Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN UNTUK ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) PADA UMKM PENGRAJIN ROTAN DI DESA WEDEROK KECAMATAN WELIMAN KABUPATEN MALAKA

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Akuntansi•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul : “Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecamatan Weliman KabupatenMalaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pemahaman Pengrajin rotan di UMKM Desa Wederok tentang SAK-ETAP Bagaimana pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan Pengrajin rotan, dan untuk mengetahui apakah pencatatan dan penyusunan laporan keuangan sudah mengacu pada SAK-ETAP atau belum, Kendala-kendala yang dihadapi Pengrajin rotan dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang mengacu pada SAK-ETAP. Adapun masalah yang di ambil pada penelitian ini adalah “Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK- ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecematan Weliman KabupatenMalaka.” Sementara persoalan pada penelitian ini adalah “Untuk mengetahui penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) pada UMKM pengrajin rotan di Desa Wederok Kecematan Weliman Kabupaten Malaka dan tujuan penelitian ini untuk mengetahuiPenerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK- ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecematan Weliman KabupatenMalaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: Pemahaman pengrajin rotan tentang Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) masih rendah Pencatatan keuangan yang dilakukan pengrajin rotan hanya sebatas laporan bisnis yang dibuat sesuai dengan pemahaman dan kebutuhan masing-masing pengrajin rotan. Pengrajin rotan tidak menerapkan SAK-ETAP dalam menyusun laporan keuangan, karena pengrajin rotan kurang memahami SAK-ETAP. Kendala-kendala pengrajin rotan dalam menerapkan SAK-ETAP, sebagai berikut: kurangnya pengetahuan pengrajin rotan tentang SAK-ETAP, belum adanya tenaga akuntansi yang profesional pada pengrajin rotan, pengrajin rotan kurang memahami pentingnya pencatatan dan penyusunan laporan keuangan, dan kurang efektifnya sosialisasi dari pihak yang berkompeten tentang SAK-ETAP. Kata Kunci : Akuntansi Keuangan SAK-ETAPpada UMKM Pengrajin Rotan, Laporan Neraca Dan Laba Rugi

Kata kunci

SKRIPSI

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN UNTUK ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) PADA UMKM PENGRAJIN ROTAN DI DESA WEDEROK KECAMATAN WELIMAN KABUPATEN MALAKA2021 · oai:ais:skripsi:552

Publikasi terkait