Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SE.

798 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 122024: 132023: 1032022: 1772021: 2802020: 402018: 11

ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR Mese M. Ataupah.1*, Agustinus J. Nafie2, Jimmy CH. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latarbelakang:Pendidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan insan manusia. Pendidiksan merupakan sarana untuk memperoleh kelangsungan hidup manusia dalam alih generasi secara berkesinambungan. Namun dalam perjalanannya mahasiswa PJKR lambat dalam mencari judul dan menyelesaikan skripsi, Mahasiswa PJKR semester akhir kesulitan membagi waktu antara mengerjakan skripsi dengan kegiatan atau hobi, Mahasiswa masih terpengaruh dari teman mahasiswa lain yang masih belum mengerjakan skripsi, Belum diketahuinya kesulitan mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir skripsi. Tujuan penelitian:Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan mahasiswa dalam proses penyusunan tugas akhir skripsi. Metodepenelitian:Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi PJKR semester akhir yang sedang mengerjakan Tugas Akhir Skripsi. Objek penelitian ini adalah menganalisis kesulitan mahasiswa prodi PJKR semester akhir dalam penyusunan tugas akhir skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PJKR mengalami kesulitan dalam penyusunan skripsi. Kesulitan yang dialami antara lain: karena sulitnya menentukan judul dan topik penelitian, kesulitan dalam mengidentifikasi dan merumuskan masalah, kesulitan dalam menentukan jenis dan desain penelitian, kesulitan dalam mencari jurnal, kesulitan dalam menuangkan ide atau gagasan ke dalam tulisan ilmiah, dan juga kesulitan dalam mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa respon mahasiswa prodi PJKR semester akhir terhadap proses penyusunan tugas akhir skripsi secara keseluruhan sudah sedikit mengetahui tetapi masih banyak kekurangan yang belum diketahui. Katakunci:; ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI KARYAWAN PADA KOPERASI KREDIT SWASTISARI KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI PADA KOPERASI KREDIT SWASTISARI KUPANG Sumber daya manusia merupakan salah satu factor yang sangat penting dalam suatu perusahaan disamping faktor lain seperti modal,sumber daya manusia dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan efensien organisasi.karena tanpa sumber daya manusia organisasi tidak berjalan lancar.tantangan dan peluang menciptakan dan mengelola organisasi seringkali bersumber dari masalah-masalah yang terkait dengan manusia.Oleh karena itu,mengelola sumber daya manusia merupakan aktivitas paling vital,sentral dan strategis. Dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian yang sangat penting .suatu organisasi atau perusahaan menginginkan karyawan untuk bekerja secara maksimal sesuai dengan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan perusahaan. Menurut (sudaryono,2015 :120) Manajemen sumber daya manusia adalah sebuah proses serta upaya untuk merekrut,mengembangkan,memotivasi serta mengevaluasi keseluruhan sumber daya manusia yang di perlukan oleh perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi. Tujuan organisasi yang mencakup kegiatan yang di mulai dari memilih siapa yang memiliki kualifikasi dan kualitas untuk menempati posisi dalam perusahaan. Sumber daya manusia sebagai salah satu sumber daya yang ada dalam sebuah organisasi memegang peranan penting dalam keberhasilan untuk mencapai tujuan organisasi. Sumber daya manusia juga menggunakan sumber daya lain yang di miliki organisasi dalam rangka mencapai tujuan. Peralatan canggih sekalipun tidak akan berarti jika sumber daya manusia yang menggunakan tidak berkualifikasi, demikian juga dengan sumber daya informasi.Sebaik dan selengkap apapun informasi yang di peroleh organisasi,tidak akan berarti apa-apa, jika kualitas sumber daya manusia tidak mampu mengeloh dan menjadikan informasi tersebut sebagai informasi yang berguna bagi perkembangan dan kemajuan sebuah organisasi. Menurut (Aditiya 2008), Rekrutmen adalah suatu proses penerimaan calon tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja pada satu unit kerja dalam suatu organisasi atau perusahaan. Peran rekrutmen adalah menemukan sejumlah pelamar baru yang segera ditarik untuk di perkerjakan ketika organisasi atau lembaga membutuhkan.Rekrutmen yang di lakukan secara Internal adalah calon pemangku jabatan dicari dari karyawan yang telah miliki oleh perusahaan,Sedangkan Rekrutemn Eksternal adalah mencari calon dari luar perusahaan atau lembaga, biasanya dengan membuat pengumuman melalui iklan dan sebagainya.Rekrutmen merupakan proses penentuan dan menarik pelamar yang mampu untuk bekerja dalam suatu organisasi.adapun hasil dari kegiatan ini merupakan sekumpulan pelamar calon sumber daya manusia baru untuk di lakukan proses seleksi. selain itu rekrutmen bisa di katakan sebagai proses untuk mendapatkan sejumlah sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung suatu jabatan atau pekerjaan dalam suatu perusahaan.Oleh sebab itu,dibutuhkan sebuah mekanisme terhadap penjaringan para calon karyawan yang akan dipekerjakan oleh organisasi sesuai dengan perencanaan kebutuhan posisi pekerjaan untuk menunjang pencapaian target organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan analisis pengaruh manajemen sumber daya manusia dalam proses rekrutmen dan seleksi pegawai pada koperasi kredit swastisari kota kupang. Kopdit Swasti Sari Kupang. Adapun objek penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah KSP. Kopdit Swati Sari Kupang. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah kuesioner yang diisi secara mandiri oleh 30 orang responden dengan menggunakan angket tertutup. Alat analisis yang digunakan adalah uji korelasi dengan skala Interval. Hasil dari penelitian ini membuktikan dan memberi kesimpulan bahwa: (1) analisis pengaruh manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap proses rekrutmen pegawai pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang, (2) analisis pengaruh manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap proses rekrutmen pegawai pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang, (3) analisis pengaruh manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh positif dan singnifikan dengan proses seleksi pegawai pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang. Kata kunci: MSDM , Proses rekrutmen, dan seleksi pegawai.

AN ANALYSIS ON THE CONTEXT OF SITUATION OF TAMTOET BIFE’CEREMONY(ASKING FOR MARRIAGE) IN UAB METO LANGUAGE IN TAEBENU SUBDISTRICT

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS ON THE CONTEXT OF SITUATION OF TAMTOET BIFE’CEREMONY(ASKING FOR MARRIAGE) IN UAB METO LANGUAGE IN TAEBENU SUBDISTRICT ABSTRACT Student, Supervisor 1, Supervisor 2, (Bahas Seka Susana) (Seprianus A.Nenotek, S.Pd.,M.Pd) (Norci Beeh, S.Pd.,M.Pd) Corresponding author’s email : [email protected] The title of this research is “An Analysis on the Context of Situation of Tamtoet Bife’Ceremony (Asking for Marriage) in Uab Meto Language in Taebenu Subdistrict” Contains an analysis and discussion of context of situation in the process of asking for marriage. The aim of the research is to find out and to describe the context of situation in the process of tamtoet bife ceremony ( Asking for Marrige ) by the people in Taebenu Subdistrict. A descriptive qualitativ method was applied for this purpose. In finding the date, observation was done on 9th on November 2022. While doing the observation, the researcher recorded the process of asking for marriage. The context of situation such as field ,tenor, and mode, furthermore , in the process of tamtoet bife’. The field of the text is A process of asking for marriage which more emphasize in the family meeting. There were 2 main speaker in the tenor of the ctext .While the mode was using more spoken because this is the dialogue. The structure of the text starts from BO (Bargaining Opening), BC (Bargaining Content) and BCL( Bargaining Closure). Based on the date analysis it is suggested that lectures should teach materials related to context of situation, especially dealing with cultural/ritual. Process such as asking for marriage to enrich student’s knowledge and for the culture’s elder to show introduce every kind of culture processes to the young generatio Keywords: Context Situation, Tamtoet Bife, Uab Meto

PENGARUH KOMPENSASI KARYAWAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KOMPENSASI KARYAWAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KOTA KUPANG Sumber daya manusia merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Adanya sumber daya manusia dapat menunjang kepentingan suatu kelompok atau organisasi tertentu dalam usaha mencapai suatu tujuan. Sumber daya manusia secara umum biasanya digunakan dalam suatu perusahaan untuk mencapai tujuan dari perusahaan tersebut. Dalam mencapai tujuan tersebut , suatu organisasi dalam hal ini perusahaan harus mampu menciptakan karyawan yang memiliki kinerja kerja yang dapat digunakan sebagai penghantar dalam mencapai suatu tujuan. Oleh karena itu dalam suatu perusahaan atau organisasi tertentu pastinya memiliki suatu kompensasi dan juga disiplin kerja yang baik untuk mencapai sebuah tujuan. Kompensasi dan juga disiplin kerja yang ditentukan atau ditetapkan oleh tiap-tiap perusahaan maupun organisasi tertentu dapat menjadi penentu sumber daya manusia yang kemudian dapat dipertanggungjawabkan dengan baik atau malah sebaliknya. Permasalahan mengenai kompensasi merupakan hal yang cukup rumit sehingga setiap perusahaan seharusnya memiliki cara sendiri untuk menetapkan kompensasi yang sesuai.Kompensasi merupakan sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi jasa mereka pada perusahaan. pemberian kompensasi merupakan salah satu pelaksanaan fungsi MSDM yang berhubungan dengan semua jenis pemberian penghargaan individualsebagai pertukaran dalam melakukan tugas keorganisasian (Veitzal dan Sagala, 2009:741).Di dalam kompensasi terdapat sistem insentif yang menghubungkan kompensasi dengan kinerja. Dengan kompensasi kepada pekerja diberikan penghargaan berdasarkan kinerja dan bukan berdasarkan senioritas atau jumlah jam kerja. Werther dan Davis 1996: 408 dalam (Wibowo, 2012:348). Menurut Handoko (2001) dalam Sinambela (2016:334) Disiplin adalah kesediaan seseorang yang timbul dengan kesadaran sendiri untuk mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku dalam organisasi. Disiplin merupakan sikap hormat yang ada dalam diri karyawan, yang mem buat ia dapat menyesuaikan diri dengan sukarela patuh terhadap peraturan dan ketetapan perusahaan (Sutrisno, 2009:92). Menurut Ardana, Mujiati dan Utama (2012:134) disiplin kerja adalah suatu sikap menghormati, menghargai, patuh, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku, baik yang tertulis maupun tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengelak untuk menerima sanksi-sanksinya. Menurut Sutrisno (2009:90) dalam menerapkan disiplin kerja perusahaan harus membuat peraturan yang bersifat jelas, mudah dipahami dan adil, yaitu berlaku bagi pimpinan yang tertinggi maupun bagi karyawan yang terendah. Kinerja karyawan sering diartikan sebagai pencapaian tugas seseorang dalam bekerja. Pencapaian tersebut harus sesuai dengan kriteria kerja yang telah ditetapkan dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Pencapaian setiap individu berbeda tergantung kepada kemampuan masing-masing individu Menurut Simanjuntak (2015) dalam Rivai (2015:406) kinerja adalah tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Menurut Mangkunegara (2013:67) Kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadannya. Sedarmayanti (2010:176) menyatakan bahwa kinerja adalah hasil kerja seorang pekerja, sebuah proses manajemen atau suatu organisasi secara keseluruhan dimana hasil kerja tersebut harus dapat ditunjukan buktinya secara konkrit dan dapat diukur atau dibandingkan dengan standar yang telah ditentukan. Berdasarkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Pengaruh Kompensasi Karyawan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Karyawan koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang berjumlah 23 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengaruh Kompensasi Karyawan Disiplin Kerja terhadap kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Simultan) dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial Kompensasi Karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Sedangkan secara simultan Kompensasi Karyawan dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari Hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 34, 121 sedangkan koefisien regresi b1 = 0,093 dan b2 = 0,386. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh kompensasi Karyawan (X1) dan Disiplin Kerja (X2) terhadap kinerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 34,121+ 3,050 (X1) + 3,210 (X2) selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel Kompensasi Karyawan (X1) terhadap variabel kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa untuk variabel Kompensasi Karyawan (X1) di temukan t hitung = 3,525 lebih besar dari t tabel = 2, 06866 dan tingkat signifikan = 0,002. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel Kompensasi Karyawan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Disiplin Kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa variabel Disiplin Kerja (X2) ditemukan t hitung = 3,525 lebih besar dari t tabel = 2, 06866 dan tingkat sig. = 0,003. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel disiplin kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 2,698 lebih besar dari F tabel = 3,49 dan tingkat Sig = 0,000 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima Kompensasi Karyawan (X1) dan variabel disiplin kerja (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koefisien determinasi (R2) adalah 0,527atau 52,7%. Hal ini berarti besar pengaruhnya kompensasi Karyawan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan adalah 52,7%. Sedangkan pengaruh sebesar 47,3%disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kompensasi Karyawan, Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan

PENGARUH RISIKO BISNIS DAN RISIKO KEUANGAN TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021 (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Telekomunikasi)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh risiko bisnis dan risiko keuangan terhadap profitabilitas. Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah terdapat pengaruh risiko bisnis terhadap profitabilitas? Dan Apakah terdapat pengaruh risiko keuangan terhadap profitabilitas?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah risiko bisnis berpengaruh terhadap profitabilitas dan tujuan ke dua adalah untuk mengetahui apakah terdapat risiko keuangan berpengaruh terhadap profitabilitas. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Profitabilitas, risiko bisnis dan risiko keuangan. Profitabilitas adalah Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubunganya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri. Risiko bisnis adalah risiko yang dialami perusahaan saat menjalani aktifitas operasi, perusahaan tidak mampu untuk mendanai kegiatan operasional. Risiko keuangan adalah suatu tambahan risiko yang dibebankan kepada para pemegang saham biasa sebagai hasil dari keputusan untuk mendapatkan pendanaan melalui utang. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2017-2021. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 14 perusahaan manufaktur sub sektor telekomunikasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor telekomunikasi yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai (R2) sebesar 0,428 atau 42,8%. Hal ini menunjukkan bahwa risiko bisnis dipengaruhi oleh risiko keuangan sebesar 42,8%. Sedangkan pengaruh sisanya sebesar 42,8% merupakan variabel lainnya yang tidak di teliti dalam penelitian ini. Hasil uji regresi secara parsial risiko bisnis (H1) menunjukkan nilai Koefisien (β1) adalah 0,006 dengan tingkat signifikansi 0,001 kurang dari 0.05 maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diiterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa risiko bisnis berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial risiko keuangan Menunjukkan nilai Koefisien (β2) sebesar 0,000 yang berarti terdapat hubungan positif risiko keuangan dengan profitabilitas. dengan tingkat signifikansi 0,960 lebih dari 0.05 maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diitolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa risiko keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.

PENGARUH LATIHAN SPEED LADDER DRILL TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DI KLUB GASITO MADRID FC

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Kemampuan menggiring bola adalah salah satu faktor penyebab utama dalam permainan sepakbola untuk itu perlu di tingkatkan kemampuan dan kecepatan dalam menggiring bola. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola di klub Gasito Madrid FC. Metode Penelitian : Penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest and posttest design. Populasi penelitian ini adalah para pemain Gasito Madrid FC sebanyak 18 pemain. Sampel penelitian ini sebanyak 18 pemain.Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dribbling Bobby Charlton.Teknik analisis data menggunakan uji-t before- after. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan hasil perhitungan data yaitu Hasil uji-t memperoleh nilai bahwa menggiring t hitung sebesar 2,138 > 2,109 (t-tabel) dan besar nilai signifikansi probability 0,047 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, berarti terdapat pengaruh latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola di klub Gasito Madrid FC.terdapat pengaruh latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola di klub Gasito Madrid FC ,yaitu sebesar 2,77%. Simpulan : Dimana hasil yang diperoleh dengan analisis data dengan pengujian hipotesis maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola pada Klub Gasito Madrid FC yaitu sebesar 2,77%.dengan diketahuinya pengaruh latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola di Klub Gasito Madrid, hasil penelitian ini mempunyai implikasi praktis bagi berbagai pihak yang terkait yaitu para penggemar olahraga sepakbola yaitu pelatih dan pemain

Pengaruh simpanan anggota dan pinjaman anggota terhadap perolehan sisa hasil usaha

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul “Pengaruh Simpanan Anggota Dan Pinjaman Anggota Terhadap Perolehan Sisa Hasil Usaha Pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang” Disusun oleh Marselina Tawuru May, NIM: 18190148 pada Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah simpanan anggota dan pinjaman anggota berpengaruh signifikan terhadap perolehan sisa hasil usaha (SHU), penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, metode pengumpulan data yang dilakukan melalui dokumentasi yakni data sekunder laporan keuangan, objek penelitian yang diambil untuk mendukung terlaksananya penelitian ini adalah jumlah simpanan dan jumlah pinjaman serta jumlah sisa hasil usaha pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang. Sedangkan teknis analisis data yang di gunakan adalah dengan menggunakan teknik statistik yang menggunakan SPSS. Berdasarkan penelitian dapat dikemukakan dengan persamaan fungsi : Y= 1.109+ 0.000 (X1) + 0,005 (X2) yang berarti bahwa konstanta menyatakan meningkat pinjaman anggota maka sisa hasil usaha mengalami penigkatan. Kemudian dari hasil uji t -0.733 yang menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan (-0,733 2,571), berarti tidak terdapat pengaruh signifikan variabel jumlah simpanan terhadap sisa hasil usaha. Nilai t untuk jumlah pinjaman adalah 2585 dengan tingkat signifikan (2,585 > 2,57), berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel jumlah pinjaman terhadap sisa hasil usaha. Dan uji f sebesar 3.982 dengan tingkat signifikan (0.203 > 0.05) berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama variable jumlah simpanan dan jumlah pinjaman terhadap sisa hasil usaha.

PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH, KOMPETENSI APARATUR DAN PERAN AUDIT INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (Studi Empriris Pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Good Governance merupakan sebuah istilah yang sangat diperlukan bagi setiap negara di dunia ini. Di indonesia sendiri konsep good governance ini muncul karena adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang selama ini dipercaya sebagai penyelenggara urusan publik. Kinerja pemerintah dapat dinilai dengan melihat pada laporan keuangan yang dihasilkan. Laporan keuangan dikatakan berkualitas jika memenuhi kriteria-kriteria yang tercantum dalam Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yakni relevan (relevance), andal (realibity), dapat dipahami (understand ability) dan dapat dibandingkan (comparability). Kualitas laporan keuangan merupakan sebuah hal yang menjadi permasalahan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk berupaya semaksimal mungkin dalam menghasilkan laporan keuangan sehingga dapat dikatakan berkualitas. Penelitian ini mengkaji masalah tentang pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah, kompetensi aparatur dan peran audit internal terhadap kualitas laporan keuangan. Dari permasalahan inilah muncullah beberapa persoalan penelitian yang kebenarannya akan dibuktikan melalui hasil penelitian ini. Persoalan-persoalan penelitian tersebut adalah sebagai berikut: 1) penerapan standar akuntansi pemerintah berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan?, 2) bagaimana kompetensi aparatur berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan?, 3) bagaimana peran audit internal berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan? Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjawab persoalan penelitian. Adapun tujuan dari penelitian ini antara lain: 1) untuk menguji secara empiris pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan. 2) untuk menguji secara empiris pengaruh kompetensi aparatur terhadap kualitas laporan keuangan. 3) untuk menguji secara empiris pengaruh peran audit internal terhadap kualitas laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pegawai pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga sampel yang terpilih berjumlah 30 orang pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang yang terdiri atas 15 orang dari bidang akuntansi dan aset, 9orang dari bidang aggaran dan 6 orang dari bidang perbendaharaan. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner untuk dijawab responden penelitian agardapat membantu dan memudahkan peneliti dalam memperoleh data lapangan untuk memecahkan masalah penelitian dan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif yang dimana dapatdiartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan objek atau subjek penelitian yang bisa berupa orang, lembaga, masyarakat dan lainnya berdasarkan dengan fakta-fakta yang terjadi saat ini. Setelah dideskripsikan gambaran objek atau subjek penelitian kemudian dilakukan analisis lanjutan dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan standar akuntansi berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (3,192>1,703) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,0040,05). Selanjutnya kompetensi aparatur juga berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitunglebih besar dari nilai ttabel (0,6691,703) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,509>0,05). Peran audit internal juga memberi pengaruh signifikann positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil dapat dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (2,016>1,703) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05(0,0490,05). Berdasarkan hasil penelitian ini secara otomatis telah menjawab hal-hal yang menjadi persoalan dalam penelitian ini. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti ke jenjang atau objek yang lebih tinggi lagi dan menggunakan alat uji yang berbeda dengan penelitian ini.

TINJAUAN TENTANG NILAI-NILAI OLAHRAGA DALAM GERAK DASAR TARIAN ADAT LIKURAI DI DESA DUALASI, KECAMATAN LASIOLAT, KABUPATEN BELU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Gerakan-gerakan yang ada dalam tarian adat likurai sesungguhnya adalah bentuk ekspresi dari perasaan masyarakat setempat. Gerakan-gerakan ini mencerminkan adanya penerapan dari gerakan-gerakan dasar yang biasa dilakukan sehari-hari. Gerak Tari ini menjadi lebih efektif dan indah bila dilakukandengan sungguh-sungguh. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tinjauan tentang gerak dasar tarian Likurai di kabupaten Belu, provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian:Metode Penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif. Adapun data yang diperoleh dari data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data primer diperoleh dari, wawancara, observasi, dokumentasi pada saat berlangsungnya tarian, sedangkan data sekunder diperoleh dari, catatan atau dokumen yang relefan yang berupa buku, jurnal, laporan dan foto yang berkaitan dengan penelitian. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tarian likurai dilakukan berdasarkan nilai-nilai yang diterapkan antara lain, kerja sama, kejujuran, komunikasi, pemahaman, kepemimpinan, yang dilakukan dengan baik dan benar dalam tarian likurai, karena tarian likurai membutuhkan penari yang berani juga melakukannya dengan sungguh-sungguh. Simpulan:Simpulan dari hasil analisis data tersebut, hasil penelitian dan pembahasan maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa: tarian likurai bukan tarian yang dimainkan sesuka hati tapi tarian tersebut membutuhkan orang yang bertanggung jawab dan berani dalam melakukan tarian likurai

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA DI PANTAI MOTADIKIN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA DI PANTAI MOTADIKIN Daud Etika Seik 1*, Agustinus J. Nafie 2, Jimmy Ch Atty 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Penelitian ini adalah kurangnya partisipasi masyarakat setempat dalam melakukan aktivitas olahraga di pantai Motadikin. Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin di capai oleh Peneliti dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Patisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga di pantai Motadikin. Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan dokumentasi dalam aktivitas olahraga di pantai Motadikin sehingga kita bisa dapat mengetahui berbagai macam aktivitas olahraga yang biasanya di lakukan di pantai Motadikin. Selain itu dengan adanya aktivitas olahraga yang dilakukan oleh para Olahragawan akan sangat bermanfaat dan memberikan motivasi bagi masyarakat sekitar maupun pengunjung yang datang ke tempat rekreasi pantai Motadikin. Dalam melakukan aktivitas olahraga kita bukan saja memperoleh kesegaran tubuh tetapi kita bisa di jauhkan dari penyakit seperti mencegah penyakit jantung dan stroke, mengendalikan diabetes, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah nyeri punggung, dan meningkatkan kualitas hidup. Simpulan: Dengan kita melakukan aktivitas olahraga setiap hari kita dapat memperoleh hidup yang sehat. Katakunci: Partisipasi masyarakat; pemerintah daerah; tempat wisata pantai motadikin; aktivitas olahraga yang di lakukan

ANALISIS GERAK TARIAN TRADISIONAL RANGKUK ALU DI KABUPATEN MANGGARAI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang : Rangkuk alu merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggunakan dua pasang bambu atau tongkat yang di gerak-gerakan hingga kaki pemain lawan terjepit bambu. Bagi masyarakat Manggarai rangkuk alu dilakukan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian. Tujuan penelitian: Berdasarkan rumusan masalah, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Gerak Tarian Tradisional Rangkuk Alu Pada Sanggar Wela Rana. Metode penelitian : Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Pendekatan kualitatif naturalistik karena dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan berupa data yang menggambarkan secara rinci, bukan data yang berupa angka-angka. Hasil dan Pembahasan : Tarian rangkuk alu merupakan tarian tradisional Manggarai. Dalam tarian rangk uk alu ini dapat melatih, kelincahan, ketelitian dan ketepatan dalam mengambil keputusan yang akan dilakukan. Dalam tarian ini penarinya melakukan gerakan seperti melompat-lompat. Pada saat menari penari melakukan gerakan olahraga seperti, menjingkat, melompat, dan menghindar. Gerakan ini dikategorikan dalam gerakan lokomotor. Simpulan : Tarian Rangkuk Alu ini biasanya menggunakan alat yaitu bambu yang terdiri dari 4-6 bambu yang disusun membentuk pola dan dimainkan dengan cara dihentakan yang menghasilkan ketukan, dimana dalam setiap hentakan tersebut penari melakukan gerakan melompat dan menghindar agar tidak terkena jepitan bambu.

PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI PANTAI WARNA OESAPA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAK PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI PANTAI WARNA OESAPA Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pengetahuan kewirausahaan, dan motivasih terhadap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Sehingga persoalan dalam penelitianini adalah, pertama apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara pengetahuan kewirausahaan terhadap keberhasilan usaha pada pedagan kaki lima di pantai warna oesapa, kedua apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara motivasi terhadaap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh pedagang kaki lima di pantai warna oesapa, dengan sampel sebanyak 57 responden. dan dalam upaya untuk mencapai tujuan ini dan menyelesaikan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data di uji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = -2.431X1 + 0. .323 + 0.434X2 + e. Selain itu berdasarkan uji t hipotesis pertama dari variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) di temukan t hitung = 3.057 > t tabel = 2,05283, maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel motivasi (X2) ditemukan t hitung = 3.186 > t tabel =2.05283, maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel motivasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukan bahwa nilai F-hitung > fF tabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak, jika F hiting < F tabel, maka Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terkait. Dan berdasarkan hasil analisis regresi maka besaran koefisien determinan R2 sebesar 0,641 artinya bahwa sebesar 64,1% variabel pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Sedangkan sisanya 35,9% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Penelitian memilih pedagang kaki lima di pantai warna oesapa karena Pantai Warna Oesapa merupakan salah satu ruang terbuka publik favorit bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Kawasan pantai ini berkembang seiring dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur pedestrian pada sepanjang pesisir pantai warna oesapa. Pembangunan pedestrian merupakan bentuk inisiasi pemerintah kota kupang untuk mendukung program sebagai waterfront city. Selama beberapa tahun digunakan sebagai ruang publik telah menunjukkan dampak perkembangan aktivitas pantai Warna yang lebih variatif dan ramai terutama menjelang sore, malam bahkan mencapai waktu dini hari. Keberadaan jalur pedestrian mulanya dibangun untuk mewadahi aktivitas rekreasi namun seiring perkembangannya telah memicu pertumbuhan sektor informal pedagang kaki lima (PKL) yang mendominasi pada kawasan tersebut. Penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan kewirausahaan, dan motivasi berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Berkaitan dengan pengetahuan kewirausahaan pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa sebaiknya perlu mengembangkan inovasi agar makin dijangkau oleh masyarakat. Berkaitan dengan motivasi pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa sebaiknya memperhatiakan perilaku konsumen sehingga dapat menarik opini pelanggan. Dan berkaitan dengan keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa perlu menjaga strategi dan tetap mempertahankan keterjangkauan harga pokok produk agar sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, namun tidak mengurangi laba penjualan, sehingga konsumen tertarik dan tetap membeli produk yang ditawarkan. Kata kunci: Pengetahuan Kewirausahaan, Motivasi, Keberhasilan Usaha

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHADIRAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DI DESA POLLO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHADIRAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DI DESA POLLO Eben S. Kabnani*, Ramona M. Mae, Yahya J. Palinata. Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Persepsi adalah suatu proses yang didahului oleh proses penginderaan, yaitu merupakan proses diterimanya stimulus oleh individu melalui alat indera atau juga disebut proses sensoris. Pencak silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela mempertahankan eksistensi (kemandiriannya) dan integritasnya terhadap lingkungan hidup atau alam sekitsrnya untuk mencapai keselarasan hidup guna peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Tujuan penelitian:Adapun tujuan penelitian yang ingin di capai oleh peneliti dalam melaksanakan penelitian ini adalah: untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kehadiran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Pollo. Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui instrumrn penelitian (kuesioner), serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu: data statistik. Populasi Sampel pada penelitian ini adalah 20% jumlah masyrakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese yaitu 60 orang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menujukan bahwa persepsi masyarakat terhadap kehadiran PSHT di Desa Pollo Dusun 03/Nekmese dengan populasi 60 orang sebagai responden yang member persepsi dengan menjawab 8 pernyataan dari 4 kategori jawaban yaitu: (SS), (S), (TS) dan (STS). Responden tertinggi pada pernyataan 1 adalah kategori (S) dengan jumlah 35 dan persentasi 58,33%, pernyataan 2 adalah kategori (TS) dengan jumlah 30 dan perentasi 50%, pernyataan 3 adalah kategori (TS) dengan jumlah 30 dan persentasi 50%, pernyataan 4 adalah kategori (TS) dengan jumlah 28 dan persentasi 46,66%, pernyataan 5 adalah kategori (TS) dengan jumlah 35 dan persentasi 58,33%, pernyataan 6 adalah kategori (S) dengan jumlah 32 dan persentasi 53,33%, pernyataan 7 adalah kategori (S) dengan jumlah 30 dan persentasi 50%, pernyataan 8 adalah kategori (S) dengan jumlah 52 dan persentasi 86,66%. Simpulan: Persepsi masyarakat terhadap kehadiran PSHT, Masyarakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese setuju dengan hadirnya PSHT di Desa Pollo Dusun 03/Nekmese, namun demikian masyarakat sangat mengharapkan kehadiran PSHT agar tidak menimbulkan tindakan criminal, kehadiran PSHT dapat menimbulkan nilai-nilai kehidupan yang baik, memperluas jaringan social, melakukan ajaran beladiri dengan baik, dan masyarakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese bersedia memberi persepsi terhadap kehadiran PSHT. Katakunci: Persepsi,Masyarakat, Pencak Silat

KAJIAN PERMAINAN TRADISIONAL SIKI DOKA SEBAGAI KEGIATAN REKREASI ANAK DI SD INPRES MBIU KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KAJIAN PERMAINAN TRADISIONAL SIKI DOKA SEBAGAI KEGIATAN REKREASI ANAK DI SD INPRES MBIU KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO Yusak Sedeh1* , Lukas M. Boleng2 , Christin P. M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan tradisional mengandung nilai permainan dan olahraga. Permainan tradisional salah satu permainan yang dimainkan oleh orangorang dulu. Permainan tradisional juga merupakan kegiatan yang bersifat menghibur yang menggunakan alat sederhana dan telah diwariskan dari generasi kegenerasi. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian permainan tradisional siki doka sebagai kegiatan rekreasi anak di SD Inpres Mbiu Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, dan guru penjasorkes di SD Inpres Mbiu Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian, teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Melalui permainan siki doka sebagai kegiatan rekreasi anak, anak merasakan suatu kepuasan pada dirinya sendiri serta merasa senang, gembira dan bersemangat yang mengacu pada faktor 1) Nilai integrasi, 2) Nilai social, 3) Nilai kerja sama, 4) Nilai saling menghargai, 5) Nilai keterampilan dan 6) Nilai ketelitian. Simpulan: Demi mendapatkan suatu kesenangan, kegembiraan, dan kepuasan dalam diri seseorang, maka olahraga rekreasi dengan menggunkan salah satu permainan tradisional yaitu siki doka menjadi salah satu alternatif aktivitas yang dilakukan anak di sekolah. Katakunci: Permainan Tradisional; Rekreasi Anak

TINJAUAN KETERAMPILAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET REMAJA PERISAI DIRI DI UNIT WALIKOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN KETERAMPILAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET REMAJA PERISAI DIRI DI UNIT WALIKOTA KUPANG Adrianus Steven Seran1*, Agustinus Jacob Nafie2, David Loba3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Keterampilan tendangan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang atlet dalam pertandingan silat, salah satunya yaitu keterampilan tendangan sabit. Keterampilan tendangan sabit sangat penting dimiliki oleh seorang atlet karena atlet yang terampil dalam melakukan tendangan akan membuat prestasi yang memuaskan dalam pertandingannya. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di tempat latihan Perisai Diri Unit Walikota Kupang. Subjek data dalam penelitian ini ialah pelatih dan atlet remaja dengan keseluruhan berjumlah 4 orang informan. Penelitian ini dilakukan pada saat kegiatan latihan berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan 12 hari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data. Hasil dan pembahasan: Indikator keterampilan tendangan sabit yaitu kemampuan merencanakan dan kemampuan melakukan tendangan mulai dari rangkaian gerak awalan, gerakan inti hingga akhiran. Hasil penelitian berupa hasil analisis gerak keterampilam tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang tergambar pada setiap gerakan sampel yang terdapat pada lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan tendangan sabit atlet remaja yang telah diteliti dan ditinjau oleh peneliti berdasarkan teori dan hasil observasi di lapangan telah efektif, baik dan benar sesuai teknik dasar yang ada. Simpulan: Berdasarkan pembahasan hasil tinjauan mengenai keterampilan tendangan sabit pada atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan teknik tendangan sabit ada beberapa faktor penentu keberhasilan atlet yakni intensitas latihan dan keseimbangan. Rangkaian gerak dasar teknik tendangan sabit meliputi awalan, gerakan inti dan akhiran. Kematangan dari tiga rangkaian gerakan ini juga berpengaruh pada keberhasilan setiap serangan yang diarahkan ke lawan dalam pertandingan. Katakunci: Keterampilan; Tendangan Sabit; Atlet Remaja Perisai Diri.

ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PRODUK, CITRA MEREK, DAN HARGA ANTARA SMARTPHONE SAMSUNG GALAXY A12 DAN OPPO A54 (STUDI KASUS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI PRODI MANAJEMEN ANGKATAN 2018-2022 UKAW)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PRODUK, CITRA MEREK, DAN HARGA ANTARA SMARTPHONE SAMSUNG GALAXY A12 DAN OPPO A54 (STUDI KASUS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI PRODI MANAJEMEN ANGKATAN 2018-2022 UKAW) OLEH MITHA SEPTIANI TASY 18410015 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Perbandingan Kualitas Produk, Citra Merek, dan Harga, Antara Smartphone Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang sudah membeli maupun menyukai Smartphone Samsung Galaxy A12 dan Oppo A54 dan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Rao Purba sebanyak seratus responden. Analisis yang digunakan adalah paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara citra merek Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54, ada perbedaan yang signifikan antara harga Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54 dan terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara kualitas produk Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54. Kata Kunci : Kualitas Produk, Citra Merek, dan Harga

Perempuan dan Perannya dalam Pelayanan Gereja

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peran perempuan merupakan suatu prilaku yang dilakukan dan diharapkan berdasarkan dengan status sosial, dengan melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk memenuhi harapan bagi diri sendiri dan harapan bagi orang lain. Peran seorang perempuan dalam jemaat sebatas menjadi seorang diaken dan bekerja didapur. Tugas yang diberikan kepada mereka berdasarkan dengan pemahaman budaya dan sistem sosial yang berkembang dan telah mendarah daging dalam kehidupan jemaat, bahwa perempuan adalah orang yang lemah dan tugas mereka untuk melahirkan anak, mengurus anak dan berada didapur untuk bekerja. Bahkan seorang anak perempuan telah diberikan pemahaman sejak kecil, tentang bagaimana tugas mereka yang berada didapur untuk menyiapkan segala hal untuk semua orang, dan tidak diperbolehkan berada di depan. Hal ini mempengaruhi perempuan ketika diminta untuk terlibat dalam setiap kegiatan, mereka merasa tidak pantas dan tidak kepercayaan diri. Dari masalah yang dipaparkan, maka penulis melakukan penelitian mengenai perempuan dan perannya dalam pelayanan gereja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan jemaat tentang peran perempuan baik dalam gereja maupun masyarakat. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, melakukan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian bahwa perempuan selalu ditempatkan pada urutan kedua berdasarkan dengan sistem budaya yang sudah ada sejak dahulu. Maka Fakilau ( Mariam Lakapada) menjadi sosok perempuan yang telah mendobrak sistem kebudayaan dengan melakukan pembaharuan dan membuktikan bahwa perempuan juga memiliki nilai yang sama dengan laki-laki yaitu semua setara, sebab Tuhan sendiri tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan dengan melihat pada sistem budayanya dan sistem sosial tetapi Tuhan datang untuk semua orang tanpa terkecuali.

TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PEMERINTAH DESA DALAM PENGOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DESA PADA DESA PENFUI TIMUR KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK APBDes memiliki fungsi sebagai dokumen resmi yang mempunyai kekuatan, dimata hukum yang menjamin kelayakan sebua rencana kegiatan dari segi anggaran, sehingga dapat mengoptimalkan kelayakan hasil rencana kegiatan secara teknis kerena dokumen ini menpunyai kekuatan hukum, maka dokumen ini bersifat mengikat pemerintah Desa dan semua pihak yang yang terkait. Untuk melaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, APBDes ini juga menjamin tersedianya anggaran yang pasti uuntuk melaksanakan rencana kegiatan. Berdasarkan hal tersebut peneglolaan keuangan desa oleh perintah desa harus dikelola secara tertib taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan akuntabel pengelola APBDes dituntut dapat melaksanakannya sesuai apa yang sudah menjadi aturan hal ini transparansi dari para aparatur desa sangat dibutuhkan, menurut dwiyanto (2008), transparansi tidak hanya penting dalam penyelenggaraan pemerintah, tetapi juga dalam penyelengaraan pelayanan publik. Dana Desa adalah dana yang bersumber dari angaran pendapatan dan belanja negara(APBN) yang diperuntukan pada desa yang ditaransfer melalui angaran pendapatan belanja daerah (APBD) kabupaten/kota dan digunakan untuk membiayai penyelengaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat di transfer melalui kas rekening desa. Setiap priodik selalu diadakan evaluasi pelaksanaan APBDes yang mengundang BPD, perangkat desa dan toko masyarakat, evaluasi ini dilakukan untuk mewujudkan transparansi dalam APBDes dan diharapkan adanya usulan-usulan demi berjalanya program. Dan dalam pertanggungjawaban administrasi kami selalu membuat laporan pertanggung jawaban tahunan demi melaksanakan prinsip akuntabilitas Anggaran pendapatan dan belanja Desa(APBDes) adalah rencana tahunan pemerintah desa yang oleh kepala desa bersama badan pemuryawaratan desa melalui peraturan desa. transparansi juga memiliki kontribusi yang sangat penting terhadap upaya penegakan hukum dan pemberantasan praktis korupsi, korupsi dan nepotisme (KKN). Dalam upaya pemerantasan KKN ini, peran transparansi menjadi sangat besar. Rendahnya transparansi sering memberi peluang dan kesempatan kepada para pemegang kekuasaan untuk menyala gunakan kekuasaan. Mengingat Indonesi berada pada peringkat ke-90 terkorup di seluruh 174 negara yang diperiksa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendapatan belanja Desa di Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Jenis penilitian adalah kualitatif diskriftif teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan Dukumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemerintah Desa Penfui Timur telah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendapatan belanja Desa berdasarkan peraturan Mentri dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 Tentang pengelolaan keuangan Desa. Pemerintah Desa Penfui Timur bertanggungjawab kepada Bupati, BPD, dan masyarakat untuk merencanakan kegiatan yang telah disusun dalam Musyawara Desa. Prinsip transparansi sesungguhnya dibangun atas imformasi yang bebas. Bebas diakses oleh siapa saja yang membutuhkannya, dan pemerintah berkewajiban untuk memberikan imformasi tersebut kapada masyarakat Desa terutama berkaitan dengan sesuatu yang telah dilakukan dan tidak dilakukan untuk urusan public. Keterbukaan akses imformasi rencana kegiatan yang telah disusun disampaikan kepada masyarakat luas dengan pemasangan baliho berisi imformasi APBDes. Pada saat pelaksanaan Tim pelaksana kegiatan bertanggungjawab atas pelaksanaan program kerja. Masyarakat ikut dilibatkan dalam pelaksanan dalam bentuk papan imformasi proyek. Dalam tahap pelaporan pertangungjawaban pemerintah Desa bertangungjawab untuk memberikan pelaporan secara berkala kepada BPD dan Bupat. Secara umum transparansi dan akuntabilitas diDesa Penfui Timur Kecmatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang sudah berjalan dengan baik, walaupun masi ada beberapa kelemahan yang diperbaiki Populasi dari penelitian ini adalah Transparansi dan akuntabilitas peremrintah Desa dalam pengelolaan anggaran pendapatan belanja Desa Desa Penfui Timur dalam 3(tiga) anggaran. metode pemilihan sampel adalah Struktur pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja Desa. dalam kurung waktu 3 (tiga) tahun jenis data yang digunakan kualitatif hasil dari Dukumentasi yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mempelajari catatan- catatan yang berhubungan dengan objek yang diteliti melalui teori yang telah dipelajari pada saat kuliah, buku-buku Kata kunci: Transparansi Akuntabilitas pengelolaan APBDes

Kristus Tidak Terbagi-bagi

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KRISTUS TIDAK TERBAGI-BAGI FAKULTAS TEOLOGI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG Semri Anderias Fanmey Email. [email protected] Masalah pokok yang dikaji dalam skripsi ini adalah realita di mana terjadinya perpecahan dalam jemaat mata jemaat GMIT Elim Nenas. Jemaat tersebut terpecah-pecah oleh karena adanya perselisihan pendapat, sikap mementingkan kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, tidak saling mengasihi sebagai saudara seiman serta pengkultusan pemimpin. Berdasarkan masalah-masalah tersebut, jemaat terbagi-bagi dalam empat kubuh. Melihat persoalan yang terjadi, penulis tertarik untuk menafsirkan teks surat 1 Korintus 1:10-13 yang juga membahas mengenai perpecahan dalam jemaat, di mana dalam jemaat Korintus pun terjadi perpecahan dan terbagi-bagi dalam 4 golongan, antaranya golongan Paulus, golongan Apolos, golongan Kefas dan golongan kristus, berdasarkan realita perpecahan yang terjadi, Paulus memberikan nasihat kepada jemaat korintus untuk menjaga persatuan dengan harus seia sekata dan sepikir sependapat agar dapat mengendalikan potensi perpecahan dalam jemaat. Hal-hal ini akan nampak melalui tafsiran surat Korintus 1:10-13. Untuk menemukan kerygma dalam teks ini, penulis menafsirkannya menggunakan metode historis kritis, yaitu menggali sejarah terbentuknya teks dan menemukan maksud serta tujuan yang mendasari peristiwa dalam teks Korintus 1:10-13 ini. Penulis menemukan dua pokok kerygma yaitu kasih Kristus yang utuh merupakan dasar persekutuan dan menjaga persekutuan sebagai saudara seiman. Kedua kerygma ini memberi penjelasan bahwa persekutuan sebagai jemaat yang dibangun dalam tubuh Kristus, perlu dijaga keutuhannya agar jemaat tidak boleh terpecah-pecah, serta refleksi teologisnya bagi mata jemaat GMIT Elim Nenas.