· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
“HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA TERPADU SISWA SMP NEGERI 2 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2021/2022.”
Gole, W. D. )* Manu, N. S. T. )** Nggadas, P.E. D. )**
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Hubungan Antara Kemandirian belajar dan Gaya belajar terhadap Hasil belajar IPA terpadu siswa SMP N 2 kota kupang. Metodepenelitian yang digunakanpadapenelitianiniadalahmetodepenelitianex-post facto yang bertujuanuntukmengetahuiadatidaknyasuatuhubunganantaraduavariabelataulebihsertamengetahuiseberapaeratnyahubungandanberartitidaknyahubungantersebut, dengan proses penelitian berupaangket (kuesioer) yang digunakanuntukmemperoleh data kemandirianbelajar, dangayabelajarsiswa,danDokumentasidigunakanuntukmemperolehnilaihasilbelajarIPA terpadu. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIk yang berjumlah 32 orang. dengan teknik analisis data yang Dalam penelitian ini digunakan teknik korelasi, yaitu korelasi Pearson Product Moment (r). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kemandirian belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar, ketiganya saling mendukung dalam meningkatkan hasil belajar. jikakemandirianbelajar yang dimilikiseorangsiswatinggimakahasilbelajar yang diperolehakantinggi pula. Siswa yang memilikikemandirianbelajar yang tinggiakanberusahamenyelesaikantugas yang diberikanoleh guru dengankemampuan yang dimilikinya. Demikianjugadengangayabelajar, siswamemahamigayabelajarmerekasendirisepertibagaimanamemahamipelajarandenganbaik, sehinggamerekadapatmenerimamateripelajaran yang diberikanoleh guru denganbaik. JadiSemakintinggitingkatkemandirianbelajardangayabelajarmakaakansemakintinggi pula hasilbelajar. begitujugasebaliknyasemakinrendahtingkatkemandirianbelajarmakaakansemakinrendahjugahasilbelajar.
Kata Kunci : Kemandirian Belajar, Gaya Belajar dan Hasil Belajar
Keterangan: *) : Peneliti
**) : Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KeanekaragamanJenisLamun (Seagrass) Di Pantai Rae Mea KecamatanSabuTimurKabupatenSabuRaijua
Lede.M.W.N)* Ballo.A)** Bullu.I. N)**
Diberbagaiwilayahpesisir Indonesia, terdapattigaekosistem yang khas yang salingterkaityaitupadanglamun, mangrove danterumbukarang. Ekosistemlamunmerupakansalahsatuekosistemlautdangkal yang mempunyaiperananpentingdalamkehidupanberbagai biota laut.Lamun (Seagrass) adalahtumbuhanberbunga (Angiospermae) yang dapattumbuhdenganbaikdalamlingkunganlautdangkal.Lamunterbagimenjadiduafamili, yaitufamiliCymodoceaes(9 marga, 35 jenis) danfamiliHydrcharitacea (3 marga, 15 jenis) (Den Hartogdkk, 2000). Tujuan penelitian ini adalah Untukmengetahuikeanekaragamanjenis-jenislamun (Seagrass) yang ada di pantai Rae Mea KecamatanSabuTimurKabupatenSabuRaijua.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeobservasidigunakanuntukpengambilan data awal, studipustakadigunakandalammengidentifikasijenislamun (seagrass). Transekgarisdigunakanuntukmenentukan area pengambilansampel. Teknikanalisis data dalampenelitianinimengunakanteknikdeskriptifkuantitatifyaitumendeskripsikancirimorfologi, klasifikasisertamencariIndeksNilaiPenting (INP) danIndeksKeanekaragaman (H’)darijenislamun (seagrass) yang ditemukan di padaseluruhstasiun/transek di Pantai Rae Mea. Berdasarkanpenelitian yang telahdilakukan di Pantai Rae Mea KecamatanSabuTimurKabupatenSabuRaijuatentangkeanekaragamanLamun (seagrass),makadapatdisimpulkanbahwaterdapat 300 individudari 5 spesiesjenisLamun (seagraas)denganmasing-masingspesiesmemilikiIndeksNilaiPenting yang bervariasi. Yaknijenis Cymodocearotundata(63,96%),Enhalusacoroides(56,28%), Haloduleuninervis (86,42%), Thalassiahemprincii (41,04%) Siringodium isoetifolium (52,27%). Dan keseluruhandari 5 jenis Lamun (seagraas)yang ditemukanmemilikiIndeksKeanekaragaman yang sedangyakni (1,57).
Kata Kunci : Lamun (seagrass), keanekaragaman, Pantai Rae Mea
Keterangan :* Peneliti
** Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
HUBUNGANMINAT BELAJAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Bere, M. M.D )* Manu, Th. S. N )** Nggadas, D. E.P )**
Penelitian inibertujuanuntukmengetahuihubungan minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa selama masa pandemi covid-19.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis secara mendalam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan biologi semester 3 pada matakulih biologi sel dan molukul yang terdiri dari 22 orang siswa dengan sampel penelitiannya terdiri atas 22 siswa yang diambil secara acak menggunakan teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Dari hasil perhitungan dan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai (r) dari rx1y = 0,582 dengan nilai signifikansi (α) = 0,004. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa selama masa pandemic covid-19sehingga hipotesis diterima. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa pendidikan Biologi terhadap selamamasa pandemic covid-19pada mata kuliah biologi sel termasuk dalam kategori baik
Kata Kunci : Minat Belajar, Motivasi Belajar, pandemi covid-19
Keterangan: *) : Peneliti
**) : Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP 17 AGUSTUS HALIWAI KABUPATEN MALAKA, TAHUN AJARAN 2021/2022
Bere, G.M)* Manu, T.S.N.)** Nggadas, D.E.P )**
ABSTRAK
Berdasarkan hasil obsevasi di SMP 17 Agustus Haliwai yang dilakukan pada kelas VII ada beberapa kendala untuk mencapai proses pembelajaran optimal yakni kemampuan kognitif (pengetahuan) siswa untuk memahami materi kurang karena media pembelajaran yang digunakan kurang menarik perhatian siswa dan siswa jenuh ketika pembelajaran berlangsung serta siswa kurang aktif dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar siswa dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP 17 Agustus Haliwai Kabupaten Malaka, Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen. Desain dalam penelitian ini dengan menggunakan model one group pretest posttest design. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa/siswi SMP 17 Agustus Haliwai kelas VII dan sampel penelitian yaitu seluruh siswa/siswi SMP 17 Agustus Haliwai kelas VII yang berjumlah 20 orang yang diambil dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Berdasarkan analisis data hasil penelitian dalam proses pembelajaran terdapat pengaruh hasil belajar siswa pada nilai pretest dan posttest. Dimana pada nilai posttest yang sudah dilakukan perlakuan atau menggunakan media pembelajaran monopoli siswa memperoleh nilai lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pretest siswa sebelum menggunakan media pembelajaran monopoli. Pengaruh ini dikarenakan pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran monopoli memiliki beberapa kelebihan antara lain, Media pembelajaran monopoli sangat menyenangkan dan sangat menghibur untuk dilakukan, Media monopoli ini sangat menyenangkan karena didalamnya terdapat unsur kompetisi, kerjasama kelompok, dan pemenang dalam permainan ini tidak dapat ditebak, Media Pembelajaran monopoli memungkinkan adanya partisipasi aktif siswa untuk belajar sehingga proses pembelajaran tidak berjalan satu arah saja serta Media pembelajaran monopoli juga dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar sehingga siswa bisa mendapatkan hasil belajar yang baik. Sehingga terdapat pengaruh media pembelajaran momopoli terhadap hasil belajar siswa di SMP 17 Agustus Haliwai Kabupaten Malaka, Tahun Ajaran 2021/2022.
Kata kunci : Media Pembelajaran, Monopoli, Hasil Belajar
Keterangan:
)*Peneliti
)**Pembimbing I
)** Pembimbing II
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang dominan menggunakan kaki dalam permainannya. Menendang bola adalah teknik dasar yang sangat penting dan harus dikuasai oleh seorang pemain sepak bola. Salah satu program pelatih yang harus diperhatikan adalah program penguatan kaki atau Power Otot tungkai. Mengingat olahraga sepak bola ini memiliki karakteristik pada otot tungkai, maka peneliti tertarik untuk menerapkan latihan squat jump dan box jump pada pemain sepak bola Putera Oesao Kabupaten Kupang.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui pengaruh Squat Jump dan Box Jump terhadap Hasil Tendangan Jarak Jauh Pemain Sepak Bola Putera Oesao Kabupaten Kupang.
Metode penelitian: Metode penelitian yang di pakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengujian hipotesis.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan latihan squat jump dan box jump terhadap tingkat kemampuan tendangan jarak jauh pemain sepak bola Putera Oesao. Besarnya peningkatan kemampuan tendangan jarak jauh setelah diberikan latihan squat jump yaitu sebesar 15,52 % sedangkan latihan box jump yaitu 1,56 % dengan selisi rata-rata posttes sebesar 4,649 dan dapat dikatakan Latihan squat jump lebih baik daripada latihan box jump terhadap tingkat kemampuan tendangan jarak jauh pemain sepak bola Putera Oesao Kabupaten Kupang, dilihat dari kenaikan presentase.
Simpulan: Dengan demikian artinya bahwa latihan Squat Jump dan Box jump yang di terapkan oleh Peneliti sudah dapat dikatakan cukup efektif dan dapat di gunakan dalam latihan dengan tujuan dari latihan yaitu peningkatan tendangan Long Passing Pemain sepak.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN BINTANG LAUT (ASTEROIDEA)
DI PANTAI WELOLO
Lipiwata, Y.A)* Rupidara ,A. D. N)** Ngginak, J)**
Lokasi Pantai Welolo berada tepat di Desa Mausamang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. Lokasi yang memiliki substrat seperti pasir putih, terumbu karang, hutan mangrove dan lamun. Hasil wawancara sebelumnya bahwadi Pantai Welolo bahwa terdapat juga beberapa spesies yang biasa ditemukan seperti seperti spesies Archaster typicusdanProstoreaster nodosus. Selanjutnya, dijelaskan bahwa masyarakat Desa Mausamang juga memanfaatkan lendir dari Bintang Laut untuk mengobati luka pada tubuh dengan tujuan mengurangi keluarnya darah pada luka tersebut.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan Bintang Laut (Asteroidea) di Pantai Welolo. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 September sampai dengan 4 Desember 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek ploting sistematis yang menggunakan 3 transek dengan jarak masing-masing transek 70 m. Pada tiap transek dibuat 4 plot dengan ukuran5 x 5 m, dengan jarak antara plot 10 m. Pembagian transek ditentukan berdasarkan substrat yaitu transek 1 (substrat berpasir), transek 2 (substrat lamun) dan transek 3 (substrat berkarang). Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, penghitungan, pengukuran dan pengambilan sampel di lapangan. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, ditemukan tiga spesies Asteroidea yaitu spesies Protoreaster nodusus, Linckia laevigata dan Archaster typicus dengan jumlah total sebanyak 121 individu. Hasil perhitungan indeks keanekaragaman Shannon Wienner diperoleh nilai H’ pada T1 (0.81), T2 (0,70), T3, (0,36). Jumlah spesies yang diperoleh T1 (3), T2 (3), T3, (2). Sehingga berdasarkan kriteria indeks keanekaragaman maka hasil indeks keanekaragaman yang diperoleh di Pantai Welolo rendah. Hasil analisis kelimpahan diketahui Spesies Protoreaster nodusus lebih banyak ditemukan dengan nilai 2,44 ind/m2. Hal ini karena kondisi Pantai Welolo terdapat banyak substrat pasir dan lamun yang merupakan habitat yang cocok untuk kehidupan Protoreaster nodusus. Indeks dominasi dari ketiga spesies kurang dari 0,50, sehingga tidak ada spesies yang mendominasi. Hal ini Maka Perlu adanya pelaksaanaan beberapa tindakan pencegahan untuk membatasi aksesibilitas masyarakat terhadap sumber daya laut dengan tujuan melindungi persediaan keanekaragaman hayati khususnya Bintang Laut (Asteroidea), sehingga tetap terjaga kestabilan kehidupan dari Bintang Laut
Kata kunci : Keanekaragaman, Kelimpahan Bintang Laut (Asteroidea)
Keterangan * : Peneliti
** : Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Fenomena underpricing terjadi secara global di berbagai pasar modal dunia. Pada pasar modal Indonesia masih sering terjadi femomena underpricing. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh umur perusahaan, ukuran perusahaan, roa, struktur kepemilikan institusional terhadap tingkat underpricing. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 8 perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO) dalam rentan waktu 2019 – 2020. Data yang digunakan adalah data sekunder melalui annual report perusahaan perusahaan taahun 2019 -2020. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa umur perusahaan berpengaruh positif terhadap tingkat underpricing. Dan ukuran perusahaan, ROA, dan Struktur kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap tingkat underpricing. Penelitian empiris ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh umur perusahaan, ukuran perusahaaan, dan jenis industry terhadap underpricing saham pada penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2020. Berdasarkan hasil analisis data, pengujian secara persial menunjukan variabel-variabel, presentase saham yang ditawarkan ke public, dan jenis industri tidak mempunyai tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap underpricing. Sedangkan variabel umur perusahaan, ukuran perusahaan,ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat underpricing saham pada penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis wacana ujaran kebencian di grup Whatsapp oleh mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana” Penulis merumuskan dua pertanyaan penelitian, yaitu: (1) Apa ujaran kebencian yang di gunakan di dalam grup Whatsapp? dan (2) Apakah ujaran kebencian yang di temukan di grup Whatsapp dapat di definisikan sebagai ujaran kebencian sesuai konteksnya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa ujaran kebencian di gunakan di dalam grup whatsapp dan apakah ujaran kebencian yang temukan dalam grup whatsapp dapat di kategorikan sebagai ujaran kebencian berdasarkan konteksnya. Data diambil dari grup whatsapp “English 2015”,kemudian penulis menyalin dan menganalisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam melakukan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah, penulis menemukan 12 kata ujaran kebencian yang di gunakan dalam grup whatsapp, ujaran kebencian tersebut memiliki makna yang berbeda sesuai dengan konteks linguistik, konteks fisik dan konteks budaya. Stelah menganalisa 12 ujaran kebencian tersebut degan konteks budaya, penulis menemukan bahwa 9 kata memiliki makna sebagai kata kata lelucon atau kata biasa yang dapat di terima dan 3 di antaranya bisa di definisikan sebagai ujaran kebencian.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Aktifitas olahraga tanpa disadari atau sadar sering dilakukan dimana-mana. Aktifitas ini berkaitan dengan gerakan jasmani, bermain, dan rekreasi. Olahraga extreme adalah olahraga yang lebih mengarah kepada olahraga yang lebih modern dan lebih individualis yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dengan resiko kecelakaan lebih besar dari olahraga pada umumnya. Surfing atau Selancar air merupakan salah satu olahraga extreme yang dikategorikan sebagai olahraga prestasi dan rekreasi, dan olahraga selancar air juga dapat dijadikan sebagai hobi maupun profesi yang saat ini sedang berkembang dikalangan remaja (Krisnandar, 2016). Perkembangan olahraga surfing di Kabupaten Rote Ndao sudah tergolong sangat lama yakni pada tahun 2000 sudah ada beberapa orang di Kabupaten Rote Ndao yang menekuni olahraga ini.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui Perkembangan Olahraga Extreme Selancar di Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao.
Metode penelitian:Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif.
Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitan tentang olahraga selancar di Desa Bo’a, kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Olahraga selancar sejauh ini masih minim, hal ini terbukti dengan mayoritas peselancar di Desa Bo’a yang banyak disukai oleh wisatawan baik dari dalam Negeri maupun luar Negeri. Olahraga selancar sampai sekarang belum didukung langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai suatu hal yang dibawa oleh masyarakat mancanegara. Olahraga selancar sampai sekarang belum didukung langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai suatu hal yang dibawa oleh masyarakat mancanegara.
Simpulan:Para Atlit selancar melaksanakan latihan selancar dengan giat dan tekun sampai memperoleh kejuaraan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASRIDA NOFUS (15380087).ALFRED G.O KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT.,
S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya
Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha
Wacana Kupang.
Kecamatan Sulamu merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten
Kupang yang memiliki 6 Desa dan 1 Kelurahan yang memiliki potensi perikanan
yakni Kelurahan Sulamu, Desa Pitai, Desa Pantai Beringin, Desa Oeteta, Desa
Pariti dan Desa Bipolo, lima desa tersebut memiliki beberapa potensi perikanan
yakni budidaya rumput laut, tambak garam, tambak ikan bandeng, ekosistem
mangrove, dan melakukan penangkapan ikan kepiting dan kerang. Sedangkan ada
dua desa yang memiliki potensi perikanan yang menggunakan alat tangkap jaring
insang (gill net).
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2022 di Kecamatan
Sulamu Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode observasi yang dilakukan dengan teknik wawancara langsung dan
dilengkapi kuisioner sebagai alat bantu berupa daftar pertanyaan yang diajukan
kepada responden dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode
sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Dalam penelitian ini jumlah
sampel yang digunakan adalah 35 responden dari total populasi sebanyak 35
orang yang berasal dari dua lokasi yakni Kelurahan Sulamu berjumlah 25 orang
dan Desa Pantai Beringin berjumlah 10 orang.Analisis data yang digunakan
penelitian ini adalah penerimaan, biaya tetap,pendapatan dan biaya penyusutan.
Rata-rata hasil tangkapan di Kelurahan Sulamu sebesar 780kg/bulan
sedangkan di Desa Pantai Beringin sebesar 650kg/bulan. Jadi total hasil
tangkapan nelayan tangkap jaring insang (gill net) di Kecamatan Sulamu sebesar
1.430 kg/bulan.Rata-rata total biaya yang dikeluarkan pada usaha nelayan tangkap
jaring insang (gill net) diKelurahan Sulamu sebesar Rp1.563.054,00/bulan dan di
Desa Pantai Beringin sebesar 1.655.332,00/bulan. Jadi total hasil tangkapan
nelayan tangkap jaring insang (gill net) di Kecamatan Sulamu sebesar
3.218.386,00/bulan.Rata-rata pendapatan bersih nelayan tangkapjaring insang (gill
net) di Kelurahan Sulamu sebesar Rp7.800.000/bulan sedangkan di Desa Pantai
Beringin sebesar Rp 5.200.000/bulan. Jadi total bersih pendapatan nelayan
tangkap jaring insang (gill net) di Kecamatan Sulamu sebesar
Rp13.000.000/bulan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cabai rawit (C. frutescens L) adalah salah satu tanaman holtikultura dari jenis sayuran yang memiliki buah kecil dengan rasa yang pedas. Selain buahnya, bagian lain dari tanaman cabai rawit seperti batang, daun, dan akarnya juga dapat digunakan sebagai obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair sabut kelapa (C. nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman Cabai rawit (C. frutescens L). Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk organik cair sabut kelapa (C. nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman Cabai rawit (C. frutescens L). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) perlakuan 1 = 0 mL POC sabut kelapa, perlakuan 2 = 100 mL POC sabut kelapa, perlakuan 3 = 200 mL POC sabut kelapa, perlakuan 4 = 300 mL POC sabut kelapa, perlakuan 5 = 400 mL POC sabut kelapa yang masing-masing diencerkan dalam 5.000 mL air dan kelas kontrol (tanpa perlakuan) = air tanpa POC. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anova dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji jarak berganda Duncan atau Duncan’s New MultipleRange Test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helaian daun, jumlah buah. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk organik cair dari sabut kelapa terhadap parameter pengukuran, semua parameter pengukuran pada perlakuan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan banyaknya buah. Pemberian pupuk pada 5 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 400mL memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman jumlah helaian daun dan jumlah buah dibandingkan perlakuan lainnya.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan literasi sains dengan sikap ilmiah IPA siswa Kelas VIII E UPTD SMP Negeri 5 Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah ex post fakto, dengan metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kupang dengan jumlah 32 siswa. Uji instrumen penelitian dilakukan terhadap 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kupang, pengumpulan data menggunakan post test dan angket/kuesioner. Pengujian prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linearitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi untuk menjawab hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: terdapat hubungan yang positif literasi sains dengan sikap ilmiah siswa Kelas VIII SMPN 5 Kupang, hal ini dibuktikan dengan data hasil penelitian yang dilakukan peneliti yang menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi diperoleh yaitu sebesar 0,464 dengan bentuk korelasi sedang dan bernilai positif yang artinya semakin tinggi literasi sains maka semakin tinggi sikap ilmiah siswa, ataupun sebaliknya. Semakin tinggi sikap ilmiah maka semakin tinggi kemampuan literasi sains siswa. Berdasarkan hasil perhitungan kontribusi hubungan variabel X terhadap Y diperoleh nilai sebesar 0,299 artinya variabel literasi sians (X) memiliki kontibusi hubungan terhadap variabel sikap ilmiah (Y) sebesar 29,9%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel literasi sains dan sikap ilmiah tersebut saling mendukung dan berhubungan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Identifikasi Bakteri Pada Rumput Laut Jenis Eucheuma cottonii Di Perairan Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Sadhu , N.E )* Rafael, A)** Nge, S. T)** Eucheuma cottonii merupakan salah satu jenis rumput laut penghasil karaginan dengan kadar karaginan antara 54-73 % tergantung pada jenis dan lokasi tempat tumbuhnya. Eucheuma cottonii adalah salah satu jenis rumput laut yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat antara lain sebagai sayuran, obat tradisional, bahan baku industri makanan, kosmetik, farmasi dan kedokteran. Tujuan penelitian mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri pada Eucheuma cottonii di Peraiaran Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang NTT. Penelitian ini menggunakan metode survei dan eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu meliputi karakteristik makroskopis, mikroskopik dan uji biokimia serta dari masing-masing bakteri dari rumput laut Eucheuma cottonii yang sudah terkena penyakit ice-ice. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan yakni terdapat 8 isolat bakteri mikroskopis yang diisolasi. Bakteri yang diisolasi dari Eucheuma cottonii ialah genus Klebseilla Sp, Bacillus Sp, Streptobacillus Sp, Streptococcus pneumonia Sp, Staphylococcus Sp , Bordetella pertussis Sp, Bacillus antharacis Sp, Pseudomonas aegurinos Sp.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Calon Guru Biologi Pada Mata Kuliah Microteaching Semester Genap tahun 2021-2022. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ditemukan beberapa kendala dalam proses perkuliahan microteaching yaitu kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik peserta didik, ketrampilan penguasaan ICT, ketrampilan berkomunikasi, dan ketrampilan pengelolaan kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan lembar observasi, selanjutnya dianalisis menggunakan rumus TCR (Tingkat Capaian Responden). Sehingga mendapatkan hasil rata-rata persentase sebesar 68%. pada indikator 1 dan 2 dengan bunyi kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik dan ketrampilan penguasaan ICT memperoleh 72% dan 68% dengan masing-masing indikator terdapat 4 peryataan, Selanjutnya pada indikator 3 dan 4 tentang ketrampilan komunikasi dan ketrampilan pengelolaan kelas memperolehan skor 70% dan 64% . Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahawa analisis kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi pada mata kuliah microteaching semester genap di universitas kristen artha wacana kupang program studi pendidikan biologi berada pada cukup mampu.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yusuf B. Ndapa (16384071) Struktur Ekologi Bivalvia di Pesisir Pantai Sulamanda, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang: Alfred G. O. Kase, S.Pi., M.Si., Ph.D dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Secara ekologi, pesisir pantai Sulamanda memiliki habitat bagi keberlangsungan hidup bivalvia. Kehadiran beberapa bivalvia ekonomis di pesisir pantai Sulamanda menjadikannya sebagai bahan pangan untuk masyarakat di sekitar pesisir pantai tersebut salah satunya adalah Anadara sp. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas bivalvia meliputi keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kepadatan dan kelimpahan jenis di pesisir pantai Sulamanda Desa Mata Air.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2021, di pesisir Pantai Sulamanda, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi langsung lapangan. Penentuan lokasi sampling menggunakan teknik purposive sampling dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadran yang diletakkan tegak lurus dengan garis pantai pada saat air laut surut di lokasi keberadaan bivalvia. Analisis data dilakukan secara kuantitatif meliputi indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi dan indeks kelimpahan.
Hasil penelitian ini meliputi: Komposisi jenis bivalvia antara lain Stasiun I sebanyak 4 spesies dari 4 famili, Stasiun II sebanyak 3 spesies dari 3 famili, dan Stasiun III sebanyak 8 spesies dari 8 famili. Indeks keanekaragaman bivalvia yang ditemukan di ketiga stasiun tergolong keanekaragaman rendah. Indeks keseragaman di stasiun II tergolong dalam kondisi tertekan dan memiliki keseragaman rendah dan stasiun I dan III dikatakan bahwa ekosistem kurang stabil dan mempunyai keseragaman sedang. Indeks dominansi bivalvia di pantai Sulamanda Desa Mata Air tergolong sedang. Kelimpahan jenis bivalvia tertinggi terdapat di stasiun II adalah jenis Gemma gemma sebesar 91,567 individu/m², dan terendah di stasiun III yaitu jenis Anadara granosa sebesar 0,033 individu/m². Kepadatan relatif bivalvia tertinggi adalah Gemma gemma sebesar 95% di stasiun II, diikuti oleh Ostrea sp sebesar 59,5% di stasiun III dan Ostrea sp sebesar 47,7%. Kelimpahan tertinggi bivalvia adalah Gemma gemma sebanyak 119,43 individu/² dan Ostrea sp sebanyak 61,76 individu/m².
Kata Kunci: Bivalvia, Struktur komunitas, Kelimpahan, Keanekaragaman, Pantai
Sulamanda
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber Daya Manusia harus mampu memberikan pedoman mengenai persyaratan pengadaan dan pengembangan sumber daya manusia yang seharusnya dikerjakan, dilingkungan sebuah organisasi atau perusahaan (Nawawi 2005:104). Sumber Daya Manusia mempunyai posisi yang sangat penting dalam perusahaan, mengingat kinerja organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia.
Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya,(Marwansyah 2012:3) berpendapat bahwa sebagai pendayagunaan sumber daya manusia didalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi–fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan hubungan industrial.
Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara 2011:67). kinerja pegawai adalah hasil kerjapegawai baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator ketaatan pada aturanadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 8 dengan jumlah responden 12 orang, diikuti dengan yang memilih 9 dengan jumlah 8 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah resonden 3 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator frekuensi kehadiranadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 19 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 7 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dan 6 dengan jumlah responden 1 orang.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel disiplin kerja (X1) berpengaruh secara signifikansi terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang, hal ini dilihat dari singnifikasi stres kerja (X1) nilai thitung 1,404< 2.056 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditetima Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positif pada variabel disiplin kerja (X1) terhadap kinerja pegawai(Y). Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dapat diukur dari variabel disiplin kerja (X1) yang memiliki 3 indikator sesuai dengan jawaban responden dalam penelitian ini. 2. Pengaruh efektif kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator kerja timadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 10 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 9 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 7 dengan jumlah responden 5 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator konsistensiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 15 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 11 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dengan jumlah responden 1 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator adaptasiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 11 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 10 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah responden 1 orang.
Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) thitung 2,420 > 2.056 ttabel,. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti berarti terdapat pengaruh positif pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Maka dapat diindikasikan bahwa efektif kerja yang baik akan memberikan kontribusi terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang.
Kata Kunci:Disiplin Kerja, Efektif Kerja Dan Kinerja Pegawai
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN BARISTA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI CAFFE SA’O MPIG ARABIKA BAJAWA
NAMA PEMBIMBING : I. JUSUF ABOLADAKA, SE,. M.SI
: II. ALYA E. SJIOEN, SE,. MM
NAMA PENULIS : HENDRIKUS LAKO
NIM : 16413555
FAKULTAS : EKONOMI
PROGRAM STUDI : MANAJEMEN
TAHUN PENULISAN : 2022
Penelitian ini berjudul “PengaruhKualitasProduk Dan KualitasPelayanan Barista TerhadapKepuasanKonsumen Di CaffeSa’oMpigArabikaBajawa”.
Perkembangan usaha kuliner semakin meningkat seiring dengan pert
umbuhan gaya hidup masyarakat, pola pekerjaan serta peningkatan penghasilan masyrakat, pola pekerjaan serta peningkataan penghasilan masyarakat, terutama pada masyarakat perkotaan, salah satu bentuk usaha kuliner adalah caffe. Caffeadalahsuaturestorankecil yang beradadiluar hotel yang memilikipilihanmakanan yang sangatterbatasdantidakmenjualminuman yang beralkholtinggi, tetapitersediaminumansejenisbir, soft drink, teh, kopi, cake, cemilandan lain-lain (Budiningsi, 2009:51).
Teknikpengumpulan data dalampenelitianinimenggunakankuesioner.Kuesionermerupakanteknikpengumpulandata yang dilakukandengancaramemberiseperangkatpertanyaanatauperyataantertuliskepadarespondenuntukdijawab (Sugiyono 2013:199). Padapenelitianini, penelitiakanmembagikankuesionerkepadatamu yang datang di Sa’o MPIG ArabikaBajawa. Kuesionermerupkansejumlahpertanyaantertulis yang digunakanuntukmemperolehinformasidarirespondendalamartilaporantentangpribadinya, atauhal-hal yang diketahui.
Populasidalampenelitianiniadalahpelanggan yang berkunjungdanmenggunakanjasaCaffepadabulanJuni 2019 dengan total 1.629 pelanggan.Penentuansampeldalampenelitianinimenggunakanteknik probability sampling yaitueksidental sampling, denganmenggunakanrumusSlovinsehingga di dapatsampelsebanyak 73 responden.Berdasarkanhasilrekapitulasikarakteristikrespondenberdasarkanjeniskelamin yang paling dominanadalah yang berjeniskelaminpriasebanyak 47 orang denganpresentasi 64% dan yang berjeniskelaminwanitasebanyak 26 orang denganpresentasi 36% dari total responden.Kemudianberdasarkanusia yang paling tertinggiadalahresponden yang berusia 20-29 tahunsebanyak 34 orang denganpresentasi 47%. Berdasarkanjenispekerjaansemuarespondendalampenelitianiniberprofesisebagaiwiraswastayaitu 29 orang denganpresentasi 40%.
Berdasarkanhasilrekapitulasiperhitunganjawabankuesionerdenganjumlah 14 item pernyataan yang dibagikanpada 73 respondententangtentangvariabel X1, X2 dan Y diperoleh rata-rata sebesar 3,66% danberadapadakategorisetuju/kuat, halinidibuktikanmelaluihasilrekapitulasipengolahan data yang diperolehnilaitertinggisebesar 3,34 dannilaiterendahsebesar 3,53.
Teknikpengumpulan data dilakukanmelaluipenyebarankuesioner, studipustakadandokumentasi.Data yang telahdikumpulkankemudiandianalisismenggunakanuji t, uji f dananalisisregresi linear berganda.Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwavariabelkualitasproduk (X1) danvariabelkualitaslayanan barista (X2) memilikipengaruhpositifdansignifikanterhadapvariabelkepuasankonsumen (Y), karenamemilikinilai sig t danmasing-masingsebesar 0,000 dan 0,004 <tingkatkesalahan 0,1. Hasilregresimenunjukkanbahwanilai R2 sebesar 0,884, sehinggadapatdisimpulkanbahwa, kualitasprodukdankualitaspelayanan barista yang diterapkanolehcaffeSa’oMpigArabikaBajawamempunyaipengaruh yang signifikanterhadapkepuasankonsumensebesar 88,4% dansisanya 11,6% dipengaruhiolehfaktor lain yang tidakditelitidalampenelitianini.
Kata kunci: Pengaruh, KualitasProduk, KualitasPelayanan Barista danKepuasanKonsumen.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
POTENSI PEMBELAJARAN PJOK DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DI SD NEGERI OESAPA KECIL 2
Benediktus Likunara Bulor1, Andreas J. F. Lumba2, Christin P. M.Rajagukguk 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pandemi Covid-19 membawa dampak yang sangat signifitas terhadap semua sendi kehidupan manusia, khususnya pendidikan formal yang merupakan salah satu komponen kehidupan manusia yang terdapak oleh serangan virus covid-19 tersebut. Pembelajaran yang selama ini dilaksanakan dengan tatap muka, secara tiba-tiba harus dilakukan secara daring.Selain kendala terhadap akses internet, sejumlah mata pelajaran yang berbasis praktik seperti IPA dan mata pelajaran berbasis aktivitas fisik seperti PJOK juga mengalami kesulitan dalam pembelajaran daring.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalahuntukmengetahuiPotensi PembelajaranPJOK Di Tengah Pandemi Covid-19 Di SD Negeri Oesapa Kecil 2.
Metode penelitian: Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif, melalui teknik pengumpulan data yakni wawancara, pengamatan dan penelusuran pustaka daring dengan analisis data kualitatif deskriptif.
Hasil dan pembahasan: Dari hasil penelitian menunjukan bahwa potensi pembelajaran PJOK di masa pandemi covid-19 di sekolah dasarnegeri Oesapa kecil 2 yang dilakukan secara daring terdapat kendala diantaranya dari segi media komunikasi. Dengan situasi dan keadaan tersebut Guru PJOK memiliki kemampuan mengembangkan potensi dalam diri peserta didik melalui model pembelajaran daring dengan menggunakan media Handphone dengan aplikasi Whatsapp, Youtube, maupun video tutorial dari guru. Untuk pembelajaran daring dan luring menggunakan pendekatan Scientific, strategi CooperativeLearning, Discoveri, Problem Based Learning, AasynchronousLearning, SynchrousLearning, dan metode ceramah, permainan dan penugasan.
Simpulan: Potensi pembelajaran daring PJOK dipengaruhi oleh kemampuan dalam penguasaan IT.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KOMPONEN-KOMPONEN MODAL DAN PENGARUH TERHADAP PEROLEHAN SISA HASIL USAHA (SHU) PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KUPANG Oleh : LIBRANTO DIMU Nim : 18410101 Koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat sebagai pendorong tumbuhnya perekonomian nasional sekaligus sebagai soko guru dalam perekonomian di Negara Indonesia. Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 1 koperasi adalah” Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Di dalam koperasi tidak dikenal istilah “keuntungan”, karena kegiatan usaha koperasi tujuan utamanya bukan berorientasi mencari untung (non profit oriented) melainkan berorientasi pada manfaat (benefit oriented). Pada dasarnya koperasi dikelola dengan tujuan mensejahterakan anggotanya dan masyarakat pada umumnya, bukan mengejar keuntungan semata. Sekalipun koperasi tidak mengutamakan keuntungan, akan tetapi usaha-usaha yang dikelola oleh koperasi harus tetap memperoleh penghasilan yang layak demi menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemampuan usaha, bukan untuk memupuk kekayaan. Sehingga pada setiap akhir periode ushanya diharapkan/ ditargetkan menghasilkan sisa Hasil Usaha. Dalam menyelenggarakan usaha sebagai organisasi ekonomi, koperasi memerlukan adanya modal. Peranan modal didalam operasional koperasi mempunyai konstribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup maka usaha koperasi tidak akan berjalan lancar. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman, sehingga koperasi harus dapat memanfaatkan modalnya dengan sebaik- baiknya yang artinya dalam pengelolaan modal tersebut koperasi harus memberi manfaat yang sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan anggotanya. Dalam pengelolaan modal atau keuangan, maka pihak koperasi harus mampu mengalokasikan sumber daya keuangan yang dimilikinya secara efisien untuk meningkatkan laba atau yang sering disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Jadi setiap modal koperasi yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan koperasi harus diarahkan untuk memperoleh laba, terutama modal pinjaman harus diperhitungkan dengan benar antara beban bunga yang harus dibayar dengan perolehan keuntungan dari pinjaman tersebut. Pemanfaatan modal sendiri dan modal pinjaman salah satunya yaitu pembiayaan operasional usaha untuk memperoleh profit (keuntungan). Oleh karena itu untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi koperasi diperlukan beberapa tolak ukur, salah satunya yaitu analisis rasio keuangan yang menghubungkan data- data keuangan yang satu dengan lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kupang yang usahanya adalah meminjamkan dana dan menerima dana dari anggota atau pihak lainnya. Koperasi ini dengan sendirinya harus mempunyai modal atau dan auntuk dipinjamkan yang bersumber dari iuran anggota/ simpanan anggota dan iuran dari lembaga lainnya. Walaupun tujuan utama koperasi meningkatkan kesejahteraan anggota, namun koperasi harus memperoleh laba agar koperasi dapat hidup terus namun bunga dana yang dipinjamkan kepada anggota/ peminjam dalam hal ini haruslah wajar dengan prosedur yang mudah. Laba tersebut dapat menjadi salah satu sumber dana/ modal koperasi dengan cara membentuk cadangan dan menyisihkan sebagian dari laba. Penghasilan dari koperasi simpan pinjam adalah bunga atau balas jasa dari dana yang dipinjam oleh anggotanya atau pihak lain. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Dana Cadangan Terhadap Sisa hasil usaha Pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan variabel independen modal Simpanan Pokok menghasilkan nilai sig 0,0230,05 dan nilai T hitung 7,401>2,015 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H1 diterima atau X1 berpengaruh dan signifikan terhadap Y, variabel independen Simpanan Wajib menghasilkan nilai sig 0,0350,05 dan nilai T hitung 18,145>2,015, sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X2 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. sedangkan variabel independen Simpanan Sukarela menghasilkan nilai sig 0,0360,05 dan nilai T hitung 17,727>2,015, sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X3 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. Kata Kunci : Sisa Hasil Usaha, Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Simpanan Sukarela
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Air adalah salah satu komponen utama yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan makhluk hidup di muka bumi ini. Air bersih harus memenuhi syarat kesehatan berupa faktor fisik, kimia, biologi serta bebas dari pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mata air Kali Dendeng di Kelurahan Fontein Kecamatan Kota Raja Kota kupang. berdasarkan Parameter Fisika (Suhu dan TSS), Parameter Kimia (pH dan COD), dan Parameter Mikrobiologi (Fecal Coliform). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada ketiga titik sampel air. Sampel 1 (mata air) sampel 2 (aliran) sampel 3 (mengairi). Suhu pada mata air (sampel 1) 27°C, (sampel 2) 26°C, (sampel 3) 28°C. pH pada mata air (sampel 1) 6,85 (sampel 2) 6,72, (sampel 3) 6,79. Jumlah bakteri Fecal Coliform pada sampel 1 (330), sampel 2 (270), sampel 3 (130). Dari hasil penelitian ini maka yang memenuhi standar baku mutu air yang telah ditetapkan dalam PP No. 82 tahun 2001 untuk kualitas air kelas I yaitu Temperatur, COD, TSS dan pH sedangkan indikator yang melebihi standar baku mutu air yaitu Fecal Coliform. Disarankan kepada masyarakat Kelurahan Fotein dan pihak Kelurahan untuk memperhatikan kebersihan di sumber mata air Kali Dendeng agar terhindar dari pencemaran dan tidak menimbulkan penyakit yang ditularkan melalui air jika air tersebut dikonsumsi oleh masyarakat.