The use of English in community social interaction in tourism areas in Riung sub district, Ngada district, NTT
This study is focusing on English for tourism
Profil penulis
735 karya publik ditemukan.
This study is focusing on English for tourism
ABSTRAK PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.) PADA TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) TERHADAP SIFAT SENSORIK STICK (YOHANES CONSTAN AQUINO*) (Andre.I. Medah**)(I.D.A.A.R.R.AdI**) Stick adalah salah satu jenis camilan yang berbahan utama tepung terigu yang memiliki kandungan gluten dan pati. Variasi stick sudah banyak dikembangkan mulai dari stick keju (chesse stick), stick ikan sampai stick dari umbi-umbian. Bahan baku utama pembuatan stick adalah tepung terigu. Tepung terigu adalah bahan baku utama yang sering digunakan oleh masyarakat, namun impor tepung terigu di Indonesia terus menerus mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kacang hijau pada tepung mocaf terhadap sifat sensorik stick dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung kacang hijau yang optimal terhadap sifat sensorik pada stick. Jenis penelitian ini Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 15%, 20% dan 25%. Variabel yang diamati adalah, karakteristik sensorik yaitu rasa, tekstur, warna, aroma. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan Tekstur 4,6, Rasa 4,5, Aroma 4,4, dan Warna 4,3, dengan kategori sangat suka.
BSTRAK Ningsi A. Malelak 2021. Bentik-bentuk PAK dalam keluarga bagi pembentukan karakter remaja, Program Studi Ilmu PendidikanTeologi.Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Malelak N)* Tnunay P)* *Pabala P)*** 8 Adapun masalah-masalah yang ditemukan tidak aktif PAR 15, melawan orangtua 20, minum miras 15, berkelahi 15, hamil diluar nikah 8 dan putus sekolah 15 orang. Namun terbatas untuk diketahui sejauhmana bentuk-bentuk PAK dalam keluarga bagi pembentukan karakter remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf. Oleh sebab itu peneliti ingin mengkaji lebih luas hal tersebut melalui penelitian masalah yang dibahas oleh sebuah judul penelitian bentuk-bentuk PAK dalam keluarga bagi pembentukan karakter remaja di Jemaat Ora Et Labora Hausunaf Klasis Amanuban Selatan Tahun 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk PAK dalam keluarga bagi pembentukkan karakter remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk PAK dalam keluarga bagi pembentukkan karakter remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel remaja 30 orang dan orangtua 136 KK dan juga populasi30 orangtua dan 30 remaja. Teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil penelitian di ketahui bahwa bentuk-bentuk PAK dalam keluarga bagi pembentukkan karakter remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf sebagian besar orangtua telah memberikan pengajaran rohani kepadaanak-anak. Bentuk-bentuk PAK dalam keluarga Ibadah Keluarga 38,33%, mengajar 43,33%, mendidik 33,33%. Karakter remaja menghormati orangtua 60%, disiplin berpakaian 23,33%, disiplin waktu 33,33%, rajin mengerjakan pekerjaan rumah tangga 65%, menyanyi dikebaktian minggu 50%, tarian pada kebaktian minggu 50%, kerjabakti 50%. Penulis menarik kesimpulan yang dapat diketahui bahwa hasil dari wawancara dan analisis data dalam pembahasan maka dapat diketahui bahwa bentuk-bentuk PAK dalam keluarga sudah melakukan dan melaksanakan PAK dalam keluarga dengan Ibadah keluarga terdapat 38,33%, mengajar terdapat 43,33%, dan mendidik terdapat 33,33%. Karakter remaja dalam menghormati orangtua terdapat 60%, disiplin dalam keluarga terdapat 23,33%, rajin mengerjakan pekerjaan rumah tangga terdapat 65%, aktif dalam kegiatan remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf terdapat 50%. Oleh karena itu, penulis memberikan saran agar orangtua terus menasihati dan mengingatkan remaja dalam menumbuhkan karakter yang baik. Kata Kunci: 1. Bentuk-bentuk PAK 2. Dalam Keluarga 3. Bagi Pembentukkan Karakter 4. Remaja 5. Di Jemaat Ora Et Labora Hausunaf Klasis Amanuban Selatan Tahun 2020
ABSTRAK Upaya Guru PAK Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Swasta Swadaya Tarus Thine. K (*) Tnunay P (**) Ledo J Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Upaya guru PAK dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Swasta Swadaya Tarus dengan mengambil sampel 1 orang guru PAK. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 08 Februari-15 Februari 2021. Metode deskriptif kualitatif. Sedangkan pengumpulan data untuk mengetahui Upaya guru PAK dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Swasta Swadaya Tarus dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) upaya guru PAK dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan cara menciptakan susana belajar yang menarik, tentunya dengan menerapakan metode belajar yang bervariasi yang mampu menarik minat belajar siswa sehingga berdampak bagi hasil belajar siswa, (2) Cara menerapkan pembelajaran belajar menggunakan diskusi kelompok dapat membuat suasana belajar lebih menarik (3) penerapan pembelajaran yang menyenangkan mata pelajaran PAK dimana Beberapa siswa tidak memahami materi yang guru terapkan dalamkelas, karena mereka tidak fokus apa yang sudah guru jelaskan, (4) memilih dan menggunakan metode mengajar yang tepat (5) menggunakanmedia pembelajaranyang tepat kreatif dalam pembelajaran PAK (6) menggunakan metode pembelajaran yang tepat (7) belajar online (8) menggunakan kuis atau tes dilakukan untuk. Guru disarankan untuk menerapkanmetode belajar mengajar yang bervariasiuntukmenciptakan suasana belajar yang menyenangkanagarsiswa tidak cepat bosan dalam mengikuti proses pembelajaran pada mata pelajaran PAK. Kata Kunci : Upaya Guru PAK, Hasil Belajar, Covud-19
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Transformasional berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kupang dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kupang. Jumlah sampel pada penelitian adalah 37 responden. Dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis data kuantitatif menggunakan persamaan regresi linier berganda dengan ujihi potesis pertama diketahui bahwa untuk Variabel Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) ditemukan t hitung sebesar 2,522 lebih besar dari t tabel 2,0522 maka hipotesis diterima yaitu Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Sedangkan uji hipotesis kedua untuk Variabel Motivasi Kerja (X2) ditemukan t hitung sebesar 2,546 lebih besar dari t tabel 2,032 maka hipotesis diterima yaitu Variabel Motivasi Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Dan koefisien determinasi membuktikan variansi dalam Kinerja Karyawan (Y) dapat dijelaskan oleh Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) dan Motivasi Kerja (X2) melalui model sebesar 39%, sisanya 61% berasal dari variable lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistic terbukti bahwa Gaya Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positifdan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit dan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Timor Sejahtera Aguafit. Berkaitan dengan Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja pada PT. Timor Sejahtera Aguafit, sebaiknya perlu meningkatkan kualitas kinerja dan pengalaman kerja karyawan, sebaiknya perlu meningkatkan kualitas kinerja dan pengalaman kerja karyawan dengan mengikutiarahan dan wewenang yang telah ditentukan oleh PT.Timor Sejahtera AguafitKupang serta harus menyelesaikan pekerjaan yang telah diberikan secara bertahap agar pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu.
“PENGARUH LAYANAN SAMSAT KELILING TERHADAPKEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI DAERAH KOTA KUPANG”. Dari judul tersebut adanya rumusan masalah yaitu yang biasanya dilihat bahwa sering terjadinya antrian yang begitu banyak pada Kantor SAMSAT Kota Kupang sehingga kantor SAMSAT mengeluarkan suatu layanan inovasi berupa mobil layanan SAMSAT Keliling yang beroperasi di beberapa titik di daerah Kota Kupang agar dapat membantu memudahkan proses pemungutan pajak kendaraan bermotor. Masalah yang dirumusakan adalah pengaruh layanan samsat keliling terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor di daerah kota Kupang. Berdasarkan masalah penelitian di atas maka tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuipengaruhdarivariabellayanansamsatkelilingterhadapkepatuhanwajibpajakdalammembayarpajakkendaraanbermotor di daerah Kota Kupang. Penelitianinidilakukanmenggunakanmetode survey denganmemberikansejumlahkuesionerkepadawajibpajak yang terdaftarpada Kantor SamsatKota Kupang yang menggunakanlayanansamsatkeliling.Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar pada kantor SAMSAT Kota Kupang yaitu berjumlah 229.997 wajib pajak. Penentuansampel dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus slovin untukmenentukansampelwajib pajak yang akan di teliti. Selanjutnya data yang telahdikumpulkandianalisisdenganregresi linear sederhana, uji t (parsial)danujikoefisiendeterminasi (R). Jumlahsampelpadapenelitianiniadalahsebanyak 100respondendarikeseluruhanpopulasi.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwalayanansamsatkelilingberpengaruhsecarasimultanterhadapkepatuhanwajibpajakkendaraanbermotor di Kota Kupang.
Kehidupan patriarki merupakan kehidupan yang di dominasi oleh kekuasaan laki-laki. Kekuasaan tersebut membuat lali-laki menjadi yang utama dalam berbagai bidang, misalnya pendidikan, khususnya di tanah Timor (suku Timor). Laki-laki diberi hak untuk mendapatkan pendidikan terbaik, sedangkan perempuan lebih pada urusan dapur. Inilah yang menyebabkan perempuan Timor menjadi tidak bebas untuk melakukan sesuatu. Hasil produktifitas perempuan menjadi menurun dan perempuan menjadi tertinggal dibandingkan dengan laki-laki . Melihat hal ini, pemerintah dan gereja bersepakat untuk mendirikan sekolah bagi perempuan yang diberi nama Skol Bife Meto. Secara etimologis, Skol Bife Meto berasal dari bahassa Timor yakni; Skol yang berarti sekolah, Bife yang berarti perempuan, dan Meto yang berarti Timor, jadi Skol Bife Meto berarti Sekolah Perempuan Timor. Sekolah ini didirikan dengan tujuan agar perempuan Timor mempunyai kesempatan untuk memberi perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji peran Skol Bife Meto di Desa Anin, Kec. Amanatun Selatan Kab Timor Tengah Selatan sebagai bagian dari upaya untuk mengangkat derajat perempuan. Metode penelitian yang digunakan ialah deskripsi dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan menemukan fakta untuk menggambarkan realita yang terjadi berdasarkan fenome-fenome yang ada. Kehadiran sekolah Bife Meto nampak membawa perubahan dalam kehidupan para siswi dan keluarga mereka. Banyak istri yang mulai berani berbicara kepada suami tentang pembagian kerja di dalam rumah. Bahkan ada juga suami yang mulai memiliki kesadaran bahwa bekerja dalam rumah bukan semata-mata tugas seorang istri, tetapi tanggung jawab bersama sebagai anggota keluarga. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan merupakan tempat yang penting bagi kehidupan perempuan untuk hidup di tengah masyarakat yang patriarki. Dengan mendapatkan pendidikan yang baik maka perempuan dapat mengubah kehidupannya. Perempuan diciptakan Allah untuk menjadi penolong yang sepadan dengan laki-laki (Kej.2:21-22). Laki-laki dan perempuan diciptakan oleh Allah yang sama tanpa membedakan bentuk dan rupa sehingga pemaknaan tentang kehadiran perempuan di samping laki-laki adalah supaya laki-laki dan perempuan dapat secara bersama-sama dalam mengusahakan dan memelihara segala makhluk ciptaan Allah lainnya. Kesetaraan gender yang diperjuangkan di Skol Bife Meto ini adalah bagian dari pergumulan teologis tentang kesetaraan gender. Oleh karena itu, telaah tentang penciptaan Adam dan Hawa sebagai manusia pertama yang diciptakan oleh Allah menjadi bagian yang penting dalam melihat keseteraan gender secara teologis. Hal ini bertujuan untuk melihat bagaimana kesetaraan gender dapat nampak dalam tafsiran kitab suci, yang sering menggunakan kaca mata patriarki, jika menggunakan kacamata gender. Kata kunci: Skol Bife Meto, gender, pendidikan
PENGARUH PENAMBAHAN EM4 TERHADAP LAMA PENGURAIAN LIMBAH SAYURAN MENJADI BIOGAS Manek A.Y. *) Nainiti N.P.P.E **) Abineno J.C **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan EM4 terhadap lam penguraian limbah sayuran menjadi biogas dan jumlah EM4 yangbtepat dalam proses penguraian sayuran menjadi biogas. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan yaitu dengan penambahan EM4 15 ml,30 ml,45 ml,60,ml dan 75 ml pada proses fermentasi limbah sayuran 3 kilo pergalon dan menggunakan 10 liter air bersih. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai F hitung adalah 25,58 dan nilai F table 5% adalah 3,06 dan 1% 4,89. Maka niali F hitung >F table yang artinya terdapat pada masing-masing perlakuan penambahan EM4. Kata Kunci : Stater EM4 (Effective Microorganisme-4) Limbah sayuran biogas. Keterangan : * peneliti ** pembimbing
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: Laporan Akuntabilitas kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kupang tahun 2020 dengan berpedoman pada Peraturan Mentri Pendaya gunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi nomor 53 tahun 2014 dalam penyajiannya masih belum sempurnah terutama di bagian Realisasi anggaran.
ABSTRAK PETA IKLIM BERDASARKAN KLASIFIKASI IKLIM OLDEMAN UNTUK MENENTUKAN JENIS TANAMAN PANGAN YANG SESUAI DI NUSA TENGGARA TIMUR PROGRAM STUDI MEKANISASI PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG Bajo N. E*) Lano M.L**) Nainiti N.P.P.E**) Suatu kajian hasil penelitian yang bersifat kualitatif yang bertujuan untuk menghasilkan peta iklim Oldeman dengan menggunakan aplikasi Arcgis 10.3dalam menentukan jenis tanaman yang sesuai di Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini mendapatkan hasil peta iklim Oldeman di Nusa Tenggara Timur, dimana hasil penelitian yang diperoleh Zona iklim B2 ditanam padi dua kali setahun dan pada musim kering cukup untuk ditanami palawija, Zona Iklim C3 dapat ditanami padi satu kali dan tanaman palawija dapat ditanami dua kali dalam setahun tetapi untuk palawija yang ditanam pada penanaman kedua harus berhati – hati agar tidak terjadi pada bulan kering. Zona D3 hanya dapat ditanami padi dan juga palawija satu kali selama setahun tergantung adanya persediaan air. Kata Kunci : Iklim, Zona,Padi, Palawija Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing
Tanaman kakao merupakan salah satu komoditas unggulan yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam hal pendapatan petani dan sumber devisa negara melalui perolehan nilai ekspor. Salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki pertanian kakao sebagai penyokong ekonomi terbesar adalah Kabupaten Ende. Dusun Tebowea adalah salah satu dusun yang berada di Desa Wolosambi Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende yang dimana warganya memiliki peternakan babi dan sebagai petani kakao. Namun di Dusun tersebut, warganya belum memanfaatkan limbah padat peternakan babi sebagai pupuk dan teknik budidaya bibit kakao pun belum maksimal. Tujuan dari penilitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk limbah padat peternakan babi terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) di Dusun Tebowea Desa Wolosambi Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan variasi 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga diperoleh 20 unit perlakuan. Hasil pengamatan pada rerata tinggi bibit tanaman kakao yang tertinggi yaitu pada P3 (1200 gr tanah : 800 gr pupuk) dengan tinggi 8,28 cm, rerata jumlah daun yang tertinggi yaitu P0 (2000 gr tanah : 20 gram pupuk TSP) dengan jumlah daun 5,00 helai, rerata diameter pangkal batang bibit tanaman kakao tertinggi terdapat pada P3 (1200 gr tanah : 800 gr pupuk) dengan ketebalan 2,59 cm dan rerata lebar daun bibit tanaman kakao tertinggi terdapat pada P3 (1200 gr tanah : 800 gr pupuk) dengan jumlah 4,66 cm. Dari parameter pengukuran tinggi tanaman, lebar daun, dan diameter pangkal batang memiliki pengaruh yang nyata, sedangkan jumlah daun tidak memiliki pengaruh nyata. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan peningkatan pertumbuhan bibit kakao pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun dan diameter pangkal batang. Namun dari hasil sidik ragam Anova tidak ada pengaruh pada parameter jumlah daun, sedangkan tinggi bibit tanaman kakao memiliki pengaruh yang signifikan dengan hasil terbaik pada P3 (1200 gr tanah : 800 gr pupuk).
Mengkudu merupakan salah satu tanaman tropis yang dapat digunakan Di Nusa Tenggara Timur ada banyak macam tumbuhan yang tumbuh sebagai tumbuhan liar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.salah satu jenis tumbuhan yang tumbuh sacara liar dan dikenal oleh masyarakat serta memiliki banyak khasiat adalah tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L.). Urin sapi merupakan kotoran ternak yang berbentuk cair. Selama ini urin sapi dibuang karena dianggap kotor dan juga bau, dan ternyata urin sapi memiliki manfaat menjadi pupuk organik cair bagi pertumbuhan tanaman. Pupuk cair urin sapi sebagai sumber hara tanaman, bahan ini merupakan sumber pupuk yang dapat dimanfaatkan dengan murah (Susanto, 2004). Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui pengaruh limbah urin sapi terhadap perkecambahan mengkudu, 2) untuk mengetahui pengaruh limbah urin sapi terhadap kualitas semai mengkudu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap terdiri dari 5 kelompok perlakuan, kelompok tersebut dibagi atas 1 kelompok kontrol dan 4 kelompok pemberian perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova satu jalur pada tingkat kesalahan 5% dan dilanjutkan uji jarak Duncan Multiple Range Test (DMRT) dan dapat disimpulkan pemberian pupuk organik cair limbah urin sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L. ).Pemberian pupuk organik cair limbah urin sapi pada perlakuan P3 lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
ABSTRAK PENGARUH PENYUNTIKAN HORMON OVAPRIM SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN MASA OVULASI, DAYA TETAS TELUR DAN SINTASAN HIDUP LARVA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI BALAI PERBENIHAN IKAN AIR TAWAR SENTRAL NOEKELE Leki, M. G)* Kasse, A)** Sabuna, A)*** Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan komoditas utama dalam budidaya air tawar dan termasuk produk penting dalam perdagangan internasional (Altun dkk., 2006). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penyuntikan hormon ovaprim sebagai upaya percerpatan masa ovulasi, daya tetas telur dan sintasan hidup larva ikan nila. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain rancangan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji ANOVAsatu faktor kemudian dilanjutkan dengan Uji BNT. Perlakuan yang diberikan kontrol/gram berat badan ikan (A), 0,3 ml/g berat badan ikan (B), dan 0,6 ml/g berat badan ikan (C) dengan masing-masing dibuat tiga ulangan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada masa ovulasi tercepat terdapat pada perlakuan C (0,6 ml/g berat badan ikan) dengan nilai rerata 466,66 menit, dan masa ovulasi terlama terdapat pada perlakuan A (0 ml/g berat badan ikan) dengan nilai rerata 1109 menit hal ini dapat dilihat dari pemberian hormon. Ikan yang tidak di beri hormon ovaprim akan lama memijah dikarenakan kandungan gonadotropin dalam darah belum cukup untuk terjadinya ovulasi, dan tidak adanya rangsangan hormonal dari luar yang dapat meningkatkan kandungan gonadotropin dalam tubuh ikan. Pada daya tetas telur dan sintasan larva rerata tertinggi terdapat pada perlakuan C ( 0,6 ml/g) dengan nilai rerata 84,66 % dan 88 % dan nilai rerata terendah terdapat pada perlakuan A ( 0 ml/g ) dengan nilai rerata 40,66 % dan 48%. Kata Kunci : Hormon Ovaprim, Masa Ovulasi, Daya Tetas Telur, Sintasan Hidup Larva, Ikan Nila (Oreochromis niloticus).
Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang sangat potensial bagi masyarakat indonesia. kebutuhan akan ikan harus diolah dalam bentuk pegawetan secara alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak buah belimbing (Averrhoa bilimbi) L) terhadap masa simpan ikan bandeng (Chanos chanos F). Jenis penelitianya adalah deskripsi kuantitatif dengan metode eksperimen kuantitatif dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) serta empat perlakuan dan empat ulangan sehingga menghasilkan 16 unit percobaan dengan menggunakan analisis data uji anova. Dalam penelitian ini yang akan dianalisis yaitu kadar lemak dan uji organoleptik. Pada uji kadar lemak diperoleh semakin besar konsentrasi ekstrak buah belimbing semakin banyak pula kadar lemak yang didapatkan. Rata-rata pada (kontrol) 1,1654 gr, (Perlakuan 1) 1,2520 gr, (P erlakuan 2) 4,9166 gr dan (Perlakuan 3) 6,4875 gr. kadar lemak tertinggi terdapat pada (perlakuan 3) dengan nilai rata- rata (6,4875) tingginya kadar lemak karena dipengaruhi oleh pemberian ekstrak buah belimbing yang banyak. Sedangkan hasil uji organoleptik warna ikan bandeng diperoleh dari tingkat kesukaan panelis pada warna,aroma, rasa dan tekstur ikan bandeng memiliki nilai rata-rata tertinggi pada perlakuan Perlakuan 2 dengan konsentrasi 300 mg/ml. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh ekstrak buah belimbing (Averrhoa bilimbi L) terhadap masa simpan ikan bandeng (Chanos-chanos F) memberi pengaruh yang sangat nyata (P>0,05) pada taraf signifikan 5% terhadap kadar lemak dan uji organoleptik warna, aroma, rasa, dan tekstur ikan bandeng yang dihasilkan.
ABSTRAK TINJAUAN TENTANG MODEL PEMBELAJARAN RENANG PADA SISWA KELAS VIII UPTD SMP NEGERI LATANG KABUPATEN ALOR Agustinus Osias Donuisang1*, Agustinus J. Nafie, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pnelitian ini adalah kurangnya fasilitas (sarana dan prasarana) mengajar dalam mata pelajaran renang, separti: kolam renang, papan luncur dan pelampung. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui tinjauan tentang model pembelajaran renang pada Siswa Kelas di SMP Negeri Latang Kecamatan Pulau Pura Kabupaten Alor Tahun Ajaran 2020/2021.. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan dokumentsi Dalam model pembelajaran kooperatif yang digunakan oleh guru penjas, ini siswa dituntut untuk lebih bekerjasama dengan kelompok, mencari ide-ide sendiri dengan kelompok, serta memberikan semangat terhadap kawan dalam kelompok. Siswa terlihat senang dan suka dengan permainan ini, walaupun dengan cuaca yang dingin tetapi tidak mengurangi semangat mereka untuk melakukan pembelajaran renang di laut karena sudah menjadi kebiasaan siswa untuk melakukan hal itu. Kolam renang bukan suatu penghambat bagi siswa dan guru untuk melakukan pembelajaran renang Simpulan: Peneliti dapat menyimpulkan bahwa kerjasama, dan kekompakan dari siswa masing-masing kelompok sangat dibutuhkan dalam pembelajaran renang ini. Dan terlihat bahwa, siswa kompak dan dapat melalui semua gaya renang dengan baik walaupun ada yang kecepatannya kurang dan teknik berenangnya belum sesuai dengan pencapain pembelajaran
Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya konsep diri akademik belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Fatuleu Barat. Faktor yang menjadi penyebab konsep diri akademik belajar siswa rendah adalah peserta didik belum maksimal atau kurang konsentrasi pada saat proses pembelajaran berlangsung yang ditandai dengan ketidak mampuan konsep diri siswa dalam menjawab pertannyaan guru tentang materi sebelumnya, Siswa kurang aktif pada proses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa maksimal, Siswa kurang yakin terhadap dirinya sendiri, kurang percaya diri, kurang berani mengeluarkan pendapat. Kondisi ini menunjukkan adanya konsep diri siswa belum maksimal dan hasil belajar akan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah penelitian Ex-post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B yang berjumlah 30 orang siswa dan objek dalam penlitian ini adalah meningkatkan konsep diri akademik hasil belajar siswa dengan model Ex-post facto. pengumpulan data dilakukan dengan angket. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan konsep diri akademik hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Ex-post facto. Hal ini dikarenakan model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif jenis deskriptif sehingga peneliti mengetahui bahwa konsep diri akademik dengan hasil belajar sangat penting dalam pembelajaran. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa tingkat hubungan konsep diri akademik siswa dan hasil belajar di SMP N Fatuleu Barat berkorelasi belajar sangat kuat.
Penelitian bertujuan mencari hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ex post facto dengan desain korelasi, variabel (X) minat belajar dan hasil belajar (Y). Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi semester 3 yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan angket, data dianalisis dengan statistik inferensial berbantuan SPSS. Hasil pengujian uji Lineritas pada Deviation from Linearity Sig adalah 0,324 lebih besar dari 0,05. Sedangkan hasil pengujian hipotesis korelasi Product Moment menunjukkan nilai sig = 0,000 lebih kecil dari = 0,05 terdapat hubungan pembelajaran yang positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar mahasiswa, dengan koefisien hubungan kuat dan tinggi. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa, dengan koefesien hubungan kuat dan tinggi. Artinya semakin baik minat belajar mahasiswa maka akan semakin meningkat hasil belajar mahasiswa.
ABSTRAK PENGARUH MEDIA DAN PEMBERIAN BIO-URINE TERHADAP PERTUMBUHAN KABESAK (Acacioleucophloea) Yahbrob, B.)* Hendrik, A. Ch.) ** Daud, Y.)** Di Pulau Timor Kabesakmerupakanjenistanaman yang tumbuh liar danmemilikibanyakmanfaat. DaunKabesakpadasaatmusimkeringmasihditemukanhijausehinggadigunakansebagaipakanmenggantikanrumput yang sudahkering. SelainitubatangkayuKabesak juga digunakanmasyarakatsebagaikayukonstruksidanmebel.PemanfaatanKabesak yang cukuptinggiolehmasyarakatPulau Timor dapatmenyebabkanpenurunanpopulasiKabesak. Tidaktersediadipersemaiansehinggatidakdapatmengadakanbibitdenganjumlahbanyakdalamwaktu yang cepat. Keterbatasan-keterbatasantersebutmenjadisuatualasankuatuntukmencobaalternatif lain diantaranyamemanfaatkanpengadaanbibitdengansemaiatauanakanalam. Dimanaanakanalamakantumbuhdenganbaikapabiladiletakanpada media tanam yang suburdandiberinutrisitambahanseperti POC bio-urine. Tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuikomposisi media tanamdanpengaruhkonsentrasi bio-urine yang baikterhadapcabutansemaikabesak. Penelitianinimerupakanpenelitianeksperimendenganmenggunakan RAL faktorialdengan 2 faktor. Faktorpertama Bio-urine dengan 4 tarafperlakuan, factor keduadengan 5 tarafperlakuanmakadiperoleh 20 unit percobaan yang diulangsebanyak 4 kali. Paremeterpengamatandalampenelitianinimeliputitinggitanaman,diameterbatangdanjumlahdaun. Hasilpenelitianmenunjukkanadanyapengaruh yang nyataperlakuan media tanamdankombinasiperlakuan bio-urine terhadaptinggitanaman yang terdapatpadaperlakuan P2U2 (Media tanah 50% : media sekambakar 50% + bio-urine 200 ml), jumlahdaunterdapatpadaperlakuan P2U2 (Media tanah 50% : media sekambakar 50% + bio-urine 200 ml) dan diameter batangterdapatpadaperlakuan P4U3 (Media sekambakar 100% + Bio-urine 300 ml) Kata kunci :Kabesak, Bio urine dan media tanam.
ABSTRAK Jenis Ubi-Ubian Yang Dimanfaatkan Sebagai Bahan Pangan di Desa Motongbang Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor Blegur,D.K.)* Bullu,N.I)** Daud,Y)* Salah satu usaha memantapkan swasembada pangan dan ketahanan pangan adalah dengan diversifikasi pangan. Diversifikasi pangan yang dimaksudkan bukan untuk menggantikan beras sepenuhnya, namun mengubah dan memperbaiki pola konsumsi masyarakat supaya lebih beragam jenis pangan dengan mutu gizi yang lebih baik. Ubi-ubian merupakan tanaman yang cocok dikembangkan untuk mengatasi masalah pangan. ubi-ubian memiliki nilai gizi tinggi dan lengkap serta dapat digunakan sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ubi-ubian yang di manfaatkan sebagai bahan pangan di Desa Motongbang Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Pengambilan data tanaman ubi-ubian dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi serta pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Jenis ubi-ubian yang berpotensi sebagai bahan pangan yang ditemukan di Desa Motongbang Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor meliputi 8 jenis tanaman ubi-ubian dan 12 kultivar dari 4 jenis tanaman yaitu Ubi kayu mentega, ubi kayu putih, ubi kayu adira 2, Ubi jalar putih, ubi jalar kuning, ubi jalar ungu, Uwi putih, uwi kuning, uwi kelapa, Uwi putih kulit coklat, Gadung, Talas kimpul, talas beneng, talas ungu, Ganyong, Garut. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan yaitu umbi dan daun. Kata kunci : Jenis ubi-ubian, Bahan pangan
ABSTRACT The research entitled “Comparative Study Between Phonemes of Mauponggo Dialect and Maunori Dialect of Nagekeo Language”. The formulation of the problem in this study is what is difference and similarity of the phonemes between the Mauponggo and Maunori dialects. The purpose of this study was to determine the differences between the Mauponggo dialects and the Maunori dialects in Nagekeo language. The subject of this study use a qulitative description method and the research instrument use were record and interviews. From the finding, the researcher found two types of phoneme were changed in them, namely Assimilation and Neutralizazion, as well as sound simmilarities and in a word between the Mauponggo dialect and by Maunori. Showed the similarities are dominant than the differences. Based on the data in the table it is found that there are fewer dialect differencess, is 10 words and 65 words similarities. Differences dialect of data like as podo and pondo which means pot, padu and pandu which means papaya, than similarity from two dialect like as kema and kema which means work, mawe and mawe which means slow