Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

2.079 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 612025: 372024: 162023: 3122022: 4662021: 6902020: 872018: 482017: 12016: 42011: 11018: 1

HUBUNGAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN PERILAKU SOSIAL SISWA (SUATU STUDI DI SMK NEGERI 1 KUPANG KELAS X OTOMALISASI TATA KELOLA PERKANTORAN)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK HUBUNGAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN PERILAKU SOSIAL SISWA (SUATU STUDI DI SMK NEGERI 1 KUPANG KELAS X OTOMALISASI TATA KELOLA PERKANTORAN) Darmawan M. Idris 1, Agustinus J. Nafie2, Yahya J. Palinata3, 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hasil observasi saat PPL di SMK Negeri 1 Kupang, penulis melihat bahwa ketika siswa belajar, menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada Kelas X Otomalisasi Tata Kelola Perkantoran belum optimal. Hal ini ditunjukkan oleh perilaku siswa yang enggan melakukan gerakan yang diinstruksikan, cepat mengeluh dalam pembelajaran, sebagian besar siswa bercanda, mengobrol, bermain, berkelahi, dan terpengaruh saat teman di sekitarnya membuat gaduh. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Hubungan Pembelajaran Penjasorkes Dengan Perilaku Sosial Siswa Di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, Penelitian dilakukan di Siswa Di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran selama 1 bulan. Teknik pengumpulan data mengunakan metode angket atau kuosioner. Teknik analisis data mengunakan analisis kuantitatif yang diambil dari data angket. Hasil dan pembahasan: Hasil analisis data ditemukan bahwa distribusi pengkategorian jawaban siswa, terlihat sebanyak 14 siswa (70%) memiliki kategori “Sangat Baik”, 6 siswa (30%) memiliki kategori “Baik”, sedangkan kategori “Cukup” dan “Kurang” tidak ada (0 %). Sehingga Hipotesis Alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Simpulan: Berdasarkan hasil analisis data, dapat peneliti simpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran penjasorkes dengan perilaku sosial Siswa di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Kata Kunci: Pembelajaran Penjasorkes, Sikap Sosial

Analisis pengaruh efektivitas dan kontribusi pajak hotel terhadap pendapatan asli daerah(studi di pemerintah daerah kabupatrn sumba barat)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pajak adalah kontribusi wajib kepada Daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang  bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pajak merupakan salah satu yang paling berkontribusi besar terhadap penerimaan daerah sehingga pemberlakuan pajak sebagai sumber penerimaan daerah pada dasarnya tidak hanya menjadi urusan pemerintah daerah sebagai pihak yang menetapkan dan memungut pajak dan retribusi daerah, tetapi juga berkaitan dengan masyarakat pada umumnya. Kabupaten Sumba Barat merupakan daerah yang juga diberi hak otonomi daerah untuk mengatur keuangan sendiri untuk melaksanakan pembangunan. Kabupaten Sumba Barat diharapkan mampu mengelola dan memaksimalkan potensi sumber daya yang ada di daerah untuk kelangsungan dan kemajuannya. Salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan pajak daerah. Berbagai keunggulan yang terdapat di Kabupaten Sumba Barat tersebut mendorong banyaknya investor datang untuk berinvestasi dalam berbagai bidang, salah satunya di bidang perhotelan. Di Kabupaten Sumba Barat sendiri sudah terdapat 18 hotel dan salah satunya merupakan hotel bintang 5 dan terindah di dunia, yaitu hotel Nihiwatu. Perkembangan industri perhotelan ini secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah, khususnya dari Pajak Hotel. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh efektivitas pemungutan pajak hotel dan pengaruh kontribusi pajak hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumba Barat Tahun 2011-2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kumpulan data tahunan tentang realisasi pajak hotel, target pajak hotel, realisasi pendapatan asli daerah, dan target pendapatan asli daerah Kabupaten Sumba Barat tahun 2011-2020. Hasil uji signifikan simultan nilai regresi menunjukkan bahwa efektivitas pajak hotel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah (0,022 < dari 0,05) dan kontribusi pajak hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah (0,008 > dari 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat efektivitas pajak hotel untuk tahun 2011 dikategorikan efektif karena mencapai target yang ditetapkan. Di tahun 2012–2018 dikategorikan sangat efektif k’arna mengalami peningkatan, tahun 2019 dikategorikan kurang efektif dimana mengalami penurunan dan pada tahun 2020 dikategorikan cukup efektif. Secara keseluruhan kontribusi pajak hotel pada tahun 2011-2017 memberikan kontribusi yang sangat kurang terhadap pendapatan asli daerah sehingga mempengaruhi jumlah pendapatan asli daerah yang di terima, pada tahun 2018-2019 mengalami kenaikan dan pada tahun 2020 mengalami penurunan dan dikategorikan sangat kurang. Kata Kunci: Pajak, Pendapatan Asli Daerah, Pajak Hotel, Efektivitas Pajak Hotel, Kontribusi Pajak Hotel

