Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

Modul Pendidikan Pancasila Untuk Perguruan Tinggi

· Book · Buku Bahan Ajar

Buku ajar pendidikan Pancasila ini terdiri atas tujuh bab. Bab pertama, diawali dengan latar belakang pendidikan Pancasila; kebijakan nasional pembangunan bangsa dan karakter; landasan hukum pendidikan Pancasila; kerangka konseptual pendidikan Pancasila; visi dan misi; tujuan pendidikan Pancasila; desain mata kuliah; kompetensi inti dan kompetensi dasar. Pada bagian pengantar ini, mahasiswa diajak untuk memahami konsep, hakikat, dan perjalanan pendidikan Pancasila di Indonesia. Bahasan materi ini penting untuk diketahui karena berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi mengalami pasang surut. Selain itu, kebijakan penyelenggaraaan pendidikan Pancasila di perguruan tinggi tidak serta merta diimplementasikan, baik di perguruan tinggi negeri maupun di perguruan tinggi swasta. Keadaan tersebut terjadi karena dasar hukum yang mengatur berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi selalu mengalami perubahan dan persepsi pengembang kurikulum di masing-masing perguruan tinggi berganti-ganti.

cnt

· Book · Buku Bahan Ajar

ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG.

22022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor apa saja yang menyebabkan wanprastasi dan bagaimana akibat hukum yang terjadi setelah terjadinya putusan pengadilan yang yang memiliki kekuatan hukum tetap. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis faktor terjadinya wanprestasi dalam perjanjian utang piutang oleh penggugat dan tergugat dan apa akibatnya jika terjadi wanprestasi itu tersebut. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah . Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di akibatkan dengan Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di karenakan tidak adanya itikat baik dari tergugat (debitur), usaha tergugat (debitur) tidak berjalan lancar dan terjadinya perselisihan antara tergugat (debitur) dan penggugat (kreditur) tentang cara pembayaran. Akibat hukum yang timbul dari wanprestasi dalam perjanjian utang piutang adalah tergugat (debitur) harus membayar atau melakukan pelunasan hutang, tergugat (debitur) harus melakukan ganti rugi kepada penggugat dalam wanprestasi utang piutang, serta membayar biaya perkara. Adapun saran dari penelitian ini yaitu Sesuai pengaturan mengenai hutang piutang menurut KUHPerdata, dari pengertian perjanjian hutang piutang dalam Pasal 1754, maka para pihak perjanjian hutang piutang harus memenuhi prestasinya termasuk dengan prinsip hutang piutang, hak dan kewajiban serta resiko yang dapat terjadi bagi kedua belah pihak hutang piutang. Sehingga dengan melakukan prestasinya dengan baik, proses perjanjian hutang piutang akan berjalan dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak. Kata Kunci : Putusan Hakim,Wanprestasi, Faktor dan Akibat Utang piutang

An Analysis on Semiotic Meaning of Emojis and Stickers Used by Facebook Users in Year 2021

2029 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The study is entitled “An Analysis On Semiotics Meaning Of Emojis And Stickers Used By Facebook Users In 2021”. The purpose was to find out the meanings and functions of the emojis and stickers used by facebook users. The analysis method used was descriptive qualitative method. The result of this analysis is to understanding of the emojis and stickers usage that managed to represent user’s expression while chatting in their chat room. According to the results of data analysis on26 respondents, the writer analyze 19 emojis and 13 stickers commonly used by facebook users.The emojis and stickers has become one of the objects of comunication by its users. It is considered to becoming attractive comunication tool to its user.

KONTRIBUSI PEREMPUAN TERHADAP PENGAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI JEMAAT GMIT KOTA KUPANG DARI TAHUN 2020 SAMPAI 2025

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk- bentuk kontribusi perempuan dalam pengajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Jemaat GMIT Kota Kupang dari tahun 2020 sampai 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 20 informan (pendeta, majelis jemaat, dan jemaat perempuan), observasi lapangan, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi perempuan dalam pengajaran PAK sangat signifikan dan multidimensi. Bentuk kontribusi meliputi: (1) peran sebagai pengajar langsung dalam berbagai kelompok usia (PAR, Taruna, Katekisasi) dengan pendekatan kreatif dan kontekstual; (2) peran sebagai pemimpin, penggagas, dan inovator program pelayanan PAK; (3) peran sebagai pendidik utama dalam keluarga yang menjadi fondasi pendidikan iman anak; serta (4) peran sebagai integrator pengajaran dalam tugas pastoral dan diakonia. Kepekaan emosional, kemampuan multitasking, ketekunan, dan totalitas menjadi karakteristik yang mendukung efektivitas kontribusi mereka. Tantangan utama yang dihadapi meliputi konflik peran, keterbatasan literatur, dan tekanan sosial- keluarga, namun didukung oleh kepercayaan jemaat, jejaring internal, dan landasan teologis yang inklusif. Kontribusi perempuan memberikan dampak nyata terhadap pembentukan iman generasi muda, penguatan keluarga Kristen, dinamika pelayanan, dan pemberdayaan sesama perempuan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dukungan sarana, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan kolaborasi untuk mengoptimalkan peran strategis perempuan dalam pendidikan iman jemaat.

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN, PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU LESTARI

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN, PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU LESTARI Dalam era globalisasi saat ini, dunia kerja mengalami perubahan yang sangat cepat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan bisnis. Setiap perusahan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkomitmen tinggi, dan loyal terhadap organisasi. PT. Cipta Laku Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan distribusi sabun dan deterjen. Perusahaan ini berlokasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan memiliki fokus pada kegiatan usaha seperti produksi sabun dan deterjen serta distribusi produk tersebut ke pengecer dan konsumen akhir. PT. Cipta Laku Lestari juga dikenal sebagai distributor barang- barang kelontong seperti mie instan dan sabun, menandakan perannya dalam rantai pasok barang kebutuhan sehari-hari di wilayah tersebut. Pada penelitian ini peneliti memilih meneliti pada PT Cipta Laku Lestari, dikarenakan PT Cipta Laku Lestari Kupang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi dan perdagangan, tentu sangat bergantung pada kinerja sumber daya manusianya. Dalam menjalankan aktivitas usahanya, perusahaan ini memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam sesuai dengan posisi dan tanggung jawab masing-masing karyawan. Selain itu, perusahaan juga terus berupaya mengembangkan karir karyawan serta memberikan kompensasi karyawan yang layak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka. Ketiga aspek tersebut menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat loyalitas karyawan terhadap perusahaan, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam konteks PT Cipta Laku Lestari. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Galang Supra Yudha, Rike Kusuma Wardhani, dan Nuraidya Fajariah (2022) dengan judul “Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi Terhadap Loyalitas Karyawan pada PT. Shopee Express Hub Kediri”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,002<0,05, sebaliknya pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,461>0,05, sebaliknya kompensasi karyawan memiliki Pengaruh secara langsung terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,003<0,05. Namun secara simultan, Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi karyawan berpengaruh positif terhadap Loyalitas Karyawan sebesar 24,5%. Penelitian lainnya oleh Viola Herliana Dan Indra Budi Sumantoro (2024) dengan judul “Pengaruh Kompensasi, Job Security, Dan Pengembangan Karir Terhadap Loyalitas Karyawan pada Lampung Post”. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa nilai uji T hitung sebesar 0,713 < uji T table sebesar 1,650 dan nilai signifikansi 0,476 > 0,05 menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi karyawan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan pada Lampung Post. Sebaliknya Job Security Dan Pengembangan Karir berkontribusi signifikan terhadap loyalitas karyawan sebesar 71%, dengan pengembangan karir memiliki pengaruh paling besar diantara ketiga variabel. Yang menunjukkan bahwa job security dan pengembangan karir berpengaruh terhadap loyalitas karyawan pada lampung post. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini, peneliti akan membahas tentang “Analisis Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir Dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas Karyawan Pada PT. Cipta Laku Lestari”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cipta Laku Lestari, yang berjumlah 257 orang, dengan sampel yang menggunakan rumus slovin sebanyak 72 karyawan di PT Cipta Laku Lestari. Teknik pengumpulan analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas Karyawan, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), dan Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang digunakan peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), Pengembangan Karir (X2) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), dan Kompensasi (X3) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Sedangkan secara simultan Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2) dan Kompensasi (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan pada PT. Cipta Laku Lestari. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian di dapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstanta sebesar 24,207 poin sedangkan koefisien regresi b1 = 0,838; b2 = 0,712; dan b3 = 1,189. Dengan demikin persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2), dan Kompensasi (X3) terhadap Loyalitas Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 24,207 + 0,838 X1 + 0,712 X2 + 1,189 X3 +e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Karakteristik Pekerjaan (X1) Nilai T hitung 6,053 > 1.995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Karakteristik Pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan. Berikutnya hasil uji hipotesis kedua yaitu Pengembangan Karir (X2) ditemukan Nilai T hitung 3,657 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Pengembangan Karir berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan. Dan hasil uji hipotesis ketiga yaitu Kompensasi (X3) ditemukan Nilai T hitung 6,701 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan. Untuk pengujian F, dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka perolehan F hitung 227,880 > F tabel 2,74 dan tingkat Sig. F 0,000 < 0,05. Maka, H0 (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima. Artinya bahwa secara simultan karakteristik pekerjaan (X1), pengembangan karir (X2), dan kompensasi (X3) berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan hasil hitung koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai adjusted R2 adalah 0,906 atau 90,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh karakteristik pekerjaan, pengembangan karir dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan adalah 90,6% . Sedangkan pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

PEMBELAJARAN TEKNKIK DASAR BULU TANGKIS PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI OTAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR BULU TANGKIS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI OTAN Addy G.A.Koen1, David Loba 2, Jimmy Ch Atty, 3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Penelitian ini membahas tentang pembelajaran teknik dasar bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Otan Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran teknik dasar bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Otan. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 7 orang dan guru penjas orkes. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran mengetahui pembelajaran teknik dasar bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Otan melibatkan beberapa tahapan, yaitu: (1) Tahap persiapan, meliputi pemanasan dan penjelasan materi; (2) Tahap pelaksanaan, meliputi latiha teknik teknik dasar bulu tangkis dengan bimbingan guru; dan (3) Tahap penutup, meliputi evalusai dan pendinginan. Guru menggunakan berbagai metode pembelajaran, seperti demonstrasi dan pemberian umpan balik. Siswa menunjukan antusiasme dan moivasi yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam proses pembelajaran, seperti siswa tidak bisa melakukan teknik dasar bulu tangkis dengan baik dan benar. Simpulan: Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran teknik dasar bulu tangkis sudah terstruktur sesuai tahapan demi tahapan. Dalam proses pembelajaran bulu tangkis di SD Negeri Otan yaitu: 1. Pendahuluan ada pemanasan dan Penjelasan materi/tujuan pembelajaran, 2. Inti pembelajaran ada demonstrasi gerakan dan latihan bertahap dan 3. Penutup ada pendinginan, evaluasi pembelajaran, pemberian tugas atau latihan mandiri dan motivasi dan penutup. Hasil pembelajaran teknik dasar bulu semunya memenuhi kriteria tuntas, dapat dilihat dari hasil observasi penilaian teknik dasar bulu tangkis di SD Negeri Otan menggunakan kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75, dari hasil penelianan dari 12 orang siswa semuahnya mampu melakukan teknik dasar bulu tangkis dengan baik dan benar semuah siswa memenuhi kriteria tuntas atau mendapat nilai 75 keatas

KEMAMPUAN SHOTTING PEMAIN SEPAK BOLA FKIP UKAW

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

xiv ABSTRAK KEMAMPUAN SHOOTING PEMAIN SEPAK BOLA FKIP UKAW Randi A.K. Lape1*, Anderias J. F. Lumba2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kemampuan shooting dalam sepak bola adalah keterampilan teknis pemain dalam menendang atau menembak bola ke arah gawang lawan dengan tujuan mencetak gol. Kemampuan ini mencakup aspek teknik, akurasi, kekuatan, kecepatan, dan pengambilan keputusan saat melakukan tendangan. Tujuan penelitian: (1) untuk mengetahui kemampuan shooting pemain sepak bola FKIP UKAW. Metode penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan persentase. Statistik deskriptif adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka-angka. Hasil dan pembahasan: Shooting menggunakan punggung kaki bagian luar, penelitian dengan 8 responden dari 2 responden memiliki jumlah nilai 21 kategori baik nilai presentasi 25%, 2 responden memiliki nilai 12 dan 19 kategori sedang nilai presetntasi 25%, , 3 responden memilki nilai 9,11 dan 13 kategori kurang nilai prsentasi 37,5% sedangkan 1 responden memilki nilai 8 kategori buruk nilai presentasi 12,5%. Simpulan: tingkat kemampuan Shooting menggunkan punggung kaki bagian luar 2 responden dengan kategori baik dengan nilai presentasi 25%, 2 responden dengan kategori sedang nilai presetntasi 25%, 3 responden dengan kategori kurang nilai prsentasi 37,5% dan 1 responden dengan kategori buruk nilai presentasi 12,5%. Dari 8 orang pemain dengan nilai prsentasi 100%

THE EFFECT OF POP-UP BOOK MEDIA IN IMPROVING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY OF SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 1 AMANATUN SELATAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media Pop-Up Book di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan desain penelitiannya adalah Pre-Experimental. Sampel untuk penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata yang diberikan sebelum dan sesudah pengaplikasian. Analisis data menggunakan analisis statistik sederhana dan uji-t. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penguasaan kosakata siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 50,33 pada pra-tes menjadi 77,33 pada pasca-tes. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai-t (17,24) lebih tinggi dari nilai tabel-t (1,69), menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (H1) diterima. Kesimpulannya, penggunaan media Buku Pop-Up memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KINERJA KEUANGAN DAN KEBIJAKAN HUTANG SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN SEKTOR TEKNOLOGI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2020-2023

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2023” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan dan kebijakan hutang sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Nilai perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Struktur kepemilikan diyakini mampu memengaruhi pengambilan keputusan manajerial yang pada akhirnya berdampak pada kinerja keuangan, kebijakan hutang, dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Variabel struktur kepemilikan diproksikan dengan insider ownership, kinerja keuangan diproksikan dengan xiii Return on Assets (ROA), kebijakan hutang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan, dan kebijakan hutang. Kinerja keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, demikian pula kebijakan hutang yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan kebijakan hutang mampu memediasi hubungan antara struktur kepemilikan dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan yang tepat dapat meningkatkan nilai perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kinerja keuangan dan pengelolaan kebijakan hutang yang optimal.

ANALISIS PENERAPAN BIAYA KUALITAS PADA PABRIK TAHU BETA KOTA KUPANG

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul Analisis Penerapan Biaya Kualitas Pada Pabrik Tahu Beta Kota Kupang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya kualitas pada Pabrik Tahu Beta Kota Kupang serta mengetahui sejauh mana penerapan tersebut dapat mendukung efisiensi biaya produksi dan peningkatan mutu produk. Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, industri kecil seperti pabrik tahu dituntut untuk mampu menghasilkan produk berkualitas dengan biaya yang efisien. Biaya kualitas menjadi salah satu pendekatan penting dalam pengendalian mutu karena mencakup seluruh biaya yang berkaitan dengan upaya pencegahan, penilaian, serta kegagalan produk baik sebelum maupun sesudah sampai kepada konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan pemilik dan bagian produksi, observasi di lokasi penelitian, serta dokumentasi data biaya produksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Pabrik Tahu Beta yang berjumlah 8 orang. Data dianalisis dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan komponen biaya kualitas yang terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal, kemudian membandingkannya dengan kondisi aktual di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pabrik Tahu Beta belum menerapkan sistem pencatatan biaya kualitas secara terstruktur. Perusahaan masih berfokus pada biaya produksi utama seperti biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik tanpa melakukan pengelompokan biaya kualitas secara khusus. Data tahun 2023 menunjukkan total produksi sebesar 29.948 papan tahu, dengan produk tidak terjual sebanyak 111 papan yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp6.496.000. Kerugian tersebut termasuk dalam kategori biaya kegagalan internal karena produk mengalami kecacatan atau tidak memenuhi standar sebelum atau saat proses distribusi. Selain itu, pengendalian kualitas masih bersifat sederhana dan belum didukung oleh sistem akuntansi manajemen yang memadai. Biaya pencegahan seperti pelatihan karyawan dan pemeliharaan mesin masih terbatas, sedangkan biaya penilaian hanya dilakukan melalui pemeriksaan visual tanpa standar operasional tertulis. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan biaya kualitas belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan bahan baku dan ketidakefisienan proses produksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan biaya kualitas yang lebih terstruktur dan sistematis sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mutu produk tahu. Dengan mengidentifikasi serta mengendalikan komponen biaya kualitas secara tepat, Pabrik Tahu Beta dapat menekan biaya kegagalan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta memperkuat daya saing usaha di Kota Kupang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha kecil dan menengah dalam menerapkan konsep biaya kualitas sebagai strategi pengendalian mutu dan peningkatan profitabilitas usaha.

Pengujian Kinerja Arang Kayu Kesambi dan Briket Daun Kesambi sebagai Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan krisis energi dan tingginya emisi dari bahan bakar fosil mendorong pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efisiensi pembakaran lima jenis bahan bakar biomassa padat, yaitu arang kayu kesambi, briket tempurung kelapa, briket tempurung kemiri, briket daun kesambi, dan briket kulit buah asam jawa. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter lama nyala, suhu maksimum, kenaikan suhu (ΔT), dan persentase sisa abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket daun kesambi memiliki performa termal paling unggul dengan suhu maksimum tertinggi (97,2°C), ΔT tertinggi (68,2°C), dan sisa abu terendah (41%). Sementara itu, arang kayu kesambi menunjukkan keunggulan dalam waktu pencapaian suhu maksimum tercepat (30 menit). Briket kulit buah asam jawa menunjukkan efisiensi terendah di semua parameter. Temuan ini mengindikasikan bahwa daun kesambi yang selama ini dianggap limbah memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif yang efisien, ramah lingkungan, dan layak dikembangkan di tingkat komunitas. Penelitian ini memperkuat kontribusi akademik dalam pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya lokal.

ANALISIS ARUS KAS OPERASI, INVESTASI, DAN PENDANAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC SUB SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arus kas operasi, investasi, dan pendanaan pada perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi periode 2021–2025. Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi dan perkembangan arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan pada perusahaan manufaktur yang go public sub sektor industri barang konsumsi, serta sejauh mana arus kas tersebut mencerminkan kinerja keuangan perusahaan. Informasi arus kas sangat penting karena menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas, membiayai aktivitas investasi, dan memenuhi kewajiban pendanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sub sektor industri barang konsumsi selama periode 2021–2025. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep laporan arus kas yang terdiri dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yaitu sebanyak 79 perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh empat perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian, yaitu PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis laporan arus kas dengan membandingkan perkembangan arus kas operasi, investasi, dan pendanaan selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi pada keempat perusahaan x cenderung bernilai positif dan stabil, yang menandakan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari kegiatan operasional. Arus kas investasi umumnya bernilai negatif yang menunjukkan adanya aktivitas investasi untuk ekspansi dan pengembangan usaha. Sementara itu, arus kas pendanaan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh kebijakan pembayaran dividen, pelunasan utang, serta pendanaan eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis laporan arus kas, meliputi identifikasi arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan, serta perhitungan rasio arus kas. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi keempat perusahaan secara umum menunjukkan kinerja yang stabil dengan kemampuan menghasilkan kas positif, yang mencerminkan aktivitas operasional berjalan baik. Namun, arus kas investasi cenderung negatif karena adanya aktivitas penanaman modal dan pembelian aset tetap yang cukup besar. Sementara itu, arus kas pendanaan berfluktuasi sesuai dengan kebijakan perusahaan dalam pembayaran dividen, penerimaan pinjaman, serta pelunasan utang. Analisis rasio arus kas juga menunjukkan adanya perbedaan kondisi likuiditas, solvabilitas, dan fleksibilitas keuangan antar perusahaan, yang dipengaruhi oleh kebijakan manajemen masing-masing. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi investor, akademisi, dan pihak manajemen dalam mengevaluasi kinerja keuangan serta pengambilan keputusan investasi pada perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel penelitian dan memperluas objek penelitian agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif

PENGARUH DISIPLIN DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG (UKAW)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul Pengaruh Disiplin Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan pada Universitas Kristen artha Wacana Kupang. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di UKAW Kupang; menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di UKAW Kupang; dan menguji pengaruh disiplin kerja dan kepemimpinan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan UKAW Kupang yang berjumlah 84 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian (sampel jenuh). Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert 1–10, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi terbaru. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk melihat pengaruh parsial, uji F untuk pengaruh simultan, serta uji koefisien determinasi (R²) untuk melihat besaran kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Kriteria pengambilan keputusan menggunakan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,847 > ttabel 2,032 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi sebesar 0,412. Artinya, setiap peningkatan 1 satuan dalam disiplin kerja akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,412 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. (2) Kepemimpinan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,033 > ttabel 2,032 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi sebesar 0,312. Hal ini berarti setiap peningkatan 1 satuan pada kepemimpinan akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,312 satuan. (3) Hasil uji F menunjukkanxv nilai Fhitung sebesar 21,341 > Ftabel 3,27 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga disiplin kerja dan kepemimpinan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,547 menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini mampu menjelaskan 54,7% variasi kinerja karyawan, sedangkan 45,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan di UKAW Kupang dapat dicapai melalui penguatan kedisiplinan dan penerapan kepemimpinan yang efektif. Disiplin kerja yang tinggi tercermin dari kepatuhan terhadap prosedur kerja, ketepatan waktu, dan tanggung jawab yang konsisten, sedangkan kepemimpinan yang efektif tercermin dari arahan yang jelas, dukungan yang memotivasi, serta keterlibatan bawahan dalam pengambilan keputusan. Kombinasi keduanya membentuk lingkungan kerja yang kondusif dan produktif, yang pada akhirnya mendorong pencapaian tujuan organisasi secara optimal. Implikasi praktis penelitian ini adalah pentingnya manajemen UKAW Kupang untuk memperkuat kebijakan disiplin kerja yang terukur dan konsisten, serta mengembangkan program pelatihan kepemimpinan bagi pimpinan unit kerja agar mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif. Selain itu, pengawasan dan evaluasi kinerja perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan penerapan disiplin dan kepemimpinan berjalan efektif. Implikasi akademis dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori manajemen sumber daya manusia, khususnya mengenai hubungan kedisiplinan, kepemimpinan, dan kinerja dalam konteks organisasi pendidikan tinggi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa disiplin kerja dan kepemimpinan merupakan dua factor penting yang saling melengkapi dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, penguatan kedua aspek inidiharapkan dapat menjadi strataegi prioritas bagi manajemen UKAW Kupang dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.