· Book · Buku Bahan Ajar
Buku ajar pendidikan Pancasila ini terdiri atas tujuh bab. Bab pertama, diawali
dengan latar belakang pendidikan Pancasila; kebijakan nasional
pembangunan bangsa dan karakter; landasan hukum pendidikan Pancasila;
kerangka konseptual pendidikan Pancasila; visi dan misi; tujuan pendidikan
Pancasila; desain mata kuliah; kompetensi inti dan kompetensi dasar. Pada
bagian pengantar ini, mahasiswa diajak untuk memahami konsep, hakikat, dan
perjalanan pendidikan Pancasila di Indonesia. Bahasan materi ini penting
untuk diketahui karena berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi
mengalami pasang surut. Selain itu, kebijakan penyelenggaraaan pendidikan
Pancasila di perguruan tinggi tidak serta merta diimplementasikan, baik di
perguruan tinggi negeri maupun di perguruan tinggi swasta. Keadaan tersebut
terjadi karena dasar hukum yang mengatur berlakunya pendidikan Pancasila
di perguruan tinggi selalu mengalami perubahan dan persepsi pengembang
kurikulum di masing-masing perguruan tinggi berganti-ganti.
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
Bahan ajar untuk mata kuliah...
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
22022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor apa saja yang menyebabkan wanprastasi dan bagaimana akibat hukum yang terjadi setelah terjadinya putusan pengadilan yang yang memiliki kekuatan hukum tetap. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis faktor terjadinya wanprestasi dalam perjanjian utang piutang oleh penggugat dan tergugat dan apa akibatnya jika terjadi wanprestasi itu tersebut. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah . Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di akibatkan dengan Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di karenakan tidak adanya itikat baik dari tergugat (debitur), usaha tergugat (debitur) tidak berjalan lancar dan terjadinya perselisihan antara tergugat (debitur) dan penggugat (kreditur) tentang cara pembayaran. Akibat hukum yang timbul dari wanprestasi dalam perjanjian utang piutang adalah tergugat (debitur) harus membayar atau melakukan pelunasan hutang, tergugat (debitur) harus melakukan ganti rugi kepada penggugat dalam wanprestasi utang piutang, serta membayar biaya perkara. Adapun saran dari penelitian ini yaitu Sesuai pengaturan mengenai hutang piutang menurut KUHPerdata, dari pengertian perjanjian hutang piutang dalam Pasal 1754, maka para pihak perjanjian hutang piutang harus memenuhi prestasinya termasuk dengan prinsip hutang piutang, hak dan kewajiban serta resiko yang dapat terjadi bagi kedua belah pihak hutang piutang. Sehingga dengan melakukan prestasinya dengan baik, proses perjanjian hutang piutang akan berjalan dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak. Kata Kunci : Putusan Hakim,Wanprestasi, Faktor dan Akibat Utang piutang
2029 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The study is entitled “An Analysis On Semiotics Meaning Of Emojis And Stickers Used By Facebook Users In 2021”. The purpose was to find out the meanings and functions of the emojis and stickers used by facebook users. The analysis method used was descriptive qualitative method. The result of this analysis is to understanding of the emojis and stickers usage that managed to represent user’s expression while chatting in their chat room. According to the results of data analysis on26 respondents, the writer analyze 19 emojis and 13 stickers commonly used by facebook users.The emojis and stickers has become one of the objects of comunication by its users. It is considered to becoming attractive comunication tool to its user.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-
bentuk kontribusi perempuan dalam pengajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK)
di Jemaat GMIT Kota Kupang dari tahun 2020 sampai 2025. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 20 informan
(pendeta, majelis jemaat, dan jemaat perempuan), observasi lapangan, dan
dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik dengan tahapan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kontribusi perempuan dalam pengajaran PAK sangat
signifikan dan multidimensi. Bentuk kontribusi meliputi: (1) peran sebagai
pengajar langsung dalam berbagai kelompok usia (PAR, Taruna, Katekisasi)
dengan pendekatan kreatif dan kontekstual; (2) peran sebagai pemimpin,
penggagas, dan inovator program pelayanan PAK; (3) peran sebagai pendidik
utama dalam keluarga yang menjadi fondasi pendidikan iman anak; serta (4) peran
sebagai integrator pengajaran dalam tugas pastoral dan diakonia. Kepekaan
emosional, kemampuan multitasking, ketekunan, dan totalitas menjadi
karakteristik yang mendukung efektivitas kontribusi mereka. Tantangan utama
yang dihadapi meliputi konflik peran, keterbatasan literatur, dan tekanan sosial-
keluarga, namun didukung oleh kepercayaan jemaat, jejaring internal, dan
landasan teologis yang inklusif. Kontribusi perempuan memberikan dampak nyata
terhadap pembentukan iman generasi muda, penguatan keluarga Kristen,
dinamika pelayanan, dan pemberdayaan sesama perempuan. Penelitian ini
merekomendasikan peningkatan dukungan sarana, pelatihan berkelanjutan, dan
penguatan kolaborasi untuk mengoptimalkan peran strategis perempuan dalam
pendidikan iman jemaat.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN,
PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN
TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU
LESTARI
Dalam era globalisasi saat ini, dunia kerja mengalami perubahan yang
sangat cepat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan
bisnis. Setiap perusahan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas, berkomitmen tinggi, dan loyal terhadap organisasi.
PT. Cipta Laku Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang
produksi dan distribusi sabun dan deterjen. Perusahaan ini berlokasi di Kupang,
Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan memiliki fokus pada kegiatan usaha seperti
produksi sabun dan deterjen serta distribusi produk tersebut ke pengecer dan
konsumen akhir. PT. Cipta Laku Lestari juga dikenal sebagai distributor barang-
barang kelontong seperti mie instan dan sabun, menandakan perannya dalam rantai
pasok barang kebutuhan sehari-hari di wilayah tersebut.
Pada penelitian ini peneliti memilih meneliti pada PT Cipta Laku Lestari,
dikarenakan PT Cipta Laku Lestari Kupang merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dalam bidang distribusi dan perdagangan, tentu sangat bergantung pada
kinerja sumber daya manusianya. Dalam menjalankan aktivitas usahanya,
perusahaan ini memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam sesuai dengan posisi
dan tanggung jawab masing-masing karyawan. Selain itu, perusahaan juga terus
berupaya mengembangkan karir karyawan serta memberikan kompensasi
karyawan yang layak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka. Ketiga
aspek tersebut menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat loyalitas
karyawan terhadap perusahaan, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam
konteks PT Cipta Laku Lestari.
Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Galang Supra Yudha, Rike
Kusuma Wardhani, dan Nuraidya Fajariah (2022) dengan judul “Pengaruh
Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi Terhadap
Loyalitas Karyawan pada PT. Shopee Express Hub Kediri”. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif
terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,002<0,05, sebaliknya
pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas
karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,461>0,05, sebaliknya kompensasi karyawan
memiliki Pengaruh secara langsung terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t
sebesar 0,003<0,05. Namun secara simultan, Karakteristik Pekerjaan,
Pengembangan Karir, dan Kompensasi karyawan berpengaruh positif terhadap
Loyalitas Karyawan sebesar 24,5%.
Penelitian lainnya oleh Viola Herliana Dan Indra Budi Sumantoro (2024)
dengan judul “Pengaruh Kompensasi, Job Security, Dan Pengembangan Karir
Terhadap Loyalitas Karyawan pada Lampung Post”. Hasil dari penelitian
menyimpulkan bahwa nilai uji T hitung sebesar 0,713 < uji T table sebesar 1,650
dan nilai signifikansi 0,476 > 0,05 menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi
karyawan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan pada
Lampung Post. Sebaliknya Job Security Dan Pengembangan Karir berkontribusi
signifikan terhadap loyalitas karyawan sebesar 71%, dengan pengembangan karir
memiliki pengaruh paling besar diantara ketiga variabel. Yang menunjukkan bahwa
job security dan pengembangan karir berpengaruh terhadap loyalitas karyawan
pada lampung post.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini, peneliti akan
membahas tentang “Analisis Pengaruh Karakteristik Pekerjaan,
Pengembangan Karir Dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas
Karyawan Pada PT. Cipta Laku Lestari”.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cipta Laku
Lestari, yang berjumlah 257 orang, dengan sampel yang menggunakan rumus
slovin sebanyak 72 karyawan di PT Cipta Laku Lestari. Teknik pengumpulan
analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
antara Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir dan Kompensasi Karyawan
Terhadap Loyalitas Karyawan, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear
Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), dan Koefisien Determinasi (R2).
Dari hasil penelitian yang digunakan peneliti dapat menyimpulkan bahwa
secara parsial Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh berpengaruh signifikan
dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), Pengembangan Karir (X2)
berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), dan
Kompensasi (X3) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan
(Y). Sedangkan secara simultan Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir
(X2) dan Kompensasi (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap Loyalitas
Karyawan pada PT. Cipta Laku Lestari. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil
pengujian di dapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstanta
sebesar 24,207 poin sedangkan koefisien regresi b1 = 0,838; b2 = 0,712; dan b3 =
1,189. Dengan demikin persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan
pengaruh Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2), dan
Kompensasi (X3) terhadap Loyalitas Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y=
24,207 + 0,838 X1 + 0,712 X2 + 1,189 X3 +e.
Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Karakteristik Pekerjaan (X1)
berpengaruh terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel
Karakteristik Pekerjaan (X1) Nilai T hitung 6,053 > 1.995 dengan tingkat sig 0,000
< 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Karakteristik
Pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan.
Berikutnya hasil uji hipotesis kedua yaitu Pengembangan Karir (X2) ditemukan
Nilai T hitung 3,657 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan
Ha diterima, artinya secara parsial Pengembangan Karir berpengaruh signifikan
terhadap Loyalitas Karyawan. Dan hasil uji hipotesis ketiga yaitu Kompensasi (X3)
ditemukan Nilai T hitung 6,701 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0
ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Kompensasi berpengaruh signifikan
terhadap Loyalitas Karyawan.
Untuk pengujian F, dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka
perolehan F hitung 227,880 > F tabel 2,74 dan tingkat Sig. F 0,000 < 0,05. Maka, H0
(b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima. Artinya bahwa secara simultan
karakteristik pekerjaan (X1), pengembangan karir (X2), dan kompensasi (X3)
berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan
hasil hitung koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai adjusted R2 adalah 0,906 atau
90,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh karakteristik pekerjaan, pengembangan
karir dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan adalah 90,6% . Sedangkan
pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam
penelitian ini.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR BULU TANGKIS PADA
SISWA KELAS V SD NEGERI OTAN
Addy G.A.Koen1, David Loba 2, Jimmy Ch Atty, 3
Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian ini membahas tentang pembelajaran teknik dasar bulu
tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Otan
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran
teknik dasar bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Otan. penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan
melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 7 orang
dan guru penjas orkes.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa proses
pembelajaran mengetahui pembelajaran teknik dasar bulu tangkis pada siswa
kelas VI SD Negeri Otan melibatkan beberapa tahapan, yaitu: (1) Tahap
persiapan, meliputi pemanasan dan penjelasan materi; (2) Tahap pelaksanaan,
meliputi latiha teknik teknik dasar bulu tangkis dengan bimbingan guru; dan (3)
Tahap penutup, meliputi evalusai dan pendinginan. Guru menggunakan berbagai
metode pembelajaran, seperti demonstrasi dan pemberian umpan balik. Siswa
menunjukan antusiasme dan moivasi yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran.
Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam proses pembelajaran, seperti
siswa tidak bisa melakukan teknik dasar bulu tangkis dengan baik dan benar.
Simpulan: Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa dalam
proses pembelajaran teknik dasar bulu tangkis sudah terstruktur sesuai tahapan
demi tahapan. Dalam proses pembelajaran bulu tangkis di SD Negeri Otan yaitu:
1. Pendahuluan ada pemanasan dan Penjelasan materi/tujuan pembelajaran, 2. Inti
pembelajaran ada demonstrasi gerakan dan latihan bertahap dan 3. Penutup ada
pendinginan, evaluasi pembelajaran, pemberian tugas atau latihan mandiri dan
motivasi dan penutup. Hasil pembelajaran teknik dasar bulu semunya memenuhi
kriteria tuntas, dapat dilihat dari hasil observasi penilaian teknik dasar bulu
tangkis di SD Negeri Otan menggunakan kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75,
dari hasil penelianan dari 12 orang siswa semuahnya mampu melakukan teknik
dasar bulu tangkis dengan baik dan benar semuah siswa memenuhi kriteria tuntas
atau mendapat nilai 75 keatas
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
xiv
ABSTRAK
KEMAMPUAN SHOOTING PEMAIN SEPAK BOLA FKIP UKAW
Randi A.K. Lape1*, Anderias J. F. Lumba2, Andry Sinlaeloe3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kemampuan shooting dalam sepak bola adalah keterampilan
teknis pemain dalam menendang atau menembak bola ke arah gawang lawan
dengan tujuan mencetak gol. Kemampuan ini mencakup aspek teknik, akurasi,
kekuatan, kecepatan, dan pengambilan keputusan saat melakukan tendangan.
Tujuan penelitian: (1) untuk mengetahui kemampuan shooting pemain sepak
bola FKIP UKAW.
Metode penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan persentase. Statistik
deskriptif adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang
pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan
dari data yang berbentuk angka-angka.
Hasil dan pembahasan: Shooting menggunakan punggung kaki bagian luar,
penelitian dengan 8 responden dari 2 responden memiliki jumlah nilai 21 kategori
baik nilai presentasi 25%, 2 responden memiliki nilai 12 dan 19 kategori sedang
nilai presetntasi 25%, , 3 responden memilki nilai 9,11 dan 13 kategori kurang
nilai prsentasi 37,5% sedangkan 1 responden memilki nilai 8 kategori buruk nilai
presentasi 12,5%.
Simpulan: tingkat kemampuan Shooting menggunkan punggung kaki bagian luar
2 responden dengan kategori baik dengan nilai presentasi 25%, 2 responden
dengan kategori sedang nilai presetntasi 25%, 3 responden dengan kategori
kurang nilai prsentasi 37,5% dan 1 responden dengan kategori buruk nilai
presentasi 12,5%. Dari 8 orang pemain dengan nilai prsentasi 100%
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa
dalam pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media Pop-Up Book di SMP
Negeri 1 Amanatun Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuantitatif dan desain penelitiannya adalah Pre-Experimental. Sampel untuk
penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata yang
diberikan sebelum dan sesudah pengaplikasian. Analisis data menggunakan
analisis statistik sederhana dan uji-t. Temuan menunjukkan peningkatan yang
signifikan dalam penguasaan kosakata siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari
50,33 pada pra-tes menjadi 77,33 pada pasca-tes. Hasil uji-t menunjukkan bahwa
nilai-t (17,24) lebih tinggi dari nilai tabel-t (1,69), menunjukkan bahwa hipotesis
alternatif (H1) diterima. Kesimpulannya, penggunaan media Buku Pop-Up
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata
siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai
Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel
Intervening pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) Periode 2020-2023” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan
dan kebijakan hutang sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor
teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Nilai
perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor
terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Struktur kepemilikan
diyakini mampu memengaruhi pengambilan keputusan manajerial yang pada
akhirnya berdampak pada kinerja keuangan, kebijakan hutang, dan nilai
perusahaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder
yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor teknologi yang
terdaftar di BEI selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan
menggunakan metode purposive sampling. Variabel struktur kepemilikan
diproksikan dengan insider ownership, kinerja keuangan diproksikan dengan
xiii
Return on Assets (ROA), kebijakan hutang diproksikan dengan Debt to Equity
Ratio (DER), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value
(PBV). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji
asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, serta uji mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh
terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan, dan kebijakan hutang. Kinerja
keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, demikian pula
kebijakan hutang yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil uji
mediasi menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan kebijakan hutang mampu
memediasi hubungan antara struktur kepemilikan dan nilai perusahaan. Temuan
ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan yang tepat dapat meningkatkan
nilai perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan
kinerja keuangan dan pengelolaan kebijakan hutang yang optimal.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul Analisis Penerapan Biaya Kualitas Pada Pabrik
Tahu Beta Kota Kupang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya kualitas pada
Pabrik Tahu Beta Kota Kupang serta mengetahui sejauh mana penerapan
tersebut dapat mendukung efisiensi biaya produksi dan peningkatan mutu
produk. Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, industri kecil
seperti pabrik tahu dituntut untuk mampu menghasilkan produk berkualitas
dengan biaya yang efisien. Biaya kualitas menjadi salah satu pendekatan penting
dalam pengendalian mutu karena mencakup seluruh biaya yang berkaitan
dengan upaya pencegahan, penilaian, serta kegagalan produk baik sebelum
maupun sesudah sampai kepada konsumen.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan
pemilik dan bagian produksi, observasi di lokasi penelitian, serta dokumentasi
data biaya produksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan
Pabrik Tahu Beta yang berjumlah 8 orang. Data dianalisis dengan
mengidentifikasi dan mengklasifikasikan komponen biaya kualitas yang
terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan
biaya kegagalan eksternal, kemudian membandingkannya dengan kondisi
aktual di perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pabrik Tahu Beta belum
menerapkan sistem pencatatan biaya kualitas secara terstruktur. Perusahaan
masih berfokus pada biaya produksi utama seperti biaya bahan baku, tenaga
kerja, dan biaya overhead pabrik tanpa melakukan pengelompokan biaya
kualitas secara khusus. Data tahun 2023 menunjukkan total produksi sebesar
29.948 papan tahu, dengan produk tidak terjual sebanyak 111 papan yang
mengakibatkan kerugian sebesar Rp6.496.000. Kerugian tersebut termasuk
dalam kategori biaya kegagalan internal karena produk mengalami kecacatan
atau tidak memenuhi standar sebelum atau saat proses distribusi.
Selain itu, pengendalian kualitas masih bersifat sederhana dan belum
didukung oleh sistem akuntansi manajemen yang memadai. Biaya pencegahan
seperti pelatihan karyawan dan pemeliharaan mesin masih terbatas, sedangkan
biaya penilaian hanya dilakukan melalui pemeriksaan visual tanpa standar
operasional tertulis. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan biaya kualitas
belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan bahan baku dan
ketidakefisienan proses produksi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan biaya kualitas yang lebih
terstruktur dan sistematis sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi
produksi dan mutu produk tahu. Dengan mengidentifikasi serta
mengendalikan komponen biaya kualitas secara tepat, Pabrik Tahu Beta dapat
menekan biaya kegagalan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta
memperkuat daya saing usaha di Kota Kupang. Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi pelaku usaha kecil dan menengah dalam menerapkan
konsep biaya kualitas sebagai strategi pengendalian mutu dan peningkatan
profitabilitas usaha.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Permasalahan krisis energi dan tingginya emisi dari bahan bakar fosil
mendorong pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa lokal. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efisiensi pembakaran lima
jenis bahan bakar biomassa padat, yaitu arang kayu kesambi, briket tempurung
kelapa, briket tempurung kemiri, briket daun kesambi, dan briket kulit buah asam
jawa. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter lama nyala, suhu maksimum,
kenaikan suhu (ΔT), dan persentase sisa abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
briket daun kesambi memiliki performa termal paling unggul dengan suhu
maksimum tertinggi (97,2°C), ΔT tertinggi (68,2°C), dan sisa abu terendah (41%).
Sementara itu, arang kayu kesambi menunjukkan keunggulan dalam waktu
pencapaian suhu maksimum tercepat (30 menit). Briket kulit buah asam jawa
menunjukkan efisiensi terendah di semua parameter. Temuan ini mengindikasikan
bahwa daun kesambi yang selama ini dianggap limbah memiliki potensi besar
sebagai bahan bakar alternatif yang efisien, ramah lingkungan, dan layak
dikembangkan di tingkat komunitas. Penelitian ini memperkuat kontribusi
akademik dalam pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya lokal.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arus kas operasi, investasi, dan pendanaan
pada perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi periode 2021–2025.
Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk
(INDF), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
(ICBP), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Persoalan dalam penelitian ini
adalah bagaimana kondisi dan perkembangan arus kas operasi, arus kas investasi, dan
arus kas pendanaan pada perusahaan manufaktur yang go public sub sektor industri
barang konsumsi, serta sejauh mana arus kas tersebut mencerminkan kinerja keuangan
perusahaan. Informasi arus kas sangat penting karena menunjukkan kemampuan
perusahaan dalam menghasilkan kas, membiayai aktivitas investasi, dan memenuhi
kewajiban pendanaan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis arus kas operasi, arus kas investasi,
dan arus kas pendanaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) sub sektor industri barang konsumsi selama periode 2021–2025.
Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep laporan arus kas yang
terdiri dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan sebagai alat untuk menilai
kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha perusahaan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor
industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yaitu sebanyak 79
perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling
sehingga diperoleh empat perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian, yaitu PT
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk
(INDF), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), dan PT Mayora Indah Tbk
(MYOR).
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa
laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis laporan arus kas dengan
membandingkan perkembangan arus kas operasi, investasi, dan pendanaan selama
periode penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi pada keempat perusahaan
x
cenderung bernilai positif dan stabil, yang menandakan kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan kas dari kegiatan operasional. Arus kas investasi umumnya bernilai
negatif yang menunjukkan adanya aktivitas investasi untuk ekspansi dan
pengembangan usaha.
Sementara itu, arus kas pendanaan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh
kebijakan pembayaran dividen, pelunasan utang, serta pendanaan eksternal. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis
laporan arus kas, meliputi identifikasi arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas
pendanaan, serta perhitungan rasio arus kas. Data penelitian diperoleh dari laporan
keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi
keempat perusahaan secara umum menunjukkan kinerja yang stabil dengan
kemampuan menghasilkan kas positif, yang mencerminkan aktivitas operasional
berjalan baik. Namun, arus kas investasi cenderung negatif karena adanya aktivitas
penanaman modal dan pembelian aset tetap yang cukup besar. Sementara itu, arus kas
pendanaan berfluktuasi sesuai dengan kebijakan perusahaan dalam pembayaran
dividen, penerimaan pinjaman, serta pelunasan utang.
Analisis rasio arus kas juga menunjukkan adanya perbedaan kondisi likuiditas,
solvabilitas, dan fleksibilitas keuangan antar perusahaan, yang dipengaruhi oleh
kebijakan manajemen masing-masing. Dengan demikian, hasil penelitian ini
diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi investor, akademisi, dan pihak
manajemen dalam mengevaluasi kinerja keuangan serta pengambilan keputusan
investasi pada perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi. Penelitian
selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel penelitian dan memperluas objek
penelitian agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul Pengaruh Disiplin Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja
Karyawan pada Universitas Kristen artha Wacana Kupang. Berdasarkan latar belakang
tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap
kinerja karyawan di UKAW Kupang; menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap
kinerja karyawan di UKAW Kupang; dan menguji pengaruh disiplin kerja dan
kepemimpinan secara simultan terhadap kinerja karyawan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif
kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan UKAW Kupang yang berjumlah
84 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian (sampel jenuh). Data
dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert 1–10, yang telah diuji
validitas dan reliabilitasnya.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda
dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi terbaru. Pengujian hipotesis dilakukan
melalui uji t untuk melihat pengaruh parsial, uji F untuk pengaruh simultan, serta uji
koefisien determinasi (R²) untuk melihat besaran kontribusi variabel independen
terhadap variabel dependen. Kriteria pengambilan keputusan menggunakan taraf
signifikansi 5% (α = 0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Disiplin kerja berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,847 > ttabel 2,032
dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi sebesar 0,412. Artinya, setiap
peningkatan 1 satuan dalam disiplin kerja akan meningkatkan kinerja karyawan
sebesar 0,412 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. (2) Kepemimpinan juga
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung
sebesar 4,033 > ttabel 2,032 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi
sebesar 0,312. Hal ini berarti setiap peningkatan 1 satuan pada kepemimpinan akan
meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,312 satuan. (3) Hasil uji F menunjukkanxv
nilai Fhitung sebesar 21,341 > Ftabel 3,27 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga
disiplin kerja dan kepemimpinan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,547
menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini mampu menjelaskan 54,7%
variasi kinerja karyawan, sedangkan 45,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di
luar penelitian.
Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan di UKAW
Kupang dapat dicapai melalui penguatan kedisiplinan dan penerapan kepemimpinan
yang efektif. Disiplin kerja yang tinggi tercermin dari kepatuhan terhadap prosedur
kerja, ketepatan waktu, dan tanggung jawab yang konsisten, sedangkan kepemimpinan
yang efektif tercermin dari arahan yang jelas, dukungan yang memotivasi, serta
keterlibatan bawahan dalam pengambilan keputusan. Kombinasi keduanya
membentuk lingkungan kerja yang kondusif dan produktif, yang pada akhirnya
mendorong pencapaian tujuan organisasi secara optimal.
Implikasi praktis penelitian ini adalah pentingnya manajemen UKAW Kupang
untuk memperkuat kebijakan disiplin kerja yang terukur dan konsisten, serta
mengembangkan program pelatihan kepemimpinan bagi pimpinan unit kerja agar
mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif. Selain itu,
pengawasan dan evaluasi kinerja perlu dilakukan secara berkala untuk
memastikan penerapan disiplin dan kepemimpinan berjalan efektif. Implikasi
akademis dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi terhadap pengembangan
teori manajemen sumber daya manusia, khususnya mengenai hubungan kedisiplinan,
kepemimpinan, dan kinerja dalam konteks organisasi pendidikan tinggi.
Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa disiplin kerja dan
kepemimpinan merupakan dua factor penting yang saling melengkapi dalam
meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, penguatan kedua aspek inidiharapkan dapat menjadi strataegi prioritas bagi manajemen UKAW Kupang dalam upaya
meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan pencapaian tujuan organisasi secara
berkelanjutan.