Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

Pengaruh Pewarna Alami Daun Tarum (Indigofera Tinctoria) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman tarum (Indigofera tinctoria) merupakan sejenis pohon polong-polongan berbunga ungu yang biasanya dimanfaatkan sebagai penghasil warna alami. Pakaian berbahan serat alami seperti wol, kapas dan sutra yang digunakan dalam industri tekstil, diketahui sangat rentan terhadap serangan mikroba, karena luas permukaan pakaian, mampu menyerap kelembaban sehingga memicu pertumbuhan mikroba. Tekstil berbahan serat alami memiliki kandungan protein (keratin) dan selulosa yang menyediakan kebutuhan dasar seperti kelembaban, oksigen, nutrisi dan suhu untuk pertumbuhan bakteri pada pakaian sehingga sering menimbulkan bau yang tidak menyenangkan, infeksi kulit, kerusakan produk, respon alergi dan penyakit terkait lainnya. Staphylococcus aureus adalah bakteri Gram positif berbentuk bulat berdiameter 0,7-1,2 μm, tersusun dalam kelompok yang tidak teratur seperti buah anggur, fakultatif anaerob, tidak membentuk spora, dan tidak bergerak Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental control group design dengan 4 perlakuan yang dilakukan yaitu: K = 100 gr daun tarum tanpa penambahan kapur P1 = 125 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, P2 = 150 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, P3 = 200 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, Masing–masing perlakuan diulangi sebanyak 3x sehingga diperoleh unit percobaan sebanyak 3 x 4 = 12. Analisis data menggunakan Anova satu arah dengan derajat kepercayaan 95% (0,05) dan uji lanjutan Duncan dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pewarna alami daun tarum (Indigofera tinctoria) dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus. Semakin tinggi konsentrasi pewarna alami daun tarum yang digunakan, maka semakin besar daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus.

DESKRIPSI TENTANG DASAR PERTIMBANGAN HAKIM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERJUDIAN”

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi adalah,“DESKRIPSI TENTANG DASAR PERTIMBANGAN HAKIM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERJUDIAN”. Masalah pokok “Bagaimana dasar Pertimbangan Hakim menjatuhkan Putusan Pemidanaan terhadap pelaku Tindak Pidana Perjudian Kartu Remi”?.Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji PutusanNo. 32/Pid.B/2020/Pn.Wkb,No.40/Pid.B/2020/Pn.Wkb,No.52/Pid.B/2019/PN.Wkb,No137/Pid.B/2019/Pn.Wkb,No.28/Pid.B/2018/Pn.Wgp.Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara tindak pidana Perjudian Kartu remi dengan dakwaan alternative dan Dakwaan Primair Subsidiair dari jaksa penuntut umum dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan Terdakwa dianggap telah memenuhi unsur-unsur yang ada dalam Pasal yang terbukti. Hakim Menjatuhkan putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadi suatu tindak pidana berdasarkan dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, karena itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara pidana. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit (Keadilan),Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).

KAJIAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH PENGADILAN TINGGI DAN MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA TANAH

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi ini : “KAJIAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH PENGADILAN TINGGI DAN MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA TANAH”. Masalah pokok dalam tulisan ini, “Mengapa hakim Pengadilan Tinggi dan hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri yang mengabulkan gugatan penggugat dan mengadili sendiri dengan menolak gugatan penggugat dalam sengketa tanah ?” Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui hakim Pengadilan Tinggi dan hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri yang mengabulkan gugatan penggugat dan mengadili sendiri dengan menolak gugatan penggugat dalam sengketa tanah. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji 2 (dua) putusan Pengadilan Negeri, 2 (dua) putusan Pengadilan Tinggi dan 1 (satu) putusan Mahkamah Agung. Hasil Penelitian menunjukan bahwa: 1. Alasan hukum Pengadilan Negeri mengabulkan gugatan Penggugat adalah gugatan penggugat dianggap memenuhi syarat formil, Penggugat dianggap mampu membuktikan gugatannya, Tergugat dianggap tidak mampu membuktikan sangkalannya; 2. Alasan hukum Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Pengadilan Negeri dengan menolak gugatan penggugat adalah Tergugat dianggap mampu membuktikan sangkalannya, Penggugat dianggap tidak mampu membuktikan gugatannya. 3. Alasan hukum putusan Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Tinggi dalam membatalkan putusan Pengadilan Negeri adalah 1. Pengadilan Tinggi Kupang dinilai sudah tepat dan benar dalam menerapkan hukum dan 2. Pengadilan Negeri Oelamasi dinilai salah menerapkan hukum. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: 1. Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Pengadilan Negeri dengan menolak gugatan penggugat adalah penggugat tidak mampu untuk membuktikan bahwa tanah sengketa adalah miliknya. 2. Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri dengan menolak gugatan penggugat adalah penggugat tidak mampu untuk membuktikan bahwa tanah sengketa adalah milik Penggugat yang berasal dari nenek moyang Penggugat. Adapun saran dalam penelitian ini yakni: 1. Para pencari keadilan dalam beracara di Pengadilan, sedapat mungkin memberikan bukti-bukti surat yang dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya, 2. Kepada para Majelis Hakim agar tetap profesional dalam menjalankan sumpah jabatan dengan cara memberikan pertimbangan hukum sesuai dengan fakta-fakta persidangan. * Kata Kunci : Putusan Pengadilan, Pembatalan Putusan, Sengketa Tanah*.

ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul dari skripsi ini adalah Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah. Rumusan masalah yang dikaji lebih lanjut oleh penulis dalam skripsi ini adalah bagaimanakah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan bagi para pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa pemerintah? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan bagi para pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Setelah penulis melakukan analisis, maka adapun kesimpulan penulis tentang pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan bagi para pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa pemerintah yaitu : 1. Kesalahan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. 2. Adanya hal-hal yang memberatkan dan meringankan hukuman pelaku. Saran yang diberikan oleh penulis adalah : 1. Sebisa mungkin hakim menjatuhkan pidana yang tinggi bagi para pelaku tindak pidana korupsi agar adanya efek jera bagi pelaku itu sendiri dan masyarakat yang ingin melakukan tindak pidana korupsi 2. Aparat penegak hukum agar lebih pro aktif melakukan tindakan-tindakan pencegahan agar dapat menekan angka korupsi. Kata Kunci : Pertimbangan Hakim, Putusan Pemidanaan, Tindak Pidana Korupsi, Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

ANALISIS YURIDIS TENTANG PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN TINGGI JAKARTA OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM PERKARA PERDATA JUAL BELI TANAH

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi adalah,“ANALISIS YURIDIS TENTANG PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN TINGGI JAKARTA OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM PERKARA PERDATA JUAL BELI TANAH”. Masalah pokok Apa dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi DKI dalam perkara perdata Jual Beli Tanah?. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Nomor 412/PDT.G/2013/PN.JKT.PST, Nomor. 287 /PDT/2015/PT DKI, Nomor.1696 K/Pdt/2016, Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara perdata jual beli tanah mengunakan bukti-bukti yang di ajukan oleh Penggugat maupun Tergugat dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan. Hakim Menjatuhkan putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadi perkara perdata jual beli tanah dalam Petitum/tuntutan/gugatan Penggugat dari Penggugat terhadap Tergugat, karena itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara perdata jual beli tanah. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).

ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 (Studi Kasus Desa Baumta Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK KEBUTUHAN TANAMAN JAGUNG (STUDI KASUS DESA BAUMTA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan kebutuhan air irigasi baumata untuk kebutuhan tanaman jagung (studi kasus desa baumata kecamatan Taebenu kabupaten kupang). Metode penelitian ini adalah kualitatif. Hasil analisi menunjukan bahwa ketersediaan dan kebutuhan air irigasi baumata di Desa Baumta Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang untuk kebutuhan tanaman jagung terlihat sudah mencukupi. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil pengukuran Cropwat 8.0 yang menunjukan bahwa ketersediaan dan kebutuhan air irigasi baumata Evapotranspirasi tanaman ( ETc) tertinggi pada Februari dekade ketiga sebesar 1,77 mm dan terendah pada bulan Februari 1,02 mm. Kebuthan air tertinggi decade ketiga pada bulan mei yaitu 37,9 mm dan terendah pada bulan mei yaitu 22,8 mm. Penulis menyarankan untuk melakukan pengaturan jadwal tanam jagung yang baik sehingga defisit air irigasi dapat diperkecil.

PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BPKPD (BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PENDAPATAN DAERAH) KABUPATEN MALAKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul: “Pengaruh Kecerdasan Intelektual Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor BPKPD (Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malaka” Dalam organisasi pemerintah sumber daya manusia (SDM) disebut Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berguna untuk dapat mengeluarkan tenaga, pikiran, bakat, kreativitasnya serta mewujudkan tujuan organisasi. Dalam pencapaian tujuan organisasi, salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan kinerja sumber daya manusia/pegawai. Kinerja atau prestasi adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab. Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Malaka merupakan salah satu instansi keuangan yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten malaka, dan Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) memiliki sumberdaya manusia yang berstatus pegawai negeri. Seperti pemikiran yang telah tersimpan di benak masyarakat Indonesia mengenai pegawai negeri adalah pekerjaan yang mudah dan tanpa tekanan dari instansi tempat bekerja. Akan tetapi pada faktanya pegawai negeri juga memiliki target kinerja setiap tahunnya. Oleh karena itu jika pegawai tidak memiliki kinerja baik akan terlihat pada laporan kinerja pegawai setiap tahun dan akibatnya dapat memperoleh peringatan. Oleh karena itu pada penelitian ini, peneliti akan meneliti di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Malaka. Dan pada penelitian ini akan meneliti apakah kecerdasan intelektual dan komitmen yang dimiliki oleh pegawai dapat meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Malaka. Berdasarkan latar belakang di atas maka yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kecerdasan Intelektual dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. Berdasarkan rumusan masalah diatas maka yang menjadi persoalan penelitian ini adalah: 1. Apakah Kecerdasan Intelektual berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. 2. Apakah Komitmen Organisasional berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian: 1. Untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Intelektual terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. 2. Untuk mengetahui pengaruh Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. Populasi Menurut Husaini Usman (2006 ) Populasi ialah semua nilai baik hasil perhitungan maupun pengukuran, baik kuantitatif maupun kualitatif, dari karakteristik tertentu mengenai sekelompok objek yang lengkap dan jelas. Populasi dalam penelitian ini adalah 45 orang pegawai kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) di Kabupaten Malaka. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Suhartanto, 2014). Sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel,dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik yang digunakan untuk mengumpul data adalah data primer berupa jawaban respoden atas pernyataan yang disajikan dalam kuesioner. Kuesioner (daftar pertayaan) yang diberikan kepada perangkat kerja bagian keuangan di kabupaten malaka tentang Pengaruh Kecerdasan Intelektua dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai. Berdasarkan hasil uji regresi, diketahui bahwa variabel kecerdasan intelektual berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan hal ini nilai signifikan 0,017> 0,05 dan t hitung 2.496 2,051. sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima artinya bahwa terdapat pengaruh X1 terhadap Y. Dari hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa tingginya kecerdasan intelektual yang dimiliki oleh pegawai dalam melaksanakan tugasnya dengan baik akan meningkatkan kinerja pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. Berdasarkan hasil uji regresi diketahui variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan hal ini nilai signifikan X2 terhadap Y sebesar 0,040 0,05 dan t hitung 2.129> 2,051 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak, artinya tidak terdapat pengaruh X2 terhadap Y. Dari hasil penelitian ini disebabkan karena komitmen organisasi yang berdasarkan fakta yang ada menunjukan kurangnya perasaan, sikap dan perilaku pegawai dalam mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari organisasi, tidak terlibat dalam proses kegiatan organisasi dan tidak loyal terhadap organisasi dalam mencapai tujuan organisasi. Kata Kunci: Kecerdasan Intelektual, Komitmen Organisasi, Kinerja Pegwai.

ANALISIS EFISIENSI SALURAN IRIGASI DAERAH IRIGASI BATU MERAH DESA NUNKURUS, KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG PADA MUSIM TANAM 1

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “ANALISIS EFISIENSI SALURAN IRIGASI DAERAH IRIGASI BATU MERAH DESA NUNKURUS,KECEMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG PADA MUSIM TAMAN I’’ Program StudiMekanisasiPertanianFakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArthaWacanaKupang Tode.F*) Nainiti. N. P. P. E**) Lano M.L***) Dalam Irigasi Batu Merah merupakan daerah irigasi yang terletek di Desa Nunkurus Kupang Timur Kabupaten Kupang pada daerah irigasi ini besar penyaluran air tidak di ketahui sehingga sebagian lahan pada daerah irigasi ini tidak mendapatkan air sehingga banyak petani yang tidak dapat mengolah lahannya.Sehingga suatupenelitian yang berjuan untuk mengetahu iefisiesi dan kehilangan air jaringan utama dan tersier di daerah irigasi batu merah telah di laksanakan pada bulan januari-februari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengukuran inflow-outflow untuk setiap saluran pengamatan dengan cara mengukur aliran yang masuk dan aliran yang keluar dari suatu penampang. Hasil penelitian menunjukan bawah efisiensi jaringan di daerah irigasi batu merah kanan pada saluran primer sebesar 58,33%, sekunder 50%, dan 50% kehilangan air di saluran primer, 0,10m^3/dtk tersier, tersier 0,10m^3/dtk, tersier 0,15m^3/dtk. Sedangkan efisiensi jaringan di daerah Irigasi Batu Merah Kiri pada jaringan primer sebesar 47,22%, sekunder 58,33%, tersier 33,33%, dan kehilangan air dijaringan primer 0,15m^3/dtk, sekunder, 0,10m^3/ dtk, tersier 0,20m^3/ dtk.

DESKRIPSI TENTANG PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH HAKIM MAHKAMAH AGUNG DALAM TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT KUASA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi DESKRIPSI TENTANG PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH HAKIM MAHKAMAH AGUNG DALAM TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT KUASA. Studi Kasus Putusan Nomor; 1171/Pid.B/2014/PN.Jkt.Sel, Nomor; 706 K/PID/2015. Nomor; 63 PK/Pid/2018 .Masalah penelitian dalam tulisan ini adalah “Bagaimanakah pertimbangan Hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang membebaskan Dharmadas Narayanan?” Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pertimbangan Hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang membebaskan Dharmadas Narayanan. Dalam putusan Nomor. 1171/Pid.B/2014/PN.Jkt.Sel, Nomor; 706 K/Pid/2015, Nomor; 63 Pk/pid/2018. Jenis penelitian hukum yang di gunakan adalah Metode hukum normtif dan bersifat deskriptif subyek penelitian adalah Putusan Pengadilan Jakarta Selatan dan Mahkama Agung pengumpulan data di lakukan dengan studi dokumen kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian 1. tidak terpenuhi unsur-unsur dari pasal dakwaan penuntut umum yaitu Unsur dengan sengaja, Unsur Memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah asli dan Unsur Jika karena pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. 2. di putuskan berdasarkan pertimbangan hukum yang salah. Dan putusan judex facti salah menerapkan hukum dalam mengadili perkara terdakwa karena tidak mepertimbangkan hal-hal yang relevansecara yuridis terhadap perbuatan yang dilakukan terdakwa. Kesimpulan yang dapat diambil yang pertama ialah terpenuhi unsur unsur dari pasal dakwaan penuntut umum. Kata Kunci :pertimbangan hakim mahkamah agung dalam membatalkan putusan pengadilan negeri dalam tindak pidana pemalsuan surat kuasa.

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi ini “ DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA”. Masalah pokok dalam tulisan ini, “Apa Dasar Putusan Hakim Dalam Menjatuhakan Putusan Pemidanaan yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Berencana?”. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Pengadilan Negeri Nomor: 198/Pid.B/2016/PN Kpg,Nomor: 79/Pid.B/2016/PN Bon, Nomor 776/Pid.B/2018/PN Mks, Nomor: 18/Pid.B/2019/PN Klb, Nomor 262/Pid.B/2015/PN Kpg. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Hakim Pengadilan Negeri Kupang, Pengadilan Negeri Kalabahi, Pengadilan Negeri Makasar dan Pengadilan Negeri Bontang, yang menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan berencana dengan mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dala persidangan seperti: Terdakwa bersikap sopan saat persidangan berlangsung, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, terdakwa melakukan pembunuhan karena faktor emosional, selain hal-hal yang meringankan dalam persidangan Hakim Pengadilan Negeri juga mempertimbangkan masa penahanan yang sudah dijalani terdakwa sebelumnya. Hakim dalam menjatuhkan putusan yang adil berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sungguh-sungguh memberikan pertimbangan hukum yang memadai mengenai hal-hal yang memberatkan dan meringan pidana, setian Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerectigkeit (keadilan), Zweckmasigkeit (kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum). Katakunci : Disparitas, Putusan hakim, Pembunuhan Berencana.

