Profil penulis
MA
2.079 karya publik ditemukan.
UNDERSTANDING AND USING ENGLISH GRAMMAR(FOURTH EDITION)(TEST BANK FOR)
THE USE OF PICTURE TO AUDIO-VISUAL AIDS ON VOCABULARY FOR YOUNG LEARNERS
ABSTRACT This research was under the title “The use of picture to audio-visual aids on vocabulary for young learners” .The aim of this research was to explain the teacher teach vocabulary using pictures and audio visual and explain the procedures apply by the teacher in teaching vocabulary using pictures and audio visual. The method used was descriptive qualitative method. There were one video that was taken from you tube as the sample of this research. The result showed that Media audio visual was useful because 1)it serve as an important motivator in the language teaching. 2) it provides students with content, meaning, and. guidance are presented and practiced.3) reinforces for students the direct relation between the language classroom and the outside world..4) provides with a way of addressing the needs of both visual and auditory learners. 5) The teachers can expose their students to multiple input sources with media audio visual. 6) motivates students by presenting language in it is more complete communication complex 7) effective to stimulate the happiness of students in learning language.8) The students do not just hear language, they see it too.9)It allows students a look at situations more than in the classroom.10) It give the potential to create something memorable and enjoyable.11)Young learners can enjoy studying English like listen to the teacher then look at the media and play the game. 12) Young learners will be more motivated to pay more attention in the class and they can relate their learning with their real life. The procedures teaching using pictures audio visual are the teacher : 1) starts class with greetings, 2) asks introduction questions to students,3) asks the students to practice singing together,4) does a very quick conversation then ask back to the students, 5) improve the question based on the conversation,6) shows the picture and the student guess the pictures,7) matchs the pictures based on topic on the blackboard,8) uses power point to show the pictures,9) uses the picture that stick on the board then the students match the word to the season that state in with power point.,10) uses the picture that stick on the board and collaborate with power point,11) uses the picture in the book,12) uses the picture as the media for the students to play Therefore, the teachers were needed to use aid audio visual for the young learners if the school are able to provide it because it could help the young learners to study English vocabulary.
Studi Kualitas Garam Rakyat Yang Diproduksi Secara Tradisional Di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai
ABSTRAK RAYNOLD LEONARD EMANUEL SUI (14390041). Studi Kualitas Garam Rakyat Yang Diproduksi Secara Tradisional Di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai. Di bawah bimbingan : UMBU P. L. DAWA. S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan YUNIALDI H. TEFFU. S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Garam adalah proses penguapan air laut dan bantuan matahari, dimana air laut merupakan tempat bermuaranya sungai, baik sungai besar maupun kecil. Kelurahan Reo merupakan Kelurahan yang terletak di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Petani garam di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai melakukan produksi garam menggunakan teknik tradisional yaitu dengan cara menguapkan air laut pada sebidang tanah dengan bantuan sinar matahari dan angin sebagai sumber energi penguapan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam secara tradisional di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai, mengetahui organoleptik (bau dan warna), kandungan mineral (Mg, K, Ca), logam berat (Pb dan Cd), kadar air, NaCl dan iodium pada garam rakyat yang diproduksi oleh masyarakat Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan (September-Oktober) 2019 di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai untuk pengambilan sampel, Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pengujian organoleptik dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Kupang untuk pengujian sampel kadar air sedangkan Laboratorium PT. Saraswati Indo Genetech, Bogor untuk pengujian mineral, logam berat, kadar NaCl dan iodium. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam kualitas garam rakyat yang diproduksi secara tradisional di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai yaitu kadar air berkisar 2,03-2,94%, organoleptik parameter warna putih normal, organoleptik parameter bau normal tidak berbau, kadar NaCl 75,44%, kadar iodium 1,54 mg/kg, magnesium 496,98 mg/100 g, kalium 170,32 mg/100 g dan kalsium 122 mg/100 g. Dari hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan Teknik produksi garam tambak tradisional di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai meliputi pengisian air laut ke petak penampungan dibiarkan selama 1 hari, pengaliran air ke 10 petak tambak dibiarkan selama 5 hari, air dari setiap petak dialirkan ke petak penampungan dibiarkan selama 1 minggu, pengaliran air tua ke 13 meja tambak dan dijemur selama 1 minggu, penggarukan dan pengumpulan, pengangkutan, pencucian, pengeringan, packing dan distribusi. Garam tambak tradisional yang diproduksi di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai untuk pengujian organoleptik warna dan bau tergolong pada garam kualitas baik, kadar air 2,03-2,94%, NaCl 75,44%, iodium 1,54 mg/kg, magnesium 496,98 mg/100 g, kalium 170,32 mg/100 g, kalsium 122 mg/100 g dan logam berat timbal dan kadmium tidak terdeteksi.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS Johan Tamu Ama; Melkianus Nuhamara; I. D. A. A. R. R. Adi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat substitusi tepung sukun pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownis kukus dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung sukun terbaik pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownies kukus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di cobakan dalam penelitian ini yaitu :P0 (kontrol) = Tepung Terigu 100% tanpa adanya substitusi tepung sukun; P1 = 60% Tepung Terigu + 40% Tepung Sukun; P2 = 55% Tepung Terigu + 45% Tepung Sukun; P3= 50% Tepung Terigu + 50% Tepung Sukun dan P4 = 45% Tepung Terigu + 55% Tepung Sukun. Adapun parameter yang akan diamati dalam penelitian adalah karakteristik organoleptik berupa warna, rasa, aroma, tekstur.Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung kemudian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan P4 (55%) Tepung Sukun dengan nilai warna 4.622, Aroma 4.822, Rasa 4.600 dan Tekstur 4.489.
PENGARUH KONSENTRASI SARI SABUT BUAH LONTAR TERHADAP CITA RASA ES KRIM
PENGARUH KONSENTRASI SARI SABUT BUAH LONTAR TERHADAP CITA RASA ES KRIM Umbu Tamu Mahabar; A. I. Medeah; Zet Malelak Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuandaripenelitianiniadalah Untuk mengetahui berapakah konsentrasi optimum dalam penambahan sari sabut buah lontar yang dapat meningkatkan penerimaan sensorikkonsumen pada es krim dan untuk mengetahui profil kesukaan masyarakat terhadap es krim dengan konsentrasi sari sabut buah lontar dilihar dari warna, rasa, aroma dan tekstur. Adapunbahan-bahan yang akandigunakandalamkegiatanpenelitianini, yaitu:sari sabutbuah lontar (70 gr), SP (125 gr), santankelapa (300 gr), gulapasir (200 gr)dan susu (1500 gr). Adapunalat yang akandigunakandalampenelitianini, yaitu: Timbangan, blender, freezer, gelasukur, saringan, pisau, mixer, cup ice cream, baskomplastik, pancialuminium dan kompor.Penelitian yang dilakukan menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 30 orang panelis. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari:P0 = Tanpa penambahan konsentrasi sari sabut buah lontar; P1 = Penambahan sari sabut buah lontar 7 %; P2 = Penambahan sari sabut buah lontar 14 %; P3 = Penambahan sari sabut buah lontar 21%; P4 = Penambahan sari sabut buah lontar 28 %. Adapunvariabel yang akandiamatidalampenelitianadalahCita rasa (warna, rasa, aroma, tekstur).Data yang diperolehdihitungmenggunakanAnalisis of variance (ANOVA). Nilai rata-rata karakteristikaspekwarna (P0 = 1.02; P1 = 1.833; P2 = 2.944; P3 = 3.944; P4 = 4.667), karakteristikaspek rasa (P0 = 2.00; P1 = 2.778; P2 = 3.444; P3 = 4.122; P4 = 4.756), karakteristikaspek aroma (P0 = 1.11; P1 = 2.089; P2 = 3.144; P3 = 3.9; P4 = 4.944) dan karakteristikaspektekstur (P0 = 1.74; P1 = 2.911; P2 = 3.244; P3 = 4; P4 = 4.933). Hasil AnalisisSidikRagam (ANOVA) menunjukkanbahwapembuatan es krim sari sabutbuahlontarmemberikanpengaruh yang nyata pada tarafsignifikan 1% (P>0.01) terhadappenerimaankarakteristikaspekwarna, rasa, aroma dan tekstur. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu : Penambahan sari sabut buah lontar pada pembuatan es krim dengan perlakuan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata pada taraf 1% (P>0.01) terhadap karakteristik organoleptik dilihat dari aspek rasa, aroma, warna dan tekstur yang dihasilkan, persentase sari sabut buah lontar yang paling baik digunakan pada es krim yaitu persentase 28% terhadap karakteristik organoleptik rasa, aroma, warna dan tekstur dan es krim dengan penambahan sari sabut buah lontar dapat diterima oleh panelis terhadap karakteristik organoleptik warna, rasa, aroma dan tekstur.
MODUS OPERANDI DALAM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENIPUAN
Judul skripsi ini adalah Modus Operandi Dalam Terjadinya Tindak Pidana Penipuan, maka penulis akan mengkaji secara lebih lanjut beberapa modus yang sering digunakan dengan rumusan masalah Bagaimanakah Modus Operandi Terjadinya Tindak Pidana Penipuan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Modus Operandi dalam kasus tindak pidana penipuan dan manfaat penelitian ini secara praktis agar ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan penulis dalam bidang hukum dan dapat membantu dan memberi masukan serta tambahan pengetahuan bagi pihak– pihak yang terkait dengan masalah yang diteliti. Variabel yang digunakan 2 (dua) yaitu Variabel Bebas yaitu menggunakan identitas palsu untuk Alasan Menyewa, Meminjamkan Motor, Menjanjikan Pekerjaan dan Variable terikat yaitu Modus Operandi dalam Tindak Pidana Penipuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Normatif dengan jenis data yang digunakan adalah Data Primer yaitu bahan-bahan hukum yang mengikat yaitu putusan-putusan tindak pidana Penipuan dan Data Sekunder yaitu bahan yang memberi penjelasan mengenai sumber data primer. Seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, atau pendapat para pakar hukum, jurnal dan bukubuku referensi lainnya. Hasil penelitian menunjukan Modus Operandi Dalam Tindak Pidana Penipuan,yaitu: 1) Alasan Menyewa 2) Meminjamkan Motor 3) Menjanjikan Pekerjaan
THE SOCIOLINGUISTIC ANALYSIS ON THE PROCESS OF KAUSNONO RITE IN TIMORESE’ WEDDING CEREMONY
ABSTRACT This Thesis is written under the title The Sociolinguistic Analysis on The Process of Kausnono Rite in Timorese’ Wedding ceremony, with the research question what is the process of Kausnono rite in Timorese’ wedding ceremony especially in Konbaki village, Polen district?. The aim of this study is to find out the process of Kausnono rite in Timorese wedding ceremony, especially in Konbaki village, Polen district. This research is a descriptive qualitative research. The data resource of this research is taken from five native speakers in Konbaki village who know clearly about Kausnono rite. The five informants are all male, consisting of a religious leader, two traditional leaders as Mafefa and also two community leaders. The result of this research shows that there are three processes in Kausnono rite applied by the Konbaki people. The first is the process of bife fomili neman neo atoni ume ‘the bride’s arrival at the groom’s house’, the second process is the process of bife nono masanu ‘reducing the clan’ and the last is the process of atoni nono masaeba ‘raising the clan’. Kausnono rite is needed in Konbaki village because it’s a must that has to be carried out from the generation to generation.
Analisis strategi pemasaran melalui pemanfaatan media sosial Facebook dalam meningkatkan penjualan produk online shop di kota Kupang
Latar belakang penulis melakukan penelitian yaitu Perkembangan ekonomi yang semakin pesat membuat persaingan antar pengusaha-pengusaha semakin ketat dimulai dari berkembangnya teknologi yang menyebabkan pengusaha akan menghadapi berbagai kendala didalam perkembangan bisnisnya sehinga pengusaha membutuhkan suatu strategi untuk meningkatkan penjualan, meraih keunggulan yang diharapkan dan mampu memenangkan persaingan. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu bagaimana hubungan antara strategi pemasaran terhadap penjualan produk, bagaimana memanfaatkan media sosial facebook sebagai media pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk. Kemdian penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi pemasaran terhadap penjualan produk di kota Kupang. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan mendeskripsikan data kualitatif tentang strategi pemasaran dan penjualan produk dengan komposisi variabel dan indikator yang terdapat dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan di kota Kupang dan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis korelasi linear sederhana. Dari hasil penelitian yang dilakukan strategi pemasran dan penjualan produk menununjukan bahwa strategi pemasran dan penjualan produk mempunyai hubungan yang signifikan sebesar 0,000>0,05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan. Terlihat nilai pearson correlation sebesar 0,421 dari nilai output di atas diketahui bahwa nilai Persen Correlation yang dihubungkan antara masing-masing variabel mempunyai tanda bintang, yang mengartikan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara variabel yang dihubungkan Karena pearson correlation bernilai positif, maka arah hubungan searah yang berarti semakin baik strategi pemasaran maka semakin meningkat penjualan produk, sebaliknya jika strategi pemasaran tidak baik maka penjualan produk akan menurun. Melalui penelitian ini, penulis menyampaikan beberapa saran yang kiranya dapat membantu parah Pengusaha yang berjualan menggunakan media sosial facebook dijadikan sebagai input yaitu dengan diketahui bahwa strategi pemasaran dan penjualan produk dalam korelasi tidak ada hubungan. Hal ini perlu diperhatikan, bahkan ditingkatkan agar strategi pemasaran dapat mempengaruhi penjualan produk dan dapat tetap terjaga dengan baik.
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN ALOR
Budaya organisasi adalah cara-cara berpikir, berperasaan dan bereaksi berdasarkan pola-pola tertentu yang ada dalam organisasi atau yang ada pada bagian bagian organisasi Munandar (2001:263) mengemukakan bahwa motivasi merupakan faktor-faktor yang mengarahkan dan mendorong perilaku atau keinginan seseorang untuk melakukan suatu kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk usaha yang keras.Kondalkar (2007:54) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja kpegawai, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kab. Alor Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan nilai konstanta sebesar 8,883 yang menunjukan bahwa ketika semuah jika variabel bebas 0 maka besar kinerja Y adalah 8,883 ditambah dengan variance yang tidak dapat dijelaskan oleh variabel bebas. Koefesien regresi X1 sebesar -0,038 menyatakan bahwa apabila penurunan variabel Budaya Organisasi (X1) sebesar satu satuan maka akan menyebabkan penunuran kinerja sebesar -0,038 satuan dengan asumsi semua variabel konstan. Koefesian regresi Motivasi kerja (X2) sebesar 0,551 menyatakan bahwa apabila peningkatan variabel Motivasi kerja (X2) sebesar satu satuan maka akan menyebabkan kenaikan kinerja sebesar 0,551 satuan dengan asumsi semua variabel konstan. dan nilai thitung < ttabel (t-hitung -0.210 < t-tabel 1.70113) untuk variabel budaya organisasi (X1) atau Ha ditolak dan H0 diterima, dan nilai sig. 0,835>0,05 dan nilai thitung > ttabel (2,542>1,70113) untuk variabel motivasi kerja (X2) atau H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi instansi maka perusahaan harus memperhatikan dan meningkatkan motivasi kerja karyawan diantaranya gaji, hubungan kerja, pengakuan atau penghargaan, dan peluang untuk maju karena berdasarkan hasil penelitan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.
Efisiensi Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Kasus Di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu)
Penelitian ini berjudul “ Efisiensi Pengelolaan keuangan Desa ( Studi Kasus Di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu). Skripsi ini ditulis oleh DESI FILOMENA MALI, NIM 17411666 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen ,Jalur Minat Keuangan Daerah,Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ( UKAW ) Penelitian ini memiliki tujuan yang ingin di capai adalah mengetahui bagaimana tingkat efisiensi pengelolaan keuangan desa di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu. Karena sering kali yang kita lihat realisasi tidak sesuai dengan target maka pengoptimalan pengelolaan keuangan daerah yang efisien perlu dilakukan. Berdasarkan hal ini tentang pentingnya mengoptimalkan anggaran secara efisien dalam pengelolaan keuangan desa, penulis tertarik untuk menganalisis bagaimana efisiensi pengelolaan keuangan desa di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu APBD Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu periode anggaran 2016 hingga 2018. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode Dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi pengelolaan keuangan desa di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu berada pada tingkat manajemen keuangan desa yang kurang efisien. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan hasil kesimpulan yang diperoleh, maka saran yang dapat disampaikan yaitu Agar belanja Desa Tialai lebih efisien, maka Pemerintah Desa dalam hal ini perlu mengkaji antara sektor yang produktif dengan sektor yang kurang produktif dan membuat perencanaan yang matang, berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan, penganggaran yang sesuai dengan standar harga/biaya yang berlaku.
Analisis Hubungan Budaya Organisasi Dan Pemberdayaan Karyawan Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada PT. Nindya Karya (Persero) Cabang Kupang
Penelitian ini berjudul “Analisis Hubungan Budaya Organisasi dan Pemberdayaan Karyawan Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada PT.Nindya Karya (Persero) Cabang Kupang. Skripsi ini ditulis oleh RUNITA RAWA MANDAPU, NIM 17412139 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Latar belakang dalam penelitian ini yaitu rasa berdaya dan tanggung jawab tidak dimiliki anngota tim maka tidak akan pernah menyadari potensinya untuk berkembang,selain itu juga kurang mendapatkan pengalaman atas masalah dan kurang menyadari bahwa tugas tersebut sangat berarti bagi tim dalam sebuah organisasi. Jika rasa penguatan dan kewajiban terkandung dalam suatu kelompok kerja, maka kemampuan dalam menyelesaikan siklus kerja akan meningkat dan kesadaran berkembang menjadi bagian penting dalam kerja sama, dan pergaulan juga akan lebih berhasil. Oleh karena itu sesuai dengan perkembangan zaman,tidak dapat dihindari bahwa semua komponen latihan ,termasuk organisasi, harus menjaga standar atau bahkan harus mengimbangi adanya upaya perubahan yang diakibatkan globalisasi. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu apakah budaya organisasi mempunyai hubungan terhadap kepuasan kerja karyawan dan Apakah pemberdayaan karyawan mempunyai hubungan terhadap kepuasan kerja karyawan. Kemudian penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan budaya organisasi,pemberdayaan karyawan terhadap kepuasan kerja pada PT.Nindya karya (persero) Cabang Kupang. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah persentase. Penelitian ini dilakukan di PT.Nindya Karya (persero) Cabang Kupang dan populasi dari penelitian ini sebanyak 102 orang sehingga ditarik jumlah sampel dari penelitian inidengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 45 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis korelasi linear sederhana. Dari hasil penelitian yang dilakukan hasil output/uji korelasi dimana nilai signifikansi lebih besar dari tingkat alpha ( 0,070>0,05), maka kesimpulannya adalah menolak Ha dan menerima H0 yang berarti bahwa tidak terdapat korelasi atau hubungan antara budaya organisasi dengan kepuasan kerja karyawan pada PT.Nindya Karya (persero) cabang kupang. Terlihat nilai pearson correlationsebesar 0,273 yang berarti kekuatan hubungan antara budaya organisasi dengan kepuasan kerja termasuk dalam kategori korelasi lemah. Karena pearson correlation bernilai positif, maka arah hubungan searah yang berarti semakin baik budaya organisasi maka semakin tinggi kepuasan kerja karyawan. Maka sebaliknya jika budaya organisasi tidak baik maka kepuasan kerja karyawan pun menurun. Sedangkan dari hasil output/uji korelasi dimana nilai signifikansi lebih besar dari tingkat alpha ( 0,418>0,05), dimana nilai ini lebih besar dari 0,05 ( 0,418>0,05) maka kesimpulannya adalah menolak Ha dan menerima H0 yang berarti tidak terdapat korelasi atau hubungan antara pemberdayaan karyawan dengan kepuasan kerja karyawan pada PT.Nindya Karya (persero) cabang kupang. Terlihat nilai pearson correlationsebesar -0,124 yang berarti kekuatan hubungan antara pemberdayaan karyawan dengan kepuasan kerja termasuk dalam kategori korelasi sangat lemah. Karena pearson correlation bernilai negatif, maka arah hubungan dari keduanya adalah hubungan tidak searah yang berarti semakin tinggi pemberdayaan karyawan maka semakin rendah kepuasan kerja karyawan. Dan sebaliknya jika pemberdayaan karyawan rendah maka kepuasan kerja karyawan akan semakin tinggi. Melalui penelitian ini, penulis menyampaikan beberapa saran yang kiranya dapat membantu pihak PT.Nindya Karya yang dijadikan sebagai input yaitu dengan diketahui bahwa budaya organisasi dan kepuasan kerja dalam korelasi lemah. Hal ini perlu diperhatikan, bahkan ditingkatkan agar budaya organisasi dapat mempengaruhi kepuasan kerja dan dapat tetap terjaga dengan baik. Dan dengan diketahui bahwa Pemberdayaan karyawan berada dalam korelasi lemah, maka perlu diperhatikan agar pemberdayaan karyawan yang dialami karyawan tidak semakin tinggi, terutama pada indikator pertanggunggjawaban. Hal ini perlu diperhatikan agar tidak berlarut-larut dengan pendekatan pemberdayaan karyawan yang telah dijelaskan dalam landasan teori.
PENGARUH SEGMENTASI PSIKOGRAFIS DAN PERILAKU TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MIE INSTAN MEREK SEDAP DI KOTA KUPANG
Latar belakang dalam penelitian ini yaitu keanekaragaman konsumen dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat di pengaruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari dalam diri konsumen maupun luar konsumen. Faktor segmentasi psikografis dan perilaku konsumen merupakan indikator yang mempengaruhi terbentuknya keputusan pembelian konsumen untuk membeli sebuah produk. Kemampuan perusahaan dalam menciptakan produk yang inovatif dan sesuai keinginan dan perilaku konsumen. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu apakah segmentasi psikografis dan perilaku berpengaruh terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang. Kemudian penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah segmentasi psikografis dan perilaku berpengaruh terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di kos-kosan sekitaran oesapa kota kupang, dan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Regresi Linear Berganda. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Segmentasi psikografis berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang. 2. Segmentasi perilaku berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang. 3. Segmentasi psikografis dan perilaku secara serempak berpengaruh terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang.
“AN ANALYSIS OF ENGLISH LESSON PLANS DESIGN AMID COVID 19 PANDEMIC : A DESCRIPTIVE STUDY IN SMP NEGERI 10 KUPANG”
ABSTRACT This study of this research is “An Analysis Of English Course Lesson Plans Design Amid Covid-19 Pandemic: A Descriptive Study In SMP Negeri 10 Kupang. The problem of this study are what is the model of the English Lesson Plans design in Covid-19 Pandemic? and how do English teachers design of English Course lesson plans? The objective of this research are To know the model of English Course Lesson Plans, and To explain the way the English teachers design the lesson plan. The subject of this study are five English teacher in SMPN 10 Kupang. The data was taken from documentation ( 10 Lesson Plans or two LP from each teacher ) and the result of interview (with 13 question) the teacher about designing the lesson plan. This study applied Descriptive Qualitative Methode and the instruments used are documentaries and interview. All the data gained are analyzed using descriptive qualitative analysis. The result of this research showed that the models of lesson plans design by the teachers is One sheet lesson plans. The Lesson Plans contains of 3 main components are Learning objective, activities and Assessment. The design process of lesson plans by the teachers are agree with the Standars Process in Designing 1 sheet Lesson Plans and suitable to use in Pandemic covid-19 Pandemic.
Analysis Bahasa Kiasan pada lirik lagu kidung jemaat
This research was conducted under the title “An Analysis of Figurative Language Found in Kidung Jemaat Lyric Songs”. The research problem of this research that solved by the writer stated as follow: (1) what are the types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs?, (2) what are the dominant types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs”. The aims of the study are to find out, 1) the types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs, 2) the dominant types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs. The method used in this study is descriptive qualitative method. The writer focus on the song living in faith every day, it is start from pages 356 up to page 418 consists of 64 songs. The writer is only takes 19 of the song by selected the songs and verses. The writer gets the finding of this research, such as: 1) the writer found nine kinds of figurative language as bellow: Anaphora 8 sentences (8.89%), metaphor 6 sentence (6.67%), simile 2 sentence (2.22%), metonymy 23 sentence (25.56%), synecdoche 1 sentence (1.11%), personification 3 sentence (3.33%), irony 2 sentences (2.22%), allegory 14 sentences (15.56%) and symbol sentence (1.11%). The most dominant type of figurative language found in this research is metonymy with 23 sentences (25.56%).The writer concluding that the Kidung Jemaat or songs of the congregation is very beautiful songs to worship God to express our feeling love to honor our Creator which is created effects and imposing to the worshiper in sing the songs.
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN MALAKA (Studi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka)
ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) NAMA : MARIA SELVIANA H.BRIA NIM : 17191635 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul: “ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) ” Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah sudah berjalan efektif dan Pajak Daerah berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka yang menjadi persoalan penelitian adalah Apakah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan Seberapa besar kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan mengetahui kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di kabupaten malaka. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Efektivitas adalah tingkat pencapaian ghasil program dengan target yang ditetapkan. secara sederhana merupakan perbandingan outcome dengan output efektivitas menunjukan kesuksesan atau dalam pencapaian tujuan sebuah kegiatan/kebijakan dimana ukuran efektivitas merupakan refleksi output. efektivitas terkait dengan hubungan antara hasil dengan hasilnya yang sesungguhnya dicapai efektivitas merupakan hubungan antara output dengan tujuan. Kontribusi adalah suatu yang diberikan bersama-sama dengan pihak lain untuk tujuan biaya atau kerugian tertentu atau bersama. sehingga kontribusi yang dimaksud dapat diartikan sebagai sumbangan yang diberikan pajak daerah terhadap besarnya pendapatan asli daerah (PAD). Pendapatn asli daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan didalam daerah sendiri. pendapatan daerah tersebut dipungut berdasarkan peraturan daerah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di indonesia. Populasi penelitian ini adalah data yang digunakan diambil laporan xi realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2014-2020. populasi dalam penelitian ini akan melakukan analisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data dokumentasi. Dalam analisis data ini penulis mendeskripsikan indikator dari konsep penelitian pada analisis pendahuluan untuk mendapatkan gambaran umum dari objek Penelitian Yakni pajak daerah pada efektivitas, kontribusi dan pendapatan daerah Kabupaten Malaka.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa Berdasarkan hasil analisis efektivitas pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka, maka Pada tahun 2016 efektivitasnya sebesar 141% dan Pendapatan Asli Daerahnya sebesar 29,26%,kemudian terjadi penurunan pada tahun 2017 sebesar 106% karena realisainya adalah Rp9.694.332.176,30 meningkat tetapi targetnya turun menjdi Rp9.125.512.690 sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,79% . Selanjutnya pada tahun 2018 terjadi penurunan sebesar 79% dibandingkan dengan tahun 2017, karena angka realisasinya adalah Rp7.841.376.585 tetapi angka targetnya adalah Rp9.917.676.276 meningkat sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya menurun sebesar 41,05%, kemudian ada peningkatan pada tahun 2019 sebesar 108% karena angka realisasinya adalah Rp11.482.100.547 meningkat tetapi angga targetnya adalah Rp10.590.932.798 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 49,19% ,dan akhirnya pada tahun 2020 meningkat sebesar 109% dibandingkan dengan tahun lalu, karena angka realisasi adalah Rp7.821.348.711,54 dan target adalah Rp7.161.050.000 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,53% . Kata kunci: pajak daerah, pendapatan asli daerah, efektivitas, kontribusi
ANALISIS DAMPAK PENGELUARAN PEMERINTAH DI BIDANG KESEHATAN, PENDIDIKAN DAN INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PADA KABUPATEN MALAKA
Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (1) Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b = 0,147 dengan demikian hipotesis diterima. (2) Pengeluaran Pemerintah Bidang x Pendidikan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b = 0,134 dengan demikian hipotesis diterima. (3) Pengeluaran Pemerintah Bidang Infrastruktur tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b = (3,77) dengan demikian hipotesis tidak diterima
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH S.K.s LERIK KUPANG
From the results of the study, it was found that the Artha Wacana Christian University Hospital Kupang had managed its waste well and had carried out the stages of accounting treatment for environmental management costs consisting of liquid and solid waste costs, water costs, fuel, electricity, room and building sanitation, air quality monitoring, insect control, equipment depreciation and WWTP costs. With this research, it is hoped that the Artha Wacana Christian University Hospital Kupang will implement environmental accounting better.
Analisis Spasial Dan Temporal Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang Nusa Tenggara Timurr
Abstrak IMANUEL MESAKH TAEK (14380042), Analisis Spasial Dan Temporal Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang Nusa Tenggara Timurr; Donny M. Bessie., S.Pi., M.Si., sebagai pembimbing I, Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa daerah penangkapan ikan berdasarkan tempat (spasial) dan waktu (temporal) penangkapan ikan melalui informasi kondisi faktor oseanografi perairan mengunakan alat tangkap mini purse seine di perairan Teluk Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu pada bulan November 2019 sampai dengan Januari 2020 bertempat di Perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi kegiatan penangkapan ikan pelagis kecil, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur tentang informasi kondisi spasial dan temporal berdasarkan kondisi faktor oseanografi perairan. Observasi lapangan yang dilakukan selama mengikuti operasi penangkapan ikan meliputi posisi dan waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan ikan. Sebaran data spasial dan temporal perairan Teluk Kupang berdasarkan titik koordinat pengambilan sampel yaitu jenis ikan hasil tangkapan yang diperoleh terdiri dari jenis ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.). Kata Kunci : Spasial, Temporal, ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.), mini purse seine, Teluk Kupang
KAJIAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN AIR PADA DAERAH IRIGASI OESAO (SUB IRIGASI BENDUNG DALAM KOM) KELURAHAN BABAU KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG
KAJIAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN AIR PADA DAERAH IRIGASI OESAO (SUB IRIGASI BENDUNG DALAM KOM) KELURAHAN BABAU KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG ABSTRAKSI Balsomang. E. Y*) Lano L. Marten **) Makaborang. M **) Penelitian dilaksanakan di Irigasi Oesao (Sub Bendung Dalam Kom)Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada bulan April 2022, Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Kajian Operasi dan Pemeliharaan Air Pada Daerah Irigasi Oesao (Sub Irigasi Bendung Dalam Kom) Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan air irigasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengidentifikasi permasalahan-permasalahan mengenai Operasi dan Pemeliharaan air Iriga kiiisi (Sub Bendung Dalam Kom) Daerah Irigasi Oesao. Dan observasi lapangan bertujuan untuk memperoleh data-data yang berhubungan dengan Operasi dan Pemeliharaan Air Irigasi, Hasil penelitian Kajian Operasi dan Pemeliharaan Air Pada Daerah Irigasi Oesao (Sub Irigasi Bendung Dalam Kom) Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Tindakan operasipada daerah irigasi Oesao di KelurahanBabau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang yang dilakukan oleh P3A dalam hal ini meliputi pengaturan pintu-pintu pada bangunan air (membuka dan menutup pintu air)dan menyadap air dari sumber air mengalirkan kedalam jaringan irigasi memasukan kedalam petak-petak sawah dan membuang kelebihan air kedalam saluran pembuangan.operasi jaringan irigasi berjalan dengan baik karena adanya tingkat kesadaran dari setiap anggota pemakai air yang mau bekerja sama dan berpartisipasi dalam kegiata kelompok,namun meskipun demikian upaya yang dilakukan oleh anggota pemaki air tersebut belum maksimal karena kondisi fisik jaringan irigasi pada saat ini terdapat saluran yang mengalami kerusakan seperti retak dan lubang pada bangunan yg di sebabkan oleh faktor usia bangunan.Tindakan Pemeliharaan pada daerah irigasi Oesao di Kelurahan Babau Kecamatan Kupang TimurKabupaten Kupang hal ini meliputi membersihkan sampah atau lumpur yang ada di saluran atau pintu air,menebas rumput di permukaan saluran,awasi hewan peliharaan seperti sapi agar menjauh dari saluran,kegiatan pemeliharaan tersier dilakukan setiap hari Kata kunci: Kajian Operasi dan Pemeliharaan Air. *) Peneliti **) Pembimbing I **) Pembimbing II