2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa
dalam pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media Pop-Up Book di SMP
Negeri 1 Amanatun Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuantitatif dan desain penelitiannya adalah Pre-Experimental. Sampel untuk
penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata yang
diberikan sebelum dan sesudah pengaplikasian. Analisis data menggunakan
analisis statistik sederhana dan uji-t. Temuan menunjukkan peningkatan yang
signifikan dalam penguasaan kosakata siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari
50,33 pada pra-tes menjadi 77,33 pada pasca-tes. Hasil uji-t menunjukkan bahwa
nilai-t (17,24) lebih tinggi dari nilai tabel-t (1,69), menunjukkan bahwa hipotesis
alternatif (H1) diterima. Kesimpulannya, penggunaan media Buku Pop-Up
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata
siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai
Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel
Intervening pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) Periode 2020-2023” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan
dan kebijakan hutang sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor
teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Nilai
perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor
terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Struktur kepemilikan
diyakini mampu memengaruhi pengambilan keputusan manajerial yang pada
akhirnya berdampak pada kinerja keuangan, kebijakan hutang, dan nilai
perusahaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder
yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor teknologi yang
terdaftar di BEI selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan
menggunakan metode purposive sampling. Variabel struktur kepemilikan
diproksikan dengan insider ownership, kinerja keuangan diproksikan dengan
xiii
Return on Assets (ROA), kebijakan hutang diproksikan dengan Debt to Equity
Ratio (DER), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value
(PBV). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji
asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, serta uji mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh
terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan, dan kebijakan hutang. Kinerja
keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, demikian pula
kebijakan hutang yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil uji
mediasi menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan kebijakan hutang mampu
memediasi hubungan antara struktur kepemilikan dan nilai perusahaan. Temuan
ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan yang tepat dapat meningkatkan
nilai perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan
kinerja keuangan dan pengelolaan kebijakan hutang yang optimal.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)
Studi Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat. Badan
usaha milik desa (BUMDes) merupakan salah satu instrument penting dalam
meningkatkan perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal. Dalam
upaya mencapai tujuan tersebut, tata kelola bumdes yang baik menjadi kunci
utama. Tata kelola bumdes mencakup perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan
pengawasan pengguna dana yang dikelola BUMDes. Badan Usaha Milik Desa
(Bumdes) sebagai bagian dari sumber pendapatan asli desa yang diharapkan
dapat mendorong desa untuk mengelola sumber daya termasuk pembangunan
ekonomi, dan mendorong pemerintah desa untuk lebih mandiri dalam
pengelolaan pemerintahan desa sehingga BUMDes perlu dibentuk untuk
mengelola perekonomian masyarakat pedesaan.
Peranan BUMDes merupakan membangun serta meningkatkan
kemampuan serta keahlian ekonomi warga desa, pada biasanya buat tingkatkan
kesejahteraan ekonomi serta sosialnya, berfungsi secara aktif dalam upaya
mempertinggi mutu kehidupan manusia serta warga, memperkokoh
perekonomian rakyat selaku bawah kekuatan serta ketahanan perekonomian,
berusahauntuk mewujudkan serta meningkatkan perekonomian warga desa,
menolong para warga buat tingkatkan penghasilannya sehingga bisa tingkatkan
pemasukan serta kemakmuran warga.
Penerapan tata kelola yang sesuai dengan prinsip good governance
belum banyak di terapkan di BUMDes karena masih minimnya sumber daya
manusia yang memadai. Seperti yang terjadi pada salah satu BUMDes di daerah
Gaura, yang terletak di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten
Sumba Barat, Indonesia. Kurang transparannya BUMDes tersebut dalam
mengelola aset ekonomi membuat banyak pihak mulai hilang kepercayaan.
Berpijak kepada AD/ART yang ada, BUMDes tersebut mestinya taat dan patuh
kepada aturan yang sudah disepakati. Selain itu, kurang bertanggung jawabnya
pihak-pihak yang terkait.
Faktor-faktor yang dapat membantu keberhasilan dari kinerja BUMDes
ialah adanya jiwa patriotisme semangat, adanya keterampilan, dilakukannya
pelatihan, tingkat pendidikan, pengalaman, kejujuran (perilaku etis), adanya rasa
tanggung jawab, keseriusan, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,
kerja tim yang baik, komunikasi yang transparan antara manajer BUMDes, sikap
pantang menyerah dalam upaya mencapai target kinerja, religiusitas, kepuasan
kerja, gaya kepemimpinan visioner (transformasional), kehadiran mekanisme
insentif.
Tujuan penelian yaitu Untuk mengetahui Tata Kelola Badan Usaha
Milik Desa (BUMDes) Di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten
Sumba Barat.
Untuk mengetahui dampak-dampak dalam Kelola Badan Usaha Milik
Desa (BUMDes) Di Desa Gaura Kecamatan Laboya Barat Kabupaten Sumba
Barat.
Berdasarkan penelitian ini di atas maka peneliti tertarik mengambil
Judul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Studi Desa Gaura,
Kecamatan Laboya, Kabupaten Sumba Barat
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul Analisis Penerapan Biaya Kualitas Pada Pabrik
Tahu Beta Kota Kupang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya kualitas pada
Pabrik Tahu Beta Kota Kupang serta mengetahui sejauh mana penerapan
tersebut dapat mendukung efisiensi biaya produksi dan peningkatan mutu
produk. Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, industri kecil
seperti pabrik tahu dituntut untuk mampu menghasilkan produk berkualitas
dengan biaya yang efisien. Biaya kualitas menjadi salah satu pendekatan penting
dalam pengendalian mutu karena mencakup seluruh biaya yang berkaitan
dengan upaya pencegahan, penilaian, serta kegagalan produk baik sebelum
maupun sesudah sampai kepada konsumen.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan
pemilik dan bagian produksi, observasi di lokasi penelitian, serta dokumentasi
data biaya produksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan
Pabrik Tahu Beta yang berjumlah 8 orang. Data dianalisis dengan
mengidentifikasi dan mengklasifikasikan komponen biaya kualitas yang
terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan
biaya kegagalan eksternal, kemudian membandingkannya dengan kondisi
aktual di perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pabrik Tahu Beta belum
menerapkan sistem pencatatan biaya kualitas secara terstruktur. Perusahaan
masih berfokus pada biaya produksi utama seperti biaya bahan baku, tenaga
kerja, dan biaya overhead pabrik tanpa melakukan pengelompokan biaya
kualitas secara khusus. Data tahun 2023 menunjukkan total produksi sebesar
29.948 papan tahu, dengan produk tidak terjual sebanyak 111 papan yang
mengakibatkan kerugian sebesar Rp6.496.000. Kerugian tersebut termasuk
dalam kategori biaya kegagalan internal karena produk mengalami kecacatan
atau tidak memenuhi standar sebelum atau saat proses distribusi.
Selain itu, pengendalian kualitas masih bersifat sederhana dan belum
didukung oleh sistem akuntansi manajemen yang memadai. Biaya pencegahan
seperti pelatihan karyawan dan pemeliharaan mesin masih terbatas, sedangkan
biaya penilaian hanya dilakukan melalui pemeriksaan visual tanpa standar
operasional tertulis. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan biaya kualitas
belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan bahan baku dan
ketidakefisienan proses produksi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan biaya kualitas yang lebih
terstruktur dan sistematis sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi
produksi dan mutu produk tahu. Dengan mengidentifikasi serta
mengendalikan komponen biaya kualitas secara tepat, Pabrik Tahu Beta dapat
menekan biaya kegagalan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta
memperkuat daya saing usaha di Kota Kupang. Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi pelaku usaha kecil dan menengah dalam menerapkan
konsep biaya kualitas sebagai strategi pengendalian mutu dan peningkatan
profitabilitas usaha.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kewirausahaan memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi tingkat pengangguran,
khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi. Mahasiswa sebagai agen perubahan
diharapkan tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu
menjadi pencipta lapangan kerja. Namun, pada kenyataannya, tidak semua
mahasiswa memiliki minat yang kuat untuk berwirausaha. Perbedaan minat tersebut
dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan kewirausahaan dan
efikasi diri yang dimiliki oleh mahasiswa.
Pengetahuan kewirausahaan merupakan pemahaman individu mengenai
konsep, prinsip, dan proses kewirausahaan, mulai dari pengenalan peluang usaha,
pengelolaan risiko, perencanaan bisnis, hingga pengambilan keputusan usaha.
Pengetahuan yang baik tentang kewirausahaan diyakini mampu membentuk pola
pikir positif terhadap dunia usaha serta meningkatkan kesiapan individu untuk
memulai usaha secara mandiri.
Sementara itu, efikasi diri merupakan keyakinan seseorang terhadap
kemampuan dirinya dalam mengorganisasikan dan melaksanakan tindakan yang
diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks kewirausahaan, efikasi
diri berperan penting dalam membangun kepercayaan diri mahasiswa untuk
menghadapi tantangan, ketidakpastian, serta risiko yang melekat pada aktivitas
berwirausaha.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan
kewirausahaan dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas
Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, baik secara parsial maupun
simultan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif
dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa
Program Studi Manajemen jalur minat kewirausahaan angkatan 2021 yang berjumlah
36 orang.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh,
sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner tertutup
yang disusun berdasarkan indikator-indikator variabel penelitian, yaitu pengetahuan
kewirausahaan, efikasi diri, dan minat berwirausaha. Skala pengukuran yang
digunakan adalah skala interval dengan rentang nilai 1 sampai 10. Data yang telah
dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda
dengan bantuan program IBM SPSS. Tahapan analisis data meliputi analisis
pendahuluan untuk menggambarkan karakteristik responden dan deskripsi variabel
penelitian, serta analisis lanjutan yang mencakup uji regresi, uji parsial (uji t), uji
simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²).
Hasil analisis pendahuluan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan
kewirausahaan mahasiswa berada pada kategori sedang. Hal ini mengindikasikan
bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai kewirausahaan,
namun belum sepenuhnya mendalam dalam aspek perencanaan dan pengelolaan
usaha secara komprehensif. Efikasi diri mahasiswa juga berada pada kategori sedang,
yang berarti mahasiswa cukup percaya diri terhadap kemampuannya, tetapi masih
ragu dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian usaha. Sementara itu, minat
berwirausaha mahasiswa berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa
sebagian mahasiswa memiliki ketertarikan untuk berwirausaha, namun belum
sepenuhnya menjadikan kewirausahaan sebagai pilihan karier utama. Hasil analisis
regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara parsial pengetahuan
kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha
mahasiswa. Artinya, semakin tinggi tingkat pengetahuan kewirausahaan yang
dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula minat mereka untuk berwirausaha.
Efikasi diri juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat
berwirausaha, yang menunjukkan bahwa keyakinan terhadap kemampuan diri
menjadi faktor penting dalam mendorong mahasiswa untuk memilih kewirausahaan
sebagai alternatif karier.
