2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil penelitian yang dilakukan dengan metode Economic Order Quantity menujukan titik optimum pemesanan obat setiap kali pesanan sebanyak 122 Box obat Amoxclin, 60 Botol obat Hufagrib dan 17 Dos obat Fasolon Crim dengan frekuensi pembelian obat selama satu tahun sebanyak 2 kali pad obat Amoxclin, 2 kali pada obat Hufagrib dan 1 kali pada obat Fasolon Crim. Dan melakukan daur ulang pemesanan kembali setiap 183 hari pada obat Amoxciln dan obat Hufagrib, serta 365 hari pada obat Fasolon Crim. Total biaya persediaan obat Amoxclin menurut metode Economic Order Quantity sebesar Rp4.613.801, sehingga terjadi penghematan biaya persediaan sebesar Rp5.959.637, total biaya persediaan obat Hufagrib menurut metode Economic Order Quantity sebesar Rp810.000, sehingga terjadi penghematan biaya persediaan sebesar Rp911.250 dan Total biaya persediaan obat Fasolon Crim menurut metode Economic Order Quantity sebesar Rp252.415, sehingga terjadi penghematan biaya persediaan sebesar Rp317.285.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUHPROMOSI,KUALITASLAYANANTERHADAPKEPUTUSANKONSUMENDALAMMENGGUNAKANLAYANANGRABFOODDALAMMASAPANDEMICOVID-19DIKOTAKUAPANG MariaNataliaPoluPapu 17412852 UniversitasKristenArthaWacana Kupang 2021 PenelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanPengaruhPromosidankualitasPelayananterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKupangsaatpandemicovid-19.Penelitianinidilakukan bertujuanuntuk,untukmengetahuiPengaruhPromosidankualitasPelayanan terhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKupangsaatpandemicovid-19.Jenispenelitianinibersifatasosiatifsampelyangdigunakandalampenelitianini100respondendenganteknikpengambilansampelmenggunakanPurposiveSampling.DatayangdigunakandalampenenlitianinidataprimerMetodepengumpulandatayangdigunakanmelaluikuesioner(Angket).Analisisdatayangdigunakanadalahanalisiskualitatifdankuantitatif.TeknikAnalisisdatayangdigunakanadalahanalisisRegresilinierberganda.Hasilujikoefisiendeterminasimenunjukanvariabelpromosikualitaslayanan,terhadapkeputusankonsumen.HasilpenelitianinimenunjukanAdaPengaruhPromosidankualitasPelayananterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKuapangsaatpandemicCovid-19. Berdasarkanpersoalanpenelitiantersebutmakahipotesisdirumuskan sebagaiberikut: 1.Hipotesispromosi(H1):didugasegmentasipsikografisberpengaruhpositif dansignifikanterhadapkeputusankeputusankonsumendalammenggunakanlayananaGrabfooddiKotaKupang 2.HipotesisKualitaslayanan(H2):didugasegmentasiperilakuberpengaruhpositif dansignifikanterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanlayanangrabfooddiKotaKupang KataKunci:Promosi,KualitasPelayanan,KeputusanKonsumen
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS DI KECAMAAN OEBOBO KOTA KUPANG
Nama : Martha Desnawaty Seubelan
Nim : 17192982
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Akuntansi
ABSTRAKSI
Kemauan membayar pajak perlu dimiliki bagi Wajib Pajak terkhususnya Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang, dikarenakan merupakan tanggung jawab pribadi sebagai warga negara yang taat akan peraturan yang berlaku. Pada kenyataannya saat ini masih ada sebagian orang yang belum sadar akan tanggung jawabnya dalam membayar pajak, seperti ada wajib pajak yang dengan suka rela mau membayar pajak dikarenakan tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang pajak yang tinggi, dan juga ada wajib pajak yang tidak mau membayar pajak di karenakan mereka tidak mengetahui pentingnya membayar pajak.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran membayar pajak, pengetahuan peraturan perpajakan terhadap kemauan membayar pajak, dan persepsi yang baik atas efektifita sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipoesis dirumuskan sebagai berikut:
1. Kesadaran membayar pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemauan membayar pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
2. Pengetahuan tentang peraturan perpajakan berpengaruh positif idak signifikan terhadap kemauan membayar pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
3. Persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan berpengaruh negatif terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Beban Kerja Dan Perilaku Pemimpinterhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Sylvia Hotel Premier Kupang” dengan persolanan utama dalam penelitian ini adalah apakah beban kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang dan apakah perilaku pemimpin berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang.Serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang dan untuk menganalisis pengaruh perilaku pemimpin terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah80 pegawai pada Silvya Hotel Primier Kupang, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 karyawan Hotel Sylvia Premier Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioneratau Angket yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai beban kerja (X1), dan perilaku pemimpin (X2) terhadap semangat kerja (y). Kemudian dilakukan analisis dengan memasukan pengolahan data yang diperoleh dari responden tersebut ke dalam data tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui frekwensi intensitas kondisi masing-masing variabel, setelah itu dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.Analisis ini meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), dan Uji R2. Hasil dalam penelitian ini berdasarkan analisis regresi menunjukan bahwanilai konstanta (a) sebesar 36,593memiliki makna, jika nilai Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin sebesar 0 (tidak ada) maka nilai koefisien Semangat Kerja adalah sebesar 36,593. Sedang Koefisien regresi (b) dari variabel Beban Kerja sebesar 0,576 artinya bahwa jika Beban Kerja dinaikkan sebesar 1 satuan maka Semangat Kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,576 dan Koefisien regresi (b) dari variabel Perilaku Pemimpin sebesar 0,286 artinya bahwa jika Perilaku Pemimpin dinaikkan sebesar 1 satuan maka Semangat Kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,066. Hasil uji t menunjukan bahwa nilai hipotesis pertamathitung (4,080) lebih besar dari ttabel(2,018),dan signifikansi (0,000) lebih kecil α (0,05) atau thitung >ttabel dan signifikansi <α, sehingga terbukti bahwa Beban Kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja pada Silvya Hotel Primier Kupang. Nilai hipotesis kedua thitung (1,003) lebih kecil dari ttabel(2,018),dan signifikansi (0,322) lebih besar α (0,05) atau thitung <ttabel dan signifikansi >α, sehingga terdapat bukti bahwa perilaku pemimpin tidakberpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerjapegawai pada Sylvia Hotel Premier Kupang. Berdasarkan hasil iji F menunjukan bahwa nilai Fhitung sebesar 8,347lebih besar dari Ftabel sebesar 3,22dan signifikan sebesar 0.001 lebih kecil dari pada alpha 0,05, sehingga terdapat bukti bahwa Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja pada Sylvia Hotel Premier Kupang.Berdasarkan hasil analisis nailai determinasi R2 sebesar 0,294. Hal ini menunjukkan bahwa presentase sumbangan pengaruh variabel indenpenden Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin terhadap variabel dependen Semangat Kerja sebesar 29,4% dan sisanya sebesar 70,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Koefisien Determinasi R2berpengaruh relatif lemah.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG Dierapemerintahaansekaranginibanyaksekaliterjadipembaharuanperaturanpemerintah yang sejalandenganberlakunyaundang-undangotonomidaerahuntukmenumbuhkankesadaranpembangundaerahsecara optimal. Hal tersebutberartipemerintahdaerahdiberikankewenanganuntukmenyelenggarakanpemerintahdaerah yang lebihluas, nyata dan bertanggungjawab. SehinggaPemerintah Daerah ditugaskanuntukmenjalankanrodapemerintahan, pembangunan dan layanansosialmasyarakatsertadiwajibkanuntukmenyampaikanlaporanpertanggungjawabankeuangandaerahnyauntukdinilaiapakahpemerintahdaerahtersebutberhasilmenjalankantugasdenganbaikatautidak. Oleh sebabituPemerintahdaerahdituntut agar pengelolaankeuangandaerahsecarabaik yang harusdilakukandalammewujudkantujuanpemerintahan yang bersih(clean goverment), dimanapengelolaankeuangandaerah yang baikadalahkemampuanmengontrolkebijakankeuangandaerahsecaraekonomis, efisien, transparan dan akuntabel. Pemerintah Daerah harusdapatmempertanggungjawabkanpengelolaankeuangandaerahmelaluiLaporanKeuangan. Undang-UndangNomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara dan Undang-UndangNomor 9 Tahun 2015 tentangPerubahanKedua Atas Undang-UndangNomor 23 Tahun 2014 tentangPemerintah Daerah, yang mengaturbentukpertanggungjawabandalampenyelenggaraankegiatanpemerintahan, dalamhalinidenganmenyampaikanlaporanpertanggungjawabanberupalaporankeuangan. MenurutPeraturanPemerintahNomor 71 Tahun 2010, apabilainformasi yang terdapatdalamLaporanKeunganPemerintah Daerah telahmemenuhikriteriakarakteristik yang ditetapkanmakapemerintahdaerahmampumewujudkantransaparasi dan akuntabilitasdalampengelolaankeuangandaerah. Informasi yang terkandungdalamlaporankeunganharussesuaidenganstandar yang ditetapkan, apabilatidaksesuaimakaakanmengakibatkankerugiandaerah, potensikekuranganpenerimaan, kelemahanadministrasi, ketidakefisien dan ketidakefektifan. Kualitaslaporankeuanganadalahsejauh mana laporankeuanganmenyajikaninformasi yang benar dan jujur. Hal iniberartibahwakualitaslaporankeuanganmenunjukkankonsepkualitasinformasidarilaporantersebut. SehinggaberdasarkanpenjelasantersebutmakadapatmenjadiacuanuntukmenganalisisFaktor-faktorapasaja yangdapatmempengaruhiKualitasInformasiLaporanKeuangan. Faktor-faktor yang dapatmempengaruhikualitasinformasilaporankeuangandiantaranyayaituPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, Dan KomitmenOrganisasi. Objek yang akanditelitidalampenelitianiniadalah Badan Keuangan dan AsetPemerintah Daerah Kota Kupangdenganjumlahpegawaisebanyak 85 orang. Teknik analisis data yang penelitigunakandalampenelitianiniuntukmengetahuipengaruhPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, dan KomitmenOrganisasiterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan, penelitimenggunakan Uji AnalisisRegresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisienDeterminasi (R2). Dari hasilpenelitian yang dilakukan, penelitidapatmenyimpulkanbahwaSecaraparsialterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. SedangakansecarasimultanterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. Hal inidibuktikandenganperolehanhasilpengujiandidapatihasilanalisisregresi linier bergandadengannilaikonstan a sebesar 1.103 sedangkankoefesienregresibˡ = 0.176, b² adalah 0.143, b3adalah 0.113, b4adalah 0.925. Sehinggadapatdimasukandalampersamaananalisisregresi linier bergandayaitu Y = 1.103 + 0.176X1 + 0.143X3 + 0.113X3 + 0.925X4+e. Selainituhasil Uji hipotesispertamayaituterdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPengawasan Internal (X1) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 8.279>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelKapasitasSumberDayaManusia (X2) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0010,05 dan nilaiT_hitung 3.542>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanTeknologiInformasi(X3) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0040,05 dan nilaiT_hitung 2.978>1,664. Dan selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanKomitmenOrganisasi(X4) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 28.210>1,664. Berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0.970. Artinyabahwasebesar 97% variabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dapatdijelaskan oleh variabelPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4). Sedangkanselisihnya 3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidaktermasukdalampenelitianini. Kata Kunci :KualitasInformasiLaporanKeuangan, Pengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi dan KomitmenOrganisasi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HANDPHONE OPPO DI KOTA KUPANG Nama : Marlin Yati Bani Nim : 17413325 Fakultas : Ekonomi Program Studi/Jalur Minat : Manajemen/Pemasaran Banyaknya pilihan merek dan model handphone di pasaran akan mempengaruhi sikap seseorang terhadap pembelian dan pemakaian handphone. Faktor citra merek dan kualitas produk merupakan indikator yang mempengaruhi terbentuknya keputusan pembelian konsumen untuk membeli sebuah produk. Kemampuan perusahaan dalam menciptakan produk yang inovatif dan sesuai keinginan dan perilaku konsumen. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu apakah citra merek dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk handphone oppo di kota kupang. Kemudian penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah citra merek dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk handphone oppo di kota kupang. Menurut Kotler dan Keller (2009), citra merek adalah proses dimana seseorang memilih, mengorganisasikan, dan mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti. Kertajaya (2007) mengemukakan pendapatnya bahwa yang dimaksud dengan citra merek adalah gebyar dari seluruh asosiasi yang terkait pada suatu merek yang sudah ada di benak konsumen. Proses pengambilan keputusan diawali dari adanya kebutuhan yang berusaha untuk terpenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini terkait dengan beberapa alternatif sehingga perlu dilakukan evaluasi yang bertujuan untuk memperoleh alternative yang baik dari konsumen. Menurut Kotler (2014:184) keputusan pembelian konsumen yaitu keputusan akhir perorangan dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumen pribadi. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di sekitaran kota kupang, dan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Regresi Linear Berganda. Hipotesis pertama (H1) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel citra merek (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0.041 > 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 100-3-1) = ( 0,025;96 ) =1,984. Berarti nilai t hitung > t tabel ( 2.070 >1,984 ), maka Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa citra merek (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) di Kota Kupang. Hipotesis kedua (h2), hipotesis kedua (H2) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel kualitas produk (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,000 0,05 , dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 100-3-1) =( 0,025;96 ) =1,984. Berarti nilai t hitung > t tabel (10,747> 1,984 ), maka Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualita produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian(Y) produk handphone oppo Di Kota Kupang. Hasil uji simultan ( uji f), hasil pengujian maka nilai t hitung sebesar 1,446 dengan nilai f tabel sebesar 84.379 dan tingkat signifika sebesar 0,000. Karena nilai f hitung lebih kecil dari f tabel dan tingkat signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 maka dapt disimpulkan bahwa citra merek (X1), kualitas produk(X2) terdapat pengaruh bersama- sama terhadap keputusan pembelian produk handphone oppo di Kota Kupang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Objek wisata merupakan bagian yang sangat penting dalam perkembangan sebuah daerah tujuan wisata, objek wisata yang baik dapat memberikan opini yang positif terhadap wisatawan potensial untuk berkunjung ke suatau destinasi atau daerah tujuan wisata.Mengembangkan suatu objek wisata di suatu daerah tujuan wisata tidak bisa melepaskan komponen produk atraksi, aksesibilitas maupun fasilitas karena ketiga komponen ini dapat menjadikan daya tarik suatu objek wisata. Pengelolaan ketiga komponen produk pariwisata dengan baik maka akan berimplikasi positif terhadap citra objek wisata tersebut. Pengelolaan objek wisata dengan basis atraksi yang baik harus didukung oleh komponen aksibilitas dan amenitas, aksibilitas memberikan kemudahan kepada pengunjung untuk menjangkau suatu objek wisata sementara fasilitas dapat memenuhi kebutuhan pengunjung selama mereka menikmati atraksi di suatu objek wisata yang dipilihnya.Suatu tempat dapat dikembangkan menjadi sebuah destinasi wisata terutama perlu memenuhi 4 (empat) komponen kepariwisataan yang disebut 4A, yakni Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas dan Ansilari (Sugiama, 2014). Atraksi merupakan komponen yang signifikan dalam menarik wisatawan. Modal atraksi yang menarik kedatangan wisatawan itu ada tiga, yaitu: Natural Resources (alami), Atraksi wisata budaya, dan Atraksi buatan manusia itu sendiri. Modal kepariwisataan itu dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata ditempat dimana modal tersebut ditemukan. Keberadaan atraksi menjadi alasan serta motivasi wisatawan untuk mengunjungi suatu daya tarik wisata (DTW). Aksesibilitas adalah sarana dan infrastruktur untuk menuju destinasi. Akses jalan raya, ketersediaan sarana transportasi dan rambu-rambu penunjukjalan merupakan aspek penting bagi sebuah destinasi. Amenitasadalah segala fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan selama berada di destinasi. Amenitas berkaitan dengan ketersediaan sarana akomodasi untuk menginap serta restoran atau warung untuk makan dan minum. Kebutuhan lain yang mungkin juga diinginkan dan diperlukan oleh wisatawan, seperti toilet umum, rest area, tempat parkir, klinik kesehatan, dan sarana ibadah sebaiknya juga tersedia di sebuah destinasi. Tentu saja fasilitas-fasilitas tersebut juga perlu melihat dan mengkaji situasi dan kondisi dari destinasi sendiri dan kebutuhan wisatawan. Tidak semua amenitas harus berdekatan dan berada di daerah utama destinasi. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Motadikin Malaka . Dengan teknik pengumpulan data melalui pembagian kuesioner kepada 100 responden di Motadikin. dan sampel dari penelitian ini adalah pengunjung Motadikin sebanyak 100 responden. Dalam. Sedangkan didalam pembahasannya digunakan metode deskriptif yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi dilapangan secara sistematis. Adapun metode yang digunakan dalam menentukan sampel yang diambil menggunakan teknik non probability sampling yaitu incidental sampling dimana siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti pada Motadikin dapat dijadikan sebagai Sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengelolaan atraksi, amenitas dan aksesibilita tidak mempengaruhi pengembangan obyek wisata Motadikin.Hasil uji koefisien determinasi ( R2 )dapat diketahui besarnya koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,21 yang menegandung penegrtian bahwa penagruh variabel pengelolaan atraksi (X1), pengelolaan2 amenitas(X2),dan pengelolaan aksesibilitas (X3), terhadap pengembangan obyek wisata (Y) adalah 21% dan sisanya 79% dipengeruhi variabel lain. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah disajikan maka kiranya dapat memberikan manfaat pada pihak-pihak lain yang terkait atas penelitian ini.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prestasi kerja yang tinggi akan meningkatkan produktivitas perusahaan,
menurunkan tingkat keluar masuk karyawan, serta memantapkan manajemen
perusahaan. Selain itu tingkat prestasi kerja yang tinggi dapat memberi-kan
keuntungan tersendiri, seperti meningkatkan gaji, memperluas, kesempatan untuk
dipromosikan, menurunnya kemungkinan untuk didemosikan, serta membuat
karyawan semakin ahli dan berpengalaman dalam bidang pekerjaanya.
Sebaliknya, tingkat prestasi kerja pegawai yang rendah menunjukkan bahwa
karyawan tersebut sebenarnya tidak kompeten dalam pekerjaannya, akibatnya ia
sukar untuk dipromosikan ke jenjang yang tingkatnya lebih tinggi, dan pada
akhirnya dapat juga menyebabkan karyawan tersebut mengalami pemutusan
hubungan kerja.
Untuk itu peningkatan prestasi kerja karyawan PT. Telekomonikasi Indonesia
Kupang harus dilakukan melalui perubahan sikap dan perilakunya dalam bekerja.
Peningkatan prestasi kerja karyawan tercapai karena didukung oleh adanya
kemampuan yang dimiliki oleh setiap karyawan tersebut. Kemampuan kerja
merupakan kontribusi yang sangat besar terhadap prestasi kerja. Memang tidak
mudah memampukan pegawai karena kemampuan kerja merupakan hal yang
bersifat individual. Setiap individu akan memiliki tingkat kemampuan yang
berbeda-beda dalam dirinya. Hal ini sesuai dengan pengertian kemampuan itu
sendiri Kemampuan merupakan suatu kapasitas individu untuk mengerjakan
berbagai tugas dalam suatu pekerjaan (Stephen P Robbins 1996:82). Kemampuan
individu yang ingin digunakan dan mungkin juga tidak. Kemampuan individu ini
terdiri dari kemampuan fisik dan mental. Seorang karyawan yang tidak memiliki
kemampuan untuk menganalisis persoalan mungkin sekali tidak akan berusaha
bersungguh-sungguh untuk memecahkan persoalan dalam pekerjaanya.
Pemberian motivasi menjadi kebutuhan penting bagi pegawai. Motivasi ini
melalui serangkaian usaha tertentu yang sesuai dengan kebijakan perusahaan.
Dalam memberikan motivasi antar pegawai tidak sama. Hal ini karena pegawai
memiliki cara pandang yang berbeda dalam menerima adanya motivasi. Kegiatan
tersebut harus diarahkan pada pencapaian tujuan perusahaan sehingga prestasi
pegawai bisa terarah dengan baik.
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan
membahas pengaruhmotivasi kerja dan kemampuan kerja terhadap prestasi kerja
pada PT. Tekom Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan
adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti
menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria
pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 36 orang dari
jumlah populasi sebanyak 72 orang karyawan yang bekerja di PT. Tekom Kupang.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan dan parsialmotivasi
dan kemampuan kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan di PT.
Tekom Kupang. Pada Uji Tmenunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis pertama
yaitu adanya hubungan pengaruh motivasi kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y).
Hal ini dibuktikan bahwa variabel motivasi kerja (X1) ditemukan t hitung =
5.415 lebih besar t tabel = 1.904 dan tingkat Sig. = 0,00 lebih kecil dari 0,05.
Selain itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan
pengaruhiKemampuan kerja (X2) terhadap prestasi kerja karyawan (Y). Hal ini
dibuktikan bahwa variabel kemampuan kerja (X2) ditemukan t hitung = 2.279
lebih besar t tabel = 1,904 dan tingkat Sig. = 0,029 lebih kecil dari 0,05.Dan
terakhir berdasarkan pada hasil uji koefisien determinasi (R2) diketahui besarnya
koefisien determinasi R2 adalah 0. 644 atau 64,4%. Hal ini berarti besarnya
pengaruh motivasi kerja dan kemampuan kerja terhadap prestasi kerja adalah
64,4%. Sedangkan pengaruh sebesar 35,6% disebabkan oleh faktor lainnya yang
tidak diteliti dalam penelitian ini.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUHMODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING BERBASIS ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MET’ANA KECAMATAN KUANFATU TAHUN AJARAN 2020/2021 Kase M. M* Nomleni Th. F)** Foeh. Y** TujuandalampenelitianiniadalahUntukmengetahuipengaruh modelpembelajaranprobing promtingberbasisactive learningterhadapkemampuanberpikirkritissiwapadakelas VIIISMP NegeriMet’ana.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeEksperimenyaitubertujuanuntukmengetahuihubunganvariabelbebasterhadapvariabelterikat.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimendengandesainPosstest-Only Control Design.Populasiseluruhsiswakelas VIII berjumlah31siswadansampelkelas VIIIAdankelas VIIIB berjumlah14 siswa.Teknikpengambilansampel yang digunakanadalahPurposive Sampling.Pengumpulan data dilakukandengantes.Teknikanalisis data menggunakanUji t, denganbantuanSPSS.Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 4,124 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 9,032 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh berpikir kritis siswa antara kelas kontrol dan eksperimenHasilpenelitianmenunjukkanbahwapenggunaanModel PembelajaranProbing promtingberbasisactive learningpadakelaseksperimenlebihtinggiyaituMemberikanpenjelasansederhana93%, Membangunketerampilandasar93,00%, Menyimpulkan87,14%,Memberikanpenjelasanlebihlanjut 86,00%.danMengaturstrategidantaktik92,85%. Dibandingkandengankemampuanberpikirkritis padakelasKontrol.Sehinggadapatdisimpulkanbahwaadapengaruh yang signifikandalammodelpembelajaranprobing promtingterhadap kemampuan perpikir kritis siswa di SMP NegeriMet’anaKecamatanKuanfatuTahunAjaran 2020/2021.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
“Identifikasi Jenis-Jenis dan Keanekaragaman Tumbuhan Lumut (Briophyta) yang Berpotensi Sebagai bahan Obat di Taman Wisata Alam Ruteng”.
Atmajaya, R* Rupidara, A.D.N** Bullu, L. N***
Danau Ranamese adalah salah satu objek wisata alam yang berada di wilayah Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur yang memiliki biodiversitas makhluk hidup yang tinggi, salah satunya adalah tumbuhan lumut.Kondisi lingkungan di kawasan Danau Ranamese yang masih terjaga menjadikanlumut tumbuh subur dan memiliki variasi yang cukup beragam. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui jenis-jenis tumbuhan lumut (Briophyta) yang berpotensi sebagai bahan obat diTaman Wisata Alam (TWA) Danau Ranamese Kabupaten Manggarai. Penelitian inidilakukan pada bulan Juli 2021, menggunakan metode eksploratif dengan teknik survei, dan wawancara. Analisis data penelitian dilakukan secara deskriptif tumbuhan lumut yang berkhasiat obat di lokasi penelitian dan menghitung jenis dominansi, Fi, FRi, Di, RDi, dan INP tertinggi. Dari hasil penelitian yang ada di tiga stasiun dapat disimpulkan bahwa di Danau Ranamese Kabupaten Manggarai Timur tumbuhan lumut yang teridentifikasi sebanyak 15 jenis,yang memiliki potensi sebagai lumut obat sebanyak 2 spesies yaitu Marchantia polymorpha dan Camphylopus pyriformis.Dari hasil perhitungan dominansi, jenis lumut yang ditemukan dari lokasi penelitian yang mempunyai potensi sebagai obat adalah spesies Marchantia polymorphayaitu Fi=0,88, RFi= 72,72 %, Di= 0,017, RDi= 0,80%, INP= 73,52.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Taman Wisata Alam Danau Ranamese maka dapat disimpulkan bahwa lumut yang ditemukan di TWA Danau Ranamese terdiri dari 15 spesies antara lain Pellia epiphylla, Marchantia polymorpha, Marchantia sp, Hiophyla apiculata, Barbula indica, Andreaea acutifolia, Sphagnum suarrosum, Andreaea gainii, Camphylopus pyriformis, Octoblepharum albidum, Dumortiera Hursuta, Phaeoceros laevis, Fontinalis antipyretica, Haplomitrium blumei. Dari 15 jenis lumut yang ditemukan ada 2 jenis lumut yang berpotensi sebagai bahan obat tradisional adalah Marchantia polymorpha dan Camphylopus pyriformis.
Kata kunci: Danau Ranamese, identifikas lumut, keanekaragaman lumut berkhasiatobat.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MAGDALENA OHE WATUN (16383047) Tingkat Keberhasilan Penetasan Telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) pada Sarang Semi Alami dengan Kedalaman Berbeda di Tempat Penangkaran Sahabat Penyu Loang Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Alfred G. O. Kase S.Pi, M.Si.,Ph.D dan Rockie R. L. Supit S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penyu merupakan salah satu hewan yang sebagian besar hidupnya berada di laut, kecuali untuk bertelur. Pantai Loang adalah salah satu pantai yang menjadi lokasi bersarang penyu di Pulau Lembata. Pantai ini terletak di Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada beberapa jenis penyu yang ditemukan melakukan pendaratan dan bersarang di Pantai Loang salah satunya adalah jenis Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea).Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat keberhasilan penetasan telur penyu lekang (Lepidochelys olivacea) pada sarang semi alami dengan kedalaman berbeda di tempat Penangkaran Sahabat Penyu Loang Desa Ria Bao Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan langsung&survey, melakukan wawancara dengan petugas lapangan Sahabat Penyu Loang dan masyarakat Desa Ria Bao, serta melakukan pengukuran parameter yaitu suhu dan kelembaban pasir. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga kedalaman sarang semi alami yang berbeda, yaitu kedalaman 20 cm, 40 cm dan 60 cm, setiap perlakuan memiliki 3 ulangan sehingga secara keseluruhan berjumlah 9 buah sarang. Masing-masing sarang di isi dengan jumlah telur 30 butir setiap satu sarang. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Rata-rata suhu mingguan pada empat waktu pengukuran dengan tiga kedalamanyaitu 30,4 °C (06.00), 31,2 °C (12.00), 30,8 °C (18.00) dan 30,1 °C (00.00) dari rata-rata suhu mingguanperubahan suhu pada jam 12.00 lebih tinggi, dan nilai pH yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian yaitu 7.Rata-rata Tingkat keberhasilan penetasan pada masing-masing kedalaman yaitu 51,11% (20 cm), 62,22% (40 cm), 53,33% (60 cm). Kedalaman terbaik terjadi pada kedalaman 40 cm dimana angka keberhasilannya tinggi yaitu 66.22%.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KANCING GEMERINCINGDALAM PEMBELAJARAN IPATERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI UPTD SMP NEGERI MAUTA KECAMATAN PANTAR TENGAH KABUPATEN ALORTAHUN AJARAN 2020/2021 Yalla S)* Tnunay P)** Ngginak J)** Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranKancing Gemerincingterhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan jenis penelitian Quasi-Experimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 51 siswa dan sampel kelas VIIIA dengan jumlah siswa 25 orang dan kelas VIIIB berjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teshasil belajar.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 10,015>2,009 dengansignifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas control dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dapat dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar dan memiliki rasa ingin tahu. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Kancing Gemerincingini siswa dibiarkan belajar dalam kelompok, saling menguatkan, mendalami dan bekerja sama untuk dapat menguasai bahan sehingga dapat memberikan pengaruh pada hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 80 %, C2 84,80%, C3 70% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas control. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Kancing Gemerincing dalam pembelajaran IPA terhadap hasil pembelajaran siswa Di UPTD SMP Negeri Mauta Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor Tahun AJaran 2020/2021. Kata kunci : Pembelajaran, Model Pembelajaran Kancing Gemerincing,Hasil Belajar.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK HUBUNGAN POLA SUH ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI NAUMANG KECAMATAN ALOR TIMUR KABUPATEN ALOR DI MASA PANDEMI COVID-19 Mowata I, Y.)* Manu T, S, N.)** Koroh, T.)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter, demokratis dan permsif terhadap kemandirian belajar siswa SMP Negeri Naumang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor di Masa Pandemi COVID-19. Populsai dalam Penelitian ini sebanyak 100 orang dan diambil 80 orang menjadi sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif korelasional, menggunakan teknik random Sampling. Teknik penggumpulan data menggunakan koesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment diperoleh hasil rhitung>rtabel dengan signifikan 0.05 % rx1y>rtabel = 0.805, >0,632, rx2y > rtabel = 0.865 >0,602 dan rx3y> rtabel = 0.762>0,553. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan oleh peneliti bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua XI dan X2 mempunyai hubungan yang sangat kuat terhadap kemandirian belajar siswa sedangkan pola asuh yang diterapkan orang tua X3 mempunyai hubungan yang kuat terhadap kemandirian belajar siswa. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua Otoriter, Demokratis, Perimisif dengan kemandirian belajar siswa SMP Negeri Naumang Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor di Masa Pandemi COVID-19. Kata kunci : Pola asuh Orang Tua, Kemandirian Belajar. Keterangan * ) = Peneliti **) = Pembimbing ABSTRACT THE RELATION OF PARENT SUH PATTERNS WITH THE LEARNING INDEPENDENCE OF STUDENTS IN NAUMANG SMP NEGERI KECAMATAN ALOR TIMUR, ALOR DISTRICT IN PANDEMI COVID-19 Mowata I, Y.) * Manu T, S, N.) ** Koroh, T.) ** This study aims to determine the relationship between authoritarian, democratic and permissive parenting on the learning independence of Naumang State Junior High School students, East Alor District, Alor Regency during the COVID-19 Pandemic Period. The population in this study was 100 people and 80 people were taken as research samples. This research uses correlational descriptive research, using random sampling technique. Data collection techniques using a questionnaire. The data analysis technique used is product moment correlation. The results obtained are rcount>rtable with a significant 0.05 % rx1y>rtable = 0.805, >0.632, rx2y > rtable = 0.865 >0.602 and rx3y> rtable = 0.762>0.553. Based on the results of data analysis conducted by researchers that parenting applied by XI and X2 parents has a very strong relationship to student learning independence while parenting applied by X3 parents has a strong relationship to student learning independence. Based on the results of these calculations, it can be concluded that there is a positive and significant relationship between authoritarian, democratic, permissive parenting and learning independence of Naumang Junior High School students, East Alor District, Alor Regency during the COVID-19 Pandemic. Key words: Parenting style, Independent Learning. Description *) = Researcher **) = supervisoR
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Geliat Technopreneurship (Kewirausahaan berbasis Teknologi): Buku Ajar Penuntun Perkuliahan Kewirausahaan ini merupakan buku yang sederhana di mana membahas bisnis technopreneurship dengan pendekatan praktis. Buku ini dilengkapi dengan teori mendasar, contoh bisnis yang bisa diterapkan dan berbagai kegiatan bisnis online dan e-commerce yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan literatur kewirausahaan berbasis teknologi (technopreneurship). Setiap bab di dalam buku ini disertai dengan contoh kasus dan contoh nyata di kehidupan sehari-hari sehingga bisa diimplementasikan dengan mudah oleh para calon pelaku bisnis khususnya bisnis online. Seluruh contoh bisnis di dalam buku ini dilengkapi dengan contoh teknologi yang dapat digunakan untuk menunjang keberhasilan bisnis yang yang akan dilaksanakan khususnya bisnis dengan bantuan teknologi. Seluruh contoh bisnis berbasis teknologi juga dilengkapi dengan penjelasan secara mendalam tentang bagaimana proses, cara melakukan bisnis, dan bagaimana teknik yang bisa diterapkan untuk membuat bisnis tersebut berhasil sesuai apa yang diharapkan. Seluruh teori dan sudut pandang bisnis berbasis teknologi di dalam buku ini sudah mengacu kepada teknologi bisnis terbaru. Pembahasan di dalam buku ini dilakukan secara sistematis, aplikatif, dan berdasarkan sudut pandang bisnis berbasis teknologi terkini. Sehingga buku ini diharapkan mampu membantu para mahasiswa, praktisi bisnis, dan seluruh masyarakat pada umumnya yang berkepentingan terhadap dunia bisnis online, dan bisnis technopreneurship. Buku Geliat Technopreneurship ini merupakan bagian dari luaran pengembangan bahan ajar berupa buku ajar melalui Hibah Pengabdian Masyarakat Skim Program Kemitraan Masyarakat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Materi yang dibahas dalam buku ini meliputi: Bab 1 Trend Kewirausahaan berbasis Teknologi (Technopreneurship) Bab 2 UMKM di Bidang Kue dan Makanan Ringan berbasis Online Bab 3 Strategi dan Teknik Pemasaran untuk UMKM berbasis Online Bab 4 Manajemen Usaha Technopreneur Bab 5 Strategi Pemasaran dan Penggunaan Media Pemasaran untuk Technopreneur Bab 6 Contoh Wirausaha Penjualan Makanan Ringan dengan Memanfaatkan Media Promosi Online
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar, sehingga menjadi pasar potensial bagi pemasaran produk-produk properti. Investasi properti, sebagaimana investasi pada umumnya, pasti mengandung untung dan rugi. Dalam jangka panjang, investasi properti diyakini dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan investasi tabungan, deposito, saham, obligasi atau surat berharga lainnya. Kelemahannya, investasi properti sulit diuangkan (illikuid) karena tidak mudah dijual kembali. Investasi properti yang berlebihan juga dapat memicu krisis properti dan krisis ekonomi sehingga perlu diawasi oleh pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. Perkembangan bisnis properti sendiri juga terpengaruh revolusi teknologi informasi dan komunikasi serta terkait dengan ekonomi digital sehingga para pelakunya dapat melakukan kegiatan crowdfunding properti serta sewa ruang properti dan jual-beli properti via internet. Jadi, sebaiknya kita lebih dulu memahami seluk beluk bisnis ini sebelum mulai berinvestasi. Agar pembaca tidak sampai ketinggalan informasi terbaru dalam hal regulasi maupun implementasi, buku ini hadir untuk membahas kaitan bisnis properti dengan Revolusi Industri 4.0, seperti crowdfunding properti, sewa ruang properti via aplikasi ponsel, jual-beli properti via internet, dan lain-lain.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perkembangan ekonomi Islam baik dalam wacana maupun dalam praktek terus mengalami perubahan. Praktek-praktek ekonomi berkembang lebih kompleks dan beragam. Pada tahap inilah sangat diperlukan agar praktek ekonomi tetap sesuai dengan syari’at Islam. Diperlukan aturan-aturan hukum yang baru dan diperbaharui agar dapat mengatasi masalah-masalah ekonomi. Hukum akan kehilangan eksistensi dan fungsinya jika tidak mampu mengatasi masalah yang terjadi di masyarakat. Demikan juga dengan hukum ekonomi Islam, jika bergeming seputar transaksitransaksi ekonomi yang dibahas dalam fiqih muamalah klasik, maka akan kehilangan eksistensinya dan tergerus arus perubahan jaman. Buku ajar yang ada dihadapan pembaca saat ini merupakan sebuah desain ilmu yang akan menjawab beberapa konsep tentang praktik ekonomi kontemporer, buku ini diambil dari perkuliahan Fiqih Muamalah yang diajarkan di Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura. Buku ini menjadi rujukan dan sekaligus pegangan bagi mahasiswa yang mengikuti perkuliahan tersebut dan juga bagi pengajar yang berprofesi sebagai dosen di fakultas keislaman lainnya.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ajar Aplikasi Komputer Farmasi merupakan hasil karya penelitian penyusun yang didanai Kemenristekdikti anggaran 2019. Penyusun Buku Ajar Aplikasi Komputer Farmasi adalah Halimah Tus Sadiah, M.Kom Muhamad Saad Nurul Ishlah, M.Comp Nisa Najwa Rokhmah S.Farm, Apt, M.Farm Zaldy Rusli, M.Farm Buku ajar ini disusun untuk digunakan oleh Mahasiswa dan masyarakat umum sebagai panduan dalam mempelajari aplikasi komputer dan farmasi. Buku Aplikasi Komputer Farmasi akan memandu mahasiswa Farmasi untuk menguasai aplikasi dasar sebagai pendukung penelitian mahasiswa. Buku Aplikasi Komputer Farmasi terdiri atas 5 unit, yaitu Unit 1 : Aplikasi Pengolah Kata, yaitu Microsoft word sebagai aplikasi pengolah kata Unit 2 : Aplikasi Pengolah Data, yaitu Penelitian Eksperimen, Penelitian Non Eksperimen, Pengolahan Data Eksperimen menggunakan Excel, Pengolahan Data Eksperimen menggunakan SPSS, Pengolahan Data Non Eksperimen menggunakan Excel, Pengolahan Data Non Eksperimen menggunakanSPSS. Unit 3 : Aplikasi Presentasi, yaitu Microsoft Powerpoint sebagai aplikasi presentasi Unit 4 : Aplikasi Web terdiri atas 4 Bab, yaitu Media Sosial, E-commerce,E-Learning, Aplikasi Produk Google Unit 5 : Aplikasi di Bidang Farmasi, yaitu Aplikasi Drugs E-dictionary Hasil penelitian penyusun terdapat pada bagian unit 5, yaitu aplikasi di Bidang Farmasi dimana isi kontennya adalah mengenai aplikasi drugs e-dictionary. Adapun buku ajar ini dilengkapi dengan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Ringkasan, serta Latihan di setiap babnya.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku sistem informasi manajemen pendidikan ini memuat tema-tema yang ada didalam lembaga pendidikan sehingga para pembaca akan lebih mudah mengaplikasikan di lembaga pendidikan. Keberadaan buku tentang sistem informasi manajemen pendidikan yang langsung membahas tentang sistem informasi di lembaga pendidikan saat ini tidak banyak sehingga keberadaan buku ini dapat menjadi referensi untuk semua pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam era media yang canggih dan teknologi, di mana pelanggan dibanjiri dengan pesan dari agen pemasaran sepanjang waktu, telah menciptakan kesulitan bagi banyak perusahaan untuk meningkatkan efisien perusahan, tanpa memahami konsep digital marketing. Situasi ini mendorong dengan masif penyesuaian yang cepat dari internet dan penggunaan perangkat lainnya. Dengan investasi yang cukup kecil pada website dan pemasaran berbasis web, banyak pasar baru dan pelanggan dapat tertarik melalui teknik pemasaran ini. Buku ini mencoba mengantarkan konsep manajemen pemasaran yang tradisional bertransformasi ke era Marketing 4.0 atau era digital saat ini. Karena se-modern apapun konsep Marketing 4.0, dirinya dibangun dari konsep pemasaran yang “old fashion”. Oleh karenanya buku ini menggambarkan dan menjelaskan konsep pemasaran tradisonal di bab-bab awal dan transformasinya di bab-bab akhir.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tidak seperti kisah asmaranya yang kelabu, Ivan mempunyai kisah yang cemerlang dengan karirnya sebagai pengusaha. Sepulang dari Tokyo untuk menyelesaikan masternya. Ivan dan kawan kawannya mendirikan sebuah start-up company, BukaLoka. Hanya kurang dari dua tahun perusahaan ini berhasil menyandang predikat Unicorn. Namun dalam perjalanan membangun perusahaannya, Ivan berhasil bertemu dengan calon pendamping hidupnya. Apakah pemuda yang sudah berubah menjadi kaya raya, sehingga dijuluki “The Crazy Rich Jakarta” ini, berhasil merubah kisah kasih asmaranya tidak lagi kelam seperti dalam novel pertama dari Trilogi Novel, Kisah Kasih Sang “Crazy Rich Jakarta”………