· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
An Analysis of Translation Methods on narrative Text from Indonesian into English Done by Sixth Semester Students at Artha Wacana Christian University
ABSTRACT
Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2, Name.3
(Mnir, Yashinta Lereansi) (Ngongo, Magdalena) (Ludji, Ifoni)
Translation is changing an activity of changing a language into another language spoken or written. It has become something which affects the development of world literature. This research was conducted to identify the translation methods applied by the students in translating narrative text. The objective of this research were to describe 1. the types of translation methods, and 2. the dominant types of translation methods used by the sixth semester students. This research was classified as descriptive qualitative method. The researcher carried out this study on May 2022. The researcher obtained the data from the 33 students. Based on the analysis, it was found out that there were eight types of translation methods used in translating the story from Indonesian into English. They were 1.word-for-word translation example : SL : pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu.TL : ‘to a certain day Sangkuriang request leave for hunt’. (2) literal translation example SL : Dayang Sumbi tidak akan menikah dengan Sangkuriang.TL : ‘Dayang Sumbi would never marry with her son’.(3) faithful translation example SL : Ibu pergi ke pasar TL : ‘Mother goes to the market’. (4) semantic translation example SL : air sungai mengalir TL : ‘the river run’. (5) adaptation translation example SL : Rambut nenek itu putih seperti salju TL : ‘Grandma’s hair was white like cotton’. (6) free translation example SL : suatu hari sangkuriang minta pamit untuk berburu.TL : ‘one day sangkuriang want to hunting. (7) idiomatic translation example SL : menendang ember TL : ‘kick the bucket’. (8) communicative translation example SL : Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. TL : ‘One day, Sangkuriang asked a permission to Dayang Sumbi to go to hunting’.Relating to the dominant types of translation methods, it was found out communicative translation type was the dominant 33 times used and it was followed by word for word translation that consist of 26 times used, faithful translation was 6 times, semantic translation was 3 times, literal translation was used 12 times, adaptation translation was used 0 times, free translation was used 0 times and idiomatic translation was 5 times used.
Key words: Translation, Translation Methods, Narrative Text.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desa seringkali identik dengan keterbelakangan pendidikan, pertumbuhan ekonomi yang rendah, kolot serta tradisionalis (Furqaini Astri, 2009). Salah satu langkah pemerintah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat desa yaitu dengan mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes inilah yang menjadi upaya untuk memperkuat perekonomian yang ada didesa dengan mengelola potensi-potensi yang menguntungkan. BUMDes dibentuk berdasarkan undang-undang Nomor 4 tahun 2015 tentang pendirian, pengurusan, pengelolaan serta pembubaran BUMDes.
Transparansi juga diartikan sebagai bentuk pemberian layanan publik yang bersifat terbuka serta mudah diakses oleh semua pihak yang membutuhkan. Transparansi juga memberikan informasi keuangan yang terbuka dan jujur kepada masyarakat bardasarkan pertimbangan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan menyeluruh atas pertanggungjawaban pemerintah dalam pengelolaan sumber daya manusia yang dipercayakan kepadanya dan ketaatannya pada undang-undang Nomor 6 tahun 2014 dimana desa harus menjalankan tugas dan fungsinya sesuai konstitusi yang berlaku (Noordiawan, 2007). Anik (2016) menyatakan bahwa laporan keuangan merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan sumber daya ekonomi yang dimiliki oleh suatu entitas. Namun laporan keuangan perlu disusun sesuai dengan format akuntansi yang berlaku agar laporan keuangan tersebut dibandingkan dengan laporan keuangan sebelumnya serta dapat dipertanggungjawabkan.
BUMDes juga membutuhkan laporan keuangan yang bertujuan untuk menyajikan informasi mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, arus kas dan kinerja keuangan suatu entitas pelaporan yang bermanfaat bagi para pengguna dalam membuat dan mengevaluasi keputusan mengenai alokasi sumber daya. Tujuan dari pelaporan keuangan pemerintah adalah menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan untuk menunjukkan akuntabilitas entitas pelaporan sumber daya yang dipercaya kepadanya (Nurlan, 2008).
Dari bahasan analisis hasil analisis tentang masalah dan persoalan penelititan berdasarkan data-data yang telah dianalisis dari Transparansi Terhadap Pelaporan Keuangan BUMDes Sinar (Studi Kasus di Desa Napan Kecamatan Bikomi Utara) dapat ditarik kesimpulan yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan Transparansi Terhadap Pelaporan Keuangan BUMDes Sinar (Studi Kasus di Desa Napan Kecamatan Bikomi Utara).
Berdasarkan nilai signifikansi dari tabel diatas nilai signifikansi thitung sebesar 0.000 < 0,005 yaitu nilai thitung 14.693 > ttabel 1.986. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel transparansi (X) berpengaruh terhadap variabel Laporan Keuangan BUMDes (Y). berdasarkan hasil tersebut hipotesis penelitian ini terbukti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.
Besarnya nilai korelasi / hubungan yaitu sebesar 0,841. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R square) sebesar 0,705 atau 70,5% yang artinya bahwa pengaruh variabel Transparansi terhadap variabel Laporan Keuangan BUMDes Sinar adalah sebesar 70,5% sedangkan sisanya 29,5% dipengaruhi oleh variabel – variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:.Masih rendahnya hasil pembelajaran permainan rounders pada siswa SD GMIT No. 07 Oebufu
Tujuan penelitian: tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan permainan rounders untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa kelas V SD Gmit No. 07 Oebufu.
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjai satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan.
Hasil dan pembahasan: Rounders adalah permainan bola pukul yang dimainkan oleh dua regu, masing-masing regu terdiri dari 12 orang. Rounders menggunakan lapangan yang berbentuk segi lima beraturan yang setiap sudutnya diberi base sebagai tempat hinggapnya masing-masing berjarak 15 meter. Cara bermain adalah pemukul (batter) memukul bola yang di lambungkan oleh pelambung (pitcher),setelah pukulannya sah, batter harus berlari ke base I sampai kembali ke home base baik atas pukulan sendiri maupun atas pukulan temannya. Lemparan atau pitcher memenuhi syarat apabila lemparan melalui daerah pukulan (strike zone) yaitu lewat diantara lutut dan bahu pemukul diatas home base, Jusuf Blegur & M. Rambu (2017:237)
Simpulan: Berdasarkan uraian diatas maka dapat di simpulkan bahwa penerapan permainan rounders untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa kelas V SD GMIT NO. 07 Obufu tahun ajaran 2022\2023 sangat meningkat.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mini purse seine merupakan alat tangkap yang sebagian besar bagian utamanya adalah jaring yang di pergunakanuntuk menangkap ikan pelagis dengan jumlah yang banyak. Mini purse seine merupakan alat tangkap yang berbentuk persegi panjang dengan pelampung di bagian atas dan pemberat serta cincin besi di bagian bawah. Kegiatan penangkapan dengan alat tangkap mini purse seine di Kabupaten Flores Timur telah cukup lama berkembang dengan baik. Namun ada faktor yang mempengaruhi dari penggunaan alat tangkap mini purse seine yaitu faktor internal dan eksternal.
Analisis usaha dalam bidang perikanan tangkap merupakan suatu analisa ekonomi untuk mengetahui ukuran keberhasilan yang telah dicapai dalam usaha perikanan. Usaha penangkapan ikan harus memperhatikan kondisi lingkungan, pengalaman usaha penangkapan ikan, serta kelayakan usaha penangkapan, khususnya usaha penangkapan mini purse seine di Kabupaten Flores Timur agar dapat berjalan terus. Pengertian layak usaha adalah bahan pertimbangan dalam mengambil suatu keputusan, apakah menerima atau menolak pelaksanaan suatu usaha yang berpotensi dapat memberikan keuntungan atau manfaat, baik dari aspek financial maupun social bagi pelaku usaha tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode survey dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Analisis yang digunakan adalah analisis Return on Invesmesnt (ROI) untuk mengukur tingkat pengembalian investasi dan penerimaan, analisis Benefit Cost Ratio (B/C) untuk mengukur kinerja kegiatan pengelolaan sumberdaya dari aspek perbandingan penerimaan dengan biaya yang dikeluarkan, analisis Break Event Point (BEP) untuk mengetahui batas nilai produk suatu usaha mencapai titik impas.
Hasil analisis kelayakan usaha menunjukan bahwa nilai return on investmen (ROI) yang di peroleh sebesar 70,8. Nilai B/C Ratio Pertahun dalam usaha perikanan tangkap mini purse seine sebesar1,70. Nilai break event point (BEP) nelayan dengan menggunakan alat tangkap mini purse seine di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur akan mencapai titik impas pada penjualan sebanyak 2.142 Kg dan BEP harga akan mencapai titik impas pada level harga minimum 10.739 rupiah pada penjualan total produksi 3.989 Kg ikan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
A DESCRIPTIVE STUDY ON CLASSROOM QUESTIONING STRATEGY APPLIED BY ENGLISH TEACHER AT SMP N 1 TAEBENU
ABSTRACT
Student, Supervisor 1 Supervisor 2
(Wariaka Hernensi),(Prof. Drs. Jos Bire, MA.,M.Ed.,Ph.D), (Eltina A. Maromon)
Corresponding author’s email: [email protected]
This study was conducted to answer two research questions: (1) what are types of questioning strategy applied by English Teacher during learning process? (2) what are the aims of the questioning asked by the teacher?. The aims of this study are: to find out types of questioning strategy applied by English teachers at SMP Negeri 1 Taebenu, to find out the aim of questioning asked by English teacher in learning English at SMP Negeri 1 Taebenu. The subject used in this study is an English teacher. The instruments used in this research are observation and interview. From the result the writer find out four types of questioning strategy applied by English teacher in teaching and learning process: probing questioning, factual questioning, procedural questioning and devergent questioning, and there are eleven aims of questioning asked by the teacher: to arouse learning concerning a topic, to ask a students to clarify a vague comment, to prompt student to see a concept from another perspective, to prompt the students to explore attitudes, values, or feeling, to ask student to refine a statement or idea, to prompt students to support their assertions and interpretations, to direct students to respond to one another, to prompt students to investigate a thought process, to ask students to predict possible outcomes, to review and summarize previous lessons, to evaluate student preparation and check on homework preparation. The writer concludes that four types of questioning and eleven aims of questioning are considered to be applied by English teacher to measure the students understanding or knowledge.
Keywords: questioning, questioning strategy, the aim of questioning
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KOMPENSASI KARYAWAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KOTA KUPANG
Sumber daya manusia merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Adanya sumber daya manusia dapat menunjang kepentingan suatu kelompok atau organisasi tertentu dalam usaha mencapai suatu tujuan. Sumber daya manusia secara umum biasanya digunakan dalam suatu perusahaan untuk mencapai tujuan dari perusahaan tersebut. Dalam mencapai tujuan tersebut , suatu organisasi dalam hal ini perusahaan harus mampu menciptakan karyawan yang memiliki kinerja kerja yang dapat digunakan sebagai penghantar dalam mencapai suatu tujuan. Oleh karena itu dalam suatu perusahaan atau organisasi tertentu pastinya memiliki suatu kompensasi dan juga disiplin kerja yang baik untuk mencapai sebuah tujuan. Kompensasi dan juga disiplin kerja yang ditentukan atau ditetapkan oleh tiap-tiap perusahaan maupun organisasi tertentu dapat menjadi penentu sumber daya manusia yang kemudian dapat dipertanggungjawabkan dengan baik atau malah sebaliknya.
Permasalahan mengenai kompensasi merupakan hal yang cukup rumit sehingga setiap perusahaan seharusnya memiliki cara sendiri untuk menetapkan kompensasi yang sesuai.Kompensasi merupakan sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi jasa mereka pada perusahaan. pemberian kompensasi merupakan salah satu pelaksanaan fungsi MSDM yang berhubungan dengan semua jenis pemberian penghargaan individualsebagai pertukaran dalam melakukan tugas keorganisasian (Veitzal dan Sagala, 2009:741).Di dalam kompensasi terdapat sistem insentif yang menghubungkan kompensasi dengan kinerja. Dengan kompensasi kepada pekerja diberikan penghargaan berdasarkan kinerja dan bukan berdasarkan senioritas atau jumlah jam kerja. Werther dan Davis 1996: 408 dalam (Wibowo, 2012:348).
Menurut Handoko (2001) dalam Sinambela (2016:334) Disiplin adalah kesediaan seseorang yang timbul dengan kesadaran sendiri untuk mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku dalam organisasi. Disiplin merupakan sikap hormat yang ada dalam diri karyawan, yang mem buat ia dapat menyesuaikan diri dengan sukarela patuh terhadap peraturan dan ketetapan perusahaan (Sutrisno, 2009:92). Menurut Ardana, Mujiati dan Utama (2012:134) disiplin kerja adalah suatu sikap menghormati, menghargai, patuh, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku, baik yang tertulis maupun tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengelak untuk menerima sanksi-sanksinya. Menurut Sutrisno (2009:90) dalam menerapkan disiplin kerja perusahaan harus membuat peraturan yang bersifat jelas, mudah dipahami dan adil, yaitu berlaku bagi pimpinan yang tertinggi maupun bagi karyawan yang terendah.
Kinerja karyawan sering diartikan sebagai pencapaian tugas seseorang dalam bekerja. Pencapaian tersebut harus sesuai dengan kriteria kerja yang telah ditetapkan dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Pencapaian setiap individu berbeda tergantung kepada kemampuan masing-masing individu Menurut Simanjuntak (2015) dalam Rivai (2015:406) kinerja adalah tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Menurut Mangkunegara (2013:67) Kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadannya. Sedarmayanti (2010:176) menyatakan bahwa kinerja adalah hasil kerja seorang pekerja, sebuah proses manajemen atau suatu organisasi secara keseluruhan dimana hasil kerja tersebut harus dapat ditunjukan buktinya secara konkrit dan dapat diukur atau dibandingkan dengan standar yang telah ditentukan.
Berdasarkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Pengaruh Kompensasi Karyawan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Karyawan koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang berjumlah 23 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengaruh Kompensasi Karyawan Disiplin Kerja terhadap kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Simultan) dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial Kompensasi Karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Sedangkan secara simultan Kompensasi Karyawan dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari Hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 34, 121 sedangkan koefisien regresi b1 = 0,093 dan b2 = 0,386. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh kompensasi Karyawan (X1) dan Disiplin Kerja (X2) terhadap kinerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 34,121+ 3,050 (X1) + 3,210 (X2)
selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel Kompensasi Karyawan (X1) terhadap variabel kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa untuk variabel Kompensasi Karyawan (X1) di temukan t hitung = 3,525 lebih besar dari t tabel = 2, 06866 dan tingkat signifikan = 0,002. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel Kompensasi Karyawan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Disiplin Kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa variabel Disiplin Kerja (X2) ditemukan t hitung = 3,525 lebih besar dari t tabel = 2, 06866 dan tingkat sig. = 0,003. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel disiplin kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 2,698 lebih besar dari F tabel = 3,49 dan tingkat Sig = 0,000 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima Kompensasi Karyawan (X1) dan variabel disiplin kerja (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koefisien determinasi (R2) adalah 0,527atau 52,7%. Hal ini berarti besar pengaruhnya kompensasi Karyawan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan adalah 52,7%. Sedangkan pengaruh sebesar 47,3%disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Kompensasi Karyawan, Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
EVALUASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH KERAJINAN KAIN TENUN IKAT BIA BEREK
DI ATAMBUA
NAMA : ANJALINA MARTINS NAI BUTI
NIM : 17192542
Masalah dalam penelitian ini adalah Penyusunan Laporan Keuangan Pada Usaha Kecil dan Menengah Kerajinan Tenun Ikat Bia Berek tahun 2021.Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana penyusunan laporan keuangan pada usaha kecil dan menengah kerajinan kain tenun ikat bia berek tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan pada tenun ikat bia berek tahun 2021.Adapun konsep dari penelitian ini adalah mengevaluasi penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK-EMKM. SAK-EMKM adalah suatu standar yang disusun oleh IAI (Ikatan Akuntan Indonesia)untuk memenuhi persyaratan akuntansi dalam pelaporan keuangan entitas mikro, kecil dan menengah (EMKM) (IAI, 2021). Standar ini diperuntukkan bagi pengusaha yang tidak atau belum mampu memenuhi persyaratan akuntansi dalam SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP).
Populasi dalam penelitian ini adalah Usaha Tenun Ikat Bia Berek Di Kota Atambua. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan keuangan usaha Tenun Ikat Bia Berek tahun 2021.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Tenun Ikat Bia Berek tidak menggunakan penyusunan laporan keuangan yang sesuai, perhitungannya terbilang sederhana pencatatan yang dilakukan atas dasar hasil pemahaman usaha sendiri. Penyusunan laporan keuangan yang dilakukan pemilik usaha Tenun Ikat Bia Berek cukup baik, akan tetapi belum mencerminkan posisi keuangan secara baik sesuai standar akuntansi.
Kata Kunci : SAK-EMKM, Laporan Keuangan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Penulisan ini berjudul : Penerapan Pemberatan Pidana Oleh Hakim Terhadap Tindak Pidana Perkosaan Oleh Ayah Kandung Terhadap Anak. Berdasarkan pengamatan penulis latar belakang masalah pokoknya dapat dirumuskan Mengapa hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap ayah kandung yang melakukan perkosaan terhadap anak tidak menerapkan pemberatan pidana. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui alasan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap ayah yang melakukan perkosaan terhadap anak tidak menerapkan pemberatan pidana.
Sifat penelitian ini adalah deskriptif, yaitu mencoba meneliti dan menggambarkan status sekelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran atau pun kelas peristiwa pada masa sekarang dan Jenis Penelitian pada umumnya di bedakan antara data yang diperoleh secara langsung dari masyarakat dan data yang di peroleh dari bahan-bahan pustaka. Yang di peroleh langsung dari masyarakat dinamakan data primer (atau data dasar), sedangkan yang di peroleh dari bahan-bahan pustaka. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan Metode Analisis Deskriptif Kualitatif. Dalam penelitian pada umumnya di bedakan antara data yang diperoleh secara langsung dari masyarakat dan data yang di peroleh dari bahan-bahan pustaka. Yang di peroleh langsung dari masyarakat dinamakan data primer (atau data dasar), sedangkan yang di peroleh dari bahan-bahan pustaka. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari : Variabel bebas adalah suatu variabel yang apabila dalam suatu waktu berada bersamaan dengan variabel lain, maka (diduga) akan dapat berubah dalam keragamannya. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap ayah kandung yang melakukan pemerkosaan terhadap anak tidak menerapkan pemberatan pidana dan Variabel Terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana perkosaan oleh ayah kandung terhadap anak.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perkara yang dapat di Hakim dalam pertimbangan yang mengacu pada dakwan Jaksa penuntut Umum, yaitu pasal yang diterapkan oleh penuntut umum, maka hakim melakukan berbagai pertimbangan terkait perbuatan terdakwa dan di hukum sesuai dengan berbagai macam putusan hakim yang berfariasi, Pada putusan-putusan pengadilan Hakim Mempertimbangkan kualitas perbuatan terdakwa dan Hakim dapat mempertimbangkan Hal-Hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa.
Dari hasil Putusan pengadilan yang menjadi saran ialah Hakim harus pertimbangan Dakwan Jaksa penuntut Umum, akan tetapi hakim juga di paku pada tuntutan hakim dikarenakan perbedaan hukum yang di berikan kepada terdakwa ada juga yang tidak sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.
Kata Kunci : Pemberatan Pidana, Tindak Pidana, Perkosaan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS LAPORAN REALISASI ANGGARAN (LRA) UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN KANTOR KECAMATAN KODI UTARA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA TAHUN 2019-2021 Oleh: Anna Fransiska Kaswi Rangga 18190090 ABSTRAK Anggaran memiliki peranan penting dalam suatu organisasi pemerintah maupun organisasi swasta.Menyusun anggaran dari setiap program organisasi dapat menjadi tugas yang cukup berat membebani. Namun demikian, hal ini sangat penting bagi suatu organisasi yang merupakan cara untuk merencanakan dan memastikan bahwa sebuah organisasi telah mengalokasikan sumber dayanya dengan baik.Tujuan penelitan adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada kantor Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya. Dianalisis dari Laporan Realisasi Anggaran tahun 2019-2021. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan menggunakan Rasio efektivitas dan efisiensi. Data diperoleh melalui studi lapangan.Dan teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan berdasarkan tingkat rasio efektivitas tahun 2019-2021 yaitu bervariasi tingkat efektivitas pada tahun 2019 tingkat efektivitas anggaran belanja langsung sebesar 99,35%, pada tahun 2020 tingkat efektivitas sebesar 92,88% dan pada tahun 2021 tingkat efektivitas sebesar 87,07%, dengan nilai persentase rata-rata 93,10% dengan kriteria efektif hal ini menunjukkan kemampuan pemerintah dalam mencapai anggaran yang telah ditetapkan. Dan tingkat kriteria efisiensi anggaran belanja secara keseluruhan kurang efisien dikarenakan dari hasil analisis rasio efisiensi memperoleh nilai persentase rata-rata 95,44%. Pada tahun 2019 memperoleh tingkat efisien sebesar 98,57%, pada tahun 2020 dengan tingkat efisien sebesar 95,75% dan pada tahun 2021 dengan tingkat efisien sebesar 92,01%. sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan untuk anggaran belanja belum mencapai kriteria yang maksimal karena pengelolaan anggaran belanja pada kantor kecamatan kodi utara belum begitu stabil dan masih begitu banyak kedala yang dihadapi. Diharapkan untuk Pemimpin Kantor Kecamatan Kodi utara lebih mengoptimalkan lagi sumber daya yang ada guna membantu dan memperbaiki pengelolaan dalam penggunaan anggaran belanja agar mencapai kriteria efisiensi. Kata kunci :efektivitas, efisiens, kinerja keuangan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FRANSISKUS ALDI PALA (18380019) Struktur Komunitas Karang Di Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si sebagai pembimbing I dan Rockie R. L. Supit, S.Pi.,M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Terumbu karang merupakan ekosistem laut tropis yang paling kompleks dan produktif. Struktur komunitas mempunyai beberapa indeks ekologi yang meliputi indeks keanekaragaman, indeks Keseragaman dan dominansi. Ketiga indeks ini saling berkaitan dan mempengaruhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Struktur Komunitas Karang di Perairan Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang meliputi, persentase penutupan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2022, di Perairan Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan LIT (Line Intercept Transect) dengan menggunakan empat transek dan panjang masing-masing transek yaitu 50 meter. penelitian menunjukan persentase tutupan karang di Perairan Pantai Bolok, pasir berkisar antara 0%-32%, patahan karang berkisar antara 20%-88%, karang lunak berkisar antara 0%-1%, karang mati yang di tumbuhi alga 0%-65% dan karang keras berkisar antara 10%-25%. Komposisi jenis karang yang ditemukan 10 genus, 15 spesies dan 57 individu. Struktur komunitas karang Indeks keanekaragaman yang didapat 1,07 (0,75 E≥ 1) menunjukkan keanekaragam sedang, Nilai indeks keseragaman sebesar 0,89 (0,75 E≥ 1) tergolong keseragaman tinggi, Nilai dominansi 0,10 (0,5 ˂ C ≤ 0,75) menunjukkan dominansi sedang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES SISWA KELAS VIII MATERI SENAM LANTAI HANDSTAND OVERSLAG DI SMP SWASTA MERBAUN Fulgens Januarius Rotes 1*, Ramona M. Mae,2Fredik E. Nope, 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan Jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani dan keterampilan berpikir psikis.Berdasarkan pengalaman penulis waktu sekolah di SMP Swasta Merbaun melihat bahwa terbatasanya sarana dan prasarana serta kurangnya modifikasi alat yang digunakan guru dalam pembelajaran sehingga menyebabkan anak-anak kurang tertarik dan merasa takut untuk melakukan gerakan senam lantai dengan benar. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran penjasorkes materi senam lantai handstand overslag. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas ( PTK ). Hasil dan pembahasan: Hasil belajar siswa SMP Swasta Merbaun dalam keadaan pra siklustingkat ketuntasannya hanya 20% ( 3 siswa ) dari 15 siswa. Hasil belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan dimana tingkat ketuntasan siswa menjadi 60 % ( 9 siswa ) dan siswa yang tidak tuntas menjadi 40 % ( 6 siswa ). Hasil belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan yang besar dimana siswa yang tuntas menjadi 87 % ( 13 siswa ) siswa yang tidak tuntas menerun menjadi 13 % ( 2 siswa ) Simpulan:Bahwa hasil belajarHanstand Overslag pada siswa kelas VIII di SMP Swasta Merbaun mengalami peningkatan dengan menggunakan pembelejaran model explincit instruction. Katakunci: Handstand Overslag; Hasil Belajar; Pendidikan Jasmani
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan di era globalisasi yang saat ini adanya suatu pasar bebas yang menjadi salah satu peluang sekaligus ancaman yang di hadapi oleh masyarakat indonesia. Dengan adanya pasar bebas ini suatu perusahaan barang atau jasa di tuntut untuk bersaing dengan produk-produk lain yang ada di dalam ataupun di luar negeri. Sementara itu perusahaan melakukan berbagai cara untuk menghadapi perubahan, persaingan dan pencapaian tujuan. Salah satu badan usaha yang tidak lepas dari pasar bebas adalah koperasi.Dimana koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip.
Koperasi sebagai unit usaha sudah selayaknya memperhatikan kepuasan anggota. Koperasi adalah organisasi masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan mengusahakan ekonomi ekonomi para anggotanya sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi sehingga anggota akan loyal pada koperasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kualitas layanan dan produk simpanan terhadap loyalitas anggota pada Ksp Kopdit Adiguna Kupang
Menurut Subagyo (2014) berpendapat bahwa “Loyalitas anggota merupakan pembelian ulang sebuah merek secara konsisten oleh anggota”.Dalam jangka panjang, loyalitas anggota menjadi tujuan bagi perencanaan pasar strategik dijadikan dasar pengembangan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Loyalitas anggota akan menjadi kunci sukses, tidak hanya dalam jangka pendek, tetapi keunggulan bersaing yang berkelanjutan.Anggota yang loyal karena puas dan ingin meneruskan hubungan pembelian, loyalitas anggota merupakan ukuran kedekatan anggota pada sebuah merek, anggota menyukai merek, merek menjadi top of mind (merek pertama yang muncul) jika mengingat sebuah kategori produk, komitmen merek yang mendalam memaksa preferensi pilihan untuk melakukan pembelian.
Kualitas layanan adalah tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan. Kualitas pelayanan ditentukan berdasarkan tingkat pentingnya pada dimensi dimensi pelayanan. Yang mempengaruhi kualitas layanan, yaitu layanan yang diharapkan konsumen dan layanan yang diterima atau dirasakanoleh konsumen atau hasil yang dirasakan.Apabila layanan yang dirasakan sesuai dengan yang diharapkan maka kualitas layanan dipersepsikan baik dan memuaskan.Jika layanan yang diterima melampaui harapan konsumen, maka kualitas pelayanan dipersepsikan sebagai kualitas yang ideal.Sebaliknya apabila layanan yang diterima lebih rendah daripada yang diharapkan, maka kualitas layanan dipersepsikan buruk.Dengan demikian baik tidaknya kualitas layanan tergantung pada kemampuan penyedia jasa dalam memenuhi harapan konsumen secara konsisten.
Produk simpanan merupakan fokus utama dalam koperasi untuk memenuhi atau melebihi harapan anggota. Produk simpanan yang baik merupakan harapan anggota yang harus dipenuhi oleh koperasi. Produk mencerminkan kemampuan produk untuk menjalankan tugasnya yang mencakup daya tahan, kehandalan, kemajuan, kekuatan, kemudahan dalam pengemasan, dan reparasi produk dan ciri-ciri lainnya
Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada KSP Kopdit Adiguna Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 98 orang responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat pengaruh Kualitas Layanan terhadap loyalitas anggota. Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t di ketahui variabel Kualitas Layanan(X1) memiliki nilai t hitung sebesar 5.359 dan nilai t tabel 1,985 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Karena t hitung 5.359 >1,985 maka dapat disimpulkan Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Anggota KSP Kopdit Adiguna Kupang.
Di ketahui variabel Produk Simpanan (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 5.633dan nilai t tabel 1,985 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Karena nilai t hitung 5.633>1,985. Maka dapat disimpulkan bahwa produk simpanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas anggota pada KSP Kopdit Adiguna Kupang. Selain itu hasil analisis regresi juga menghasilkan persamaan Y= 9,269 + 0.629X1 + 0,921X2yang artinya terdapat hubungan positif variabel kualitas layanan dan Produk Simpanan Terhadap Loyalitas Anggota . Hasil Uji Koefisien Determinasi Menghasilkan Nilai R Square Sebesar 0.384. Artinya bahwa sebesar 38,4% variabel loyalitas anggota (Y) dapat dijelaskan oleh variabel kualitas layanan (X1), dan variabel Produk simpanan (X2) Sedangkan selisihnya 61,6% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desa sebagai pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sebagai fokus utama dalam pembangunan pemerintah, hal ini dikarenakan sebagian besar wilayah Indonesia ada di pedesaan. Pembagunan desa merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, pembangunan desa merupakan usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia di pedesaan dan masyarakat secara keseluruhan yang dilakukan secara berkelanjutan berlandaskan pada potensi dan kemampuan pedesaan. Menurut BPS Indonesia memiliki jumlah desa sebanyak 74.039 Desa di seluruh Indonesia.
Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang desa mengatur bahwa penyelangaraan urusan pemerintah desa didanai dari anggaran pendapatan dan belanja desa bantuan pemerintah desa. Aturan tersebut diperkuat dengan Surat Keputusan Mentri Dalam Negeri : 140/640SJ tanggal 22 Maret 2005 tentang Pedoman Alokasi Dana Desa dari Pemerintah Kabupaten kepada Pemerintah Desa, serta Peraturan Mentri Nomor 113 Tahun 2014.
Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan suatu bentuk upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan di desa yang di dalam pelaksanaannya pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat. Melalui Alokasi Dana Desa pemerintah mengusahakan partisipasi masyarakat desa dalam memberikan aspirasi dalam membagun maupun memberdayakan potensi yang ada di desa.
Menurut Mardiasmo (2017: 134) Efektivitas adalah ukuran berhasil tidaknya pencapaian tujuan suatu organisasi mencapai tujuannya. Apabila suatu organisasi mencapai tujuan maka organisasi tersebut telah berjalan dengan efektif. Indikator efektivitas menggambarkan jangkauan akibat dan dampak (outcome) dari keluaran (Output) program dalam mencapai tujuan program. Semakin besar kontribusi output yang dihasilkan terhadap pencapaian tujuan atau sasaran yang ditentukan, maka semakin efektif proses kerja suatu unit organisasi. Efektivitas merupakan ukuran berhasil tidaknya suatu organisasi mencapai tujuan tersebut. Efektivitas hanya melihat suatu program atau kegiatan telah mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk melihat Efektivitas Alokasi Dana Desa yaitu dengan jumlah realisasi Alokasi Dana Desa dibagi pendapatan Anggaran Alokasi Dana Desa.
Menurut Mardiasmo (2013) Rasio efisiensi merupakan rasio yang menunjukkan rasio besarnya biaya yang dikeluarkan dalam hal perolehan pendapatan dengan realisasi pendapatan yang diterima oleh pemerintah daerah. Semakin kecil rasio efisiensi maka semakin baik kinerja pemerintah daerah. Efisiensi merupakan perbandingan output/input. Untuk mengukur tingkat efisiensi dalam mengelola keuangan Alokasi Dana Desa dengan melihat perbandingan antara realisasi Anggaran Pendapatan Alokasi Dana Desa dengan Jumlah realisasi anggaran belanja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengelolaan Alokasi Dana Desa Sahraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang Tahun 2017-2021 dan bagaimana tingkat efektifitas dan tingkat efisiensi pengelolaan Alokasi Dana Desa.
Penelitian ini menggunakan metode analisis Deskriptif Kuantitatif. Teknik Pengumpulan Data menggunakan metode dokumentasi. Teknik Analisis Data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus: Rasio Efektivitas dan Rasio Efisiensi.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Sahraen telah berjalan efektif Dimana pengelolaannya dari tahun ke tahun hampir semuanya terealisasi 100%. Tingkat presentase efektivitas kinerja keuangan Desa Sahraen pada tahun 2017 dikategorikan cukup efektif karena nilai presentasenya sebesar 91,71% dan pada tahun 2018-2021 memiliki kecenderungan dikategorikan efektif dimana tingkat presentase efektivitas sebesar 100% artinya jumlah Anggaran Alokasi Dana Desa dengan Realisasi ADD sama.
Pada tingkat efisiensi Keuangan Alokasi Dana Desa pemerintah Desa Sahraen Pada tahun 2017-2020 memiliki kecenderungan dikategorikan efisien dikarenakan tingkat presentasenya dibawah 100%. Sedangkan pada tahun 2021 dikategorikan tidak efisien dikarenakan tingkat presentasenya di atas 100%.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN TERIPANG DI PERAIRAN LAUT DESA WATODIRI, KECAMATAN ILE APE, KABUPATEN LEMBATA
Geriang. V)* Hendrik. A. Ch )** Theedens. R. G. P. M)**
Dengan kondisi alam dan iklim yang tidak banyak mengalami perubahan sepanjang tahun, memungkinkan banyak jenis biota ekonomis penting yang hidup di perairan pantai Indonesia. Teripang merupakan salah satu hewan dari Filum Echinodermata yang memiliki peranan secara ekologis maupun ekonomis. Teripang memiliki peran yang cukup penting dalam perairan, karena merupakan komponen utama dalam rantai pakan (food chain) terumbu karang dan ekosistem asosiasinya pada berbagai tingkat struktur pakan (trophic levels). Teripang berperan penting sebagai pemakan deposit (deposit feeder) dan pemakan suspensi (suspensi feeder). Tingkah laku teripang yang “mengaduk” dasar perairan dalam cara mendapatkan pakannya, membantu menyuburkan substrat di sekitarnya. Untuk itu diperlukan informasi dasar terkait jenis teripang yang terdapat di Kabupaten Lembata khususnya desa watodiri. Pengambilan sampel dilakukan pada pagi dan sore hari,yaitu pada saat kondisi air surut.sampel selanjutnya diidentifiksi jenisnya berdasarkan perbedaan morfologi.hasil analisis bentuk warna dan tipe spikula pada teripang tersebut menunjukan, terdapat empat jenis teripang yang didapatkan pada pantai desa watodiri yaitu Holothuria scabra, Holothuria fuscocinerea, Holothuria arta, dan Stichopus horeens. Dari perhitungan keanekaragaman menggunakan Shannon Weiner dihasilkan yaitu 1,29. Hal ini menunjukan indeks keanekaragaman di perairan laut desa watodiri tergolong dalam kategori sedang. Kelimpahan teripang pada perairan Desa Watodiri yaitu untuk kelimpahan spesies H. scarba adalah 0,051 idn/m2, H. fuscocinerea adalah 0,063 idn/m2, H. arta dengan nilai terendah yaitu 0,018 idn/m2, S. horrens dengan nilai paling tinggi yaitu 0,072 idn/m2.
Kata kunci : Keanekaragaman, teripang dan kelimpahan
Keterangan : *) Peneliti
**) Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Suatu laporan keuangan bermanfaat apabila informasi yang di sajikan dalam laporan keuangan tersebut dapat di pahami relevan, andal dan dapat di pertimbangkan. Akan tetapi, perlu disadari pula bahwa laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang di butuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan bank karena dengan secara umum laporan keuangan hanya menggambarkan pengaruh keuangan di masa lalu dan tidak di wajibkan menyediakan informasi non keuangan, walaupun demikian , dalam beberapa hal bank dapat menyediakan informasi yang mempunyai pengaruh keuangan di masa yang mendatang depan. Modal bank merupakan penggerak bagi kegiatan usaha bank sehingga besar kecilnya modal bank sangat berpengaruh terhadap kemampuan bank untuk melaksanakan kegiatan operasinya. Dengan modal sedikit, kapasitas usaha bank menjadi terbatas mengingat modal merupakan gambaran dari kemampuan bank untuk mengatasi risiko-risiko usaha yang dihadapi. Capital Adequacy Ratio(CAR) merupakan rasio permodalan yang menunjukkan kemampuan bank dalam menyediakan dana untuk keperluan pengembangan usaha dan menampung risiko kerugian dana yang diakibatkan oleh kegiatan operasi bank. Rasio Non Performing Loan (NPL) digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan oleh bank. Risiko kredit yang diterima oleh bank merupakan salah satu risiko usaha bank. Harga saham sebagai nilai pasar (market value) yang merupakan harga dari saham di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar (Jogiyanto H. M: 2008 :38). 38 Saham yang diperjual belikan di pasar modal ditentukan oleh permintaan dan penawaran atas saham tersebut. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subjek atau objek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2008:72). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari 4 Bank Umum Milik Negara yang terdaftar di BEI periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2020. Teknik pengambilan Sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel menggunakan prtimbangan dan kreteriah tertentu Kata Kunci : HARGA SAHAM- CAR- NPL
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH AKUNTABILITAS PUBLIK KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN PARTISIPASI DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP MANAJERIAL
(Studi Empiris pada SKPD Kota Kupang)
Disusun oleh:
Yanse Nurhayati Noma
16193437
Anggaran merupakan rencana keuangan yang dibuat secara rinci dan sistematisyang memuat rencanapenerimaan dan rencana pengeluaran.anggaran adalah rencana keuangan dimasa mendatang dan merupakan alat bantu dalam mengkoordinasikan dan mengimplementasikan rencana yang telah dibuat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas pulik,kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi dalam penyusunan anggaran (Studi pada SKPD Kota Kupang) secara parsial. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan menggunakan analisis Statistik dengan jumlah sampel sebanyak 40 serta menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui kuesioner.
Dapat diketahui bahwa Akuntabilitas adalah pertanggungjawaban kepada publik atas setiap aktivitas yang dilakukan.akuntabilitas publik adalah kewajiban pihak pemegang amanah (agent) untuk memberikan pertanggungjawaban,menyajikan, melaporkan, dan mengungkapkan segalah aktivitas dan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya kepada pihak memberi amanah (principal) yang memiliki hak dan kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban tersebut (Mardiasmo, 2002).
kejelasan sasaran anggaran merupakan sejauh mana tujuan anggaran ditetapkan secara jelas dan spesifik dengan tujuan agar anggaran tersebut dapat dimengerti oleh orang yang bertanggungjawab atas pencapaian anggaran tersebut. Oleh sebab itu sasaran anggaran pemerintah daerah harus dinyatakan secara jelas, spesifik dan dapat dimengerti oleh mereka yang bertanggungjawab untuk melaksanakannya. Penetapan tujuan spesifik akan lebih produktif, hal ini akan mendorong karyawan untuk melakukan yang terbaik bagi pencapaian tujuan yang dikehendaki sehingga berimplikasi pada peningkatan kinerja.
Partisipasi adalah suatu proses pengambilan keputusan bersama oleh dua atau lebih yang mempunyai dampak masa depan bagi pihak yang membuat keputusan tersebut. Partisipasi penyusunan anggaran yaitu proses dimana pembuatan anggaran terlibat dan mempunyai pengaruh dalam penentuan besar anggaran (Mulyadi,2001).
kinerja manajerial adalah kemampuan atau prestasi kerja yang telah dicapai oleh para personil atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, untuk melaksanakan fungsi, tugas dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan operasional perusahaan.
Berdasarkan hasil mengenai pengaruh akuntabilitas publik kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi dalam penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD kota kupang dapat disimpulkan sebagai berikut:
Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel akuntabilitas publik berpengaruh positif signifikanterhadap kinerja manajerial.Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel (2,440> 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,020 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima, H0 ditolak.selanjutnya kejelasan sasaran anggaran tidak perpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial.Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel-1,364 > 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,181 lebih besar dari 0,05 yang berarti Ha ditolak, H0 diterima dan partisipasi dalam penyusunan anggaran berpengaruh positif signifikanterhadap kinerja manajerial. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel (5,602> 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima, H0 ditolak.
Berdasarkan hasil penelitian ini, telah menjawab hal-hal yang menjadi persoalan dalam penelitian ini.
Kata kunci: akuntabilitas publik,kejelasan sasaran anggaran.partisipasi penyusunan anggaran dan kinerja manajerial.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Calon Guru Biologi Pada Mata Kuliah Microteaching Semester Genap tahun 2021-2022. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ditemukan beberapa kendala dalam proses perkuliahan microteaching yaitu kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik peserta didik, ketrampilan penguasaan ICT, ketrampilan berkomunikasi, dan ketrampilan pengelolaan kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan lembar observasi, selanjutnya dianalisis menggunakan rumus TCR (Tingkat Capaian Responden). Sehingga mendapatkan hasil rata-rata persentase sebesar 68%. pada indikator 1 dan 2 dengan bunyi kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik dan ketrampilan penguasaan ICT memperoleh 72% dan 68% dengan masing-masing indikator terdapat 4 peryataan, Selanjutnya pada indikator 3 dan 4 tentang ketrampilan komunikasi dan ketrampilan pengelolaan kelas memperolehan skor 70% dan 64% . Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahawa analisis kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi pada mata kuliah microteaching semester genap di universitas kristen artha wacana kupang program studi pendidikan biologi berada pada cukup mampu.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Tingkat Efesiensi dan Efektivitas dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang”. Di bawah bimbingan Jusuf Aboladaka, SE.,M.Si sebagai dosen pembimbing I dan Renya Rosari, SE,.M.Si sebagai dosen pembimbing II. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimana Tingkat Efesiensi dan Efektivitas dalam Pelaksanaan Anggaran Pedapatan Belanja Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang. Dengan mengacu pada persoalan Penelitian, 1) Bagaimana Tingkat Efesiensi periode 2018-2020 dalam pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang?, 2) Bagaimana Tingkat Efektivitas periode 2018-2020 dalam pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang?. Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efektif dan efesien pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota kupang TA 2018-2020 berdasarkan Laporan Realisasi Anggarannya. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatn Daerah TA 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Dokumen laporan realisasi anggran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang. Sedangkan teknis analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini analisis kinerja keuangan dilakukan untuk menggambarkan dan menjelaskan serta dapat mempertanggungjawabkan kepada publik dengan menggunakan konsep perhitungan Laporan Realisasi Anggaran untuk menghitung kinerja dan evaluasi dari suatu organisasi melalui 2 elemen yaitu : efisiensi dan Efektivitas agar dengan jelas dapat mengetahui pencapaian atas target yang ditetapkan. Konsep efisiensi terkait dengan hubungan antara output berupa barang atau pelayanan yang dihasilkan dengan sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan output tersebut. Konsep efektivitas terkait dengan hubungan antara hasil diharapkan dengan hasil yang sesungguhnya. Berdasarkan hasil penelitian yang disimpulkan bahwa : (1) Sesuai hasil analisis dan pembahasan mengenai rasio Efisiensi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang Tahun 2018-2020 sebesar 6,86% pada tahun 2018, 6,28% pada tahun 2019, dan 5,59% pada tahun 2020. Dikatakan Efisien karena hasil perhitungan nya 100% yang berarti realisasi pengeluaran tidak melebihi anggaran pendapatan. (2) Sesuai hasil analisis dan pembahasan rasio Efektivitas BAdan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang Tahun 2018-2020 dikategorikan tidak efektiv karena hasil perhitungan 100%. Oleh karena itu disarankan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang jika dilihat dari sisi rasio Efisiensi yang sangat baik maka pada tahun-tahun berikutnya tetap terus menekan biaya-biaya operasionalnya sehingga nantinya jumlah biaya tidak melebihi jumlah pedapatan. Dan pada rasio Efektivitas pada tahun 2018-2020 yang tidak memenuhi kriteria Efektiv, Hal ini di sebabkan karena pemerintah daerah belum berhasil dalam merealisasikan PAD dari target yang diperkirakan sebelumnya sehingga potensi PAD yang ada tidak dapat dimaksimalkan oleh pemerintah untuk menunjang pembangunan pada kota kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Garam adalah senyawa kimia yang komponen utamanya mengandung natrium klorida (NaCl), senyawa air, ion magnesium, ion kalsium dan ion sulfat. Komponen-komponen mempunyai peranan yang penting bagi tubuh manusia, sehingga diperlukan konsumsi garam dengan ukuran yang tepat untuk menunjang kesehatan manusia.
Lama penyimpanan garam tradisional di kelompok Tiberias berpengaruh terhadap kadar air yaitu7% halini melebihi persyaratan mutu garam konsumsi beriodium (SNI 3556-2016) dan syarat mutu garam bahan baku untuk garam konsumsi beriodium (SNI 4435-2017) yaitu 8,50%, suhu tertinggi pada penyimpanan 0 hari dengan suhu 30,5ᴼC dan terendah pada penyimpanan 12 hari dengan suhu 27,9 ᴼC dan kelembaban tertinggi pada penyimpanan 12 hari dan terendah pada penyimpanan 0.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam masak, organoleptik (warna dan Bau), Kadar Air, NaCl dan iodium selama penyimpanan di Kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2022 bertempat di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang pada kelompok Tiberias sebagai lokasi survei dan pengambilan sampel. Pengujian organoleptik (warna dan bau) di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sedangkan pengujian kadar air, kadar NaCl dan iodium di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Ganethech, Bogor.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif meliputi metode survei, observasi lapangan dan turut serta dalam melaksanakan kegiatan masak garam, melalui metode pengambilan sampel sebanyak 3 kali pengambilan dari 1 hari pemasakan di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yang mencakup metode pembuatan garam menggunakan alat masak modifikasi, sedangkan metode kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengujian organoleptik (warna dan bau), kadar air, kadar NaCl dan iodium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kadar air yaitu: 5,58-749 %, NaCl: 82,79-90,00%, iodium: 34,20-42,87 mg/kg organoleptik parameter Warna dan bau garam tergolong pada garam K1 (kualitas baik).
Kata Kunci: Garam, Nacl, Iodium, Lama Penyimpanan
ABSTRACK
ifying the filtering technique using fibers combined with filtering using a layered system using fibers, gravel and sand. In addition, in this study using a cooking utensil that has been modified from a drum plate.
The storage time of traditional salt in the Tiberias group has an effect on the water content, namely 7%, this exceeds the quality requirements for iodized consumption salt (SNI 3556-2016) and the quality requirements for raw material salt for iodized consumption salt (SNI 4435-2017) which is 8.50%, the highest temperature at 0 days storage with a temperature of 30.5ᴼC and the lowest at 12 days storage with a temperature of 27.9 C and the highest humidity at 12 days storage and the lowest at 0 storage.
The purpose of this study was to determine the technique of making cooking salt, organoleptic (color and odor), moisture content, NaCl and iodine during storage in the Tiberias Group, Oesapa Barat Village. This research was conducted in May – June 2022 at Oesapa Barat Village, Kupang City in the Tiberias group as the location for survey and sampling. Organoleptic testing (color and odor) at the exact laboratory of the Christian University of Artha Wacana Kupang, while testing for water content, NaCl and iodine levels at the PT. Saraswanti Indo Ganetech, Bogor.
This research uses descriptive qualitative and quantitative methods. Qualitative methods include survey methods, field observations and participating in salt cooking activities, through a sampling method of 3 times taking from 1 day of cooking in the Tiberias group, Oesapa Barat Village, Kupang City which includes the method of making salt using modified cooking utensils, while the method of making salt is using modified cooking utensils. The quantitative method used in this research is the organoleptic test method (color and odor), water content, NaCl and iodine levels. The results of this study indicate that the water content values are: 5.58-749%, NaCl: 82.79-90.00%, iodine: 34.20-42.87 mg/kg organoleptic parameters Color and odor of salt belong to K1 salt. (good quality).
Keywords: Salt, NaCl and Storage Time.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DENSIANA LURUK SERAN (17381978) Seleksi Varietas Unggul Rumput Laut Kappaphycus spp. yang Dibudidayakan dengan Metode Lepas Dasar di Perairan Tablolong. Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si., Ph.D dan Rockie R. L. Supit., S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Kappaphcus merupakan salah satu rumput laut panghasil karaginan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan merupakan komoditas ekspor perikanan Indonesia di pasar dunia. Seleksi varietas merupakan salah satu metode yang diharapkan dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan mengurangi penyakit. Desa Tablolong, di Kabupaten Kupang memiliki potensi budidaya Kappaphycus spp. yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas rumput laut Kappaphycus spp. yang memberikan pertumbuhan yang lebih baik dan lebih tahan terhadap penyakit ice-ice yang dibudidayakan di Perairan Tablolong.
Penelitian ini telah dilaksanakan selama 7 minggu pada bulan Juni sampai Agustus 2021. Kappaphycus spp. yang diuji adalah Varietas Tambalang hasil kultur jaringan dari Rote, Varietas Sacol dari Sulamu, Varietas Sacol dari Semau dan Varietas Cottonii dari Pasir Panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dengan metode budidaya adalah metode lepas dasar. Data pertumbuhan dan penyakit ice-ice di ambil setiap 7 hari sekali. Pengukuran parameter kualitas air berupa suhu, salinitas, kecepatan arus, Ph dan kecerahan. Data pertumbuhan yang dianalisis adalah Pertumbuhan Harian, Pertumbuhan Spesifik dan Pertumbuhan Mutlak. Sementara data penyakit adalah Insiden dan Intensitas penyakit.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pertambahan berat Kappaphycus spp. tertinggi di Perairan Tablolong adalah Sacol Sulamu dengan nilai rata-rata tertinggi 844,50 gram pada minggu ke tujuh dan nilai terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 295,60 gram pada minggu ke tujuh. Pertumbuhan harian dengan nilai rata-rata tertinggi Sacol Sulamu yaitu 13,00 gram/hari, sedangkan pertumbuhan terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 2,85 gram/hari. Pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata tertinggi pada Sacol Sulamu yakni 5,73 %/hari, sedangkan pertumbuhan spesifik terendah pada Cottonii Pasir Panjang dengan nilai 2,18%/hari. Pertumbuhan mutlak dengan nilai rata-rata tertinggi Sacol Sulamu 744,5 gram dan nilai terendah Cottonii Pasir Panjang yakni 195,6 gram. Untk Insiden penyakit ice-ice, Cotonii Pasir Panjang memiliki nilai paling tinggi dari awal penelitian sampai akhir dengan rata-rata 61,85 % sedangkan paling rendah Sacol Sulamu dengan nilai 34,02 %. Untuk Intensitas penyakit, Cottonii Pasir Panjang memiliki nilai paling tinggi dari awal penelitian sampai akhir dengan rata-rata 19,80 % sedangkan paling rendah Tambalang hasil Kultur jaringan Rote dengan rata-rata 3, 88 %.