Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Teologi Feminis
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

"LAMATUAK" Sub Judul : Tinjauan Teologi Feminis Tentang Lamatuak dan Implikasinya Bagi Persekutuan Jemaat GMIT Galed Mbadokai Klasis Rote Barat Daya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus pada pemahaman jemaat GMIT Galed Mbadokai tentang Lamatuak. Lamatuak dalam pemahaman jemaat masa kini merupakan bagian integral dari kehidupan spiritual setiap jemaat yang dipercaya sebagai Allah yang memberikan kehidupan bagi setiap jemaat bahkan semua manusia yang hidup di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman jemaat secara teologi feminis tentang Lamatuak untuk menemukan dan menggali pemahaman jemaat mengenai Lamatuak serta memberikan implikasinya bagi persekutuan Jemaat GMIT Galed Mbadokai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan dan kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi literatur dengan 23 informan yang terdiri dari pendeta, majelis jemaat, anggota jemaat dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jemaat GMIT Galed Mbadokai mengakui Lamatuak sebagai Allah yang sama di dalam kekristenan, gambaran jemaat tentang Lamatuak dalam budaya dan keagamaan adalah seorang laki-laki dan bukan perempuan, namun jemaat tidak menyadari bahwa dalam pengungkapan mereka ada sisi-sisi feminin Allah yang diungkapkan dalam konsep mereka terhadap Lamatuak. Penilitian ini menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara konsep yang dianut oleh jemaat dan praktik mereka tentang paham konsep terhadap Lamatuak. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan refleksi teologi feminis tentang bagaimana Lamatuak dapat dipandang sebagai Allah yang setara, juga mengungkapkan bahwa sifat Lamatuak sebagai Allah yang merangkul semua gender dan yang terakhir Lamatuak sebagai konsep Allah yang setara. Implikasi dari temuan ini diharapkan dapat memberi wawasan baru terhadap pemahaman jemaat tentang Lamatuak yang tidak terbatas gender serta memperjuangkan kesetaraan perempuan dalam budaya yang dimunculkan dari konsep kepercayaan yang dianut oleh jemaat yang disebut sebagai Lamatuak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEREMPUAN FATULEU SEBAGAI ENA PALOLI PAH : Suatu Kajian Ekoteologi Feminis terhadap Peran Perempuan sebagai Ena Paloli Pah di Jemaat Baitesda Nekon Desa Tolnaku Fatuleu.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebagai masyarakat agraris Jemaat Baitesda Nekon Fatuleu sangat dekat dengan alam. Kedekatan itu terkait dengan relasi alam sebagai sumber keberlangsungan hidup mereka. Betapa mereka sangat bergantung dengan alam sehingga saat alam mulai rusak kegelisahan melanda kehidupan mereka. Sumber mata pencaharian dan pangan mereka mulai terganggu dan terancam menipis. Perempuan dan anaklah yang paling merasakan ancaman kerusakan alam ini. Padahal sesungguhnya alam di desa ini dapat menjadi kekuatan yang dapat dirawat kembali untuk memberi makanan yang sehat bagi keluarga. Kekuatan itu dapat ditemukan dalam diri perempuan saat ia menyadari dirinya sebagai ena paloli pah yang dekat dengan alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menemukan kekuatan lokal perempuan Fatuleu di Desa Tolnaku dalam kesadarannya sebagai ena paloli pah (ibu yang merawat bumi/tanah) yang merawat alam untuk menyembuhkan dan mencegah stunting dan gizi buruk. Selain itu juga bagaimana mengoptimalisasikan ena paloli pah untuk menyembuhkan dan mencegah gizi buruk dan stunting melalui pola asuhan dan pola asupan anak. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi yang baik bagi para perempuan Fatuleu untuk kembali lagi pada konsep awal sebagai ena paloli pah. Selanjutnya dapat menjadi sumbangan teologis kepada gereja dan pemerintah dalam kesadaran merawat alam dan menolong jemaat agar mampu menyadari kondisi degradasi alam yang sementara terjadi serta upaya penanggulan dan pendampingan bagi jemaat-jemaat dan masyarakat pada umumnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TOU MANE NO INA A'ANA "kajian Teologi Feminis Terhadap Peran Perempuan dalam musyawarah Leo Mbau Leo di Desa Busalangga Timur, Kecamatan Rote Barat Laut

