Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

2.079 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 612025: 372024: 162023: 3122022: 4662021: 6902020: 872018: 482017: 12016: 42011: 11018: 1

TANGGAPAN GURUA AGAMA KRISTEN TENTANG RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP SATU LEMBAR DI SD NEGERI DANAU INA OESAPA.

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK TANGGAPAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TENTANG RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SATU LEMBAR DISEKOLAH DASAR NEGERI DANAU INA OESAPA. Skripsi, Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidkan Unversitas Kristen Artha Wacana Kupang. *Alomani G **Manu L **Metboki M Di Sekolaha Dasar Negeri Danau Ina Oesepa ini juga terdiri Dua Guru Mata Pelajaran Pendidikan Aagama Kristen. Dan dari Dua Guru Ini juga Menggunakan Rpp Satu Lembar yang di Pakai Untuk Proses Pembelajaran di Kelas. Sehingga adapun Tanggapan Guru Agama Kristen yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri Danau Ina Oesapa terhadap peraturan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang merupakan pegangan seorang guru dalam mengajar di dalam kelas. Secara prinsip Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang kemudian hanya akan menjadi satu lembar memberikan suatu kemudahan bagi guru untuk menjalankan pelaksanaan pembelajaran Secara adminitratif bisa lebih sederhana dan simpel. Meskipun menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran satu lembar itu tetapi apakah mampu menyampaikan atau mengembangkan ilmunya kepada siswa. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran satu lembar sebagai gambaran umum atau rancangan garis besarnya. Karena menurut tanggapan dari Dua Guru Sekolah Dasar Negeri Danau Ina Oesapa yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana hal itu dijabarkan didalam lampiran. Misalnya lampiran tentang kegiatan pembelajaran, terkait tentang kegiatan yang harus dilakukan Berdasarkan pada penekanan Tiga Komponen inti RPP 1 Lembar yaitu, Tujuan pembelajaran, Langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, Penilaian pembelajaran (assessment) (Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 tahun 2019), lalu menjabarkannya didalam kegiatan-kegiatan yang mengarah pada pencapaian tujuan. Karena bila RPP hanya satu lembar tidak bisa dilihat arahnya karena tidak diketahui Indikator, media, peralatan dan bahan yang digunakan dan sumber belajar. Kelemahan lain adalah tidak lengkapnya peralatan dan bahan praktik serta media pembelajaran di sekolah yang mendukung. Sehingga untuk tercapai pembelajaran tidak tercapai sesuai target jam yang ditentukan pemeritah dalam 1 tahun. Berdasarkan hasil wawancara terhadap beberapa orang guru dengan jenis pertanyaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa, Guru-guru sering diarahkan untuk menulis RPP dengan sangat rinci dengan mengacu pada tiga komponen itu sehingga banyak menghabiskan waktu yang seharusnya bisa lebih difokuskan untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri. Metode penelitian Deskriptif dengan menggunakan analisis data Kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode Wawancarakepada Guru PAK, bertujuan untuk mengetahui tanggapan Guru PAK Terhadap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) Satu Lembar lembar yang mengacu pada tiga komponen yaitu, Tujuan Pembelajara, Langkah-langkah pembelajaran dan penilain Pembelajaran. Kata kunci : Tangggapan Guru, RPP Satu Lembar. Keterangan : *= Penulis **= Pembimbing ABSTRACT RESPONSE OF CHRISTIAN RELIGIOUS EDUCATION TEACHER ABOUT THE ONE SHEET LEARNING PLAN (RPP) IN LAKE INA OESAPA STATE SCHOOL. Thesis, Theological Education Study Program. Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang. *Alomani G **Manu L **Metboki M At the Danau Ina Oesepa State Elementary School, there are also two teachers of Christian religious education. And these two teachers also use one sheet of Rpp which is used for the learning process in class. So as for the response of the Christian Religion Teacher who teaches at the Danau Ina Oesapa State Elementary School to the new regulation issued by the Ministry of Education and Culture which regulates the Learning Implementation Plan which is a teacher's guide in teaching in the classroom. In principle, the Learning Implementation Plan which will then only become one sheet provides an convenience for teachers to carry out the implementation of learning Administratively it can be simpler and simpler. Although using the one-sheet Learning Implementation Plan, are they able to convey or develop their knowledge to students. One-sheet Learning Implementation Plan as an overview or outline design. Because according to the responses of Two Teachers of the Danau Ina Oesapa State Elementary School, the problem is how it is described in the appendix. For example, an attachment regarding learning activities, related to activities that must be carried out. Based on the emphasis of the Three Core Components of the 1 Sheet Learning Implementation Plan, namely, learning objectives, learning steps (activities), learning assessment (assessment) (Minister of Education and Culture Circular Letter Number 14 of 2019) , then describe it in activities that lead to the achievement of goals. Because if the lesson plan is only one sheet, the direction cannot be seen because the indicators, media, equipment and materials used and learning resources are not known. Another weakness is the incompleteness of equipment and practice materials as well as supporting learning media in schools. So that learning is not achieved according to the target hours determined by the government in 1 year. Based on the results of interviews with several teachers with these types of questions, it can be concluded that, teachers are often directed to write lesson plans in great detail with reference to the three components so that they spend a lot of time that should be more focused on preparing and evaluating the learning process itself. . Descriptive research method using qualitative data analysis and data collection techniques using the Interview method with PAK Teachers, aiming to find out PAK teachers' responses to the Learning Implementation Plan (Learning Implementation Plan) One sheet that refers to three components, namely, Learning Objectives, Steps learning and assessment Learning. Keywords: Teacher's Response, One Sheet Lesson Plan. Description : *= Author **= Supervisor

DASAR PERTIMBANGAN HAKIM JUDEX JURIS DALAM MENJATUHKAN HUKUMAN YANG MEMBERTAKAN TERDAKWA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI DasarPertimbangan Hakim JudexJurisDalamMenjatuhkanHukuman Yang Membertakan Terhadap terdakwa Pengadaan Barang Dan Jasa PemerintahDenganRumusanMasalahBagaimanaPetimbangan Hakim JudexJurisDalamMejuatuhkanHukuman Yang MemberatkanTerdakwaPidanaKorupsiPengadaanBarang Dan JasaPemerintah. Penelitianinibertujuanuntukmengetahui UntukmengetahuiHakim MahkamahAgung Dan PeninjauanKembaliMenjatuhkanPutusanMemberatkanHukumanTerdakwa Yang Telah Di PutusOlehPengadilanNegeri Dan PengadilanTinggidan, instansiterkait. Varibelyangdingunakan 2(dua) variable yaituVariabelbebasadalahdasarpertimbangan hakim dalammemutuskanterhadapterdakwatindakpidanakorupsi.DanVariabelterikatadalahmenjatuhkanhukumanpidanapenjaraterhadap pelakutindakpidanakorupsi Metodeyangdigunakandalampenelitianininormatif.Jenis data yang digunakanmelaluiSumber data Primeradalahbahan-bahanhukum yang mengikatyaitu Putusan Nomor: 58/Pid.Sus/2013/PN.Kpg, Putusan Nomor. 20/Pid.Sus/2014/PTK, Putusan Nomor:1159 K/Pid.Sus/2014danPutusan Nomor.36 PK/Pid.Sus/2016, Sumber data sekunderadalahyaitubahan yang memberikanpenjelasanmengenaisumber data primer sepertirancanganundang-undang,hasil-hasil penelitian,ataupendapatparapakarhukum,jurnaldanbuku-bukureferensilainnya. Sumber data tersieradalahbahanhukum yang memberipetunjukmaupunpenjelasanterhadapbahanhukum primer danbahanhukumsekunder, sepertikamus (hukum),ensiklopedia.Kemudiandianalisisdanditarikkesimpulanya, HasilpenelitianmenunjukanbahwaMengapapertimbangan hakim kasasidanPkMemberatkanHukumanTerhadapterdakwayaituhakim Judexfactiemenerapakanpasal 3 Undang- UndangTindakPidanaKorupsidanpkmenerapakanpasal 2undang-undangtindakpidankorupsi.Danmenurutjudexjurisdanpkterdakwamelakukanperbuatanmelawanhukum. Setalahpenulismengemukakanbeberapakesimpulanterhadapskripsiini, makapenulisakanmemberikanbeberapa saran-saran sebagaiberikut. : Harusnya hakim pengadilannegerindanpengadilantinggilebihtelitidalammemeriksaperkaratindakpidanakorupisehinggaterdakwadapatdituntutdanhukumsesuaidenganaturan yang berlaku dan menjamin kepastian hukum.

ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP BERDASARKAN PSAP NOMOR 07 PADA RSUD PROF. DR. W.Z JOHANES KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar pengukuran terhadap semua jenis aset tetap yang dimiliki RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang menggunakan biaya perolehan dimana dimana untuk jenis aset tetap tanah biaya perolehannya sebesar Rp 35.061.700.000, jenis aset tetap gedung dan bangunan biaya perolehannya sebesar Rp 57.274.213.233, jenis aset tetap peralatan biaya perolehannya sebesar Rp 154.711.940.877, jenis aset tetap jalan, irigasi dan jaringan biaya perolehannya sebesar Rp 7.190.007.050, jenis aset tetap kontruksi dalam pengerjaan biaya perolehannya sebesar Rp 40. 657.898.315. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian aset tetap dapat diukur berdasarkan biaya perolehan tanpa mengesampingkan pihak yang berdonasi. Artinya jika terdapat pihak yang berdonasi, maka yang berwenang tetap melakukan pencatatan akuntansi untuk dapat dituangkan dalam laporan keuangan

PENGARUH RATIO TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG DAUN KELOR ( Moringa Oleifera ) TERHADAP KUALITAS KUE BAKPIA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH RATIO TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG DAUN KELOR ( Moringa Oleifera ) TERHADAP KUALITAS KUE BAKPIA Laurensius Bala Maran1), Melkianus Nuhamara2), Lesybeth M. Nubatonis2) ABSTRAK Daun kelor sangat kaya akan nutrisi diantaranya kalsium, besi, protein, dan vitamin. Daun kelor dapat diolah bersamaan dengan tepung terigu dalam pembuatan bakpia. Bakpia merupakan salah satu jenis jajanan tradisional dengan isian keju, coklat, kacang hijau, kacang tanah yang berbentuk sedang tanpa penambahan bahan pengembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ratio kue bakpia yang terbuat dari tepung terigu dengan penambahan tepung daun kelor dan untuk mengetahui formulasi pembuatan kue bakpia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Parameter yang dianalisa adalah nilai organoleptik hedonik warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung terigu dengan tepung daun kelor memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap nilai organoleptik hedonik warna, aroma, rasa, dan tekstur. Perlakuan B merupakan perlakuan terbaik dengan rasio tepung terigu dan tepung daun kelor 100% : 2,5% menghasilkan kue bakpia yang disukai.

OPTIMASI SUHU DAN LAM A WAKTU PEMANGGANGAN TERHADAP COOKIES SUSPENSI BUAH LONTAR (Borassus flabellifer)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

OPTIMASI SUHU DAN LAMA WAKTU PEMANGGANGAN TERHADAP COOKIES SUSPENSI BUAH LONTAR(borassus flabellifer) AGUSTINUS MAU LOE1), LESYBETH M. NUBATONIS2),ZET MALELAK2) ABSTRAK Cookies adalah salah satu jenis makanan ringan yang banyak digemari oleh semua kalangan, seperti: anak-anak, remaja, maupun orang tua.Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan juni 2021 di laboraturatorium ekstra fakultas teknologi pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupang tentang menganalisis pengaruh optimasi suhu dan lama pemanggangan dalam membuat cookies dan metode yang digunakan adalah menggunakan Response surface methodology (RSM) dengan 12 perlakuan terhadap suhu dan waktu pemanggan dalam membuat cookies yaitu warna,rasa, tekstur dan daya terima. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa perlakuan dengan pengaruh suhu dan waktu pemanggangan dalam membuat cookies terdapat pada suhu 60°C,70°C,80° dengan waktu pemanggangan 20,25,30 menit Kata Kunci: suhu,waktu, cookies, daya terima, RSM

LAMA WAKTU PEMASAKAN GULA DALAM MENGHASILKAN KARAKTERISTIK TENTENG KACANG TANAH

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

LAMA WAKTU PEMASAKAN GULA DALAM MENGHASILKAN KARAKTERISTIK TENTENG KACANG TANAH Rolan K.A.Nenomataus1), Lesybeth M.Nubatonis1)Zet Malelak2) ABSTRAK Kacang tanah merupakan salah satu produk yang banyak dijumpai di Belu dan untuk meningkatkan nilai ekonomi dari kacang tanah dapat diolah menjadi beberapa produk salah satunya adalah tenteng kacang tanah. Penelitian bertujuan untuk mengatahui lama waktu pemasakan gula dalam menghasilkan tekstur tenteng yang terbaik dan untuk mendapatkan salah satu perlakuan lama waktu pemasakan pada pembuatan tenteng. Metode yang digunakan adalah Rancang Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Hasil analisis menunjukan bahwa perlakuan lama waktu pemasakan gula menghasilkan karakteristik organoleptik tenteng kacang tanah yaitu warna, rasa dan tekstur memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf 1%. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan lama waktu pemasakan gula menghasilkan karakteristik tenteng kacang tanah yang terbaik terdapat pada perlakuan B ( lama waktu pemasakan 5 menit) dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan rasa tenteng kacang tanah (4,861) sangat suka, warna tenteng kacang tanah (4,611) sangat suka dan tekstur tenteng kacang tanah (4,722). Kata Kunci : kacang tanah, pemasakan, tenteng, rasa, warna, tekstur.

FORTIFIKASI TEPUNG KELOR PADA GEL RUMPUT LAUT DALAM PEMBUATAN PUDING

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

FORTIFIKASI TEPUNG KELOR PADA GEL RUMPUT LAUT DALAM PEMBUATAN PUDING Ayu Dima *) Nubatonis M Lesybeth **) Malelak Zet **) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Puding merupakan salah satu jenis hidangan penutup (dessert) yang digemari oleh masyarakat dari berbagai usia. Penelitian ini tentang fortifikasi tepung kelor pada gel rumput laut dalam pembuatan puding dan metode yang digunakan adalah menggunakan Rancang Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Hasil analisis menunjukan bahwa fortifikasi tepung kelor pada gel rumput laut dalam pembuatan puding memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01) pada taraf signifikan 1% terhadap organoleptik puding yaitu aroma, warna, rasa dan tekstur. Hasil penelitian yang tebaik pada fortifikasi tepung kelor pada gel rumput laut dalam pembuatan puding terdapat perlakuan B. 5% tepung keloryang menghasilkan tingkat kesukaan aroma puding (4,72) sangat suka, rasa puding (4,861) sangat suka, warna puding (4,583) sangat suka dan tekstur puding (4,787). Kata Kunci : kelor,rumput laut,puding

PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN PADA PEMBUATAN SIRUP SUSPENSI BUAH LONTAR

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN PADA PEMBUATAN SIRUP SUSPENSI BUAH LONTAR Frengki Mbepa Landu Amah, Lesybeth,M, Nubatonis, Zet Malelak ABSTRAK Penilitian ini dilaksanakan di laboraturium processing UKAW dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik mutu sirup suspensi buah lontar dan menentukan mutu organaleptik meliputi rasa,warna,dan aroma.dan penerimaan secara keseluruhan metode yang digunakan adalah metode eksprimen dan menggunakan rancangan alat lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan masing masing diulang tiga kali dengan presentase 0,5%,1%,1,5% gelatine hasil penilitian menunjuka bahwa uji analisis organaleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B 1% gelatine terhadap rasa sirup suspensi buah lontar dengan skor nilai tertinggi rata rata 4,76(sangat suka)aroma sirup dengan skor tertinggi nilai rata rata 14,1(sangat suka) dan warna sirup yang paling tinggi dan disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan skor rata rata 4,63(sangat suka) Kata kunci : Suspensi lontar gelatin sirup. 1.Peneliti 2 Pembimbing

Hubungan Antara Lama Destilasi Dengan Kadar Alkohol Pada proses Destilasi Alkohol Laru Dengan Volume Destilasi Yang Berbeda

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian seperti laru lontar dengan cara fermentasi dan destilasi. Proses destilasi dilakukan untuk menghasilkan etanol yaitu dengan cara proses destilasi sederhana. Pada setiap proses destilasi terdiri dari dua perlakuan yaitu perlakuan 3 perlakuan yaitu 8 liter laru, 10 liter dan 15 liter. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara lama destilasi dengan kadar alkohol dan proses destilasi alkohol dengan volume destilasi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari ketiga perlakuan dengan proses destilasi dapat menghasilkan kadar alkohol. 8 liter laru menghasilkan 55% kadar alkohol, 10 liter laru menghasilkan 55% kadar alkohol dan 15 liter laru menghasilkan 55% kadar alkohol. Dari penelitian ini didapatkan volume dan kadar alkohol yang menurun dengan bertambahnya waktu pemasakan dan berbanding terbalik terhadap temperatur destilasi. Kadar alkohol tertinggi diperoleh sebesar 55 % sedangkan yang terendah adalah 35 %.

PENGARUH LAMA FERMENTASI NIRA GEWANG TERHADAP TOTAL ASAM ASETAT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Asam asetat dapat dibuat dari substrat yang mengandung etanol, yang dapat diperoleh dari berbagai macam bahan pertanian salah satunya adalah nira. Tersedianya nira gewang dalam jumlah besar di Indonesia merupakan potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Nira gewang dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan cuka melalui proses fermentasi. Hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan cuka yang semakin bertambah di industri makanan, laboratorium (kimia, biologi), pabrik farmasi dan sebagainya. Nira gewang dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan cuka melalui proses fermentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Lama Fermantasi terbaik terdapat pada perlakuan D dengan lama fermentasi 12 hari dengan nilai rata-rata 8,560% yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan C dengan nilai rata-rata 7,053% dengan lama fermentasinya selama 9 hari, namun sangat berbeda nyata dengan perlakuan B selama 6 hari dengan nilai rata-rata 5,360% dan sangat berbeda nyata juga dengan perlakuan A dengann nilai rata-rata 1,107% selama 3 hari merupakan nilai rata-rata yang terendah. Selain perbedaan asam asetat terjadi penurunan pH asam asetat (cuka) pada setiap tindakan perlakuan berdasarkan lama fermentasi yang berbeda. Nilai asam tertinggi terdapat pada fermentasi 3 hari, yaitu 3,033 dan yang terendah, adalah lama fermentasi 12 hari dengan kadar pH yaitu 2,200 . Terjadinya perubahan pH pada perlakuan menunjukan adanya perombakan alkohol membentuk asam asetat yang menyebabkan pH larutan menurun. Kata Kunci : fermentasi, Nira Gewang asam asetat.

aaa

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

aaa

PENGARUH PENAMBAHAN SUSPENSI BUAH LONTAR DALAM PEMBUATAN BOLU KUKUS

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH PENAMBAHAN SUSPENSI BUAH LONTAR DALAM PEMBUATAN BOLU KUKUS Yeremias G.K*) Dr. L. M. Nubatonis,M.Si**) Ir. Zet Malelak,M.Si**) ABSTRAK Bolu kukus dengan penambahan suspensi buah lontar merupakan produk hasil olahan percobaan dengan menggunakan suspensi dari buah lontar yang tua sebagai bahan tambahan untuk menciptakan warna, rasa serta aroma pada produk bolu kukus. Buah lontar selama ini pengolahannya belum maksimal. Buah yang sudah tua berwarna kekuningan dan berserat. Cairan kekuningan ini yang diambil untuk dijadikan campuran pangan atau kue-kue. Oleh karena itu penambahan suspense lontar dalam pembuatan bolu diharapkan dapat berperan sebagai pewarna serta menambah aroma khas pada produk yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali dengan presentasi 10%, 15%, dan 20% suspensi buah lontar. Hasil penelitian menunjukan uji analisis organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan penambahan 20% suspensi buah lontar terhadap warna bolu kukus tertinggi dengan skor 4,667 (sangat suka), aroma bolu kukus yang paling disukai terdapat pada penambahan 20% suspensi buah lontar dengan skor tertinggi 4,578 (sangat suka) dan rasa bolu kukus yang paling disukai terdapat pada penambahan 20% suspensi buah lontar dengan skor tertinggi 4,711 (sangat suka).

PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, OBJEKTIVITAS dan SENSITIVITAS ETIKA PROFESI TERHADAP KUALITAS HASIL AUDIT ( STUDI KASUS PADA KANTOR INSPEKTORAT KOTA KUPANG )

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh kompetensi auditor di Inspektorat Kota Kupang terhadap kualitas hasil audit, Pengaruh independensi auditor Inspektorat Kota Kupang terhadap kualitas hasil audit, Pengaruh objektivitas auditor Inspektorat Kota Kupang terhadap kualitas hasil audit, dan Pengaruh sensitivitas etika profesi auditor Inspektorat Kota Kupang terhadap kualitas hasil audit,.Penelitian ini termasuk dalam penelitian survei pada suatu populasi. Penelitian ini termasuk penelitian penjelasan (explanatory/confirmatory research). Sampel diambil sebanyak 27 auditor pada Inspektorat Kota Kupang. Pengumpulan data menggunakan metode kuisioner. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji prasyarat analisis yang meliputi uji normaitas, uji multikolonieritas, uji autokorelasi dan uji heteroskedastisitas. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kompetensi berpengaruh positif terhadap Kualitas Hasil Audit. Hal ini ditunjukkan dengan nilai t hitung sebesar 0,433 yang lebih besar dari t tabel 2,079. Independensi berpengaruh tidak positif terhadap Kualitas Hasil Audit. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar -0,826, yang lebih besar dari t tabel 2,079. Objektivitas berpengaruh positif terhadap Kualitas Hasil Audit. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 1,761, yang lebih besar dari t tabel 2,079, dan Sensitivitas Etika Profesi berpengaruh positif terhadap Kualitas Hasil Audit. Hal ini ditunjukkan oleh nilai nilai t hitung sebesar 0,468 yang lebih besar dari t tabel 2,0790. Kata Kunci : Kompetensi, Independensi, Objektivitas, Sensitivitas Etika Profesi, Kualitas Hasil Audit.

ANALISIS PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, INFLASI DAN PENGANGGURAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK NOVITA MARYANE USFAL; NIM: 17191738 “Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Inflasi Dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Nusa Tenggara Timur” dibawah bimbingan Dr. Nitaniel Hendrik, M.Si selaku pembimbing I dan Ibu Mesri W.N. Manafe Selaku pembimbing II. Masalah yang telah diangkat dalam penelitian ini, maka persoalan penelitian dapat dijelaskan bahwa Secara empiris variabel Indeks Pembangunan Manusia (X1), variabel Inflasi (X2) dan Pengangguran (X3) berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah, untuk menguji pengaruh antar variabel penelitian dimana, variabel Indeks Pembangunan Manusia (X1), variabel Inflasi (X2) dan Pengangguran (X3) berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh data yang berkaitan dengan data Indeks Pembangunan Manusia, Inflasi dan Pengangguran diperoleh dari Badan Pusat Statistik Propinsi Nusa Tenggara Timur dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2019 yang dinyatakan dalam persen (%). Teknik Analisis Data terdiri dari Analisis Pendahuluan dan Analisis Lanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif kuantitatif. Pengujian hipotesis dengan menggunakan Alat analisis regresi, baik itu regresi sederhana maupun berganda. Dengan hasil penelitian sebagai berikut secara parsial variabel Indeks Pembangunan Manusia (X1) dan variabel Inflasi (X2) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Sedangkan variabel Pengangguran (X3) berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Namun demikian, jika di estimasi secara serempak bahwa secara bersama – sama variabel Indeks Pembangunan Manusia (X1), variabel Inflasi (X2) dan 6 variabel Pengangguran (X3) berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Y). Artinya jika variabel Indeks Pembangunan manusia dan variabel Inflasi naik atau dikatakan meningkat tentu akan mengakibatkan penurunan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur karena antara variabel Indeks Pembangunan manusia dan variabel Inflasi berpengaruh negatif terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Akan tetapi jika variabel Pengangguran naik atau meningkat tentu akan meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Nusa Tenggara Timur, Atau sebaliknya jika variabel Pengangguran rendah maka akan terjadinya penurunan terhadap tingkat Pertumbuhan Ekonomi. Kata Kunci : Indeks Pembangunan Manusia, Inflasi, Pengangguran,Pertumbuhan Ekonomi.

PENGARUH KOMPOSISI TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR UBI JALAR UNGU PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIK MIE KERING

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH KOMPOSISI TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR UBI JALAR UNGU PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIK MIE KERING (Dima Mega Desrianti*), (Medah Ishak Andreas**),(Malelak Zet**) ABSTRAK Mie merupakan jenis makanan hasil olahan tepung yang sudah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Mie juga merupakan jenis makanan yang digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Mie kering adalah mie segar yang dikeringkan hingga kadar airnya mencapai 8-10%. Pengeringan umumnya dilakukan dengan penjemuran dibawah sinar matahari atau dengan dioven. Mie kering mempunyai kadar air rendah sehingga daya simpannya relatif lama dan mudah penanganannya (Astawan, 2005). Bahan baku pembuatan mie di Indonesia yaitu terigu yang hingga saat ini masih diimpor dari negara lain seperti yang tercatat selama periode Januari 2017 –Agustus 2018, impor tepung gandum tertinggi tercatat pada bulan Maret 2018 yaitu hampir mencapai 8 ribu ton. Sehingga perlu dilakukan upaya pencarian bahan lain untuk menggantikan tepung terigu dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar kita, salah satunya berasal dari umbi-umbian seperti ubi jalar. Pembuatan mie kering dengan komposisi bubur ubi jalar ungu yang menghasilkan produk dengan rasa, aroma, warna dan tekstur yang berbeda dengan mie kering biasanya. Hal ini disebabkan karena tepung ubi jalar ungu tidak mengandung gluten, sehingga daya patah pada mie kering dari bubur ubi jalar ungu akan meningkat (Sri Winarti, 2017) dan memiliki tekstur yang lebih lengket satu sama lain (Monica, dkk, 2018). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi tepung tapioca dan bubur ubi jalar ungu terhadap karakteristik sensorik mie kering. Untuk memperoleh salah satu perlakuan yang paling baik dan tepat dari komposisi tepung tapioca dan bubur ubi jalar ungu terhadap sifat sensorik mie kering. Metode penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. dengan presentasi 0%,10%, 20%,30% bubur ubi jalar. Hasil penelitian menunjukkan Uji Analisis Organoleptik tertinggi pada perlakuan B dengan penambahan bubur ubi jalar 10% terhadap rasa dengan skor 3,844 (sangat suka), warna engan skor 3,667 (sangat suka), aroma dengan skor 3,686 (sangat suka), dan tekstur pada perlakuan 10 % dengan skor 3,756 (sangat suka). .

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM BIDANG LAYANAN PENERBANGAN ( STUDI KASUS : PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR: 975 K/PDT/2019)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi adalah, “ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM BIDANG LAYANAN PENERBANGAN ( STUDI KASUS : PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR : 975 K/PDT/2019 )”. Rumusan masalah “Apa Dasar Pertimbangan Judex Fakti menyatakan gugatan perbuatan melawan hukum dalam layanan penerbangan tidak dapat diterima dan sebaliknya Judex Juris mengabulkan gugatan penggugat”? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah “Untuk Mengetahui Dasar Pertimbangan Judex Fakti menyatakan gugatan perbuatan melawan hukum dalam layanan penerbangan tidak dapat diterima dan sebaliknya Judex Juris mengabulkan gugatan penggugat. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Normatif, dengan mengkaji Putusan No.169/Pdt.G/2017/PN.Tng, Putusan No. 9/Pdt/2018/PT.Btn, dan Putusan No. 975 K/Pdt/2019. Berdasarkan bahan hukum berupa putusan pengadilan yang diuraikan penulis pada bagian hasil penelitian, maka adapun yang menjadi alasan Judex Fakti menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima karena gugatan penggugat didasarkan adanya ingkar janji tetapi tuntutannya perbuatan melawan hukum yang merupakan ketidakjelasan dari suatu gugatan. Sedangkan berdasarkan bahan hukum berupa putusan pengadilan yang diuraikan penulis, penulis menemukan alasan Judex Juris mengabulkan gugatan penggugat karena merupakan perbuatan melawan hukum meskipun mengandung aspek ingkar janji. Adapun saran dari penelitian ini yaitu : Judex Fakti jangan hanya memeriksa gugatan secara sebagian dalam artian hanya memeriksa mengenai syarat formil tetapi harus memeriksa secara keseluruhan mengenai keabsahan dari suatu gugatan serta Judex Juris sebagai pengadilan yang memeriksa penerapan hukum telah tepat menilai suatu gugatan. Kata Kunci : Pertimbangan Judex Fakti dan Judex Juris, Perbuatan Melawan Hukum Dalam Layanan Penerbangan

PERBANDINGAN TEPUNG KELOR(Moringa oliafera Lam) DAN TEPUNG LABU KUNING(Cucurbita moschata. D) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK CAKE

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERBANDINGAN TEPUNG KELOR ( Moringa Oliafera Lam)DAN TEPUNG LABUKUNING (Cucurbita moschata. D) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK CAKE (AMA FERDI TAGI HUMA*) (Ir. M. NUHAMARA MP **)( Ir. I.D.A.A.R.R.AdI, MP **) Penelitian bertujuan untuk mengtahui perbandingan rasio tepung kelor dan tepung labu kuning pada tepung terigu dalam menghasilkan kualitas cake. Penelitian ini di laksanakan pada bulan juli tahun 2021 bertempat di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase tepung kelor 1% tepung labu kuning 10%, tepung kelor 2,5% tepung labu kuning 20% dan tepung kelor 5% tepung labu kuning 25%. variabel yang di amati adalah aroma, rasa, warna dan tekstur. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan warna 4,58 tekstur 4,75 aroma 4,58 dan rasa 4,75 dengan kategori sangat suka Kata Kunci : Tepung Kelor, Tepung Labu Kuning, Tepung Terigu, Cake.

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN MALAKA (Studi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) NAMA : MARIA SELVIANA H.BRIA NIM : 17191635 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul: “ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) ” Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah sudah berjalan efektif dan Pajak Daerah berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka yang menjadi persoalan penelitian adalah Apakah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan Seberapa besar kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan mengetahui kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di kabupaten malaka. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Efektivitas adalah tingkat pencapaian ghasil program dengan target yang ditetapkan. secara sederhana merupakan perbandingan outcome dengan output efektivitas menunjukan kesuksesan atau dalam pencapaian tujuan sebuah kegiatan/kebijakan dimana ukuran efektivitas merupakan refleksi output. efektivitas terkait dengan hubungan antara hasil dengan hasilnya yang sesungguhnya dicapai efektivitas merupakan hubungan antara output dengan tujuan. Kontribusi adalah suatu yang diberikan bersama-sama dengan pihak lain untuk tujuan biaya atau kerugian tertentu atau bersama. sehingga kontribusi yang dimaksud dapat diartikan sebagai sumbangan yang diberikan pajak daerah terhadap besarnya pendapatan asli daerah (PAD). Pendapatn asli daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan didalam daerah sendiri. pendapatan daerah tersebut dipungut berdasarkan peraturan daerah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di indonesia. Populasi penelitian ini adalah data yang digunakan diambil laporan xi realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2014-2020. populasi dalam penelitian ini akan melakukan analisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data dokumentasi. Dalam analisis data ini penulis mendeskripsikan indikator dari konsep penelitian pada analisis pendahuluan untuk mendapatkan gambaran umum dari objek Penelitian Yakni pajak daerah pada efektivitas, kontribusi dan pendapatan daerah Kabupaten Malaka.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa Berdasarkan hasil analisis efektivitas pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka, maka Pada tahun 2016 efektivitasnya sebesar 141% dan Pendapatan Asli Daerahnya sebesar 29,26%,kemudian terjadi penurunan pada tahun 2017 sebesar 106% karena realisainya adalah Rp9.694.332.176,30 meningkat tetapi targetnya turun menjdi Rp9.125.512.690 sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,79% . Selanjutnya pada tahun 2018 terjadi penurunan sebesar 79% dibandingkan dengan tahun 2017, karena angka realisasinya adalah Rp7.841.376.585 tetapi angka targetnya adalah Rp9.917.676.276 meningkat sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya menurun sebesar 41,05%, kemudian ada peningkatan pada tahun 2019 sebesar 108% karena angka realisasinya adalah Rp11.482.100.547 meningkat tetapi angga targetnya adalah Rp10.590.932.798 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 49,19% ,dan akhirnya pada tahun 2020 meningkat sebesar 109% dibandingkan dengan tahun lalu, karena angka realisasi adalah Rp7.821.348.711,54 dan target adalah Rp7.161.050.000 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,53% . Kata kunci: pajak daerah, pendapatan asli daerah, efektivitas, kontribusi

ANALISIS YURIDIS PENETAPAN NON EKSEKUTABEL PENGADILAN NEGARI AMBON TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 161K/PID.SUS/2012

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul dari skripsi adalah, Analisis Yuridis Penetapan Noneksekutabel Pengadilan Negeri Ambon Terhadap Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 161 K/Pid.Sus/2012. Rumusan Masalah Bagaimanakahpertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Ambon dalam menyatakan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam tindak pidana korupsi adalah putusan yang non eksekutabel?.Penelitian ini bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, Kesimpulan Penulis tentang pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Ambon dalam menyatakan putusan Mahkamah Agung adalah putusan yang non eksekutabel adalah karena putusan Mahkamah Agung RI No. 161 K/PIS.SUS/2012, tanggal 10 April 2012 adalah putusan yang batal demi hukum karena tidak mencantumkan perintah penahanan dalam Pasal 197 Ayat (1) huruf k KUHAP. Adapun saran dalam penelitian ini adalah : 1. Majelis Hakim dalam memutus perkara pidana perlu memperhatikan juga latar belakang dari masalah tersebut sehingga menjadi salah satu pertimbangan bagi Majelis Hakim dalam mengambil keputusanyang adil dan memiliki kepastian hukum. 2. Hendaknya Pemerintah dapat lebih menegakan hukum sebagaimana mestinya agar tidak terjadi lagi korupsi baik itu di pemerintahan pusat ataupun di daerah karena akan menyebabkan kerugian yang di alamani oleh Negara Republik Indonesia. Kata Kunci : Penetapan Non Eksekutabel , Pengadilan Negeri Ambon, Mahkamah Agung  

Pengaruh Pengelolaan SDM Dan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada SMPN 20 Kota Kupang

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pagawai adalah kinerja pegawai. Suatu organisasi dapat bertahan jika setiap kegiatan pegawai didukung oleh kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan memperhatikan kualitas pengelolaan sumber daya manusia, dan teknologi informasi pada pegawai. pengelolaan sumber daya manusia merupakan salah satu hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu teknoligi informasi merupakan salah satu komponen penting dalam meningkatkan kualitas kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai, pengaruh pengelolaan sumber daya (sdm) dan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai pada sekolah menegah pertama (smpn 20) kota kupang karena penulis menemukan bahwa terdapat kurangnya tingkat SDM pegawai serta kurangnya tngkat teknologi informasi. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah pengelolaan sumber daya manusia, teknologi informasi dan kinerja pegawai. Mengungkapkan kinerja adalah Kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. (Anwar Prabu, 2009). Menurut Kadir dan Triwahyuni (2003:2) “Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi” 12 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 47 orang pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 47 orang pegawai.. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahuai bahwa pengelolaan SDM pada sekolah menegah pertama (smpn 20) kota kupang berada dalam kategori rendah. Teknlogi informasi dalam kategori rendah, dan kinerja pegawai juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisi lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui bahwa pengelolaan SDM berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,162 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,193 yang berarti semakin baik pengelolaan SDM, semakin tinggi pula kinerja pegawai, sedangkan Teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,184 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,156 yang berarti semakin baik Teknologi informasi semakin tinggi pula kinerja pegawai.