ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Daun mindi (Melia azedarach) merupakan salah satu bagian dari tanaman mindi (Melia azedarach) yang memiliki potensi sebagai bahan insektisida, sebab kandungan kimia yang terdapat dibagian tanaman mindi bersifat efektif untuk mengandali hama penyebab penyakit tanaman. Ekstrak daun mindi mampu mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan serangga yaitu salah satunya adalah dengan cara mempengaruhi embrio di dalam telur sehingga embrio tidak dapat berkembang,hama ulat tritip adalah hama yang sering merusak tanaman sayur pada lahan pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun mindi (Melia azedarach.) terhadap ulattritip (Plutella xylostella). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini dapat dilakukan dengan Rancanagan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan (diulang 3 kali) sehingga terdapat 15 unit percobaan terdiri dari : konsentrasi 0%, 30%, 50%, 70%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi 100% dapat membunuh semua hama ulat.dengan begitu pestisida nabati menggunakan ekstrak daun mindi adalah solusi tepat untuk para petani dalam menangani serangan hama ulat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YUNUS I. HUE RADJA (16383470). Studi Dinamika Populasi Hasil Tangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Alor. ALFRED G.O KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang
Perairan Alor memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup tinggi dan salah satunya adalah ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan. Produksi hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) terus mengalami penurunan sejak tahun 2018. Hal ini berdampak langsung terhadap kondisi biologi dan dinamika populasi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika populasi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) meliputi frekuensi ukuran panjang, pendugaan kelompok umur berdasarkan ukuran panjang,parameter pertumbuhan, laju mortalitas dan laju eksploitasidiPerairan Alor.
Penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan yaitu bulan Maret- Mei 2021, bertempat di Perairan Alor dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus.Sampel ikan yang dikumpulkan berdasarkan jumlah hasiltangkapan nelayan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran frekuensi ukuran panjang total ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di bulan Maret berkisar antara 113 – 174 cm, di bulan April berkisar antara 113 – 174 cm, dan di bulan Mei sebaran ukuran panjang berkisar antara 122 – 165 cm. Kelompok umur ikan tuna sirip kuning (Thunnus albaceras) bulan Maret terdiri dari 2 kelompok umur, bulan April terdiri dari 2 kelompok umur, dan di bulan Mei hanya terdiri dari satu kelompok umur dengan ukuran panjang. Perkiraan pertumbuhan panjang ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di sekitar Perairan Alor paling cepat pada umur muda yaitu t = 2 tahun, semakin melambat seiring bertambah umur sampai panjang maksimum 196,4 cm.Laju mortalitas ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares)di Perairan Alor terjadi akibat penangkapan (F) sebesar 0,73, dan laju eksplotasi (E) sebesar 0,52. Jadi laju mortalitas penangkapan (F) lebih besar dari laju mortlaitas alami (M) atau F > M.