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan data tentang makna dan dampak dari nilai budaya tou mane no ina a’na terhadap perempuan dalam musyawarah leo Mbau Leo di desa Busalangga Timur. Selanjutnya penelitian ini mendapatkan data bahwa makna dari nilai budaya ini merupakan pengambaran pembagian kerja dan kedudukan laki-laki dan perempuan Rote. Penelitian ini juga mendapatkan data bahwa nilai budaya tou mane no ina a’na menempatkan laki-laki (tou mane) memiliki peran sebagai pemimpin yang mengatur dalam rumah dan urusan adat, sedangkan perempuan (ina a’ana) mempunyai peran sebagai pengelolah dalam rumah yang berkaitan dengan pengelolahan konsumsi dan mengurus anak. Dengan demikian, dalam musyawarah leo nilai budaya berdampak pada hilangnya posisi perempuan dalam kepemimpinan dan membatasi peran mereka dalam berpendapat. Kemudian berdasarkan data dan informasi yang didapat, penulis membuat refleksi teologis feminis untuk menemukan kembali relasi yang didasarkan pada gambaran imago Dei, dengan tujuan memberikan kesempatan bagi perempuan untuk menjadi pemimpin, dan mewujudkan kesetaran bagi laki-laki dan perempuan untuk berkarya dalam lingkup domestik dan publik. Dalam mencapai tujuan ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dekriptif dengan teknik penggumpulan data yang terdiri dari wawancara dan observasi. Teori yang digunakan antara lain: teori teologi feminis, teori budaya patriarki, teori pembagian kerja dalam budaya Rote, dan teori kepemimpinan. Tujuan dari keempat teori tersebut untuk mengetahui peran laki-laki dan perempuan dalam ranah domestik dan ranah publik. Hasil dari penelitian ini telah membuktikan bahwa peran perempuan dalam musyawarah leo yang terbatas hanya pada hal-hal domestik. Selain itu, hasil penelitian ini memberi sumbangan dan rekomendasi bagi organisasi leo untuk melaksanakan pendidikan gender agar terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender dalam kegiatan adat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SUATU KAJIAN TEOLOGI FEMINIS TERKAIT PERANAN LAKI-LAKI DI RANAH PUBLIK BERDASARKAN PANDANGAN MASYARAKAT DESA PIKA DENGAN KONSEP “MAON NAIF” DI KECAMATAN MOLLO TENGAH

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisis tentang peranan laki-laki di ranah publik berdasarkan konsep maon naif dari masyarakat Desa Pika di Kecamatan Mollo Tengah yang dikaji dengan teori teologis feminis. Permasalahan kesetaraan gender pada umumnya selalu berkaitan dengan perempuan. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa sebenarnya kaum laki-laki juga mengalami penindasan dalam menjalankan peran mereka. Secara khusus, dalam penelitian ini, penulis mengamati laki-laki di Desa Pika merasa terbeban dengan konsep maon naif yang sudah menjadi tradisi turun temurun. Konsep maon naif merupakan gambaran laki-laki hebat di dalam segala aspek kehidupan atoni meto khususnya di Mollo Tengah. Bagi laki-laki yang tidak mampu menghidupi konsep tersebut maka dikategorikan sebagai laki-laki yang gagal dan keberadaan mereka tidak diakui di dalam ranah publik. Keadaan tersebut mengakibatkan banyak tindakan konflik yang dilakukan oleh mereka dengan tujuan supaya keberadaan mereka diakui dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data secara wawancara serta observasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori feminisme, teologi feminis, teori maskulin, budaya, dan ruang publik. Hasil dari penelitian ini adalah tidak semua laki-laki yang ada di Desa Pika dapat menghidupi konsep maon naif dan laki-laki yang menghidupi konsep maon naif hanya berfokus pada kehidupan di luar Gereja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail