Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

PERAN GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES MELALUI PERMAINAN ROUNDERS

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan usia yang masih sangat mudah sehingga mereka kurang memahaminya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru Penjasorkes, dan siswa kelas IV SD Inpres Rondowoing. Hasil dan pembahasan: permainan rounders di sekolah merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk permainan rounders. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permainan rounders dalam pendidikan karakter sudah di terapkan di SD Inpres Rondowoing dan siswa/siswi sudah dapat menyikapinya namun masih ada beberapa siswa yang menerapkannya secara tidak baik dan benar, di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Kesimpulan: Tinjaun proses pembeljaran penjasorkes terhadap permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di jalankan dengan baik. Namun dalam mengimplementasikan permainan rounders masih ada siswa yang menerapkannya tidak secara benar. Hal ini di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah.

PENGARUH RASIO PEREKAT TEPUNG KANJI TERHADAP KUALITAS BRIKET RANTING KESAMBI (Schleichera Oleosa)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ranting kesambi (Schleichera oleosa) merupakan bagian dari tumbuhan kesambi yang banyak ditemukan di Indonesia. Ranting kesambi memiliki kandungan selulosa dan serat yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan briket. Namun, untuk meningkatkan kualitas briket yang dihasilkan, perekat atau binder sangat diperlukan. Nilai rata-rata yaitu : Kadar air 10 mesh yaitu 1,57%, 15 mesh yaitu 1,84% dan 20 mesh 2,85%, dengan nilai rata-rata tetinggi yaitu pada perlakuan 20 mesh yaitu 2,85% dan terendah yaitu 1,57% pada perlakuan 10 mesh. Kadar zat mudah menguap yaitu 10 mesh yaitu: 5,19%,15 mesh yaitu 9,46, dan 20 mesh yaitu 9,80. Maka nilai rata rata kadar zat mudah menguap yang tertinggi yaitu 20 mesh dan nilai terendah terdapat pada perlakuan 10 mesh. Kadar abu yaitu : 10 mesh yaitu: 8,74, 15 mesh yaitu: 9,14 dan 20 mesh yaitu: 9,20. Maka nilai rata rata kadar abu yang tertinggi yaitu 20 mesh dan nilai rata rata yang terendah terdapat pada perlakuan 10 mesh.. Lama Pembakaran briket yaitu : 10 mesh 34 menit, 15 mesh 37 menit dan 20 mesh 40 menit.

IDENTIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI IPA TERPADU PADA SMP NEGERI BATUPUTIH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengidentifikasi media pembelajaran pada materi IPA Terpadu Pada SMP Negeri Batuputih Kabupaten Timor Tengah Selatan.Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan identifikasi media pembelajaran, proses penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait identifikasi media pembelajaran pada materi IPA Terpadu. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru IPA tiga orang dan peserta didik 15 orang dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah lima media pembelajaran yang sudah di terapkan di sekolah yaitu (Media Berbasis Manusia; media ini tidak menggunakan bantuan media lain seperti handphone dalam berkomunikasi. Media Berbasis Cetak; media ini berupa buku cetak, LKPD, bahan ajar dan buku-buku yang ada diperpustakaan. Media Berbasis Visual dan Media AudioVisual; gambar, poster, video dan slide adalah media visual yang sering digunakan di SMP Negeri Batuputih. Dan Media Berbasis Computer; digunakan pada saat mata pelajaran TIK). kelima media pembelajaran yang telah penelitin identifikasi, semuanya memiliki peran dalam meningkatkan pembelajaran siswa. Media yang paling banyak memberikan peran dalam meningkatkan pemahaman siswa adalah media berbasis manusia, media berbasis cetak dan media berbasis visual. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ke lima media pembelajaran sudah diterapkan akan tetapi yang sering digunakan pada saat proses pembelajaran yaitu media berbasis manusia, media cetak, dan visual.

IDENTIFIKASI TUMBUHAN ANGGREK (ORCHIDACEAE) PADA KAWASAN HUTAN DIKLAT SISIMENI SANAM KABUPATEN KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indonesia merupakan Negara yang menyimpan kekayaan plasma nutfah anggrek paling besar di Dunia. Dari sekitar 26.000 spesies, Indonesia memiliki sekitar 6.000 spesies tanaman anggrek dunia. Tanaman anggrek memiliki daya tahan yang lama sebagai tanaman potnya, banyaknya variasi dari bunga anggrek merupakan salah satu keunggulan tanaman anggrek yang memungkinkan untuk menjadi komoditi yang dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan dan bahkan merupakan salah satu komoditas ekspor non migas yang paling potensial. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan anggrek yang terdapat pada kawasan hutan Diklat Sisimeni Sanam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode survey eksploratif dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 3 jenis anggrek yang tumbuh yaitu anggrek Vanda Sp, Dendrobium moniliforme, dan Dendrobium discolor dengan pencarian anggrek tersebut mengunakan metode Survey eksploratif ( jelajah), dengan teknik purposive sampling, dimana didapati 3 lokasi penelitian berdasarkan wawancara, lokasi penelitian tersebut adalah Padang savana Desa Ekateta, Kawasan hutan dalam seputaran air terjun Oesusu dan perumahan warga yang tingal di kawasan hutan diklat Sisimeni Sanam.

PENGARUH HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA) BERBASIS FLORA CIRI KHAS NTT TERHADAP MINAT BELAJAR DI SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA) BERBASIS FLORA CIRI KHAS NTT TERHADAP MINAT BELAJAR DI SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG Saefatu Y)* Meha, M.A)** Nomleni, F.Th)** ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 4 Kota Kupang, ada beberapa kendala untuk mencapai pembelajaran yang optimal yakni dalam proses pembelajaran, siswa kurang fokus dalam materi yang dibahas sehingga dalam penyelesaian soal-soal, hasil belajar siswa kurang memuaskan. Masalah yang ditemukan di SMA Negeri 4 Kota Kupang yaitu minat belajar siswa yang masih rendah. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi seluruh siswa kelas X berjumlah 386 siswa, sampel kelas eksperimen 35 siswa dan kelas kontrol berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji t, bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perhitungan Independent Samples Test nilai signifikan Equal variances assumed memiliki taraf Sign p= 0.000 yang artinya 0,05 maka hipotesis yang dipakai yaitu H1 diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pada minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan handout di SMA Negeri 4 Kota Kupang. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang diterapkan dapat melatih siswa untuk bekerjasama dalam kelompok tanpa ada yang mendominasi sehingga tercipta ketertarikan dan keaktivan siswa yang dapat berpengaruh terhadap minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran. Kata Kunci : Handout minat belajar berbasis flora ciri khas NTT. Keterangan: )*Peneliti )**Pembimbing I )** Pembimbing II THE EFFECT OF HANDOUT OF MOSS PLANT (BRYOPHYTA) BASED ON NTT’S SPECIFIC FLORA FEATURES ON LEARNING INTEREST AT SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG Saefatu.Y)* Meha, A.M)** Nomleni, F.Th)** ABSTRACT Based on the results of observations at SMA Negeri 4 Kota Kupang, there are several obstacles to achieving optimal learning, namely in the learning process, students are less focused on the material being discussed so that in solving questions, student learning outcomes are unsatisfactory. The problem found at SMA Negeri 4 Kota Kupang is that students' interest in learning is still low. The method used is the experimental method. The population of all students in class X totaled 386 students, the sample for the experimental class was 35 students and the control class was 29 students. The data were collected using a questionnaire and the data obtained were analyzed using the t test, supported by SPSS version 22. The results showed that the Independent Samples Test calculated a significant value of Equal variances assumed, which had a Significance level of p= 0.000, which means 0.05, so the hypothesis used was H1 is accepted and Ho is rejected. So it can be concluded that there is an influence on the learning interest of students who take part in learning using handouts at SMA Negeri 4 Kota Kupang. This is because the learning that is applied can train students to work together in groups without anyone dominating so as to create student interest and activity which can affect student learning interest in participating in learning. Keywords : Handout interest in learning based on the characteristics of the flora of NTT. Information: )* Researcher )**Supervisor I )** Supervisor II

PEMBUATAN TEPUNG MOCAF SINGKONG LOKAL (Manihot esculenta) PADA BERBAGAI VARIASI MESH

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indonesia kaya akan sumber pangan tinggi karbohidrat. Salah satu komoditi pangan sumber karbohidrat yang melimpah di Indonesia adalah singkong. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahuikualitas kimia dilihat dari parameter (kadar air, kadar abu, kadar pati) dengan berbagai variasi mesh, untuk mengetahui uji organoleptik dilihat dari parameter (warna, aroma, tekstur) dengan berbagai variasi mesh. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini untuk analisis kimia adalah kadar air, kadar abu dan kadar pati. Kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan P2 dengan nilai rata-rata 10,59%, kadar abu tertinggi terdapat pada perlakuan P2 dengan nilai rata-rata 2,30%, sedangkan kadar pati tertinggi terdapat pada perlakuan P1 dengan nilai rata-rata 44,93%. Uji organoleptik meliputi warna, aroma dan tekstur dengan uji hedonik. Nilai tingkat kesukaan tertinggi terhadap parameter warna terdapat pada perlakuan P0 dengan nilai rata-rata 4,00 (kriteria sangat putih), nilai tingkat kesukaan tertinggi terhadap parameter aroma terdapat pada perlakuan P0 dengan nilai rata-rata 3,30 (kriteria cukup suka), dan nilai tingkat kesukaan tertinggi terhadap parameter tekstur terdapat pada perlakuan P0 dengan nilai rata-rata 4,00 (kriteria sangat halus).

PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS BUBUK CANGKANG TELUR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L.)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Cangkang telur merupakan limbah rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik karena mengandung unsur kalsium karbonat, fosfor, magnesiumdan kalium. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis bubuk cangkang telur terhadap pertumbuhan tanaman terung ungu (Solanum melongena L.). Desain penelitian menggunakan desain rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (20 g), perlakuan C (25 g), perlakuan D (30 g), dan perlakuan E (35 g) dan 4 pengulangan. Parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang. Analisis data menggunakan one way anova taraf signifikan 5%. Jika perlakuan memberikan pengaruh maka dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pada tinggi tanaman karena nilai sig 0,000 0,05 dan diameter batang sig 0,001 0,05. Berdasarkan uji lanjut DMRT pada tinggi tanaman terdapat perbedaan yang sangat nyata pada perlakuan E (35 g) yaitu 25,12 cm. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian pupuk cangkang telur berpengaruh pada tinggi tanaman dan diameter batang jenis perlakuan yang memberikan pengaruh terbaik adalah perlakuan E.

PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK GERGAJI KAYU JATI (Tectona grandis) DAN ARANG SEKAM PADI SEBAGAI MEDIA TANAM UNTUK CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam mendukung produktivitas tanaman cabai rawit (C. frutescens L) secara intensif perlu dilakukan penyediaan bibit yang berkualitas di persemaian. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas bibit yaitu serbuk gergaji kayu jati dan arang sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah serbuk gergaji kayu jati dan arang sekam padi sebagai media tanam cabai rawit (C. frutescens L). Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental yang dilaksanakan di Polybag yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu 4 P0 = 3kg Tanah Humus,P1 = 2kg Tanah Humus + 1kg Arang Sekam Padi P2 = 2kg Tanah Humus + 1kg Serbuk Gergaji Kayu P3 = 2kg Tanah Humus + 0,5kg Arang Sekam + 0,5kg Serbuk Gergaji Kayu .Perlakuan yang dilakukan dengan 3 kali pengulangan menghasilkan 12 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah helai daun, dan banyaknya buah. Pengamatan ini dilakukan selama 120 hari.Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan kemudian dilakukan uji lanjutan denganuji jarak berganda Duncan atau Duncan’s New MultipleRange Test (DNMRT) pada taraf 5%.Berdasarkan hasil penelitian, P3 (Tanah Humus :Arang Sekam : Serbuk Gergaji Kayu; 2 : 0,5 : 0,5) memberikan pengaruh yang signifikan dalam pertumbuhan tanaman cabai rawit (C. frutescens L) dengan rata-rata tinggi tanaman 40,56 cm, jumlah helaian daun 28,75 helaidan jumlah buah denganrata-rata 32,33 buah. Penggunaan serbuk gergaji kayu jati dan arang sekam padi memberikan pertumbuhan bibit yang lebih baik dibanding media tanam serbuk gergaji maupun arang sekam padi saja.

INVENTARISASI HAMA YANG BERPOTENSI MENYERANG TANAMAN JATI (Tectona grandis) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis-jenis hama dari gejala atau tanda serangan, jumlah yang terserang dan intensitas kerusakan yang ditemukan pada tanaman jati (Tectona grandis) di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode identifikasi. Penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan teknik intensitas sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada 4 jenis hama yang berpotensi menyerang tanaman jati (Tectona grandis) di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang yaitu Ulat daun (Diaphania indica S.), Kutu putih (Pseudococcus/Mealibug), Semut hitam (Fuliginosus Lasius), Rayap (Neortemes tectonae). Hasil analisis menunjukan bahwa indeks kerusakan tegakan plot A, B dan C pada daun sebesar 48% dan masuk dalam kategori rusak sedang sedangkan batang sebesar 53% dan masuk pada kategori rusak berat. Indeks kerusakan terubusan pada plot D, E, F, dan G pada daun sebesar 40% dan masuk dalam kategori rusak sedang sedangkan batang sebesar 5% dan masuk dalam kategori rusak ringan. Berdasarkan data indeks kerusakan tegakan dan terubusan pada seluruh plot baik dari A, B, C, D, E, F, dan G maka keseluruhan jumlah pohon yang diserang oleh hama berdasarkan kerusakan tegakan sebesar 45% dan terubusan sebesar 53%. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menekan atau mengurangi tingkat serangan hama terhadap tanaman Jati (Tectona grandis), seperti melakukan sanitasi lingkungan, melakukan pengendalian alami dan melakukan pendampingan, memberikan masukan, memberikan sosialisasi pada petani untuk dapat menekan tingkat serangan hama sehingga tanaman jati dapat dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi, dan bahan pangan bagi masyarakat setempat.

Penggunaan Metode Look and Say untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Siswa Kelas VIII SMP N 2 Kupang”.

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

This research entitled “Use of Look and Say Method to improve student’s Vocabulary Mastery at the Eighth Grade of SMP N 2 Kupang.The writer’s research problem is:Does the Use of Look and Say method improve students’ vocabulary at the eighth grade of SMP Negeri 2 Kupang? Aim of this study is: To find out whether or not the use of Look and Say method improve students’ vocabulary at the eighth grade of SMP N 2 Kupang. In this study the writer used descriptive quantitative especially Experimental Design. Based on the analysis it was found that there is an improvement between students’vocabulary before and after giving treatment by using Look and Say Method that can be proved through the result showed that the pre test is 33,51 and the post test is 84,68, then the T-Test 10,9 due T-table is 1,695 the T-test is higher than T-table so the alternative hypothesis (Ha) is accept and the null hypothesis(Ho)is rejected therefore based on the data obtained, the writer writer concludedthat: The student’s vocabulary mastery before using of Look and say method wasstilllow,the problem was that they were stil llack of the vocabularies and not familiar with the words but After the writer gave the treatment by using Look and Say Method vocabulary of Student’s at SMP Negeri 2 Kupang very good improvement. Keywords: Vacabulary Mastery, Look and Say Method

IDENTIFIKASI TUMBUHAN PEWARNA ALAMI DAN MORDAN DI DESA EKATETA KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pewarna alami merupakan warna yang dapat dihasilkan dari berbagai jenis tumbuhan penghasil pewarna alami yang dapat diperoleh dari bagian-bagiannya seperti pada daun, kulit batang, kulit buah, biji, akar dan bunga yang telah melalui beberapa proses yaitu direbus,dibakar, dimemarkan ditumbuk dan langsung digunakan. Terdapat kurang lebih 150 jenis pewarna alami di Indonesia yang telah diidentifikasi dan digunakan secara luas dalam berbagai industri seperti pada komoditas kerajinan dan batik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja jenis-jenis tumbuhan pewarna alami dan mordan yang terdapat di Desa Ekateta Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi atau penjelajahan yaitu tindakan penjelajahan suatu permasalahan atau topik untuk memahami suatu permasalahan tersebut yang berhubungan dengan upaya untuk menentukan apakah tumbuhan pewarna alami dan mordan tersebut ada atau tidak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 8 jenis tumbuhan pewarna alami yaitu mahoni (Swietenia macrhophylla King) menghasilkan warna merah, mengkudu (Morinda citrifolia L) menghasilkan warna merah, pinang (Schleichera oleosa L) menghasilkan warna merah, kunyit (Curcuma domestica L) menghasilkan warna kuning, Jati (T. grandis L. f) menghasilkan warna ungu, mangga (M. indica L) menghasilkan warna hitam, nangka (Arthocar pusintegra L) menghasilkan warna kuning, kusambi (Schleichera doesa L) menghasilkan warna merah. Dan 3 jenis mordan yaitu biduri (Calotropis gigantea L.Dryand ), jarak pagar (Jatropha curcas L ) dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia ).

FAKTOR MEMPENGARUHI RENDAHNYA MOTIVASI DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI BALU

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang:Guru sebagai salah satu pelaksana dalam pendidikan harus mempersiapkan materi ajarnya dalam rangka mengembangkan potensi siswa. Untuk itu guru sebagai motivator bagi siswa untuk semangat belajar harus dapat memilih metode yang tepat dalam menumbuhkan minat belajar siswa. Tujuan penelitian:Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Rendahnya Motivasi Siswa Kelas VII Smp Negeri Balu dalam mengikuti Pembelajaran Penjasorkes. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk meniliti atau menemukan informasi dan diharapkan memperoleh gambar mengenai keterlaksaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Penelitian deskriptif sendiri bertujuan untuk membuat perencanaan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi daerah tertentu Hasil dan pembahasan:Memotivasi siswa merupakan suatu kewajiban yang dilakukan seorang guru agar mendaptkan rasa ingin tahu siswa untuk mendapatkan kepuasan serta kesenangan dalam dirinya sebagai suatu kegiatan pembelajaran. Sebagai siswa kami harus menjaga sikap dan tingkah laku kami untuk menjaga perasaan dalam cara menghargai guru dalam proses pembelajaran didalam kelas maupun diluar kelas agar kami mendapatkan nilai atau petunjuk buat bekal masa depan kami. Simpulan:Hasil penelitian ini maka peneliti menyimpulkan bahwa: Faktor yang mempengaruhi rendahnya motivasi dalam mengikuti pembelajaran adalah: 1. Faktor Internal, Faktor yang terjadi di dalam kelas adalah, kurang percanya diri siswa dalam mengikuti pembelajaran dan kurangnya rasa ingin tau siswa yang menurun untuk menggetahui hal baru. 2. Faktor Eksternal, Faktor yang terjadi pada luar kelas adalah kurangnya rasa percanya diri siswa untuk mencoba hal baru dan kurangnya sarana dan prasarana ada pada sekolah tersebutsehingga membuat proses pembelajandi luar kelas kurang efektif.

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, PENGALAMAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI ( Studi Kasus Kantor Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur )

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk bisa mengetahui tentang pengaruh penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan berjumlah 34 pegawai. Semua populasi ini dijadikan unit pengamatan, sehingga penelitian ini termasuk penelitian populasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial(T), Uji Simultan (F), dan Uji Koefisien Determinasi(R2).Oleh karena itu maka dapat dibuktikan hasil perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linear berganda dangan nilai konstanta a sebesar 7,168. Sedangkan untuk koefisien regresi b1 = 0,022, b2 = 0,333, b3 = 0,790. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh penempatan kerja (X1), pengalaman kerja (X2) dan lingkungan kerja (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y=7,168+0,022X1+ 0,333X2+ 0,790X3 +e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh penempatan kerja (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Ditemukan nilai signifikan 0,854 >0,05 dan nilai t hitung 0,186 t tabel 2,04227, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak berarti penempatan kerja (X1) tidak memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai(Y). berikut hasil uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh pengalaman kerja (X2) terhadap kinerja pegawai, diketahui bahwa untuk variabel pengalaman kerja (Y). t hitung = 1,684 t tabel 2,04227 dan nilai signifikan = 0,103 oleh karena itu nilai sig0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu pengalaman kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berikut ini hasil uji hipotesis ketiga yaitu dengan nilai signifikan sebesar 0,0010,05 dan nilai t hitung 3,699>2,04227 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima berarti lingkungan kerja(X3)berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai(Y). sedangkan untuk hasil pengujian Uji F Diketahui bahwa sig, untuk pengaruh (simultan) X1,X2 dan X3 terhadap Y adalag sebesar 0,0000,05 dan nilai Fhitung 22,120>Ftabel 2,91, maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Kota Kupang. Dan untuk hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat diketahui hasil uji koefisien determinasi R2 dengan nilai R Square sebesar 0,689 hal ini mengandung arti bahwa besar pengaruh variabel X1,X2 dan X3 secara simultan terhadap variabel Y adalah sebesar 68,9% dengan sisanya 31,1% disebabkan oleh faktor lain. Hasil ini menunjukkan bahwa seluruh variabel baik itu penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kesimpulan penelitian ini adalah setiap variabel bebas baik itu penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.

MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA PERMAINAN BOLA KASTI PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SD GMIT BESNAKE

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Modifikasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pengubahan, maksudnya pengubahan dari bentuk semula, dari yang kurang menarik menjadi lebih menarik tanpa menghilangkan fungsi aslinya. Tujuan penelitian: Modifikasi sarana dan prasarana dalam pembelajaran permainan bola kasti di SD GMIT Besnake. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif desskriptif, subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan guru penjas di SD GMIT Besnake. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1). Observasi, 2). Wawancara, 3). Dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Hasil dan pembahasan: Data yang dikumpulkan selanjudnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam pembelajaran bola kasti ditemukan Kurangnya sarana dan prasarana dalam pembelajaran bola kasti, sehingga membuat guru berinisiatif untuk membuat modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola kasti menggunakan bebak kelapa, serabut kelapa dan daun gewang. Simpulan: Dengan adanya modifikasi sarana dan prasarana pembelajaran bola kasti sehingga dapat membatu guru dalam menangani permasalahan dan dapat membantu siswa agar lebih mudah memahami pebelajaran serta dapat menguasai teknik gerak dasar bola kasti.

PENGARUH STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PEMBIAYAAN PRODUK PADA KOPERASI SOLIDARITAS STA. MARIA ASSUMPTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan dalam dunia usaha di Indonesia, ditandai dengan banyaknya perusahaan-perusahaan yang bermunculan, baik yang bergerak di bidang lembaga keuangan, industri maupun perusahaan jasa, yang menyebabkan kompetisi antara perusahaan tersebut semakin tajam, sehingga menuntut para manager untuk tampil lebih profesional dalam mengelola usaha pemasaran untuk menjamin bahwa perusahaan yang bersangkutan beroperasi secara efektif dan efisien. Dalam usaha mencapai kesuksesan perusahaan, peranan manager dalam memilih dan merencanakan strategi pemasaran sangat penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Akan tetapi, dengan mengembangkan strategi pemasaran, manager harus mempertimbangkan untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen saja, melainkan juga posisi industri perusahaan yang bersangkutan dibanding pesaing. Oleh karena itu, manager pemasaran harus merancang strategi pemasaran yang kompetitif yang sepadan dengan posisi dan sumber daya pesaing dan secara terus menerus menyesuaikan strategi-strategi tersebut dengan persaingan yang terus berubah. Strategi merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perusahaan,tanpa suatu strategi perusahaan akan mengalami banyak sekali hambatan-hambatan dalam mencapai tujuan perusahaan.Dalam menjalankan suatu usaha pasti ada tujuannya dan kemudian di terapkan langkah –langkah agar tujuan itu tercapai. Sofyan Assauri (2007:12) Pemasaran merupakan serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan dan aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu,pada masing-masing tingkat dan acuan serta alokasinya,terutama sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan. Tjiptono (2007) bahwa:fundamental yang di rencanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan kenunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang di masuki dan program pemasaran yang di gunakan untuk melayani pasar. Menurut PP Nomor 9 Tahun 1995, tentang pelaksanaan simpan pinjam oleh koperasi, pengertian pinjaman adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamaankan dengan itu, berdasarkan tujuan atau kesepakatan pinjaman meminjam antara koperasi dengan pihak lain mewajibkan pihak meminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan disertai pembayaran sejumlah imbalan. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruh strategi pemasaran terhadap produk pembiayaan pada koperasi Solidaritas Sta.Maria Assumpta Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Berdasarkan hasil pengujian ini, diketahui variabel strategi pemasaran (X) berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan produk pada kantor Koperasi Solidaritas Sta. Maria Assumpta Kupang. Hal ini dilihat dari signifikasi X, nilai t hitung -0,034 1686 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positif pada variabel strategi pemasaran (X) teerhadap variabel pembiayaan produk (Y). Pengaruh Strategi Pemasaran kerja terhadap pembiayaan produk dapat diukur dari variabel strategi pemasaran (X) yang memiliki tiga (8) indikator sesuai dengan jawaban responden.

TINJAUAN MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK SILA PADA PERMAINAN SEPAK TAKRAW

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, tinjau model pembelajaran teknik dasar sepak silah pada permainan sepak takraw pada siswa di SMP Swasta Swadaya Tarus. Siswa harus banyak belajar, berlatih sampai lincah dan selalu memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiman siswa dalam pembelajaran penjas khususnya pada saat melakukan teknik dasar sepak sila pada permaianan sepak takraw. Metode penelitian: metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan dengan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah guru PJOK, siswa kelas VIII di SMP Swasta Swasta Swadaya Tarus Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menujukan bahwa dalam tinjau model pembelajaran teknik dasar sepak sila pada permainan sepak takraw berjalan dengan baik. Dalam pembelajaran, seluruh rangkaian penyajian materi ajar yang meliputi segala aspek sebelum, sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru serta segala fasilitas yang terkait secara langsung dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan belajar. Simpulan: Pada pembelajaran penjas tentang teknik dasar sepak sila pada permainan sepak takraw di SMP Swasta Swadaya Tarus berjalan dengan baik. Dan selalu memberi pemahaman bagi siswa yang masih memiliki kekurangan dalam melakakukan teknik dasar sepak sila.

PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLA KASTI DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS IV SD INPRES OESAPA KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLA KASTI DALAM PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING PADA SISWA KELAS IV SD INPRES OESAPA KOTA KUPANG Nelson R. O. Kaelusu1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Aktifitas bermain merupakan kegiatan spontanitas dan menyegarkan serta mempunyai dampak baik buat anak, dorongan bermain mengaitkan peran dengan sungguh, baik menggunakan alat maupun non alat Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan modifikasi permainan bola kasti dalam Pembelajaran Lempar Lembing pada siswa kelas IV SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, dan Guru Penjasorkes di SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Melalui penarapan modifikasi permainan bola kasti dalam pembelajaran Penjasorkes, siswa merasa senang dan bersemangat, serta gembira. Yang menjadi factor penentu diantaranya adalah 1) Guru, 2) Siswa, 3) Alat yang dimodifikasi. Simpulan: Penerapanmodifikasi permainan bola kasti dalam pembelajaran Penjasorkes tidak terlepas dari adanya kemampuan serta kreatifitas seorang Guru Penjasorkes dan juga minat maupun kemauan belajar siswa, dan juga alat yang digunakan dalam menunjang kelancaran proses belajar mengajar Penjasorkes sehingga Guru Penjasorkes dan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal, memuaskan dan menggembirakan. Katakunci: Modifikasi permainan bola kasti; Pembelajaran Penjasorkes

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA SENGKETA HAK KEPEMILIKAN ATAS TANAH

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Terjadinya Sengketa Hak Kepemilikan Atas Tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah dan Mengapa Judex Factie dan Judex Juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : Untuk Mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah dan Untuk Mengetahui Alasan Judex Factie dan Judex Juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat. Sifat penelitian ini adalah penelitian ini adalah penelitia deskriptif.jenis penelitian ini adalah penelitian normatif dan variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor sengketa hak keoemilikan atas tanah dan alasan judex faktie dan judex juris mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat.variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim sengketa kepemilikan atas tanah. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka di peroleh jawaban faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah yaitu Tergugat melarang penggugat untuk menguasai tanah sengketa dan Alasan judeks faktie dan judex juris mengabulkan gugatan penggugat,yaitu penggugat mampu membuktikan dalil-dalil gugatanya dan Alasan hakim peninjauan kembali menjatuhkan putusan membatalkan putusan kasasi, adanya kekhilafan dan kekiliruan yang nyata dalam putusan judeks yuris. Saran Penulis adalah: Agar dalam menjatuhkan putusan, hakim harus mempertimbangkan asas keadilan, asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum. Bagi Judex Facti, Judex Juris dan Pengadilan Tinggi dalam memutuskan suatu perkara harus memperhatikan fakta-fakta yang ditemukan di dalam persidangan agar tidak salah dalam menjatuhkan putusan.

Deskripsi Tentang Penjatuhan Pidana Terhadap Terdakwa Tindak Pidana Obstruction Of Justice Oleh Advokat

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi: “Deskripsi Tentang Penjatuhan Pidana Terhadap Terdakwa Tindak Pidana Obstruction Of Justice Oleh Advokat”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Mengapa putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana Obstruction of Justice oleh Advokat ada yang dijatuhi putusan pemidanaan dan ada yang dijatuhi putusan bebas”? Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahuai alasan hakim menjatuhkan putusan pemidanaan dan putusan bebas terhadap pelaku Obstruction of justice Oleh Advokat. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian hukum normative yaitu dengan mengkaji putusan Nomor : 90/Pid.Sus/Tpk/2018/PN.Jkt.Pst, putusan Nomor : 13/PID.SUS-TPK/2019/PT.DKI, putusan Nomor : 3328 K/Pid.Sus/2019, putusan Nomor : 78 PK/Pid.Sus /2021, putusan Nomor : 9/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Jkt.Pst, putusan Nomor : 23/Pid.Sus-TPK/2018/PT.DKI dan putusan Nomor : 3315 K/Pid.Sus/2018, putusan Nomor : 294 PK/Pid.Sus/2021. Penelitian ini menggunakan dua variable yaitu variable bebas dan terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim terhadap perkara Obstruction of Justice oleh Advokat dan Variabel terikat adalah putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat . Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder,dan tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka: Alasan Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan dan putusan bebas terhadap pelaku Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : Alasan penjatuhan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : 1. Perbuatan terdakwa bukan tindak pidana korupsi. 2. Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur surat dakwaan. Alasan penjatuhan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana Obstruction Of Justice oleh Advokat adalah : 1. Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana. 2. Perbuatan terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan. Saran dari penelitian ini yaitu: 1. Kepada penegak hukum, seharusnya menaruh perhatian yang lebih serius dan bersikap profesional untuk menegakkan hukum terhadap pelaku perbuatan menghalangi proses hukum. 2. Kepada advokat sendiri harus menyadari betul bahwa perbuatan menghalangi proses hukum (obstruction of justice) merupakan suatu perbuatan pidana yang kualitas dan bahayanya sama halnya dengan tindak pidana lainnya.

DESKRIPSI TENTANG BENTUK-BENTUK UITLOKKER ATAU MENGGERAKAN ORANG LAIN UNTUK MELAKUKAN TINDAK PIDANA DALAM TINDAK PIDANA PENIPUAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Deskripsi Tentang Bentuk-Bentuk Uitlokker Atau Menggerakan Orang Lain Untuk Melakukan Tindak Pidana Dalam Tindak Pidana Penipuan Bagaimana dasar pertimbangan hakim tentang uitloker sehingga hakim menjatuhkan pidana yang berbeda dalam hal pidana penipuan?. Bagaiamana bentuk Uitlokker dan dasar pertimbangan hakim nenjatuhkan putusan yang berbeda terhadap penyertaan Uitlokker dalam Tindak Pidana Penipuan. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan yaitu dasar pertimbangan hakim nenjatuhkan putusan yang berbeda terhadap penyertaan Uitlokker dalam Tindak Pidana Penipuan dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan pengadilan tentang tindak pidana penipuan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari pertimbangan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar, bahan hukum sekunder yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, dan hasil karya dari kalangan hukum, dan bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamus hukum, ensiklopedia,Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu alasan/Pertimbangan Hakim untuk menjatuhkan putusan berdasarkan Unsur Barang Siapa Dan Unsur Dengan Sengaja atas tindak pidana penipuan. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhakan putusan hakim harus mempertimbangkan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum