Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: adsorpsi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ADSORPSI SENYAWA PARAQUAT DIKLORIDA MENGGUNAKAN ARANG AKTIF TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer Linn)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Adsorpsi Senyawa Paraquat Diklorida Menggunakan Arang Aktif Tempurung Saboak (Borassus flabellifer Linn) Sri Yanti D. Beri ) * Merpiseldin Nitsae ) ** Hartini R. L. Solle ) ** Metode adsorpsi merupakan salah satu metode yang banyak digunakan karena aman dan tidak membahayakan kesehatan, serta dapat digunakan untuk mengurangi jumlah herbisida. Metode adsorpsi melibatkan adsorben dan adsorbat. Adsorben yang sering digunakan adalah arang aktif (Borassus flabellifer Linn) sedangkan adsorbat yang digunakan adalah paraquat diklorida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana adsorpsi senyawa paraquat diklorida menggunakan arang aktif tempurung saboak hingga keadaan setimbang. Aktivasi arang (Borassus flabellifer Linn) menggunakan H2SO4 1 M (waktu interaksi 68 jam). Untuk uji adsorpsi menggunakan metode batch selama 2 jam. Hasil penelitian untuk variasi dosis optimum berada pada massa adsorben 0,25 gram, konsentrasi paraquat diklorida 6 ppm, kecepatan shaker 150 rpm adalah 0,96 mg g-1. Berdasarkan hasil kondisi waktu kontak optimum terjadi pada menit ke- 30 dengan kapasitas adsorpsinya adalah 1.92 mg g-1. Daya adsorpsi arang aktif tempurung saboak terhadap paraquat diklorida yang terjadi secara cepat. Dan tidak membutuhkan waktu yang lama, dari menit ke 0,5,10,20,30, serta dengan jumlah yang sedikit tetapi dapat memberikan pengaruh yang besar. Menunjukan bahwa arang aktif tempurung saboak dapat dimanfaatkan sebagai adsorben. Kata Kunci : Borassus flabellifer Linn, Saboak, Kapasitas Adsorpsi, Variasi Dosis Optimum, Waktu Kontak Optimum. Keterangan: * = Peneliti **= Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN KARBON AKTIF TEMPURUNG SABOAK TERMODIFIKASI KITOSAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LOGAM TEMBAGA (II)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN KARBON AKTIF TEMPURUNG SABOAK TERMODIFIKASI KITOSAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LOGAM TEMBAGA (II) Boymau, J *) Nitsae, M **)          Ledo, M **) Lontar (Borassus flabellifer L) adalah sejenis palma (pinang-pinangan) yang tumbuh di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Tanaman ini dimanfaatkan mulai dari daun, batang, buah hingga bunga untuk kebutuhan masyarakat setempat. Akan tetapi pemanfaatan dari tempurung lontar atau tempurung saboak (sebutan masyarakat NTT) belum maksimal. Kitosan (poly(β-1-4)-2-amino-2-deoxy-D-glucopyranose) merupakan biopolimer hasil deasetilasi dari kitin terdiri atas rantai yang mengandung gugus amina (-NH2) dan hidroksil (-OH) sebagai pusat afinitasnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan karbon aktif tempurung saboak termodifikasi kitosan terhadap kemampuan adsorpsi logam Cu2+. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan dua taraf perlakuan, yaitu : Arang aktif dari tempurung saboak dan Kitosan yang dimodifikasi dari arang aktif tempurung saboak menjadi komposit beads. hasil penelitian diperoleh bahwa aktivasi arang aktif tempurung saboak dengan aktivator H3PO4 (asam fosfat) dapat dijadikan alternatif dalam pembuatan modifikasi material dengan karakteristik yang baik pada tiga pengujian yaitu kadar air antara 5,709%-6,631%, kadar abu 6,667%-8,333% dan penentuan bilangan iodine 253,86 mg/g. Daya adsorpsi modifikasi arang aktif kitosan berdasarkan variasi waktu terhadap zat CuSO4 terjadi secara cepat yaitu pada menit ke 5 dengan kapasitas adsorpsi 26.7 mg/g, hal ini menunjukan mekanisme adsorpsi yang stabil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN ARANG AKTIF TEMPURUNG SABOAK(Borassus flabellifer L.)SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (Fe) PADA AIR SUMUR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PEMANFAATAN ARANG AKTIF TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer L.) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (Fe) PADA AIR SUMUR Ninef, A. M)* Nitsae, M)** Nge, S. T)** Telah dilakukan penelitian tentang adsorpsi besi (III) pada air sumur dengan menggunakan arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan arang aktif dalam menyerap kadar logam besi (III) pada air sumur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksprimen. Dilakukan dengan variasi waktu kontak antara adsorben dan logam besi (III) pada x menit ( x = 0, 15, 30, 60, 90 dan 120) serta penentuan nilai kapasitas adsorpsi Fe(III) pada 5 lokasi sampel air sumur di Kelurahan Oesapa. Pemanfaatan arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. sebagai adsorben ditinjau dari penentuan panjang gelombang maksimum Fe, pembuatan kurva kalibrasi Fe, uji pendahuluan air sumur dengan metode EDTA, dan uji arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. pada air sumur. Hasil penelitian menunjukkan panjang gelombang maksimum Fe(III) (λmaks) adalah 302 nm dan persamaan regresi linearnya adalah y = 0.101x + 0.005; R2 = 0.994. Pada pengukuran variasi waktu kontak antara adsorben dan Fe menunjukkan waktu optimum 15 menit dengan kapasitas penyerapan sebesar 0.4255mg g-1 . Untuk hasil uji pendahuluan Fe(III) pada sampel air dengan metode EDTA adalah 26 mg g-1. Pengukuran sampel air sumur diperoleh kapasitas adsorpsi tertinggi yaitu 0.101 mg g-1 pada sumur lokasi 5 (jalan nunsui, Oesapa Kupang), dengan demikian arang aktif tempurung Borassus flabelliefer L. dapat di manfaatkan sebagai adsorben logam besi (III). Kata kunci : borassus flabellifer L.,arang aktif, Logam besi (III), adsorpsi, air sumur Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN ARANG TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer L.) TERAKTIVASI ASAM FOSFAT SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SAMPEL AIR SUMUR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMANFAATAN ARANG TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer L.) TERAKTIVASI ASAM FOSFAT SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SAMPEL AIR SUMUR Merianti Bantaika*) Merpiseldin Nitsae**) Djeffry Amalo **) Pohon lontar (saboak) dengan nama ilmiah Borassus flabellifer L. merupakan tumbuhan yang sering dijumpai di pulau Timor. Salah satu bagian tumbuhan saboak yang dapat dimanfaatkan adalah tempurung yang dapat diubah menjadi arang dan dilakukan aktivasi lanjutan menggunakan asam fosfat (H3PO4). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu optimum arang tempurung saboak (Borassus flaballifer L.) teraktivasi asam fosfat (H3PO4) dalam menyerap logam berat timbal (Pb) dan mengetahui kapasitas penyerapan arang aktif tempurung saboak sebagai adsorben logam berat timbal (Pb) pada sampel air sumur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, dengan 10 variasi waktu kontak 3 pengulangan yaitu x menit ( x = 0, 15, 30, 45, 60, 90, 120, 180, 240 dan 1440). Uji adsorpsi Pb dalam air terdiri dari 5 lokasi yaitu, lokasi 1, 2, 3, 4 dan 5. Hasil penelitian menunjukan bahwa waktu terbaik arang aktif dalam menyerap Pb adalah 30 menit dengan kapasitas penyerapannya sebesar 0,616 mg/g. Kapasitas penyerapan logam berat Pb terbaik pada air sumur adalah lokasi 5 (jalan Monitor, Oesapa Kupang) yaitu 2,156 mg/g. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa arang tempurung saboak teraktivasi asam fosfat mampu dimanfaatkan sebagai adsorben pada logam berat. Kata kunci : Saboak, asam fosfat, Arang Aktif, adsorpsi, Timbal (Pb) dan Air. )* : Peneliti )** : Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN ARANG AKTIF TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer Linn) UNTUK ADSORPSI METILEN BIRU

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pemanfaatan Arang Aktif Tempurung Saboak (Borassus flabellifer Linn) untuk Adsorpsi Metilen Biru Marthinus, M.S) * Nitsae, M.) ** Solle, H.R.L) ** Metode adsorpsi merupakan salah satu teknik yang efektif dalam pengolahan limbah, serta dapat digunakan untuk menurunkan konsentrasi zat warna atau senyawa organik yang berlebihan. Adsorben yang sering digunakan dalam proses adsorpsi adalah arang aktif. Salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai arang aktif adalah tempurung saboak atau lontar (Borassus flabellifer Linn). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa lama waktu kontak optimum yang dibutuhkan oleh adsorben arang aktif tempurung saboak untuk mengadsorpsi Metilen Biru. Pembuatan arang aktif dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap karbonisasi dan aktivasi. Karbonisasi menggunakan alat kilin drum modifikasi sedangkan aktivasi dengan cara direndam menggunakan H2SO4 1 M selama 68 jam. Untuk uji adsorpsi arang aktif pada zat warna metilen biru dengan metode batch selama 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan kondisi waktu kontak optimum dari kemampuan adsorben arang aktif tempurung saboak terhadap zat warna metilen biru mencapai kesetimbangan pada menit ke- 10 dengan kapasitas adsorpsinya adalah 21,828 mg g-1, pada konsentrasi metilen biru 10 ppm; massa adsorben 0,025 gram dan kecepatan shaker 150 rpm. Daya adsorsi arang aktif tempurung saboak terhadap zat warna metilen biru yang terjadi secara cepat dan tidak membutuhkan waktu yang lama serta dengan jumlah yang sedikit tetapi dapat memberikan pengaruh yang besar menunjukkan bahwa arang aktif tempurung saboak dapat dimanfaatkan sebagai adsorben.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail