2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pantai merupakan daerah terjadinya interaksi antara tiga unsur alam utama yaitu, daratan, perairan, dan udara. Pada pesisir pantai ditandai dengan kelandaian perubahan ekologi yang tajam. Zona intertidal adalah daerah yang terletak diantara pasang tertinggi dan surut terendah. Daerah ini merupakan daerah peralihan dari kondisi lautan ke kondisi daratan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Keanekaragaman dan Kelimpahan Teripang pada Zona Intertidal Pantai Landu di Desa Landu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Transek Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan Teripang yang ditemukan di perairan Pantai Landu dikategorikan dalam 2 famili yaitu Aspidochirota dan Holothuriidae dengan 4 spesies yang tersebar di 5 transek pengamatan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan komposisi jenis Teripang yang dinyatakan berdasarkan observasi serta melakukan pengukuran dan perhitungan indeks keanekaragaman dan kelimpahan . Berdasarkan hasil perhitungan indeks keanekaragaman spesies Teripang yang terdapat pada transek I 1,32, transek II 1,29, transek III 1,37, transek IV 1,30 dan transek V 1,35, nilai indeks keanekaragaman tersebut berada pada kateogori sedang. Kelimpahan jenis teripang yang ditemukan pada lokasi penelitian transek I memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 7,4 ind/m3 dengan diikuti transek III memiliki kelimpahan 7 ind/m3. Teripang jenis H. scabra memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 3 ind/m3 dengan kepadatan relatif 29,7%, Teripang jenis H. leucospilota memiliki kelimpahan terendah yaitu 0,6 ind/m3 dengan kelimpahan relatif 20,48%. perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengenai keanekaragaman Teripang pada Zona Subtidal pada musim kemarau.
KATA KUNCI: Keanekaragaman, Kelimpahan, Spesies Teripang
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dendeng ikan adalah produk pangan yang berbentuk lempengan terbuat dari daging segar dan atau daging beku, yang diiris atau digiling, ditambah bumbu dan dikeringkan dengan sinar matahari atau alat pengering, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan yang diizinkan. Dendeng yang disukai oleh konsumen adalah dengan tekstur yang tidak keras dan produsen dendeng harus memperhatikan kualitas dendeng dari segi tekstur dan warna. Karakteristik dendeng yang harus dipenuhi yaitu memiliki tekstur kenyal dan lembut, warna serta memiliki rasa yang dapat diterima oleh konsumen sehingga diperlukan bahan tambahan yang dapat memperbaiki sifat dari dendeng ikan. Salah satu bahan tambahan yang dapat memperbaiki karakteristik dendeng ikan adalah gula. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik organoleptik (Aroma, warna, tekstur, dan rasa) dan uji kimiawi (kadar air dan pH) dendeng ikan mujair yang diproses dengan penggunaan jenis gula yang berbeda.
Penelitian ini dilaksanakan pada Juli-Agustus di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pembuatan produk dan pengujian organoleptik dan kimia (kadar air dan pH). Organoleptik dendeng ikan mujair dengan penggunaan jenis gula yang berbeda sangat berpengaruh nyata untuk setiap perlakuan baik pada karakteristik organoleptik (Aroma, warna, tekstur, dan rasa) seta kadar air dan pH.
Rata-rata kadar air dan pH yang dihasilkan pada dendeng ikan mujair yang menggunakan jenis gula dan persentase gula yang berbeda yaitu gula sabu dan gula pasir memberikan pengaruh sangat nyata untuk setiap perlakuan yang berkisar antara 11,20-15,20% untuk nilai rata-rata kadar air, dan nilai pH berkisar antara 6,4-6,7.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa menggunakan gula yang berbeda yaitu gula sabu dan gula pasir dengan persentase masing-masing gula yaitu 25%, 30%, dan 35%, menghasilkan karakteristik aroma, warna, tekstur dan rasa yang berbeda dan karakteristik yang paling baik adalah pada perlakuan persentase gula sabu 35% .
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research is entitled "THE INFLUENCE OF CHOIR EXTRACURRICULAR ACTIVITIES TOWARDS STUDENTS 'LEARNING ACHIEVEMENT OF ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY KUPANG IN THE ACADEMIC YEAR 2020/2021". The purpose of this study is to know whether there is an influence of choir extracurricular activities toward student’s learning achievements of evangelist choir students of all faculty members at the Artha Wacana Christian University Kupang. This study used a quantitative method. To obtain more accurate data, the population in this study is all choir members evangelist of the extracurricular activities of the Artha Wacana Christian University in the 2019/2020 generation of 35 people, with a sample of 15 people from the total population obtained. at random. The technique that generates and processes data used in this study is a questionnaire used as an instrument to collect data. The results of the data analysis show that participating in the choir extracurricular activities have a positive effect on students, it’s students themselves say that participating in these activities can help them increase their insight and they can also develop their abilities and creativity according to their potential, talents and interests. This is evidenced by the results of the author's data processed from the questionnaire filled in by enthusiastic and accurate students
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Isolasi Dan Seleksi Jamur Endofit Penghasil Enzim Protease Dari Daun Mangrove Avicennia marina Di Pantai Noelbaki Ludji Lobo, O.L) * Rupidara, A.D.N) ** Ledo, M.E.S) ** Jamur endofit dapat diartikan sebagai mikroba yang hidup berkoloni dalam jaringan internal makhluk hidup seperti pada daun tanpa menyebabkan efek yang merugikan secara langsung pada organisme tersebut. Jamur endofit mampu menghasilkan enzim ekstraseluler, salah satunya enzim protease. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamur endofit penghasil enzim protease yang hidup pada daun mangrove Avicennia marina di Pantai Neolbaki. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan dua perlakuan yaitu daun tua dan daun muda mangrove A. marina. Data karakterisasi morfologi secara makroskopis dan mikroskopis dianalisis secara kualitatif sedangkan data uji aktifitas protease dari jamur endofit dengan metode plug agar berupa hasil perhitungan zona bening secara kuantitatif dan dideskripsikan dalam bentuk gambar dan tabel. Berdasarkan data penelitian ditemukan bahwa dari daun tua dan daun muda mangrove A. marina yang ada di pantai Noelbaki menghasilkan 12 total isolat hasil isolasi. Dari total 12 isolat diperoleh 5 isolat jamur endofit penghasil enzim protease ekstraseluler yang terbagi atas 3 isolat dari daun tua dan 2 isolat dari daun muda. Pembentukan zona aktifitas proteolitik tertinggi pada daun tua A. marina dalam uji enzim protease ekstraseluler terdapat pada kode isolat DT Am 05 OLL dengan diameter zona proteolitik sebesar 2,1 mm. sedangkan untuk daun muda A. marina aktivitas tertinggi terdapat pada kode isolat DM Am 02 OLL dengan diameter zona bening sebesar 1,9 mm.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini yang berjudul ”Pengaruh Remunerasi Terhadap Motivasi Dalam Pelayanan Publik Pada Kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang”. Masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Remunerasi Terhadap Motivasi Dalam Pelayanan Publik Pada Kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang. Persoalan Penelitian Apakah remunerasi berpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan dalam pelayanan publik pada kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang? Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui pengaruh remunerasi terhadap motivasi dalam pelayanan publik pada kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang 2). Untuk mengetahui pengaruh remunerasi terhadap motivasi kerja karyawan dalam pelayanan publik pada kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang 3). Untuk mengetahui remuerasi terhadap kualitas dalam pelayanan publik pada kantor Dinas KependudukkanKota Kupang. Berdasarkan rumusan masalah dan landasasan teori maka yang dikaji dalam penelitian ini didefinisikan sebagai berikut: Remunerasi merupakansalah satu implementasi kebijakan yang sering dikaitkan dengan dunia ketenagakerjaan, terutama dalam konteks sistem pengupahan atau penggajian. remunerasi dikaitkan dengan penataan kembali sistem penggajian pegawai yang didasarkan pada penilaian kinerja, dengan tujuan terciptanya sistem tata kelola pemerintah yang baik dan bersih juga kerap kali digunakan secara kontekstual, sehingga memiliki keragaman arti. Motivasi merupakan sesuatu kekuatan potensial yang ada dalam diri manusia yang dapat dikembangkannya sendiri atau dikembangkan oleh sejumlah kekuatan dari luar yang berupa tujuan atau insentif. Motivasi kerja mempunyai peranan yang penting dalam hal penumbuhan gairah, merasa senang dan semangat untuk bekerja secara optimal (Rosnida et al.,2011).Winardi (2007:6). Pelayanan publik adalah “kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang dengan faktor material melalui sistem, prosedur dan metode tertentu dalam rangka usaha memenuhi kepentingan orang lain sesuai haknya (Moenir, 2002). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai bagian remunerasi yang bekerja pada kantor dinas kependudukkan kota kupang sejumlah 50 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai bagian remunerasi yang bekerja pada kantor Dinas kependudukan Kota Kupang sejumlah 50 orang. Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Remunirasi berpengaruh positif terhadap Motivasi dalam pelayanan publik di kantor dinas Kependudukan Kota Kupanghal ini dapat lihat dimana t Hitung sebesar 2,098 > t Tabel sebesar 1,095. Kata Kunci :Remunerasi,Motivasi,Pelayanan Publik
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu : Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan di Gereja, dan yang menjadi persoalan penelitian dalam penelitian ini adalah Bagaimana Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan di Gereja Hal’o Bieto? Konsep dalam penelitian ini adalah : (1) Akuntabilitas yang merupakan salah satu unsur dari Good Governece dan sering dituntut oleh pihak Principal dalam proses akuntansi, khususnya dalam sistem pengelolaan keuangan gereja. Akuntabilitas dalam organisasi gereja meliputi aspek spiritual, sosial dan keuangan oleh para anggota jemaat dan pimpinan gereja lewat perilaku mereka setiap hari (Saerang; 2001). Akuntabilitas juga memiliki beberapa indikator umum (Dadang Solohin; 2007) yaitu : adanya kesesuainan antara pelaksanaan dengan standar prosedur pelaksanaan, adanya sanksi yang ditetapkan atas kesalahan atau kelalaian dalam pelaksanaan tugas serta adanya output dan outcome yang terukur. Dengan pengelolaan keuangan yang bersifat akuntabel maka pengelola keuangan dapat memberikan pertanggungjawaban kepada jemaat selaku pemberi amanah yang memiliki hak dan kewenangan untuk mendapatkan pertanggungjawaban tersebut. (2) Transparansi adalah terbukanya akses bagi masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai perancanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan gereja. Transparansi sendiri memiliki 6 prinsip yang dikemukakan oleh Humanitarian Forum Indonesia (HFI) yaitu : adanya informasi yang mudah dipahami dan diakses, adanya publikasi dan media mengenai proses kegiatan dan detail keuangan, adanya laporan berkala mengenai pendayagunaan sumber daya dalam perkembangan proyek yang dapat diakses oleh umum, laporan tahunan, website atau media publikasi organinsai serta pedoman dalam penyebaran informasi. Transparansi laporan keuangan digereja meliputi : laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas serta catatan atas laporan keuangan. Dengan adanya transparansi pengelolaan keuangan maka dapat memberikan informasi keuangan yang jujur kepada jemaat berdasarkan pertimbangan bahwa jemaat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan menyeluruh atas pengelolaan keuangan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam gereja. Populasi adalah keseluruhan dari objek penelitian yang terdiri dari manusia, hewan, benda-benda, tumbuh-tumbuhan, peristiwa, gejala-gejala ataupun nilai tes sebagai sumber data yang mempunyai karakteristik tertentu dalam suatu penelitian yang dilakukan (Nawawi, 1993). Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Jemaat dan Majelis Jemaat Harian di Gereje (GMIT) Hal’o Bieto Niukbaun. Menurut Arikunto (2002) sampel merupakan bagian representatif dari populasi yang diteliti. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah : Ketua Majelis Jemaat Gereja, Sekretaris Gereja, Bendahara Gereja dan Jemaat 1% Dalam pengorganisasian penelitian, pada tahap pengumpulan data peneliti perlu memilih teknik pengumpulan data yang disesuaikan dengan bentuk data yang dibutuhkan dalam penelitian. Untuk itu teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi serta menggunakan jenis data internal yaitu data yang diambil dari tempat dilakukannya penelitian. Penelitian ini juga menggunakan sumber data primer yaitu data-data yang diperoleh langsung dari sumbernya atau informan. Analisis pendahuluan yang dimaksud yaitu untuk menyajikan data hasil penelitian menurut konsep dan indikator empirik agar dilihat kecenderungan hasil penelitian. Agar dapat menjelaskan gambaran umum objek, maka dalam penelitian ini peneliti melakukan wawancara terhadap bendahara gereja dan Sekretaris UPPMJ Tata Usaha yang melakukan pecatatan hingga pelaporan keuangan. Hasil wawancara yang diperoleh tersebut dapat menjawab esensi dari penelitian ini. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan maka penulis menyajikan kesimpulan dari penelitian ini sebagai berikut : (1) Akuntabilitas pencatatan keuangan gereja (GMIT) Hal’o Bieto tidak berdasarkan PSAK 45. Hal ini dikarenakan sistem pencatatan laporan keuangan gereja menggunakan sistem pencatatan berbasis kas yang ditentukan oleh gereja. (2) Gereja Hal’o Bieto tidak menerapkan sanksi kepada sekretaris dan bendahara yang mengelola uang karena tidak adanya ahli akuntansi yang membantu mengelola keuangan sehingga mereka membantu mengelola keuangan gereja dengan sukarela. Oleh karena itu jika terjadi kekeliruan dalam mengelola keuangan maka akan dipertimbangkan untuk mencari solusi dalam menyelesaikan masalah tersebut. (3) Tercapainya output dan outcome yang terukur dikarenakan partisipasi jemaat yang baik dalam melaksanakan setiap program yang direncanakan oleh gereja. (4) Gereja selalu mengumumkan dan menyediakan dokumen keuangan setiap minggunya sehingga jemaat dapat melihat dan mengakses laporan keuangan tersebut. (5) Kejelasan dan kelengkapan informasi yang diberikan oleh pengurus keuangan gereja kepada jemaat sangat baik dan dapat dipertanggungjawabkan. (6) Kerangka regulasi yang digunakan dalam Gereja (GMIT) Hal’o Bieto dapat menjamin transparansi pengelolaan keuangan dalam gereja tersebut
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
“ANALISIS ARUS KAS UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA KSP KOPDIT HARMONI JAYA TAHUN 2014-2018” ABSTRAK Penelitian ini berjudul “AnalisisArusKasuntukmengukurKinerjaKeuanganpada KSP KopditHarmoni Jaya tahun 2014-2018”. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah kinerjakeuangandiukurmenggunakanrasioaruskas KSP KopditHarmoni. Serta menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah ”Bagaimanakinerjakeuangan KSP KopditHarmoni Jaya diukurmenggunakanaruskaskoperasi ?”. Berdasarkan laporan arus kas tahun 2014-2018. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan wawancara. Objek penelitian berupa data neraca, laporan laba-rugi, laporan arus kas dan alokasi pembagian Sisa Hasil Usaha serta gambaran umum koperasi di tahun 2014-2018. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis rasio arus kas yang terdiri dari rasio Arus Kas Operasi (AKO), rasio Cakupan Kas terhadap Bunga (CKB), rasio Cakupan Kas terhadap HutangLancar (CKHL), rasio Pengeluaran Modal (PM), rasio Total Hutang (TH), rasio Arus Kas Bersih Bebas (AKBB). KinerjaKeuangan KSP KopditHramoni Jaya tahun 2014-2018 dinilai dari rasio laporan arus kas dinyatakan belumcukup baikdikarenakandari perhitungan keenam rasio arus kas di atas menyatakan bahwahanyaterdapat 2 rasio yang memenuhi standar >1, dan 4 rasio yang tidak memenui standaryaitu 1. Rasio yang tidak memenuhi standar yakni rasio Arus Kas Operasi (AKO), Cakupan Kas terhadap Hutang Lancar (CKHL), Arus Kas Bersih Bebas (AKBB), Total Hutang (TH) dan rasio yang sudah memenuhi standar yakni Pengeluaran Modal (PM) danrasio Cakupan Kas terhadap Bunga (CKB). Dalam hal ini Koperasi tidak mampu membayar kemampuan kewajiban lancar dan serta kurang mampu menyediakan kas untuk memenuhi kewajibannya. Koperasi harus mampu meningkatkan arus kas dari aktivitas operasi agar kewajiban jangka pendek terpenuhi, memaksimalkan dan mengelolaarus kas dariaktivitas pendanaan, maupuninvestasi agar kegiatandanaliranuangdapatberjalandenganefektifgunamendukungkelancaranaktivitaskeuangandalamkoperasi. Kata kunci:Rasioaruskas, kinerjakeuangan
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KARAKTERISASI PRODUK YOGHURT SUSU NABATI KACANG ARBILA HUTAN (Phaseolus lunatus L.) *)Tualaka, G **)Ledo, S, E, M **)Solle, R, L, H Kacang arbila hutan (Phaseolus lunatus L.) merupakan salah satu sumber pangan NTT yang belum dimanfaatkan secara optimal karena adanya beberapa senyawa anti gizi dan kandungan asam sianida yang cukup tinggi yaitu 14,96-26,22 mg/g, sehingga masyarakat suku Timor mengolah kacang arbila hutan dengan cara direbus sebanyak 12 kali sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan racun dan menghasilkan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi yang baik untuk meningkatkan daya beli masyarakat, salah satunya adalah yoghurt.Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan karakterisasi produkyoghur ditinjau dari parameter kandungan gizi, tingkat penilaian panelis dan kualitas pH pada yoghurt susu nabati kacang arbila hutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan dalam 4 tahap yaitu pembuatan yoghurt kacang arbila dengan 3 perlakuan, dan 1 Kontrol (10% biokul plain kedalam 100 mL susu ultramilk), perlakuan K1 (20% biokul plain), K2 (30% biokul plain), K3 (40% biokul plain); kedalam 100 mL susu kacang arbila hutan untuk uji proksimat; uji organoleptik; dan uji pH. Hasil analisis kandungan gizi secara proksimat menunjukkan kandungan protein tertinggi sebesar 4,09% terdapat pada yoghurt perlakuanK2, kandungan karbohidrat tertinggi sebesar 11,61% dan lemak terendah yaitu 0,22% pada yoghurt perlakuanK1.Hasil uji organoleptik sesuai uji pembeda segi tigamenunjukkan yoghurt perlakuan sangatberbeda nyata dengan yoghurt kontrol pada tekstur dan aroma. Hasil uji pH menunjukan terjadi perubahan setelah proses fermentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan terbaik dengan protein tertinggi yaitu pada perlakuan K2 dengan konsentrasi starter 30%, dan yoghurt perlakuan sangat berbeda nyata dengan yoghurt kontrol pada rasa dan aroma, dan terjadi perubahan pH setelah proses fermentasi pada yoghurt kontrol dan yoghurt perlakuan. Kata Kunci : yoghurt, kacang arbila hutan, susu nabati, produk prebiotik. Keterangan : *) peneliti **) pembimbing
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi ini : “KajianYuridis tentang Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pemilihan Umum”. Adapun Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Mengapa Putusan Hakim terhadap pelaku tindak pidana Pemiihan Umum ada yang bebasdan ada yang di penjara?.Dalam masalah pokok diatas yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan Putusan terhadap pelaku tindak pidana Pemlihan Umum ada yang bebas dan ada yang di penjara. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Penjatuhan putusan terhadap pelaku tindak pidana Pemilhan Umum sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah DasarPertimbangan Hakim dalam menjatuhkan pidana ada yang bebas dan yang dipenjara. Analisis terhadap data-data yang diperoleh, maka adapun kesimpulan terkait dengan mengapa hakim menjatuhkan putusan terhadap pelaku tindak pidana pemilihan umum ada yang bebas dan ada yang di pidana penjara yaitu : 1. Terdakwa di jatuhi putusan bebas oleh karena perbuatannya tidak terbukti karena tidak memenuhi unsur-unsur dakwaan yang didakwakan. Dalam hal membaca surat suara hasil pemilu DPRD tidak adanya kaitan langsung antara terdakwa sebagai orang pertama kali membacakan hasil suara dengan adanya fakta terjadinya perpindahan hasil suara. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya keberatan, baik yang berkaitan dengan pembacaan surat suara maupun mengenai pencatatan hasil suara. 2. Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan bagi para terdakwa oleh karena Perbuatan tindak pidana pemilihan umum yang dilakukan oleh para Terdakwa terbukti dan telah terpenuhi unsur-unsur yang didakwakan yaitu unsur :“Dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye secara langsung ataupun tidak langsung”. Saran dalam penelitian ini Bagi hakim sebagai salah satu penegak hukum, dalam menjatuhkan putusan harus mempertimbangkan dengan baik unsur-unsur dakwaan dan fakta-fakta persidangan. Bagi setiap warga Negara yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota Perwakilan legislatif agar tidak menggunakan cara-cara yang tidak benar untuk didukung dan tidak mempengaruhi orang lain untuk menggunakan hak pilihnya dengan tidak benar. Kata Kunci : PemilihanUmum, Tindak Pidana, Putusan,Pertimbangan Hakim
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Deskripsi tentang pegesahan anak di luar kawin berdarsarkan putusan pengadilan negeri Metode penelitian normatif Bahan hukum primer Bahan hukum sekunder Bahan hukum tersier Nomor putusan 1. No.0012/pdt p/2015/ PA. Dps 2. No. 0029/pdt.p/ 2016/ PA. YK 3. No.81/pdt. P/ 2017/ PA. YK 4. No. 79/ pdt . P/ 2018/ PN-YK 5. No. 345/pdt. P/ 2019/ PN ptk
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Primus Dionisius Mauk (16320737) Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Visual Materi Tolak Peluru Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing: (I) Dr. Andreas J. F. Lumba,M.Pd. (II) David Loba,S. Pd.M.Pd. Kata Kunci: Tolak Peluru, Media visual Tolak peluru merupakan usaha menolak peluru sejauh mungkin dengan daya dengan teknik yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media visual materi tolak peluru pada siswa kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, observasi dan dokumentasi. Teknik analsisi datanya menggunakan deskripsi presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tolak peluru kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Pada siklus I aspek kognitif yang tergolong dalam kriteria baik sekali 15%, baik 30%, cukup 35%, kurang 20% dan kurang sekali 0%. Pada siklus I aspek psikomotor yang tergolong kriteria baik sekali 10%, baik 10%, cukup 45%, kurang 35% dan kurang sekali 0%. Pada iklus I aspek afektif yang tergolong kriteria baik sekali 15%, baik 15%, cukup 40%, kurang 30% dam kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek kognitif yang tergolong baik sekali 25%, baik 45%, cukup 25%, kurang 5% dan kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek psikomotor yang tergolong baik sekali 30%, baik 35%, cukup 25%, kurang 10% dan kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek afektif yang tergolong baik sekali 20%, baik 50%, cukup 20%, kurang 10% dan kurang sekali 0 %. Dari hasil analisis yang diperoleh selama penelitian terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus I sampai siklus II untuk ketiga aspek (afektif, kognitif dan psikomotor). Aspek kognitif pada siklus I (80%) dan siklus II (95%), pada aspek afektif siklus I (70%) dan siklus II (90%), pada aspek psikomotor siklus I (65%) dan siklus II (90%).Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa dengan menggunakan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk itu peneliti menyarankan agar dalam pelaksanaan pembelajaran penjasorkes hendaknya guru menggunakan media visual sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi ini : “KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP TERJADINYA TINDAK PIDANA PENELANTARAN ISTRI OLEH SUAMI dan rumusan masalah “Apa saja Faktor-faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Tindak Pidana Penelantaran Isti Oleh Suami”. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penelantaran istri oleh suami. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Pengadilan Negeri Nomor 18/Pid.Sus/2018/PN.Mme, Putusan Nomor 145/Pid.Sus/2016/PN.Kpg, Putusan Nomor 145/Pid.Sus/2016/PN.Wkb, Putusan Nomor 08/Pid.Sus/2016/PN.Bta dan Putusan Nomor 93/Pid.Sus/2019/PN.Atb
Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 (lima) Putusan tersebut bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penelantaran istri oleh suami adalah Faktor ekonomi, faktor adanya wanita idaman lain (WIL) dan faktor hubungan tidak harmonis. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa, tindak pidana penelantaran istri oleh suami merupakan salah satu bentuk dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dapat dilakukan oleh suami terhadap anggota keluarganya, terutama istri dan anaknya dengan cara tidak memberikan nafkah lahir dan batin terhadap istrinya yang masih dalam ikatan perkawinan yang sah serta kepada pelakunya dapat dikenai sanksi pidana. Majelis Hakim dalam memutus perkara penelantaran isteri dan anak dengan beberapa pertimbangan berdasarkan keyakinan hakim, peraturan perundang-undangan yang berlaku, atau sosiologis masyarakatnya. Dalam perkara ini majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penelantaran rumah tangga yang diatur dalam Pasal 49 huruf a Jo. Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Agar perempuan tidak menjadi mayoritas korban penelantaran dalam rumah tangga, maka mereka diharapkan bisa mengetahui tentang hak dan kewajiban sebagai istri. Selain itu, korban penelantaran dalam rumah tangga yang sebagian besar perempuan juga harus lebih berani menceritakan dan melaporkan tentang tindak penelataran yang menimpanya, serta tidak lagi memandang penelantaran dalam rumah tangga sebagai aib yang harus ditutupi.
Kata kunci :Tindak Pidana, Penelantaran dan Rumah Tangga.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi kajian yuridis penjatuhan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu oleh mahkamah Agung Republik Indonesia., Masalah pokok dalam penulisan ini adalah bagaimanakah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu. Jenis penelitian hukum yang di gunakan adalah normatif dan bersifat deskriptif subyek penelitian adalah putusan pengadilan jakarta barat dan Mahkamah Agung pengumpulan data di lakukan dengan Studi dokumen kemudian data di analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian 1 Hakim menjatuhkan putusan bebas karena tidak terpenuhi unsur unsur dari pasal dakwaan Penuntut Umum 2, Hakim Mahkamah Agung menguatkan Putusan pengadilan negeri karena judex fackti sudah benar menerapkan hukum. Saran Pemerintah maupun pihak yang berwenang sebaiknya dapat memberikan arahan mengenai tindak pidana pemalsuan Akta otentik, saran hendaklah Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan upayakan hukum kasasi perlu mencari bukti bukti yang baru Kata kunci Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul dari Skripsi ini: Deskripsi tentang pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum pada kasus korupsi pengadaan software Microsoft Office di PT. Bank NTT Permasalahanya adalah apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum bagi para terdakwa pada kasus korupsi pengadaan software microsoft office di PT. Bank Nusa Tenggara Timur? Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan variabel bebas dan terikat yang dianalisis secara deskriptif dari bahan primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dan analisis putusan hakim dapat di ketahui bahwa putusan lepas dari segala tuntutan hukum dari keterangan saksi-saksi dan korban dan fakta persidangan diperoleh jawaban bahwa: Pertama, Perbuatan yang didakwakan oleh Penuntut Umum bukanlah merupakan suatu tindak pidana korupsi ((onslag van rechtvervolging). Pada putusan lepas (onslag van recht vervolging), segala tuntutan hukum atas perbuatan yang dilakukan terdakwa dalam surat dakwaan jaksa/penuntut umum telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, akan tetapi terdakwa tidak dapat dijatuhi pidana, karena perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana merupakan bidang hukum perdata dalam putusan Nomor: 56/PID.SUS-TPK/2017/PN.KPG. Berdasarkan uraian fakta persidangan Majelis Hakim berpendapat bahwa telah terbukti ada pembayaran 100 % oleh PT. Bank Pembangunan Daerah NTT kepada PT. Comparex Indonesia sebesar Rp.4.307.502.936,00 (empat miliar tiga ratus tujuh juta lima ratus dua ribu sembilan ratus tiga puluh enam rupiah); Kedua, Perbuatan para terdakwa berkaitan dengan perjanjian dalam hukum perdata. Perjanjian yang dilakukan oleh Bank NTT dengan PT. Comparex Indonesia sebagai customer yaitu pekerjaan pengadaan Lisensi Win Pro 10 GGWA LO sebanyak 830 unit. Sehingga hubungan hukum yang dibangun merupakan hubungan hukum keperdataan bukan merupakan hubungan hukum pidana, maka dalam putusan kasasi Mahkamah Agung menguatkan putusan hakim nomor : 56/PID.SUS-TPK/2017/PN.KPG dalam tindak pidana korupsi. Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis, maka dapat disimpulkan beberapa hal yaitu: (1). Perbuatan yang didakwakan oleh Penuntut Umum bukanlah suatu tindak pidana korupsi (onslag van rechtvervolging). (2). Perbuatan para terdakwa berkaitan dengan perjanjian dalam hukum perdata. Saran.(1). Terdakwa diharapkan agar lebih hati-hati dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa yang baik dan benar agar terhindar dari tindak pidana korupsi. (2). Penuntut Umum, diharapkan agar lebih jeli dan teliti dalam menjerat pelaku tindak pidana korupsi mengenai alat bukti dan barang bukti dan harus membedakan antara perkara pidana dan perdata dalam pembuktian mengenai tindak pidana korupsi sehingga dapat menjerat para pelaku korupsi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Analisis Yuridis Tentang Kesesuaian Perma Nomor 1 Tahun 2019 Dengan Asas Sidang Pengadilan Terbuka Untuk Umum Menurut Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman. Masalah Penelitian Apa Pertimbangan Mahkamah Agung mengeluarkan Perma Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik.Tujuan penelitan yaitu Untuk mengetahui Pertimbangan Mahkamah Agung mengeluarkan Perma Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah normatif sehingga penulis melakukan studi dokumen kemudian data dianalisis secara Normatif. Teknik pengumpulan bahan Hukum merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan Data keabsahan peraturan perundang-undangan. Dokumentasi atau studi kepustakaan, yaitu mengumpul dan mempelajari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan maupun literature-literatur yang mendukung dalam penelitian ini. Kesimpulan Pertimbangan Mahkamah Agung Mengeluarkan Perma Nomor 1 tahun 2019 Persidangan Elektronik adalah Mendukung terwujudnya tertib penanganan perkara yang modern profesional, transparan, akuntabel, efektif dan efisien . Maksud tersebut sejalan dengan Pasal 2 ayat (4) UU No. 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman (UU Kekuasaan Kehakiman), yaitu terselenggaranya peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan. Dari ketentuan tersebut, persidangan secara elektronik diharapkan memberikan manfaat bagi para pihak yang berperkara karena persidangan dapat dilakukan secara cepat dan tidak birokratis, sederhana, dan berbiaya ringan, Mencegah penularan covid-19 dan memotong interaksi fisik dalam pelayanan publik dan memungkinkan dilakukannya sidang jarak jauh dengan menggunakan fasilitas teknologi informasi dan persidangan online merupakan terobosan positif sebagai solusi di tengah perkembangan teknologi. Saran Persidangan elektronik harus terbuka untuk umum (publik) karena Pelaksanaan persidangan secara elektronik masih relatif tertutup karena akses untuk mengikuti jalannya proses persidangan secara elektronik hanya diberikan kepada para pihak yang berperkara dan belum terbuka untuk dapat diakses oleh publik.Harus dijelaskan apa pertimbangan yang digunakan jika tidak ada persetujuan hanya salah satu pihak. Berdasarkan Pasal 20 Perma No. 1 Tahun 2019, persidangan secara elektronik untuk perkara perdata tidak bersifat mandatory, melainkan memerlukan persetujuan penggugat dan tergugat. Ini berarti persidangan secara elektronik tidak bisa berjalan dengan sendirinya tanpa persetujuan dari para pihak yang berperkara. Kata Kunci: Persidangan Elektronik, Hukum Acara Perdata,Asas-Asas Hukum Acara Perdata, UU NO 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skrispsi penulis adalah: ''Deskripsi tentang pembatalan surat keputusan bupati manggarai tentang pemberhentian denga tidak hormat aparatur sipil negara di PTUN Kupang"permasalahan pokok dalam peneliti ini yakni : Bagaimana pertimbangan hakim PTUN dalam membatalankan surat keputusan Bupati Manggarai tentan pemberhentian dengan tidak hormat aparatur sipil negara Mantan terpidana kejahatan jabatan?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hakim PTUN dalam membatalkan surat keputusan bupati manggarai tentang pemberhentian dengan tidak hormat aparatur sipil negara mantan terpidana kejahatan jabatan,selanjutnya penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa penelitian ini pada hakikatnya mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat,adanya menjadi acuan perilaku setiap orang. Data tang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder,bahan hukum tersier.Terknik pengumpulan data melalui studi pustara
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KAJIAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN SALURAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KERELOKO KECAMATAN KOTA WAIKABUBAK KABUPATEN SUMBA BARAT LediFictor B.P MakaborangMarthen, STP., MSc Nainiti . N.P.P.E Penelitian ini Melingkupi Kajian Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Kereloko Kelurahan Wailiang Kecamatan KotaWaikabubak Kabupaten Sumba Barat yang bertujuan untuk mengetahui kinerja Perkumpulan Petani Pemakai Air/P3A dalam pengoperasian jaringan irigasi pada lokasi penelitian. Penelitian telah dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yaitu pada bulan April 2020 dengan menggunakan metode deskriftif. Setelah dilakukan penelitian dilapangan yang dilaksanaan sesuai dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini maka didapatkan hasil bahwa kondisi fisik jaringan irigasi Kereloko dalam keadaan baik meskipun masih minim dalam kebersihan sekitar irigasi/saluran dan setelah dilakukan pengumpulan data dengan cara mewawancarai 30 orang responden pemakai saluran irigasi kereloko didapatkan hasil bahwa sebagian responden menyetujui atau sangat setuju untuk dilakukan pembersihan/pemeliharaan jaringan irigasi demi meningkatkan ketersediaan air yang cukup dalam melakukan kegiatan pertanian baik pada musim hujan maupun musim kemarau. Demi kelancaran suatu program dalam suatu usaha maka diperlukan suatu perubahan yang lebih baik, jadi dalam penelitian ini, peneliti mengundang para responden (P3A) untuk membangun kerja sama yang baik dalam memelihara lingkungan irigasi demi dan untuk mencukupi ketersediaan air. Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing I ***) Pembimbing II
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi adalah “Disparitas Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A”, Masalah pokok Penelitian, “Mengapa hakim menjatuhkan pidana kepada pelaku tindak pidana aborsi saling berbeda antara satu dengan yang lain ?, Tujuan Penelitian dan penulisan dilakukan untuk mengetahui putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi berbeda diwilayah hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A ? ” Metode Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Penelitian Hukum Normatif Yaitu Penelitian Hukum Yang Dilakukan Dengan Cara Meneliti Bahan Kepustakaan atau (Data Sekunder) Berupa Putusan Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A. Data Sekunder Dalam Penelitian Terdiri Dari Tiga Bahan Hukum Yaitu 1. Bahan Hukum Primer, 2. Bahan Hukum Sekunder, Dan 3. Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian Telah Membuktikan Bahwa Dasar Pertimbangan Hakim Terjadi Disparitas Penjatuhan Hukuman Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi Berdasarkan Putusan Nomor: 131/Pid.Sus/2016/PN.Kpg, Nomor: 242/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Nomor: 243/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Nomor: 244/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Adalah Sebagai Berikut : A. Tuntutan Pidana Berbeda B. Majelis Hakim Yang Memeriksa Dan Memutuskan Berbeda C. Kualitas Perbuatan Pelaku D. Faktor-Faktor Yang Memberatkan Dan Meringankan Dalam Persidangan E. Faktor-faktor Yang Menimbulkan Terjadinya Disparitas Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi F. Independensi Hakim, Kata Kunci : Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini : "Kajian Yuridis Terhadap Perlawanan Pihak Ketiga
(Derden Verzet) Atas Sita Eksekusi Dalam Sengketa Hubungan Industrial".
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu “Bagaimana dasar pertimbangan hakim
dalam menjatuhkan putusan terhadap perlawanan pihak ketiga atas sita
eksekusi dalam perselisihan hubungan industrial”. Penelitian ini bertujuan
“Untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan
terhadap perlawanan pihak ketiga atas sita eksekusi dalam perselisihan
hubungan industrial. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Normatif, yaitu
dengan mengkaji kasus perlawanan pihak ketiga atas sita eksekusi dalam sengketa
hubungan industial, dan dapat dilihat pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 940
K/Pdt.Sus-PHI/2017, Putusan Mahkamah Agung Nomor 684 K/Pdt.Sus/2010 dan
Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 7/Pdt.Plw/2017/PN.Kpg.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan kesimpulan bahwa
dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap perlawanan pihak
ketiga atas sita eksekusi dalam perselisihan hubungan industrial, yakni Majelis
Hakim mengabulkan dalil gugatan Pelawan dikarenakan Pelawan telah bisa
membuktikan dalil gugatannya tersebut baik melalui surat-surat maupun saksi-saksi
sesuai dengan pasal 164 HIR/284 RBG. Dasar dari pengajuan perlawanan pihak
ketiga (derden verzet) sendiri adalah hak kepemilikan dan Pelawan bisa menunjukkan
dan membuktikannya dalam persidangan serta telah dengan benar mengajukan
perlawanan terhadap Pengadilan yang memutuskan perkara tersebut sebagaimana
yang tercantum di dalam pasal 195 ayat (6) dan (7) HIR/206 RBG. Judex facti telah
salah dalam menerapkan hukum yakni karena belum memeriksa perkara pokok yang
ada, maka dari itu hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan dari Pengadilan
Negeri.
Hakim dalam menjatuhkan putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari
hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang
dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan, karena itu setiap pertimbangan
Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar hukum yang kuat dan meyakinkan
agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara
perdata. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan
adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit
(Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), dan Rechtssicherheit (Kepastian
Hukum).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Biologi Reproduksi Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Yang Didaratkan Di Pasar Ikan Oesapa Kota Kupang
)*Mehiwarleky, I, F )**Sabuna, A, Ch )**Kase, A, G, O
ABSTRAK
Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) adalah satu di-antara beberapa ikan pelagis yang hidup di perairan pantai dan suka bergerombol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aspek biologi berkaitan erat dengan hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad (TKG) indeks kematangan gonad (IKG), rasio kelamin, faktor kondisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif, dengan pengambilan sampel ikan di TPI Oesapa Kota Kupang. Pengamatan aspek biologi ini telah dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Juni-Juli di Laboratorium Eksakta Pendidikan Biologi UKAW. Hasil penelitian menunjukan bahwa Analisis hubungan panjang berat ikan Tembang (Sardinella fimbriata), dan pola pertumbuhan ikan jantan dan betina di bulan Juni bersifat isometric dan allometrik positif. Tingkat kematangan gonad yang diperoleh pada bulan Juni dan Juli terdiri dati TKG I dan II. Rasio kelamin ikan Tembang (Sardinella fimbriata) jantan dan betina adalah 1:1,5 atau jantan 38% dan betian 68%. Nilai faktor kondisi ikan Tembang (Sardinella fimbriata) tertitnggi pada bulan Juli yaitu 3,43 dan berada pada kisaran 2-4, maka bentuk ikan agak pipih.