ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian analisis rasio keuangan untuk mengevaluasi tingkat kesehatan dan perkembangan usaha “Pada KSP Pintu Air Di Desa Lado Gahar Kecamatan Nita Kabupaten Sikka” dalam penelitian adalah laporan keuanagan sebagai objek penelitian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laporan neraca pada ksp pintu air di desa lado gahar kecamatan nita kabupaten sikka tahun 2018-2021 berdasarkan analisis rasio keuanagan yang terdiri dari (1) Permodalan (2) kualitas aktiva produktif (3) Manajemen (4) Efisiensi (5) Likuditas (6) Krmandirian dan Pertumbuhan (7) Jati diri Koperasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan dan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Current ratio, Debt to Asset ratio, Debt to Equity ratio, Rentabilitas Modal Sendiri, Net profit Margin dan Return on Asset. Permodalan adalah perbandingan antara modal sendiri terhadap total asset. Terdiri atas 1) Simpanan Pokok (2) Simpana wajib (3) Dana Cadangan (4) Hiba.
Aktiva produktif sering juga disebut earning asset atau aktiva yang menghasilkan, karena penempatan dana tersebut untuk mencapai tingkat penghasilan yang diharapkan. Aktiva produktif adalah kekayaan koperasi yang mendatangkan penghasilan bagi koperasi yang bersangkutan. Aktiva produktif yang diklasifikasikan adalah jumlah aktiva produktif yang kolekbilitasnya tidak lancer .
1. Manajemen Menyusun rencana kerja jangka pendek dan panjang termasuk menentukan sasaran usaha yang ingin dicapai pada masa yang akan datang.
2. Menyusun struktur organisasi yang efektif dan efisien.
3. Mengawasi pelaksanaan kegiatan bisnis
Efisiensi Rasio ini menggambarkan sampai seberapa besar KSP koperasi mampu memberikan pelayanan yang efisien kepada anggotanya dari penggunaan asset yang dimilikinya.
Kemandirian dan Pertumbuhan Aspek ini didasarkan pada rentabilitas aset, rentabilitas ekuitas dan kemandirian operasional.
Jati Diri Koperasi adalah penilaian untuk mengukur keberhasilan koperasi dalam mencapai tujuannya yaitu mempromosikan ekonomi anggota. Dalam hal penilaian tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam yang digunakan untuk menghitung rentabilitas adalah:
1. Rasio partisipasi bruto
Rasio partisipasi bruto adalah tingkat kemampuan koperasi dalam melayani anggota, semakin tinggi/besar persentasenya semakin baik.
2. Rasio promosi ekonomi anggota
Rasio ini mengukur kemampuan koperasi memberikan manfaat efisiensi partisipasi dan manfaat efisiensi biaya koperasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peningkatan dan penurunan profitabilitas diperolek ketika ketersediaan modal kerja yang cukup untuk membiayai semua aktivitas kegiatan usaha koperasi. Semakin baik tingkat likuiditas koperasi, maka akan semakin baik pula kemampuan koperasi dalam menyediakan modal kerja. Hal ini dikarenakan modal kerja akan berputar secara terus menerus setiap periodenya sehingga dapat dialokasikan kembali untuk membiayai operasional koperasi. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas adalah modal kerja dan variabel terikat adalah profitabilitas dengan indikator ROA dan ROE. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan analisis data menggunakan laporan neraca dan laporan laba rugi untuk menghitung Return On Assets dan Return On Equity. Hasil penelitian mengatakan bahwa modal kerja pada Kopdit Lego-Lego dapat dikelola dengan cukup baik karena setiap tahunnya aktiva lancar mengalami kenaikan sehingga dapat membayar hutang lancar/hutang jangka pendek pada saat jatuh tempoh. Profitabilitasnya mengalami kenaikan dan penurunan terbukti pada tahun 2018 Rp 30.767.228 dengan tingkat profitabilitas Return On Assets sebesar 3,83% dan Return On equity sebesar 9,14% termasuk kategori cukup baik. Pada tahun 2019 profitabilitas ROA dan ROE menurun sebesar 1,58% dan 3,58% termasuk dalam kategori kurang baik. Pada tahun 2020 profitabilitas ROA dan ROE kembali menurun sebesar 1,25% dan 2,85% termasuk dalam kategori kurang baik. Tahun 2021 profitabilitas ROA dan ROE kembali mengalami penurunan yang cukup banyak yaitu sebesar 0,18% dan 0,47% sehingga masuk dalam kategori tidak baik/buruk. Dari analisis yang dilakukan dapat diketahui terjadi fluktuasi modal kerja yang menyebabkan peningkatan dan penurunan profitabilitas. Penulis menyarankan pada Kopdit Lego-Lego agar dapat melakukan pengelolaan modal kerja yang tepat dengan menggunakan analisis rasio profitabilitas. Hal ini akan memudahkan pihak Kopdit dalam mengetahui peningkatan dan penurunan profitabilitas yang terjadi pada Kopdit
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRUKTUR AK TIVA DAN PROFITABILITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN BUMN YANG
TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
ABSTRAK
NAMA : AGNES MONITS KORE KALE
NIM : 18190234
FAKULTAS : EKONOMI
PROGRAM STUDI : AKUNTANSI
TAHUN PENULISAN : 2022
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menguji pengaruh struktur aktiva terhadap struktur modal pada perusahaan BUMN yangb terdaftar di BEI.
Untuk menguji pengaruh profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI.
Struktur modal menunjukkan proporsi atas penggunaan hutang dan modal sendiri untuk membiayai aktivitas perusahaan. Semakin ketatnya persaingan bisnis saat ini, sumber pendanaan yang berasal dari modal sendiri seringkali dirasa kurang. semakin tinggi struktur aktiva perusahaan menunjukkan semakin tinggi kemampuan perusahaan mendapatkan jaminan hutang jangka panjang. Perusahaan dengan struktur aktiva tinggi cenderung memilih menggunakan dana dari pihak luar atau hutang untuk mendanai kebutuhan modalnya.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah 19 perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan dari tahun 2019 – 2021 terdaftar di Bursa Efek Indonesia.1) Perusahaan termasuk dalam Perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI 2) Perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI yang telah menerbitkan laporan keuangan tahun 2019-2021. 3) Perusahaan BUMN yang menerbitkan laporan keuangan yang lengkap.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) struktur aktiva berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung = 2,200 dimana nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel 1,745 (2,200 > 1,745) (2) hasil penelitian profitabilitas menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap struktur modal. Hal ini dibuktikan dengan bahwa t-hitung = 1,070 dimana nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel 1,745 (1,070 < 1,745).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TRI INDAR ASMIN. 2020, Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Perusahaan Setelah IPO (Studi Perusahaan Jasa yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia 2017- 2019.Skripsi program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.Dibimbing oleh Andi Mappatompo dan Ramly.Struktur modal adalah tingkat utang yang dimiliki oleh perusahaan. Struktur modal yang baik akan mempunyai dampak kepada perusahaan dan secara tidak langsung posisi finacial perusahaan akan meningkat dan nilai perusahaan pun akan tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, struktur aktiva dan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan pada perusahaan jasa di Indeks Saham Syariah Indonesia periode 2017-2019.Populasi dalam penelitian ini menggunakan perusahaan jasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal, struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva, Profitabilitas, Struktur Modal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN TINGKAT KESEHATAN KOPERASI PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan berdasarkan tingkat kesehatan koperasi pada KSP Kopdit Swasti Sari Kota Kupang. Jenis Penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode analisis data yang digunakan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 14/Per/M.KUKM/XII/2009 tentang pedoman penilaian kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam terhadap tujuh aspek penilaian yaitu Aspek Permodalan terdiri dari (1) Rasio Modal Sendiri Terhadap Total Asset, (2) Rasio Modal Sendiri Terhadap Pinjaman Yang Diberikan Beresiko, (3) Rasio Kecukupan Modal Sendiri. Aspek Kualitas Aktiva Produktif terdiri dari (1) Rasio Volume Pinjaman Pada Anggota Terhadap Total Pinjaman Yang Diberikan, (2) Rasio Resiko Pinjaman Bermasalah Terhadap Pinjaman Yang Diberikan, (3) Rasio Pinjaman Yang Beresiko Terhadap Pinjaman Yang Diberikan. Aspek Manajemen terdiri dari (1) Manajemen Umum, (2) Manajemen Kelembagaan, (3) Manajemen Permodalan, (4) Manajemen Aktiva, (5) Manajemen Likuiditas. Aspek Efesiensi terdiri dari (1) Rasio Beban Operasi Anggota Terhadap Partisipasi Bruto, (2) Rasio Beban Usaha Terhadap SHU Kotor, (3) Rasio Efisiensi Pelayanan. Aspek Likuiditas terdiri dari (1) Rasio Kas Dan Bank Terhadap Kewajiban Lancar, (2) Rasio Pinjaman Yang Diberikan Terhadap Dana Yang Diterima. Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan terdiri dari (1) Rasio Rentabilitas Asset, (2) Rasio Rentabilitas Modal Sendiri, (3) Rasio Kemandirian Operasional Pelayanan serta Aspek Jati Diri Koperasi terdiri dari (1) Rasio Partisipasi Bruto, (2) Rasio Promosi Ekonomi Anggota (PEA). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan KSP Kopdit Swasti Sari Kota Kupang tahun 2019-2022 berada dalam kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata pada tahun 2019 sebesar 74,10%, tahun 2020 sebesar 73,45%, tahun 2021 sebesar 68,20%, dan tahun 2022 sebesar 68,70%, dengan rincian: (1) Aspek Permodalan Tahun 2019-2020 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2029 sebesar 12,60 dan tahun 2020 sebesar 13,20%, sedangkan tahun 2021-2022 berada pada kategori Tidak Sehat dengan skor rata-rata tahun 2021 sebesar 5,10% dan tahun 2022 sebesar 5,70%; (2) Aspek Kualitas Aktiva Produktif Tahun 2019-2022 berada pada kategori Cukup sehat dengan skor rata-rata 19,00%; (3) Aspek Manajemen Tahun 2019-2022 berada pada kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata 14,75%; (4) Aspek Efisiensi Tahun 2019-2022 berada pada kategori Sehat dengan rerata skor 10,00%; (5) Aspek Likuiditas Tahun 2019-2020 berada pada kategori Kurang Sehat dengan skor rata-rata tahun 2019 sebesar 7,50%, tahun 2020 sebesar 6,25%, sedangkan tahun 2021-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata tahun 2021 sebesar 3,85%, dan tahun 2022 sebesar 3,75%; (6) Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan Tahun 2019-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata sebesar 1,50%; (7) aspek jati diri koperasi tahun 2019-2022 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2019-2020 sebesar 8,75%, sedangkan tahun 2021-2022 dengan skor rata-rata sebesar 14,00%. Kata kunci: Laporan Keuangan, Tingkat Kesehatan Koperasi Yaitu Aspek Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Efisiensi, Likuiditas, Kemandirian dan Pertumbuhan Serta Jati Diri Koperasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor : Kep100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditinjau dari rasio imbalan kepada pemegang saham (ROE), Imbalan Investasi (ROI), Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva. Jenis penelitian penelitian ini adalah studi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan. . Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2016-2020 diperoleh kesimpulan rasio pada tahun 2016- 2020 dalam kondisi sehat. Kata Kunci : ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dalam perekonomian suatu negara perbankan memiliki peran yang penting, selain itu bank juga memiliki peran sebagai pihak pengembang. Tumbuh dan berkembangnya suatu perekonomian disertai juga dengan berbagai jenis lembaga-lembaga keuangan. Lembaga keuangan bank, atau yang biasa disebut dengan bank merupakan salah satu dari beberapa lembaga-lembaga keuangan yang memiliki peranan sangat besar dalam perekonomian. Manajer pada Bank Perkreditan Rakyat di Provisi Nusa Tenggara Timur perlu mengetahui kinerjanya pada setiap tahun agar manajer dapat mengetahui penyebab menurunn atau meningkatnya kinerja pada masing-masing Bank Perkreditan Rakyat agar manajer dapat mengambil keputusan di periode berikutnya. Capital Adequacy Ratio/CAR merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika CAR menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka CAR cederung menurun. Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) maka cederung menurun. Debt to equity ratio (DER) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Debt to equity ratio (DER) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Debt to equity ratio (DER) cederung menurun. Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO) cederung menurun. Loan to Deposit Ratio (LDR) merupakan salah satu rasio yang dapat mempengaruhi kinerja (ROA). Ketika Loan to Deposit Ratio (LDR) menalami kenaikan, maka kinerja (ROA) megalami penurunan, bagitu juga sebalikya jika kinerja (ROA) menalami kenaikan, maka Loan to Deposit Ratio (LDR) cederung menurun. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio/CAR, Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), Debt to equity ratio (DER), Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Perkreditan Rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2017-2019. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda dan Hipotesis, dengan pengelolaan data dilakukan dengan bantuan analisis SPSS 20. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Variabel CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. 2. Variabel PPAP berpengaruh signifikan terhadap ROA. 3. Variabel DER tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. 4. Variabel BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA. 5. Variabel LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil Analisis dengan mengunakan uji-t atau uji parsial diperoleh hasil bahwa CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA tahun pengamatan, PPAP berpengaruh signifikan terhadap ROA, DER tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Bank Perkreditan Rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017-2019. Kata Kunci : Capital Adequacy Ratio (CAR), Peyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP), Debt to Equity Ratio (DER), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Return On Asset (ROA).