Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

19 hasil
Subjek: Loyalitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN PRODUK SIMPANAN TERHADAP LOYALITAS ANGGOTA PADA KSP KOPDIT ADIGUNA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan di era globalisasi yang saat ini adanya suatu pasar bebas yang menjadi salah satu peluang sekaligus ancaman yang di hadapi oleh masyarakat indonesia. Dengan adanya pasar bebas ini suatu perusahaan barang atau jasa di tuntut untuk bersaing dengan produk-produk lain yang ada di dalam ataupun di luar negeri. Sementara itu perusahaan melakukan berbagai cara untuk menghadapi perubahan, persaingan dan pencapaian tujuan. Salah satu badan usaha yang tidak lepas dari pasar bebas adalah koperasi.Dimana koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip. Koperasi sebagai unit usaha sudah selayaknya memperhatikan kepuasan anggota. Koperasi adalah organisasi masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan mengusahakan ekonomi ekonomi para anggotanya sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi sehingga anggota akan loyal pada koperasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kualitas layanan dan produk simpanan terhadap loyalitas anggota pada Ksp Kopdit Adiguna Kupang Menurut Subagyo (2014) berpendapat bahwa “Loyalitas anggota merupakan pembelian ulang sebuah merek secara konsisten oleh anggota”.Dalam jangka panjang, loyalitas anggota menjadi tujuan bagi perencanaan pasar strategik dijadikan dasar pengembangan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Loyalitas anggota akan menjadi kunci sukses, tidak hanya dalam jangka pendek, tetapi keunggulan bersaing yang berkelanjutan.Anggota yang loyal karena puas dan ingin meneruskan hubungan pembelian, loyalitas anggota merupakan ukuran kedekatan anggota pada sebuah merek, anggota menyukai merek, merek menjadi top of mind (merek pertama yang muncul) jika mengingat sebuah kategori produk, komitmen merek yang mendalam memaksa preferensi pilihan untuk melakukan pembelian. Kualitas layanan adalah tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan. Kualitas pelayanan ditentukan berdasarkan tingkat pentingnya pada dimensi dimensi pelayanan. Yang mempengaruhi kualitas layanan, yaitu layanan yang diharapkan konsumen dan layanan yang diterima atau dirasakanoleh konsumen atau hasil yang dirasakan.Apabila layanan yang dirasakan sesuai dengan yang diharapkan maka kualitas layanan dipersepsikan baik dan memuaskan.Jika layanan yang diterima melampaui harapan konsumen, maka kualitas pelayanan dipersepsikan sebagai kualitas yang ideal.Sebaliknya apabila layanan yang diterima lebih rendah daripada yang diharapkan, maka kualitas layanan dipersepsikan buruk.Dengan demikian baik tidaknya kualitas layanan tergantung pada kemampuan penyedia jasa dalam memenuhi harapan konsumen secara konsisten. Produk simpanan merupakan fokus utama dalam koperasi untuk memenuhi atau melebihi harapan anggota. Produk simpanan yang baik merupakan harapan anggota yang harus dipenuhi oleh koperasi. Produk mencerminkan kemampuan produk untuk menjalankan tugasnya yang mencakup daya tahan, kehandalan, kemajuan, kekuatan, kemudahan dalam pengemasan, dan reparasi produk dan ciri-ciri lainnya Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada KSP Kopdit Adiguna Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 98 orang responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat pengaruh Kualitas Layanan terhadap loyalitas anggota. Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t di ketahui variabel Kualitas Layanan(X1) memiliki nilai t hitung sebesar 5.359 dan nilai t tabel 1,985 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Karena t hitung 5.359 >1,985 maka dapat disimpulkan Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Anggota KSP Kopdit Adiguna Kupang. Di ketahui variabel Produk Simpanan (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 5.633dan nilai t tabel 1,985 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Karena nilai t hitung 5.633>1,985. Maka dapat disimpulkan bahwa produk simpanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas anggota pada KSP Kopdit Adiguna Kupang. Selain itu hasil analisis regresi juga menghasilkan persamaan Y= 9,269 + 0.629X1 + 0,921X2yang artinya terdapat hubungan positif variabel kualitas layanan dan Produk Simpanan Terhadap Loyalitas Anggota . Hasil Uji Koefisien Determinasi Menghasilkan Nilai R Square Sebesar 0.384. Artinya bahwa sebesar 38,4% variabel loyalitas anggota (Y) dapat dijelaskan oleh variabel kualitas layanan (X1), dan variabel Produk simpanan (X2) Sedangkan selisihnya 61,6% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PENGGUNA SEPEDA MOTOR DI KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Salah satu hal penting untuk mendapatkan konsumen yang loyalitas diperlukan strategi dan pelayanan yang baik yang dapat membuat konsumen merasa terpuaskan dan tetap setiap menggunakan produk tersebut serta harga yang wajar sehingga nantinya konsumen dapat mempercayai produk yang digunakan tersebut yang kemudian akan membentuk suatu loyalitas dari para konsumen. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh kepercayaan merek dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan pada pengguna sepeda motor di kota kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah kepercayaan merek,kepuasan konsumen,dan loyalitas pelanggan. Menurut Oliver 2013:99 menyatakan bahwa pelanggan adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk terpilih secara konsisten dimasa yang akan datang, meskipun pengaruh situasi dan usaha-usaha pemasaran mempunyai pontensi untuk menyebabkan perubahan perilaku. Menurut Maharani (2010:44-49),kepercayaan adalah keyakinan satu pihak pada reliabilitas,durabilitas,dan integritas pihak lain dalam relationship dan keyakinan bahwa tindakannya merupakan kepentingan yang paling baik dan akan menghasilkan hasil positif bagi pihak yang dipercaya. Menurut Kotler Dan Keller (2017:196) menyatakan bahwa kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara kinerja (hasil) produk yang diperkirakan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah pengguna sepeda motor di kota kupang yang berjumlah 100 orang. teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan spss. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriprif persentase diketahui bahwa kepercayaan merek pada pengguna sepeda motor berada dalam kategori tinggi, kepuasan konsumen berada dalam kategori tinggi, dan loyalitas pelanggan berada dalam kategori tinggi. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil uji regresi, diketahui bahwa variabel kepercayaan merek berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai t hitung t hitung = 4.072 lebih besar t tabel 1.66071 dan tingkat sig.=0.000. oleh karena nilai sig. <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel kepercayaan merek (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Y). Sedangkan kepuasan konsumen berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai t hitung = 7.521 lebih besar t tabel =1.66071 dan tingkat sig.=0.000. oleh karena itu nilai sig.< 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel kepuasan konsumen (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Kata Kunci : Kepercayaan Merek , Kepuasan Konsumen Dan Loyalitas Pelanggan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH HARGA, PROMOSI, DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN YANG MENGINAP DI HOTEL MATAHARI ATAMBUA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan dunia usaha dan persaingan bisnis yang semakin ketat dan kompetitif, menuntut dan menyadarkan para pelaku bisnis untuk mampu bersaing. Sistem persaingan tersebut dapat mempengaruhi perkembangan atau tidaknya suatu bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh harga terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua; 2) mengetahui pengaruh periklanan terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua; 3) mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua. Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan sebagai alat tukar untuk memperoleh sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya. Dalam hubungannya dengan loyalitas pelanggan terutama pada jasa perhotelan kesesuaian harga yang diukur melalui tingkat harga, potongan harga dan metode pembayaran dapat mempengaruhi keinginan konsumen untuk menginap. Ketika harga yang ditawarkan pihak hotel terus sesuai dengan kriteria harga yang mereka inginkan maka akan membuat mereka kambali untuk menginap sehingga akan meningkatkan loyalitas mereka terhadap hotel. Iklan yang diberikan melalui informasi tentang keunggulan atau keuntungan advertising dan public relation dapat mempengaruhi loyalitas konsumen terhadap suatu produk. Dalam kaitannya dengan loyalitas pelanggan dalam sangat erat karena ketika promosi-promosi yang dilakukan selalu efektif dalam menarik minat pelanggan maka dapat mempengaruhi keinginan mereka untuk membeli kembali produk dan jasa yang ditawarkan, maka hal tersebut dapat meningkatkan loyalitas mereka terhadap perusahaan. Kualitas pelayanan adalah sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan para pelanggan atas layanan yang mereka terima. Kualitas pelayanan dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi para pelanggan atas layanan yang benar-benar mereka terima. Kaitannya dengan loyalitas pelanggan dalam bidang perhotelan ketika hotel memberikan kualitas pelayanan yang baik dan dapat memuaskan keinginan dari pelanggan, maka hal tersebut akan mempengaruhi keinginan pelanggan tersebut untuk kembali menginap dan menggunakan jasa dari hotel tersebut yang akan berdampak terhadap loyalitas pelanggan dari hotel tersebut. Loyalitas konsumen merupakan komitmen konsumen untuk bertahan secara mendalam dengan tujuan untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk atau jasa terpilih secara konsisten dimasa yang akan datang, meskipun pengaruh situasi dan usaha-usaha pemasaran mempunyai potensi untuk menyebabkan perubahan perilaku. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna jasa Hotel Matahari Atambua sejak tahun 2018 hingga bulan Juli 2022 yakni sebanyak 4.890 orang. Sedangkan teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Rao Purba. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang. Kemudian data responden dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, Uji t dan Uji F yang dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 26.0. Dari hasil analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa, variabel harga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 72,66, variabel periklanan berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 73,67, variabel kualitas pelayanan juga berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 68,88, dan variabel loyalitas konsumen berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 84,96. Hasil analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta b sebesar 9.173. Hasil Uji t menunjukkan bahwa harga berpebgaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 2.762 > nilai t-tabel 1,985,); periklanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 2.278 > nilai t-tabel 1,985); kualiitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 4.048 > nilai t-tabel 1,985). Sedangkan hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan harga, promosi dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua dengan nilai (F-hitung 6,969 > F-tabel 2,698)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KOMITMEN PELANGGAN DAN KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (Studi Kasus Pada Hotel Le-Detadu)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hotel harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat, supaya dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Untuk dapat bertahan, berkembangakan dan mendapatkan laba semaksimal mungkin, Hotel harus mampu mengetahui apa yang diharapkan pelanggannya karena banyak faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Mempertahankan loyalitas pelanggan (costumer loyalty) merupakan hal yang sangat diperlukan bagi Hotel dimasa mendatang. Sejalan dengan penelitian terdahulu Abror(2020) yaitu dimana pelanggan akan selalu setia pada Hotel karena merupakan hasil dari keyakinan pelanggan bahwa mereka menerima nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang sudah disediakan pada Hotel lain. Penelitian ini dilakukan pada pelanggan Hotel Le-Detadu Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kualitas layanan terhadapterhadap loyalitas pelanggan, pengaruh komitmen pelangganterhadap loyalitas pelanggan dan pengaruh kepercayaan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan Hotel Le-Detadu Kupang. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan alat bantu berupa kuesioner terhadap 74 responden dengan teknik purpossive sampling, yang bertujuan untuk mengetahui persepsi responden terhadap masing-masing variabel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah koesioner. Teknik Analisis yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda, dan untuk menguji hipotesis menggunakan uji t,uji F dan koefisien determinasi. Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis linear berganda Y=a+b1X1+b2X2+b3X3+e Dari hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa variabel kualitas layanan, komitmen pelanggan dan kepercayaan pelanggan, semuanya berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan. Dari uji t diperoleh hasil kualitas layanan, komitmen pelanggan dan kepercayaan pelanggan, semuanya berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Dari uji F diperoleh hasil kualitas layanan, komitmen pelanggan dan kepercayaan pelanggan, semuanya berpengaruh signifikan secara simultan terhadap loyalitas pelanggan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN TIKET PESAWAT SECARA ONLINE DI KOTA KUPANG. (Studi kasus pada konsumen pembelian tiket online )

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARA DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN TIKET PESAWAT SECARA ONLINE DI KOTA KUPANG. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “pengaruh strategi komunikasi pemasaran dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online di kota kupang “ jenis penelitian ini adalah berjenis deskriptif kuantitatif. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam membeli tiket pesawat secara online yakni strategi komunikasi pemasaran dan kepuasan pelanggan. Tiket pesawat dapat berjalan dengan baik apabila di bantu atau didukung oleh strategi komunikasi pemasaran dan kepuasan pelanggan yang baik agar dapat mencapai kepuasan kerja yang efesien. Kepemimpinan merupakan tulang punggung organisasi karena tampa kepemimpinan yang baik akan sulit untuk mencapai tujuan organisasi. Strategi komunikasi pemasaran adalah alat untuk mencapai tujuan dalam memberikan informasi, mempengaruhi, promosi suatu kegiatan pemasaran agar tercapainya keberhasilan perusahaan. Sedangkan Menurut Kotler dan Keller (2012:476), komunikasi pemasaran adalah sarana yang digunakan perusahaan dalam upaya untuk menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang mereka jual. Tujuan penelitian untuk penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah Untuk mengetahui pengaruh strategi komunikasi pemasaran terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online, Untuk mengetahui pengaruh strategi komunikasi pemasaran terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online. penelitian ini merupakan deskripsif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah semua masayarakat kota kupang yang berjumlah 100 0rang. Tenik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara online pada responden, kemudian data dianalisis mengunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS. Strategi komunikasi pemasaran, kepuasan pelanggan dan terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online di kota kupang dan pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis mengunakan regresi linear berganda dengan hipotesis pertama diketahui bawah variable strategi komunikasi pemasaran dan loyalitas pelanggan memiliki nilai signifikan sebesar0,000. Karena t hitung > dari t tabel dan tingkat signifika < 0,05 maka dapat disimpulkan startegi komunikasi pemasaran berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Maka Ha diterima Ho ditolak. Dengan demikian hipotesis penelitian terbukti kebenarannya. Berdasarkan hasil uji t tabel pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa nilai t hitung sebesar 3,034 dan nilai t tabel 1.98397 dengan tingka t signifikan sebesar 0,05 karena nilai t hitung > dari nilai t tabel dan tingkat signifikan > 0,05 yaitu 0,02. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, kepuasan pelanggan tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanngan. Dengan demikian hipotesis tidak terbukti kebenarannya. Strategi komunikasi pemasaran tidak memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online di kota kupang serta kepuasan pelanggan tidak memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online di kota kupang. Kata kunci : Strategi komunikasi pemasaran, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Citra Merek dan Harga Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Sabun Pembersih Wajah Garnier (Studi Pada Konsumen di Kota Kupang)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Citra Merek dan Harga Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Sabun Pembersih Wajah Garnier(Studi pada Konsumen di Kota Kupang) , Skripsi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek dan harga terhadap loyalitas konsumen pada sabun pembersih wajah garnier, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Konsumen di Kota Kupang yang menggunakan produk garnier. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Berdasarkan persamaan regresi linear berganda:Y= 7,500 + 0,394 + 0,470 + e. Diketahui bahwa nilai konstan a sebesar 7,500 sedangkan koefisien b1 adalah 0,394 dan b2 adalah 0,470. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstanta 7,500 artinya jika nilai Citra merek (X1) dan Harga (X2) sama dengan nol, loyalitas konsumen (Y) memiliki nilai sebesar 0,470. Sedangkan koefisien regresi (b1 )sebesar 0,394 artinya jika Citra Merek (X1) Mengalami kenaikan sebesar satu satuan dengan syarat variabel lainnya konstan, maka Loyalitas konsumen (Y) akan meningkat sebesar 0,394.Dimana koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara Citra merek (X1) dan Loyalitas konsumen (Y). Dan koefisien regresi (b2 ) sebesar 0,470 artinya jika Harga (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan dengan syarat variabel lain konstan, maka Loyalitas Konsumen (Y) akan meningkat sebesar 0,470. Dimana koefisien regresi bernilai positif artinya terdapat pengaruh positif antara harga (X2) dengan Loyalitas konsumen (Y). Berdasarkan landasan teori dan dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa citra merek dan harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen sabun pembersih wajah garnier di Kota Kupang. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara parsial citra merek dan harga berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas konsumen. dan juga hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara Simultan citra merek dan harga berpengaruh secara bersama-sama terhadap loyalitas konsumen pada sabun pembersih wajah garnier di Kota Kupang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH WORD OF MOUTH, KEPUASAN, DAN KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN YANG BERBELANJA DI LAZADA (STUDI KASUS MASYARAKAT KOTA KUPANG)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Bentuk komunikasi yang saat ini banyak mempengaruhi lingkungan pemasaran adalah word of mout, dimana bentuk komunikasi ini murni mengandalkan kemampuan konsumen dalam mendengar dan menyampaikan pesan atau berita melalui percakapan. Selain itu, kepuasan pelanggan juga sangat mempengaruhi loyalitas konsumen, dimana dapat menciptakan atau citra merek yang tinggi. Kemudian, dalam konteks e-commerce kepercayaan pelanggan menjadi aspek penting dalam mendukung jalanya kegiatan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh word of mouth terhadap loyalitas pelanggan yang berbelanja di lazada; (2) mengetahui pengaruh kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan yang berbelanja di lazada; dan (3) mengetahui pengaruh kepercayaan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan yang berbelanja di lazada. Word Of Mouth (komunikasi antara mulut ke mulut) adalah proses yang sangat berpengaruh dalam kegiatan pemasaran berfungsi untuk dapat memuaskan produk barang yang diinginkan setiap konsumen. Kepuasan dalam hal ini adalah bersangkutan dengan kepuasan setiap konsumenn terhadap minat beli ulang barang yang menjadi keinginan konsumen.konsumen merasa barang yang dipesan berkualiats untuk dipakai. Kepercayaan adalah kendala dimana konsumen tetap kembali percaya kepada perusahaan mengenai barang yang diinginkan. Loyalitas pelanggan adalah setiap barang yang dipesan mampu memuaskan konsumen akan merasa tetap loyal terhadap barang tersebut dan kembali memesan kembali barang yang diinginkan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kota Kupang yang pernah memutuskan untuk membeli produk secara online di e-commerse lazada yang jumlahnya 96 responden yang pernah memutuskan untuk berbelanja di lazada. Pengumpulan data yang dalam penelitian ini adalah dengan cara penyebaran kuesioner/angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) word of mouth berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan perbandingan nilai t-hitung dan nilai t-tabel (4,327 > 1,986) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; (2) kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan perbandingan nilai t-hitung dan nilai t-tabel (2,864 > 1,986) dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05; (3) kepercayaan pelanggan juga berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan perbandingan nilai t-hitung dan nilai t-tabel (4,145 > 1,986) dan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Word of mouth berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan nilai t-hitung (4,327) yang mana nilai tersebut lebih besar daripada nilai t-tabel (1,986). Sedangkan nilai signifikansinya adalah sebesar 0,000 < 0,05. Kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan nilai t-hitung (2,864) yang mana nilai tersebut lebih besar daripada nilai t-tabel (1,986). Sedangkan nilai signifikansinya adalah sebesar 0,001 < 0,05. Kepercayaan pelanggan juga berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara parsial dengan nilai t-hitung (4,145) yang mana nilai tersebut juga lebih besar daripada nilai t-tabel (1,986). Sedangkan nilai signifikansinya adalah sebesar 0,003 < 0,05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH LOYALITAS KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.PLN (PERSERO) UNIT INDUK WILAYAH NTT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kinerja berasal dari kata prestasi kerja (performance). Sebagaimana dikemukakan oleh Mangkunegara (2015:32) bahwa istilah kinerja berasal dari kata job performance atau actual performance (prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseorang) yaitu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Sastrohadiwiryo (2013:43) bahwa kinerja tergantung pada kemampuan pembawaan (ability), kemampuan yang dapat dikembangkan (capacity), bantuan untuk terwujudnya performance (help), insentif materi maupun non materi (incentive), lingkungan (environment), dan evaluasi (evaluation). Kinerja dipengaruhi oleh kualitas fisik individu (ketrampilan dan kemampuan, pendidikan dan keserasian), lingkungan (termasuk insentif dan non insentif) dan teknologi. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini Peneliti akan membahas Loyalitas kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (persero) Unit Induk Wilayah NTT..Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. PLN (persero) Unit Induk Wilayah NTT berjumlah 105 orang dan dilakukan penentuan sampel menunggunkan rumus slovin maka penelitian ini berjumlah 83 orang. Teknik pengumpulan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini mengetahui pengaruh Loyalitas Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan dan Uji Kooefesien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, Peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara Loyalitas Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT dan Kepuasan kerja berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah xv NTT . secara simultan Loyalitas Kerja, dan Kepuasan kerja terdapat pengaruh secara Bersama-sama secar signifikan terhadap Kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar -4,278, Sedangkan Kooefeisen regresi b1 =0,442, b2 =1,008. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda memperlihatkan pengaruh Loyalitas Kerja (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) terhahap Kinerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= -4,278+ 0,442 X1 + 1,008 X2. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada Loyalitas Kerja (X1) Kinerja Karyawan (Y). Diketahui variabel Loyalitas Kerja (X1) di temukan t hitung = 6.404 lebih besar dari t tabel = 1,671 dan tingkat signifikan = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 terbukti bahwa T hitung > T table artinya Ho ditolak dan Ha diterima Maka dapat disimpulkan bahwa Loyalitas Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Berikut Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Kepuasan Kerja (X2) dan Kinerja Karyawan (Y) diketahui bahwa variabel Kepuasan Kerja Karyawan (X2) ditemukan t hitung = 14,534 lebih besar dari t tabel = 1,671 dan tingkat sig = 0,000. Maka terbukti bahawa T hitung > T tabel. Artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Untuk hasil Uji F didapati F hitung = 2585,338 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 maka H0 ( b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima artinya variabel Loyalitas Kerja (X1) dan Variabel Kepuasan Kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji kofesien determinasi (R2) adalah 0,985 atau 98,6%. Hal ini berarti besar pengaruhnya Loyalitas Kerja dan kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan adalah 98,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 0,015% disebabkan oleh faktor lain.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN LOYALITAS TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DIPUSKESMAS KAPAN KECAMATAN MOLLO UTARA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN LOYALITAS TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DIPUSKESMAS KAPAN KECAMATAN MOLLO UTARA Salah satu hal penting untuk mendapatkan konsumen yang loyalitas diperlukan strategi dan pelayanan yang baikyang membuat konsumenn merasa terpuaskan dan tetap setia menggunakan produk tersebut serta harga yang wajar sehingga nantinya konsumen dapat mempercayai produk yang digunakan tersebut yang kemudian akan membuat suatu loyalitas dari para konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan loyalitas terhadap kepuasan pasien rawat inap dipuskesmas kapan. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah kualitas pelayanan, loyalitas, dan kepuasan pasien. Menurut (Spillane &Hafid, 2015) menyatakan bahwa kepuasan adalah suatu keadaan di mana keinginan dan harapan pelanggan atau pasien dipenuhi. Suatu pelayanan akan dinilai memuaskan apabila pelayanan dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Menurut Tjiptono (2014) menyatakan bahwa pasien merupakan konsumen yang penting dan untuk menjamin kepuasan pasien maka sangat perlu adanya pelayanan yang berkualitas tinggi sesuai dengan keinginan pasien. Menurut Tjiptono dan Chandra (2012 ;77) menyatakan bahwa kualitas pelayanan adalah suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan, baik buruknya kualitas pelayanan tergantung pada kemampuan penyedia jasa memenuhi harapan pelanggan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah pengaruh kualitas pelayanan dan loyalitas terhadap kepuasan pasien rawat inap dipuskesmas kapan yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji regresi linear berganda Uji t dan Uji F yang dilakukan dengan menggunakan program spss. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif persentase diketahui bahwa kualitas pelayanan pada kepuasan pasien rawat inap berada pada kategori tertinggi dengan nilai rata-rata 91,88 dan loyalitas berada pada kategori tertinggi dengan nilai rata-rata 81,67 dan kepuasan pasien berada pada kategori tertinggi dengan nilai rata-rata 92,06.indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil uji analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstantan b sebesar 0,420 Hasil Uji t menunjukan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (t-hitung 4.002>nilai t-tabel 2,05183);loyalitas berpengaruh terhadap kepuasan pasien (t-hitung 0,243>nilai t-tabel 2,389);kualitas pelayanan berpengasruh signifikan terhadap kepuasan pasien (t-hitung 4,002 >nilai t-tabel 2,05183). Sedangkan hasil uji F menunjukan bahwa secara simultan kualitas pelayanan,dan loyalitas berpengaruh terhadap kepuasan pasien rawat inap dipuskesmas kapan kecamatan mollo utara dengan nilai F-hitung 23,718>F-tabel=0,35 Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Loyalitas, Kepuasan Pasien Rawat Inap

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LOYALITAS DAN HARGA DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA DEALER MOTOR HONDA NSS DI KOTA KUPANG (Pada Dealer Honda PT Nusantara Surya Sakti)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LOYALITAS DAN HARGA DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA DEALER MOTOR HONDA NSS DI KOTA KUPANG (KASUS PADA DEALER HONDA PT NUSANTARA SURYA SAKTI) Kemajuan dan perkembangan teknologi ini menimbulkan banyaknya produk yang bervariasi. Hal ini dikarenakan oleh munculnya banyak perusahaan￾perusahaan yang menghasilkan barang-barang yang beranekaragam, baik berupa merek, kualitas, harga dan faktor-faktor lain yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih produk yang diinginkan perusahaan-perusahaan yang memproduksi serta menjual produk yang sama. Perusahaan dalam menghadapi persaingan yang begitu ketat di pasaran perlu memperhatikan banyak hal, seperti mempelajari perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembeliannya. Keputusan pembelian menurutn, sehingga menyebabkan terjadinya persaingan yang begitu ketat di antara perusahaan-perusahaan yang memproduksi serta menjual produk yang sama. Perusahaan dalam menghadapi persaingan yang begitu ketat di pasaran perlu memperhatikan banyak hal, seperti mempelajari perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembeliannya. Perusahaan biasanya sangat berhati-hati sekali mengambil kebijakan dalam penetapan harga jual produk, karena strategi penetapan tingkat harga produk sangat mempengaruhi konsumen dalam menentukan keputusan pembelian. Oleh sebab itu, kepuasan konsumen akan disertai dengan loyalitas pelanggan dengan penetapan harga yang sesuai kondisi pasar pada saat itu. Imbalan dari loyalitas bersifat jangka panjang dan kumulatif , yaitu semakin lama loyalitas seorang konsumen, semakin besar laba yang dapat d iperoleh perusahaan dari konsumen. Di Kota Kupang terdapat banyak dealer motor, yang menjual berbagai macam merek sepeda motor. Merek sepeda motor yang memiliki segmentasi pasar yang luas adalah merek Honda. Guna menunjang kebutuhan serta kepuasan pelanggan sepeda motor Honda, saat ini mengalami penurunan penjualan yang mengikuti tren penurunan penjualan pada seluruh merk kendaraan bermotor, Tahun 2013 penjualan merek Honda kembali mengalami peningkatan jumlah penjualan. Loyalitas adalah pemilihan secara optimum penempatan mesin-mesin, peralatan-peralatan produksi, tempat kerja, tempat penyimpanan dan fasilitas service, bersama-sama dengan penentuan bentuk gudang perusahaannya.Harga merupakan satu-satunya unsur marketing mix yang menghasilkan penerimaan penjualan, sedangkan unsur lainnya hanya unsur biaya saja. Walaupun penetapan harga merupakan persoalan penting, masih banyak perusahaan yang kurang sempurna dalam menangani permasalahan penetapan harga tersebut. Karena menghasilkan penerimaan penjualan, maka harga mempengaruhi tingkat penjualan, tingkat keuntungan, serta share pasar yang dapat dicapai oleh perusahaan.Penjualan merupakan tujuan utama dilakukannya kegiatan perusahaan. Perusahaan dalam menghasilkan barang atau jasa, mempunyai tujuan akhir yaitu menjual barang atau jasa tersebut kapada masyarakat. Oleh karena itu, penjualan memegang peran penting bagi perusahaan agar produk yang dihasilkan oleh perusahaan dapat terjual dan memberikan penghasilan bagi perusahaan. Penjualan yang dilakukan oleh perusahaan bertujuan untuk menjual barang atau jasa yang diperlukan sebagai sumber pendapatan untuk menutup semua ongkos guna memperoleh laba. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai loyalitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi bukan hanya orang, tetapi juga obyek dan benda-benda alam yang lain. Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek atau subyek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik atau sifat yang dimiliki oleh obyek atau subyek tersebut. Dalam penelitian ini populasi yang dipilih peneliti adalah pelanggan yang membeli motor Honda pada PT. Nusantara surya sakti kota Kupang.Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi yaitu pelanggan yang membeli motor Honda Nss pada PT. Nusantara surya sakti kota kupang. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi dalam penelitian ini adalah pihak-pihak yang terlibat dalam meningkatkan harga sepeda motor honda data yang diperoleh dari penelitian ini adalah jumblah pegawai yang bekerja pada PT Dealer motor honda NSS yang menjadi objek penelitian ini adalah pegawai yang bekerja dalam PT motor honda surya sakti sebanyak 30 orang. xvi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH DIGITAL MARKETING DAN CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN ( STUDI PADA CV. SINAR BINTANG ABADI KOTA RUTENG )

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu hal yang penting yang harus dimiliki oleh perusahaan adalah Digital marketing suatu perusahaan dapat bertahan jika kegiatan marketing didukung oleh loyalitas konsumen. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas konsumen adalah dengan cara memperhatikan digital marketing dan customer relationship marketing. Digital marketing dan customer relationship marketing merupakan hal penting yang mendorong konsumen untuk membeli produk yang di jual. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemukan dilokasi penelitian yaitu apakah digital marketing berpengaruh terhadap loyalitas konsuemn dan apakah customer relationship marleting berpengaruh terhadap loayalitas konsumen. Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui pengaruh digital marketing terhadap loyalitas konsumen. Penelitian berikut merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sampel yang digunakan pada penelitian berjumlah 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument penelitian yaitu kuisioner yang diberikan kepada Cv. Sinar Bintang Abadi Kota Ruteng. Metode analisis yang dipakai ialah analisis regresi linear, korelasi, koefisien determinasi, uji t, serte uji F. hasil penelitian secara simultan variabel independen yaitu Digital marketing bepengaruh terhadap loyalitas konsumen, secara parsial membuktikan mempunyai pengaruh positif terhadap loyalitas konsumen pemasasran hubungan dengan pelanggan mempunyai pengaruh positif terhadap loyalitas konsumen. Diketahui nilai uji ANOVA atau Ftest, dengan Fount 6,640 dan memiliki tingkat signifikan 0,002, disimpulkan bahwa digital marketing (X1), Customer relationship marketing (X2) secara bersama sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (Y) pada Cv. Sinar Bintang Abadi Kota Ruteng

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KINERJA KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA TRAC ASTRA RENT A CAR DI KOTA KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KINERJA KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA TRAC RENT A CAR DI KOTA KUPANG Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kinerja karyawan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan pada Trac Astra Rent A Car Di Kota Kupang. Latar belakang dari penelitian ini adalah berdasarkan survei yang dilakukan oleh peneliti bahwa kinerja dari para karyawan Trac Astra Rent A Car di Kota Kupang ini sudah baik. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik Kuesioner.populasi didalam penelitian ini adalah semua konsumen Trac Astra Rent A Car di Kota Kupang dengan jumlah konsumen sebanyak 89 konsumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana yaitu untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel kinerja karyawan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Hasil dari penelitian ini adalah hasil perhitungan dari uji regresi sederhana model I adalah bahwa variabel kinerja karyawan terhadap kepuasan pelanggan dalam penelitian ini dimana nilai signifikan dari kinerja karyawan sebesar 0.000<0.005 yang artinya bahwa kinerja karyawan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Berdasarkan nilai Adjusted R Square sebesar 0.221 atau 22.1% artinya pengaruh variabel kinerja karyawan memiliki hubungan yang kuat terhadap kepuasan pelanggan sebesar 77.9% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Dari hasil perhitungan uji regresi sederhana model II adalah bahwa kinerja karyawan terhadap loyalitas pelanggan dalam penelitian ini dimanan nilai signifikan untuk variabel kinerja karyawan sebesar 0.000 < 0.005 yang artinya bahwa kinerja karyawan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan. Berdasarkan nilai Adjusted R Square sebesar 0.121 atau 12.1% artinya pengaruh variabel kinerja karyawan memiliki hubungan yang kuat terhadap loyalitas pelanggan sebesar 87.9% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kinerja Karyawan, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Konsumen

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Service Performance Dan Kepuasan Terhadap Loyalitas Konsumen Pada PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTARAK ANALISIS PENGARUHSERVICE PERFOMANCE DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN (Studi Kasus Pada Konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa) Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk mengetahui apakah service performance/kinerja pelayanan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang, Untuk mengetahui apakah kepuasan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang. Dengan latar belakang penelitian ini adalah Perkembangan bisnis pada sektor perusahaan pada saat ini sangat ketat, dengan persaingan yang ketat tersebut setiap bank harus berlomba-lomba untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen, baik secara kualitas maupun secara kuantitas, secara kuantitas tertuju pada kepuasan konsumen, sedangkan kuantitas yaitu dengan perusahaan menambah jumlah produk yang diinginkan konsumen agar dapat menciptakan kepuasan sehingga akan terbentuk loyalitas konsumen. Adapun salah satu strategi yang dapat menunjang keberhasilan bisnis pada usaha menawarkan kualitas jasa dengan kualitas pelayanan yang tinggi yang terlihat dari pelayanan yang diberikan. Menurut hasil Survei McKinsey (Marketing Research Indonesia,2005) tentang personal financial service mengindikasikan bahwa perilaku konsumen di indonesia makin tak mudah di tebak. Mereka sangat puas dengan layanan yang diterimanya, tapi mereka tetap mau pindah ke perusahaan lain perusahaan lain memberikan service performance yang melebihi harapannya terlebih apabila pelanggan tersebut berada pada kelas ekonomi papan atas yang semakin potensial. Dengan deregulasi tersebut, untuk pertama kalinya Pemerintah memandang perlumenciptakan iklim persaingan perbankan melaluimekanisme pasar, guna mendorong pengerahan danamelalui perluasan jaringan kelembagaan. Meningkatnya persaingan dan cepatnya deregulasi yang telah mengarahkan bisnis jasa dari perusahaan mencari cara yang menguntungkan untuk mendiferensiasikan diri mereka terhadap pesaing. Salah satu strategi yang dapat menunjang keberhasilan bisnis dalam sektorperbankan adalah berusaha menawarkan kualitas jasadengan kualitas pelayanan tinggi yang nampak dalam kinerja/performa dari layanan yang ada. Fenomena yang ada telah mampu menggeser kepuasan menjadi variabel yang bias dalam bisnis. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Schnaars dalam Tjiptono (2000), bahwa terdapat empat kemungkinan hubungan antara kepuasan dan loyalitas pelanggan yaitu : failures, forced loyalty, defectors, dan successes.Hasil penelitian adalah Hasil perhitungan ini menyimpulkan bahwa analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui variabel Service Performance (X1) diperoleh koefisien sebesar 0.005 t hitung 3.103 dan niali signifikan 0,002 yang berarti jika variabel service performance sesuai dengan harapan maka akan meningkatkan loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang sebesar 0,005 satuan. Dengan kata lain tingkat pendidikan akan sesuai dengan produktivitas kerj karyawan. Ini dibuktikan dengan t-hitung > t- tabel (3.104 > 1.676) hal ini menunjukan bahwa hipotesis dari Ho ditolak maka membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan yaitu service performance terhadap dan Hasil perhitungan ini menyimpulkan bahwa analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui variabel kepuasan (X2) diperoleh koefisien sebesar 0.560, t hitung 1.415 dan niali signifikan 0.005 yang berarti jika variabel kepuasan sesuai harapan maka akan meningkatkan loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang. sebesar 0.005 satuan. Dengan kata lain kepuasan akan meningkat sejalan dengan loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa kepuasan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang. Ini dibuktikan dengan dengan t hitung < t tabel (0.413< 1.676) yang berarti t hitung pada variabel kepuasan adalah lebih kecil dari t tabel hal ini menunjukan bahwa hipotesis dari Ho1 diterima maka ini membuktikan bahwa ada pengaruh kepuasan terhadap loyalitas konsumen PT Timur Prima Lestari Sentosa Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HUBUNGAN SIKAP KERJA DAN LOYALITAS PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA MEDIS PADA PUSKESMAS TARUS KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Manajemen sumber daya manusia merupakan tatanan yang menghimpun berbagai upaya perencanaan, pendidikan, dan pelatihan, serta pendayagunaan tenaga kesehatan secara terpadu dan saling mendukung guna mencapai derajat kesehatan masyarakat setinggih-tinggihnya Era globalisasi berpengaruh terhadap berbagai bidang dan organisasi manapun yang semakin meningkatnya persaingan baik antar organisasi yang sejenis maupun bukan, antar individu dalam organisasi itu sendiri memiliki aspek yang positif dan negatif. Salah satu aspek positif tersebut yaitu organisasi atau bahkan individu dalam organisasi semakin dituntut untuk meningkatkan kinerjanya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja seseorang adalah faktor loyalitas kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab tiga persoalan yaitu Untuk menganalisis hubungan antara sikap kerja dengan kinerja tenaga medis dan untuk menganalisis hubungan antara hubungan loyalitas pegawai dengan kinerja tenaga medis dan untuk menganalisis hubungan antara sikap kerja dengan loyalitas pegawai. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga medis pada puskesmas tarus berjumlah 66 orang sehingga ditarik jumlah sampel dari penelitian ini dengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 39 orang sebagai responden. Sedangkan di dalam pembahasannya menggunakan alat analisis korelasi. Berdasarkan tabel 4.17 terlihat dari hasil uji korelasi tersebut,diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) sikap kerja dan kinerja tenaga medis adalah sebesar 0,039 0.05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan dan nilai pearson correlationsebesar 0,593,Berdasarkan tabel 4.18 terlihat dari hasil uji korelasi tersebut,diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) loyalitas pegawai dan kinerja xvi tenaga medis adalah sebesar 0,039 0.05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan dan nilai pearson correlationsebesar 0,659 Berdasarkan tabel 4.19 terlihat dari hasil uji korelasi tersebut,diketahui nilai signifikansi sig.(2-tailed) loyalitas pegawai dan kinerja tenaga medis adalah sebesar 0,039 0.05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan dan nilai pearson correlationsebesar 0,685.Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan yang positif antara sikap kerja dengan kinerja tenaga medis pada Puskesmas Tarus, dan ada hubungan yang positif antara loyaalitas pegawai dengan kinerja tenaga medis pada Puskesmas Tarus, dan ada hubungan yang positif antara sikap kerja dengan loyalitas pegawai pada Puskesmas Tarus.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Hubungan Keterampilan Kerja, Loyalitas Kerja Dan Prestasi Kerja Karyawan Pada PT. Sapta Sari Tama Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perusahaan yakni keterampilan kerja dan loyalitas kerja. Perusahaan dapat berjalan dengan baik apabila dibantu atau didukung oleh keterampilan dan loyalitas kerja yang baik agar dapat mencapai prestasi kerja yang efesien. Keterampilan merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap karyawan karena kecakapan, kemampuan seorang karyawan dapat meyelesaikan pekerjaannya maupun tugas yang diberikan perusahaan. Loyalitasi kerja merupakan salah satu faktor mempengaruhi pegawai perusahaan serta untuk mencapai tujuan.Loyalitas kerja karywan juga sangat berperan penting dalam perusahaan agar dapatmencapai tujuan perusahaan serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan perusahaan selama orang masih berstatus sebagai karyawan. Selain itu prestasi kerja juga perlu diperhatikan karena untuk mencapai hasil kerja yang efisien karyawan juga membutuhkan dukungan dari para anggota agar mencapai hasil yang tujuan yang ditargetkan perusahaan. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan antara keterampilan kerja, loyalitas kerja, prestasi kerja serta untuk mengetahui hubungan antara. keterampilan kerja dan loyalitas kerja tehadap prestasi kerja pada PT. Sapta sari tama kupang. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang yang berjumlah 20 orang karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesoner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang mmenggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa keterampilan kerja,loyalitas kerja dan prestasi kerja karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang berada dalam kategori baik. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi rank spearman diketahui bahwa keterampilan kerja dan prestasi kerja karyawan mempunyai hubungan positif dengan keterampilan kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.21 dan corelation coffcient sebesar 1.000 dan loyalitas kerja mempunyai hubungan positif dengan prestasi kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.001 dan corelation coffcient sebesar 0.665.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PELATIHAN KERJA DAN LOYALITAS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERSASI KREDIT SWASTI SARI DI KOTA KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia pada perusahaan perlu dikelola secara profesional agar terwujud suatu keseimbangan antara kebutuhan karyawan dengan tuntutan dan kemampuan organsiasi perusahaan. Karyawan merupakan aset untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan perusahaan oleh karena itu diperlukan karyawan yang terampil, cekatan dan mempunyai kemampuan yang memadai dalam melaksanakan pekerjaannya dalam memperoleh karyawan yang berkinerja baik perusahaan harus mengadakan pelaksanaan pelatihan yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam bekerja dan juga diperlukan pegawai yang mempunyai loyalitas tinggi. Pelatihan kerja dan loyalitas kerja ini yang nantinya akan mempengaruhi kinerja sebuah organisasi atau perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada karyawan Koperasi Kredit Swasti Sari Kota Kupang yang berjudul “Analisis Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Loyalitas Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Kredit Swasti Sari Di Kota Kupang”. Yang bertujuan untuk Untuk Mengetahui Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Kredit Swasti Sari di Kota Kupang dan untuk Mengetahui Pengaruh Loyalitas kerja Terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Kredit Swasti Sari di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel berjumlah 65 orang responden Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner dan juga menggunakan bantuan program aplikasi SPSS 22.0 for windows. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t untuk mengetahui pengaruh variabel independen secacara parsial terhadap variabel variabel dependen dengan membandingkan nilai hitung t dengan tabel dan uji f digunakan untuk menguji variabel independen secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel dependen untuk melihat pengaruh secara parsial. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa pelatihan kerja dan loyalitas kerja karyawan berpengaruh positif terhadap kinerja dengan persamaan regresi Y = 11.168 + 0,233 + 0,551 + e. dari perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa variabel pelatihan kerja menunujkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan Koperasi Swastisari Kupang. dengan nilai signifikansi sebesar 0,037. Dan variabel loyalitas kerja menunujkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan Koperasi Swasti Sari Kupang dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil peniltian uji f menunjukan bahwa terdapat pengaruh secara simultan dan signifikan antara variabel pelatihan kerja dan loyalitas kerja terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikan sebesar 0,000.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DAN STRES KERJA DENGAN LOYALITAS KARYAWAN DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA BELLA VITA HOTEL KOTA KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap karyawan adalah loyalitas. Suatu perusahaan dapat bertahan jika dalam segala kegiatan didukung oleh loyalitas dari para karyawan. Salah satu cara untuk meningkatkan loyalitas kerja adalah dengan memperhatikan kualitas lingkungan kerja karyawan. Lingkungan kerja merupakan salah satu komponen penting untuk menumbuhkan kenyamanan karyawan di tempat kerja. Selain itu, stres kerja juga perlu diperlihatkan karena stres yang berlebihan dari para karyawan akan membuat situasi dan lingkungan kerja suatu perusahaan akan menjadi lebih buruk, terutama saat pandemi covid-19 saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana lingkungan kerja, stres kerja, dan loyalitas karyawan serta bagaimana hubungan antara lingkungan kerja dengan loyalitas kerja dan hubungan stres kerja dengan loyalitas karyawan pada Bella Vita Hotel Kupang, karena peneliti menemukan bahwa terdapat kenaikan tingkat absensi karyawan saat jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Kupang semakin banyak. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah lingkungan kerja, stres kerja, dan loyalitas karyawan. Menurut Saydam (2009:385) loyalitas adalah tekad dan kesanggupan menaati, melaksanakan,, dan mengamalkan sesuatu yang dipatuhi dengan kesadaran dan tanggung jawab. Tekad dan kesanggupan harus dibuktikan dalam sikap dan tingkah laku sehari-hari serta pembuatan tugas. Nitisemito (2009) menyatakan lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar pekerjaan dan dapat mempengaruhi seorang karyawan dalam menjalankan tugas tugas yang dibebabnkan kepadanya. Menurut Mangkunegara (2013:87) stres kerja adalah perasaan tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaan. Stres tidak timbul begitu saja namun sebab–sebab stres timbul umumnya diikuti oleh faktor peristiwa yang mempengaruhi kejiwaan seseorang, dan peristiwa itu terjadi di luar dari kemampuannya sehingga kondisi tersebut telah menekan jiwanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada Bella Vita Hotel yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa lingkungan kerja pada Bella Vita Hotel Kupang berada dalam kategori sangat baik, stres kerja karyawan dalam kategori cukup tinggi, dan loyalitas karyawan dalam ketegori baik. Indikator dari masing masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi rank spearman diketahui bahwa lingkungan kerja mempunyai hubungan positif dengan loyalitas karyawan yang ditunjukkan dengan nilai sig(2-tailed) sebesar 0,041 dan correlation coefficient sebesar 0,462 yang berarti semakin baik lingkungan kerja, semakin tinggi pula loyalitas karyawan, dan sebaliknya. Sedangkan stres kerja mempunyai hubungan negatif dengan loyalitas karyawan yang ditunjukkan dengan nilai sig(2-tailed) sebesar 0,042 dan correlation coefficient sebesar -0,459 yang berarti semakin tinggi stres kerja, semakin rendah loyalitas karyawan, dan sebaliknya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Peranan Budaya Organisasi dan Pengembangan Karir Terhadap Loyalitas Karyawan.

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk menegetahui Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang, dan Untuk Mengetahui Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalah PT Bank NTT adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Jasa seperti perbankan dengan ukran yang besar tentunya memrlukan karyawan yang cukup banyak. Dengan demikian faktro sumber daya manusia yang ada harus dapat di kelolah dan dipeliharadengan sebaik baiknya oleh perusahaan agar dapat bekerja secara optimal tanpa adanya masalah yang berarti serta karyawan tersebut diharapkan memiliki loyalitas kerja yang tinggi terhadap perusahaan, sehingga tujuan perusahaan dapat terwujut. Pesaingan perbankan di Indonesia dewasa ini baik perbankan konvensional dan syariah sangat intens dan ketat. Berdasarkan data situs Bank NTT terdapat 22 kantor cabang di Propinsi Nusa Tenggara Timur dan PT bank NTT cabang Oelamasi merupakan salah satu cabang dari 22 jaringan kator cabang PT Bank NTT. Salah satu faktor yang menentukan tercapainya tujuan dari suatu organisasi adalah loyalitas para pegawainya. Dengan adanya loyalitas dan sikap kerja yang positif, pegawai tersebut akan selalu melaksanakan pekerjaan dengan baik, sehingga pegawai merasakan adanya kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan. Selama ini manajemen PT. Bank NTT Cabang Oelmasi selalu melakukan sistem training atau pelatihan untuk karyawan baru. Sistem training tersebut dilaksanakan selama tiga bulan 16 yang bertujuan untuk mengenalkan karyawan baru dengan pekerjaannya agar ia lebih cekatan dan terampil dalam menghadapi pekerjaan tersebut, selain itu training juga dilaksanakan agar karyawan memahami sasaran apa yang ingin dicapai oleh perusahaan dan training juga dilaksanakan selama tiga bulan dan dalam pelakasanaan training dilksanakan dengan baik maka perusahaan akan menberikan SK 80 % kepada yang bersangkutan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dan Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dapat di buat kesimpulan sebagai berikut : Responden yang merupakan karyawan–karyawati di Bank NTT Cabang Oelamasi menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel Budaya Organisasi (X1) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,369, hasil ini menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi sehingga Hasil dari penelitian H1 menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi sangat kuat sehingga dapat meningkatakan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Pengembangan Karir (X2) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,386. Hasil ini menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.Sehingga Hasil dari penelitian H2 menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail