Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ari

798 karya publik ditemukan.

22022: 12026: 232025: 152024: 152023: 1132022: 2072021: 2392020: 292018: 152014: 12002: 1

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN SAHAM SEKTOR PERBANKAN YANG ADA DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN SAHAM SEKTOR PERBANKAN YANG ADA DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2021 NAMA : MARIA DEFIANA LURUK NIM : 18190202 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2022 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2017-2019. Jenis data yang digunakan dalampenelitian ini adalah data sekunder. Proses pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu perusahaan perbankanyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019 sebanyak 40 perusahaandengan jumlah periode pengamatan selama 3 tahun sehinggal jumlah seluruh sample sebanyak 120 perusahaan. Tenik analisisyang di gunakandalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara persial variable inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham sedangkan variable tingkat suku bunga berpengaruh terhadap return saham. Secara simulta varabel inflasi dan tingkat suku bungan berpengaru terhadap return saham. Kemudian kofesian determinasi (R2) menujukan bahwa hanya 13,2% return saham di pengaruhi oleh variable inflasidan tingkat suku bunga. Sedangkan sisanya 86,8% di pengaruh oleh variable lain yang tidak di teliti dalampenelitian ini, seperti kurs valuta asing, deposito laba usaha. Kata Kunci : inflasi tingkat suku bunga dan return saham.

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KABUPATEN MALAKA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KABUPATEN MALAKA Pendapatan asli daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang- undangan. Sedangkan dana alokasi umum adalah dana yang berasal dari APBD yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan keuanagan antar daerah yang membiayai kebutuhan pengeluaran dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, dana alokasi umum indonesia pada setiap satu tahun sekali sebagai dana yang digunakan untuk pembangunan daerah masing-masing sesuai dengan kebutuhan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Pendapatan asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal Di Kabupaten Malaka. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan Keuangan Dikabupaten Malaka Tahun 2012-2021. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah kabupaten malaka dari Tahun 2015-2020. Dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dokumentasi yang bersumber dari arsip atau dokumen yang berada di Bappeda. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahulu dengan melihat pada laporan realisasi pendapatan dapat diketahui bahwa dana pendapatan asli daerah mengalami peningkatan tebesar pada tahun 2017 sebesar Rp.54.789.190. Dan pendapatan asli daerah mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp.18.824.383. Sedangkan pada laporan realisasi anggaran dana alokasi umum dapat diketahui bahwa dana alokasi umum mengalami peningkatan tebesar pada tahun 2019 sebesar Rp.454.162.076. Dan dana alokasi umum mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp.412.497.589. dan pada laporan realisasi anggaran belanja modal dapat diketahui bahwa Belanja Modal mengalami peningkatan terbesar pada tahun 2017 sebesar Rp.222.048.972. Dan Belanja Modal mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp. 172.020.971. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui hasil pengumpulan data tersebut menggunakan persamaan linear berganda dengan uji hipotesis pertama dikethui bahwa untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) (X1) dari hasil uji hipotesis pada tabel diatas sebesar t hitung sebesar 4,539 dan t tabel sebesar 3,182 (thitung >ttabel ) dan P value sebesar 0.020 < 0.05. Maka hasil penelitian ini menyatakan H) ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Modal. Dari hasil uji hipotesis pada tabel diatas diperoleh nilai thitung -3,263 dan ttabel sebesar 3.182 (thitung > ttabel) dan P value sebsear 0.047 < 0.05. Maka hasil penelitian ini menyatakan H0 ditolak dan H2 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang negative dan signifikan antar Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Modal. Kata kunci: pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan belanja modal

ANALISIS PERHITUNGAN,PEMOTONGAN DAN AKUNTANSI PPH PASAL 21 ATAS GAJI KARYAWAN PADA KOPDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul: “Anlisis Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal 21 atas Gaji Karyawan pada Kopdit Swasti Sari Kota Kupang. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Anlisis Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal 21 atas Gaji Karyawan pada Kopdit Swasti Sari Kota Kupang, namaun masih ada persoalan penelitian adalah: a. Bagaimana Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? b. Bagaimana Pemotogan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? c. Bagaimana Akuntansi Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? Populasi dalam penelitian ini adalah Data Pajak Kopdit Swasti Sari Kota Kupang Tahun 2019 sampai Tahun 2021. Teknik pengumpulan data yang dihimpun menggunakan (1). Metode Dokumentasi, dengan metode ini data yang dibutukan adalah Data Pajak Kopdit Swasti Sari Kota Kupang Tahun 2020 sampai 2021. (2). Metode Wawancara menggunakan format pertanyaan yang terencana dan diajukan secara lisan kepada responden dengan tujuan-tujuan tertentu. Pada Analisis pendahuluan akan mendeskripsikan berdasarkan indikator empirik dalam masing-masing konsep sebagai berikut a). Perhitungan Pajak Penghasilan. b). Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21. c). Akuntansi Pajak Pajak. Pada tahap Analisis lanjutan ini akan mendeskripsikan Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Deskriptif, untuk mendeskripsikan data yang ada didalam penelitian ini yang terdiri dari 1). Perhitungan Pajak Penghasilan Karyawan. 2). Pemotongan Pajak Penghasilan Karywan. 3). Akuntansi Perpajakan. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya, maka penulis dapat menyajikan kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kopdit Swasti Sari Kota Kupang melakukan perhitungan pajak penghasilan ditahun 2019 Pph terutang sebesar Rp 15.763.612, ditahun 2020 Pph terutang sebesar Rp 10.879.902, ditahun 2021 Pph terutang sebesar Rp 177.840.038. Sehingga pada saat peneliti melakukan perhitungan menggunakan PTKP yang baru tahun 2016 terdapat perhitungan kelebihan pembayaran di tahun 2019 sebesar Rp 96.584.275, sedangkan ditahun 2020 sampai 2021 tidak terjadi kelebihan pembayaran maupun kekurangan pembayaran ke kas negara. 2) Pemotongan yang dilakukan oleh Kopdit Swasti Sari Kota Kupang ditahun 2019 terjadi kelebihan pembayaran ke kas negara sebesar Rp 96.584.275, karena terjadi kesalahan perhitungan. Sedangkan ditahun 2020 sampai 2021 tidak terjadi kesalahan dalam pemotongan gaji karyawan. 3) Kopdit Swasti Sari Kota Kupang melakukan jurnal akuntansi perpajakan belum sesuai, sehingga peneliti melakukan jurnal akuntansi yang sudah sesuai undang-undang perpajakan. Dalam penelitian ini, penulis memberikan beberapa masukan sebagai alternative yang dapat dipertimbangkan sebagai berikut 1. penelitian selanjutnya agar dapat menambah jumlah sampel penelitian dengan penggunaan data Primer yang lebih besar serta rentang waktu pengamatan yang lebih lama sehingga dapat memberikan gambaran dan kesimpulan yang lebih komprehensif mengenai Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal21. Kata Kunci : Pajak, PPh Pasal 21, Wajib Pajak Orang Pribadi.

ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul ”analisis strategi peningkatan kinerja pegawai pada badan pendapatan daerah kota kupang”. Rumusan masalah yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah : strategi peningkatan kinerja pegawai pada badan pendapatan daerah kota kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai dan strategi yang di gunakan dalam meningkatkan kinerja pegawai badan pendapatan daerah kota kupang. Metode penelitian dalam penelitian ini yakni populasi pada pegawai badan pendapatan daerah kota kupang yang terpilih sebagai responden. Dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pegawai pada badan pendapatan daerah kota kupang sebanyak 38 pegawai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisoner sedangkan teknis analisis data menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengamatan dan kuisoner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan peningkatan kinerja pegawai pada badan pendapatan daerah kota kupang dari 8 indikator disiplin, inisiatif, skill, team work, loyalitas, orientasi pelayanan, integritas dan kepemimpinan yang menjadi prameter kinerja dapat dikatakan sudah terlaksana cukup baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa: 1. peningkatan kinerja pegawai badan pendapatan daerah kota kupang dari delapan indikator yang menjadi prameter kinerja penelitian dapat dikatakan sudah terlaksana cukup baik dan sudah di laksanakan dengan baik. 2. Berdasarkan hasil analisis bahwa salah satu indikator untuk mengukur kinerja pegawai adalah loyalitas, dalam bidan pekerjaan loyalitas dengan sendirinya dapat meningkatkan kesetiaan,pengabdian dan kepercayaan yang diberikan kepada seseorang atau lembaga yang didalamnya terdapat rasa tanggung jawab untuk berusaha memberikan pelayanan dan perilaku yang terbaik dengan sendirinya dapat meningkatkan kerja pegawai. 3. Inisiatif, skill, team work, orientasi pelayanan, integritas dan kepemimpinan adalah faktor pendukung dalam meningkatkan kinerja pegawai. 4. Strategi peningkatan kinerja pegawai badan pendapatan daerah kota kupang yang menjadi acuan untuk meningkatkan kinerja pegawai diantaranya ke disiplinan merupakan alat yang bisa menciptakan perubahan yang bisa memberikan motivasi untuk berbuat atau melakukan sesuatu yang bersifat interaktif. Kata kunci: kinerja pegawai, strategi peningkatan kinerja pegawai.

ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN KUPANG TAHUN 2012-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan daerah dan dikelola sendiri oleh pemerintah daerah. Pendapatan asli daerah merupakan tulang punggung pembiayaan daerah, oleh karenanya kemampuan melaksanakan ekonomi diukur dari besarnya kontribusi yang diberikan oleh pendapatan asli daerah. Belanja Modal adalah adalah pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap berwujud yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Nilai aset tetap dalam belanja modal yaitu sebesar harga beli/bangun aset ditambah seluruh belanja yang terkait dengan pengadaan/ pembangunan aset sampai aset tersebut siap digunakan. Pertumbuhan Ekonomi merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pencapaian pembangunan daerah. dengan begitu adanya pelaksanaan pembangunan suatu daerah dapat meninjau suatu pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan sebagai salah satu pedoman untuk menetapkan perekonomian daerah dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat Desa, kota dan kabupaten. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Kupang dengan judul Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang Tahun 2012-2021. Tujuan penelitian yang dilakukan untuk untuk menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang dan untuk menguji pengaruh Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang. Penelitian dilakukan dengan data sekunder yang dipublikasikan di badan pusat statistik. (BPS). Konsep utama dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pendapatan asli daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi b1 dengan nilai signifikan 0,14>0,05. Oleh karena itu, hipotesa H1 ditolak dan Belanja modal tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi b2 dengan nilai signifikan 0,55>0.05 oleh karena itu, hipotesa H2 ditolak. Dengan penjelasan diatas, pertumbuhan ekonomi di kabupaten kupang akan meningkat jika pendapatan asli daeranhnya meningkat. Demikian pula, jika belanja modal di kabupaten kupang meningkat maka pertumbuhan ekonominya juga akan meningkat.

STRUKTUR KOMUNITAS MAKROOZOBENTHOS DI PERAIRAN NITNEO KECEMATAN KUPANG BARAT, KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Makrozoobenthos adalah organisme dasar yang berukuran relatif besar yaitu lebih dari 1 mm. Keberadaan organisme ini di dasar perairan sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi perairan. Perubahan-perubahan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai aktifitas baik secara alami seperti sedimentasi dan aktifitas non-alami seperti penambangan bauksit. Keberadaan dan kelimpahan beberapa jenis makrozoobenthos sebagai hewan bentik sangat dipengaruhi oleh kondisi habitatnya yaitu sedimen dasar dan kualitas air. Sedimen dasar selain sebagai habitat komunitas makrozoobenthos juga menyediakan sumber bahan makanan bagi beberapa jenis makrozoobenthos. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komposisi jenis, Kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi di Perairan Nitneo Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei langsung yaitu teknik pengumpulan data dengan menghitung dan mengukur langsung di lapangan. Penentuan stasiun di lokasi penelitian menggunakan metode purposive random sampling dan metode transek. Hasil penelitian menunjukan Jumlah jenis makrozoobenthos yang ditemukan di Perairan Nitneo Kecamatan Kupang Barat terdiri dari 14 family, 15 genus dan 15 spesies makrozoobenthos.Kelimpahan jenin makrozoobenthos tertinggi yaitu Protoreaster nodosus dengan nilai kelimpahan jenis dan terendah yaitu Libnia emarginata dan Pseudorhombus arsius . Kelimpahan relative tertinggi yaitu Protoreaster nodosus dan kelimpahan relative terendah yaitu Libnia emarginata. Hasil perhitungan indeks keanekaragaman diperoleh nilai 0,1 termasuk dalam kategori rendah, perhitungan indeks keseragaman diperolen nilai 0,09 dengan kategori rendah dan Indeks dominansi pada lokasi penelitian sebesar 0,15 dikategorikan tidak ada jenis yang mendominansi

PENGOLAHAN AIR LIMBAH LABORATORIUM MENGGUNAKAN VARIASI MEDIA FILTER ARANG AKTIFBorassus flabelliferL, ZEOLIT,PASIRDAN SABUT KELAPA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGOLAHAN AIR LIMBAH LABORATORIUM MENGGUNAKAN VARIASI MEDIA FILTER ARANG AKTIF Borassus flabellifer L, ZEOLIT,PASIR DAN SABUT KELAPA “ Tiumlafu, M.I )* Nitsae, M.)** Solle, H.L.R.)** BorazSilab filter merupakan alat filtrasi yang dirancang mengunakan kaca berukuran 20×20×20 cm, berbentuk kubus dengan beberapa variasi isian biomaterial-biomaterial yang dihasilkan dari metode karbonisasi dan dehidrasi, baik secara fisika, kimia, maupun keduanya. Ukuran dari tiap-tiap biomaterial sama 65 mesh dengan pori-pori yang terbuka luas, sehingga kapasitas penyerapannya tiap biomaterial menjadi lebih tinggi. Arang aktif, zeolit,pasir, dan sabut kelapa digunakan sebagai material filter terhadap pengolahan air limbah domestik laboratorium biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dan UPT laboratorium lingkungan dinas lingkungan hidup provinsi NTT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensialatBorazilab filter berdasarkan variasi material filterdalam menurunkan, bau, warna/kekruhan, suhu, dan derajat keasaman/pH. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan nilai: suhu, warna, pH, dan bauterhadap air limbah domestik laboratorium biologi Universitas Kristen Artha Wacana secara berurutan adalah:260C; 71,380 NTU; 2,40; berbau;. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 240C; 61,160 NTU; 7,50; tidak berbau;. Sedangkan hasil penelitian pada air limbah domestik UPT laboratorium lingkungan dinas lingkungan hidup provinsi NTT secara berurutan adalah: 270C; 5,990 NTU; 7,10; berbau;. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 240C; 5,090 NTU; 7,90; tidak berbau;. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah dengan parameter suhu, warna, pH, dan bau sebelum filter melewati batas baku mutu yang diijinkan menurut permen Lingkungan Hidup RI No.68 Tahun 2016.Debit filtrasi dan Persen penurunan alat BorazSilab filter terhadap air limbah domestik laboratorium biologi Universitas Kristen Artha Wacana secara berurutan adalah;0,0023 L/dtk; 7,8%; 91,69%; 68%;. Sedangkan debit filtrasi dan persen penurunan pada air limbah domestik UPT laboratorium lingkungan dinas lingkungan hidup provinsi NTT secara berurutan adalah: 0,0013 L/dtk; 0,11%; 15,74%; dan 7,5%. Kata Kunci: Alat BorazSilab filter,variasi material filter, debit filtrasi dan persen penurunan Alat BorazSilab filter Keterangan: * ) : Peneliti **) : Pembimbing

ANALISIS VEGETASI DAN KEANEKARAGAMAN MANGROVE DI DESA BOKONUSAN KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu Provinsi yang memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah. Salah satu keanekaragaman hayati yang sangat potensial adalah mangrove. NTT menempati urutan kesembilan sebagai luas hutan mangrove terbesar di Indonesia dengan populasi mencapai 40.614,11 ha. Mangrove adalah salah satu jenis tumbuhan yang mampu hidup pada kondisi genangan air pesisir pantai dengan status salinitas yang tinggi. Hutan mangrove mempunyai fungsi yang sangat penting dalam memelihara keseimbangan siklus biologi di suatu perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis vegetasi dan keanekaragaman jenis mangrove di Desa Bokonusan Kecamatan Semau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode line transect dengan menggunakan teknik sampling kuadrat. Hasil penelitian menunjukan Jenis mangrove yang ditemukan di Desa Bokonusan Kecamatan Semau terdiri dari 3 famili yaitu Avicenniacea, Rhyzoporaceae dan Soneratiaceae yang terbagi dalam 3 spesies yaitu Avicennia lanata, Rhizopora stylosa dan Soneratia alba. Berdasarkan hasil analisis vegetasi mangrove tingkat pohon, pancang dan semai di dominasi oleh spesies Rhyzopora stylosa dengan nilai kerapatan tertinggi pada tingkat semai sebesar 8,83 ind/m2 .Nilai dominansi tertinggi terdapat pada spesies Soneratia alba sebesar 1,55. Nilai frekuensi tertinggi terdapat pada tingkat semai dengan nilai sebesar 2 dan nilai indeks penting tertinggi sebesar 165% pada tingkat pohon. Hasil perhitungan Nilai H’ keanekaragaman spesies mangrove pada lokasi penelitian S1 (0,71), S2 (0,79), S3 (0,74) dan S4 (0,73) sedangkan jumlah spesies S1 (53), S2 (96), S3 (75) dan S4 (50). Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa Analisis vegetasi mangrove di Desa Bokonusan tingkat pohon, pancang dan semai termasuk dalam kategori sedang. Hal ini dapat dilihat dari besarnya indeks nilai penting yaitu >100% dan indeks keanekaragaman yang diperoleh pada SI sampai dengan S4 menunjukan tingkat keanekaragaman jenis berada pada kategori rendah

PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN ETOS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO UMUM KANTOR GUBERNUR PROVINSI NTT

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN ETOS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO UMUM KANTOR GUBERNUR PROVINSI NTT Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu elemen utama yang sangat penting dalam sebuah organisasi menjadi bagian tumbuh kembangnya lembaga/organisasi tersebut. Sebagai salah satu elemen utama dalam sebuah organisasi sumber daya manusia juga memegang kendali bagi realisasi perjalanan lembaga atau organisasi sekaligus motor penggerak mencapai tujuan lembaga/ organisasi tersebut. Setiap sumber daya manusia atau pegawai yang bekerja dalam suatu organisasi diharapkan memberikan kinerja yang optimal dimana pegawai tersebut bekerja. Iklim organisasi adalah serangkaian deskripsi dari karakteristik organisasi yang bertahan dalam jangka waktu lama. Karakteristik ini membedakan satu organisasi dari organisasi lain dan mempengaruhi perilaku orang-orang yang termasuk dalam organisasi tersebut. Iklim organisasi merupakan suatu keadaaan yang menunjukan suatu kehidupan yang saling berinteraksi, sehingga menimbulkan rasa senang atau tidak senang terhadap bidang pekerjaannya. Arti interaksi yang dimaksud adalah adanya hubungan antara atasan dengan bawahan serta bawahan dengan bawahan lainnya. Iklim organisasi sangat dipengaruhi oleh individu yang berada dalam suatu organisasi tersebut. Etos kerja merupakan sikap, pandangan, kebiasaan, ciri-ciri atau sifat mengenai cara bekerja yang dimiliki seseorang, suatu golongan atau suatu bangsa (Dodi, dkk, 2013). Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. (Nurhasanah, 2019) Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner yang bersumber dari hasil wawancara terstruktur terhadap responden. Instrumen dalam pengumpulan data primer ini adalah kuesioner yang disusun secara sistematis, dalam bentuk sistematis, dalam bentuk daftar cek dalam bentuk Semantic Differencial scale (Cooper dan Emory, 2002, p337). Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuruan sikap dengan menggukan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : Kuat-Lemah, baik-buruk, tidak setuju-setuju. Data yang dihasilkan dari pengukuran tersebut bersifat interval.Pertanyaan-pertanyan dalam angket tertutupdibut dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapatkan data yang bersifat interval dan diberi skor atau nilai sebagai berikut : untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sngat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Berdasarkan penyajian data dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dalam pembahasan ini akan membahas hasil penelitian sesuai dengan permasalahan yang penulis ajukan. Pembahasan ini merupakan jawaban atas permasalahan, sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas yaitu Iklim Organisasi terhadap Kinerja Pegawai,Pengaruh Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dalam penelitian ini, penulis telah melakukan analisis regresi linier berganda dan didapati Koefisien regresi (b1) sebesar 0,373 artinya jika Iklim Organisasi (XI) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka Kinerja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0,373. Koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh signifikan antara Iklim Organisasi (X1) dengan Kinerja Pegawai (Y). Selain itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama yaitu adanya pengaruh Iklim Organisasi (X1) terhadap Kinerja Pegawai (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel Iklim Organisasi (X1) ditemukan t hitung = 4,072 lebih besar t tabel = 2,007548 dan tingkat Sig. = 0,000 lebih kecil dari 0,05 . Pengaruh Etos Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) Dalam penelitian ini, penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati Koefisien regresi (b2) sebesar 0,738 artinya jika Etos Kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka komitmen profesi (Y) akan meningkat sebesar 0,738 Koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara Etos Kerja (X2) dengan Kinerja Pegawai (Y). Berdasarkan penjelasan tersebut bahwa menunjukan adanya pengaruh antara Etos Kerja terhadap Kinerja Pegawai, sehingga apabila Etos Kerja dijalankan dengan baik maka semakin meningkatnya Kinerja Pegawai dan begitu pula sebaliknya. Selain itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan terdapat adanya pengaruh Etos Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y). hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung = 5,625 lebih besar t tabel= 2,00758 dan tingkat Sig. = 0,000 lebih kecil 0,05. Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa: Secara parsial Etos Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai Pada Biro Umum Kantor Gubernur Provinsi NTT. Kata Kunci : Iklim Organisasi, Etos Kerja , Kinerja Pegawai.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI RUMAH MAKAN BRUTUS CHIKEN OESAPA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang”. Rumusan masalah dalam penelitian adalah 1) Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang? 2) Apakah harga perpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang? Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan rumah makan dibrutus chiken oesapa kupang. 2) pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 orang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.00 for windows. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan, Harga dan Kepuasan Pelanggan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear berganda yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear berganda, diperoleh hasil bahwa, 1) Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang. 2) Harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang. Berdasarkan hasil penelitian ini maka saran yang diberikan adalah pada variabel kualitas pelayanan, pernyataan kecepatan karyawan merespon pelanggan yang datang di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang paling rendah sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Pada variabel harga, pernyataan harga produk dirumah Makan Brutus Chiken yang rendah membuat konsumen ingin berbelanja kembali sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Pada variabel kepuasan pelanggan, pernyataan kecepatan karyawan merespon pelanggan yang datang di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA PERJANJIAN HUTANG PIUTANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penelitian ini ialah Deskripsi Tentang Putusan Hakim Dalam Sengketa Perjanjian Hutang Piutang .Masalah pokoknya diteliti penulis ialah. (1) Alasan judex facti mengabulkan gugatan konvensi dan menolak gugatan rekonvensi. (2) Mengapa gugatan penggugat konvensi ditolak sedangkan gugatan penggugat rekonvensi dikabulkan oleh hakim tingkat kasasi. Tujuan penelitian ini (1) Untuk mengetahui alasan judex facti mengabulkan gugatan konvensi dan menolak gugatan rekonvensi (2) Untuk mengetahui alasan gugatan penggugat konvensi ditolak sedangkan gugatan penggugat rekonvensi dikabulkan oleh hakim tingkat kasasi.Sifat penelitian hukum yang digunakan ialah bersifat deskripsi dalam penelitian ini penulis mendeskripsikan tentang penyelesaian sengketa akta notaris dalam perjanjian hutang piutang dan jenis penelitian yang digunakan penulis bersifat normatif. Penelitian ini mempunyai dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas penelitian penulis adalah Alasan judex facti mengabulkan gugatan konvensi dan menolak gugatan rekonvensi dan Mengapa gugatan penggugat konvensi ditolak sedangkan gugatan penggugat rekonvensi dikabulkan oleh hakim tingkat kasasi. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan tentang penyelesaian sengketa akta notaris dalam perjanjian hutang piutang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Alasan judex facti mengabulkan gugatan konvensi dan menolak gugatan rekonvensi ? a. Penggugat rekonvensi tidak dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya : Penggugat pada petitum ad-2, ad3, Penggugat adalah pemilik sertifikat hak milik No 686/Sudirejo-I sebagai mana diuraikan dalam surat ukur tanggal 31 Januari 2002. b. Penggugat rekonvensi terbukti melakukan perbuatan melawan hukum :Tergugat I,II,III, IV,V dan VI terbukti melakukan perbuatan melawan hukum. (2) Gugatan konvensi ditolak sedangkan gugatan penggugat rekonvensi dikabulkan oleh hakim tingkat kasasi? a.Gugatan konvensi ditolak oleh hakim tingkat kasasi karena : Judex Facti telah salah menerapkan atau melanggar hukum yang berlaku. b. penggugat konvensi tidak dapat membuktikan dalil gugatannya karena.: Judex Facti telah salah menerapkan hukum karena tidak memberi perlindungan hukum terhadap pemegang hak tanggungan yang beriktikad baik. c. Penggugat rekonvensi dapat membuktikan dalil gugatannya :Judex Facti telah salah menerapkan hukum karena tidak memberi perlindungan hukum terhadap pemegang hak tanggungan yang beriktikad baik Saran penulis adalah Berdasarkan pada permasalahan dalam penelitian ini, maka peneliti dapat memberikan saran sebagai berikut :1. Jaksa penuntut umum dalam petitumnya harus teliti dan cermat menjelaskan substansi pokok perkara yang terjadi antara para pihak berdasarkan fakta hukum dan dalil-dalil yang sesuai dengan bukti-bukti yang ada pada pokok perkara 2. Dalam membuat putusan hakim memperhatikan fakta-fakta hukum dipersidangan dan penerapan hukum dalam menentukan terbukti atau tidaknya para pihak. 3. Hakim harus menilai bukti-bukti yang diajukan untuk dijadikan dasar pertimbangan dalam menjatuhkan putusan. 4. Hakim harus benar-benar teliti secara cermat, dalam pertimbangannya sebelum menjatuhkan putusan , Kata Kunci :Penyelesaian Sengketa Akta Notaris, Hutang Piutang.

PENGARUH INOVASI PRODUK DAN STRATEGI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE SAMSUNG PADA MASYARAKAT DI DESA ANGKAES KABUPATEN MALAKA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Permasalahan yang dijumpai berkaitan dengan keputusan pembelian konsumen pada smartphone Samsung adalah munculnya pesaing-pesaing baru yang menggerus pangsa pasar yang akhirnya mempengaruhi penjualan smartphone dalam kurun waktu 2012 – 2013. (Latief 2019) mengatakan bahwa Smartphone sesuai arti katanya (telepon pintar) mempunyai fungsi dan kemampuan seperti komputer yang didukung sistem operasi yang canggih seperti Android, Ios,Windows Mobile, Linux, Blackberry OS, Symbian dan lain-lain. Sistem inilah yang mengatur dan mengitegrasikan software dan hardware layaknya sebuah komputer.Inovasi Produk dan Strategi Harga merupakan faktor yang dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap keputusan konsumen. Penelitian bertujuan untukmengetahui pengaruh inovasi produk, strategi harga, terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Definisi mengenai pengertian inovasi produk menurut Myers dan Marquis dalam Kotler (2014:36) menyatakan bahwa inovasi produk adalah gabungan dari berbagai macam proses yang saling mempengaruhi antara yang satu dengan yang lain. Jadi inovasi bukanlah konsep dari suatu ide baru, penemuan baru atau juga bukan merupakan suatu perkembangan dari suatu pasar yang baru saja, tetapi inovasi merupakan gambaran dari semua proses-proses tersebut.Menurut Henry simamora (2002) strategi harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atau dikeluarkan atas sebuah produk dan jasa. Strategi harga ( pringcing strategy) adalah kebijakan perusahaan dalam menetapkan harga jual produk mereka. Berapa perusahaan mungkin menetapkan harga dengan lebih mempertimbangkan pasar ( market- based pricing), sementara yang lain lebih mempertimbangakan biaya produksi (cost – based pricing).Populasi dalam penelitian ini merupakan 45 orang data keputusan pembelian masyarakat selama tahun 2020. Sampel sebanyak 45 masyarakat Desa angkaes . Data dihimpun melalui kuesioner. keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena hal ini tentu akan menjadi suatu pertimbangan bagaimana suatu strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh perusahaan kedepannya.konsumen dengan strategi pemasaran, serta melakukan inovasi untuk varian-varian baru pada suatu produk.menurut Follet dalam Hasan (2012;9), merupakan hasil dari pemecahan masalah yang dihadapinya dengan tegas. Suatu keputusan merupakan jawaban yang pasti terhadap suatu pertanyaan. Keputusan harus mampu memberikan jawaban pertanyaan tentang apa yang dibicarakan dalam hubungannya dengan perencanaan Data yang sudah terhimpun kemudian dianalisa dengan teknik analisis regresi berganda dan koefisien korelasi, dengan rumus yang digunakan yaitu: Hipotesis Statistik:HO: B1= 0 tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara strategi harga pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka HA: B1≠0 ada pengaruh yang signifikan antara keputusan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka H0: B2 = 0 tidak ada pengaruhn signifikan antara strategi harga terhadap keputuan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka.HA: B2≠0 ada pengaruh yang signifikan antara strategi harga terhadap keputusan pembelian pada masyarakat di Desa Angkaes Kabupaten Malaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh inovasi produk dan strategi harga secara simultan terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Berdasarkan hasil uji parsial bahwa Strategi harga dan inovasi produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Smartphone Samsung. Implikasi, optimalisasi strategi harga (melalui dimensi keterjangkauan harga dan cara pembayaran) dan inovasi produk (terutama dimensi penambahan lini produk baru dan perbaikan produk yang telah ada) dapat meningkatkan keputusan pembelian Smartphone Samsung. Kata kunci: Inovasi produk; Strategi harga; Keputusan pembelian

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENGGELAPAN SEPEDA MOTOR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi penulis adalah: Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Sepeda Motor. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: 1) Bagaimanakah motif, terjadinya tindak pidana pengelapan sepeda motor ?. 2) Bagaimanakah modus terjadinya tindak pidana penggelapan sepeda motor?. 3) Bagaimanakah akibat hukum terjadinya tindak pidana penggelapan sepeda motor ?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah:1) Untuk mengetahui motif hukum terjadinya tindak pidana pengelapan sepeda motor, 2) Untuk mengetahui Modus terjadinya tindak pidana pengelapan sepeda motor 3) Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana pengelapan sepeda motor. Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah: Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah dalam penelitian yang penulis deskripsikan adalah motif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penggelapan sepeda motor. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan Hasil Penelitian terhadap 5 (lima) putusan yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu : 1. Motif terjadinya tindak pidana penggelapan sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari 2. Modus terjadinya tindak pidana penggelapan sepeda motor a. Meminjam untuk keperluan pribadi b. Menjanjikan sebagai jaminan proyek 3. Akibat hukum terjadinya tindak pidana penggelapan sepeda motor a. Masing-masing terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara b. Barang bukti di sita dan di kembalikan Kata Kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidana Penggelapan Sepeda Motor

ANALISIS YURIDIS PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul: Analisis Yuridis Penyertaan Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana”. Permasalahannya adalah sebagai berikut, Bagaimakah bentuk penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana? Dan Bagaimanakah penjatuhaan sanksi pidana kepada para pelaku penyertaan dalam pembunuhan berencana? Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui bentuk penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana dan untuk mengetahui Penjatuhan sanksi pidana terhadap para pelaku penyertaan dalam pembunuhan berencana. Manfaat dari penelitian ini secara teoretis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana dan variabel terikat yaitu: putusan pengadilan tentang pembunuhan berencana dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis putusan diketahui bahwa: 1. Bentuk penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana terdiri dari: a. Orang yang melakukan (pleger). b. Orang yang menyuruh melakukan (Doenpleger). c. Orang yang turut serta melakukan (medepleger) d. Terdakwa menganjurkan atau menggerakan melakukan (uitlokker) 2. Penjatuhan saksi pidana terhadap para pelaku penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana yaitu: a. Terdakwa dijatuhkan pidana penjara b. Terdakwa dibebankan membayar biaya perkara oleh hakim. Mendasasi pada kesimpulan diatas dapat disarankan beberapa hal yaitu: 1. Penyertaan dalam tindak pidana pembunuhan berencana perlu dilakukan dan ditingkatkan guna mencari kebenaran materill yang sebenarnya bagi pelaku pembunuhan berencana. 2. Bagi pelaku yang turut serta melakukan perlu menghindari agar tindak dikenakan sanksi pemidanaan dengan melakukan perbuatan yang sama dan dijadikan sebagai pembelajaran setelah menjalani sanksi pemidanaan. 3. Bagi hakim yang menjatuhkan pemidanaan perlu memperhatikan aspek hak asasi manusia baik dari sisi korban maupun terdakwa dalam menjatuhkan pemidanaan dengan memperhatikan aspek kemanfaatan bagi terdakwa. Kata Kunci: Tindak Pidana Pembunuhan Berencana, Penyertaan dan Putusan Hakim

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN SECARA BERSAMA-SAMA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Mengapa Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri dan mengadili sendiri dengan menyatakan terdakwa I (satu) dan terdakwa II (dua) terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan mahkamah agung membatalkan putusan pengadilan negeri dan mengadili sendiri dengan menyatakan terdakwa I dan terdakwa II terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang tediri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar dan norma-norma peraturan dasar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni Analisis Yuridis Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Yang dilakukan secara bersama-sama dan variabel terikat yakni Putusan Hakim Tindak Pidana Penganiayaan. Hasil penelitian, menemukan 3(tiga) alasan yang menyebabkan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi Menjatuhkan putusan Pemidanaan Terhadap Terdakwa I Sedangkan Penyebab Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi adalah sebagai berikut: 1. Alasan hakim pengadilan negeri terdakwa I diputus pemidanaan: a) Perbuatan terdakwa satu merupakan tindak pidana b) Perbuatan terdakwa satu memenuhi unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan 2. Terdakwa II diputus bebas karena tidak terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan 3. Alasan Mahkamah Agung membatalkan putusan pengadilan negeri a) Pengadilan negeri salah menerapkan hukum b) Terdakwa I dan II terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan Saran dari penulis atas permasalahan yang diteliti Terhadap Hakim judex facti pengadilan negeri kupang agar lebih mengedepankan ketelitian dalam pemeriksaan terhadap alat-alat bukti khususnya saksi yang dihadirkan didepan persidangan dan Terhadap Hakim Pengadilan Tinggi agar, dalam menerima upaya hukum banding dapat melakukan pertimbangan hukum secara mandiri tanpa harus bersandar atau bahkan memakai pertimbangan hakum pengadilan negeri, sebagai sebuah pertimbangan yang mutlak dalam pengambilan keputusan sebab hakim pengadilan negeri ataupun pengadilan tinggi memiliki wewenang yang sama yakni terkait pemeriksaan fakta serta penerapan hukum dari suatu tindak pidana

DESKRIPSI TENTANG PEMAKNAAN KATA BERJUMLAH DALAM PASAL 83 AYAT (1) UNDANG UNDANG NOMOR 39 TAHUN 1999 TENTANG HAK ASASI MANUSIA OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul:Deskripsi Tentang Pemaknaan Kata Berjumlah Dalam Pasal 83 Ayat (1) Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia Oleh Mahkamah Konstitusi. Permasalahannya adalah: 1). Alasan-alasan yuridis apakah yang melandasi pemohon mengajukan Constitutional Review terhadap Pasal 83 ayat (1) Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia? 2). Mengapa Mahkamah Konstitusi memberi pemaknaan terhadap kata berjumlah pada Pasal 83 ayat (1) Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan-alasan yuridis yang melandasi pemohon mengajukan Constitutional Review terhadap Pasal 83 ayat (1) Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan untuk mengetahui Mahkamah Konstitusi memberi pemaknaan terhadap kata berjumlah pada Pasal 83 ayat (1) Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang berguna secara teoretis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu:alasan pengujian dan pemaknaan Mahkamah Konstitusi terhadap Pasal 83 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia Terhadap UUD RI 1945dan variabel terikat yaitu:Putusan Mahkamah Konstitusi30/PUU-XX/2022dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dan analisis penulis terhadap putusan diperoleh jawaban bahwa:Alasan-alasan yuridis yang melandasi pemohon mengajukan judicial review terhadap Pasal 83 ayat (1) Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yaitu:Pertama, Pasal 83 ayat (1) UU HAM khususnya sepanjang frasa “Anggota Komnas HAM berjumlah 35 (tiga puluh lima) yang dirumuskan secara limitatif.Kedua,Pasal 83 ayat (1) UU HAMtidak mencerminkan kedudukan Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan Negara. Ketiga, Pasal 83 ayat (1) UU HAM menimbulkan adanya ketidakpastian dalam proses seleksi dan menimbulkan multitafsir.Keempat,Pasal 83 ayat (1) UU HAM membatasi yang hak warga negara untuk menjadi Anggota Komnas HAM; KelimaPasal 83 ayat (1) UU HAMmenutup partisipasi publik dalam rangka menjaga transparansi dan akuntabilitas proses.Alasan Mahkamah Konstitusi membatalkan kata berjumlah pada Pasal 83 ayat (1) Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia karena:Pertama, Mahkamah Konstitusi memberikan pemaknaan kata “berjumlah” 35 (tiga puluh lima) yang diatur secara imperatif menjadi fakultatif.Kedua, Mahkamah Konstitusi memberikan kepastian hukum dengan memberikan pemaknaan kata berjumlah 35 menjadi berjumlah paling tinggi.

DESKRIPSI TENTANG PENEGAKKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA DENGAN MUTILASI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul : “Deskripsi Tentang Penegakkan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Dengan Mutilasi”. Permasalahannya adakah sebagai berikut : Mengapa putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dengan mutilasi ada yang lepas dari segala tuntutan hukum? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Alasan hakim menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dengan mutilasi. Manfaat dari penelitian ini secara praktis dan teoritis. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian normative. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variable bebas yaitu : Penegakkan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dengan mutilasi dan variable terikat yaitu : putusan pengadilan tentang pembunuhan berencana dengan mutilasi dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer,sekunder, tersier dengan studi kepustakaan/dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis hasil penelitian adalah : Alasan hakim menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dengan mutilasi adalah : a. Perbuatan terdakwa terbukti melalui surat dakwaan b. Perbuatan terdaakwa tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum

DESKRIPSI TENTANG ALASAN MAHKAMAH AGUNG MENJATUHKAN PUTUSAN PEMIDANAAN DAN DENDA DALAM TINDAK PIDANA PERLINDUGAN KONSUMEN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penelitian ini adalah DESKRIPSI TENTANG ALASAN MAHKAMAH AGUNG MENJATUHKAN PUTUSAN PEMIDANAAN DAN DENDA DALAM TINDAK PIDANA PERLINDUNGAN KONSUMEN. Masalah pokok yang diteliti penulis adalah mengapa Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan dan denda dalam tindak pidana perlindungan konsumen. Tujuan penelitian untuk mengetahui alasan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaandan denda dalam tindak pidana perlindungan konsumen. Jenis penelitian hukum yang digunakan penulis bersifat Deskriptif dan sifat penelitian yang digunakan adalah Normatif. Sumber data mengunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Teknik analisis data mengunakan perundang-undangan dan putusan pengadilan. Hasi penelitian yang dilakukan oleh penulis selanjunya dirumuskan dan ditarik kesimpulan sebagai berikut: Alasan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaandan denda dalam tindak pidana perlindungan konsumen yaitu: 1. Perbuatan Terdakwa terbukti bersalah memperdagangkan barang yang tidak memiliki lebel. 2. Perbuatan Terdakwa merupakan tindak pidana ringan dan perbuatan Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan. Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran sebagai berikut: 1. Kepada pelaku usaha haruslah memberi informasi yang benar atas barang ataupun produk mengenai masa konsumsi dari mutu suatu produk pangan sangat penting untuk kesehatan, keamanan, maupun keselamatan konsumen. 2. Kepada Majelis Hakim haruslah memberi sanksi sebagai efek jera bagi pelaku usaha. Kata kunci : Putusan Pemidanaan, Denda, Perlindungan Konsumen

ANALISIS KANDUNGAN NaCl DAN IODIUM PADA GARAM MASAK TRADISIONAL DI DESA SILAWAN KABUPATEN BELU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Garam mengandung natrium klorida (NaCl), ion magnesium, ion kalsium dan ion sulfat yang penting bagi tubuh manusia, sehingga diperlukan konsumsi garam dengan jumlah yang tepat untuk menunjang kesehatan manusiaPenelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2022, di Desa Silawan, Kabupaten Belu untuk pengambilan sampel garam, sedangkan untuk pengujian Organoleptik, Kadar Air, Kadar NaCl, Bagian Yang Tidak Larut Dalam Air dan Iodium, dilakukan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa teknik pembuatan garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Silawan Kabupaten Belu, meliputi tanah tambak digaruk/dikumpulkan dan air laut ditampung dalam kolam jebakan, penyaringan selama 1 jam, pemasakan atau perebusan selama 7 jam, penirisan selama 2 jam, pengemasan dan distribusi. Kualitas garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Silawan, untuk pengujian kadar air : 4,44%, kadar NaCl : 48,2%, bagian yang tidak larut dalam air : 0,83 dan kadar iodium : 34,4% mg/kg, Parameter warna (putih normal) 0%, (putih kecokelatan) 100%, dan parameter bau (Bau normal) 7%, (bau tidak normal) 93%. Desa Silawan juga memperhatikan proses/teknik pembuatan garam masak yang baik dan garam masak yang sudah diproses harus dilanjutkan dengan proses penjemuran sehingga kadar airnya sesuai dengan standar SNI 4435-2017.

DESKRIPSI TENTANG PENERAPAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA KEKERASAN MENGHILANGKAN NYAWA ORANG LAIN DALAM LINGKUP RUMAH TANGGA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Tentang Penerapan Hukum Dalam Tindak Pidana Kekerasan Menghilangkan Nyawa Orang Lain Dalam Lingkup Rumah Tangga”. Rumusan masalah yaitu mengapa tindak pidana kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain dalam lingkup rumah tangga, ada yang diterapkan Pasal 44 undang-undang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan ada yang diterapkan pasal 338 dan 340 KUHPidana.Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui alasan yuridis penerapan hukum tindak pidana kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain dalam lingkup rumah tangga, ada yang diterapkan pasal 44 undang-undang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan ada yang diterapkan pasal 338 dan 340 KUHPidana. Hasil penelitian menunjukan bahwa alasan hakim menerapkan pasal 44 ayat (3) Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, adalah karena:a. Hakim mengacu pada dakwaan Penuntut umum, b. Pasal 44 merupakan tindak pidana yang diawali dengan kekerasan. Alasan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan dengan menerapkan Pasal 338 KUHP, karena Pasal 338 KUHP merupakan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan tidak direncanakan. Sedangkan alasan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan dengan menerapkan Pasal 340 KUHP, karena: pasal 340 KUHP merupakan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan sudah direncanakan. Saran yang dapat penulis berikan adalah : agar pihak keluarga diharapkan sejak dini memberikan pelayanan pendidikan kepada setiap anggota keluarganya, dan menamankan rasa cinta, dan kasih sayang antara satu dengan yang lainnya baik antara suami dan istri, maupun antara anak-anak agar terhindar dari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.Kepada masyarakat pada umunya diharapkan memberikan suatu masukan, saran serta dukungan kepada keluarga ataupun tetangga yang memiliki perselisihan ditengah keluarganya untuk menyelesaikan setiap permasalahannya dengan cara menyikapinya dengan bijak serta kepala dingin, agar tidak menimbulkan emosi yang berlebihan yang dapat jadi faktor kuat memunculkan suatu kekerasan dalam rumah tangga.