Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Lompat Jauh
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN SENAM KETANGKASAN LOMPAT KANGKANG TERHADAP KETERAMPILAN GERAK LOMPAT JAUH DI SDN MUKEN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah para siswa sangat sukar melakukan pembelajaran lompat tinggi itu di karenakan kurang pembentukan pola gerak dasar yang di terapkan di pendidikan SD sehingga tidak memiliki kelenturan tubuh dalam melakukan gerakan, sarana prasarana yang kurang mendukung sehingga siswa takut dalam melakukan gerakan gerakan lompat tinggi. Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan tinjauan tentang senam ketangkasan atau lompat kangkang terhadap keterampilan gerak lompat jauh di SDN Muken. Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti secara langsung, dengan membutuhkan waktu selama 1 (satu) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi Hasil dan pembahasan: Hasil ini mengungkapkan bahwa dalam pembelajaran lompat jauh ketika dilakukan sebelum menggunakan variasi gerak senam ketangkasan atau lompat kangkang ternyata banyak siswa yang takut dan ragu-dalam melakukan gerak lompat jauh tetapi setelah menggunakan variasi gerak senam ketangkasan ternyata banyak siswa yang senang dan aktif dalam melakukan gerak lompat jauh hal itu dibuktikan dengan banyaknya siswa yang berlomba-lomba menanti gilirian untuk melakukan keterampilan gerak lompat jauh. Simpulan: Dalam proses pembelajaran penjas pada materi lompat jauh sebaiknya guru atau tenaga pendidik harus kreatif dan inovatif mengkombinasikan variasi gerak agar siswa tidak bosan, malas, ragu-ragu dan bahkan takut saat melakukan gerakan karena cedera, seperti halnya mengkombinasikan variasi gerak yang saling menyerupai yaitu variasi gerak senam ketangkasan atau lompat kangkang terhadap lompat jauh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROSES PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI PANTOLA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI PANTOLA Maklon Neolaka1*, Agustinus Nafie2, Isak Riwu Rohi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas XI SMA Negeri Pantola ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi lompat jauh gaya jongkok, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik lompat jauh gaya jongkok, (4) kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang proses belajar mengajar lompat jauh gaya jongkok. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses Pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas XI SMA Negeri Pantola Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa dalam proses pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas XI SMA Negeri Pantola berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan sarana dan prasarana yang dialami oleh siswa-siswi SMA Negeri Pantola, dan guru juga mampu memberikanmateri pembelajaran dengan baik,sehingga mereka dapat mengerti materi yang diberikan oleh guru. Dalam hal ini, kaitannya dengan materi pembelajaran atletik anak-anak lebih senang dengan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok, karena teknik lompat jauh gaya jongkok mereka anggap tidak terlalu sulit setelah ada modifikasi bak lompat dan mereka langsung melakukan praktek. Simpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran lompat jauh gaya jongkok berjalan dengan baik Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan sarana dan prasarana yang dialami oleh siswa-siswi SMA Negeri Pantola.Dalam hal ini, kaitannya dengan materi pembelajaran atletik anak-anak lebih senang dengan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok, karena teknik lompat jauh gaya jongkok mereka anggap tidak terlalu sulit setelah ada modifikasi bak lompat dan mereka langsung melakukan praktek.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU PENJASORKES DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI LOMPAT JAUH DI MASA NEW NORMAL

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN GURU PENJASORKES DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI LOMPAT JAUH DI MASA NEW NORMAL PADA SMP NEGERI 10 KOTA KUPANG Geri Yohandri Tupu1 . M. Rambu P. Wasak2. Andry Sinlaeloe3 123 Program studi pendidikan jasman, kesehatan, dan rekreasi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan. Universitas kristen artha wacana kupang. Indonesia. email. [email protected] Latar Belakang: Pendidikan merupakan suatu kebutuhan pokok manusia sepanjang hidup. Dimana pun dan kapan pun manusia berada ia senantiasa membutuhkan pendidikan. Pengamatan yang dilakukan di SMP Negeri 10 kota kupang anak-anak saat melakukan pembelajaran penjasorkes khususnya materi lompat jauh anak-anak kelihatan belum mengerti tentang aturan permainan dan tata cara bermain permainan lompat jauh. Tujuan Penelitia: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha guru penjasorkes dalam meningkatkan hasil belajar materi lompat jauh di masa new normal pada siswa kelas VIII Smp negeri 10 kota kupang? Pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian Tindakan Kelas ini berupa catatan tentang hasil pengamatan melalui pengamatan (data Observasi) dan hasil tes siswa. Metode Penelitian: Pendekatan penelitian yang di gunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) Pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian Tindakan Kelas ini berupa catatan tentang hasil pengamatan. Hasil pengamatan dikumpulkan melalui pengamatan (data Observasi) dan hasil tes siswa. Hasil dan Pembahasan: Pelaksanaan pada prasiklus diperoleh nilai rata-rata keseluruhan dari 29 siswa yaitu 75% dengan rincian 8 orang siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 68,41% dan jumlah yang tuntas yaitu 13 orang siswa dengan nilai rata-rata 74,55% dari kriteria ketuntasan hasil belajar 75%. pelaksanaan siklus II di peroleh rata-rata keseluruhan siswa adalah 29 siswa (100%) dinyatakan tuntas. Oleh karena itu berdasarkan hasil presentase yang diperoleh terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 100% pada siklus II dibandingkan dengan siklus I. Simpulan: Dari hasil pengamatan 29 orang siswa pada kondisi awal prasiklus jumlah siswa yang mencapai nilai KKM 75 baru 8 (31,5%) siswa, dan pada siklus I meningkat menjadi 13 (50%) siswa, dna siklus II, meningkat menjadi 29 (100%) siswa yang mencapai nilai KKM 75, Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah mencapai100% siswa yang tuntas belajar. Sesuai hasil tersebut maka dapat di simpulkan bahwa siswa dapat memahami akan peran dan permasalahan dalam materi lompat jauh. Kata Kunci: Meningkatkan hasil belajar materi lompat jauh

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MENGGUNAKAN METODE LOMPAT TALI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MENGGUNAKAN METODE LOMPAT TALI Etwin Imehans Banola1*, Andreas J. F. Lumba2 , Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh siswa melalui kegiatan belajar. Lompat jauh menggunakan metode lompat tali bertujuan untuk menggenalkan masalah gerak (movement problem) lompat jauh secara umum khususnya lompat jauh secara tidak langsung, dan cara lompat jauh yang benar ditinjau secara otomatis, memperbaiki sikap lompat jauh serta meningkatkan motivasi siswa terhadap pembelajaran siswa. Lompat jauh menggunakan metode lompat tali dalam penjasorkes diharapkan dapat aktif bergerak dalam berbagai situasi dan kondisi yang menyenangkan dan menekankan pada aspek keterampilan, sikap dan pengetahuan siswa. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui dan meningkatkan hasil belajar penjasorkes khususnya pada materi lompat jauh yang sesuai dengan siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 10 Kupang, yang dapat efektif sehingga dalam materi lompat jauh siswa merasa senang dan materi dapat disampaikan dengan baik sesuai dengan tujuan pembelajaran. Metode penelitian:Penelitian Tindakan Kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan upaya pemecahan masalah, terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan,observasi,dan refleksi. Hasil dan pembahasan:Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam proses pembelajaranlompat jauh pada siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 10 Kupang. Menggunakan Metode pembelajaran lompat talidapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa baik, dari aspek psikomotorik, kognitif dan afektif.Ketuntasan hasil belajar siswa melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pertemuan terbimbing memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.Hal ini dapat terlihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan peneliti (ketuntasan belajar meningkat dari siklus 1 dan 2). Pada siklus 1 ketuntasan hasil belajar mencapai 63,93% sedangkan pada siklus 2 ketuntasan hasil belajar mencapai 83,66%. Hal ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa sebesar 19,73%. Simpulan:Berdasarkan hasil analisis data refleksi pada setiap siklus, Pembelajaran lompat jauh melalui metode lompat tali dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 19,73% yaitu dari 63,93% (siklus 1) menjadi 83,66% (siklus 2). Pada pembelajaran lompat jauh menggunakan metode lompat tali pada siswa kelas IXA UPTD SMP Negeri 10 Kupang. Katakunci: Hasil belajar; lompat jauh; lompat tali

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MELALUI PERMAINAN LOMPAT TALI PADA SISWA KELAS V SDN SATAP UNINA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Pendidikan adalah setiap usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan untuk pendewasaan anak itu sendiri. Pengamatan yang dilakukan di SDN Satap Unina anak-anak saat melakukan pembelajaran penjasorkes khususnya materi lompat jauh anak-anak kelihatan belum mengerti tentang aturan permainan dan tata cara bermain permainan lompat jauh. Terdapat nilai rata-rata dari 16 siswa yang mencapai nilai 75 ke atas hanya 5 siswa dengan presentase 31,5% sedangkan 11 siswa lainnya belum mencapai (KKM) 75 dengan presentase 68,5%. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar lompat jauh melalui model pembelajaran lompat tali di SDN Satap Unina. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), untuk mengetahui dan menguji coba keterampilan lompat jauh dengan menggunakan lompat tali. Pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian Tindakan Kelas ini berupa catatan tentang hasil pengamatan. Hasil pengamatan dikumpulkan melalui pengamatan (data Observasi) dan hasil tes siswa. Hasil dan pembahasan: Pra siklus menunjukan sebanyak 5 siswa (31,5% ) yang tuntas dan 11 siswa (68,5%) yang tidak tuntas. Siklus I menunjukan sebanyak 8 siswa (50%) tuntas belajar dan 8 siswa (50%) belum tuntas belajar, kemudian siklus II menunjukkan sebanyak 16 siswa (100%) dinyatakan tuntas. Oleh karena itu berdasarkan hasil presentase yang diperoleh terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 100% pada siklus II dibandingkan dengan siklus I. Simpulan: Dari hasil pengamatan 16 orang siswa pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai KKM 75 baru 5 (31,5%) siswa, dan pada siklus I meningkat menjadi 8 (50%) siswa, dna siklus II, meningkat menjadi 16 (100%) siswa yang mencapai nilai KKM 75, Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah mencapai100% siswa yang tuntas belajar

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok melalui Permainan Kerr

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI PERMAINAN KERR Maksimus Jarot1*, Jusuf Blegur2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Dalam proses pembelajaran terkadang siswa sering melakukan kesalahan saat melakukan tolakan dan pendaratan, bahkan ada yang tidak sampai ke bak pasir, hal ini dikarenakan siswa selalu terburu¬-buru saat melompat atau bahkan ada yang sering menginjak batas akhir balok tolakan sehingga penilaian selalu diulang-ulang. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar gaya jongkok menggunakan permainan kerr pada siswa kelas VI di SD InpresRatemomang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI Sekolah Dasar Inpres Ratemomang dengan jumlah siswa28orang. Hasil dan pembahasan: Peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan kerr pada siswa kelas VI Sekolah Dasar Inpres Ratemomang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata siswa. Nilai rata-rata siswa pada kegiatan pratindakan sebesar 68.39 dengan persentase ketuntasan sebesar 42,86%. Kondisi tersebut mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu sebesar 73,57 dan persentase ketuntasan sebesar 53,57%. Namun, peningkatan tersebut masih belum mencapai KKM. Kemudian setelah melanjutkan ke siklus II nilai rata-rata lompat jauh siswa kembali mengalami peningkatan sebesar 80,35 dengan persentase ketuntasan sebesar 89,28%. Hal tersebut menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan sebelumnya sudah tercapai sehingga penelitian dihentikan pada siklus II. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan kerr pada siswa kelas VI Sekolah Dasar Inpres Ratemomang, meningkat dengan ditandai nilai peserta didik mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 75. Katakunci: lompat jauh gaya jongkok; pendekatan permainan kerr

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 10 KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH PADA SISWA KELAS VIII DI SMPNEGERI 10 KUPANG Yerimias Ndolu1*, Ramona M. Mae2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran tersebut harus diperhatikan oleh seorang guru dalam memilih dan menentukan model atau metode pembelajaran agar kegiatan pembelajaran berjalan dengan kondusif.Berdasarkan hasil pengamatan penulis selama melakukan PPL di SMP Negri 10 Kota Kupang selama kurang lebih 1 semester, penulis mengamati bahwa hasil belajar siswa pada materi lompat jauh masih rendah, karena tidak sesuai dengan standar kriteria ketuntasan minimal ( KKM ) Yang diberikan oleh sekolah yaitu 75. Dari 20 siswa hanya 3 siswa yang nialainya diatas 75 sedangkan 17 siswa nialainya masih dibawah 75.Rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi tidak adanya sarana prasarana yang menunjang selama proses pembelajaran penjasorkes khususnya pada metari lompat jauh. Tujuan penelitian:Untukmengetahuimodifikasi sarana prasarana dalam meningkatkan hasil belajar lompat jauh pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitiantindakan kelas ( PTK ), menggunakan model yang terdiri dari empat tahapan yaitu : perencanaan (planing), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Hasil dan pembahasan: hasil belajar Pada siklus I presentase pemahaman siswa mencapai 46,42%. Pada siklus II presentase pemahaman mencapai 85,71%.Pada siklus I presentase keterampilan psikomotor mencapai 50%. Pada siklus II presentase keterampilan psikomotor mencapai 96,42 % .Pada siklus I presentase rata-rata pengamatan sikap sebesar 53,57%. Pada siklus II presentase sikap mencapai 92,85%. Simpulan: Bahwa hasil belajar lompat jauh pada siswa kelas VIII di SMPN 10 Kupang mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Katakunci: Lompat Jauh; hasil Belajar. ABSTRACT MODIFICATION OF FACILITIES AND INFRASTRUCTURE IN IMPROVING LEARNING OUTCOMES IN CLASS VIII STUDENTS IN SMPNEGERI 10 KUPANG Yerimias Ndolu1*, Ramona M. Mae2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: This learning must be considered by a teacher in choosing and determining the model or learning method so that learning activities run conducive. the long jump material is still low, because it does not comply with the minimum standard of completeness criteria (KKM) given by the school, which is 75. Of the 20 students, only 3 students whose scores are above 75 while 17 students' scores are still below 75. The low student learning outcomes are influenced by the absence of supporting infrastructure during the physical education learning process, especially in the long jump spring. The purpose of the study: to find out the modification of infrastructure in improving the long jump learning outcomes for class VIII students at SMP Negeri 10 Kupang. Research method: This study uses a classroom action research (CAR) method, using a model consisting of four stages: planning (planing), acting (acting), observing (observing) and reflecting (reflecting). Results and discussion: learning outcomes In the first cycle the percentage of students' understanding reached 46.42%. In the second cycle the percentage of understanding reached 85.71%. In the first cycle the percentage of psychomotor skills reached 50%. In the second cycle the percentage of psychomotor skills reached 96.42%. In the first cycle the average percentage of attitude observation was 53.57%. In the second cycle the percentage of attitudes reached 92.85%. Conclusion: That the long jump learning outcomes for class VIII students at SMPN 10 Kupang experienced a very significant increase. Keywords: Long jump; learning outcomes.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LATIHAN LOMPAT MENGGUNAKAN RINTANGAN TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK SISWA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUHLATIHAN LOMPATDENGANMENGGUNAKAN RINTANGANTERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK SISWA Yogi R. Saubaki1*, Ramona Mathias Mae2, Yahya Jecson Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: peneliti membahas tentang pembelajaran lompat jauh dengan menggunakan rintangan, Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar yang menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia peserta didik dengan cara mendorong dan memfasilitasi kegiatan belajar mereka. Tujuan penelitian:tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Latihan Lompat Rintangan terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Siswa di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Metode penelitian:penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dimana peneliti bermaksud untuk membuat gambaran secara faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta fenomena yang diselidiki. Hasil dan pembahasan: dari hasil uji T pada tabel Coefficients diketahui bahwa variabel latihan lompat rintangan (X) memiliki thitung sebesar 9,316> ttabel 2,447 dengan nilai signifikan 0,000. Taraf signifikan 0,000 tersebut lebih kecil dari 0,05. Simpulan:“Latihan Lompat Rintangan secara positif berpengaruh langsung terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Siswa di SMA Negeri 2 Kupang Tengah” Kata kunci: Lompat rintangan, kemampuan lompat jauh gaya jongkok.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI MEDIA KARDUS PADA SISWA SMP NEGERI 8 KUPANG TIMUR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI MEDIA KARDUS PADA SISWA SMP NEGERI 8 KUPANG TIMUR Desdiamond P. Umbu Retang1*, David Loba2, Fredik Edison Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Salah satu penyebab kurang lancarnya proses pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di sekolah-sekolah termasuk di dalamnya dalam materi lompat jauh adalah kurang memadainya sarana yang dimiliki sekolah yang diperlukan dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab itu satu pemikiran yang muncul adalah bahwa perlu adanya sebuah media alternatif untuk mengganti bak lompat yang memang berlum tersedia. Media alternatif yang digunakan juga harus bisa mewakili karakteristik aslinya sebagai media lompatan. Media yang digunakan adalah media kardus, yang sangat muda ditemukan dan aman dipakai. Tujuan penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui media kardus. Metode penelitian: Penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Menurut Kemmis dan McTaggart Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari tiga tahap pada satu siklus, apabila dalam tindakan kelas ini ditemukan kekurangan dan tidak terciptanya target yang telah ditentukan, maka ini ditemukan dan tidak tercapainya target yag telah ditentukan, maka diadakan perbaikan pada perencanaan dan pelaksanaan siklus berikutnya. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian siklus I Pada aspek ketrampilan yang tergolong kriteria baik sekali 0 %, baik 20 %, cukup 50 %, kurang 30 % dan kurang sekali 0%. Sementara pada siklus II aspek ketrampilan yang tergolong baik sekali 40%, baik 50 %, cukup 10 %, kurang 0 % dan kurang sekali 0%. Simpulan: Dari hasil analisis yang diperoleh selama penelitian terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus I sampai siklus II. Hasil ketrampilan pada siklus I (70%) siklua II (100)%). Hasil tes evaluasi pada siklus I (75,6) siklus II (89,5). Hasil presentase aktivitas siswa pada siklus I (67,5) siklus II 95%. Katakunci: hasil belajar; lompat jauh; media pembelajaran

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERMAINAN LOMPAT POCONG TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI LIKWATANG KABUPATEN ALOR TAHUN 2020

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nimrot Maufani, (15320030). Judul: Pengaruh Permainan Lompat Pocong Terhadap Hasil Belajar Lompat Jauh Pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri Likwatang Kabupaten Alor. Program Studi Pendidkan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Jurusan Olahraga, Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. (Jusuf Blegur, S.Pd,M.Pd sebagai Pembimbing I. Julian J. Leko, S.Pd, M.Fis, AIFO sebagai Pembimbing II). Kata Kunci: Pengaruh, Permainan, Lompat Pocong, Hasil Belajar, Lompat Jauh. Permasalahan Lompat Jauh yang dikaji dari peneliti ini adalah: “Pengaruh Permainan Lompat Pocong Terhadap Hasil Belajar Lompat Jauh Pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri Likwatang Kabupaten Alor” Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Permainan Lompat Pocong Terhadap Hasil Belajar Lompat Jauh pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri Likwatang Kabupaten Alor tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif, dengan desain penelitian Pretest 1 kali, Treatmant 15 kali, Posttest 1 kali. Siswa diberikan Perlakuan dengan metode Permainan Lompat Pocong, sebanyak 15 kali pertemuan. Hasil Lompat Jauh siswa pada Pretest didapat Nilai Minimal=2.40, Maksimal=3.95, Rata-rata=3.06, Tengah=3.13 dengan Standar Deviasi=0.42, Posttest didapat Nilai Minimal=2.53, Maksimal=4.10, Rata-rata=3.22, Tengah=3.25, dengan Standar Deviasi=0.43. Teknik Analisis data menggunakan Uji Normalitas Shapiro-Wik dan Uji-t Paired Samples Test dengan bantuan Program SPSS Versi-26. Hasil Analisis Uji Normalitas dan Uji-T menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan pada Perlakuan Permainan Lompat Pocong Terhadap Hasil Belajar Lompat Jauh. Analisis Uji Normalitas memiliki nilai signifikan lebih besar dari 0,05 pada pretest 0,679, posttest 0,541. Sedangkan Hasil Analisi Uji-t memiliki T-hitung 8,173 > dari T-tabel 1,734 dengan nilai signifikan 2-tailed Uji-t pada Paired Samples Test lebih kecil dari 0,05 (Sig.2-tailed 0,000 0,05). Rerata kenaikan Hasil Lompat Jauh Siswa yang telah mendapatkan Perlakuan Permainan Lompat Pocong sebesar 0.16 m. Dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang sangat Signifikan antara Pretest Lompat Jauh dan Posttest Lompat Jauh, yang artinya bahwa Ha diterima dan H0 ditolak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail