Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Arang aktif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS ARANG AKTIF TEMPURUNG LONTAR Borassus flabellifer L.) SEBAGAI MEDIA FILTER AIR LIMBAH PABRIK TAHU BINTANG OESAPA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Arang aktif merupakan suatu produk yang dihasilkan dari metode karbonisasi, baik secara kimia, fisika, maupun keduanya. Struktur arang dengan pori-pori yang terbuka luas, sehingga kapasitas penyerapannya menjadi lebih tinggi. Arang aktif digunakan sebagai media filter terhadap penurunan kualitas air limbah tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas arang aktif dari tempurung lontar (B.flabelliter L) dalam menurunkan, suhu, warna, bau, TSS, COD, BOD, pH, NH₃, NO₂ Mikrobiologi dari limbah pabrik Tahu Bintang Oesapa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan nilai:suhu, pH, BOD, COD, TSS, NH₃, dan NO₂ secara berurutan adalah; 25°C; 5,60; 839,47mg/L; 1094,600mg/L; 9,31mg/L; 0,097mg/L; 0,054mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 25°C; 7,00; 544,89mg/L; 967,827mg/L; 8,97mg/L; 0,050mg/L; 0,01mg/L. Hasil pengujian pada titik tiga, sebelum filter nilai parameter secara berurutan: 25°C; 6,25; 309,39mg/L; 1004,700mg/L; 9,46mg/L; 0,484mg/L; 1,336mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 25°C; 7,00; 173,13mg/L; 961,053mg/L; 9,38mg/L; 0,503mg/L; 0,22mg/L. Namun, uji total Coliform pada titik I dan titik III diperoleh hasil yang berbeda yaitu 180/100 mL dan 1.700/100 mL pada titik III tidak memenuhi standar baku mutu air limbah ditetapkan oleh pemerintah yaitu PP No. 82 Tahun 2001. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah tahu dengan parameter bau, warna, suhu, COD, BOD, NH₃, NO₂ dan total coliform pada titik I dan III Sebelum filter melewati batas baku mutu yang diijinkan menurut permen Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMURNIAN MINUMAN ALKOHOL SELAMA PENYULINGAN MENGGUNAKAN ARANG AKTIF

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PEMURNIAN MINUMAN ALKOHOL SELAMA PENYULINGAN MENGGUNAKAN ARANG AKTIF Nobel Yosua)* Medah I A) ** Malelak Zet )** ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 15-23 juni 2021 di laboratorium ekstra fakultas teknologi pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupangtentangmenganalisispemurnian minuman alkohol lselama penyulingan menggunakan arang aktifdan metode yang digunakan adalah menggunakan Rancang Acak kelompok dengan 3 perlakuan dan hasil analisis menunjukan bahwa Perlakuan pemurnian minuman alkoholselama penyulingan menggunakan arang aktifmemberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01) pada taraf signifikan 1% terhadap karakteristik organoleptik Alkohol yaitu kadar alkohol ,pemurnian warna,dan rasa. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa perlakuan yang tepat dengan pemurnian minuman alkoholselama penyulingan menggunakan arang aktifterdapat pada perlakuan C yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan pemurnian rasa, aroma dan warna alkohol yaitu(4,75) sangat suka rasa(4,83) sangat suka. Kata Kunci:Arang aktif, kadar alkohol,wana,rasa keterangan *) peneliti **) pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS ANTIOKSIDAN PADA MASKER WAJAH BERBAHAN DASAR ARANG AKTIF TEMPURUNG LONTAR (Borassus flabeliffer L)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS ANTIOKSIDAN PADA MASKER WAJAH BERBAHAN DASAR ARANG AKTIF TEMPURUNG LONTAR (Borassus flabeliffer L) Redo. I)* Ballo. A)** Nge. S.T.M)** Lontar (Borassus flobellifer L.) adalah salah satu jenis pohon palma yang banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT), lontar ditemukan hampir diseluruh wilayah, termasuk Pulau Timor, Rote, dan Sabu. Pulau Rote bahkan dikenal dengan julukan Nusa Lontar, karena keberadaan pohon ini yang sangat melimpah. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kandungan antioksidan pada masker wajah berbahan dasar arang aktif tempurung lontar (Borassus flabeliffer L). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode DPPH (1,1-defenil-2-pikrilhidrazil) dengan menggunkan spektrofotometer UV-VIS. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam Analyze Of Variance (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang dicobakan. Hasil analisis disajikan dalam bentuk tabel kemudian dijabarkan dalam bentuk narasi. Berdasarkan nilai IC50 pada produk masker wajah perlakuan F3 tergolong sangat kuat. Antioksidan dari masker wajah dengan penambahan arang aktif tempurung lontar diperoleh nilai IC50 pada F3 dengan nilai IC50 46,62572501, yang menunjukan bahwa F3 adalah formulasi yang paling efektif dalam menangkal radikal bebas. Kata Kunci : Lontar, arang aktif, masker wajah Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT ANTIOXIDANT ANALYSIS OF FACE MASK BASED ON ACTIVE ARCHARGE OF LONTAR (Borassus flabeliffer L) TEMPURES Redo. I)* Ballo. A)** Nge. S.T.M)** Lontar (Borassus flobellifer L.) is a type of palm tree that grows in Southeast Asia and South Asia. In Indonesia, especially East Nusa Tenggara (NTT), lontar is found in almost all regions, including Timor, Rote, and Sabu islands. Rote Island is even known as Nusa Lontar, due to the abundant presence of this tree. The purpose of this study was to determine the antioxidant content of face masks made from lontar shell activated charcoal (Borassus flabeliffer L). The method used in this study was the DPPH (1,1-defenyl-2-picrylhydrazyl) method using a UV-VIS spectrophotometer. The data obtained were analyzed by Analyze Of Variance (ANOVA) to determine the effect of the treatment tried. The results of the analysis are presented in tabular form and then described in narrative form. Based on the IC50 value of the F3 treatment face mask product is classified as very strong. Antioxidants from face masks with the addition of activated charcoal of lontar shell obtained IC50 value in F3 with IC50 value 46,62572501, which shows that F3 is the most effective formulation in counteracting free radicals. Keywords : Lontar, activated charcoal, face mask Description *) : Researcher **) : Advisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN KARBON AKTIF TEMPURUNG SABOAK TERMODIFIKASI KITOSAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LOGAM TEMBAGA (II)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN KARBON AKTIF TEMPURUNG SABOAK TERMODIFIKASI KITOSAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LOGAM TEMBAGA (II) Boymau, J *) Nitsae, M **)          Ledo, M **) Lontar (Borassus flabellifer L) adalah sejenis palma (pinang-pinangan) yang tumbuh di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Tanaman ini dimanfaatkan mulai dari daun, batang, buah hingga bunga untuk kebutuhan masyarakat setempat. Akan tetapi pemanfaatan dari tempurung lontar atau tempurung saboak (sebutan masyarakat NTT) belum maksimal. Kitosan (poly(β-1-4)-2-amino-2-deoxy-D-glucopyranose) merupakan biopolimer hasil deasetilasi dari kitin terdiri atas rantai yang mengandung gugus amina (-NH2) dan hidroksil (-OH) sebagai pusat afinitasnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan karbon aktif tempurung saboak termodifikasi kitosan terhadap kemampuan adsorpsi logam Cu2+. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan dua taraf perlakuan, yaitu : Arang aktif dari tempurung saboak dan Kitosan yang dimodifikasi dari arang aktif tempurung saboak menjadi komposit beads. hasil penelitian diperoleh bahwa aktivasi arang aktif tempurung saboak dengan aktivator H3PO4 (asam fosfat) dapat dijadikan alternatif dalam pembuatan modifikasi material dengan karakteristik yang baik pada tiga pengujian yaitu kadar air antara 5,709%-6,631%, kadar abu 6,667%-8,333% dan penentuan bilangan iodine 253,86 mg/g. Daya adsorpsi modifikasi arang aktif kitosan berdasarkan variasi waktu terhadap zat CuSO4 terjadi secara cepat yaitu pada menit ke 5 dengan kapasitas adsorpsi 26.7 mg/g, hal ini menunjukan mekanisme adsorpsi yang stabil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN ARANG AKTIF TEMPURUNG SABOAK(Borassus flabellifer L.)SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (Fe) PADA AIR SUMUR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PEMANFAATAN ARANG AKTIF TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer L.) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (Fe) PADA AIR SUMUR Ninef, A. M)* Nitsae, M)** Nge, S. T)** Telah dilakukan penelitian tentang adsorpsi besi (III) pada air sumur dengan menggunakan arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan arang aktif dalam menyerap kadar logam besi (III) pada air sumur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksprimen. Dilakukan dengan variasi waktu kontak antara adsorben dan logam besi (III) pada x menit ( x = 0, 15, 30, 60, 90 dan 120) serta penentuan nilai kapasitas adsorpsi Fe(III) pada 5 lokasi sampel air sumur di Kelurahan Oesapa. Pemanfaatan arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. sebagai adsorben ditinjau dari penentuan panjang gelombang maksimum Fe, pembuatan kurva kalibrasi Fe, uji pendahuluan air sumur dengan metode EDTA, dan uji arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. pada air sumur. Hasil penelitian menunjukkan panjang gelombang maksimum Fe(III) (λmaks) adalah 302 nm dan persamaan regresi linearnya adalah y = 0.101x + 0.005; R2 = 0.994. Pada pengukuran variasi waktu kontak antara adsorben dan Fe menunjukkan waktu optimum 15 menit dengan kapasitas penyerapan sebesar 0.4255mg g-1 . Untuk hasil uji pendahuluan Fe(III) pada sampel air dengan metode EDTA adalah 26 mg g-1. Pengukuran sampel air sumur diperoleh kapasitas adsorpsi tertinggi yaitu 0.101 mg g-1 pada sumur lokasi 5 (jalan nunsui, Oesapa Kupang), dengan demikian arang aktif tempurung Borassus flabelliefer L. dapat di manfaatkan sebagai adsorben logam besi (III). Kata kunci : borassus flabellifer L.,arang aktif, Logam besi (III), adsorpsi, air sumur Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN ARANG TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer L.) TERAKTIVASI ASAM FOSFAT SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SAMPEL AIR SUMUR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMANFAATAN ARANG TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer L.) TERAKTIVASI ASAM FOSFAT SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SAMPEL AIR SUMUR Merianti Bantaika*) Merpiseldin Nitsae**) Djeffry Amalo **) Pohon lontar (saboak) dengan nama ilmiah Borassus flabellifer L. merupakan tumbuhan yang sering dijumpai di pulau Timor. Salah satu bagian tumbuhan saboak yang dapat dimanfaatkan adalah tempurung yang dapat diubah menjadi arang dan dilakukan aktivasi lanjutan menggunakan asam fosfat (H3PO4). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu optimum arang tempurung saboak (Borassus flaballifer L.) teraktivasi asam fosfat (H3PO4) dalam menyerap logam berat timbal (Pb) dan mengetahui kapasitas penyerapan arang aktif tempurung saboak sebagai adsorben logam berat timbal (Pb) pada sampel air sumur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, dengan 10 variasi waktu kontak 3 pengulangan yaitu x menit ( x = 0, 15, 30, 45, 60, 90, 120, 180, 240 dan 1440). Uji adsorpsi Pb dalam air terdiri dari 5 lokasi yaitu, lokasi 1, 2, 3, 4 dan 5. Hasil penelitian menunjukan bahwa waktu terbaik arang aktif dalam menyerap Pb adalah 30 menit dengan kapasitas penyerapannya sebesar 0,616 mg/g. Kapasitas penyerapan logam berat Pb terbaik pada air sumur adalah lokasi 5 (jalan Monitor, Oesapa Kupang) yaitu 2,156 mg/g. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa arang tempurung saboak teraktivasi asam fosfat mampu dimanfaatkan sebagai adsorben pada logam berat. Kata kunci : Saboak, asam fosfat, Arang Aktif, adsorpsi, Timbal (Pb) dan Air. )* : Peneliti )** : Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Asam Fosfat H3PO4 Terhadap Aktifitas Karbon Aktif Tempurung Saboak (Borassus flabellifer L.)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pohon Lontar (Borassus flabellifer L.) adalah pohon yang memiliki banyak manfaat mulai dari daun, batang, bunga, dan buahnya. Pemanfaatan tempurung saboak masih terbatas. Salah satu cara untuk memanfaatkan tempurung sabok adalah dengan membuat tempurung saboak menjadi arang aktif agar aplikasinya bisa lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi H3PO4 sebagai aktivator arang aktif tempurung saboak dan konstentrasi optimum aktivator H3PO4 dalam pembuatan arang aktif tempurung saboak yang ditinjau dari kadar air, kadar abu dan daya serap terhadap iodin. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan yaitu 0,1 M, 0,5 M, 1 M konsentrasi larutan H3PO4 yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diukur meliputi penentuan kadar air, kadar abu dan bilangan iodin. Dibandingkan dengan SNI 06-3730-1995 tentang arang aktif teknis. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivasi dengan berbagai konsentrasi H3PO4 menghasilkan arang aktif dengan karakteristik yaitu kadar air tertinggi terdapat pada konsentrasi 0,1M H3PO4 dengan nilai sebesar 3,80% dan kadar abu dan bilangan iodin tertinggi terdapat pada konsentrasi 1 M H3PO4 dengan nilai kadar abu 5,75 % dan bilangan iodin 229,479 mg/g. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa jika menggunakan aktivator H3PO4 dapat menghasilkan arang aktif dengan kualitas yang baik. Sehingga aplikasinya bisa digunakan untuk mengadsorpsi limbah cair organik maupun anorganik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail