ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui pengaruh minat permainan bola voli terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada pembelajaran penjasorkes.
Metode penelitian:Metode penellitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor internal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 17,64%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 23,52%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 26,47. Dan berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor eksternal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai minat belajar dari faktor eksternal antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 26,47%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 38,23%. Sesuai hasil analisiss regresi dari faktor internal bahwa siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 50,5% sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dan untuk faktor eksternal siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 56,0% sedandkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Simpulan:Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui perhitungan regresi dapat disimpulkan bahwa variabel minat dari Faktor internal memberikan sumbangan sebesar 50,5% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain dan Faktor eksternal memberikan sumbangan sebesar 56,0% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Permasalahan dalam penelitian ini adalah Kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani untuk mendukung hasil belajar siswa di SD Inpres Lasiana.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani untuk Mendukung Hasil Belajar Siswa di SD Inpres Lasiana.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Ketersediaan Sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran Pendidikan jasmani di SD Inpres Lasiana adalah 66 sarana dan 1 prasarana tetapi dalam kondisi baik atau yang layak di pakai berjumlah 62 sedangkan yang buruk atau yang tidak layak di pakai berjumlah 4. Untuk meningkatkan hasil belajar yang maksimal, tentunya diperhatikan berbagai faktor yang membangkitkan para siswa untuk belajar dengan efektif. Hal tersebut dapat ditingkatkan apabila ada sarana yang penunjang, yaitu faktor sarana dan prasarana dan dapat memanfaatkan dengan tepat dan seoptimal mungkin pasti akan memberikan dampak yang positif terhadap hasil belajarnya.
Simpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk mendukung hasil belajar siswa di SD Inpres Lasiana dalam kategori cukup memadai
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Amfoang Barat Daya . Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 52 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIBberjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 7,787>2,008 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Superitem memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C2 94,10%, C3 73,35% , dan C4 84,01% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor internal maupun eksternal. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah guru, karakteristik guru, khususnya kompetensi profesional guru merupakan faktor yang paling menentukan hasil belajar siswa. Kompetensi profesional merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas profesionalisme guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kompetensi profesional guru IPA dengan hasil belajar siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Rote Barat Laut. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan 1) uji prasyrat, 2) uji hipotesis, 3) uji signifikan. Berdasarkan Nilai r hitung (pearson correlations) diketahui nilai r hitung untuk hubungan kompetensi profesional guru IPA (X) dengan hasil belajar siswa (Y) adalah sebesar 0,377*> r tabel 0,242 , maka adanya hubungan atau korelasi antara kompetensi profesional guru IPA dan hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGER 3 FATULEU Talas, O)* Manu, T)** Daud, Y)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 3 Fatuleu. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan tinjauan terhadap kecerdasan emosional siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan ex post fakto (Non-eksperimen) dan desain penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X IPA yang berjumblah 20 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Data yang dianalisis menggunakan uji-t berbantuan SPSS menunjukan bahwa nilai t hitung > ttabel (0,437 > 0,378), maka H0 ditolak H1 diterima dengan tingkat signifikansi 0,05. Artinya terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional siswa dengan hasil belajar siswa kelas X SMAN 3 Fatuleu”. Pernyataan ini dibuktikan dari perhitungan Uji “t” sehingga hipotesis pada penelitian ini terbukti kebenarannya bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Kata kunci : Kecerdasan, Emosional Siswa dan Hasil Belajar Siswa Keterangan : * Peneliti **Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Amanuban Tengah belum sepenuhnya melibatkan siswa secara aktif dan mandiri sehingga siswa tidak termotivasi dalam mempelajari suatu topik materi yang diajarkan oleh guru dan hal tersebut dapat berakibat pada hasil belajar siswa yang dapat dikategorikan rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 3 Amanuban Tengah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan menggunakan desain kontrol group pree-test dan post-tes. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 33 siswa dan kelas VIII 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 33 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes dan dilakukan dengan dua tahap, yaitu pree- ttest dan post-tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian yang di peroleh yaitu 2,16 ≥ 1,66 artinya bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada penggunaan LKPD berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan LKPD berbasis proyek, dimana siswa diberikan tugas untuk mendesain sebuah proyek berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang diperoleh siswa, dan dalam proses pembuatan proyek ini siswa secara langsung mendesain proyek sesuai dengan instruksi yang ada pada LKPD tersebut, sehingga dari hasil eksperimen yang dilakukan oleh siswa melalui pembuatuan proyek ini maka dapat dilihat bahwa siswa dengan mudah memahami materi yang diajarkan dan hasil belajar yang diperoleh siswa dapat dikategorikan baik atau mencapai standar KKM. Dari hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKPD berbasis proyek ini berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 3 Amanuban Tengah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SMA NEGERI 7 KUPANG TAHUN 2022/2023 Mbali M. N. (*) Natonis A. D (**) Timo N. I. E. (**) Penelitian ini membahas tentang pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMA Negeri 7 Kupang Tahun 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMA Negeri 7 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang beragama Kristen Protestan dengan jumlah siswa 304. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 20 orang dan siswa kelas XB sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 24 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar.Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus uji “t”. Hasil penelitian menyatakan bahwa hasil belajar dari siswa yang menggunakan media video yakni nilai tertinggi 93, nilai terendah 73 dan nilai rata-rata 84,25. Sedangkan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan metode ceramah antara lain nilai tertinggi 86, nilai terendah 40 dan nilai rata-rata 61,29. Hal ini juga dapat dilihat dari uji hipotesis menggunakan uji “t” yakni diperoleh t hitung 11,71 dan t tabel 1,682 dan dapat diketahui bahwa ttabel 11,71 > t hitung 1,682.Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMA Negeri 7 Kupang. Kata Kunci : Penggunaan Media Video, dan Hasil Belajar Siswa Keterangan : Penulis (*) Pembimbing (**)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran problem posing berbantuan LKPD terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen bentuk penelitian one group pre-test and post-test design. \Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Mollo Utara,Kabupaten Timor Tengah Selatan yang berjumlah 60 orang dibagi menjadi 2 kelas A dan B. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling sampel dalam penelitian ini terdiri dari 1 kelas dengan jumlah siswa 12 orang. Satu kelas sebagai kelas eksperimen.Teknik sampling yang digunakan dalam perencanaan penelitian ini adalah purposive sampling. Data hasil belajar siswa diperoleh dari nilai pre-test dan post-test pada materi sitem ekskresi pada manusia. Nilai rata-rata siswa pada pre-test (29,33) lebih rendah dari nilai post-test (67,58). Hasil analisis data dengan uji gain-t diperoleh thitung (16,002) lebih tinggi dari ttabel (2,200) pada taraf signifikan 5%. Nilai N-gain berada pada skor 0,5 maka berada pada nilai sedang. Hal ini menunjukkan hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis (H1) diterima dengan hipotesi yang berbunyi “Ada pengaruh signifikan atas penggunaan model pembelajaran problem posing terhadap hasil belajar siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Mollo Utara Tahum Ajaran 2020/2021.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri Met’ana. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model Round Club (Keliling Kelompok) pada siswa kelas VIII A SMP Negeri Met’ana. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK. Penerapan model yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model Round Club (Keliling Kelompok)dengan 4 langkah yaitu : 1) rencana, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dan teknik analisisnya menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, guru masih kurang dalam mengontrol siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa hanya mencapai 64,70%. Dengan demikian hasil belajar siswa pada siklus 1 belum mencapai KKM yang telah ditetapkan sehingga akan dilanjutkan ke siklus berikutnya yaitu siklus II.Pada siklus II, guru telah memperbaiki atau menyempurnakan kesalahan dari siklus I. Sintaks model pembelajaran Round Club (Keliling Kelompok) dapat membantu guru menuntun siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru dan memberikan pendapat mereka masing-masing mengenai tugas tersebut, siswa telah memahami dengan baik materi yang diberikan oleh guru sehingga hasil belajar siswa pada siklus II dapat meningkat menjadi 82,35% dan telah memenuhi KKM. Dengan adanya peningkatan ini maka penelitian diberhentikan pada siklus II. Dengan demikian proses pembelajaran yang diterapkan dengan menggunakan model Round Club (Keliling Kelompok) dalam penelitian tindakan kelas (PTK) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kelompok.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Amfoang Barat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Strategi pembelajaran berbasis Joyfull Learningterhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 52 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIBberjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalahteknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 5,885>2,008dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan strtegi pembelajaran joyfull learning memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 84,61 %, C2 82,30% , C3 80,28% dan C4 77,40%.Adanya strategi pembelajaran pada kelas eksperimen, karena kelas eksperimen diberikan perlakuan, sedangkan kelas kontrol tidak diberikan perlakuan. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan strategi pembelajaran joyfull learning terhadap hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Bokong. Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran The Power Of Two terhadap hasil belajar kognitif siswa . Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 29 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 29 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t, dengan bantuan SPSS 25.0. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai f sebesar 3,097, dan uji normalitas data diperoleh nilai 0,885 serta hasil uji hipotesis nilai t 13,501 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran The Power Of Two memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 78,33 %, C2 86,66% dan C3 66,66% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 62,24%, C2 66,32% dan C3 65,75%. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran The Power Of Two terhadap hasil belajar kognitif siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 50 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 50 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 16.0.
Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 2,748 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 12,967 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar dan memiliki rasa ingin tahu. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Active Knowledge sharing memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 93,26 %, C2 93,38% dan C3 74,35% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Model Pembelajaran Active Knowledge Sharing Dalam Pembelajaran IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMP Negeri 5 Kota Komba Tahun Ajaran 2020/2021
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Reading Questioning Answeringterhadap hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 135 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai sig. sebesar 0.569 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung 7,116 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif siswa.Hasil belajar kognitif siswa yang diajar dengan Reading Questioning and Answering lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan metode konvensional. Hal ini dikarenakan model pembelajaran kooperatif tipe Reading Questioning And Answering memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 88,46 %, C2 75% dan C3 84,54% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaranReading Questioning and Answering terhadap hasil belajar siswa.Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SUPERITEMTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 5AMABI OEFETO TIMUR SATAP TAHUN AJARAN 2020/2021
Manu D. S)* NomleniF.TH)** KorohT)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Amabi Oefeto Timur Satap. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Superitemterhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 45 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIBberjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 7,967>2,048dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Superitem memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 78,51 %, C2 78,33% , C3 72,22% dan C4 68%. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Superitem terhadap hasil belajar siswa.
Kata kunci : PembelajaranSuperitem, Hasil Belajar Siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN HANDOUT BERBASIS PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMA PGRI KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021 Tahuk,L.D.M.) * Nomleni, Th. F.)** Koroh, T.) ** Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah adalah bahan ajar yang selama ini digunakan cendrung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan Handout berbasis Problem Solving terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas X berjumlah 38 siswa dan sampel kelas XA dan kelas XB berjumlah 38 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t, dengan bantuan SPSS 22.Berdasarkanhasil uji hipotesis diperoleh nilai t 4,075 dengan signifikan 0,001 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan handout berbasis problem solving terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA PGRI Kupang Tahun Ajaran 2020/2021.Saran yang peneliti sampaikan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah bagi siswa lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran dan mampu membangun pengetahuannya sendiri untuk meningkatkan hasil belajar dalam pengembangan potensi yang dimiliki, bagi guru yang dapat menerapkan handout berbasis problem solving ini sehingga dapat menciptakan penilaian yang produktif serta dapat mengpotimalkan hasil belajar siswa,bagi sekolah dapat mengembangkan handout berbasis problem solving dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah, bagi peneliti bahwa peneliti ini hanya terbatas pada materi jamur mata pelajaran IPA Biologi kelas X, sehingga disarankan untuk melakukan penelitian pada materi dan pokok bahasan yang lebih beragam untuk memperoleh hasil yang lebih lengkap.