TATO'NU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Konsep tato’nu merupakan satu konsep yang telah mempersatukan agama Islam dan Kristen di Desa Aimoi terkhususnya Jemaat GMIT Sei’Eng dan Masjid Attaqwa Wahing, dalam membangun persaudaraaan. Konsep tato'nu mula pertama diperkenalkan oleh Timung Bel sebagai kapal mate atau tamukung (ketua adat) pada saat dilakukan pembagian agama. Konsep ini mengandung kebenaran yang di dalamnya mengisahkan satu keluarga atau turunan dalam masyarakat Desa Aimoli. Oleh karena konsep ini memiliki makna yang sangat dalam saat jemaat maupun jemaah menghadirkannya dalam tindakan kerukunan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejarah terbentuknya budaya kerukunan yang didasarkan pada konsep tato'nu dan untuk mengetahui nilai-nilai teologis dan sejauh mana diimplementasikan dalam membentuk konsep tato'nu sebagai sokok guru bagi kerukunan Jemaat GMIT Sei’Eng dan Jemaah Masjid Ataqwa Wahing, serta merumuskan pokok-pokok teologis sebagai bahan refleksi dari konsep Tatonu yang menjadi dasar kerukunan masyarakat Islam - Kristen Desa Aimoli dan Implikasinya bagi pembangunan jemaat GMIT Sei’Eng. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui dan memperoleh nilai dan makna yang mandalam terhadap konsep tato’nu yang dihidupi oleh jemaat GMIT Sei’Eng dan Masjid Attaqwa Wahing. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerukunan ini terbentuk dari pembegian agama yang dilakukan oleh masyarakat desa Aimoli, sampai membentuk konsep tato’nu (satu perut/rahim), yang di dalamnya masyarakat memiliki hubungan darah antara satu dengan yang lain, namun mereka hidup dalam perbedaan agama. Keberagaman ini juga telah dihidupi oleh nabi-nabi terdahulu, seperti Ibrahim (Abraham), Musa, dan Yesus. Di temukan juga bahwa konsep tato’nu memiliki nilai-nilai Kristiani seperti kasih, keadilan dan kebebasan. Nilai-nilai ini merupakan misi yang diberikan Allah kepada Abraham, Musa dan juga Yesus dan sampai kepada Timung Bel yang dirangkum dalam konsep Tatu’nu. Konsep ini dipercaya sebagai misi Allah yang berkelanjutan dan merupakan kehendak dari Allah agar melalui nilai-nilai ini dapat diambil dan dimaknai sebagai sebuah misi yang harus dijalankan masyarakat Aimoli terkhsusunya Jemaat GMIT Sei’Eng dalam melakukan pelayanan, dengan menumbuhkan kasih, keadilan dan kebebasan untuk menciptakan kedamian serta keselamatan di tengah-tengah dunia.

Kajian Yuridis Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan (Studi Putusan Nomor. 41 K/Pid/2020)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah Bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas namun Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Dengan Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Dasar Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas akan tetapi Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dan dijatuhi putusan pemidanaan. Berdasarkan hasil penelitian maka dasar pertimbangan hakim pengadilan negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan adalah karena alat bukti yang diajukan oleh Penuntut umum tidak memenuhi batas minimum pembuktian. Dengan alasan bahwa keterangan yang diperoleh dari saksi tanpa didukung oleh keterangan saksi lainnya atau alat bukti lainnya sehingga majelis hakim berpendapat bahwa satu saksi tidak dapat dipakai untuk menjatuhkan pidana pada diri seseorang atau dengan kata lain seorang saksi bukan saksi/unus testis nullus testis dan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 183 KUHAP yang menyatakan bahwa Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah. Sedangkan dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan karena Judex Facti telah salah dan tidak menerapkan peraturan hukum sebagai mana mestinya serta tidak mempertimbangkan fakta hukum yang relevan secara yuridis dengan tepat dan benar sesuai fakta hukum yang terungkap di muka sidang.

PENGARUH BERAT BIBIT AWAL TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (DOTY) DOTY DI DESA HUNDIHUK KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YESKIAL MANAFE (16380321) Analisis Pengaruh Berat Bibit Awal Terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii dengan Metode Lepas Dasar di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao : Donny M. Bessie. S.Pi., M.Si dan Wilson L. Tisera S.Pi., M,Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Hundihuk pada bulan juli-agustus 2020. Metode yang digunakan yaitu metode ujicoba langsung di lapangan dengan menggunakan metode lepas dasar (patok) dan analisis data yang digunakan yaitu pertumbuhan harian dan pertumbuhan mutlak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertambahan berat rumpu laut Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi pada perlakuan 150 gram (235,33 gram) dan di ikuti oleh perlakuan 100 (238 gram) sedangkan yang terendah pada perlakuan 50 ( 202,67gram). Dan rata-rata pertumbuhan harian tertinggi pada perlakuan 150 gram (4,57%) kemudian diikuti dengan perlakuan 100 (4,52%) dan terendah pada perlakuan 50 (4,33%). Sedangkan pertumbuhan mutlak rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi pada perlakuan 50 gram (152,67 gram) kemudian di ikuti oleh perlakuan 100 gram ( 138 gram) dan paling terendah pada perlakuan 150 gram ( 85,33 gram).

ANALISIS PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty VARIETAS BERBEDA YANG DIBUDIDAYAKAN PADA HABITAT YANG BERBEDA MENGGUNAKAN METODE LEPAS DASAR DI DESA HUNDIHUK KECEMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MARIA MARINCE SEUK SERAN (16383571) Analisis Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty Varietas Berbeda Yang Dibudidayakan Pada Habitat Yang Berbeda Menggunakan Metode Lepas Dasar Di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao : DONNY M. BESSIE S.Pi.,M.Si. WILSON L.TISERA S.Pi.,M.Si,Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Progran Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut merupakan salah satu sumberdaya pesisir yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan merupakan komoditas ekspor di sektor budidaya perikanan indonesia karena permintaanya tinggi di pasar dunia.Varietas atau Strain adalah kelompok organisme yang tergabung dalam suatu spesies yang memiliki karakteristik khusus tetapi tidak dijadikan keturunan atau variasi yang terpisah. Habitat merupakan suatu tempat dimana makluk hidup atau juga organisme tinggal. Budidaya rumput laut dibudidayakan pada habitat berbeda dengan tujuan mendapatkan hasil dari budidaya rumput laut memberikan pertumbuhan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidayakan pada habitat berbeda menggunakan metode lepas dasar di Desa Hundihuk Kecematan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Pengamatan terhadap pertumbuhan rumput laut dilakukan setiap minggu selama 49 hari juga diukur parameter perairan meliputi suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan dan kecepatan arus. Penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa pertumbuhan rumput laut yang dibudidayakan di perairan Hundihuk Pertumbuhan harian tertinggi pada habitat Pasir 3,12-3,74 gram/hari dari Sacol Hundihuk dan terendah 0,24-2,43 gram/hari dari Sacol Sulamu sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan harian tertinggi dari Sacol Hundihuk 2,87-3,65 gram/hari dan terendahnya 0,6-1,64 gram/ hari dari Kultur Jaringan Pukuafu. Pertumbuhan relative pada habitat Pasir dengan nilai tertinggi 5,54% dari Sacol Hundihuk dan terendahnya 5,24% dari Sacol Sulamu sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan relative tertinggi 5,50% dari Sacol Hundihuk dan nilai terendah 4,82 % dari Kultur Jaringan Pukuafu. Pertumbuhan mutlak pada habitat pasir dengan nilai tertinggi adalah 182,3 gram dari Sacol Hundihuk dan nilai terendahnya berasal dari Sacol Sulamu dengan nilai 114,7 gram sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan mutlak tertinggi berasal dari Sacol Hundihuk dengan nilai 170,5 gram dan nilai terendahnya 29,2 gram berasal dari Kultur Jaringan Pukuafu.

TINJAUAN TENTANG KEGIATAN EKSTRAKRIKULER DI SMA NEGERI I PAHUNGAN LODU KABUPATEN SUMBA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Maximus Nggana. Nim. 16323173 dengan judul: “Tinjauan Tentang Kegiatan Ektrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: Dr.Lukas M. Boleng, M.Kes dan Pembimbing II: Ramona M. Mae,S.Pd.,M.Or. Kata Kunci : Kegiatan Ekstrakurikuler Program ekstrakurikuler merupakan bagian integral dari proses belajar yang menekankan pada pemenuhan kebutuhan anak didik. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan proses pengaktualisasian potensi kreativitas peserta didik, yang mana kegiatan ini dilakukan di luar jam pelajaran, sehingga dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi dengan Jenis penelitiannya adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta teknik analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian tentang tentang kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu Kabupaten Sumba Timur adalah kegiatan ekstrakurikuler sudah berjalan dengan baik mulai dari 2018 hingga saat ini, Program kegiatan ekstrakurikuler sangatlah memberikan dampak positif dan menjadi wadah bagi siswa-siswi agar dapat menumbuh kembangkan bakat, minat dan potensi serta dapat berprestasi pada percabangan olahraga yang di selengarakan oleh pihak sekolah. Pihak sekolah sangatlah mendukung terbentuknya karakter siswa didalamnya termasuk sikap disiplin, fair play, bekerjasama, empati, toleransi dan pendorong perkembangan potensi peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pada sore hari sangatlah baik dikarenakan tidak mengurangi jam belajar dan siswa lebih mendalami akan percabangan olahraga yang diminati. Hasil prestasi yang diperoleh dari percabangan bola voli agar tetap dipertahankan dan bahkan ditingkatkan serta percabangan lainnya seperti tenis meja, bola kaki agar dapat memperoleh prestasi melalui kegiatan ekstrakurikuler.

ANALISIS YURIDIS TENTANG PUTUSAN BEBAS OLEH HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN PADA ANAK

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi ini : “ANALISIS YURIDIS TENTANG PUTUSAN BEBAS OLEH HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN PADA ANAK” Masalah pokok dalam tulisan ini, “Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Pencabulan terhadap anak,?” Tujuan penelitian dalam tulisan ini, “untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Pencabulan terhadap anak”. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif yaitu dengan mengkaji putusan Pengadilan Negeri Nomor Putusan No 51/pid.sus/2016/PN.kbu, Nomor Putusan Nomor 36/Pid.Sus/2020/PN Pli, Nomor Putusan No 138/Pid.Sus/2019/PN Son, Nomor Putusan 374/Pid.Sus/2018/PN Rhl, dan Putusan Mahkama Agung Nomor 1923 K/Pid.Sus/2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri memutuskan perkara tindak pidana dengan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum dengan menggunakan alat bukti dan dengan mempertimbangkan fakta-fakta persidangan dianggap tidak memenuhi unsur-unsur yang ada dalam pasal. Hakim Menjatuhkan Putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari Hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadi suatu tindak pidana berdasarkan dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. Karna itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar Hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara pidana. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya Hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtidkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).

RANCANG BANGUN MESIN PENEPUNG DAUN KELOR SKALA RUMAH TANGGA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RANCANG BANGUN MESIN PENEPUNG DAUN KELOR SKALA RUMAH TANGGA Manibak D. P. *) Lano M.L **) Makaborang M. **) Fakultas Teknolopgi Pertanian Program Studi Mekanisasi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian Fakultas Kristen Artha Wacana Kupang pada tangga 29 September sampai dengan 29 November 2020. Penelitian ini adalah merancang bangun mesin penepung daun kelor skala rumah tangga” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rancangan penepung daun kelor denagn mengunakan mesin penggerak dinamo dan berapa kapasitas kerja mesin penepung daun kelor. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, maka mesin ini dirancang kemudian dilakukan pengujian, pengamatan dan pengambilan data meliputi uji fungsional mesin. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja dari setiap komponen pada saat mesin dioperasikan dan komponen-komponen mesin ini berfungsi dengan baik. Kapasitas kerja mesin: 3.311 gram/detik. Presentase daun kelor yang tergiling 60,4% sedangkan yang tidak tergiling 39,6%.

Modul Pendidikan Pancasila Untuk Perguruan Tinggi

· Book · Buku Bahan Ajar

Buku ajar pendidikan Pancasila ini terdiri atas tujuh bab. Bab pertama, diawali dengan latar belakang pendidikan Pancasila; kebijakan nasional pembangunan bangsa dan karakter; landasan hukum pendidikan Pancasila; kerangka konseptual pendidikan Pancasila; visi dan misi; tujuan pendidikan Pancasila; desain mata kuliah; kompetensi inti dan kompetensi dasar. Pada bagian pengantar ini, mahasiswa diajak untuk memahami konsep, hakikat, dan perjalanan pendidikan Pancasila di Indonesia. Bahasan materi ini penting untuk diketahui karena berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi mengalami pasang surut. Selain itu, kebijakan penyelenggaraaan pendidikan Pancasila di perguruan tinggi tidak serta merta diimplementasikan, baik di perguruan tinggi negeri maupun di perguruan tinggi swasta. Keadaan tersebut terjadi karena dasar hukum yang mengatur berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi selalu mengalami perubahan dan persepsi pengembang kurikulum di masing-masing perguruan tinggi berganti-ganti.

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PEWARNA DAN TUMBUHAN MORDAN DI DESA HUNDIHOPO KECAMATAN ROTE TIMUR KABUPATEN ROTE NDAO

2121 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keanekaragaman merupakan kekayaan mahkluk hidup disuatu kawasan baik di daratan maupun di lautan atau di tempat lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan pewarna dan tumbuhan mordan di Desa Hundihopo Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman. Jenis tumbuhan pewarna dan tumbuhan mordan yang ditemukan di Desa Hundihopo Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao terdapat 13 jenis tumbuhan pewarna yaitu Tarum (Indigofera tinctorea L), Mengkudu (Merinda citrifolia L), Kunyit (Curcuma dometica L), Lagundi (vitex trifolia L), Ketapang (Terminalia catapa), Jati (Tectona grandis), Kelumpang (Sterculia foetida L), Pinang (Areca catechu), Trengguli (Cassia fistula), Kecubung (Datura metel), Biduri (Calotropis gigantae), Gadung (Dioscorea hispida), Kesambi (Scheichera oleosa) dan 10 jenis tumbuhan mordan yaitu Kelumpang (Sterculia foetida L), Dadap (Erythrina variegate), Pinang (Areca catechu L), Soga tingi (Ceriops tagal), Kecubung (Datura metel), Biduri (Calotropis gigantea), Saga (Abrus precatorius L), Loba (Symplocos sp), Jarak pagar (Jatropha curcas L), Jeruk nipis (Citrus aurantifolio). Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan pewarna masuk dalam kategori sedang yaitu 1.002177 dan nilai indeks keanekaragaman (H’) Masuk dalam kategori rendah yaitu 0.860803.

ANALISIS PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DI DESA BENLUTU KECAMATAN BATU PUTIH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2024

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Benlutu, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada tahun 2024. BUMDes merupakan lembaga ekonomi desa yang dibentuk untuk mengelola potensi lokal secara profesional guna mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan BUMDes diharapkan dapat menjadi penggerak pembangunan ekonomi desa melalui pengelolaan unit usaha, pemanfaatan aset desa, serta pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Desa, anggota pengurus BUMDes, anggota BPD, dan para aparat desa. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan peran BUMDes berdasarkan indikator modal, motivasi, kepemimpinan, sarana dan prasarana, partisipasi masyarakat, serta dukungan pemerintah desa, kemudian dikaitkan dengan indikator peningkatan pendapatan desa seperti hasil usaha, hasil aset desa, kerja sama, gotong royong, Dana Desa, dan Alokasi Dana Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Benlutu berperan cukup strategis dalam meningkatkan PADes melalui unit usaha penyewaan alat pertanian, penyewaan fasilitas desa, dan pengelolaan pasar desa. Keberadaan BUMDes dapat meningkatkan pendapatan desa secara bertahap serta menciptakan peluang kerja bagi masyarakat. Faktor utama yang mendukung adalah kemampuan sumber daya desa, serta keikutsertaan masyarakat dan bantuan dari pemerintah desa. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan modal, kapasitas manajerial pengurus, dan akses pasar yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan unit usaha agar peranan BUMDes dalam meningkatkan PADes dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.

THE EFFECT OF POP-UP BOOK MEDIA IN IMPROVING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY OF SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 1 AMANATUN SELATAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media Pop-Up Book di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan desain penelitiannya adalah Pre-Experimental. Sampel untuk penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata yang diberikan sebelum dan sesudah pengaplikasian. Analisis data menggunakan analisis statistik sederhana dan uji-t. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penguasaan kosakata siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 50,33 pada pra-tes menjadi 77,33 pada pasca-tes. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai-t (17,24) lebih tinggi dari nilai tabel-t (1,69), menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (H1) diterima. Kesimpulannya, penggunaan media Buku Pop-Up memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.

PENGARUH EKUITAS, PEMBIAYAAN DAN DANA PIHAK KETIGA TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAAN JASA KEUANGAN SUB SEKTOR BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ( BEI) PERIODE 2020-2024

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekuitas, pembiayaan dan dana pihak ketiga terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan-perusahaan jasa keuangan sub sektor perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 hingga 2024. Dalam konteks manajemen keuangan Pertumbuhan laba merupakan indikator penting yang mencerminkan kinerja dan daya saing suatu perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis. Oleh karena itu variabel-variabel yang memengaruhi laba baik yang bersumber dari struktur modal internal maupun dana eksternal menjadi objek kajian yang relevan dan strategis untuk diteliti lebih lanjut. Ekuitas sebagai representasi dari modal sendiri perusahaan merefleksikan kekuatan permodalan yang dapat dimanfaatkan untuk mendanai aktivitas operasional maupun investasi jangka panjang. Pembiayaan yang dalam konteks ini mencakup penyaluran dana dalam bentuk kredit atau pembiayaan produktif lainnya mencerminkan strategi manajemen dalam mengelola aset keuangan guna menghasilkan pendapatan. Sementara itu dana pihak ketiga menggambarkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan yang dihimpun melalui produk-produk simpanan seperti giro, tabungan, dan deposito digunakan kembali sebagai sumber pembiayaan oleh pihak bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu dengan menetapkan kriteria tertentu dalam pemilihan sampel yang relevan dengan tujuan penelitian. Dari total 50 perusahaan perbankan yang menjadi populasi. sebanyak 24 perusahaan memenuhi kriteria dan dijadikan sampel. Pengamatan dilakukan selama empat tahun berturut-turut. sehingga diperoleh total 120 observasi data. Data dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, disertai uji t, uji f serta pengujian koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukan banwa ( 1) Ekuitas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung lebih besar dari t-tabel (3,012.>1,980) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau (0,003<0,05). (2) Pembiyaan tidak berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan koefisien regresi sebesar t-hitung lebih kecil dari t tabel (0,127<1,980) dan nilai signifikan lebih besar dari 0.05 atau ( 0,899>0,005. ( 3) Dana Pihak Ketiga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar t-hitung lebih kecil t tabel (0,436>1.980) dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 atau 0.664>0,05.

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KINERJA KEUANGAN DAN KEBIJAKAN HUTANG SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN SEKTOR TEKNOLOGI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2020-2023

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2023” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan dan kebijakan hutang sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Nilai perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Struktur kepemilikan diyakini mampu memengaruhi pengambilan keputusan manajerial yang pada akhirnya berdampak pada kinerja keuangan, kebijakan hutang, dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Variabel struktur kepemilikan diproksikan dengan insider ownership, kinerja keuangan diproksikan dengan xiii Return on Assets (ROA), kebijakan hutang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan, dan kebijakan hutang. Kinerja keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, demikian pula kebijakan hutang yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan kebijakan hutang mampu memediasi hubungan antara struktur kepemilikan dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan yang tepat dapat meningkatkan nilai perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kinerja keuangan dan pengelolaan kebijakan hutang yang optimal.

TATA KELOLA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDEs) (STUDI DESA GAURA, KECAMATAN LABOYA BARAT,KABUPATEN SUMBA BARAT)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Studi Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat. Badan usaha milik desa (BUMDes) merupakan salah satu instrument penting dalam meningkatkan perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, tata kelola bumdes yang baik menjadi kunci utama. Tata kelola bumdes mencakup perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pengawasan pengguna dana yang dikelola BUMDes. Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai bagian dari sumber pendapatan asli desa yang diharapkan dapat mendorong desa untuk mengelola sumber daya termasuk pembangunan ekonomi, dan mendorong pemerintah desa untuk lebih mandiri dalam pengelolaan pemerintahan desa sehingga BUMDes perlu dibentuk untuk mengelola perekonomian masyarakat pedesaan. Peranan BUMDes merupakan membangun serta meningkatkan kemampuan serta keahlian ekonomi warga desa, pada biasanya buat tingkatkan kesejahteraan ekonomi serta sosialnya, berfungsi secara aktif dalam upaya mempertinggi mutu kehidupan manusia serta warga, memperkokoh perekonomian rakyat selaku bawah kekuatan serta ketahanan perekonomian, berusahauntuk mewujudkan serta meningkatkan perekonomian warga desa, menolong para warga buat tingkatkan penghasilannya sehingga bisa tingkatkan pemasukan serta kemakmuran warga. Penerapan tata kelola yang sesuai dengan prinsip good governance belum banyak di terapkan di BUMDes karena masih minimnya sumber daya manusia yang memadai. Seperti yang terjadi pada salah satu BUMDes di daerah Gaura, yang terletak di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Indonesia. Kurang transparannya BUMDes tersebut dalam mengelola aset ekonomi membuat banyak pihak mulai hilang kepercayaan. Berpijak kepada AD/ART yang ada, BUMDes tersebut mestinya taat dan patuh kepada aturan yang sudah disepakati. Selain itu, kurang bertanggung jawabnya pihak-pihak yang terkait. Faktor-faktor yang dapat membantu keberhasilan dari kinerja BUMDes ialah adanya jiwa patriotisme semangat, adanya keterampilan, dilakukannya pelatihan, tingkat pendidikan, pengalaman, kejujuran (perilaku etis), adanya rasa tanggung jawab, keseriusan, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, kerja tim yang baik, komunikasi yang transparan antara manajer BUMDes, sikap pantang menyerah dalam upaya mencapai target kinerja, religiusitas, kepuasan kerja, gaya kepemimpinan visioner (transformasional), kehadiran mekanisme insentif. Tujuan penelian yaitu Untuk mengetahui Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat. Untuk mengetahui dampak-dampak dalam Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Gaura Kecamatan Laboya Barat Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan penelitian ini di atas maka peneliti tertarik mengambil Judul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Studi Desa Gaura, Kecamatan Laboya, Kabupaten Sumba Barat