja untuk pertumbuhan iman anak dan remaja. Anak dan remaja diberi ruang khusus yakni sekolah minggu dalam menerima pembelajaran iman. Sekolah minggu menjadi tempat anak dan remaja untuk belajar dan mengenai iman mereka sehingga ketika mereka dewasa maka mereka mampu mengekspesikan iman mereka sebagai sesuatu yang berharga. Sekolah minggu yang diharapkan dapat membantu anak dan remaja dalam menemukan iman mereka kini harus berhadapan dengan tantangan pandemic covid-19. Situasi ini membuat anak dan remaja harus menerima kenyataan untuk dibatasi dalam menerima pengajaran gereja tentang iman Kristen. Model sekolah minggu yang di praktekkan oleh gereja dan pengajar menjadi pergumulan berat yang harus sama-sama diselesaikan di masa pandemic ini. Anak-anak harus bersekolah minggu dengan menggunakan media komunikasi yang di mana tidak semua anak memperolehnya. Ada peran orangtua dalam membantu anak-anak untuk beribadah secara mandiri di rumah masing-masing, namun dalam kenyataannya pendampingan tersebut tidaklah seperti yang diharapkan. Anak-anak tidak tertarik dengan model liturgy yang diberikan, cara pembelajaran di rumah dan anak-anak cenderung bosan dengan situasi sekolah minggu tanpa bertemu langsung dengan teman-teman dan guru-gurunya. Model pembelajaran yang tidak kreatif dan tidak adanya kerja sama yang baik dari orangtua dalam memberikan pendampingan kepada anak ketika bersekolah minggu di rumah akhirnya menjadi masalah bagi pertumbuhan iman anak. Untuk itu, perlu adanya model pembelajaran yang kreatif dalam meningkatkan minat anak dalam beribadah di rumah masing-masing karena dengan demikian, anak-anak akan dengan sendirinya menerima pengajaran dan membentuk mereka menjadi manusia dewasa yang akan iman kepada Yesus Kristus. Model pembelajaran kreatif menjadi alasan bagi gereja dan para pengajar untuk menerapkannya bagi pelayanan anak dan remaja. Karena model tersebut dapat membantu guru mapun anak dalam proses belajar mengajar. Model pembelajaran kreatif akan menghasilkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif sehingga dalam memberdayakan segala kemampuannya dalam mendidik anak. Model tersebut juga dapat menghasilkan generasi penerus yang memiliki ide-ide baru dan kreatifitas-kreatifitas dalam membangun sebuah pola pikir yang baik menuju pada kedewasaan imannya. Bentuk pengajaran yang dilakukan dengan ketekunan dan bertanggungjawab merupakan tugas yang harus laksanakan oleh pengajar sebagai bentuk perintah langsung dari Allah. Pengajaran dilakukan secara terus menerus dalam situasi apapun agak ketaatan kepada Allah terus dipelihara dari generasi ke generasi. Dengan demikian, gereja dan para pengajar dapat memenuhi kebutuhan iman anak dengan baik dan dapat membantu mereka menghadapi setiap tantangan-tantangan yang ada sehingga mereka dapat bertumbuh secara dewasa berdasarkan iman Kristen. Kata Kunci : Sekolah Minggu, Kurang Kreatif, Model Pembelajaran
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT MODIFIKASI MEDIA BALON UNTUK AKTIVITAS GERAK SEPAK SILA PADA SISWA KELAS VI DI SD INPRES KUANINO 2 KOTA KUPANG Krisdayanti A. Djami Bangngu1*, M. Rambu P. Wasak2, Jusuf Blegur3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: The problems often faced by elementary school students in the sepak takraw are basic techniques and equipment problems. The lack of educational facilities and infrastructure by schools requires teachers of physical education to be more creative in empowering and optimizing existing facilities and infrastructure following the conditions of students and schools. The equipment needed in the sepak takraw game includes a takraw ball and a net. The school only has a net and a ball and no field. Research objectives: This study aimed to determine the modification of the balloon as the media in the sixth-grade student's movement of sepak sila activity at SD Inpres Kuanino 2 Kupang City. Research method: This study used a naturalistic qualitative approach. Results and discussion: The research results and discussions on how to modify balloon media for class VI soccer practice activities at SD Inpres Kuanino 2 Kupang City using balloon media modifications. Researcher students changed balloon media as seen from 1) Modification of the number, 2 ) Heavy and light modifications, 3) Shape modifications. Conclusion: Suggestions for physical education teachers can use balloons as a substitute for balls because elementary students like the modified media from balloons, and students continue to be more enthusiastic and serious in participating in Physical Education learning. Keywords: Modification of media, movement activities, Sepak Sila
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative type talking chips terhadap minat belajar siswa di SMTK So’e”. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas XI berjumlah 32 siswa, sampel kelas eksperimen 16 siswa dan kelas kontrol berjumlah 16 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji t, bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perhitungan Independent Samples Test nilai signifikan Equal variances assumed memiliki taraf Sign (2-tailed)= 0.000 yang artinya 0,05 maka hipotesis yang dipakai yaitu Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pada minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model cooperative type talking chips di SMTK So’e. Hal ini dikarenakan model pembelajaran yang diterapkan dapat melatih siswa untuk bekerjasama dalam kelompok tanpa ada yang mendominasi sehingga tercipta ketertarikan dan keaktifan siswa yang dapat berpengaruh terhadap minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 27 April sampai dengan 10 Mei di laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh biskuit yang renyah dengan rasa, warna, dan tekstur yang paling disukai konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 15 unit percobaan dengan presentase substitusi tepung labu kuning 0%, 10%, 20%, 30%, 40%. Variabel pengamatan yang diamati dalam penelitian ini adalah uji Rasa, Warna, dan Tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B 10% menghasilkan nilai tertinggi Rasa 4,822 (sangat suka), Warna 4,578 (sangat suka), Tekstur 4,711 (sangat suka).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KeanekaragamanTumbuhanPaku Di HutanMarmerOemauKelurahanMokdaleKecamatanLobalainKabupaten Rote Ndao
Resti A. Lomang* ApriliananBallo ** Novi I. Bullu **
Salah satukelompoktumbuhan yang kaya akanjenisnyaadalahtumbuhanpaku. Tumbuhanpaku yang masihadasaatinidiperkirakanmencapai 10.000 jenis, di mana 3.000 jenisdiantaranyatumbuh di Indonesia. TujuandaripenelitianiniadalahUntukmengetahuijenis-jenistumbuhanpakudankeanekaragamantumbuhanpaku di HutanMarmerOemauKelurahanMokdale. Teknikpengambilansampelmenggunakan purposive sampling., Analisis data dalampenelitianiniadalahdenganmenggunakankualitatifdankuantitatif. Jenis-JenisTumbuhanPaku (Pteridophyta) Yang Di Temukan Di HutanMarmerOemauyakniPakuSisik Naga, PakuKikir, Pakutertutup, Pakulubang, PakuHarupat, Pakutanjung/pakuSayur. Nilaikerapatan, kerapatanrelatif, frekuensirelatif, danindeksnilaipentingberdasarkanindividudarimasing-masingspesiestumbuhanpaku, Polypodiaceae INP 2,35. PolypodiaceaeINP 1,5. Polypodiaceae INP 71,46. Dypolipodiceae INP 2,35. DryopteridaceaINP 30,59. Thelypteridaceae INP 70,19. NilaikerapatankeduaadalahDiplaziumesculentumdenganjumlahsebanyak 179 individu, sehingga di perolehnilaikerapatannya 7,16 m2. Dari jumlahnilaikerapatanDiplaziumEsculentuminisehinggamendapatklannilaikerapatanrelatifsebesar 35,01%. Hasilperhitungandengannilai INP terendahyaituspesiesTectariacrenata cav. Jenistumbuhanpakuinimemilikinilai INP sebesar 1,56. NilaiindekskeanekaragamanjenisShanon-Wiennerspesiestumbuhanpaku di kawasanhutanMarmerOemauyaituPyrrosiapiloselloidesi l m. g. price, TectariacrenatacavDavallia denticulate (burem.f), Blechnumorientale, NephrolepisbiserattadanDiplaziumesculentumdenganJumlah rata-rata nilaiindekskeanekaragamanadalah 0,500 Dari hasilpenelitian yang dilaksanakandikawasanHutanMarmerOemauKelurahanMokdale,KecamatanLobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Kata kunci :Pteridophyta, keanekaragaman, danIndeksnilaipenting
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Emile Durkheim merupakan Sosiolog besar yang berpengaruh pada perkembangan ilmu sosial. Sama seperti Karl Max dan Weber, Durkheim hidup dalam masa peralihan sosial dan krisis di Eropa akibat revolusi industri. Revolusi industri inilah yang menjadi penggerak pemikirannya tentang fungsi sosial agama. Kerangka teori berpikir Durkheim terletak pada makna penting struktur masyarakat, interaksi dan kelembagaan sosial untuk melihat dan mempelajari masyarakat. Bagi Durkheim, agama adalah produk sosial masyarakat yang dijadikan standar moralitas bersama atau membangkitkan prinsip solidaritas bersama. Teori Durkheim terkait agama sebagai perekat sosial, penulis angkat dan dialogkan dengan konteks Klasis TTU yang menghadapi kesenjangan sosial. Untuk mendialogkan serta mendekati masalah tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif khususnya studi pustaka serta melakukan wawancara beberapa pihak terkait. Metode penulisan yang digunakan ialah metode deskriptif dengan pendekatan deduktif juga menganalisis berdasarkan pemikiran beberapa ahli. Berdasarkan pola serta metode yang digunakan, penulis mendapati bahwa peran agama sebagai fungsi sosial di wilayah Klasis TTU belum optimal. Terlihat dari data-data serta isu-isu sosial yang masih kuat di Kabupaten Kefamenanu, serta kaum Katolik sebagai mayoritas yang mendominasi. Sehingga agama sebagai perekat sosial menjadi pergumulan Klasis TTU sebagai bagian di dalam Kabupaten Kefamenanu. Penulis kemudian melakukan refleksi Sosio Teologis dalam Injil Mat. 22: 34-40. Penulis mendapati bahwa di tengah kesenjangan sosial, Yesus merekatkan dengan kehadiranNya bagi semua orang di mana Ia dibutuhkan. Yesus menunjukkan bahwa kasih melampui segala kesenjangan yang terjadi. Kasih melampui batas-batas sosial, karena kasih tidak pernah terbatas. Sehingga dengan mengasihi sesama, manusia telah mengasihi Allah (Mat. 22:36-40).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR SUMUR BOR DI DESA BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG
Talan M. T.)* Mauboy S. R.)** Nitsae, M.)**
Air adalah Substansi yang memungkinkan terjadinya kehidupan seperti yang ada di bumi. Penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, mulai dari kebutuhan langsung seperti air minum, mandi, mencuci, irigasi, pertanian, perternakan, perikanan dan rekreasi. Air bersih harus memenuhi syarat kesehatan berupa faktor fisika, Kimia maupun Biologi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji Kualitas Air Pada Sumber Mata Air Sumur Bor Di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan menggunakan parameter Fisika, kimia dan biologi dibandingkan dengan PP No 82 tahun 2001 berdasarkan kelas 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dilihat dari parameter yang digunakan, TSS dari kedua Sumur Bor Bilamun dan Putun melebihi standar baku mutu, sedangakan Suhu, TDS, pH, dan total colifrom dari kedua Sumur Bor memenuhi Standar Baku Mutu air yang telah ditetapkan pada PP No 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas air berdasarkan kelas 1. Maka demikian hasil penelitian pada kedua Sumur Bor Bilamun dan Putun dapat digunakan sebagai air baku mutu menurut PP No 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air sesuai perumtukannya.
Kata kunci : Kualitas Air Sumur, Baku Mutu, Parameter
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MARIA KRISTINA IRMA YANTI BONE (16383414).Struktur Komunitas Makrozoobenthos Pada Ekosistem Mangrove di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Wilson L.Tisera,S.Pi.M.Si.,Ph.D sebagai pembimbing I dan Rokcie R. L. Supit, S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu dapat dijadikan sebagai konsep dasar dalam pengelolaan sumberdaya berkelanjutan. Perairan di Desa Dualaus telah banyak mengalami kerusakan dan degradasi seiring dengan bertambahnya penduduk dan pesatnya pembangunan dikawsan pesisir untuk berbagau keperluan dalam segi ekonomi. Jika aktivitas tersebut terus berlanjut maka akan menyebabkan rusaknya ekosistem dan akan berdampak bagi kehidupan makrozoobenthos. Tujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos yang meliputi kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dominansi. Penelitian telah dilaksanakan selama 2 bulan yakni dari bulan Oktober – November 2020 di Peraira Desa. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dimana peneliti menentukan pengambilan data mangorove dan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus dan menetapkan tiitk stasiun yang sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun yakni stasiun I arah depan mangrove tepatnya berdapan dengan laut ± 30 m waktu air surut, stasiun II ekowisata, stasiun III berdekatan dengan tambak ± 4- m dari kawasan tambak. Pengukuran parameter kualitas perairan dilakukan secara langsung di lokasi yang meliputi Suhu, Salinitas, pH, dan Substrat. Hasil pengamatan jenis mangrove yang ditemukan di Perairan Desa Dualaus adalah Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Bruguira gimnorrhiza, Avicennia marina, Avicennia alba, Avicennia lanata. Analisis makrozoobenthos kelimpahan jenis berkisar antara 0- 175ind/m2 . Kelimpahan relative berkisar antara 0,06-97,26, keanekaragaman berkisar 0,96- 1,38, keseragaman berkisar 0,26-0,38 dan dominansi berkisar 0,996-1,04. Pengukuran kualitas perairan yang di dapat meliputi: Suhu 32-340C, salinitas 31-34‰, pH 7,6 - 7,8 serta substrat berpasir berlumpur, dimana substrat berpasir berlumpur terdapat pada staiun I dan III sedangkan untuk stasiun II dengan tipe substrat berlumpur. Berdasarkan hasil analisis menunjukan komunitas makrozoobenthos di perairan Desa Dualaus mempunyai keanekaragaman yang sedang yang mrnunjukan bahwa penyebaran individu tiap jenis cenderung hampir seimbang dan juga adanya spesies yang dominan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi serbuk biji labu kuning terhadap pembuatan tempe. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali dengan presentase 0%, 10%, 15%, 20% serbuk biji labu kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Ananlisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan substitusi 10% terhadap rasa tempe yang tertinggi dengan skor 4,756 (sangat suka), warna tempe yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 4,600 (sangat suka) Dan aroma tempe yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 4,644 (sangat suka) .
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research is entitled “USE MIND MAPPING STRATEGY TO IMPROVE STUDENTS’ INFORMATIVE TEXT WRITING: A PRE-EXPERIMENTAL STUDY AT ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY IN THE ACADEMIC YEAR OF 2020/2021”. The aim of this study is to describe mind mapping strategy improving students’ ability in writing informative text and to know the students’ perceptions on the advantages and disadvantages of using mind mapping strategy. To achieve the goal of this study, the researcher did quantitative research was used as a method in this study and research design used was Pre-experimental research. The study was carried out in two classes, they are a control class and the experimental class. The data were gathered through tests which were delivered into the pre-test, post-test and questionnaires were used as instrument in this research. The result of this study indicates that the mind mapping strategy is effective to use in writing informative text. Students gained score of the experimental class (80,83 ) is the mean scores of post-test and control class mean score of post test (71,25). This scores prove that the significant different between experimental class and control class. Therefore, teaching of informative text by using mind mapping strategy is effective and interesting strategy to be applied.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitianini tentang pengaruh lama perendaman ubi hutan ( Dioscorea alata ) dalam larutan garam terhadap daya terima sensorik keripik. Metode yang digunakan adalah menggunakan rancangan acak lengkap( RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang selama 3 kali ulangan .hasil penelitian menunjukan bawah uji organoleptik pada. Warna produk ubi hutan yang paling tertinggi disukai konsumen yaitu terdapat pada pelakuan pp vakum dengan nilai 4.667 gr . Rasa produk ubi hutan yang paling tertinggi disukai terdapat pada pelakuan pp vakum dengan nilai 4,756 gr.Tekstur produk ubi hutan yang paling disukai terdapat pada perlakuan pp vakum den gan nilai 4,667 gr. Ubi hutan Alor sangat baik jika diolah menjadi keripik sebelum dikonsumis sehigga untuk menghasilkan keripik Ubi Alor yang baik maka disarankan agar dalam proses pengolahan keripik tidak boleh dilakukan perendaman pada larutan garam.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MARIA YOSEVA LEDA (14380056) Analisis Jenis Parasit Pada Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) di Perairan Teluk Kupang Yang diDaratkan di Tempat Pendaratan Ikan Oeba Kota Kupang. WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph,D. dan DONNY M. BESSIE, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Indonesia merupakan Negara Maritim (Maritim state) karena 75% wilayah Indonesia merupakan lautan.Potensi ikan di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 1,4 triliun dan produktivitas ikan di Indonesia sebanyak 6,04 juta ton (KKP 2018). Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi sumber daya perikanan laut yang melimpah yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satunya adalah Kota Kupang. Ikan Tembang merupakan salah satu sumberdaya ikan ekonomis penting di perairan.Parasit merupakan agen infeksi yang banyak ditemui pada ikan. Parasit pada ikan laut ditentukan oleh distribusi geografis (Wisnu Nurcahyo, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis parasit pada tubuh ikan Tembang (Sardinella fimbriata) khususnya pada bagian kulit, darah, usus dan insang serta menghitung jumlah prevelensi, intensitas, dan dominasi dari parasit yang ditemukan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama satu bulan (Januari-Februari) 2020 di Tempat Pendaratan Ikan Oeba dan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, dari parasit yang ditemukan pada ikan Tembang (Sardinella fimbriata). Ikan sampel diambil dari nelayan yang berjualan di Tempat Pendaratan Ikan Oeba. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) juga diserang oleh parasit. Pada ikan Tembang (Sardinella fimbriata) yang berasal dari TPI Oeba ditemukan tiga (3) jenis parasit yaitu Parasit Anisakis dan parsit Lopeoptherus ditemukan menempel pada usus ikan, sedangkan parasit Diclidophoridae ditemukan di insang ikan sampel. Pada umumnya parasit tidak berparasit pada tubuh ikan karena parasit membutuhkan inang spesifik atau inang pilihan untuk melangsungkan hidupnya karena pada kulit dan darah tidak terdapat inang spesifik yang disebabkan oelh perlakuan yang dilakuak nelayan dengan menyimpan dan mengawetkan ikan di dalam boks menyebabkan tidak ditemukan pada darah dan kulitPrevelensi menunjukan ikan yang terserang parasit lebih banyak dari pada ikan yang diperiksa dengan jumlah dari prevelensi yang di dapatkan dari hasil pengamatan yakni 52 %. Intensitas serangan dari parasit yang ditemukan yakni 1,95 jumlah yang di dapatkan maka dapat di lihat tingkat serangaannya adalah ringan.Di Perairan Teluk Kupang parasit yang mendominasi paling besar adalah parasit, Diclidophoridaedengan dominasi 87,80%.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber daya manusia pada perusahaan perlu dikelola secara profesional agar terwujud suatu keseimbangan antara kebutuhan karyawan dengan tuntutan dan kemampuan organsiasi perusahaan. Karyawan merupakan aset untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan perusahaan oleh karena itu diperlukan karyawan yang terampil, cekatan dan mempunyai kemampuan yang memadai dalam melaksanakan pekerjaannya dalam memperoleh karyawan yang berkinerja baik perusahaan harus mengadakan pelaksanaan pelatihan yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam bekerja dan juga diperlukan pegawai yang mempunyai loyalitas tinggi. Pelatihan kerja dan loyalitas kerja ini yang nantinya akan mempengaruhi kinerja sebuah organisasi atau perusahaan.
Penelitian ini dilakukan pada karyawan Koperasi Kredit Swasti Sari Kota Kupang yang berjudul “Analisis Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Loyalitas Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Kredit Swasti Sari Di Kota Kupang”. Yang bertujuan untuk Untuk Mengetahui Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Kredit Swasti Sari di Kota Kupang dan untuk Mengetahui Pengaruh Loyalitas kerja Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Kredit Swasti Sari di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel berjumlah 65 orang responden Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner dan juga menggunakan bantuan program aplikasi SPSS 22.0 for windows.
Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t untuk mengetahui pengaruh variabel independen secacara parsial terhadap variabel variabel dependen dengan membandingkan nilai hitung t dengan tabel dan uji f digunakan untuk menguji variabel independen secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel dependen untuk melihat pengaruh secara parsial. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa pelatihan kerja dan loyalitas kerja karyawan berpengaruh positif terhadap kinerja dengan persamaan regresi
Y = 11.168 + 0,233 + 0,551 + e. dari perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa variabel pelatihan kerja menunujkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Swastisari Kupang. dengan nilai signifikansi sebesar 0,037. Dan variabel loyalitas kerja menunujkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan Koperasi Swasti Sari Kupang dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil peniltian uji f menunjukan bahwa terdapat pengaruh secara simultan dan signifikan antara variabel pelatihan kerja dan loyalitas kerja terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikan sebesar 0,000.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN HANDOUT BERBASIS PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMA PGRI KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021 Tahuk,L.D.M.) * Nomleni, Th. F.)** Koroh, T.) ** Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah adalah bahan ajar yang selama ini digunakan cendrung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan Handout berbasis Problem Solving terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas X berjumlah 38 siswa dan sampel kelas XA dan kelas XB berjumlah 38 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t, dengan bantuan SPSS 22.Berdasarkanhasil uji hipotesis diperoleh nilai t 4,075 dengan signifikan 0,001 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan handout berbasis problem solving terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA PGRI Kupang Tahun Ajaran 2020/2021.Saran yang peneliti sampaikan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah bagi siswa lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran dan mampu membangun pengetahuannya sendiri untuk meningkatkan hasil belajar dalam pengembangan potensi yang dimiliki, bagi guru yang dapat menerapkan handout berbasis problem solving ini sehingga dapat menciptakan penilaian yang produktif serta dapat mengpotimalkan hasil belajar siswa,bagi sekolah dapat mengembangkan handout berbasis problem solving dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah, bagi peneliti bahwa peneliti ini hanya terbatas pada materi jamur mata pelajaran IPA Biologi kelas X, sehingga disarankan untuk melakukan penelitian pada materi dan pokok bahasan yang lebih beragam untuk memperoleh hasil yang lebih lengkap.