2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku yang ditulis oleh Sujatmika yang bertajuk "Menuju Penganggaran Daerah Berdasarkan Pancasila" ini membedah sebuah fenomena pengelolaan pemerintahan yang acapkali belum sesuai dengan falsafah NKRI yaitu Pancasila. Nilai-nilai Pancasila yang seharusnya dimiliki oleh penyelenggara pemerintahan terutama pejabat tinggi yang diberi amanah, senyatanya justru belum tertanam sebagai suatu pandangan hidup. Kesadaran dan kepekaan pejabat dalam menangkap suara-suara dan masukan selama menjalankan tugas, termasuk ketika melaksanakan penyusunan kebijakan anggaran masih jauh dari nilai-nilai Pancasila.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ajar “Penganggaran Perusahaan” ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat lebih mudah memahami materi matakuliah Penganggaran Perusahaan dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Untuk menciptakan sebuah metode latihan meningkatkan tinggi loncatan yang sesuai tentunya seorang pelatih harus memperhatikan dari berbagai aspek, dari pemilihan model atau jenis latihan, penentuan volume, intensitas, durasi, recovery, set dan repetisi harus tepat dan sesuai dengan komponen latihan Salah satu latihan yang di gunakan untuk meningkatkan kemampuan kekuatan adalah latihan skipping Tujuan penelitian: untuk mengetahui kontribusi latihan tali skiping terhadap tingginya lompatan smash pada permainan bola voli studi pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota-Kupang. Metode penelitian adalah suatu cara yang di tempuh dalam usaha untuk menentukan dan menguji suatu kebenaran ilmu Metode penelitian: Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Lompatan awal memperoleh lompatan dengan jarak 5,631cm lompatan yang ditotalkan secara keseluruhan, 2). Lompatan skipping memperoleh 2,531, 3) lompatan akhir mendapatkan lompatan 3.30251. Simpulan: Simpulan dan analisis data tersebut pengujiaan hasil peneliti dan perbandingan kontribusi latihan tali skiping terhadap tingginya lompatan smash pada permainan bola voli studi pada kegiatan ekstrakurikuler siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota-Kupang berada kategori baik
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang : Lempar lembing merupakan salah satu bagian dari atletik yang harus di ajarkan di dalam pembelajaran pendidikan jasmanidimana dalam pembelajarannya guru harus mampu memberikan atau menyampaikan banyak variasi gerak didalam pembelajaran lempar lembing agar tujuan dari pendidikan jasmani dapat tercapai.
Tujuan penelitian : Penelitian ini memiliki untuk mengetahui efektivitas pembelajaran lempar lembing melalui modifikasi media permainan pesawat kertas
Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan informan kepala sekolah ,guru pjok,guru non pjok,siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi dan selanjutnya dianalisis menggunakan metode deskriptif
Hasil dan pembahasan : Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan kepala sekolh,guru pjok,guru non pjok,siswa. Teknik pengumpulan data melalui obsevasi,wawancara dan dokomentasi.proses pembelajaran di SMP Negeri Fanating peneliti suda melakukan penelitian sebagai berikut: 1) Lempar lembing, 2) Modifikasi media, 3) Pesawat kertas.
Simpulan : Pembelajaran lempar lembing menggunakan modifikasi media sederhana pesawat kertas di SMP Negeri Fanating sangat efektif untuk dapat digunakan dalam proses pembelajaran
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk menegetahui Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang, dan Untuk Mengetahui Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalah PT Bank NTT adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Jasa seperti perbankan dengan ukran yang besar tentunya memrlukan karyawan yang cukup banyak. Dengan demikian faktro sumber daya manusia yang ada harus dapat di kelolah dan dipeliharadengan sebaik baiknya oleh perusahaan agar dapat bekerja secara optimal tanpa adanya masalah yang berarti serta karyawan tersebut diharapkan memiliki loyalitas kerja yang tinggi terhadap perusahaan, sehingga tujuan perusahaan dapat terwujut. Pesaingan perbankan di Indonesia dewasa ini baik perbankan konvensional dan syariah sangat intens dan ketat. Berdasarkan data situs Bank NTT terdapat 22 kantor cabang di Propinsi Nusa Tenggara Timur dan PT bank NTT cabang Oelamasi merupakan salah satu cabang dari 22 jaringan kator cabang PT Bank NTT. Salah satu faktor yang menentukan tercapainya tujuan dari suatu organisasi adalah loyalitas para pegawainya. Dengan adanya loyalitas dan sikap kerja yang positif, pegawai tersebut akan selalu melaksanakan pekerjaan dengan baik, sehingga pegawai merasakan adanya kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan. Selama ini manajemen PT. Bank NTT Cabang Oelmasi selalu melakukan sistem training atau pelatihan untuk karyawan baru. Sistem training tersebut dilaksanakan selama tiga bulan 16 yang bertujuan untuk mengenalkan karyawan baru dengan pekerjaannya agar ia lebih cekatan dan terampil dalam menghadapi pekerjaan tersebut, selain itu training juga dilaksanakan agar karyawan memahami sasaran apa yang ingin dicapai oleh perusahaan dan training juga dilaksanakan selama tiga bulan dan dalam pelakasanaan training dilksanakan dengan baik maka perusahaan akan menberikan SK 80 % kepada yang bersangkutan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dan Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dapat di buat kesimpulan sebagai berikut : Responden yang merupakan karyawan–karyawati di Bank NTT Cabang Oelamasi menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel Budaya Organisasi (X1) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,369, hasil ini menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi sehingga Hasil dari penelitian H1 menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi sangat kuat sehingga dapat meningkatakan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Pengembangan Karir (X2) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,386. Hasil ini menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.Sehingga Hasil dari penelitian H2 menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar instrument penilaian teknik peer assessment sebagai perangkat pembelajaran yang layak digunakan di dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model FOUR-D (define, design, development, disseminate) dimodifikasi menjadi THREE-D. Subjek uji dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIC di SMP Negeri 2 Kota Kupang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi instrument untuk mengukur kevalidan dan reliabilitas penilaian serta lembar angket respon guru dan angket respon peserta didik untuk mengukur kepraktisan produk yang dikembangkan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif-kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan uji coba kevalidan, penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan perhitungan keseluruhan nilai yang diperoleh dalam penilaian kelayakan lembar instrument penilaian teknik peer assessment yakni validator isi, hasil validator konstruk, hasil validator bahasa, hasil validator angket rerspon guru dan respon siswa, hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar didapatkan skor keseluruhan adalah 89,30% berdasarkan syarat apabila mencapai skor minimal 61%. Reliabilitas dengan internal consistency cara Spearman Brown yaitu 0.76 menandakan bahwa penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan memiliki tingkat konsistensi yang sangat tinggi. Sedangkan untuk hasil responden diperoleh nilai persentase sebesar 85.6% yang memberikan pernyataan positif sehingga dapat dikatakan memenuhi kategori praktis. Berdasarkan perhitungan persentase skor keseluruhan bahwa lembar penilaian, angket respon siswa dan angket respon guru dikatakan layak dan tidak perlu direvisi. Produk yang dikembangkan mudah dimengerti oleh siswa dan guru sehingga proses penilaian berlangsung lebih efektif. Dari hasil penilitian tersebut disimpulkan bahwa penilaian teknik peer assessment yang dikembangkan dengan menggunakan model 3-D memenuhi kategori valid, reliable dan praktis
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil observasi yang di lakukan di SMP Negeri 1 Atap Fotilo permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya minat belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan minat belajar siswa rendah adalah model pembelajaran yang dipakai masih sangat terbatas sehingga membuat siswa cepat bosan dan kurang bersemangat dalam proses pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap minat belajar siswa, Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Posttest-Only Control Desigen. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 54 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIBberjumlah 54 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi yang dianalisis dengan menggunakan rubrik minat belajar.Teknik analisis data menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 20.532 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh minat belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari minat belajar siswa pada kelas eksperimen mengalami pengaruh setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Dikarenakan model pembelajaran Active Knowledge Sharing memiliki kelebihan yaitu model yang dapat menekankan pada keaktifan siswa dalam mencari dan berbagi pengetahuan melalui adanya kerja sama untuk saling membantu dalam menyelesaikan tugas atau pertanyaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan minat belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu perasaan senang 95%,keterlibatan 88%, ketertarikan 90%, dan perhatian 93% dibandingkan dengan minat belajar pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing Terhadap Minat Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Atap Fotilo Tahun Pembelajaran 2020/2021
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK EKSTRAK ETANOL DAUN AJERAN (Bidens pilosa L) SEBAGAI ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus Seko MH)* SabunaCh)** NgginakJ)** Tumbuhanajeranmemiliki kandungan senyawa kimia sepertiflavanoid, saponindan fenol yang berpotensi sebagaiantibakteri.Antibakteriadalahzat yang dapatmembunuhataumenekanpertumbuhanataureproduksibakteri. Tujuan penelitian ini untukmengetahuiekstraketanoldaunajeran (BidenspilosaL) sebagaipenghambatantibakeriStaphylococcus aureus. Metode yang digunakanadalahmetodekuantitatifmenggunakanRancanganAcakLengkap, dengan 5 perlakuandan 3 ulangan. AnalisismenggunakanujiAnovasatujalur (One Way Anova). Jikaadapengaruh yang signifikanmakadilanjutkandenganuji DMRT. Hasil uji daya hambat ekstrak etanol daun ajeran menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Nilai rata-rata zona hambat ekstrak daun ajeran terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureusyang memiliki daya hambat terbaik terdapat pada perlakuan 4 yaitu 6,83 mm. Nilai rata-rata koloni bakteri ekstrak daun ajeran terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureusyang memiliki daya hambat terbaik 4 yaitu 2,00 CFU/mL.Dalam penelitian ini perlakuanekstraketanoldaunajeranmemilikipengaruhdayaantibakteri yang signifikanterhadappertumbuhanbakteriStaphylococcus aureus.Uji lanjut DMRT menunjukan bahwa (perlakuan P1 10,67 CFU/mL) memiliki nilai yang berbeda nyata. Kata kunci: Tumbuhan ajeran, Staphylococcus aureus, Zona hambat, koloni bakteri
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMP NEGERI 7 AMABI OEFETO TIMUR TAHUN AJARAN 2019 / 2020 Hamap, L)* Tnunay, P)** Nomleni, F. Th)** Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh alat peraga terhadap keterampilan proses sains di SMP Negeri 7 Amabi Oefeto Timur Tahun Ajaran 2019 / 2020. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Amabi Oefeto Timur yang berjumlah 57 orang yang terbagi dalam 3 (tiga) kelas, dan sampelnya kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 11 orang dan siswa kelas VIIIC sebagai kelas kontrol sebanyak 11 orang. Teknik pengambilan sampelnya adalah simple random sampling. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan rubrik dan analisis menggunakan Uji t menggunakan bantuan softwere SPSS tipe 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis yang disajikan pada Tabel 4.3.4 diketahui pada tabel tersebut menunjukan bahwa kedua varians adalah sama, maka penggunaan varians untuk membandingkan nilai rata-rata dalam pengujian t tes harus dengan dasar Levene's Test for Equality of Variances memiliki nilai signifikan 0,229(p>0,05). Pada Equal variances not assumed diperoleh nilai t sebesar 9.610 dan t taraf signifikan p=0,000 atau kurang dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh keterampilan proses sains dikelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan alat peraga. Fakta tersebut menunjukan bahwa alat peraga memiliki potensi yang sangat besar.Selain itu juga pada kelas kontrol proses pembelajarannya membuat siswa kurang aktif di kelas, hal ini dikarenakan pembelajaran berpusat pada guru sebagai pemberi informasi pengetahuan sehingga pembelajaran terkesan membosankan akibatnya kemampuan mengingat, memahami, menerapkan dan mengaplikasikan di kelas kontrol rendah. Kata Kuci : Alat Peraga, Keterampilan proses sains )* Peneliti )** Pembimbing I )**Pembimbing I
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP NegeriMatap. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan tes berpikir kritis.Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu memberi penjelasan sederhana 93,5%, membangun keterampilan dasar 91%, menyimpulkan 80%, memberi penjelasan lanjutan 73 % dan mengatur srategi dan taktik 69% dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas Kontrol. Dimana indikator memberi penjelasan sederhana memiliki persentase sebesar 81%, membangun keterampilan dasar memiliki persentase sebesar 75,5%, menyimpulkan memiliki persentase sebesar 58%,memberi penjelasan lebih lenjut memiliki persentase 52,5% dan mengatur strategi dan taktik memiliki persentase sebesar 43,5%Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai nilai sig. (2-Tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model AIR berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga sedangkan kelas control menggunakan metode ceramah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri Bitefa. Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya kemampuan hasil belajar kognitif siswa adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat kurangnya aktifitas belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR) Disertai media ular tangga terhadap hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIB berjumlah 40 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan kognitif siswa. Data kemampuan kognitif siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25.Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig. (2-Tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki perbedaan. Hal ini dapat dilihat dari persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 96,86 %, C2 94% dan C3 91,80% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif dan antusias saat mengikuti proses pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Disertai media ular tangga terhadap hasil belajar siswa
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Analisis Penerapan Kurikulum 2013 di Tinjau dari Standar Proses Dalam Pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah (Hadjo D. D )* (Meha A.M)** (Manu, T. S. N)** Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi standar proses kurikulum 2013 pada pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah. Metode penelitian ini adalah Kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data bahwa penerapan standar proses dalam pembelajaran di SMP Negeri 3 Sabu Tengah untuk penyususnan RPP telah memenuhi kriteria untuk kelas VII 42% sedangkan untuk kelas VIII memenuhi kriteria 83% sesuai dengan permendikbud nomor 22 tahun 2016. Maka dapat disimpulkan bahwa implementasi standar proses kurikulum 2013 dalam pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah berjalan dengan kriteria yang kurang, Baik dari segi kesiapan guru dalam merancang pembelajaran maupun dari segi penunjang belajar yang tersedia. Guru Biologi SMP Negeri 3 Sabu Tengah telah mempersiapkan RPP sesuai kurikulum 2013 namun dalam pelaksanaan pembelajaran RPP tersebut tidak digunakan sebagai pedoman sehingga pembelajaran yang terjadi tidak sesuai dengan RPP yang dilampirkan Kata kunci: Pembelajaran ,Kurikulum 2013,standar proses
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul : “Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecamatan Weliman KabupatenMalaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pemahaman Pengrajin rotan di UMKM Desa Wederok tentang SAK-ETAP Bagaimana pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan Pengrajin rotan, dan untuk mengetahui apakah pencatatan dan penyusunan laporan keuangan sudah mengacu pada SAK-ETAP atau belum, Kendala-kendala yang dihadapi Pengrajin rotan dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang mengacu pada SAK-ETAP. Adapun masalah yang di ambil pada penelitian ini adalah “Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK- ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecematan Weliman KabupatenMalaka.” Sementara persoalan pada penelitian ini adalah “Untuk mengetahui penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) pada UMKM pengrajin rotan di Desa Wederok Kecematan Weliman Kabupaten Malaka dan tujuan penelitian ini untuk mengetahuiPenerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK- ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecematan Weliman KabupatenMalaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: Pemahaman pengrajin rotan tentang Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) masih rendah Pencatatan keuangan yang dilakukan pengrajin rotan hanya sebatas laporan bisnis yang dibuat sesuai dengan pemahaman dan kebutuhan masing-masing pengrajin rotan. Pengrajin rotan tidak menerapkan SAK-ETAP dalam menyusun laporan keuangan, karena pengrajin rotan kurang memahami SAK-ETAP. Kendala-kendala pengrajin rotan dalam menerapkan SAK-ETAP, sebagai berikut: kurangnya pengetahuan pengrajin rotan tentang SAK-ETAP, belum adanya tenaga akuntansi yang profesional pada pengrajin rotan, pengrajin rotan kurang memahami pentingnya pencatatan dan penyusunan laporan keuangan, dan kurang efektifnya sosialisasi dari pihak yang berkompeten tentang SAK-ETAP. Kata Kunci : Akuntansi Keuangan SAK-ETAPpada UMKM Pengrajin Rotan, Laporan Neraca Dan Laba Rugi
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan WPOP (Wajib Pajak Orang Pribadi) dalam Upaya Memenuhi Kewajiban Membayar Pajak UKM (Usaha Kecil Menengah) yang berada di Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Oesapa. Untuk mempermudah pemungutan pajak, Direktorat Jendral Pajak memberlakukan sistem self assessment. Dari sistem self assessment, wajib pajak diberikan kepercayaan penuh untuk mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak, menghitung sendiri, menyetorkan, serta melaporkan sendiri kewajiban pajaknya. Dengan sistem self assessment, fungsi pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jendral Pajak hanya memfasilitasi agar sistem self assessment berjalan dengan baik, sedangkan pelaksanaannya sangat tergantung pada kewajiban membayar pajak UKM (Usaha Kecil Menengah) di Kelurahan Oesapa. Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup agar menjadi sejahtera, masyarakat yang mempunyai kemampuan dan jeli melihat potensi diri serta mampu mengidentifikasi lingkungan, dapat menemukan peluang dan membuka peluang usaha bagi masyarakat di Kelurahan Oesapa. Usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup itu diantaranya dengan melakukan Usaha Kecil Menengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh factor kesadaran perpajakan, sikap fiskus, hukum pajak,dan sikap rasional terhadap kewajiban membayar pajak UKM (Usaha Kecil Menengah) di Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Oesapa. Dari basil analisis regresi linear berganda dapat disimpulkan bahwa faktor kesadaran perpajakan, hukum pajak, dan sikap rasional secara simultan dan secara parsial tidak memiliki pengaruh positif terhadap kewajiban membayar pajak UKM (Usaha Kecil Menengah) di Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Oesapa, sedangkan sikap fiskus berpengaruh signifikan terhadap kewajiban membayar pajak di Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Oesapa. Kata kunci: Kesadaran Perpajakan, Sikap Fiskus, Hukum Pajak, Sika Rasional dan Kewajiban Membayar Pajak UKM (Usaha Kecil Menengah) di Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Oesapa.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Sektor publik seringkali dipahami sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan umum dan penyediaan barang dan jasa kepada publik yang dibayar melalui pajak atau pendapatan Negara lain yang diatur dengan hukum (Mashun dkk.2011).Pelayanan publik merupakan suatu kewajiban yang harus diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat.Desa sebagai perangkat pemerintah daerah yang langsung berhadapan dengan masyarakat berperan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut Soetardjo Kartohadikoesoemo, desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bermukim suatu masyarakat yang berkuasa dan masyarakat tersebut mengadakan pemerintah sendiri.
Pengukuran kinerja menjadi salah satu faktor penting dalam organisasi sektor publik. Mahmudi (2007) mengidenttifikasi tujuan dilakukannya pengukuran kinerja pada organisasi sektor publik untuk mengetahui tujuan organisasi, menyediakan sarana pembelajaran bagi pegawai, memperbaiki kinerja untuk periode berikutnya, memberikan pertimbangan yang sistematik dalam pembuatan keputusan pemberian reward dan punishment, memotivasi pegawai dan menciptakan akuntabilitas publik. Akuntabilitas bukan sekedar kemampuan
menunjukan bagaimana uang publik tersebut telah dibelanjakan, akan tetapi juga menunjukan uang publik tersebut telah dibelanjakan secara ekonomis, efektif, dan efisien. Pengukuran kinerja sangat diperlukan untuk menilai akuntabilitas organisasi publik yang baik dan tepat sasaran.
Value for money merupakan suatu konsep pengukuran kinerja organisasi sektor publik yang mendasarkan pada tiga elemen utama, yaitu : (1) ekonomi, yang terkait dengan sejauh mana organisasi sektor public dapat meminimalisir inputresources yang digunakan yaitu dengan menghindari pengeluaran yang boros dan tidak produktif. (2) efesiensi, merupakan pencapaianoutput yang meksimum dengan input tertentu atau penggunaan input yang terendah untuk mencapai output tertentu. (3) efektivitas, merupakan tingkat pencapaian hasil program dengan target yang telah ditetapkan atau secara sederhana merupakan perbandingan outcome dengan output (Mardiasmo, 2009).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan pemerintahDesa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun
2017dan2018 dikatakan ekonomi berimbang. Dan tahun 2019 dikatakan ekonomis.Artinya Pemerintah Desa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan hemat. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan pemerintahDesa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2017-2019 dikatakan efisien karena menghasilkan rasio tingkat efisien lebih kecil dari 100%. Artinya
Pemerintah Desa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan baik.Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan pemerintahDesa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2017-2019 dikatakan efisien karena menghasilkan rasio tingkat efisien lebih kecil dari 100%. Artinya Pemerintah Desa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan baik.Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan pemerintah Desa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2017dan 2019 dikatakan efektivitas berimbang karena menghasilkan rasio tingkat efektivitas sama dengan 100%. Dan 2018 dikatakan tidak efektif karena menghasilkan rasio tingkat efektivitas lebihbesar dari 100%.
Kata kunci : ekonomi, efisiensi, efektivitas, value for money, kinerja keuangan
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI “PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG” Seiring dengan perkembangan teknologi dan ekonomi di setiap negara pasti membutuhkan pemerintahan yang baik atau yang sering disebut good governance. Untuk pencapaian tujuan tersebut setiap pemerintah harus dapat mengelola sumber daya yang ada di negara, salah satunya yang terpenting adalah keuangan. Dalam rangka mewujudkan good governance baik dalam proses pengelolaan keuangan, penyajian laporan keuangan serta akuntabilitas keuangan pemerintah daerah telah melakukan upaya-upaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisah Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti, menunjukan bahwa sistem pengendalian intern dan penerapan standar akuntansi pemerintah berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini ditunjukan dari prosedur pengguna sistem pengendaliian intern dan standar akuntansi pemerintah memudahkan para pegawai di OPD Kota Kupang dalam menjalankannya dan standar akuntansi pemerintah yang diterapkap sudah berjalan sangat baik. Kata Kunci : Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Koperasi Swasti Sari adalah lembaga ekonomi usaha keuangan yang dikembangkan oleh seorang suster bernama Carolie Hartati, CB, ketua Yayasan Swasti Sari Kupang Saat itu disampaikan kepada Bapak Frans Nuka (kepsek SDK. Don Bosko ) dan terbentulak koperasi Swasti Sari ini karena suatu persoalan yang mempengaruhi faktor keuangan guru dan pegawai waktu itu belum bisa cukup untuk kebutuhan rummah tangga. Maka Bapak Frans Nuka (kepsek SDK. Don Bosko ) bersama sembilan orang untuk melakukan sidang perdana untuk membentuk koperasi Penelitian ini dengan judul: ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP PENILAIAN KINERJA LAPORAN KEUANGAN KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KUPANG, dengan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah kierja laporan keuangan, yang menjadi persoalan penelitian ini adalah bagaimana kinerja keuangan koperasi Swasti Sari Kupang , dengan bertujuannya penelitian ini untuk mengetahui kinerja laporan keuang koperasi Swasti Sari Kupang bagaimana peningkatan kerja karywan yang menjalakan aturan-aturan yang ada untuk membangun laporan kinerja keuangan. konsep yang digunakan dalam penelitian ini ingin mengetahui gambaran umum laporan kinerja keuangan degnan menggunakan analisis untuk melihat peningkatan koperasi dari semua cabang. Maka populasi dan sampel penelitian ini adalah dari tahun 2015 sampai dengan 2019 Koperasi Swasti Sari dari tahun 2016 sampai pada tahun 2019 yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan penelitian langsung kelapangan atau lokasi. Dengan menggunakan dokumentasi yaitu mengumpulkan data-data dan dokumen serta arsip maupun melakukan dokumentasi. (I Ynoman Roni Kresnayana, Nyoman Trisna Hermawati I Gusti Ayu Purnamawati.) berdasarkan hasil penelitan yang dilakukan dengan menggunakan metode rumus PEARLS adalah sebagian yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya. Maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan adalah peningkatan koperasi Swasti Sari yang di hitunga dalam 6 indikator dalam hal ini yang terdapat indiktor yang sangat meningkat adalah indikator (P1) pinjaman lai-lai (E1) perhitungan rasio yang beredar (R7) biaya keuangan (L1) perhitungan rasio likuiditas (S10) pertumbuhan anggota (S11) pertumbuhan aset. Maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 sesuai dengan indikator yang ada koperasi memilik tuju indikator peningkatan ralatif baik Kata kunci : rasio keuangan terhadap penilaian kinerja laoporan keuangan Protection (Perlindungan), Effective Financial Structure (Struktur Keuangan Yang Efektif), Asset Quality (Kualitas Aset), Rates Of Retrun And Costs (Pertumbuhan Pendapatan Dan Biaya), liquidit (ikuditas), dan Sign of growth (tanda-tanda pertumbuhan).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepatuhan wajib pajak UMKM di wilayah kecamatan Larantuka dan terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Flores Timur mulai dari masalah NPWP, pelaporan SPT, serta masalah tunggakan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 30 UMKM dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yakni dengan kriteria Memiliki omzet maksimal Rp 4,8 Milliar/tahunUMKM yang memiliki NPWP Heterogen dari berbagai kelompok usaha seperti usaha bidang kuliner, fashion, konveksi, bidang elektronik dan jasa digital. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM di wilayah Kota Larantuka Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur di katakana patuh yang mana didukung dengan hasil presentase yang sudah dihitung yang berarti masuk dalam kualifikasi sangat baik dengan keterangan sangat layak dan tidak perlu direvisi. Keyword : UMKM,Kepatuhan wajib pajak
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research is conducted under the title “A STUDY ON THE STRUCTURE OF PREDICATION IN BUNAQ LANGUAGE”. It was conducted to answer the following question: How is the structure of predication in Bunaq language?. The writer use descriptive qualitative research design. The writer collected information about the stucture of predication in Bunaq language through the bible especially in gospel Jonh 1-21. Then the writer identified and describe the patterns of this structure. Results of the study indicated that there are two elements existing in the structure of predication in Bunaq language: the subject and the predicate. The seven heads of predicate can be seen as follows: there are seven persons; the first person singular (Neto); the second person singular (Eto); the third person singular (baq’i); the first person plural (nei)/exclusive; the first person plural (I/inclusive); the second person plural (ei) and the third person plural (halaq’i). In Bunaq language when all the subject combined with the verb there are not inflection. the verb: Tekeq to See Neto Tekeq, Eto Tekeq, Baq,i Tekeq, Nei Tekeq, I Tekeq, Ei Tekeq Halaq,i Tekeq. The structure in bunaq language diffirent with other languages “Subject + Object + Predicate. Bunaq language question word is formulated “Question word + S + O + P”. as well as in Indonesian language and English language. In Bunaq language there are two phases the simple phases and the perfect phases. Unlike the English language have three aspects; the Bunaq language has two aspects: the simple and the durative. In English has two voices are the active voice and the passive voice. Like in English, the Bunaq language ect. Also has four statuses: affirmative, the negative, the interrogative, the interrogative negative. The pattern of structure of predication can be written as follows; Affirmative: SUBJECT + PREDICATE + or SUBJECT + OBJECT+ PREDICATE. Interrogative: QUESTION WORD + SUBJECT + VERB / PREDICATE +or SUBJECT + VERB / PREDICATE + QUESTION WORD Negative: SUBJECT+ VERB / PREDICATE + NIQ (neg)Negative interrogative: QUESTION WORD+SUBJECT + OBJECT+ VERB/ PREDICATE+ NIQ.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman tarum (Indigofera tinctoria) merupakan sejenis pohon polong-polongan berbunga ungu yang biasanya dimanfaatkan sebagai penghasil warna alami. Pakaian berbahan serat alami seperti wol, kapas dan sutra yang digunakan dalam industri tekstil, diketahui sangat rentan terhadap serangan mikroba, karena luas permukaan pakaian, mampu menyerap kelembaban sehingga memicu pertumbuhan mikroba. Tekstil berbahan serat alami memiliki kandungan protein (keratin) dan selulosa yang menyediakan kebutuhan dasar seperti kelembaban, oksigen, nutrisi dan suhu untuk pertumbuhan bakteri pada pakaian sehingga sering menimbulkan bau yang tidak menyenangkan, infeksi kulit, kerusakan produk, respon alergi dan penyakit terkait lainnya. Staphylococcus aureus adalah bakteri Gram positif berbentuk bulat berdiameter 0,7-1,2 μm, tersusun dalam kelompok yang tidak teratur seperti buah anggur, fakultatif anaerob, tidak membentuk spora, dan tidak bergerak Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental control group design dengan 4 perlakuan yang dilakukan yaitu: K = 100 gr daun tarum tanpa penambahan kapur P1 = 125 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, P2 = 150 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, P3 = 200 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, Masing–masing perlakuan diulangi sebanyak 3x sehingga diperoleh unit percobaan sebanyak 3 x 4 = 12. Analisis data menggunakan Anova satu arah dengan derajat kepercayaan 95% (0,05) dan uji lanjutan Duncan dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pewarna alami daun tarum (Indigofera tinctoria) dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus. Semakin tinggi konsentrasi pewarna alami daun tarum yang digunakan, maka semakin besar daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus.