2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Pengantar Manajemen ini terdiri dari delapan BAB yaitu Sejarah Perkembangan Manajemen, Manajemen Sumber Daya Manusia, Organisasi, Kepemimpinan, Manajemen Strategi, Motivasi, Manajer Sebagai Pembuat Keputusan, dan Angket-angket Penelitian Manajemen.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku kolaborasi ini berjudul “Pengantar Manajemen (Teori dan Konsep)” mengacu pada konsep dan teori manajemen. Buku ini terdiri dari 12 bab yang menjelaskan mengenai konsep dasar manajemen, sejarah perkembangan manajemen, manajemen sebagai seni, ilmu, dan profesi, prinsip dan fungsi manajemen, lingkungan internal dan eksternal organisasi, proses pengambilan keputusan, prinsip-prinsip dasar kepemimpinan, teori motivasi, komunikasi dalam organisasi, desain organisasi dan wewenang, hubungan antara perubahan organisasi dan perkembangan organisasi, serta jenis dan tujuan pengendalian.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku dengan judul “Metode Riset Penelitian Kuantitatif (Penelitian di Bidang Manajemen, Teknik, Pendidikan dan Eksperimen)” merupakan buku ketiga yang ditulis penulis. Buku ini memberikan panduan terkait dengan langkah-langkah penelitian kuantitatif dengan bantuan software SPSS dan SmartPLS, dimana dalam buku ini diberikan contoh-contoh analisis kuantitatif dengan berbagai teknik analisis yang sering digunakan dalam penelitian manajemen, teknik, eksperimen dan penelitian kuantitatif lainnya. Buku ini juga disertai dengan data-data penelitian dalam bentuk Microsoft Excel yang dapat didownload melalui link: bit.ly/dataexcel1 dan data input SPSS dapat didownload di link: bit.ly/inputspss. Apabila pembaca mengalami kesulitan dalam memahami buku ini, maka dapat menghubungi penulis melalui email penulis.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Di dalam buku ini terdiri atas sepuluh bab yang akan menguraikan tentang bagaimana mengenal sistem informasi akuntansi dan merancang suatu sistem informasi akuntansi. Penulis berharap dengan selesainya dan terbitnya buku ini semoga dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat yang ingin tahu tentang SISTEM INFORMASI AKUNTANSI. Dan secara khusus kepada para mahasiswa yang sedang mempelajari ilmu ini. Tak lupa penulis juga mohon kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan, kritik yang membangun demi perbaikan buku ini
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini membahas ilmu komunikasi dalam perspektif filsafatnya, etikanya, dan perspektif Islam. Ilmu komunikasi memiliki peran besar dalam membangun pola berpikir di masyarakat karena itu para pencinta dan pengguna ilmu harus mengolaborasi antara aspek keilmuan dan kearifan lokal serta agama. Diharapkan penggunaan ilmu ini, seperti dalam praktik komunikasi politik, public relations atau komunikasi pemasaran, tetap dalam koridor titik harmoni bangsa, yakni Pancasila. Pancasila sendiri merupakan perwujudan nilai-nilai agama. Agama menjadi bahasan yang harus selalu menyertai pengembangan dan penggunaan ilmu karena sumber segala ilmu adalah Allah. Rasionalitas manusia dalam pengembangan ilmu harus ditempatkan sesuai dengan rasionalitas Allah sebagai Pencipta. Buku ini penting sebagai sarana introspeksi perilaku-perilaku komunikasi era digital agar juga tidak meninggalkan adab atau etika komunikasi yang diajarkan agama dan kearifan bangsa ini agar tidak muncul bencana komunikasi. Buku persembahan penerbit PrenadaMedia
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini disusun untuk mahasiswa atau siapa saja yang akan bekerja sebagai tenaga profesional di bidang pemasaran digital dengan memanfaatkan teknologi web, email, dan media sosial berbasis teks, gambar, dan video. Untuk pekerjaan pemasaran online ini mahasiswa diharapkan mampu menggunakan aplikasi pemasaran digital yang disediakan Google, Facebook, WordPress, dan lain-lain. Modul ini dirancang untuk digunakan dalam kuliah tentang pemasaran digital selama satu semester 2 hingga 3 SKS. Pada versi awal ini, modul dapat dijadikan bahan ajar dengan bimbingan dosen. Modul dilengkapi latihan-latihan atau tugas-tugas yang dapat dikerjakan mahasiswa secara mandiri. Bahan bacaan dalam modul ini mengacu dan mengutip berbagai buku atau bahan bacaan lain yang tersedia bebas di internet. Isi modul ini akan tersedia secara bebas di internet dan akan dikembangkan secara terus-menerus untuk menjadi modul lengkap yang dapat digunakan sebagai bahan ajar mandiri secara online.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
""" Pada prinsipnya, setiap profesi memerlukan kemampuan manajerial. Semakin tinggi jabatan seseorang, semakin tinggi pula tuntutan kemampuan manajerial. Manajemen merupakan ilmu dan seni. Manajemen sebagai ilmu disusun melalui proses pengkajian yang panjang oleh para ilmuwan bidang manajemen dengan pendekatan ilmiah. Dalam aplikasinya, manajemen merupakan seni, yaitu seni mengelola sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ingin diraih. Proses manajemen secara umum terdiri atas tiga tahapan, yaitu perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Proses manajemen merupakan suatu siklus, yang apabila prosesnya berkualitas, hal itu akan menghasilkan perbaikan berkelanjutan yang ujungnya adalah kinerja yang baik, yaitu pencapaian sasaran jangka pendek, menengah, maupun panjang. Sistematika buku ini meliputi tujuh bagian yang merupakan fondasi untuk belajar ilmu-ilmu manajemen yang bersifat lebih lanjut. Ketujuh bagian tersebut adalah: - Bagian I. Pendahuluan, meliputi tiga bab, yaitu: Konsep Manajemen; Sejarah Ilmu Manajemen; serta Kewirausahaan.- Bagian II. Lingkungan Bisnis, meliputi tiga bab, yaitu: Lingkungan Organisasi; Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial; serta Bisnis dan Ekonomi Global - Bagian III. Perencanaan, mencakup empat bab, yaitu Dasar-Dasar Perencanaan; Perkiraan Bisnis; Manajemen Strategis; dan Pengambilan Keputusan. - Bagian IV. Pengorganisasian, terdiri atas dua bab, yaitu: Dasar-Dasar Pengorganisasian; Desain Organisasi dan Pekerjaan.- Bagian V. Pengarahan, mencakup enam bab, yaitu: Motivasi; Komunikasi; Kepemimpinan; Kemampuan Antarpribadi; Dinamika Kelompok dan Kerja sama Tim; serta Inovasi dan Perubahan Organisasi - Bagian VI. Pengontrolan, yang berisi dua bab, yaitu: Dasar-Dasar Pengontrolan; serta Sistem Informasi Manajemen dan Pengontrolan Keuangan. - Bagian VII. Manajemen Fungsional, yang meliputi empat bab, yaitu: Manajemen Keuangan; Manajemen Sumber Daya Manusia; Manajemen Operasi; dan Manajemen Pemasaran.Buku ini dapat digunakan sebagai referensi yang komprehensif bagi para mahasiswa maupun praktisi (bisnis maupun nonbisnis) yang ingin mempelajari manajemen. Selain memaparkan konsep dan perkembangan aplikasi manajemen, buku ini juga dilengkapi dengan beberapa studi kasus. Selamat membaca dan berkarya!"""
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini disusun dengan memperhatikan Struktur Kurikulum SMK berdasarkan Kurikulum 2013 edisi revisi spektrum PMK 2018 dan jangkauan materi sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar untuk kelompok C3 Kompetensi Keahlian. Buku ini diharapkan memiliki presisi yang baik dalam pembelajaran dan menekankan pada pembentukan aspek penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Materi pembelajaran disajikan secara praktis, disertai soal-soal berupa tugas mandiri, tugas kelompok, uji kompetensi, dan penilaian akhir semester gasal dan genap. Buku ini disusun berdasarkan Pemendikbud No 34 tahun 2018 Tentang Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK, pada lampiran II tentang standar Isi, lampiran III tentang Standar Proses dan lampiran IV tentang Standar Penilaian. Acuan KI dan KD mengacu pada Peraturan Dirjen Pendidikan Dasar Dan Menengah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan No: 464/D.D5/Kr/2018 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar. Berdasarkan hasil telaah ilmiah, buku ini sangat sistematis, bermakna, mudah dipelajari, dan mudah diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Ditinjau dari aspek isi, buku ini cukup membantu siswa dalam memperkaya dan mendalami materi. Pemakaian buku ini juga dapat menantang guru untuk berinovasi dalam pembelajaran sesuai konteks di kelas masing-masing.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI DasarPertimbangan Hakim JudexJurisDalamMenjatuhkanHukuman Yang Membertakan Terhadap terdakwa Pengadaan Barang Dan Jasa PemerintahDenganRumusanMasalahBagaimanaPetimbangan Hakim JudexJurisDalamMejuatuhkanHukuman Yang MemberatkanTerdakwaPidanaKorupsiPengadaanBarang Dan JasaPemerintah. Penelitianinibertujuanuntukmengetahui UntukmengetahuiHakim MahkamahAgung Dan PeninjauanKembaliMenjatuhkanPutusanMemberatkanHukumanTerdakwa Yang Telah Di PutusOlehPengadilanNegeri Dan PengadilanTinggidan, instansiterkait. Varibelyangdingunakan 2(dua) variable yaituVariabelbebasadalahdasarpertimbangan hakim dalammemutuskanterhadapterdakwatindakpidanakorupsi.DanVariabelterikatadalahmenjatuhkanhukumanpidanapenjaraterhadap pelakutindakpidanakorupsi Metodeyangdigunakandalampenelitianininormatif.Jenis data yang digunakanmelaluiSumber data Primeradalahbahan-bahanhukum yang mengikatyaitu Putusan Nomor: 58/Pid.Sus/2013/PN.Kpg, Putusan Nomor. 20/Pid.Sus/2014/PTK, Putusan Nomor:1159 K/Pid.Sus/2014danPutusan Nomor.36 PK/Pid.Sus/2016, Sumber data sekunderadalahyaitubahan yang memberikanpenjelasanmengenaisumber data primer sepertirancanganundang-undang,hasil-hasil penelitian,ataupendapatparapakarhukum,jurnaldanbuku-bukureferensilainnya. Sumber data tersieradalahbahanhukum yang memberipetunjukmaupunpenjelasanterhadapbahanhukum primer danbahanhukumsekunder, sepertikamus (hukum),ensiklopedia.Kemudiandianalisisdanditarikkesimpulanya, HasilpenelitianmenunjukanbahwaMengapapertimbangan hakim kasasidanPkMemberatkanHukumanTerhadapterdakwayaituhakim Judexfactiemenerapakanpasal 3 Undang- UndangTindakPidanaKorupsidanpkmenerapakanpasal 2undang-undangtindakpidankorupsi.Danmenurutjudexjurisdanpkterdakwamelakukanperbuatanmelawanhukum. Setalahpenulismengemukakanbeberapakesimpulanterhadapskripsiini, makapenulisakanmemberikanbeberapa saran-saran sebagaiberikut. : Harusnya hakim pengadilannegerindanpengadilantinggilebihtelitidalammemeriksaperkaratindakpidanakorupisehinggaterdakwadapatdituntutdanhukumsesuaidenganaturan yang berlaku dan menjamin kepastian hukum.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
KARAKTERISTIK UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatasL.) DI KABUPATEN KUPANG ABRIYANTO R. DJAMI HAU1); ZET MALELAK2); LESYBETH M NUBATONIS 2) ABSTRAK Ubi jalar ungu jenis Ipomoea batatas var Ayamurasaki atau sering disebut Ipomoea batatas blackie memiliki warna ungu yang pekat. Warna ungu yang ada pada ubi jalar ungu disebabkan adanya pigmen ungu antosianin yang ada dibagian umbi sampai kulitnya. Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik kimia ubi jalar ungu yang pada lima desa dikabupaten kupang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dari 5 desa dan 3 ulangan. Analisa data secara statistik dengan ANOVA, apabila menunjukan pengaruh yang nyata (P 0,05), dilanjutkan dengan uji Duncan pada uji lanjut Duncan ada beda antar perlakuan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu, kadar air ubi jalar ungu, kadar serat ubi jalar ungu, karbohidrat ubi jalar ungu, kadar air tepung ubi jalar ungu, kadar serat tepung ubi jalar ungu dan karbohidrat tepung ubi jalar ungu. Hasil sidik ragam menunjukan kadar air ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (70,120 a), berada pada Desa Kotabes, kadar serat ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (0,477 a), berada padaDesa Fatukanutu, karbohidrat ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (74,977 a), berada pada Desa Kotabes, kadar air tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (8,750 a),berada pada Desa Kotabes, kadar serat tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (2,432 a), berada pada Desa Kotabes, dan karbohidrat tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (82,637a), berada pada Desa Naibonat.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ritus kematian merupakan warisan budaya yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang Sumba Timur di Jemaat Kambajawa, karena di dalamnya termuat nilai, norma atau aturan-aturan yang mengatur sistim kehidupan bersama, yang diwarisi dari generasi-ke-generasi. Tidak dapat dipungkiri praktik ritus kematian telah menimbulkan persoalan di kalangan Jemaat Kambajawa, karena dipandang telah menyalahi aturan dan ajaran gereja. Praktik ritus ini, sangat berkaitan erat dengan aliran kepercayaan Marapu, yang memiliki perbedaan konsep berpikir dengan ajaran iman Kristen. Akan tetapi, praktik ritus kematian masih tetap dilakukan oleh jemaat, dengan berbagai unsur pemahaman di dalamnya. Melihat fenomena ini, penulis merasa penting untuk mengkaji secara mendalam terkait dengan pelaksanaan ritus kematian dengan berbagai unsur pemahaman di dalamnya, dan pandangan GKS Jemaat Kambajawa terkait hal ini. Oleh karena itu, penulis menggunakan metode penilitian kualitatif untuk membantu penulis ketika melakukan penilitian lapangan dan penilitian pustaka untuk merefleksikan secara teologis terkait persoalan tersebut. Hasil analisis menunjukan bahwa pelaksaan ritus kematian dilakukan dengan pemahaman-pemahaman yang keliru dan bertentangan dengan ajaran gereja. Beberapa jemaat masih menganggap bahwa keselamatan dapat dicapai melalui usaha mereka ketika menjalankan ritus kematian dengan sebaik mungkin. Penyebab masih dilakukannya praktik ritus kematian di kalangan jemaat, karena dipengaruhi oleh faktor budaya, kekerabatan dan lingkungan sosial yang menuntut mereka untuk melakukan hal tersebut. Jemaat berada dalam keadaan dualisme. Pada satu sisi, jemaat masih menjalankan tradisi budaya mereka, dalam hal ini pelaksanaan ritus kematian, sedangkan di sisi yang lain mereka adalah orang Kriten yang telah mengaku percaya bahwa Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Gereja terus menggumuli persoalan ini untuk menolong jemaat agar dapat memahami, bahwa beberapa unsur dalam pelaksanaan ritus kematian, telah menyalahi aturan dan ajaran gereja. Kematian merupakan siklus hidup manusia, yang dapat terjadi kapan saja. Orang Kristen meyakini bahwa setelah kematian bukan akhir dari segala sesuatu, tetapi jalan menuju kepada kemuliaan Tuhan Allah. Yesus Kristus telah mati untuk keselamatan manusia dan inilah kabar baik bagi ciptaan-Nya. Oleh karena itu, kehidupan orang Kristen bukan lagi untuk mencari keselamatan melainkan untuk menghargai keselamatan yang sudah diterima. Dengan menyadari akan persoalan ini, maka penting sekali untuk memberikan pemahaman-pemahaman yang jelas kepada jemaat, dan bagaimana cara yang seharusnya dilakukan mereka ketika berhadapan dengan peristiwa kematian.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk menganalsis disiplin kerja terhadap kinerja anggota di Polres Kota Kupang, dan Untuk menganalsis beban kerja terhadap kinerja anggota di Polres Kota Kupang. Dengan latar belakang penelitian ini adalah Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting di dalam suatu organisasi. Dengan demikian setiap organisasi harus senantiasa meningkatkan kualitas kinerja sumber daya manusianya untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan, Salah satu sistem pembinaan karier anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dilaksanakan melalui mutasi pada setiap jenjang kepangkatan secara rutin dan insidentil berdasarkan kebutuhan organisasi atau pertimbangan kepentingan individu Anggota sesuai persyaratan yang telah ditetapkan. Mutasi Jabatan dalam hal ini adalah pemindahan anggota dari suatu jabatan ke jabatan yang lain, baik yang sifatnya promosi, setara maupun demosi. Mutasi bisa berupa mutasi antar daerah yakni pemindahan anggota antar Polda atau antar Satuan fungsi (Satfung) di lingkungan Mabes POLRI atau dari Polda ke Mabes POLRI atau sebaliknya tanpa menunjuk jabatan Fakta yang diperoleh melalui penelitian awal tanggal 15 Februari 2021 menunujukkan hasil yang berbeda, ternyata penempatan sumber daya dalam institusi Kepolisian seringkali tidak tepat. Berdasarkan hasil wawancara awal 15 Feberuari 2021 dengan
beberapa anggota POLRI Resort Kupang kota, menunjukkan bahwa masih banyak anggota POLRI yang merasa bahwa dirinya kurang
kompeten dalam mengimplementasikan tugasnya pada suatu bidang setelah mutasi diberlakukan. Anggota-anggota tersebut berpendapat bahwa bidang yang dimaksud kurang atau bahkan tidak sesuai denganxiii minat, bakat serta kompetensinya. Ketidakpuasan anggota dalam penempatan kerja menimbulkan dampak yang cukup besar baik terhadap anggota itu sendiri, bagi organisasi, dan juga bagi masyarakat. Ketidakjelasan mutasi tersebut menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda pada bawahan, serta membuat mereka bekerja dalam ketidakpastian karena sewaktu-waktu dapat dilakukan mutasi.
Banyak kasus yang dijumpai dimana anggota POLRI ditempatkan pada bidang yang tidak sesuai minat dan kompetensinya. Sebagai contoh, anggotaanggota tersebut ditempatkan pada bidang yang tidak sesuai dengan dikjur (Pendidikan Kejuruan) yang telah dilaksanakan. Misalnya anggota tersebut mengikuti dikjur Binmas tetapi saat penempatan justru pada unit Reserse, sehingga penempatan tersebut tidak sesuai dengan kompetensi anggota. Selain itu, seringkali bidang baru setelah mutasi diberlakukan merupakan bidang yang kurang diminati oleh anggota yang bersangkutan secara psikologis, anggota POLRI yang ditempatkan pada bidang yang kurang sesuai dengan minat dan kompetensinya tentu akan mengalami konflik-konflik internal seperti ketidaknyamanan yang pada akhirnya akan membuat anggota tersebut merasa tertekan atau stress dan merasa terbebani hingga memicu frustrasi, ini akan mengakibatkan anggota akan malas
dan menghindar dari pekerjaan yang sudah di berikan. Hasil penelitian ini adalah Responden yang merupakan anggota polisi resort kota Kupang menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel Disispli Kerja (X1) terhadap variabel Kinerja Anggota (Y) sebesar 0,796, hasil ini menunjukan bahwa peranan variabel disispli kerja memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan
kinerja anggota Polisi Resort Kota Kupang Dikarenakan atasan dan rekan kerja saling mendukung dalam bekerja dan pembagian tugas diberikan sesuai dengan peran masing-masing anggota sehingga anggota polisi merasa disiplin kerja menjadi lebih baik jika kesadaran dan kesediaan setiap anggota menaati semua peraturan danxiv norma-norma sosial yang berlakuJika kemampuan pekerja lebih tinggi dari padatun tutan pekerjaan, akan muncul perasaan bosan. Namun sebaliknya, jika kemampuan pekerja lebih rendah dari pada tuntutan pekerjaan, maka akan muncul kelelahan yang lebih. Beban kerja yang dibebankan kepada karyawan dapat dikategorikan kedalam tiga kondisi, yaitu bebankerja yang sesuai standar, beban kerja yang terlalu tinggi (over capacity) dan beban kerja yang terlalu rendah (under capacity). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Beban Kerja (X2) terhadap variabel Kinerja Anggota (Y) sebesar 0,906. Hasil ini menunjukan bahwa beban kerja memiliki korelasi terhadap kinerja anggota polisi resort kota Kupang. Artinya bahwa Disaat organisasi memberikan aturan disiplin kerja maka dengan sangat mudah akan mewujudkan efektivitas dan efisiensi kerja sehingga akan muada pula dalam mencapai tujuan organisasi secara
maksimal.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Penelitian ini tentang penambahan tepung kacang hijau pada tepung terigu terhadap karateristik fisik dan organoleptik mie kering. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian selama 2 minggu pada tanggal 21 Januari – 03 Februari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat substitusi tepung kacang hijau pada tepung terigu terhadap karakteristik fisika dan organoleptik mie kering dan juga mengetahui salah satu perlakuan tingkat substitusi yang tepat dalam menghasilkan mie kering yang dapat diterimah oleh panelis. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit prcobaan dengan presentase 0% , 10%, 15%, dan 20% tepung kacang hijau. Variabel yang diamati adalah warna,rasa,dan tekstur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji Analisis Organoleptik pada Warna tepung kacang hijau tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan penambahan tepung kacang hijau 10% yang menghasilkan nilai rata-rata 3.97, Rasa mie kering tepung kacang hijau yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata 4.37, dan Tekstur mie kering tepung kacang hijau yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata 4,62.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH PENAMBAHAN SUSPENSI BUAH LONTAR DALAM PEMBUATAN COOKIES Weo AA* Nubatonis LM** Malelak Zet** Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium processing UKAW dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik mutu cookies suspensi buah Lontar dan menentukan Mutu organoleptik meliputi rasa warna aroma tekstur dan penerimaan secara keseluruhan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing masing diulangi 3 kali dengan presentasi 10%,15%,20% Suspensi Buah Lontar . Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji analisis organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan D 20% Suspensi Buah Lontar terhadap rasa cookies yang tertinggi dengan skor 3,711(sangat suka) aroma 3,867(sangat suka) warna 3,667(sangat suka) dan tekstur 3,733(sangat suka) . Kata kunci: Suspensi Buah Lontar
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KARAKTERISTIK UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatasL.) DI KABUPATEN KUPANG ABRIYANTO R. DJAMI HAU1); ZET MALELAK2); LESYBETH M NUBATONIS 2) ABSTRAK Ubi jalar ungu jenis Ipomoea batatas var Ayamurasaki atau sering disebut Ipomoea batatas blackie memiliki warna ungu yang pekat. Warna ungu yang ada pada ubi jalar ungu disebabkan adanya pigmen ungu antosianin yang ada dibagian umbi sampai kulitnya. Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik kimia ubi jalar ungu yang pada lima desa dikabupaten kupang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dari 5 desa dan 3 ulangan. Analisa data secara statistik dengan ANOVA, apabila menunjukan pengaruh yang nyata (P 0,05), dilanjutkan dengan uji Duncan pada uji lanjut Duncan ada beda antar perlakuan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu, kadar air ubi jalar ungu, kadar serat ubi jalar ungu, karbohidrat ubi jalar ungu, kadar air tepung ubi jalar ungu, kadar serat tepung ubi jalar ungu dan karbohidrat tepung ubi jalar ungu. Hasil sidik ragam menunjukan kadar air ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (70,120 a), berada pada Desa Kotabes, kadar serat ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (0,477 a), berada padaDesa Fatukanutu, karbohidrat ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (74,977 a), berada pada Desa Kotabes, kadar air tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (8,750 a),berada pada Desa Kotabes, kadar serat tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (2,432 a), berada pada Desa Kotabes, dan karbohidrat tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (82,637a), berada pada Desa Naibonat.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research presents An analysis on figurative speech in seputar warisan adat of Sikka regency . The aim of researchare to describe the type of figurative speech in Seputar Warisan Adat of Sikka regency.The method research used descriptive qualitative method. This is a documentation researchfound out seven types of figurative language namely : 1) Simile like ata meng belarganuroho ,ganutole or another one’s daughterfeelslike delicious as roho and tole fruits. It means It is good to take the girl than the wife of someone because the girl is still single and virgin.2) Metaphor such as wai lemaganuri’i, la’i tubukganurotanla’Itubukganurotan,ianaterietinbenu,Amangkobekrewukamak, It means they will have alot of children.3)Hyperbole such as : Ina niang tana nawa, apa lero wilang reta .Itmeans they magnify parents like sum and moon.4)Personification such as wolo blolopahouk, Horimetiganuladothat means battle nut refers to man and his family. Sirih refers to woman’s 5) Irony like meguoramitangmanis, juganglauriporapong, tukusesung‘ora wutung, abogarengora uneng . It means the couple that has dark color but they are very impressive ,even difficult procedure but they will take it. 6) allusionsuch as detu sai ganuinan no tiong, deposai ama aungnangbelang, saiganuwunga. It means listen to parents advicewrapit as the treasure7) imagery such as : e’I nele’ a , regang ‘uilolokelang, sayang ‘ui, lolokelang, kelangbetanoranarang.It means the man find his girl as his wife destiny. Thus, it is important for Sikka people to keep their way to talk by showing off the beauty of their mother tongue. Key words: figurative , speech , Seputar Warisan Adat , Sikka regency ABSTRAK Penilitian ini berjudul Analisa ungkapan Perumpamaan dalam buku seputar warisan adat dari Kabupaten Sikka . Tujuan penilitian adalah untukmenjelaskan tipe dalam buku seputar warisan adat dari Kabupaten Sikka. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif.Ini adalah penlitan dokumentasi. Hasilnya menunjukan bahwa 1) Gambaran,seperti ata mengbelarganuroho , ganutole.Artinya,sangatlah baik untuk mengambil gadis sebagai istri dari pada istri orang karena dia masih gadis .2)Metafor, seperti wai lema ganu ri’I, la’I tubuk ganu rotan, la’i rubuk ganu rotan, fara tari etn benu, Anang kobek rewuk anak , artinya mereka akan mepunyai banyak anak.3) Hiperbola, seperti Ina niang tana nawa, apa lero wilang reta mereka sangat memuja oranf tua mereka.4)Personifikasi, seperti : wolo blolopahouk, Horimetiganuladoyang artinya sirinh menunjukan ke keluarga laki laki dan pinag menunjukan kelurga perempua.5)Ironi, seperti megu ora hitang manis, jugo lao ripi rapong, tuku sesung ‘ora wutung, abo garang ora uneng. Artinya, perempuan atau laki – laki berkulit hitam tapi menarik, karena itu walaupun susah prosesnya tapi mereka akan hadapi. 6) Alusi.seperti Deta sai ganu inan no tiong, depo sai ama yatung nang belang, buta meti sai ganu wunga. Artinya ikuti nasehat orang tuamu, bungkuslah itu sebagai harta karun.7)Imaginasi, seperti E’I ne le’a , regang ‘ui lolo kelang, sayang ‘ui , lolo kelang,kelang beta nora narang artinya si pria menemukan wanitanya atau calon istrinya. Kesimpulannya, ungkapan figurative sangat penting bagi orang Sikka agar tetap menjaga cara mereka berbicara dengan menunjukan keindahan dari bahasa daerah mereka. Kata kunci: figuratif , ucapan , seputar warisan adat , kabupaten Sikka
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI DasarPertimbangan Hakim JudexJurisDalamMenjatuhkanHukuman Yang Membertakan Terhadap terdakwa Pengadaan Barang Dan Jasa PemerintahDenganRumusanMasalahBagaimanaPetimbangan Hakim JudexJurisDalamMejuatuhkanHukuman Yang MemberatkanTerdakwaPidanaKorupsiPengadaanBarang Dan JasaPemerintah. Penelitianinibertujuanuntukmengetahui UntukmengetahuiHakim MahkamahAgung Dan PeninjauanKembaliMenjatuhkanPutusanMemberatkanHukumanTerdakwa Yang Telah Di PutusOlehPengadilanNegeri Dan PengadilanTinggidan, instansiterkait. Varibelyangdingunakan 2(dua) variable yaituVariabelbebasadalahdasarpertimbangan hakim dalammemutuskanterhadapterdakwatindakpidanakorupsi.DanVariabelterikatadalahmenjatuhkanhukumanpidanapenjaraterhadap pelakutindakpidanakorupsi Metodeyangdigunakandalampenelitianininormatif.Jenis data yang digunakanmelaluiSumber data Primeradalahbahan-bahanhukum yang mengikatyaitu Putusan Nomor: 58/Pid.Sus/2013/PN.Kpg, Putusan Nomor. 20/Pid.Sus/2014/PTK, Putusan Nomor:1159 K/Pid.Sus/2014danPutusan Nomor.36 PK/Pid.Sus/2016, Sumber data sekunderadalahyaitubahan yang memberikanpenjelasanmengenaisumber data primer sepertirancanganundang-undang,hasil-hasil penelitian,ataupendapatparapakarhukum,jurnaldanbuku-bukureferensilainnya. Sumber data tersieradalahbahanhukum yang memberipetunjukmaupunpenjelasanterhadapbahanhukum primer danbahanhukumsekunder, sepertikamus (hukum),ensiklopedia.Kemudiandianalisisdanditarikkesimpulanya, HasilpenelitianmenunjukanbahwaMengapapertimbangan hakim kasasidanPkMemberatkanHukumanTerhadapterdakwayaituhakim Judexfactiemenerapakanpasal 3 Undang- UndangTindakPidanaKorupsidanpkmenerapakanpasal 2undang-undangtindakpidankorupsi.Danmenurutjudexjurisdanpkterdakwamelakukanperbuatanmelawanhukum. Setalahpenulismengemukakanbeberapakesimpulanterhadapskripsiini, makapenulisakanmemberikanbeberapa saran-saran sebagaiberikut. : Harusnya hakim pengadilannegerindanpengadilantinggilebihtelitidalammemeriksaperkaratindakpidanakorupisehinggaterdakwadapatdituntutdanhukumsesuaidenganaturan yang berlaku dan menjamin kepastian hukum.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENAMBAHAN SUSPENSI BUAH LONTAR DALAM PEMBUATAN COOKIES Weo AA* Nubatonis LM** Malelak Zet** Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium processing UKAW dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik mutu cookies suspensi buah Lontar dan menentukan Mutu organoleptik meliputi rasa warna aroma tekstur dan penerimaan secara keseluruhan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing masing diulangi 3 kali dengan presentasi 10%,15%,20% Suspensi Buah Lontar . Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji analisis organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan D 20% Suspensi Buah Lontar terhadap rasa cookies yang tertinggi dengan skor 3,711(sangat suka) aroma 3,867(sangat suka) warna 3,667(sangat suka) dan tekstur 3,733(sangat suka) . Kata kunci: Suspensi Buah Lontar
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ritus kematian merupakan warisan budaya yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang Sumba Timur di Jemaat Kambajawa, karena di dalamnya termuat nilai, norma atau aturan-aturan yang mengatur sistim kehidupan bersama, yang diwarisi dari generasi-ke-generasi. Tidak dapat dipungkiri praktik ritus kematian telah menimbulkan persoalan di kalangan Jemaat Kambajawa, karena dipandang telah menyalahi aturan dan ajaran gereja. Praktik ritus ini, sangat berkaitan erat dengan aliran kepercayaan Marapu, yang memiliki perbedaan konsep berpikir dengan ajaran iman Kristen. Akan tetapi, praktik ritus kematian masih tetap dilakukan oleh jemaat, dengan berbagai unsur pemahaman di dalamnya. Melihat fenomena ini, penulis merasa penting untuk mengkaji secara mendalam terkait dengan pelaksanaan ritus kematian dengan berbagai unsur pemahaman di dalamnya, dan pandangan GKS Jemaat Kambajawa terkait hal ini. Oleh karena itu, penulis menggunakan metode penilitian kualitatif untuk membantu penulis ketika melakukan penilitian lapangan dan penilitian pustaka untuk merefleksikan secara teologis terkait persoalan tersebut. Hasil analisis menunjukan bahwa pelaksaan ritus kematian dilakukan dengan pemahaman-pemahaman yang keliru dan bertentangan dengan ajaran gereja. Beberapa jemaat masih menganggap bahwa keselamatan dapat dicapai melalui usaha mereka ketika menjalankan ritus kematian dengan sebaik mungkin. Penyebab masih dilakukannya praktik ritus kematian di kalangan jemaat, karena dipengaruhi oleh faktor budaya, kekerabatan dan lingkungan sosial yang menuntut mereka untuk melakukan hal tersebut. Jemaat berada dalam keadaan dualisme. Pada satu sisi, jemaat masih menjalankan tradisi budaya mereka, dalam hal ini pelaksanaan ritus kematian, sedangkan di sisi yang lain mereka adalah orang Kriten yang telah mengaku percaya bahwa Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Gereja terus menggumuli persoalan ini untuk menolong jemaat agar dapat memahami, bahwa beberapa unsur dalam pelaksanaan ritus kematian, telah menyalahi aturan dan ajaran gereja. Kematian merupakan siklus hidup manusia, yang dapat terjadi kapan saja. Orang Kristen meyakini bahwa setelah kematian bukan akhir dari segala sesuatu, tetapi jalan menuju kepada kemuliaan Tuhan Allah. Yesus Kristus telah mati untuk keselamatan manusia dan inilah kabar baik bagi ciptaan-Nya. Oleh karena itu, kehidupan orang Kristen bukan lagi untuk mencari keselamatan melainkan untuk menghargai keselamatan yang sudah diterima. Dengan menyadari akan persoalan ini, maka penting sekali untuk memberikan pemahaman-pemahaman yang jelas kepada jemaat, dan bagaimana cara yang seharusnya dilakukan mereka ketika berhadapan dengan peristiwa kematian.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini tentang penambahan tepung kacang hijau pada tepung terigu terhadap karateristik fisik dan organoleptik mie kering. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian selama 2 minggu pada tanggal 21 Januari – 03 Februari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat substitusi tepung kacang hijau pada tepung terigu terhadap karakteristik fisika dan organoleptik mie kering dan juga mengetahui salah satu perlakuan tingkat substitusi yang tepat dalam menghasilkan mie kering yang dapat diterimah oleh panelis. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit prcobaan dengan presentase 0% , 10%, 15%, dan 20% tepung kacang hijau. Variabel yang diamati adalah warna,rasa,dan tekstur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji Analisis Organoleptik pada Warna tepung kacang hijau tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan penambahan tepung kacang hijau 10% yang menghasilkan nilai rata-rata 3.97, Rasa mie kering tepung kacang hijau yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata 4.37, dan Tekstur mie kering tepung kacang hijau yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata 4,62.