ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul :Deskripsi Tentang Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Susu Bubuk Tanpa Waktu Tanggal Kadaluarsa. Rumusan Masalah yang dikaji Oleh Penulis adalah Mengapa terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana perdagangan susu bubuk tanpa waktu tanggal kadaluarsa? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana perdagangan susu bubuk tanpa waktu tanggal kadaluarsa Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan yaitu, Dispartias Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Susu Bubuk Tanpa Waktu Tanggal Kadaluarsa. dan variabel terikat yaitu variabel yang terdiri dari Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Susu Bubuk Tanpa Waktu Tanggal Kadaluarsa Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sebagai berikut 1.Tuntutan Jaksa penuntut berbeda-beda 2. independensi hakim yang berbeda-beda 3. kualifikasi perbuatan tuntutan yang berbeda-beda 4. pertimbangan hakim yang memberatkan dan meringankan hakim terhadap pelaku tindak pidana perdagangan susu bubuk tanpa waktu tanggal kadaluarsa. Saran Pelaku usaha yang memperdangkan produk makanan kadaluarsa harus bertangungjawab dan Pelaku usaha dilarang memperdangkan barang makanan atau minuman yang kadaluarsa.karan bisa mengakibatkan ganguan kesehata. Kata Kunci :Deskripsi Putusan Hakim, Tindak Pidana Perdagangan Susu Bubuk Tanpa Waktu Tanggal Kadaluarsa
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian tentang penambahan ektrak jahe merah pada pembuatan susu sari biji kecipir telah di lakukan . Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali perlakuan yang telah dicobakan adalah Susu kecipir tanpa jahe merah,Penambahan ekstrak jahe merah 20%,Penambahan ekstrak jahe merah 30%. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan ekstrak jahe merah memberikan efek yang signifikan pada kualitas organoleptik dari susu sari biji kecipir. Penambahan sari jahe merah sebesar 20% dalam proses pembuatan susu sari biji kecipir memberikan efek pada warna dengan nilai 4.42 dengan kategori warna sangat disukai, rasa dengan nilai 4.42 dengan kategori rasa sangat disukai,dan aroma dengan nilai 4.67 dengan kategori aroma sangat disukai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis-jenis hama dari gejala atau tanda serangan, jumlah yang terserang dan intensitas kerusakan yang ditemukan pada tanaman jati (Tectona grandis) di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode identifikasi. Penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan teknik intensitas sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada 4 jenis hama yang berpotensi menyerang tanaman jati (Tectona grandis) di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang yaitu Ulat daun (Diaphania indica S.), Kutu putih (Pseudococcus/Mealibug), Semut hitam (Fuliginosus Lasius), Rayap (Neortemes tectonae). Hasil analisis menunjukan bahwa indeks kerusakan tegakan plot A, B dan C pada daun sebesar 48% dan masuk dalam kategori rusak sedang sedangkan batang sebesar 53% dan masuk pada kategori rusak berat. Indeks kerusakan terubusan pada plot D, E, F, dan G pada daun sebesar 40% dan masuk dalam kategori rusak sedang sedangkan batang sebesar 5% dan masuk dalam kategori rusak ringan. Berdasarkan data indeks kerusakan tegakan dan terubusan pada seluruh plot baik dari A, B, C, D, E, F, dan G maka keseluruhan jumlah pohon yang diserang oleh hama berdasarkan kerusakan tegakan sebesar 45% dan terubusan sebesar 53%. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menekan atau mengurangi tingkat serangan hama terhadap tanaman Jati (Tectona grandis), seperti melakukan sanitasi lingkungan, melakukan pengendalian alami dan melakukan pendampingan, memberikan masukan, memberikan sosialisasi pada petani untuk dapat menekan tingkat serangan hama sehingga tanaman jati dapat dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi, dan bahan pangan bagi masyarakat setempat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH LAMA FERMENTASI SELAMA PEMBUATAN KEFIR SUSU KACANG KEDELAI Bhoko E*) Nuhamara Ir.N**) Nubatonis L.M**) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium processing UKAW dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik mutu kefir susu kacang kedelai dan menentukan mutu organoleptik meliputi rasa, aroma, warna, dan penerimaan secara keseluruhan.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali dengan Lama Fermentasi 12 jam, 14 jam, 16 jam dan 18 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Uji Ananlisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan Bdengan Lama Fermentasi 14 jam terhadap rasa kefir susu kacang kedelai yang tertinggi dengan skor 4,833 (sangat suka), aroma kefir susu kacang kedelai yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan skor 4,750 (sangat suka),warna kefir susu kacang kedelai yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan skor 4,295 (sangat suka). Kata kunci : Kefir, Kacang Kedelai, Organoleptik dan Susu Kacang
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Markus Ndode Malo*M.Nuhamara**I.D.A.A.R.R.Adi Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium EKsakta teknologi pertanian,Universitas Kristen Artha Wacana kupang pada tanggal 26 mei-5 juni 2021.Tujuan adalah untuk mengetahui pengaruh dalam penggunaan kayu manis terhadap nilai organoleptik susua kacang gude dan manakah jumlah yang terbaik penggunaan kayu manis dalam proses pembuatan susu kacang gude.penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan,3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan.perlakuan terbaik menggunakan susu kacang gude dengan penambahan bubuk kayu manis pada perlakuan p3 penggunaan kayu manis 24gram sehingga menghasilkan nilai rata-rata rasa 3.822(sangat suka,)aroma 3.733 (Sangat suka) dan warna 3.689(sangat suka)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Inventarisasi Jenis-Jenis Tumbuhan Paku Di Kawasan Air Terjun Oesusu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang Pinat,I) * Bullu,N) ** Meha,A) ** Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati tumbuhan yang sangat beragam. Salah satu kelompok tumbuhan yang kaya akan jenisnya adalah tumbuhan paku. Tumbuhan paku yang masih ada saat ini diperkirakan mencapai 10.000 jenis, di mana 3.000 jenis diantaranya tumbuh di Indonesia. waktu penelitian ini telah di lakukan pada tanggal 21 Desember 2020 sampai tanggal 21 Januari 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku yang ada di Kawasan Air Terjun Desa Oesusu Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang dan untuk mengetahui parameter lingkungan di Kawasan Air Terjun Desa Oesusu Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode jelajah. Analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Terdapat 5 Tumbuhan Paku (Pteridophyta) yang Ditemukan diKawasan Air Terjun Oesusu yakni paku uban ( Nephrolepis falcata (Cav.) C. Chr), paku pakis (Christella dentata), paku suplir (Adiantum lunulatum Burm. f.), paku pedang (Nephrolepis chordifolia) dan paku rem cina (Pteris vittata L.). Hasil pengukuran parameter lingkungan di Kawasan Air Terjun Oesusu bagian timur yaitu suhu 28,20C, kelembaban 67,3 %, pH tanah 6,4 dan intensitas cahaya 1293,3 cd. dari bagian barat yaitu suhu 28 0C, kelembaban 77,4 %, pH tanah 6,3, dan intensitas cahaya 999,3 cd. Kata kunci : Inventarisasi Tumbuhan paku di Kawasan Air Terjun Oesusu Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakanpada tanggal 17 -21 mei 2021 di laboraturatorium ekstra fakultas teknologi pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupang tentang menganalisis study teknik pembuatan susu kacang nasi selama masa pengukusan yang berbeda terhadap karakteristik susu kacang nasi dan metode yang digunakan adalah menggunakan Rancang Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan . dan hasil analisis menunjukan bahwa Perlakuan study teknik pembuatan susu kacang nasi selama masa pengukusan yang berbeda terhadap karakteristik susu kacang nasi memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01) pada taraf signifikan 1% terhadap karakteristik organoleptik susu kacang nasi yaitu warna,dan rasa susu kacang nasi. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa perlakuan yang tepat dengan study teknik pembuatan susu kacang nasi selama masa pengukusan yang berbeda terhadap karakteristik susu kacang nasi terdapat pada perlakuan DKacang nasi dengan kupas kulit ari di kukus selama 10 menityang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan aroma susu kacangnasi (4,6)sangat suka rasa(4,3)sangat suka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jagung manis (Zea mays saccharata) merupakan salah satu sumber pangan yang mudah ditemukan, tetapi pemanfaatannya belum optimal di Nusa Tenggara Timur. Jagung manis mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan beberapa vitamin serta mineral. Perlu diciptakan makanan bergizi tinggi dengan harga yang murah, salah satunya adalah yoghurt susu jagung manis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisikokimia yoghurt ditinjau dari parameter kandungan gizi, dan kadar asam laktat pada yoghurt susu jagung manis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan dalam 3 tahap yaitu 1) pembuatan yoghurt susu jagung manis dengan 4 perlakuan yaitu, kontrol (10 % biokul plain ), K1 (20 % biokul plain), K2 (30 % biokul plain), K3 (40 % biokul plain): 2) Uji proksimat: 3) Uji kadar asam laktat. Hasil analisis proksimat menunjukkan kandungan protein tertinggi sebesar 6,50 % terdapat pada yoghurt K1, sedangkan untuk kandungan karbohidrat tertinggi sebesar 12,73 % terdapat pada yoghurt K1 dan lemak terendah yaitu 0,87 % pada yoghurt K1. Hasil uji kadar asam laktat menunjukkan terjadi perubahan setelah proses fermentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Yoghurt susu jagung manis memiliki karakteristik fisikokimia tekstur semi padat, warna putih, aroma normal, rasa asam, protein tertinggi pada perlakuan K1 dengan nilai 6,50 %, karbohidrat tertinggi pada perlakuan K1 dengan nilai 12,73 %, lemak terendah pada perlakuan K1 dengan nilai 0,87 %, dan kadar asam laktat tertinggi pada perlakuan K3 dengan nilai 2,07 %
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YOHANIS HEMO. (15390051). Kajian organoleptik produk se’i tuna yang diproses dengan suhu pengasapan yang berbeda: Umbu P.L. Dawa S..Pi, M.Sc sebagai Pembimbing I dan Yunialdi H. Teffu S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Se’i tuna adalah salah satu produk hasil pengolahan yang menggunakan metode pengasapan secara tradisional menggunakan tempurung kelapa sebagai bahan utama pengahasil asap dan daun kesambi sebagai penutup saat proses pengasapan. Produk se’i tuna memiliki ciri khas yang membedakannya dari produk pengasapan yang lain yaitu jenis potongan yang memanjang dan cita rasa yang khas yang disebabkan oleh penggunaan daun kesambi. Pengolahan se’i tuna yang menggunakan metode pengasapan tradisional sering kali menghasilkan produk yang secara organoleptik sangat bervariasi yang disebabkan karena belum adanya standar prosedur pengasapan untuk menghasilkan se’i tuna yang berkualitas. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu melakukan modifikasi prosedur pengasapan menggunakan suhu pengasapan yang terkontrol untuk menghasilkan nilai organoleptik yang baik dan susut berat yang ideal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai susut berat dan organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) pada produk se’i tuna. Penelitian ini akan dilaksakan selama dua bulan dari bulan April sampai Mei 2020 bertempat di Unit Pengolahan Ikan (UPI) skala mikro kecil / rumah tangga. UPI ini merupakan rumah pengasapan untuk proses produksi tuna se’i di Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak Kota Kupang. Uji organoleptik dilakukan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian ini menggunakan Metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan perlakuan suhu pengasapan yang berbeda dan menggunakan daun kesambi dan tanpa penutup daun kesambi. Hasil penelitian dan kesipulan menunjukkan bahwa nilai uji mutu hedonik parameter warna, aroma, tekstur dan rasa pada taraf suka sehingga tingkat penerimaan panelis masih menyukai organoleptik selama proses pengasapan dengan suhu yang berbeda, dan suhu pengasapan terbaik pada suhu 65-70oC menggunakan daun kesambi. Hasil analisis susut berat produk se’i tuna berkisar antara 37,5-67,5%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KARAKTERISASI PRODUK YOGHURT SUSU NABATI KACANG ARBILA HUTAN (Phaseolus lunatus L.) *)Tualaka, G **)Ledo, S, E, M **)Solle, R, L, H Kacang arbila hutan (Phaseolus lunatus L.) merupakan salah satu sumber pangan NTT yang belum dimanfaatkan secara optimal karena adanya beberapa senyawa anti gizi dan kandungan asam sianida yang cukup tinggi yaitu 14,96-26,22 mg/g, sehingga masyarakat suku Timor mengolah kacang arbila hutan dengan cara direbus sebanyak 12 kali sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan racun dan menghasilkan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi yang baik untuk meningkatkan daya beli masyarakat, salah satunya adalah yoghurt.Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan karakterisasi produkyoghur ditinjau dari parameter kandungan gizi, tingkat penilaian panelis dan kualitas pH pada yoghurt susu nabati kacang arbila hutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan dalam 4 tahap yaitu pembuatan yoghurt kacang arbila dengan 3 perlakuan, dan 1 Kontrol (10% biokul plain kedalam 100 mL susu ultramilk), perlakuan K1 (20% biokul plain), K2 (30% biokul plain), K3 (40% biokul plain); kedalam 100 mL susu kacang arbila hutan untuk uji proksimat; uji organoleptik; dan uji pH. Hasil analisis kandungan gizi secara proksimat menunjukkan kandungan protein tertinggi sebesar 4,09% terdapat pada yoghurt perlakuanK2, kandungan karbohidrat tertinggi sebesar 11,61% dan lemak terendah yaitu 0,22% pada yoghurt perlakuanK1.Hasil uji organoleptik sesuai uji pembeda segi tigamenunjukkan yoghurt perlakuan sangatberbeda nyata dengan yoghurt kontrol pada tekstur dan aroma. Hasil uji pH menunjukan terjadi perubahan setelah proses fermentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan terbaik dengan protein tertinggi yaitu pada perlakuan K2 dengan konsentrasi starter 30%, dan yoghurt perlakuan sangat berbeda nyata dengan yoghurt kontrol pada rasa dan aroma, dan terjadi perubahan pH setelah proses fermentasi pada yoghurt kontrol dan yoghurt perlakuan. Kata Kunci : yoghurt, kacang arbila hutan, susu nabati, produk prebiotik. Keterangan : *) peneliti **) pembimbing