DESKRIPSI TENTANG PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT (Studi Putusan Nomor : 305/Pid.B/2017/PN.Mrh dan Putusan Nomor : 441 K/Pid/2018)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah “ Deskripsi Tentang Pembatalan Putusan Pengadilan Negeri Oleh Mahkamah Agung Dalam Tindak Pidana Pemalsuan Surat (Studi Putusan Nomor : 305/Pid.B/2017/PN.Mrh dan Putusan Nomor : 441 K/Pid/2018) Jurusan Ilmu Hukum. Rumusan Masalah: Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung Yang Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Marabahan Dalam Tindak Pidana Pemalsuan Surat Autentik Oleh Hj. Muriyadi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hokum normative dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah actual terkait pertimbangan Hakim Agung yang membatalkan putusan pengadilan negeri dalam tindak pidana pemalsuan surat. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan yang dikaji oleh penulis yakni: bagaimana dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung yang membatalkan putusan Pengadilan Negeri Marabahan dalam tindak pidana pemalsuan surat Autentik Oleh Hj Muriyadi. Masalah ini merupakan tindak pidana pidana pemalsuan surat, yang menjadi alsan Hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri adalah Alasan Hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri bahwa perbuatan terdakwa memenuhi unsur-unsur pidana dalam pasal 264 ayat (2) KUHP sebagaimana didakwakan dalam dakwaan tunggal. Bahwa putusan Pengadilan Negeri Marabahan yang menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan penuntut umum, dan oleh karena itu terdakwa dib ebaskan dari dakwaan penuntut umum, di putuskan berdasarkan pertimbangan hukum yang salah. dan Putusan judex facti salah menerapkan hukum dalam mengadili perkara terdakwa karena tidak mempertimbangkan hal-hal yang relevan secara yuridis terhadap perbuatan yang di lakukan terdakwa; Kedua hal tersebut merupakan alasan Hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan memberikan putusan pemidanaan kepada terdakwa Hj Muriyadi.

TINJAUAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM TINDAK PIDANA PENGHINAAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi ini: “Tinjauan Yuridis Pembatalan Putusan Pengadilan Negeri Oleh Mahkamah Agung Dalam Tindak Pidana Penghinaan”. Masalah pokok dalam tulisan ini, “Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung dalam Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Simalungun Dalam Tindak Pidana Penghinaan?”. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Pengadilan Negeri Simalungun Nomor: 43/Pid.B/2017/PN Sim, dan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 963 K/Pid./201. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri Simalungun telah membebaskan pelaku Tindak Pidana Penghinaan dengan mempertimbangkan hal-hal meringankan dalam persidangan seperti: terdakwa bersikap sopan saat dalam persidangan, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, selain hal-hal yang meringankan dalam persidangan Hakim Pengadilan Negeri Simalungun juga mempertimbangkan masa penahanan yang sudah dijalani terdakwa sebelumnya. Hakim dalam menjatuhkan putusan yang adil berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sungguh-sungguh memberikan pertimbangan hukum yang memadai mengenai hal-hal yang memberatkan dan meringankan pidana, setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum), dalam putusan Mahkamah Agung yang membatalkan putusan bebas Pengadilan Negeri dengan pertimbangannya yaitu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri telah melakukan kesalahan penerapan hukum dengan melakukan penafsiran pada apa yang dinamakan bagian inti delik serta beberapa unsur dalam pasal dakwaan berupa dakwaan alternatif yakni, “ pasal 310 ayat (1) undang-undang KUHPidana jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, pasal 311 ayat (1) KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, oleh karena pasal yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum menurut majelis Hakim Pengadilan Negeri tidak terbukti sehingga Majelis Hakim menjatuhkan putusan bebas kepada pelaku tindak pidana tetapi jaksa penuntut umum merasa tidak puas dengan putusan hakim pengadilan negeri sehingga penuntut umum mengajukan permohonan kasasi di Mahkamah Agung, untuk itu Mahkamah Agung mempertimbangkan semua yang diajukan di persidangan hingga Mahkamah Agung memberi putusan pemidanaan kepada pelaku tindak pidana.

TINJAUN YURIDIS TENTANG PENJUALAN TANAH WARISAN TANPA SEPENGETAHUAN AHLI WARIS YANG SEBENARNYA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini :“Tinjaun Yuridis Tentang Penjualan Tanih Warisan Tanpa Sepengetahuan Ahli Waris Yang Sebenarnya”. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu “Bagaimanakah Pertimbangan Hakim Dalam Penjualan Tanah Warisan Tanpa Sepengetahuan Ahli Waris Yang Sebenarnya”. Penelitian ini bertujuan “Untuk Mengetahui Pertibangan Hakim Dalam Perkara Penjualan Tanah Warisan”. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Normatif, yaitu dengan mengkaji kasus sengketa tanah warisan dari setiap putusan Pengadilan Negeri Ponorogo, Pengadian Tinggi Surabaya ,Mahkamah Agung, Pengadilan Negeri Sampang, Pengadilan Negeri Kudus, Pengadilan Negeri Kayu Agung dan Pengedilan Negeri Andolo. Hasil penelitian ini menenjukan bahwa : Penggugat dimenangkan karna mempunyai alat bukti-buktu yang kuat berupa sertifikat tanah asli.Bahwa kasus tersebut sudah nebis in idem Tergugat tidak berkedudukan sebagai ahli waris

Deskripsi Tentang Pembatalan Putusan Bebas Pengadilan Negeri Kupang Oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia Dalam Tindak Pidana Penganiayaan (StudiKasus Nomor 1593 K/Pid/2013)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judulskripsiini:“DeskripsiTentangPutusanBebasPengadilan NegeriKupang Oleh Mahkamah Agung RepublikIndonesiaDalam TindakPidanaPenganiayaan(StudiPutusanNo1593K/Pid/2013)”. Permasalahandalam penelitianiniyaitu“BagaimanakahDasar PertimbanganHakim MahkamahAgungMembatalkanPutusanBebas Pengadilan NegeriKupang Dalam Tindak Pidana Penganiayaan”. Penelitianinibertujuan“UntukMengetahuiDasarPertimbanganHukum HakimMahkamahAgung”. PenelitianinimenggunakanMetodePenelitianNormatif,yaitu denganmengkajikasustindakpidanapenganiayaanyangdilakukan olehterdakwaCrescentiaYustisianeAssanyangterjaditahun2013,dan dapatdilihatpada Putusan Pengadilan NegeriKupang Nomor: 115/Pid.B/2013/PN.KPGdanPutusanMahkamahAgungNomor:1593 K/Pid/2013berdasarkanhasilpenelitiandanpembahasandihasilkan kesimpulan bahwa pertimbangan hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Kupang dengan pertimbanganbahwaperbuatanCrescentiaYustisianeAssan(terdakwa) telahmemenuhiunsur-unsuryangadadalam Pasal351KitabUndang Undang Hukum Pidana (KUHP)Tentang penganiayaan yaitu unsur barangsiapa,unsurmelakukan penganiayaan,dinyatakan terpenuhi sehinggaCrescentiaYustisianeAssandipidanapenjaradalam Putusan MahkamahAgung. Hakim Menjatuhkanputusanatasapayangmenjadikeyakinan darihakim sendiridenganmempertimbangkansetiapfakta-faktadalam persidanganyangdapatmembuktikansecarasahdanmeyakinkan bahwatelahterjadisuatutindakpidanaberdasarkandakwaandan tuntutandariJaksaPenuntutUmum,karenaitusetiappertimbangan Hakim jugaharusdiyakinkandengansuatudasarhukum yangkuatdan meyakinkanagarHakim tidakmenjatuhkanputusandengansewenang- wenang pada suatu perkara pidana. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapatmewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakatyaknimengandung unsur-unsur Gerechtigkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit(KepastianHukum). KataKunci:PertimbanganHakim,TindakPidana,Penganiayaan

“KAJIAN YURIDIS TENTANG PUTUSAN PENGADILAN TERHADAP PEMBAYARAN HAK YANG DITERIMA PEKERJA/BURUH SETELAH TERJADINYA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) DIPENGADILAN NEGERI KLAS 1A KUPANG”

