ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi UMKM Dalam Pelaporan Kewajiban Perpajakan Di Daerah Kota Kupang (Studi Kasus Pada UMKM Di Kota Kupang). Adapun persoalan yang diangkat adalah (1)Apakah kesadaran wajib pajak mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (2)Apakah pemahaman perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (3)Apakah sanksi perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Untuk mengetahui apakah kesadaran wajib pajak mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (2)Untuk mengetahui apakah pemahaman perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (3)Untuk mengetahui apakah sanksi perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan.
Adapun konsep dari penelitian ini adalah Kesadaran Wajib Pajak, Pemahaman Perpajakan, dan Sanksi Pajak. Kesadaran wajib pajak adalah pemahaman yang mendalam pada seseorang yang terwujud dalam pemikiran, sikap, dan tingkah laku untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan karena memahami bahwa pajak sangat penting untuk pembiayaan dan pembangunan. Pemahaman peraturan perpajakan adalah suatu proses dimana wajib pajak memahami dan mengetahui tentang peraturan dan undang- undang serta tata cara perpajakan dan menerapkannya untuk melakukan kegiatan perpajakan seperti, membayar pajak, melaporkan SPT, dan sebagiannya. Sanksi pajak dapat juga diartikan juga sebagai alat kontrol yang mengontrol agar wajib pajak tetap memenuhi kewajiban perpajakannya dikarenakan dengan adanya kerugian yang akan didapat oleh wajib pajak apabila tidak membayarkan pajak yang secara otomatis akan membuat wajib pajak harus berpikir apabila tidak ingin memenuhi kewajiban perpajakannya.
Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Di Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan membagikan kuisioner yang telah dibuat oleh peneliti kepada responden. Teknik Analisis Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Analsisi Regresi Sederhana.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang, (2) Pemahaman Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang, (3) Sanksi Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PENERAPAN E-SYSTEM PERPAJAKAN UNTUK PAJAK PENGHASILAN (PPh) PASAL 21 PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN MALAKA
NAMA : MARIA JANIRA LAWAK
NIM : 17192178
PRODI : AKUNTANSI
FAKULTAS : EKONOMI
ABSTRAKSI
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Analisis Penerapan E-System Perpajak Untuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana penerapan e-system untuk pajak penghasilan (PPh) pasal 21 pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui penerapan e-system untuk pajak penghasilan (PPh) pasal 21 pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka.
Adapun konsep dalam penelitian ini adalah E-System perpajakan yang terbagi menjadi 4 yaitu, e-registration, e-billing, e-spt, dan e-filling.
Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 23 pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah 23 responden pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-system perpajakan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka dinilai sudah cukup efektif dan efisien. Masih terdapat beberapa wajib pajak yang belum paham tentang melaporkan SPT tahunan melalui e-SPT.
Kata Kunci : E-System Perpajakan dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah:. DISPARITAS PUTUSAN JUDEX FACTIE DAN JUDEX JURIS DALAM TINDAK PIDANA PERPAJAKAN. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: Mengapa Hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan tetapi Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana perpajakan? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah:Untuk Mengetahui Alasan Hakim Pengadilan Negri Dan Mahkamah Agung Menjatuhkan Pemidanaan Tetapi Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana perpajakan. Sifat Penelitian bersifat Deskriptif dan Jenis Penelitian yaitu Penelitian Normatif,menggunakan Variabel Bebas dan variabel terikat. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: 1.) Alasan hakim pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perpajakan: a) Perbuatan Terdakwa merupakan perbuatan pidana b) Perbuatan Terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan c) Judex Factie pada Pengadilan Tinggi salah menerapkan hukum. d) Adanya kekhilafan Judex Factie tingkat Pengadilan Tinggi dalam penerapanya. 2) Alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana perpajakan: a) Perbutan Terdakwa bukan tindak pidana b) Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur surat dakwaan. Kata Kunci : Putusan Hakim Judex Factie, Judex Juris dalam Tindak Pidana Perpajakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul : “PENGARUH NORMA SUBJEKTIF, KEWAJIBAN MORAL, PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN DAN TAX AMNESTY TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN USAHA.” Menurut pasal 1 Undang-Undang No. 16 Tahun 2009 tentang KUP berbunyi: “Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapat imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.” Oleh karena tidak memberikan keuntungan secara langsung, maka setiap wajib pajak memiliki keinginan untuk meminimalkan pembayaran pajaknya. Pembayaran pajak menyebabkan pengeluaran sumber daya keuangan perusahaan, yang berarti penundaan pendanaan untuk kepentingan lain. Dalam hal keinginan untuk meminimalkan pembayaran pajaknya, ada kalanya wajib pajak melakukannya dengan melanggar peraturan perpajakan. Baik melalui penyelundupan pajak, manipulasi data transaksi yang berdampak pajak, maupun persekongkolan dengan oknum petugas pajak. Hal tersebut merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan apabila terbukti melanggar peraturan perpajakan dapat berdampak pada kerugian yang lebih besar dari penghematan pajak yang dilakukan (Kaha, 2021).Banyak faktor yang berhubungan dengan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, diantaranya ada tax amnesty sebagai faktor eksternal (Sari, 2017) dan juga tiga faktor internal yang berhubungan dengan kepatuhan wajib pajak yaitu: norma subjektif, kewajiban moral serta pemahaman peraturan perpajakan (Sudirman, 2020). Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang berkaitan dengan kepatuhan wajib pajak badan usaha. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah : Apakah faktor norma subjektif, kewajiban moral, pemahaman peraturan perpajakan dan tax amnesty berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut : 1. Diduga norma subjektif berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. 2. Diduga kewajiban moral berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. 3. Diduga pemahaman peraturan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. 4. Diduga tax amnesty berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. Kepatuhan wajib pajak merupakan suatu tindakan patuh dan sadar terhadap ketertiban perhitungan, pembayaran dan pelaporan kewajiban perpajakan masa dan tahunan dari wajib pajak orang pribadi maupun badan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.Norma subjektif adalah pengaruh dari lingkungan sosial seperti kerabat, orang dekat, figur serta lingkungan sosial pada umumnya dari seorang individu dalam berperilaku.Kewajiban moral merupakan perbuatan atau tindakan yang harus dilaksanakan oleh seseorang sesuai dengan rasa yang berlaku di masyarakat.Pengetahuan dan pemahaman akan peraturan perpajakan adalah proses dimana wajib pajak mengetahui tentang perpajakan dan mengaplikasikan pengetahuan itu untuk membayar pajak. Tax amnesty merupakan kebijakan pemerintah dibidang perpajakan yang memberikan kesempatan bagi wajib pajak untuk mengungkapkan harta yang belum dilaporkan dengan membayar uang tebusan, tanpa dikenai sanksi administrasi maupun sanksi pidana dibidang perpajakan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah wajib pajak badan usaha pada KPP Pratama Kupang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 wajib pajak badan usaha yang telah mengikuti program tax amnesty. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.(Sugiyono, 2018). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang disebarkan kepada wajib pajak badan usaha yang ada di KPP Pratama Kupang. variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah norma subjektif, kewajiban moral, pemahaman peraturan perpajakan, tax amnesty dan kepatuhan wajib pajak badan usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Penelitian ini menggunakan teknis analisis regresi linear berganda agar dapat mengetahu pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dengan menggunakan aplikasi SPSS 26sebagai alat bantu uji statistik.Hasil penelitian menunjukan variabel norma subjektif berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha, kewajiban moral berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha, pemahaman peraturan perpajakan dan tax amnesty tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha pada KPP Pratama Kupang.Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kepentingan akademik yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan atau referensi untuk penelitian kedepannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebutuhan akan sumber daya manusia untuk mendukung progres pemerintah dalam memenuhi target pegawai pajak di Indonesia merupakan suatu fenomena yang seharusnya di manfaatkan dengan baik oleh para lulusan dan calon lulusan akuntansi untuk semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Sarjana Ekonomi khususnya jurusan akuntansi perpajakan merupakan salah satu angkatan kerja yang akan memanfaatkan kesempatan tersebut , dimana lulusan ini sangat dibutuhkan baik dalam lingkup kerja pemerintah maupun perusahaan swasta (Mafazah, 2020). Namun dengan banyaknya peluang kerja yang tersedia ternyata minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan masih sangar minim, hal itu dapat dilihat dari pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak yang masih terus membuka lowongan kerja untuk mencapai target yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh motivasi karir dan pengetahuan perpajakan terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Minat mahasiswa adalah kecenderungan yang ada dalam diri mahasiswa untuk merasa tertarik terhadap sesuatu yang menyebabkan giat melakukan sesuatu yang telah menarik minatnya. Minat berkarir dalam bidang perpajakan merupakan pemusatan pikiran, perasaan senang, kemauan atau perhatian terhadap karir di bidang perpajakan (Seanturi dan Sitanggang, 2021). Beberapa faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan yaitu motivasi karir dan pengetahuan perpajakan. Motivasi karir adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam diri seseorang untuk meningkatkan kemampuannya untuk mencapai karir yang diinginkan (Dewi dan Setiawanta, 2014). Pengetahuan perpajakan adalah informasi pajak yang dapat digunakan wajib pajak sebagai dasar untuk bertindak mengambil keputusan dan untuk menempuh arah atau strategi tertentu sehubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan (Kartikasari dan Yadyana, 2020). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear Berganda menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 683 mahasiswa dengan sampel sebanyak 78 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah perpajakan semester 6 dan 8, dimana mahasiswa pada semester tersebut telah mengikuti semua mata kuliah wajib perpajakan. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan, Sedangkan pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan Dari hasil uji regresi linear berganda menggunakan spss versi 25, variabel motivasi karir ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.108 > dari t tabel 1.992, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,003 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil uji regresi linear berganda variabel pengetahuan perpajakan menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 1.465 t-tabel 1.992 dan hasil uji t signifikanya lebih besar 0,147 > 0,05 dari nilai signifikan yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak HO diterima. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil output SPSS untuk uji Determinasi / Squared (R2) diketahui nilai R Squard sebesar 0,232 (23,2%). Hal tersebut memilki arti bahwa kemampuan variabel independen dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 23,2%, sedangkan sisanya sebesar 76,8% (1-0,232) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu besarnya minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan dapat dilihat dari tingkat motivasi karir dan pengetahuan perpajakan yang dimiliki seorang mahasiswa. Dengan memiliki motivasi karir yang tinggi, maka mahasiswa akan semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Namun sebaliknya, pengetahuan perpajakan tidak terlalu menjadi faktor pendukung karena perpajakan saat ini telah banyak menggunakan sistem sehingga pengetahuan perpajakan secara keseluruhan tidak terlalu berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul : ”FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MENGIKUTI TAX AMNESTY” (Studi Pada KPP Pratama Kupang). Menurut UU No. 11 Tahun 2016, tentang Tax Amnesty(pengampunanpajak)adalahpenghapusanpajakyangseharusnyaterutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dibidang perpajakan,dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan, uang tebusan yang dimaksud yaitu sejumlah uang yang dibayarkan ke kas negara untuk mendapatkan pengampunan pajak. Tax amnestysendiri adalah sebuah kebijakan dalam bidang perpajakan yang dikeluarkanoleh pemerintah melalui Dirjen Pajak dengan tujuan utamanya agar bisa menarik lebih banyak pendapatan negara berupa pajak yang belum sempat dilaporkan atau dibayarkan oleh masyarakat dengan cara meringankan beban para wajib pajak dengan meniadakan denda atas keterlambatan pelaporan dan pembayaran pajak terutang para waijb pajak sehingga masyarakat yang belum sempat melaporkan dan membayar pajak mereka pada masa pajak sebelumnya mau melaporkan dan membayarkan pajak mereka dengan memanfaatkan program Tax amnesty. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menguji pengaruh sosialisasi perpajakan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang, untuk menguji pengaruh tarif pajak terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama Kupang, untuk menguji pengaruh sanksipajak terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang, Untuk menguji pengaruh kemudahan penerapan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yangdisebarkan kepada wajib pajak orang pribadi yang ada pada KPP Pratama Kota Kupang. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Sosialisasi perpajakan, Tarif Pajak, Sanksi pajak, dan Kemudahan penerapan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti program Tax amnesty. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu dengan alat uji statistic yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Exel 2010. Populasi yang dipakai pada penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP Pratama Kupang, sampel dari penelitian ini sebanyak 50 wajib pajak orang pribadi yang sudah mengikuti program Tax amnesty. Penentuan sampel mengunakan metode Incidental sampling. incidental /accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. (Sugiyono : 2018). Hasil penelitian ini menunjukkan : variabel Sosialisasi perpajakan tidak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kota Kupang, Tarif Pajak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kupang, Sanksi pajak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kota Kupang dan Kemudahan penerapan berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kupang hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Analisis pemberlakuan pajak UMKM terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Kupang. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah pemberlakuan pajak UMKM terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak di Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pemberlakuan pajak UMKM terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Penelitian ini diuji menggunakan SPSS Versi 2022, teknik pengumpulan data penulisan skripsi ini menggunakan metodesurvey dan kuesioner.
Populasi penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kota Kupang. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana dan uji statistic ( Uji t). Hasil ini dibuktikan dibuktikan dengan nilai thitung ≥ ttabel (3.403 ≥ 1.701 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, yang artinya pemberlakuan pajak UMKM berpengaruh positif terhadap kepatuhab wajib pajak.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaku umkm menerima pemberlakuan pajak umkm yang diterapkan dengan kepatuhan dari para pelaku UMKM yang melaksanakan pajaknya. Hal ini juga dilihat dari responden UMKM yang dominan menjawab setuju dengan indikator pemahaman wajib pajak terhadap kepetuhan wajib pajak.
Kata kunci : Pemahaman wajib pajak, UMKM, Kepatuhan Perpajakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi : “Deskripsi Penyebab Dan Akibat Hukum Terjadinya
Tindak Pidana Perpajakan Laporan Fiktif Faktur Pajak”,. Permasalahan
dalam penelitian ini adalah “Faktor – faktor apa sajakah yang
menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Perpajakan Laporan Fiktif
Faktur Pajak” dan “Apakah akibat hukum dari Tindak Pidana Laporan
Fiktif Faktur Pajak terhadap Pelaku dan Negara”, sementara tujuan dari
penelitian ini adalah “Untuk mengetahui faktor – faktor yang
menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Perpajakan Laporan Fiktif
Faktur Pajak” dan “Mengetahui akibat hukum dari Tindak Pidana
Laporan Fiktif Faktur Pajak terhadap para Pelaku dan Negara”.
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Hukum Normatif.
Variabel bebas (independent variable) adalah faktor yang menjadi pokok
permasalahan yang ingin diteliti yaitu “Sebab terjadinya Tindak Pidana
Perpajakan Laporan Fiktif Faktur Pajak”. Variabel terikat (dependent variable)
adalah variable yang tergantung dari variable bebas yaitu “Tindak Pidana
Perpajakan dan akibat hukumnya”.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor yang
menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Perpajakan yang dilakukan oleh para
Pelaku Tindak Pidana Perpajakan dimaksud, baik oleh pegawai / orang –
orang diluar lingkup Perusahaan maupun yang dilakukan oleh para pengusaha
/ pemilik Perusahaan itu sendiri, diantaranya karena Faktor Ekonomi para
Pelaku, ingin mendapatkan pekerjaan / penghasilan ataupun mendapatkan
keuntungan berupa Fee dari perbuatan Pidana yang dilakukan (oleh Pelaku
diluar pemilik perusahaan), maupun betujuan mengurangi nilai PPN
Perusahaan, oleh karena Perusahaan dalam permasalahan pajak / tingginya
beban pajak hingga timbul niat dan membuat faktur pajak fiktif yang
menggambarkan seolah – oleh Perusahaan Pelaku sementara menjalin
hubungan kerjasama dengan Perusahaan lain guna memperoleh keeuntungan
dari laporan fiktif dimaksud (oleh pelaku yang merupakan pemilik
Perusahaan).
Akibat hukum daripada perbuatan para Pelaku tersebut maka mereka
dijatuhi Pidana maupun denda sebesar 2 x lipat dari keuntungan mereka serta
membayar biaya perkara, sementara bagi Negara mengalami kerugian hingga
miliaran Rupiah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kesadaran Dalam Melaporkan Kewajiban Perpajakan Pada Sektor Usaha Kecil Dan Menengah Di Kota Kupang. Penelitian ini betujuan untuk menguji pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak Dan Tingkat Pendapatan Wajib Pajak Terhadap Kesadaran Kewajiban Perpajakam pada UKM di Kupang. Data penelitian in diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada UKM di kupang. Populasi penelitian ini adalah Usaha Kecil dan Menengah yang ada di Kota Kupang. Sampel yang digunakan sebanyak 30 UKM. Subyek penelitian yakni Usaha Kecil dan Menengah yang ada di Kota Kupang. Objek penelitian ini di KPP Pratam Kupang. Data diolah dengan SPSS versi 20 dengan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak Dan Tingkat Pendapatan Wajib Pajak Terhadap Kesadaran Kewajiban Perpajakan sebesar 64,6% dan sisanya 33,4% dipengaruhi oleh variabel diluar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak Dan Tingkat Pendapatan Wajib Pajak berpengaruh positif signifikan Terhadap Kesadaran Kewajiban Perpajakan. Kata Kunci : Pengetahuan Wajib Pajak, Tingkat Pendapatan Wajib Pajak, Kesadaran Kewajiban Perpajakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Tarif Pajak Kesadaran dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaran Bermotor “ Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Apakah tarif pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dalam mambayar pajak kendaraan bermotor, Apakah kesadaran wajib pajak dapat berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dalam mambayar pajak kendaraan bermotor, Apakah sanksi perpajakan dapat berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dalam mambayar pajak kendaraan bermotor. Sampel dalam penelitian ini adalah pengaruh tarif pajak, kesadaran dan saksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Kab. Malaka Tahun 2016-2019. Teknik Pengumpulan Data Yang dilakukan adalah teknik dokumentasi. Variabel indenpenden yang di gunakan dalam penelitian ini adalah tarif pajak, kesadaran wajib pajak dan sanksi perpajakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian maka hipotesis 1 diterima, hipotesis 2 ditolak dan hipotesis 3 di terima.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS DI KECAMAAN OEBOBO KOTA KUPANG
Nama : Martha Desnawaty Seubelan
Nim : 17192982
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Akuntansi
ABSTRAKSI
Kemauan membayar pajak perlu dimiliki bagi Wajib Pajak terkhususnya Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang, dikarenakan merupakan tanggung jawab pribadi sebagai warga negara yang taat akan peraturan yang berlaku. Pada kenyataannya saat ini masih ada sebagian orang yang belum sadar akan tanggung jawabnya dalam membayar pajak, seperti ada wajib pajak yang dengan suka rela mau membayar pajak dikarenakan tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang pajak yang tinggi, dan juga ada wajib pajak yang tidak mau membayar pajak di karenakan mereka tidak mengetahui pentingnya membayar pajak.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran membayar pajak, pengetahuan peraturan perpajakan terhadap kemauan membayar pajak, dan persepsi yang baik atas efektifita sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipoesis dirumuskan sebagai berikut:
1. Kesadaran membayar pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemauan membayar pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
2. Pengetahuan tentang peraturan perpajakan berpengaruh positif idak signifikan terhadap kemauan membayar pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
3. Persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan berpengaruh negatif terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul: “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DALAM PELAPORAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN DI KECAMATAN MALAKA”
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilik usaha mikri, kecil dan menengah dalam pelaporan kewajiban perpajakan di Kecamatan Malaka. Serta yang menjadi persoalan dalan penelitian ini adalah: (1). Apakah Kesadaran wajib Pajak berpengaruh terhadap pemilik usaha Mikro, Kecil dan Menengah dalam untuk Melaporkan Pajak?, Dan (2). Apakah Pemahaman Wajib Pajak berpengaruh terhadap pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk Melaporkan Pajak?
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran wajib pajak dan pemahaman Wajib Pajak, terhadap Pelaporan Perpajakan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang responden yang merupakan pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di wilayah Kecamatan Malaka.
Hasil dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner yang diproses dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel dalam penelitian ini adalah convenience sampling.Uji Descriptif Statistics data.Untuk uji hipotesis dalam penelitian ini, peneliti menggunakan uji F, dan uji t.
Hasil data penelitian ini menunjukan bahwa semua variabel berpengaruh secara signifikan seperti kesadaran wajib pajak dan pemahaman Wajib Pajak berpengaruh terhadap Pelaporan Perpajakan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan nilai signifikansi masing – masing sebesar 0,010, 0,000. Akan tetapi dilakukan pengujian secara bersama – sama, semua variabel berpengaruh secara signifikansi dan nilai segnifikansi sebesar0,000.
Katakunci: kesadaran wajib pajak, pemahaman Wajib dan pelaporan perpajakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Pajak memiliki peranan penting dalam perekonomian di Indonesia. Ketidaksesuaian ratio antara pegawai pajak dengan wajib pajak mengakibatkan kurang optimalnya implementasi perpajakan di Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut di perlukan adanya administrasi perpajakan yang sederhana, cepat, dan mudah dilakukan agar pajak dapat secara optimal menjangkau penduduk, entitas badan, serta ekspatriat wilayah Negara kesatuan republik Indonesia. Hal ini dapat membuat Direktorat Jenderal Pajak mereformasi sistem perpajakan yang ada.Dewasa ini reformasi dibidang perpajakan ditandai dengan ditetapkan visi oleh Direktorat Jenderal Pajak yaitu menjadi model pelayanan masyarakat yang menyelenggarakan sistem dan manajemen perpajakan kelas dunia yang dipercaya dan dibanggakan masyarakat.Selain itu, Direktorat Jenderal Pajak juga menetapkan misi fisikal untuk menghimpun penerimaan dalam negeri dari sektor pajak yang mampu menunjang kemandirian pembiayaan pemerintah berdasarkan undang-undang perpajakan dengan tingkat efektivitas dan efisiensi yang tinggi. Konsep dari modernisasi perpajakan adalah pelayanan prima dan pengawasan intensif dengan pelaksanaan good governance.Tujuan modernisasi antara lain; meningkatkan kepatuhan pajak, kepercayaan terhadap administrasi perpajakan dan memacu produktivitas pegawai pajak yang tinggi. Kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kondisi sistem administrasi perpajakan, pelayanan pada wajib pajak, penegakan hukum perpajakan, pemeriksaan pajak dan tarif pajak. Kepatuhan wajib pajak merupakan suatu tindakan patuh dan sadar terhadap ketertiban pembayaran dan pelaporan kewajiban perpajakan masa dan tahunan dari wajib pajak yang berbentuk sekumpulan orang dan atau modal yang merupakan usaha sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa hampir semua Negara di dunia mengenakan pajak kepada warganya, kecuali beberapa Negara yang kaya akan sumber daya alam yang dijadikan sebagai sumber penerimaan utama Negara, tidak mengenakan pajak (pandiangan 2008:65). Bagi Indonesia , penerimaan pajak sangat besar peranannya dalam mengamankan anggaran Negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun. Kata kunci: modernisasi perpajakan dan kepatuhan wajib pajak