Abstrak
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2023” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan dan kebijakan hutang sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Nilai perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Struktur kepemilikan diyakini mampu memengaruhi pengambilan keputusan manajerial yang pada akhirnya berdampak pada kinerja keuangan, kebijakan hutang, dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Variabel struktur kepemilikan diproksikan dengan insider ownership, kinerja keuangan diproksikan dengan xiii Return on Assets (ROA), kebijakan hutang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan, dan kebijakan hutang. Kinerja keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, demikian pula kebijakan hutang yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan kebijakan hutang mampu memediasi hubungan antara struktur kepemilikan dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan yang tepat dapat meningkatkan nilai perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kinerja keuangan dan pengelolaan kebijakan hutang yang optimal.