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Kajian Yuridis Tentang Putusan Pengadilan Terhadap Pembayaran Hak yang Diterima Pekerja/Buruh Setelah Terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Di Pengadilan Negeri Klas 1A Kupang. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, adalah Bagaimana Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Menjatuhi Putusan Pembayaran Hak yang Diterima Pekerja/Buruh Setelah Terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Di Pengadilan Negeri Klas 1A Kupang? Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Dasar Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Menjatuhi Putusan Terhadap Pembayaran Hak yang Diterima Pekerja/Buruh Setelah Terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Di Pengadilan Negeri Klas 1A Kupang. Selanjutnya, Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan jenis penelitian Normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini pada hakikatnya mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat, dan menjadi acuan perilaku setiap orang. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari Bahan hukum Primer, Bahan hukum Sekunder, dan Bahan hukum Tersier. Teknik pengumpulan data melalui Studi Pustaka/Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengetahui pertimbangan hakim menjatuhi putusan pembayaran hak yang diterima pekerja atau buruh setelah terjadinya pemutusan hubungan kerja, hukum menjatuhkan putusan pembyaran hak-hak yang diterima pekerja/buruh setelah terjadinya PHK dengan mempertimbangkan alasan yang fundamental yakni, sebagai berikut: Perusahaan Melakukan Efisiensi, Lamanya Masa Kerja Pekerja atau Buruh, Pekerja atau Buruh Tidak dan/atau Diikut Sertakan Dalam Program Jaminan Sosial. Oleh sebab itu saran penulis adalah Disarankan bahwa Diharapkan perusahaan apabila melakukan efisiensi maka harus diwajibkan untuk membayar hak yang diterima pekerja atau buruh sesuai dengan ketentuan Pasal 164 ayat (3) Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003, Diharapkan apabila perusahan melakukan pemutusan hubungan kerja karena pekerja melakukan pelanggaran hal ini harus diwajibkan bagi pengusaha memberikan hak-haknya sesuai dengan ketentuan Pasal 156 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003, Diharapkan apabila perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja dengan alasan pekerja memasuki usia pensiun, maka perusahaan wajib membayar hak- haknya sesuai ketentuan Pasal 167 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PENCURIAN HEWAN TERNAK DI WILAYAH KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penulisan hukum dengan judul “Tinjauan Yuridis Terhadap Modus Operandi Tindak Pidana Pencurian Hewan Ternak di Wilayah Kabupaten Kupang” bertujuan untuk mengetahui Modus Operandi terjadinya pencurian hewan ternak di wilayah Kabupaten Kupang. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah Bagaimana Bagaimana Modus Operandi Pencurian Hewan Ternak di Kabupaten Kupang”? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Modus terjadinya pencurian hewan ternak di wilayah Kabupaten Kupang. Penelitian ini bersifat dekskriptif yaitu dalam hal ini penulis ingin mendeskripsikan atau menggambarkan, menguraikan, dan menjelaskan tentang modus operandi yang digunakan oleh pelaku tindak pidana Pencurian Hewan Ternak. Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah Penelitian Hukum Normatif. Menurut Soerjono Soekanto penelitian hukum ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum; penelitian terhadap sistematika hukum; dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum. Variabel bebas (independent variable) adalah variabel yang dipandang sebagai penyebab munculya variabel terikat yang diduga sebagai akibatnya. Variable bebas dalam penelitian ini adalah Tindak pidana pencurian hewan ternak di wilayah Kabupaten Kupang. Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel (akibat) yang dipradugakan, yang bervariasi mengikuti perubahan dari variabel-variabel bebas. Variable terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim terhadap tindak pidana pencurian hewan ternak di wilayah Kabupatan Kupang. Hasil penelitian: 1.Komunikasi dan Alat Transportasi Pendukung. Modus pelaku tindak pidana pencurian hewan berbeda-beda tergantung pada situasi dan kondisi lingkungan dimana akan melakukan aksi pencuriannya salah satunya di lakukan secara berkelompok yang melibatkan dua orang atau lebih dan menggunakan alat bantu seperti Surat Keterangan kepelikan hewan dari Desa, Alat komunikasi, dan mobil pickup. 2.Melakukan Opservasi Situasi. Modus pelaku tindak pidana pencurian hewan bervariasi tergantung pada lokasi dimana akan melakukan aksi pencuriannya salah satu adalah sebelum melakukan aksi pencurian mereka terlebih dahulu melakukan survey lokasi dengan cara mencari jejak kaki sapi, lalu mereka memasang perangkap/ jerat. 3.Menggunakan Cara atau Umpan. Salah satu modus para pelaku tindak pidana pencurian hewan ternak dalam melakukan aksi pencuriannya dengan cara memotong daun sebagai makanan sapi atau sebagai umban dalam melakukan aksi pencurian. 4.Menjerat, Mengikat dan Menjual Salah satu Modus yang dipakai pelaku tindak pidana pencurian hewan adalah sebelum melakukan aksi pencurian mereka terlebih dahulu mencari jejak kaki sapi, lalu mereka memasang perangkap/ jerat, mengikat sapi hasil dari perangkap lalu menjualnya.

ANALISIS PEMBATALAN PASAL 15 AYAT 2 DAN 3 UNDANG-UNDANG NO 42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul: Analisis pembatalan pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang­Undang No. 42 tahun 1999 TentangJaminan Fidusia oleh Mahkamah Konstitusi. Dalam ketentuan Pasal 15 (2) Undang­Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia yang menyebutkan bahwa Sertifikat Jaminan Fidusia mempunyai kekuatan eksekutorial yang sama dengan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Namun dalam amar putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 18/PUU­XVII/2019 membatalkan Pasal 15 ayat (2) Undang­Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Permasalahannya adalah:Bagaimana Pertimbangan Hakim Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang Undang No. 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia Oleh Mahkamah Konstitusi? Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pertimbangan Hakim Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang Undang No. 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia Oleh Mahkamah Konstitusi yang bermanfaat secara teori maupun praktis bagipenulis.

PEMANFAATANINTERNETSEKOLAHDALAMMENUNJANG PEMBELAJARANDISMANEGERI1WEWEWATIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMANFAATANINTERNETSEKOLAHDALAMMENUNJANG PEMBELAJARANDISMANEGERI1WEWEWATIMUR Skripsi,programstudiilmupendidikanTeologi.FakultasKeguruandan IlmuPendidikanUniversitasKristenArthaWacanaKupanga *BaniMataN **ManggoaM **NatonisD Internetmerupakansalahsatumediayangdapatmembantu gurudansiswadalampembelajaran.didalaminternetterdapatbanyak pengetahuanyangdapatdiambilmanfaatuntukmenambahwawasan siswadanjugaguru.Diantaranyaparasiswabisamencariapasajadi internet, OlehkarenaitumelalauiinternetsiswaSMAnegeri1wewewa timur dapat mengakses internet sebagai informasi dan ilmu pengetahuansesuaidengankebutuhanyangrelevan.NamundiSMA Negeri1 wewewa Timursiswa dan guru kurang memanfaatkan internetdenganbaik.SelainitukendalahyangdihadapiolehSma Negeri1WewewaTimuryaitu:kurangnyapemahamansiswaterhadap penggunaaninternet,kurangfasilitaspenunjangdarisiswaitusendiri, kurangnya pemahaman siswa dalam menggunakan komputer, kurangnyaminatsiswadalam mengaksesinternetsebagaimedia belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaataninternetsekolahdalammenunjangpembelajarandiSMA N1WEWEWATIMUR. Metodepenelitiandeskriptifdenganmenggunakananalisisdata kualitatifdanteknikpengumpulandatadenganwawancarakepada kepalahsekolah,guru4orang,dansiswa8orang.Instrumentyang digunakandalam penelitianiniberupahwawancarakepadakepalah sekolah,guru,dansiswa. Berdasarkanhasilpengelolaandataperaninternetcukupbesar dansangatpentingdalampengembanganpendidikanyangadadiSMA N1WEWEWA TIMUR,karenainternetmerupakansalahsatumedia yangdapatmembantugurudansiswadalam pembelajaran,dengan adanyainternet,makamasalah-masalahpendidikanseperti,sarana prasarana, sumber belajar, kualitas guru dan informasi yang berhubungandenganpembelaransiswadapatterselesaikan. KarenaitupemanfaataninternetdiSMAN1WEWEWATIMUR harusmenjadiperhatianlebihsebabakanmemberikanpengaruhyang baikdalamhalmutudankualitaspendidikan. Katakunci: Keterangan:*= penulis **=pembimbing