Secara simultan, pengetahuan kewirausahaan dan efikasi diri berpengaruh
signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas
Kristen Artha Wacana Kupang. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa
pengembangan minat berwirausaha mahasiswa tidak dapat dilepaskan dari
peningkatan pengetahuan kewirausahaan dan penguatan efikasi diri. Pendidikan
kewirausahaan yang tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga pada
pengalaman praktik dan pembentukan kepercayaan diri, sangat diperlukan untuk
menumbuhkan minat berwirausaha yang lebih kuat.
Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan
pertimbangan bagi pihak perguruan tinggi dalam merancang dan mengembangkan
kurikulum serta program kewirausahaan yang lebih efektif dan aplikatif. Selain itu,
penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi
pengembangan ilmu kewirausahaan serta menjadi referensi bagi penelitian
selanjutnya yang mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat berwirausaha di
kalangan mahasiswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul Pengaruh Disiplin Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja
Karyawan pada Universitas Kristen artha Wacana Kupang. Berdasarkan latar belakang
tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap
kinerja karyawan di UKAW Kupang; menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap
kinerja karyawan di UKAW Kupang; dan menguji pengaruh disiplin kerja dan
kepemimpinan secara simultan terhadap kinerja karyawan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif
kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan UKAW Kupang yang berjumlah
84 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian (sampel jenuh). Data
dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert 1–10, yang telah diuji
validitas dan reliabilitasnya.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda
dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi terbaru. Pengujian hipotesis dilakukan
melalui uji t untuk melihat pengaruh parsial, uji F untuk pengaruh simultan, serta uji
koefisien determinasi (R²) untuk melihat besaran kontribusi variabel independen
terhadap variabel dependen. Kriteria pengambilan keputusan menggunakan taraf
signifikansi 5% (α = 0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Disiplin kerja berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,847 > ttabel 2,032
dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi sebesar 0,412. Artinya, setiap
peningkatan 1 satuan dalam disiplin kerja akan meningkatkan kinerja karyawan
sebesar 0,412 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. (2) Kepemimpinan juga
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung
sebesar 4,033 > ttabel 2,032 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi
sebesar 0,312. Hal ini berarti setiap peningkatan 1 satuan pada kepemimpinan akan
meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,312 satuan. (3) Hasil uji F menunjukkanxv
nilai Fhitung sebesar 21,341 > Ftabel 3,27 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga
disiplin kerja dan kepemimpinan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,547
menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini mampu menjelaskan 54,7%
variasi kinerja karyawan, sedangkan 45,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di
luar penelitian.
Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan di UKAW
Kupang dapat dicapai melalui penguatan kedisiplinan dan penerapan kepemimpinan
yang efektif. Disiplin kerja yang tinggi tercermin dari kepatuhan terhadap prosedur
kerja, ketepatan waktu, dan tanggung jawab yang konsisten, sedangkan kepemimpinan
yang efektif tercermin dari arahan yang jelas, dukungan yang memotivasi, serta
keterlibatan bawahan dalam pengambilan keputusan. Kombinasi keduanya
membentuk lingkungan kerja yang kondusif dan produktif, yang pada akhirnya
mendorong pencapaian tujuan organisasi secara optimal.
Implikasi praktis penelitian ini adalah pentingnya manajemen UKAW Kupang
untuk memperkuat kebijakan disiplin kerja yang terukur dan konsisten, serta
mengembangkan program pelatihan kepemimpinan bagi pimpinan unit kerja agar
mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif. Selain itu,
pengawasan dan evaluasi kinerja perlu dilakukan secara berkala untuk
memastikan penerapan disiplin dan kepemimpinan berjalan efektif. Implikasi
akademis dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi terhadap pengembangan
teori manajemen sumber daya manusia, khususnya mengenai hubungan kedisiplinan,
kepemimpinan, dan kinerja dalam konteks organisasi pendidikan tinggi.
Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa disiplin kerja dan
kepemimpinan merupakan dua factor penting yang saling melengkapi dalam
meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, penguatan kedua aspek inidiharapkan dapat menjadi strataegi prioritas bagi manajemen UKAW Kupang dalam upaya
meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan pencapaian tujuan organisasi secara
berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGEMBANGAN TEH CELUP DAUN KELOR JAHE SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN Maus, S.F)* Ballo.A)** Ledo, S.E.M)** Teh adalah minuman yang sangat umum dalam kehidupan kita sehari-hari. Kebiasaan minum teh sudah dikenal tidak hanya di Indonesia tetapi hampir di seluruh dunia. teh memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Senyawa dalam teh dapat menyembuhkan beberapa penyakit ringan dan mencegah timbulnya beberapa penyakit serius. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui pH, uji tingkat kesukaan konsumen dari parameter organoleptik aroma, rasa dan warna dan kadar air dan kadar abu pada pembuatan teh celup berbahan dasar kelor dengan variasi konsentrasi jahe. Penelitian ini dilakukan diLaboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan diLaboratorium Kimia Universitas Nusa Cendana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan ( 3 pengulangan). Perbandingan daun kelor dan jahe dengan variasi perlakuan meliputi: (P0) 100 % : 0%, ( P1) 90 % : 10 %, ( P2 ) 80 % : 20 %, ( P3) 70 % : 30 %. Parameter yang diuji yaitu pH dengan nilai tertinggi pada P3: 5,52% dan terendah P1: 5,22%, uji organoleptik yang meliputi parameter aroma di perolehF hitung 7,316,df=3, dan nilai P 0,000 0,005, rasa di peroleh F hitung 17,786, df=3, dengan nilai P 0,000 0,005, warna diperoleh F hitung 4,626, df=3, dengan nilai P 0.005, dan uji proksimat meliputi kadar air dan kadar abu. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi teh celup kelor jahe kadar air tertinggi pada perlakuan P1 sebesar 35% kadar abu tertinggi pada perlakuan P2 sebesar 83%. Kata Kunci: Teh celup kelor jahe merah,pH,organoleptik dan proksimat. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT DEVELOPMENT OF GINGER MORINGA TEABAGS AS A HEALTH DRINK Maus, S.F)* Ballo.A)** Ledo, S.E.M)** Tea is a very common drink in our daily life. The habit of drinking tea is known not only in Indonesia but almost throughout the world. Tea has many health benefits. The compounds in tea can cure several minor illnesses and prevent the onset of several serious illnesses. The aim of this research is to determine the pH, test the level of consumer preference from the organoleptic parameters of aroma, taste and color and water content and ash content in making moringa-based tea bags with variations in ginger concentration. This research was conducted at the UKAW Kupang Biology Education Laboratory and at the Chemistry Laboratory at Nusa Cendana University. The method used in this research was an experimental method using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments (3 repetitions). The comparison of Moringa leaves and ginger with various treatments includes: (P0) 100 % : 0%, (P1) 90 % : 10 %, (P2) 80 % : 20 %, (P3) 70 % : 30 %. The parameters tested were pH with the highest value at P3: 5.52% and the lowest at P1: 5.22%, the organoleptic test which included aroma parameters was obtained F hitung 7.316, df = 3, and P value of 0.000 0.005, taste was obtained F hitung 17.786, df = 3, with P value of 0.000 0.005, color was obtained F hitung 4.626, df=3, with P value of 0.005, and proximate tests include water content and ash content. Based on the results of the ANOVA test, proximate test results were obtained to measure the nutritional content of ginger moringa tea bags, the highest water content in treatment P1 was 35%, the highest ash content in treatment P2 was 83%. Keywords: Red ginger Moringa tea bags, pH, organoleptic and proximate. Information: *) Researcher **)Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghumbicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA. Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorgum merupakan salah satu bahan pangan alternatif untuk mengurangi impor terigu, sehingga dapat memperbaiki status gizi dari mie basah yang dihasilkan. Sorgum memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dibandingkan bahan pangan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada mie basah dari biji sorgum yang terdapat di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan di Laboratoium Pengawasan Mutu Pangan (PMP) menggunakan metode eksperimen RAL dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan yaitu (PO) 100%: 0%, (P1) 60%: 40%, (P2) 50% : 50% (P3) 40%: 60%. Uji proksimat meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi mie basah, kandungan kadar air tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 61,06%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 7,91%, kadar lemak tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 11,34%, kadar abu tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 0,48% dan kadar karbohidrat tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 30,2% Kata Kunci:Sorgum, Mie Basah, Kandungan Gizi, Bahan Pangan,Desa Umalor. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF THE NUTRITIONAL CONTENT OF WET NOODLES MADE FROM SORGHUM (Sorghum bicolor L. Moench) IN UMALOR VILLAGE, WEST MALAKA DISTRICT, MALAKA REGENCY Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorghum is an alternative food source that can help reduce wheat imports and improve the nutritional quality of wet noodles. Compared to other food ingredients, sorghum has relatively high nutritional value. This study aimed to determine the nutritional content of wet noodles made from sorghum seeds originating from Umalor Village, West Malaka District, Malaka Regency. The research was conducted at the Biology Education Laboratory of Artha Wacana Christian University (UKAW) Kupang and the Food Quality Control Laboratory (PMP). The experimental method used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and two replications, namely P0 (100% wheat flour : 0% sorghum flour), P1 (60% wheat flour : 40% sorghum flour), P2 (50% wheat flour : 50% sorghum flour), and P3 (40% wheat flour : 60% sorghum flour). Proximate analysis was carried out to determine the levels of moisture, protein, fat, ash, and carbohydrates. Based on the results of the ANOVA test, there were significant differences among treatments; therefore, the analysis was continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results of the proximate test showed that the highest moisture content was found in treatment P0 (61.06%), the highest protein content in P0 (7.91%), the highest fat content in P3 (11.34%), the highest ash content in P3 (0.48%), and the highest carbohydrate content in P3 (30.2%). Keywords:Sorghum,Wet Noodles,Nutritional Content,Foodstuffs,Umalor Village Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian imi berjudul Pengaruh Harga Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan
Pelanggan Pada Jasa Travel Malaka-Kupang. Rumusan masalah yang akan di
bahas dalam penelitian ini adalah Pengaruh harga dan fasilitas terhadap kepuasan
pelanggan pada jasa travel Malaka-Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk
mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan jasa travel Malaka-
Kupang dan Untuk mengetahui pengaruh fasilitas terhadap kepuasan pelanggan
jasa travel Malaka-Kupang
Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat
kabupaten malaka yang pernah menggunakan jasa travel Malaka-Kupang.
Kemudian karna populasi tidak dikatahui maka penetual sampel mengunakan
rumus rao purba menghasilkan 96 orang responden masyarakat kabupaten malaka.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah mengunakan kuesioner
yang di sebarkan langsung kepda pelanggan sedangkan teknis analisis data
mengunakan analisi regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f),
dan koefisien determinasi (R2)
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel harga diatas, nilai
setiap indikator 78,6 – 81,8 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu
404,1, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 80,82 berada dalam
kategori tinggi.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap
indikator 80,5 – 85,7 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 412, dan
nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,4 berada dalam kategori tinggi.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap
indikator 77,7 – 85,4 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 411,6,
dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,32 berada dalam kategori
tinggi.
Berdasarkan hasil persamaan regresi linier barganda Y 9.141 + 0,486 X1
+ 0,303 X2 dikatahui Nilai konstanta sebesar 9.141, Koefisien regresi (b1) sebesar
0,486 artinya jika Harga (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan,maka
kepuasan Pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,486. Hal ini menjelaskan
Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan travel
mandiri expres akan semakin tinggi. Koefisien regresi (b2) sebesar 0,303 artinya
jika Fasilitas (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kepuasan
pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,303 satuan. Hal ini menjelaskan
Fasilitas Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan
travel mandiri expres akan semakin tinggi.
Implikasi Terapan:Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti
dapat mengemukakan beberapa hal penting sebagai berikut : Bagi Travel Malaka
Kupang Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan oleh peneliti
menunjukkan bahwa harga dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan pelanggan travel malaka kupang, oleh karena itu, variabel tersebut dapat
dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis
oleh jasa travel, khususnya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan melalui
pendekatan yang sesuai dengan harga dan fasilitas. Bagi Penelitian Selanjutnya.
Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan agar
dapat menambahkan variabel lain selain harga dan fasilitas serta menggunakan
metode penelitian yang lebih beragam, sehingga dapat memberikan pemahaman
yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan
pelanggan, khususnya pada jasa travel malaka-kupang
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
xi
ABSTRAK
ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA
TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH
(Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024)
Nama : Ralf Firsto Leonard Hayer
Nim : 21190176
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Akuntansi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PMK 168 tahun
2023 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa
Tenggara Timur Tahun Anggaran 2024. Sampel penelitian ini adalah Bukti Potong
Pegawai yang tidak mengalami peindahan jabatan tahun 2023-2024; Bukti Potong
Pegawai tidak mengalami kenaikan/penurunan tunjangan kinerja tahun 2023-
2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami kenaikan pangkat pada tahun
2023-2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami perubahan status
perpajakan/PTKP tahun 2023-2024. Data yang digunakan merupakan data
sekunder yang diperoleh dari Kantor wilayah kementerian Hukum dan Ham NTT.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,
melalui teknik pengumpulan data berupa dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMK 168 memberikan
dampak positif terhadap efisiensi administrasi pemotongan PPh Pasal 21 di Kantor
Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT. Beban kerja bendahara menjadi
lebih ringan, potensi kesalahan perhitungan dapat diminimalkan, serta
memberikan kepastian bagi pegawai mengenai besarnya pajak yang dipotong
setiap bulan. Dengan demikian, penerapan PMK 168 terbukti mendukung tujuan
reformasi peajakan, yaitu menciptakan sistem pemotongan PPh Pasal 21 yang
lebih sederhana, transparan, dan efektif pada instansi pemerintah.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh Financial
Access (Akses Keuangan) terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),
serta menguji peran Literasi Keuangan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut.
Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena di Kecamatan Ende Selatan, di mana para
pelaku UMKM seringkali menghadapi kendala struktural berupa keterbatasan akses ke lembaga
keuangan formal dan rendahnya pemahaman mengenai manajemen keuangan, yang berdampak
pada lambatnya pertumbuhan skala usaha mereka.Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan studi empiris terhadap 30 responden pelaku UMKM di Kecamatan
Ende Selatan yang diambil menggunakan teknik sampling insidental. Data dikumpulkan melalui
penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana serta Moderated
Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS 27.0.Hasil penelitian
menunjukkan dua temuan utama. Pertama, Financial Access memiliki pengaruh positif dan
signifikan secara parsial terhadap Pertumbuhan UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,845, yang berarti setiap kemudahan
akses terhadap sumber pembiayaan akan meningkatkan pertumbuhan omzet dan aset UMKM
secara nyata. Kedua, Literasi Keuangan terbukti secara signifikan berperan sebagai variabel
moderasi yang memperkuat hubungan antara akses keuangan dan pertumbuhan usaha. Secara
teoritis, temuan ini menegaskan bahwa akses terhadap modal kerja saja tidak cukup untuk
menjamin keberlanjutan usaha. Pengaruh modal tersebut akan menjadi jauh lebih optimal apabila
pemilik usaha memiliki kecakapan dalam mengelola anggaran, memahami risiko, dan melakukan
perencanaan keuangan yang bijaksana. Oleh karena itu, sinergi antara penyediaan fasilitas kredit
yang terjangkau dan peningkatan edukasi literasi keuangan bagi pelaku usaha menjadi kunci
utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan wajib pajak dalam membayar
pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu barat, Kabupaten kupang. Pajak
bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber penting pendapatan Asli
Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan
publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat kepatuhan masyarakat dalam
membayar PBB sangat menetukan keberhasilan pemerintah daerah dalam
mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang mendasari penelitian ini
adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan
Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib pajak yang belum
melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target penerimaan pajak
belum tercapai secara optimal. Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan
wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu
barat, Kabupaten kupang. Pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber
penting pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai
pembangunan dan pelayanan publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat
kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB sangat menetukan keberhasilan
pemerintah daerah dalam mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang
mendasari penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak
PBB di Kecamatan Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib
pajak yang belum melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target
penerimaan pajak belum tercapai secara optimal.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
survei melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak PBB di lima desa di
Kecamatan Fatuleu Barat, yaitu Desa Nuataus, Poto, Kalali, Naitae, dan Tuakau..
Kuesioner disusun berdasarkan indikator-indikator yang mewakili masing-masing
variabel penelitian dan diukur menggunakan skala Likert. Data yang terkumpul
kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda linier dengan bantuan
program IBM SPSS versi 24. Sebelum dilakukan analisis regresi, data penelitian
terlebih dahulu diuji melalui uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan
bahwa instrumen penelitian layak digunakan. Selanjutnya dilakukan uji asumsi
klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji
heteroskedastisitas. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data penelitian
memenuhi persyaratan untuk dilakukan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dari kelima variabel independen yang
diuji, hanya variabel pemahaman pajak yang berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepatuhan wajib pajak, Sedangkan Variabel Transparansi penggunaan
dana pajak tidak berpengaruh signifikah terhadap kepatuhan wajip pajak, Variabel
persepsi negatif terhadap pemerintah tidak berpengaruh signifkan terhadap
kepatuhan wajib pajak, variabel sistem administrasi pajak, juga tidak berpengaruh
signifikan terhadapa kepatuhan wajib pajak, dan variabel penghasilan yang rendah
juga tidak berperngaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor utama yang
mempengaruhi kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan (PBB) di kecamatan
fatuleu barat adalah pemahaman pajak. Sedangakan faktor transparansi
penggunaan dana pajak, persepsi negatif terhadap pemerintah, sistem administrasi
pajak, dan penghasilan yabg rendah tidak menunjukan pengaruh signifikan secara
statistik dalam penelitian in. Penelitian ini memberikan kesan bahwa upaya
peningkatan pemenuhan wajib pajak PBB sebaiknya difokuskan pada peningkatan
pemahaman pajak masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, dan pendampingan
yang berkelanjutan. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai
pajak, diharapkan tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu
Barat dapat meningkat secara berkelanjutan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa, pemerintah daerah perlu peningkatan
pemenuhan kewajiban pajak bumi dan Bangunan perlu difokuskan pada upaya
peningkatan pemahaman pajak masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi,
dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan pemahaman
pajak yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya
kewajiban membayar pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sehingga tingkat
kepatuhan wajib pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Fatuleu Barat
dapat meningkat secara berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daerah Irigasi (DI) Air irigasi wederok terdapat banyak saluran yang retak,
yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang melakukan alih
fungsi lahan. Penelitian berjudul analisis efisiensi penyaluran air irigasi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang disalurkan pada saluran
sekunder, mengetahui nilai efisiensi penyaluran air irigasi disaluran sekunder
wederok. Metode penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder, yaitu
data skema irigasi serta data primer mengukur debit masuk dan debit keluar
sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukan tingkat efisiensi yang diperoleh
46,70%. Hal ini disebabkan karna kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan
sampah pada saluran dan pintu saluran sehinga laju aliran semakin lambat.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DIDESA WADUMADDI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA Djara R. S)* Ballo A)** Nge S. M)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak jenis tumbuhan obat, organ yang digunakan, cara pengolahan tumbuhan obat yang digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh masyarakat di Desa Wadumaddi Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian deskriptif (eksplorasi) ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan 30 responden yang terdiri dari 13 pengobat tradisional, 2 tokoh masyarakat, dan 15 pasien. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, eksplorasi, identifikasi, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mencatat adanya 34 jenis tumbuhan obat tradisional yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Wadumaddi yaitu Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pendanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, Vernonia amygdalina. Masyarakat Desa Wadumaddi menunjukkan pengetahuan lokal yang kuat dengan memanfaatkan daun (65%) sebagai bagian tumbuhan obat utama dan perebusan (68%) sebagai metode ekstraksi senyawa aktif paling efektif. Terdapat 11 spesies tumbuhan dengan nilai guna tertinggi yang menjadi pilihan utama dalam penggunaan, di mana dokumentasi pengetahuan tradisional ini penting untuk pelestarian budaya sekaligus dasar penelitian ilmiah masa depan. Kata Kunci : Tumbuhan Obat, Pengobatan Tradisional, Pengolahan Tumbuhan Obat, Desa Wadumaddi Keterangan : : *) Peneliti : **) Pembimbing ABSTRACT UTILIZATION OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN WADUMADDI VILLAGE HAWU MEHARA DISTRICT SABU RAIJUA REGENCY Djara, R.S)* Ballo, A.)** Nge, S.T.M.)** This research aims to identify the variety of medicinal plant species, the plant parts used, and the processing methods employed in traditional medicine by the community of Wadumaddi Village, Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency. This descriptive (exploratory) study utilized a purposive sampling technique to select 30 respondents, consisting of 13 traditional healers, 2 community leaders, and 15 patients. Data collection was conducted through observation, structured interviews, exploration, identification, and documentation. The data were then analyzed using a qualitative descriptive approach with a quantitative approach. The results recorded 34 species of traditional medicinal plants utilized by the people of Wadumaddi Village, namely, Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum L, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pandanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, and Vernonia amygdalina. The Wadumaddi Village community demonstrates strong local knowledge, utilizing leaves (65%) as the primary medicinal plant component and boiling (68%) as the most effective method for extracting active compounds. Eleven plant species with the highest utility value are the primary choice for use, and documenting this traditional knowledge is crucial for cultural preservation and the basis for future scientific research. Keywords : Medicinal Plants, Traditional Medicine, Processing Medicinal Plants, Wadumaddi Village. Information : : *) Researcher : **) Mentor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki berbagai jenis kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan. Pengobat tradisional menggunakan tumbuhan obat yang masih banyak digunakan oleh masyarakat di Desa Boti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat apa saja yang digunakan, bagian organ yang digunakan dan cara pengolahan tumbuhan obat tersebut. Desa Boti merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan empat dusun sebagai lokasi penelitian yaitu dusun Boti sebanyak sebanyak 98 KK, dusun Nakfunu sebanyak 230 KK, dusun Nunti’o sebanyak 125 KK dan dusun Nambaun sebanyak 186 KK. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan eksplorasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proposive sampling untuk menentukan informan pengobat tradisional (20 orang), pasien (28 orang) dan masyarakat yang mengetahui tumbuhan obat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian terdapat 31 jenis tumbuhan yang ditemukan dilokasih penelitian, paling banyak ditemukan dari famili Malvaceae sebanyak 3 jenis yaitu kapuk radu, kembang sepatu dan tumbuhan kapas jahri. Bagian organ tumbuhan yang digunakan seperti daun, buah, batang, umbi, pucuk, kulit, getah dan akar dengan cara pengolahan direbus, ditumbuk, diparut, dioles, dicampur dan diperas. Kata Kunci : Identifikasi, tumbuhan obat, dan Desa Boti Keterangan : *)Peneliti : **)Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF TYPES OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN BOTI VILLAGE, KI'E DISTRICT, SOUTH CENTRAL TIMUR REGENCY Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia, as a tropical country, has a diverse natural wealth of plants. Traditional healers use medicinal plants, which are still widely used by the people of Boti Village. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants used, the organs used, and how they are processed. Boti Village is a village located in Ki'e District, South Central Timor Regency, with four hamlets as research locations: Boti Hamlet with 98 families, Nakfunu Hamlet with 230 families, Nunti'o Hamlet with 125 families, and Nambaun Hamlet with 186 families. This study uses a qualitative descriptive method and data collection is carried out through exploration and interviews. The sampling technique used is a propositional sampling technique to determine traditional healer informants (20 people), patients (28 people) and communities who know medicinal plants. Data were analyzed descriptively qualitatively using tables, graphs and pictures. The results of the study found 31 types of plants found in the research location, the most commonly found from the Malvaceae family as many as 3 types, namely kapok radu, hibiscus and cotton jahri plants. Parts of the plant organs used include leaves, fruit, stems, tubers, shoots, skin, sap and roots by processing them by boiling, pounding, grating, rubbing, mixing and squeezing. Keywords : Identification, medicinal plants, and Boti Village Description : *) Researcher : **) Adviser
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** Salah satu masalah yang terdapat di SMP Negeri Satap Nenas hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi struktur tumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Card sort terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII B yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Card sort sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C1 (pengetahuan) 91%. Penggunaan media pembelajaran Card sort di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 68,2%. Hasil persentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Card sort ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas kecamatan Fatumnasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Card Sort Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF MEDIA CARD SORT ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON PLANT STRUCTURE MATERIAL CLASS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS, FATUMNASI DISTRICT Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** One of the problems found at Satap Nenas State Junior High School is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in plant structure material. The purpose of ths study is to determine the influence of Card sort learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMP Negeri Satap Nenas. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade VIII students totaling 39 people. The sample in this study is class VIII A with 20 students as the Experimental class and class VIII B with 19 students as the Control class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study state that in the experimental class, the researcher uses Card sort learning media so that it can improve the cognitive learning outcomes of students in the class. This can be seen in one of the indicators, namely C1 (knowledge) 91%. The use of Card sort learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 68.2%. The results of this control class percentage showed that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods were low. This fact shows that Card sort learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at Satap Nenas State Junior High School, Fatumnasi district. Keywords : Learning Outcomes, Card Sort learning media Note : *) : Researcher **) : Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK KANDUNGAN KARBOHIDRAT DODOL KULIT PISANG AMBON (MUSA ACUMINATA) YANG DIPEROLEH DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN KABUPATEN KUPANG Nailape. S.E)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang merupakan buah yang sangat bermanfaat bagi manusia dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan usia. Buah ini disukai karena kandungan gizinya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar karbohidrat pada dodol kulit pisang ambon (Musa acuminata) yang berasal dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan analisis data menggunakan ANOVA serta uji lanjut Duncan. Empat perlakuan dilakukan dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Analisis kadar karbohidrat menggunakan metode fenol-sulfat dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar karbohidrat tertinggi sebesar 1,304%. Uji organoleptik oleh 20 panelis terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram kulit pisang ambon) menghasilkan dodol terbaik dengan warna cokelat gelap merata, tekstur kenyal, aroma khas, dan rasa manis seimbang. Dodol kulit pisang ambon berpotensi sebagai produk pangan fungsional bergizi dan bernilai ekonomi tinggi. Kata kunci: Dodol, kulit pisang ambon, karbohidrat, organoleptik, Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT CARBOHYDRATE CONTENT OF DODOL FROM AMBON BANANA PEEL (MUSA ACUMINATA) OBTAINED FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT, KUPANG REGENCY Nailape. S.E)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Banana is a highly beneficial fruit for humans and can be consumed by people of all age groups. It is favored due to its high nutritional content. This study aimed to determine the carbohydrate content in dodol made from Ambon banana peel (Musa acuminata) originating from Retraen Village, South Amarasi District, Kupang Regency. The method used was descriptive quantitative with a Completely Randomized Design (CRD), and data analysis was conducted using ANOVA followed by Duncan’s multiple range test. Four treatments were applied, each repeated three times, resulting in 12 experimental units. Carbohydrate analysis was carried out using the phenol-sulfuric method with a UV-Vis spectrophotometer. The results showed that treatment P3 had the highest carbohydrate content, at 1,304%. Organoleptic testing by 20 panelists on color, aroma, texture, and taste indicated that treatment P3 (300 grams of Ambon banana peel) produced the best dodol, characterized by an evenly distributed dark brown color, chewy texture, distinctive aroma, and balanced sweet taste. Dodol made from Ambon banana peel has potential to be developed as a nutritious and economically valuable functional food product. Keywords: Dodol, ambon banana peel, carbohydrate, organoleptic Note: * Researcher ** Supervisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH MEDIA SCRAPBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI SMA NEGERI 1 FATULEU BARAT Guterres, H. A* Manu, T. S. N** Meha, A. M** Salah satu masalah yang terdapat di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi sistem peredaran darah pada manusia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Scrapbook terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 69 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA-A yang berjumlah 23 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA-C yang berjumlah 21 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Scrapbook sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C3 (mengaplikasi) 86,4%. Penggunaan media pembelajaran Scrapbook di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 69,3%. Hasil presentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Scrapbook ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Scrapbook Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF SCRAPBOOK MEDIA ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON HUMAN CIRCULATORY SYSTEM MATERIAL CLASS XI STATE HIGH SCHOOL 1 FATULEU WEST Guterres, H. A* Manu, T. S. N** Meha, A. M** One of the problems found at SMA Negeri 1 West Fatuleu is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in the material of the circulatory system in humans. The purpose of this study is to determine the influence of Scrapbook learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMA Negeri 1 West Fatuleu. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade XI students totaling 69 people. The sample in this study is class XI IPA-A which consists of 23 students as the control class and class XI IPA-C which consists of 21 students as the experimental class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study stated that in the experimental class, the researcher used Scrapbook learning media so that it could improve the cognitive learning outcomes of students in the classroom. This can be seen in one of the iditors, namely C3 (applying) 86.4%. The use of Scrapbook learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 69.3%. The results of the percentage of this kotrol class show that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods are low. This fact shows that Scrapbook learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at SMA Negeri 1 West Fatuleu. Keywords : Learning Outcomes, Scrapbook learning media Information : *) : Researcher **) : Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH Santos, D. A)* Manu, T. S. N)** Meha, A. M)** Salah satu masalah yang terdapat di SMA Negeri 2 Kupang Tengah adalah rendahnya motivasi siswa dalam proses pembelajaran sistem peredaran darah manusia sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media scrapbook materi sistem peredaran darah manusia terhadap motivasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian metode eksperimen dengan rancangan penelitian true eksperimental design. Dengan jumlah populasi sebanyak 53 dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri dari siswa kelas kelas X IPA 1 dan kelas X IPA 2, dimana kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 26 orang dan kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dengan skala sikap Likert,data penelitian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik yaitu uji-t dengan bantuan SPSS, diperoleh nilai thitung sebesar 27, 069 lebih besar dari nilai ttabel 2,006, maka dapat dikatakan H0 diterima dan H1 ditolak. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen memiliki perbedaan pengaruh motivasi belajar siswa. Pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media scrapbook sehinngga sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu adanya hasrat dan keinginan belajar dengan persentase 89,4%. Yang pada saat guru menjelaskan menggunakan media scrapbook di dalam kelas, siswa terlihat tertarik pada media scrapbook dan adanya hasrat dalam proses pembelajaran. Sedangkan pada kelas kontrol peneliti menggunakan buku cetak sehinngga tidak dapat memotivasi siswa dengan baik, hal ini dilihat dari indikator adanya hasrat dan keinginan dalam belajar dengan persentase 62,8%. Hasil presentase kelas kotrol ini menunjukan bahwa motivasi siswa dalam proses pembelajaran menggunakan buku cetak masih sedang dan rendah.Fakta tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pada media scrapbook materi sistem peredaran darah manusia terhadap Motivasi Belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Kata kunci: Media scrapbook, sistem peredaran darah manusia, dan Motivasi Belajar Siswa Keterangan *) = Peneliti **) = Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF THE USE OF SCRAPBOOK LEARNING MEDIA ON STUDENT LEARNING MOTIVATION IN THE MATERIAL OF THE HUMAN CIRCULATORY SYSTEM CLASS XI AT SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH Santos, D. A)* Manu, T. S. N)** Meha, A. M)** One of the problems found in SMA Negeri 2 Kupang Tengah is the low motivation of students in the learning process of the human circulatory system, so the purpose of this study is to determine the influence of scrapbook media of human circulatory system material on the learning motivation of grade XI students at SMA Negeri 2 Kupang Tengah. This research is an experimental method research with a true experimental design research design. With a population of 53 and a sample of two classes consisting of students of class X Science 1 and class X Science 2, where class X Science 1 is a control class with a total of 26 students and class X Science 2 is an experimental class with a total of 27 students. The sampling used is purposive sampling. Data collection using a questionnaire with the Likert attitude scale, the research data was analyzed using a parametric statistical test, namely the t-test with the help of SPSS, a t-value of 27.069 was obtained greater than the ttable value of 2.006, then it can be said that H0 was accepted and H1 was rejected. The results of this study stated that the control class and the experimental class had a different influence on student learning motivation. In the experimental class, the researcher used scrapbook media so that it could increase students' motivation to learn in class. This can be seen in one of the indicators, namely the desire and desire to learn with a percentage of 89.4%. When the teacher explained using scrapbook media in class, students were interested in scrapbook media and there was a passion in the learning process. Meanwhile, in the control class, the researcher used printed books so that they could not motivate students well, this can be seen from the indicator of desire and desire to learn with a percentage of 62.8%. The results of the percentage of this class show that students' motivation in the learning process using printed books is still moderate and low. This fact shows that there is a significant influence on the scrapbook media of human circulatory system material on the Learning Motivation of grade XI students at SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Keywords: Scrapbook media, human circulatory system, and Student Learning Motivation Description = * ) = Researcher **) = Advisor