Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

ANALISIS YURIDIS PENJATUHAN PUTUSAN OLEH MAJELIS HAKIM TERHADAP PEMBATALAN PENDAFTARAN MEREK DI PENGADILAN NEGERI NIAGA JAKARTA PUSAT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTI SARI Remigius Besin, 2021 Dengan judul .Analisis Yuridis Penjatuhan Putusan Oleh Majelis Hakim Terhadap Pembatalan Pendaftaran Merek Di Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat. Merujuk pada rumusan masalah dalam penelitian ini yakni apakah yang menjadi dasar pertimbangan hukum oleh hakim dalam menjatuhkan putusan pembatalan pendaftaran merek di pengadialan negeri niaga Jakarta pusat. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui dasar pertimbangan hokum oleh hakim dalam menjatuhi putusan pembatalan pendaftaran merek di pengadilan negeri niaga Jakarta pusat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variable penelitian adalah variable bebas, yakni; penjatuhan putusan bagi tergugat yang melakukan peniruan merek-merek penggugat, dan variable terikat yakni; dasar pertibangan hakim dalam menjatuhi putusan terhadak pihak atau para tergugat yang bersalah. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhi putusan berdasarkan putusan nomor 31/Pdt.Sus Merek/2019/PN.Jkt.Pst putusan nomor 43/Pdt.Sus-Merek/2019/PN.Jkt.Pst ; putusan nomor: 58/Pdt.Sus-Merek/2014/PN.Jkt.Pts; putusan nomor : 60/Pdt.Sus-Merek/2019/PN.Jkt.Pts adalah sebagai berikut : Kualitas perbuatan antara lain;  Merek-merek yang didaftarkan tergugat mempunyai persamaan yang signifikan dengan merek-merek penggugat.  Penggugat terlebih dahulu mendaftarkan merek.  Adanya itikad tidak baik oleh tergugat. Kata Kunci : Analisis Yuridis, Putusan Hakim, Pembatalan Pendaftaran Merek

“DESKRIPSI TENTANG BENTUK BENTUK TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH PEJABAT YANG MERUGIKAN KEUAANGAN NEGARA”

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judulskiripsi “DeskripsiTentangBentukBentukTindakPidanaKorupsiOlehPejabat Yang MerugikanKeuangan Negara”.Masalahpokokbagimanabentuk-bentuktindakpidanakorupsiolehpejabat yang merugikankeuangannegara?jenispenelitianinimenggunakanmetodehukum Normative yaitumengkajiputusanpengadilannegeripalembang, danpengadilannegeribandung.Penelitianinibersifatdeskriptifyaitudalamhalpenulisinginmendeskripsikanataumenggambarkan, mengguraikandanmenjelaskantentangbentuk-bentuktidakpidanakorupsiolehpejabat yang merugikankeuangannegara, daritopik yang diangkatdalampenelitianinimakadalampenelitianinimenempatkanduavariabelpenelitianyaituvariabelbebas (independent variabel ) adalahvariabel yang menyebabkan/mempengaruhiyaitufaktor- faktor yang menjadimasalahpokokpermasalahan yang di telitiyaitubentuk-bentuktindakpidanakorupsiolehpejabat yang merugikankeuangannegara.. danvariabelterikat (dependent variable) adalahvariabel yang tergantungdarivariabelbebasyaitu: putusanpengadilannegeripalembangdanjugaputusanpengadailannegeribandung. Hasilpenelitianmenunjukanbahwabentuk- bentuktindakpidanakorupsi yang dilakukanolehpejabat yang merugikankeuangannegaraantara lain: Terdakwatidakpernahmembuatkwitansipengeluarandana, nota pembeliandanpenerimaanbarang material yang di belanjakan, terdakwadalammelaksanakankegiatanpembangunanTaludtanpasuratkeputusandariBupati, terdakwamenawarkankesepakatandengankelompokbudidayaperikanan agar terdakwamendapat commitment fee sebesar 50% darikelompoktersebut, terdakwamenggunakanuangsisaproyekuntukkeperluan lain yang tidaksesuaidenganperuntukannya, terdakwamembuatkwitansipalsuuntukpengadaanpupuk. Kata Kunci :Korupsi, Keuangan Negara, Bentuk-BentukTindakTindakPidana

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP TERDAKWA PENGGUNA NARKOTIKA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KUDUS

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi adalah,“ DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP TERDAKWA PENGGUNA NARKOTIKA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KUDUS ”. Masalah pokok yaitu Mengapa Terjadinya Disparitas Pemidanaan Terhadap Pengguna Narkotika Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kudus?. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk Mengetahui Terjadinya Disparitas Pemidanaan Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kudus. Penelitian ini bersifat deskriptif, jenis penelitian yaitu penelitian normatif dan menggunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, serta sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer, data sekunder, dan data tersier. Analisis data ini menggunakan metode analisis Deskriptif. Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis sehingga terjadinya disparitas pemidanaan terhadap terdakwa tindak pidana pengguna narkotika di wilayah hukum pengadilan negeri kudus antara lain karena faktor sosiologis dan faktor yuridis diantaranya: a.Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda (sosiologis) b. Kualitas Perbuatan Terdakwa (sosiologis c. indenpendensi hakim (yuridis) d. Faktor yang memberatkan dan meringankan Terdakwa (yuridis) Berdasarkan kesimpulan yang telah dipaparkan diatas untuk mengatasi masalah tersebut maka saran dari penulis yaitu sebagai Sebagai Hakim dalam menjatuhkan pidana agar selalu memperhatikan tujuan pemidanaan yang bukan hanya sebagai pembalasan, melainkan untuk memperhatikan unsur-unsur keadlian, asas kemanfaatan dan kepastian hukum di Indonesia.

Analis putusan hakim terhadap penggunaan narkotika oleh anggota tni

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Penelitian ini berjudul : “Analisis Putusan Hakim Terhadap Penggunaan Narkotika Oleh Anggota TNI”. Rumusan masalah yang diangkat adalah Bagaimanakah pertimbangan hukum dari hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap Anggota TNI pengguna narkotika sehingga ada yang diputus bebas dan ada yang diputus pemidanaan ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hukum dari hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap Anggota TNI pengguna narkotika sehingga ada yang diputus bebas dan ada yang diputus pemidanaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana narkotika oleh anggota TNI. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap anggota TNI pengguna narkotika. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka yang menjadi pertimbangan hukum dari hakim dalam menjatuhkan Putusan terhadap anggota TNI pengguna narkotika sehingga ada yang diputus bebas dan ada yang di putus pemidanaan, yaitu : 1) Terdakwa di putus bebas oleh hakim karena tidak terdapat cukup bukti yang sah dan meyakinkan secara hukum bahwa Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana serta unsur-unsur Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narktika yang didakwakan oleh Oditur Milter tidak terpenuhi. 2) Terdakwa diputus pemidanaan oleh hakim perbuatannya terbukti secara sah dan meyakinkan secara hukum serta unsur-unsur Pasal Dakwaan serta unsur-unsur Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narktika yang didakwakan oleh Oditur Milter telah terpenuhi. Untuk itu diharapkan bagi seluruh anggota TNI-AD sebagai bagian dari penegak hukum untuk selalu patuh pada hukum yang berlaku sehingga dapat menjaga korps satuan dan menjadi panutan yang baik masyarakat. Diharapkan juga bagi atasan anggota TNI-AD agar terus menerus memberikan penyuluhan , dan perhatiannya terhadap anggotanya agar tidak terjerumus kedalam dunia narkotika dengan memberikan bimbingan yang baik dan cerminan yang baik kepada seluruh anggotanya

ANALISIS YURIDIS PENERAPAN HUKUM JUDEX FACTIE DAN JUDEX YURIS DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul “Analisis Yuridis Penerapan Hukum Judex Factie Dan Judex Yuris DalamSengketa Kepemilikan Tanah” Masalah pokok penelitian adalah Mengapa Judex Factie menyatakan tidak berwenang mengadili tetapi Judex Yuris menyatakan berwenang mengadili sengketa kepemilikan tanah? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tentang Judex Factie menyatakan tidak berwenang mengadili tetapi Judex Yuris menyatakan berwenang mengadili sengketa kepemilikan tanah. Jenis penelitian adalah penelitian Normatif.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan, sedangkan Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Judex Factie yang menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili dan Putusan Judex Yuris yang menyatakan Pengadilan Negeri berwenang mengadili. Dari hasil analisis penulis menunjukkan bahwa Judex Factie menyatakan tidak berwenang mengadili tetapi Judex Yuris menyatakan berwenang mengadili sengketa kepemilikan tanah sebagai berikut: 1. Judex Factie tidak berwenang untuk mengadili perkara sengketa kepemilikan atas tanah karena:Mengenai kewenangan absolut,Dimanana Sertifikat Tanah yang menjadi obyek sengketa Tata Usaha Negara yang didalilkan diterbitkan oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara dalam perkara aquo maka sengketa antara Para Penggugatdengan Para Tergugat merupakan sengketa Tata Usaha Negara dan yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini adalah Peradilan Tata Usaha Negara. 2. Judex Yuris menyatakan berwenang mengadili sengketa kepemilikan atas tanah karena: a. Dasar Gugatan penggugat Merupakan Perbuatan Melawan hukum. b. Sengketa penggugat dan tergugat tentang kepemilikan tanah yang membuat Judex Factie telah salah dalam menerapkan hukum. Kata Kunci:Judex Factie, Judex Yuris,Kepemilikan Tanah.

DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI PEMERKOSAAN BERLANJUT TERHADAP ANAK

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi penulis adalah deskripsi tentangmodus operandi pemerkosaan berlanjut terhadap anak. Rumusan masalah di dalampenulisaniniadalah: Apa modus dari pelaku dalam melakukan tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahuimodus dari pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak..Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pemerkosaan terhadap anak, sedangkan variabel terikatnya adalah perbedaan putusan hakim dalam tindak pidana pemerkosaan berlanjut pada anak. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian terhadap putusan pengadilan terkait dengan modus operandi dari tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak secara berlanjut, dapat penulis simpulkan bahwa ;modus operandi dari pemerkosaan terhadap anak secara berlanjut adalah : 1) Merayu disertai kekerasan (untuk dapat kesempatan setubuhi korban) diikuti dengan janji untuk bertanggung jawab, agar pemerkosaan berlanjut dapat dilakukan oleh terdakwa. 2) Mengawali dengan merayu dan diikuti melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa korban (anak) melakukan pemerkosaan dengannya dan untuk pemerkosaan tersebut dapat berlanjut. 3) Mengawali dengan merayu dan berpacaran agar awal pemerkosaan dapat dilakukan kemudian berawal dari pacaran, lalu merayu dan janji untuk bertanggung jawab menjadi jalan untuk pemerkosaan berlanjut dilakukan lancer 4) Marayu kemudian melakukan kekerasan (kerena ada perlawanan dari korban) setelah pemerkosaan awal dilakukan diikuti ancaman guna pemerkosaan berlanjut dapat dilaksanakan. 5) Membujuk korban dan janji untuk mengawini/menikahi korban untuk memperoleh kesempatan melakukan pemerkosaan secara berlanjut. Kata Kunci : Modus Operandi, Pemerkosaan Anak, Pertimbangan Hakim, Putusan Pengadilan.

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA PELANGGARAN HAK CIPTA DI PENGADILAN NEGERI NIAGA JAKARTA PUSAT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI JudulSkripsi:AnalisisYuridisPutusan Hakim DalamSengketaPelanggaranHakCipta Di PengadilanNegeriNiaga Jakarta Pusat, denganRumusanmasalahputusan hakim dalamsengketapelanggaranhakcipta di PengadilanNegeriNiaga Jakarta pusatada yang tidakdapatditerimadanadayang dikabulkanPenelitianinibertujuanuntukmengetahuiputusan hakim dalamsengketapelanggaranhakcipta di PengadilanNegeriNiaga Jakarta Pusatada yang tidakdapatditerimadanada yang dikabulkan. Pertimbanganhasilpenelitianmenunjukanbahwapertimbangan hakim dalamsengketapelanggaranhakcipta di pengadilannegeriniaga Jakarta pusatada yang tidakdapatditerimadanada yang dikabulkan, Hasilpenelitianyangdigunakandalampenelitianinipenelitiannormatif,Varibelyangdingunakanada 2(dua)yaituVariabelbebasdanVariabelterikatdalampenelitianini variable bebasadalahpelanggaranhakciptadan variable terikatadalahputusan hakim terhadappelanggaranhakcipta Hasilpenelitianmenunjukanbahwapertimbanganhakimdalamsengketapelanggaranhakcipta di pengadilannegariniaga Jakarta pusatdanmengapaputusan hakim dalamsengketapelanggaranhakcipta di pengadilannegeriniaga Jakarta pusatada yang tidakdapatditerimadanada yang dikabulkanyaitu: 1. Gugatanpenggugattidakdapatditerimakarenagugatanpenggugattidakmemenuhisyaratformilyaitu : a. Gugatankaburdantidakjelas ( obscuur libel) b. Penggugattidakmemilikikewenanganuntukmengajukangugatan (legal persona standi in judicio ) 2. Gugatanpenggugatdikabulkankarenapenggugatberhasilmembuktikandalilgugatnya KataKunci:Putusan ,Hakim ,pelanggaran, hakdancipta

PENGARUH PEMBERIAN KREDIT TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA PADA KOPDIT SWASTI SARI CABANG OESAO KABUPATEN KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Struktur perekonomian Indonesia membagi kegiatan ekonomi menjadi tiga (3) kelompok badan usaha,yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), koperasi dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Dari ketiga kekuatan ekonomi nasional tersebut pemerintah mengharapkan agar dikembangkan menjadi komponen-komponen yang saling mendukung dan terpadu di dalam sistem ekonomi nasional.Zaelani (2013). Masalah yang sering dihadapi dalam dunia usaha umumnya adalah kurangnya permodalan, kemitraan, serta peluang usaha. Jika hanya mengandalkan modal sendiri maka sangat sulit untuk mengharapkan pendapatan yang lebih tinggi sehingga menjadi lama.Koperasi merupakan lembaga yang menjalankan suatu kegiatan usaha dan pelayanan yang sangat membantu dan diperlukan oleh anggota koperasi dan masyarakat. Kegiatan usaha yang dimaksud dapat berupa pelayanan kebutuhan keuangan, perkreditan, kegiatan pemasaran, atau kegiatan lain. Hal ini dapat dilihat pada peran beberapa koperasi kredit dalam menyediakan dana yang relatif mudah bagi anggotanya dibandingkan dengan prosedur yang harus ditempuh untuk memperoleh dana dari bank. Berdasarkan hasil analisa diatas maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :Variabel pemberian kredit yang digunakan oleh KOPDIT swasti Sari Cabang Oesao yaitu dari segi jangka waktu, tujuan dan kegunaan nya, kolektibilitas (kredit lancar) ,dan jaminan Merupakan kredit yang diberikan dengan suatu jaminan tertentu artinya setiap kredit yang dikeluarkan akan dilindungi oleh jaminan yang diberikan debitur. Variabel pendapatan usaha digunakan oleh KOPDIT Swasti Sari Cabang Oesao yaitu pendapatan operasi dan pendapatan non operasi dengan meningkatkan pendapatan usaha setiap tahun nya.Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel pemberian kredit tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha. KOPDIT Swasti Sari Cabang Oesao.Hasil dari uji coefficientsa menujukan bahwa variabel pemberian kredit berpengaruh positif terhadap pendapatan usaha KOPDIT Swasti Sari Cabang Oesao , hasil perhitungan menujukan bahwa koefisien determinasi sebesar, 0,997, artinya angka tersebut menujukan pengaruh antara variabel independen yaitu pendapatan usaha di KOPDIT Swasti Sari Cabang Oesao dengan variabel dependen pemberian kredit relatif kuat karna semakin diatas nol.

ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP BERDASARKAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (PSAP) NO. 07 TAHUN 2010 PADA DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul “Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah (PSAP) No. 07 Tahun 2010 Pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlakuan akuntansi aset tetap pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT berdasarkan PSAP N. 07 tahun 2010 dalam kegiatan operasional instansi. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi dokumen. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa Neraca, catatan atas laporan keuangan dan Kartu Inventaris Barang (KIB) tahun 2018. Teknik analisis data yang digunakan yaitu penjodohan pola (pattern matching) yaitu membandingkan antara teori utama yaitu PSAP No. 07 / 2010 dengan praktik / kondisi yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan akuntansi Aset Tetap pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT yang meliputi pengakuan, pengukuan, pengeluaran, penyusutan, dan pengungkapan pada periode 2017-2018 dapat disimpulkan sudah sesuai dengan ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah Nomor 07. Namun penghentian dan pelepasan aset tetap belum sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 07

ANALISIS PREFERENSI PILIHAN BERKARIR MAHASISWA JALUR MINAT PERPAJAKAN (Studi Empiris Pada Mahasiswa Jalur Minat Perpajakan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

“ANALISIS PREFERENSI PILIHAN BERKARIR MAHASISWA JALUR MINAT PERPAJAKAN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG DI BIDANG PERPAJAKAN (Studi Empiris Pada Mahasiswa Jalur Minat Perpajakan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang)”. Pilihan karir merupakan suatu proses dari seseorang ketika mengambil keputusan sebelum masuk dalam dunia pekerjaan. Salah satu preferensi karir yang masih sangat dibutuhkan dan masih kurang peminatnya adalah karir dibidang perpajakan. Hal ini merupakan suatu peluang bagi para lulusan fresh graduate. Namun terkadang ada berbagai factor yang mempengaruhi seseorang dalam memilih karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi pilihan berkarir mahasiswa jalur minat perpajakan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa jalur minat perpajakan Universitas Kristen Artha wacana Kupang angkatan 2017 & 2018 dengan pertimbangan telah mengikuti mata kuliah perpajakan. Rumus yang digunakan untuk menentukan sampel adalah dengan menggunakan rumus slovin. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi berganda yang dibantu dengan alat analisis SPSS ( Statistical Product and Service Solution) 16. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel persepsi berkarir tidak berpengaruh terhadap preferensi pilihan berkarir dibidang perpajakan, variabel motivasi berkarir berpengaruh terhadap preferensi pilihan berkarir, variabel minat berkarir tidak berpengaruh terhadap preferensi pilihan berkarir dibidang perpajakan, variabel pengetahuan mahasiswa tentang pajak berpengaruh terhadap preferensi pilhan berkarir dibidang perpajakan, dan variabel persepsi berkarir, motivasi berkarir, minat berkarir, dan pengetahuan mahasiswa tentang perpajakan berpengaruh secara simultan terhadap prefernsi pilihan berkarir dibidang perpajakan.

ANALISIS REALISASI ATAS TUNGGAKAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA UPTD DINAS PENDAPATAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO ANALISIS REALISASI ATAS TUNGGAKAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA UPTD DINAS PENDAPATAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO ANALISIS REALISASI ATAS TUNGGAKAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA UPTD DINAS PENDAPATAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

“ANALISIS REALISASI ATAS TUNGGAKAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA UPTD DINAS PENDAPATAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO” Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana realisasi tunggakan pajak kendaraan bermotor dan untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukanUPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao untuk meminimalisir tunggakan pajak. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data dokumen-dokumen yang ada. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa realisasi pajak kendaraan bermotor berdasarkan targetnya pada UPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao selama periode 2018-2020 tergolong rendah. Berdasarkan hasil analisis kendaraan roda 2 dan 4, yang menjadi pengaruh signifikan cukup besar adalah kendaraan roda 2 disebabkan objek pajak yang terus bertambah karena masyarakat bisa dengan mudah memperoleh kendaraan, realisasi objek pembayaran sangat minim dikarenakan kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam membayar pajak, pelaku kepatuhan wajib pajak yang tidak segera melunasi pajak terutang meskipun telah melewati masa pajak yang telah ditetapkan, selain itu terjadi pemindahan atau terjadi jual beli kendaraan ke luar daerah dan tidak melapor untuk dimutasikan kendaraan tersebut sehingga masih tetap tercatat sebagai tunggakan pajak. Strategi yang dilakukan UPTD Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao dalam meminimalisir tunggakan pajak kendaraan bermotor belum sepenuhnya meningkatkan kesadaraan kesadaraan masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.

ANALISIS PENETAPAN HARGA POKOK DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL TENUN IKAT LKP BELUN DIAK ANALISIS PENETAPAN HARGA POKOK DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL TENUN IKAT LKP BELUN DIAK ANALISIS PENETAPAN HARGA POKOK DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL TENUN IKAT LKP BELUN DIAK ANALISIS PENETAPAN HARGA POKOK DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL TENUN IKAT LKP BELUN DIAK

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Analisis penetapan harga pokok produk dalam menentukan harga jual tenun ikat LKP belun diak’’ Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penentuan harga pokok produksi dan untuk mengetahui dan menganalisis harga jual pada tenun ikat . Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer . Populasi dalam penelitian ini adalah laporan produk tenun ikat .Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling . Metode pengumpulan data yaitu dengan mengunakan teknik pengamatan ( observasi ) , wawancara , dan dokumentasi . Skala pengukuran data dengan skala rasio . Data dianalisis dengan mengunakan indikator empirik . Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan baku , biaya tenaga kerja dan biaya overhead sangat berpengaruh dalam pembuatan kain tenun ikat dan laporan keuangan juga penting agar bisa mengetahi laba yang diperoleh . Kata Kunci : Harga pokok produk dan harga jual

ANALISIS PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN KOMITMEN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN PENGELOLA PERBATASAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang dari penelitian ini adalah investasi yang paling penting yang dapat dilakukan oleh organisasi yang tujuan akhirnya yaitu agar organisasi memiliki tenaga kerja yang berkualitas, disiplin kerja yang baik, berkomitmen terhadap organisasi efesiensi disetiap aspek dan memiliki produktivitas kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, baik untuk masa sekarang atau masa yang akan datang. Sebenarnya banyak tolak ukur dari efektivitas suatu organisasi, namun satu yang banyak mendapat perhatian adalah kinerja.Mengingat kinerja merupakan tolak ukur efektif tidaknya manajemen mengelola suatu organisasi, maka kinerja tinggi memberikan indikasi bahwa manajemen bekerja sangat efektif dalam merealisasikan tujuan organisasi.Sebaliknya, kinerja rendah memberi indikasi bahwa manajemen bekerja tidak efektif dalam merealisasikan tujuannya. Peningkatan kinerja individu pegawai berpotensi untuk dapat meningkatkan kinerja kelompok pegawai dan peningkatan kinerja dari seluruh kelompok pegawai akan mendorong meningkatkan kinerja organisasi yang akan berkontribusi mempercepat pencapaian sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu Apakah kemampuan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan Apakah komitmen berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada kantor badan pengelola perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur Kemudian penelitian bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja pegawai dan Untuk mengetahui pengaruh komitmen terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur ix Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan. langkah awal yang dilakukan dalam penelitian dengan cara memasukan hasil pengolahan data dalam angket responden kedalam data distribusi frekuensi. Dengan menggunakan kriteria tiga kotak (theree box method), maka nilai interval dihitung dengan cara: nilai maksimum dikurangi nilai minimum dan hasilnya dibagi tiga akan menghasilkan nulai interval sebesar yang akan di gunakan sebagai daftar interprestasi nilai indeks. Penelitian ini dilakukan di kantor badan pengelola perbatasan provinsi nusa tenggara timur dan populasi dari penelitian sebanyak 46 orang sehingga Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh.bahwa teknik-teknik pengambilan sampling jenuh merupakan teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Dan penelitian ini jadikan seluruh populasi Sampel yang diteliti sebayak 46 orang pegawai PNS sebagai responden. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan kiusioenr sedangkan didalam pembahasannya menggunakan Analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menununjukkan Variabel kemampuan kerja (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur, hal ini terlihat dari signifikansi kemampuan kerja (X1) 0,433 > 0,05 dan nilai thitung 4.319 >2,01808 tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel kemampuan kerja (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sedangkan hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel komitmen (X2) pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur, hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel komitmen (X2) 0,127 > 0,05 dan thitung 0,924 < 2,01808 ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak berpengaruh signifikanterhadap variabel komitmen (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur. x Hasil uji regresi secara simultan menunjukkan hasil signifikan pada variabel kemampuan kerja dan komitmen terhadap Kinerja Pegawai Berdasarkan hasil pengujian secara simultan maka nilai Fhitung sebesar 13,071 ˃ 2,82 Ftabel dan tingkat signifikannya sebesar 0,05 ˂ 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan kerja (X1) dan komitmen (X2 bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan diketahui kemampuan kerja dan Komitmen dinilai sudah baik hal ini perlu dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi agar kinerja pegawai pada Kantor badan Pengelola perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat terjaga dengan baik. artinya dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau masalah sudah menunjukkan bahwa pegawai sudah sangat baik, sehingga dalam temuan penelitian ini menemukan bahwa pada variabel kemampuan kerja dan komitmen secara parsial berpengaruh postif terhadap kinerja pegawai, akan tetapi dapat disarankan agar lebih memberikan pelatihan khusus untuk pegawai sehingga Kantor Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki pegawai yang sangat handal.

PENGARUH HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL TOYOTA AVANZA DI AUTO NUSA ABADI KOTA KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang dalam penelitian ini berdasarkan peningkatan akan kebutuhan setiap masyarakat, Kebutuhan-akan alattransportasi sekarang ini-telah menjadi-kebutuhan-utama, khususnya alat transportasi darat. Berbagaijenis transportasi-darat mulai dari kendaraan roda dua sampai roda empat pun sanggupmemenuhi berbagai-jenis aktivitas di kehidupan manusia. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Harga dan Promosi terhadap keputusan pembelian mobil Toyota Avanza di auto nusa abadi kota kupang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan penggunaan mobil Toyota Avanza dibandingkan dengan varian lain. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari 96 responden yang menggunakan mobil Toyota Avanza. Responden yang diperoleh dengan xiii menggunakan teknik aksidental sampling. Pernyataan yang diberikan dengan menggunakan kuisioner. Tanggapan responden terhadap pernyataan-pernyataan kemudian dianalisis dengan menggunakan kuantitatif. Analisis kuantitatif meliputi uji t, uji f, uji koefisien determinasi dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Hipotesis harga (H1): diduga segmentasi psikografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang 2. Hipotesis promosi (H2): diduga segmentasi perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang

ANALISIS YURIDIS TENTANG DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Analisis Yuridis Tentang Disparitas Putusan Hakim Terhadap Anak Yang Melakukan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan: Mengapa terjadi disparitas putusan pemidanaan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini berusaha mendeskripsikan atau menguraikan suatu gejala sosial atau peristiwa yang terjadi dalam masyarakat dengan penerapan suatu norma (peraturan perundang-undangan) yang berlaku. Sumber data dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang jenisnya berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data melalui Studi pustaka atau dokument. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya suatu disparitas putusan tentang pertimbangan hakim menjatuhkan pidana penjara dan tidak menerapkan pidana lain kepada anak yang melakukan tindak pidana pencurian, dapat dikategorikan dalam beberapa pertimbangan mendasar yaitu: Hakim berbeda dalam pemeriksaan perkara anak, kualitas perbuatan pidana terdakwa anak, kualitas nilai barang/ obyek curian, dan hal memberatkan dan meringankan. Oleh sebab itu rekomendasi penulis adalah Saran penulis, masyarakat maupun para akademisi dan Pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara hal ini karena hakim memiliki kewenangan indepedensi, Saran penulis, masyarakat maupun para akademisi dan Pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara, hal ini karena kualitas dari perbuatan pidana anak tersebut, Saran penulis, masyarakat maupun para akademisi dan Pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara hal ini karena kualitas nilai barang/ obyek curian, dan Saran penulis, masyarakat maupun para akademisi dan Pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara hal ini karena hal memberatkan dan meringankan.

ANALISIS PENGARUH KOMUNIKASI INTERNAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Secara umum tujuan motivasi adalah untuk menggerakkan atau menggugah seseorang agar timbul keinginan dan kemauannya untuk melakukan sesuatu sehingga dapat memperoleh hasil atau mencapai tujuan tertentu, (Ngalim Purwanto,1998:73). Sedangkan fungsi motivasi menurut Sardiman A.M, (2009:85) ada tiga yaitu: Mendorong manusia untuk berbuat, jadi sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. Motivasi kerja adalah cara mengarahkan daya dan potensi bawahan agar mereka mau bekerja sama secara produktif dan berhasil mencapai dan mewujudkantujuan yang telah ditentukan.Proses terjadinya motivasi kerja yaitu dimulai dengan pengenalan kebutuhan, kemudian ditentukan sasaran yang akan dicapai yang kemungkinan akan dapat memenuhi kebutuhan, dilanjutkan dengan menetapkan serangkaian tindakan yang akan dilakukan untuk mecapai sasaran. Apabila sasaran tersebut tidak dapat dicapai, maka kebutuhan tersebut akan tetap menjadi kebutuhan yang menuntut untuk dapat dipenuhi, tetapi bila sasaran telah dicapai maka pada umumnya akan mempengaruhi motivasi kerjanya dan bahkan muncul kebutuhan baru yang ingin dipenuhi. Menurut Brennan (dalam Effendy 2009:122) “komunikasi internal adalah pertukaran gagasan diantara para administrator dan pegawai dalam suatu organisasi atau instansi yang menyebabkan terwujudnya organisasi tersebut lengkap dengan strukuturya yang khas dan pertukaran gagasan secara horizontal dan vertikal dalam suatu organisasi yang menyebabkan pekerjaan berlansung (operasi manajemen). Menurut Hasibuan (2001:34) megemukakan bahwa: “Performance atau kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang atau tanggung jawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapi tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika”. Sedangkan menurut Moeheriono (2012:95) mendefinisikan “kinerja atau performance merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksana suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategis suatu organisasi”. Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah hasil kerja atau kebijakan pegawai yang diperoleh dalam Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui sebuah perencanaan dengan hukum yang berlaku. Kinerja seorang pegawai akan baik jika pegawai mempunyai keahlian yang tinggi, keahlian untuk bekerja, adanya imbalan atau upah yang layak dan mempunyai harapan masa depan. ( Hasibuan, 2001). Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas hubungan komunikasi internal dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Dinas PUPR Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang xii didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 57 orang dari jumlah populasi sebanyak 67 orang pegawai yang bekerja di Dinas PUPR Kota Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan hubungan komunikasi internal dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2 ). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial Komunikasi Internal tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas PUPR Kota Kupang dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas PUPR Kota Kupang. Sedangkan secara simultan bahwa Komunikasi Internal dan Motivasi Kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda Komunikasi Interal tidak berpengaruh terhadap kinerja kerja pegawai di Dinas PUPR Kota Kupang ditunjukan dengan hasil uji t –tes yang dilakukan didapatkan hasil thitung sebesar = 0,009 dan t tabel sebesar = 1,674. Maka Ho diterima dan Ha Ditolak, Hal terjadi di karenakan t tabel 1,674> t hitung 0,009. Motivasi Kerja Berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai di Dinas PUPR Kota Kupang. Ditunjukan dengan hasil uji t –tes yang dilakukan didapatkan hasil thitung sebesar =8,772 dan t tabel sebesar = 1,674. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, Hal terjadi di karenakan t hitung 8,772 > t tabel 1,674.

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI INFORMASI PELAPORAN KEUANGAN DAERAH PADA BADAN KEUANGAN DAERAH KOTA KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai bagian keuangan yang melakukan kompilasi atas laporan keuangan pada level PEMDA pada Badan Keuangan Daerah Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua pegawai bagian keuangan dengan kisaran umur 20-50 tahun. Data yang dihasilkan berupa dokumen hasil kuesioner. Sesuai dengan indikator yang diteliti bersasarkan teori yaitu Meningkatnya disiplin, prestasi dan pencapaian sasaran pelaksanaan tugas, Berkurangnya penyalahgunaan wewenang dan Berkurangnya kebocoran, pemborosan dan pungutan liar, maka hasil analisis menunjukkan bahwa t hitung > t table (2,060 > 1,993) dimana Ho di tolak dan Ha di terima. Artinya, pengawasan keuangan daerah terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan. Sesuai dengan indikator yang diteliti bersasarkan teori yaitu Lingkungan Pengendalian Tindakan, Penilaian Risiko, Kegiatan Pengendalian, Informasi dan komunikasi dan Pemantauan diperoleh hasil tthitung sebesar 2,837 dan ttabel sebesar 1,993. Dengan demikian t hitung > ttable (2,837 > 1,993) Ha diterima dan Ho ditolak. Maka sistim pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan. Sesuai dengan indikator yang diteliti bersasarkan teori yaitu Pendidikan, Pelatihan dan Pengalaman maka output yang dihasilkan adalah t hitung < t table (1,378 < 1,993) dimana Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan.

Analisis Yuridis Putusan Hakim Dalam Perkara Wanprestasi

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM PERKARA WANPRESTASI. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan menolak gugatan, gugatan tidak dapat diterima dan mengabulkan gugatan dalam perkara wanprestasi?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah : Untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan menolak gugatan, gugatan tidak dapat diterima dan mengabulkan gugatan dalam perkara wanprestasi. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan menolak gugatan adalah karena penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya, sedangkan gugatan tidak dapat diterima oleh hakim karena gugatan yang diajukan oleh penggugat tidak memenuhi syarat formil (cacat formil) dan hakim mengabulkan gugatan karena penggugat dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya.

PERBEDAAN PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH ANTARA AHLI WARIS DENGAN UNIVERSITAS UDAYANA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul Skripsi Penulis adalah : PERBEDAAN PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH ANTARA AHLI WARIS DENGAN UNIVERSITAS UDAYANA. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Mengapa Hakim Mahkamah Agung mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK menolak gugatan penggugat .Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: Untuk mengetahuhi alasan Mengapa Hakim Mahkamah Agung mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK menolak gugatan penggugat. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif . Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu alasan Yuridis pembatalan Putusan Judex Factie oleh Mahkamah Agung antara lain Penggugat sudah menguasai tanah sengketa kurang lebih 30 tahun,Penggugat pernah menyewakan tanah kepada pihak lain dan Penggugat membayar pajak bumi dan bangunan serta pernah mengajukan permohonan pengsertifikatan tanah. Alasan Yuridis Pembatalan Putusan Kasasi dalam Pemeriksaan Peninjauan kembali adalah karena Judex Juris telah khilaf dan keliru dalam penerapan hukum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah agar dalam menjatuhkan putusan, Hakim harus mempertimbangkan asas keadilan,asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum. Kata Kunci : Perbedaan Putusan, Sengketa Tanah

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM PERJANJIAN JUAL BELI RUMAH DI ATAS TANAH SEWA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi penulis adalah: ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM PERJANJIAN JUAL BELI RUMAH DI ATAS TANAH SEWA. Rumusan masalah yang Penulis kaji adalah: Mengapa putusan Pengadilan Negeri menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima sedangkan Pengadilan Tinggi dikabulkan sebagian dan putusan Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali menolak permohonan Kasasi di Peninjauan Kembali dalam perkara perjanjian jual beli rumah diatas tanah sewa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Putusan Pengadilan Negeri menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima sedangkan Pengadilan Tinggi dikabulkan sebagian dan putusan Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali menolak permohonan Kasasi di Peninjauan Kembali dalam perkara perjanjian jual beli rumah di atas tanah sewa. Jenis metode penelitian yang Penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk kary ailmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu mengapa putusan Pengadilan Negeri menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima sedangkan Pengadilan Tinggi dikabulkan sebagian dan putusan MA dan PK menolak permohonan dalam perkara perjanjian jual beli rumah diatas tanah sewa yaitu: 1. Hakim Pengadilan Negeri menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena: gugatannya kurang pihak, Eksepsi tergugat dinyatakan tidak beralasan menurut hukum, Nebis in idem 2. Hakim Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan penggugat karena: penggugat telah berhasil membuktikan dalil-dalil gugatannya dengan bukti surat P1-P5, dapat dibuktikan bahwa tanah objek sengketa tersebut milik pembanding, tergugat dalam pembuktiannya mengajukan bukti surat T-1-T3 dan tidak dapat dibuktikan bahwa tanah objek sengketa tersebut adalah milik terbanding 3. Hakim Mahkamah Agung dan peninjauan kembali menolak permohonan kasasi dan peninjauan kembali dari tergugat karena menurut hakim mahkamah agung, judex facti tidak salah menerapkan hukum. Kata Kunci: Perjanjian, Tanah Sewa, Putusan Hakim