Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Alor
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT OLEH MASYARAKAT DI DESA KELAISI TENGAH KECAMATAN ALOR SELATAN KABUPATEN ALOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tumbuhan obat merupakan tumbuhan yang dapat dipergunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kelaisi Tengah Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor, mengetahui bagian tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kelaisi Tengah, mengetahui cara pengolahan tumbuhan obat, mengetahui jenis penyakit yang disembuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian di Desa Kelaisi Tengah ditemukan 30 jenis tumbuhan obat yaitu: Awar-awar, balakacida, brotowali, cocor bebek, daun Kacang merah, jarak, jeruk purut, kayu putih, kemiri, kenari, kencur, lempuyang wangi, lidah buaya, maniran, okra, peragis, patikan cina, patikan kebo, pecah beling, pisang liar, pohon afrika, pulai, rumput besi, rumput kasar, rumput liar, sambiloto, seleguri, serei merah, temu kunci, temulawak, vanili. Bagian-bagian (Organ) tumbuhan yang digunakan yaitu akar, batang, daun, buah,getah dan kulit. Cara pengolahan tumbuhan obat yaitu ditumbuk, direbus, dibakar dan direndam. Penyakit yang pernah disembuhkan yaitu demam, sakit perut, batuk pilek, bisul, sakit ngeri, kudis, lambung. Saran Diharapkan agar ada peneltian lanjutan terkait kandungan yang dimiliki dari setiap tumbuhan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

JENIS DAN PEMANFAATAN UMBI-UMBIAN PADA MASYARAKAT PULAU ALOR, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nusa Tenggara Timur, (NTT) merupakan daerah yang subur dan dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar. Salah satu kelompok hayati yang memiliki prospek dan nilai kemanfaatan serta yang banyak ditemukan didaratan daerah NTT adalah tumbuhan pangan. Tumbuhan meliputi tumbuhan dan hewan. Keanekaragaman hayati dalam konteks ini mempunyai manfaat. Salah satu kelompok tumbuhan yang memiliki manfaat adalah tumbuhan pangan umbi-umbian. Jenis umbi-umbian yang tumbuh di Pulau Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, banyak ditemukan di daerah tropis tidak menuntut iklim serta kondisi tanah yang spesifik, tumbuh dibawah permukaan tanah. Jenis umbi-umbian ini pangan pokok yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis umbi-umbian yang masyarakat petani memanfaatkan dan membudidayakan, dan untuk mengetahui bagiama caranya masyarakat membudidakayakan dan melestarikan jenis umbi-umbian. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode ekspolorasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan jenis umbi-umbian yang ditemui terdiri dari 8 jenis tanaman umbi-umbian yaitu Manihot esculenta (umbi kayu), Ipomoea batatas (umbi jalar) Dioscorea alata (uwi) Dioscora hispida (gadung), Colocasia Esculenta L (talas), Dioscorea rotondata (uwi putih), Canna edulis (ganyong),Maranta arundinacea (garut), Dioscorea esculenta (gembili)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS ON SEMIOTIC MEANING FOUND IN TRADITIONAL LEGO-LEGO DANCE OF ALOR REGENCY PRACTICED BY TERNATEUMAPURA VILLAGERS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS ON SEMIOTIC MEANING FOUND IN TRADITIONAL LEGO-LEGO DANCE OF ALOR REGENCY PRACTICED BY TERNATE UMAPURA VILLAGERS. ABSTRACT Student, Supervisor 1, Supervisor2, (Nurlaila Iskandar1), (Dr. Dra. Magdalena Ngongo, M.Pd2), (Alfriani Ndandara, S.S., M.Hum3) Corresponding Writer’s Email :[email protected] This research entitled “AN ANALYSIS ON SEMIOTIC MEANING FOUND IN TRADITIONAL LEGO-LEGO DANCE OF ALOR REGENCY PRACTICED BY TERNATE UMAPURA VILLAGERS”. This research discussed the semiotic meanings Found In Traditional Lego-Legodance of Alor Regency Practiced By Ternate Umapura Villagers.This research useded descriptive qualitative method. The Instrument used by the writer was interviewed, observation bythe study and clasified. The writerrecordied during the interview, writer documented all the process and later, transcribe the utterance of informantabout the meaning of Lego-Lego dance in TernateUmapura village of Alor Regency in Northwest Alor. In analyzing the data, the writer applied qualitative analysis.Based on the data analysis, it was found outthereare 15 symbols and the meanings, such asPaha limang golu‘ Hand holding’Iabajong‘Movement oflegs’Atang amalo ‘Handstace’Elilola ‘Fast movement’Dakaserang‘Slow motion’jolsonbole‘Flat movement’ ‘Lelang’‘Mezbah’Gongbarua‘Gong’Serangbavatou‘Bava’ ‘hug’ ‘ciecle’kafate‘Alor wovenfabric’ ‘sinjiboli’ ‘Holding the litle finger’Tenafuung‘The end of the dance cricle’and the lastliang pukong‘Line leader’.The writer hope that these are important for Umapura young generation to know about this culture that the writer hoped that young people of Umapura community the of Alor Regency in Northwest Alor and conserve thistraditional dancing as the one of popular culture to domectics or foreigns.as the suggestion the writer hopes that this researchis useful for everyone, especially Englishstudents who want to do research on semiotic meaning. Keywords: Alor Regency, semiotic meaning, Traditional Lego-Lego Dance

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghumbicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA. Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorgum merupakan salah satu bahan pangan alternatif untuk mengurangi impor terigu, sehingga dapat memperbaiki status gizi dari mie basah yang dihasilkan. Sorgum memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dibandingkan bahan pangan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada mie basah dari biji sorgum yang terdapat di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan di Laboratoium Pengawasan Mutu Pangan (PMP) menggunakan metode eksperimen RAL dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan yaitu (PO) 100%: 0%, (P1) 60%: 40%, (P2) 50% : 50% (P3) 40%: 60%. Uji proksimat meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi mie basah, kandungan kadar air tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 61,06%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 7,91%, kadar lemak tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 11,34%, kadar abu tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 0,48% dan kadar karbohidrat tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 30,2% Kata Kunci:Sorgum, Mie Basah, Kandungan Gizi, Bahan Pangan,Desa Umalor. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF THE NUTRITIONAL CONTENT OF WET NOODLES MADE FROM SORGHUM (Sorghum bicolor L. Moench) IN UMALOR VILLAGE, WEST MALAKA DISTRICT, MALAKA REGENCY Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorghum is an alternative food source that can help reduce wheat imports and improve the nutritional quality of wet noodles. Compared to other food ingredients, sorghum has relatively high nutritional value. This study aimed to determine the nutritional content of wet noodles made from sorghum seeds originating from Umalor Village, West Malaka District, Malaka Regency. The research was conducted at the Biology Education Laboratory of Artha Wacana Christian University (UKAW) Kupang and the Food Quality Control Laboratory (PMP). The experimental method used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and two replications, namely P0 (100% wheat flour : 0% sorghum flour), P1 (60% wheat flour : 40% sorghum flour), P2 (50% wheat flour : 50% sorghum flour), and P3 (40% wheat flour : 60% sorghum flour). Proximate analysis was carried out to determine the levels of moisture, protein, fat, ash, and carbohydrates. Based on the results of the ANOVA test, there were significant differences among treatments; therefore, the analysis was continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results of the proximate test showed that the highest moisture content was found in treatment P0 (61.06%), the highest protein content in P0 (7.91%), the highest fat content in P3 (11.34%), the highest ash content in P3 (0.48%), and the highest carbohydrate content in P3 (30.2%). Keywords:Sorghum,Wet Noodles,Nutritional Content,Foodstuffs,Umalor Village Information: *) Researcher **) Advisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATASPENERIMAAN KAS PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN ALOR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Arnol ray abolla. 2022 Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Internal Atas Penerimaan Kas Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten alor. Program Studi: S 1 akuntansi Universitas Kristen Artawacana kupang. Pembimbing 1:DR. Nithanael Hendrik,Msi: Pembimbing 2: Yuningsih N. Cristiani.,SST.,M.Ak RSUD kabupaten alor merupakan salah satu organisasi sektor publik yg bergerak di bidang pelayanan kesehatan dan juga merupakan salah satun sumber pendapatan asli daerah yang mengelola penerimaan kas dari jasa pelayanan kesehatan. Penerimaan kas dari RSUD kabupaten alor berasal dari beberapa jenis pelayanan yaitu unit rawat jalan, unit rawat inap, farmasi, laboratorium, dan pendapatan lain-lain pelayanan yang mempunyai konstribusi pendapatan paling tinggi adalah pelayanan di instalasi rawat inap sebesar 47%. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui sistem internal atas penerimaan kas rumah sakit umum daerah kabupaten alor. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara tanya jawab,kuesioner. Teknik analisis data adalah menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem pengendalin intern atas penerimaan kas di RSUD kabupaten alor sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku dan juga penerimaan kas suda menggunakan aplikasi SIMRS suda di terapkan sehingga sangat berpengaruh terhadap kinerja RSUD kabupaten alor termasuk kinerja penerimaan kas. Dan RSUD kabupaten alor juga suda menerapkan unsur-unsur sistem pengendalian intern yang seharusnya baik itu struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab dan wewenang secara tegas, sistem otoritas dan prosedur dan pencatatan, praktik yang sehat , karyawan yang mutu nya sesuai dengan tanggung jawab. Hasil analisis menunjukan bahwa keempat aspek dari SPI sudah di terapkan terutama berkaitan dengan sistem pengelola keuangan RSUD kabupaten alor. Kata kunci: penerapan sistem pengendalian internal atas penerimaan kas rumah sakit umum daerah kabupaten alor.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASPEK REPRODUKSI YELLOWFIN TUNA (thunus albacares) YANG TERTANGKAP di PERAIRAN ALOR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SAHIR S. LAUTU (16384092). Aspek Biologi Reproduksi Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) yang Tertangkap di Perairan Alor. WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Berbagai hasil penelitian terdahulu menunjukkan adanya permasalahan terkait perikanan tuna termasuk ikan tuna sirip kuning perairan Indonesia. Kondisi ini tentunya akan memberi dampak pada akan terjadinya krisis populasi ikan tuna di wilayah ini, jika dilihat dari aspek reproduksi kemungkinan besar ikan-ikan tersebut belum memasuki fase kematangan gonad. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek biologi reproduksi ikan tuna sirip kuning yang meliputi tingkat hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG) dan nisbah kelamin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dimana metode ini tergolong dalam metode servei yang bersifat deskriptif. metode survei merupakan metode yang dilakukan terhadap objek yang cukup banyak dalam kurun waktu yang diteliti selanjutnya dikaji tetapi hanya sebagian dari beberapa populasi. Pengambilan data dilakukan dengan metode eksperimental fishing. Hasil menunjukkan bahwa Sebaran ukuran panjang dari 57 individu ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di perairan Alor pada bulan Maret hingga Mei 113-174 cm. Hubungan panjang berat ikan tuna sirip kuning yang tertangkap di perairan Alor pada bulan Maret dan Mei memiliki nilai b < 3 yaitu tipe pertumbuhan allometrik negatif, sedangkan bulan Mei adalah isometrik. Ikan tuna sirip kuning yang tertangkap di perairan Alor dari bulan Maret sampai dengan Mei dengan (TKG) terbanyak adalah ikan betina dengan TKG II dan III. Sedangkan ikan jantan yang banyak ditemukan pada TKG II. Indeks kematangan gonad ikan tuna sirip kuning pada bulan Maret-Mei yaitu ikan jantan bulan Maret beriksar antara 0,099-0,109%, betina yaitu 0,074-0,092%; bulan April Jantan yaitu 0,059-0,079% dan betina sebesar 0,121-0,191%; nilai IKG di bulan Mei untuk ikan jantan yaitu 0,061-0,118% dan betina sebesar 0,062-0,072%. Ratio kelamin ikan tuna sirip kuning yang tertangkap pada bulan Maret- Mei dengan proporsi betina > jantan. Faktor kondisi dari ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang ditemukan pada bulan Maret - Mei berkisar antara 1,0031-1,0571 cm. Kata kunci: Biologi, reproduksi, Rasio, kelamin, Alor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI DINAMIKA POPULASI HASIL TANGKAPAN IKAN TUNA SIRIP KUNING (Thunnus albacares)DI PERAIRAN ALOR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YUNUS I. HUE RADJA (16383470). Studi Dinamika Populasi Hasil Tangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Alor. ALFRED G.O KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Perairan Alor memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup tinggi dan salah satunya adalah ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan. Produksi hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) terus mengalami penurunan sejak tahun 2018. Hal ini berdampak langsung terhadap kondisi biologi dan dinamika populasi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika populasi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) meliputi frekuensi ukuran panjang, pendugaan kelompok umur berdasarkan ukuran panjang,parameter pertumbuhan, laju mortalitas dan laju eksploitasidiPerairan Alor. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan yaitu bulan Maret- Mei 2021, bertempat di Perairan Alor dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus.Sampel ikan yang dikumpulkan berdasarkan jumlah hasiltangkapan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran frekuensi ukuran panjang total ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di bulan Maret berkisar antara 113 – 174 cm, di bulan April berkisar antara 113 – 174 cm, dan di bulan Mei sebaran ukuran panjang berkisar antara 122 – 165 cm. Kelompok umur ikan tuna sirip kuning (Thunnus albaceras) bulan Maret terdiri dari 2 kelompok umur, bulan April terdiri dari 2 kelompok umur, dan di bulan Mei hanya terdiri dari satu kelompok umur dengan ukuran panjang. Perkiraan pertumbuhan panjang ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di sekitar Perairan Alor paling cepat pada umur muda yaitu t = 2 tahun, semakin melambat seiring bertambah umur sampai panjang maksimum 196,4 cm.Laju mortalitas ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares)di Perairan Alor terjadi akibat penangkapan (F) sebesar 0,73, dan laju eksplotasi (E) sebesar 0,52. Jadi laju mortalitas penangkapan (F) lebih besar dari laju mortlaitas alami (M) atau F > M.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN TENTANG PARTISIPASI MASYARAKAT DESA PROBUR UTARA DALAM MENGEMBANGKAN TEMPAT REKREASI PANTAI LANGLEKI SEBAGAI OBYEK WISATA DI KECAMATAN ALOR BARAT DAYA KABUPATEN ALOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN TEMPAT REKREASI PANTAI LANGLEKI SEBAGAI OBYEK WISATA Apritunce plaikol1*, Ramona M. Mae2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Dalam penelitian ini adalah hingga saat ini belum adanya partisipasi masyarakat dalam mengembangkan tempat rekreasi pantai Langleki sebagai obyek wisata Tujuan penelitian:Dapat mengembangkan Pantai Langleki sebagai salah satu obyek wisata yang dapat dikenal di Kabupaten Alor sehingga dapat meningkatkan perekonomian pada masyarakat desa Probur Utara tersebut, sehingga kedepannya dapat memberikan perubahan melalui obyek wisata yang berada di desatersebut Metode penelitian:Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti secara langsung, dengan membutuhkan waktu selama 1 (satu) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat sangat berperan untuk berdirinya tempat wisata ini. Berawal dari pengusulan kebijakan dan pengharapan-pengharapan dari masyarakat untuk meningkatkan pendapatan ekonominya adalah nafas lega bagi sebagian masyarakat yang bisa turut bekerja didalamnya. Partisipasi masyarakat dalam bidang sarana dan prasarana adalah hal yang sangat berpengaruh besar dalam mengembangkan obyek wisata Pantai Langleki. Simpulan: Mengembangkan tempat rekreasi pantai Langleki sebagai obyek wisata sehingga kedepannya dapat memberikan perubahan pada Desa Probur Utara Katakunci: Partisipasi Masyarakat dalamMengembangkanTempatRekreasi Pantai LanglekisebagaiObyekWisata di DesaProbur Utara, KecamatanAlor Barat DayaKabupatenAlor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA (PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM NUSA KENARI ) KABUPATEN ALOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA ( PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM NUSA KENARI ) KABUPATEN ALOR Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Semangat Kerja karyawan pada PDAM Nusa Kenari Kabupaten Alor “Sumber daya bagi setiap jenis organisasi baik yang mencari keuntungan maupun yang tidak mencari keuntungan merupakan sumber daya yang sangat penting. Tanpa adanya sumber daya lainya yang terdapat dalam organisasi tersebut tidak ada artinya. Oleh karena itu perusahaan perlu memahami faktor- faktor yang menyebabkan timbulnya semangat kerja pada karyawana yang puas dengan pekerjaan yang dimilikinya dan komitmen yang kuat terhadap organisasi yang mempunyai kemampuan dan upaya yan tinggi dan mendukung tujuan organisasi sehingga karyawan dengan tingkat upaya yang tinggi akan memiliki semangat kerja yang tinggi pula. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui pengaruh kepuasan kerja (X_1) dan komitmen organisasi (X_2) terhadap semangat kerja karyawan (Y) pada Perusahaan Daerah Air Minum Nusa Kenari kabupaten Alor.Penelitian ini di lakukan karena penelitian menganggap perlu mengetahui variabel yang diteliti pada PDAM Nusa Kenari Kabupaten Alor sehingga pemimpin dapat menyiapkan sumber daya yang berkualitas dalam menjalankan tugas dn tanggung jawab terhadap perusahaan sehingga dapat mencapai visi,misi serta tujuan organisasi. Objek penelitian ini adalah Perusahaan Daerah Air Minum Nusa Kenari Kabupaten Alor,Nusa Tenggara Timur. Tim 85813. Penelitian ini dilakukan oleh pria dan wanita. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada populasi peneliti dan sampel peneliti . Hasil penelitian dilakukan secara bersama- sama antara semua variabel yang diteliti menggambarkan terhadap pengaruh bersama- sama antara semua variabel yang diteliti. Bahwa terdapat pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap semangat kerja karyawan. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui banyak kepuasan kerja ,komitmen organisasi dan semangat kerja karyawan berada dalam kategori sedang. Indikator dari masing-masing variable tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distrubusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan dapat menggunakan teknik analisis uji regresi linear berganda yang diketahui bahwa kepuasan kerja hasil uji t_tabel pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa t_hitung sebesar 11.491 dan nilai〖 t〗_(tabel ) 1,70814.dengan tingkat singnifikan sebesar 0,000. karena t_hitung lebih besar dari t_tabel dan tingkat signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. Berdasarkan hasil uji t_tabel dapat diketahui bahwa nilai t_hitung sebesar – 3,946 dan nilai 〖 t〗_tabel 1,70814 dengan tingkat signifikan sebesar 0,05 karena nilai t_hitung lebih kecil dari nilai t_tabel dan tingkat signifikan lebih besar 0,05 yaitu 0,01 maka dapat disimpulkan bahwa komitmen organisasitidak berpengaruh secara signifikan terhadap semangat kerja karyawan pada PDAM Nusa Kenari Kabupaten Alor.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS USAHA PERIKANAN TANGKAP GILLNET DIKECAMATAN ALOR TIMUR KABUPATEN ALOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK JHON RICHY MAUTUKA (14380045) Analisis Usaha perikanan Tangkap Gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor. Alfred G. O. Kase S.Pi. M.Si. Ph.D, dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si. Sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Salah satu Kabupaten di Nusa Tenggara Timur yaitu Kabupaten Alor memiliki potensi perairan yang sangat besar. Luas wilayah perairan di Kabupaten Alor adalah seluas 10,773 km dengan panjang garis pantai 287,1 Km. Potensi lestari sumber daya ikan di Kabupaten Alor sebesar 45,714,85 ton/ tahun sehingga jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 36,571,88 ton. Sementara tingkat pemanfaatan penangkapan sumber daya ikan baru sebesar 17,85% untuk dikembangkan penangkapan sumber daya ikan di Kabupaten Alor. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor yang berlangsung selama 2 bulan yaitu Bulan November- Desember 2020. Dengan Judul Analisis Usaha Perikanan Tangkap Gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor. Metode yang digunakan adalah metode Wawancara (Daftar pertanyaan) dan observasi (Pengamatan secara langsung) Hasil penelitian menujukan bahwa tingkat penerimaan rata-rata nelayan gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor sebesar 6.250,000/bulan dalam melakukan penangkapan dan tingkat pendapatan nelayan gillnet sebesar 4.262,666/bulan dalam melakukan penangkapan. Analisis kelayakan usaha perikanan tangkap gillnet ditinjau dari R/C yaitu sebesar 3,144 berarti usaha perikanan tangkap tersebut layak untuk diusahakan karena lebih besar dari angka 1. Selanjutnya ROI diperoleh dalam usaha penangkapan gillnet sebesar 214,491 %. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penangkapan gillnet di Kecamatan Alor Timur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail