· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Gino relegius pandu, 2016 Analisis Kinerja Keuangan pada Koperasi Citra Tribuana Kabupaten Alor. Pembimbing :RenyaRosari, SE,M.Si Skripsi Fakultas Ekonomi UniversitasKristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan pada Koperasi Citra Tribuana Kabupaten Alor selama periode tahun 2016 – 2021. Manfaat pada penelitian ini yaitu sebagai salah satu acuan dalam pengambilan keputusan dan penentuan kebijakan dimasa mendatang khususnya dibidang kinerja keuangan koperasi. Variabel dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan, dengan populasi seluruh data laporan keuangan sedangkan sampelnya yaitu laporan neraca dan laba rugi selama periode tahun 2016 – 2021. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan observasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakanadalahanalisisrasio. Berdasarkan knerja keuangan yang meliputiRasioLikuiditas (Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio), RasioSolvabilitas (Total Asset to Debt Ratio, Total Equity to Debt Ratio) danRasioRentabilitas (Return On Investment, Return On Equity). Berdasarkan hasil penelitan. Kinerja Keuangan pada Koperasi Citra Tribuana Kabupaten Alor selama periode tahun 2016 – 2021 dari sisi likuiditas yaitu Current Ratio berada dalam kriteria yang cukup baik karena proporsi kenaikan aktiva lancarnya lebih besar dibanding dengan proporsi hutanglancar, selanjutnya Quick Ratio berada dalam kriteria yang cukup baik karena proporsi kenaikan aktiva lancar tanpa memperhitung kansediaan masih lebih besar dibandingkan dengan proporsi hutang lancar, sedangkan Cash Ratio juga berada dalam kriteria yang cukup baik karena proporsi nominal kasditambah bank relative kecil untuk membayarhutang yang jatuh tempo. Kinerja Keuangan dari sisisolvabilitas yaitu Total Asset to Debt Ratio beradadalamkondisi yang buruk karena total aktiva mampu menjamin hutang jangka pendek maupun jangka panjang. Sedangkan Total Equity to Debt Ratio berada dalam kondisi yang buruk karena modal sendir itidak mampu menjamin hutang jangka panjang dan jangka pendek. Kinerja Keuangan dari sisi rentabilitas yaitu Return On Investment berada dalam kondisi yang sangatburukkarena total aktiva mampu digunakan dengan baik sehingga dapat menghasilkan laba. Sedangkan, Return On Equity beradadalam vii kriteria yang sangat buruk karena dapat menghasilkan keuntungan dengan menggunakan modal sendiri. Secara keseluruhan Kinerja Keuangan Koperasi Citra Tribuana Kabupaten Alor untuk jangka pendek belum optimal disebabkan banyanya dana yang menganggur, sedangkan pengelolaan dana untuk jangka panjang sudah teroptimalkan dengan baik.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Terhadap Efektivitas Pengendalian Piutang (studi kasus pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka). Permasalahan yang ada didalam ini adalah sebagai berikut : “Apakah Sistem Informasi Akuntansi Penjualan berpengaruh signifikan Terhadap Efektivitas Pengendalian Piutang pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Dasar teori yang digunakan dalam penulisan ini adalah Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Efektivitas Pengendalian Piutang. Perusahaan memerlukan pengendalian yang efektif untuk mengendalikan piutang dagang perusahaan, dan perusahaan harus memiliki sistem yang dibuat untuk memudahkan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan penjualan yaitu sistem informasi akuntansi penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akuntansi penjualan terhadap efektivitas pengendalian piutang pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Unit analisis dalam penelitian ini adalah sistem informasi akuntansi penjualan dan efektivitas pengendalian piutang di CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik yaitu dengan menggunakan perhitungan uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana yaitu diskriptif statistik dan koefesien determinasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengendalian piutang. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji regresi yang menunjukan nilai B=0.770, serta nilai sig = 0.000 lebih kecil dari sig = 0.05. KATA KUNCI : Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Dan Efektivitas pengendalian piutang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja pegawai, tercermin dari salah satu misinya yang membangkitkan motivasi pegawai untuk bekerja dengan disiplin yang kuat dan konsisten, namun fenomena yang berlangsung bahwa adanya beberapa pegawai memiliki pola pikir hanya menggugurkan kewajiban tugas. Kinerja pegawai hanya berfokus pada melakukan pekerjaan sesuai dengan bagian mana tempatnya bekerja. Sehingga dalam mengukur kinerja pegawai tentunya harus berkaca pada hasil kerja yang dilakukan. Oleh karena hal tersebut, tidak menjadi lumrah jika dalam pelaksanaan tugas ditemukan pegawai yang memiliki perilaku seperti : 1. Lamban ketika bekerja, 2. Tidak tepat waktu sesuai target waktu yang telah ditentukan dan 3. Kurangnya motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan Inilah yang menjadi faktor kurang maksimalnya hasil kerja, tidak hanya itu pegawai saat bekerja ada yang tidak terlalu memperdulikan pekerjaan, seperti : 1. Pulang sebelum waktunya kerja berakhir karena pekerjaan dianggap selesai. 2. Pegawai yang bekerja dengan malas - malasan, 3. Menurunnya prestasi kerja dan rendahnya produktivitas pada saat bekerja sehingga membuat hasil kerja kurang optimal. Hasil kerja pegawai juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja, dimana hubungan antar pegawai, faktor individu, faktor luar, faktor suasana kerja, dan faktor lingkungan kerja. faktor lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi kondisi psikis pegawai, jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan individu, waktu kerja yang dibatasi banyaknya pekerjaan yang harus dirampungkan serta peralatan kerja yang kurang menunjang akan ikut berpengaruh terhadap beban kerja pegawai. kinerja pegawai pada kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II didapatkan fakta bahwa suasana kerja tidak harmonis antara satu pegawai dengan pegawai lainnya, hal ini berimbas pada komunikasi yang kurang baik antara pegawai, serta ketersedian fasilitas kerja yang belum memadai. Hal ini yang menyebabkan pegawai merasa kurang nyaman dan jenuh dengan kondisi yang ada, sehingga pegawai tidak maksimal dalam melakukan pekerjaan dan hal ini berimbas pada kinerja pegawai. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Motivasi kerja terhadap Kinerja dan lingkungan kerja Terhahap Kinerja Pegawai ( Studi Kasus pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II). Operasional konsep penelitian sebagai berikut. 1. Kinerja Pegawai Kinerja pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat Sinambela adalah kemampuan individu dalam melakukan sesuatu dengan keahlian tertentu 2. Motivasi Pegawai Motivasi pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat dari yakni dorongan bagi karyawan untuk melakukan pekerjaan semaksimal mungkin karena dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan sasarannya 3. Lingkungan kerja dalam penelitian ini adalah suasana dan hubungan antar rekan kerja yang mampu menciptakan kinerja kerja yang lebih meningkat. Hasil pengujian regresi linier berganda dalam bentuk standar dari persamaan regresinya adalah sebagai berikut Y =6.74+ 0,24x1+ 0,049x2+ 0.05 Persamaan regresi diatas memperlihatkan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen secara parsial, dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa 1. Nilai konstanta adalah 0.674, artinya jika tidak terjadi perubahan variabel Motivasi dan lingkungan kerja ( nilai X1 dan X2 adalah 0) maka kinerja pegawai sebesar 0,674. 2. Nilai koefisien regresi Motivasi adalah 0,241 artinya jika variabel motivasi (X1) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabellingkungan kerja (X2) dan konstanta (a) adalah nol (0), maka kinerja pegawai meningkat sebesar 0,241. Hal tersebut menunjukan bahawa variabel motivasi yang di sediakan berkontribusi positif bagi kinerja pegawai. sehingga makin tinggi motivasi kerja, maka semakin tinggi kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Nila koefisien regresi lingkungan kerja adalah 0,049 artinya jika variabel lingkungan kerja (X2) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabel pengaruh motivasi (X1) dan konstanta 0 (nol ), maka kinerja pegawai sebesar 0,049 hal tersebut menunjukan bahwa lingkungan kerja yang berkontribusi positif bagi kinerja pegawai, sehingga semakin baik lingkungan kerja maka semakin tinggi kinerja pegawai. Hasil uji t dan sig, dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Pengaruh variabel motivasi terhadap kinerja pegawai (H1) Variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari sinifikan motivasi (X1) 0,00 0,05, dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) = (0.025;30) = 1,99. Berarti nilai thitung lebih besar dari table (7,71> 1,99) maka Ho ditolak H1 diterima. Maka hipotesis variabel motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Sehingga hipotesis yang berbunyi diduga terdapat berpengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. 2. Pengaruh variabel kompensasi terhadap kinerja karyawan (H2) Variabel Lingkungan Kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari signifikan kompensasi (X2) 0,55 0,05, Dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) =(0.025;30) = 1,99 Berarti nilai thitung lebih besar dari table (2,59>1,99), maka Ho ditolak H1 diterima. Sehingga hipotesis variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 48,58 dengan nilai F tabel adalah 3,11 sehingga nilai F hitung >F tabel atau 48,58 > 3,11, dan tingkat signifikan 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan H3 di terima, dapat disimpulkan bahwa variabel pengaruh motivasi kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) secarah bersama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang. Hasil Uji R kuadrat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi terdapat pada nilai Adjusted R Squaresebesar 0,54. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 54% sisanya 46% dijelsakan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan atas hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh Motivasi terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 2. Ada pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Ada pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan Agama Kristen adalah pendidikan yang memberikan landasan iman kepada setiap orang Kristen. Sehingga karakter anak remaja di bentuk dari keluarga (ayah dan ibu) dan membentuk sinergi dengan gereja dan sekolah. Pembentukan karakter Kristus dalam diri anak remaja merupakan tanggung jawab orang tua. Adapun rumusan masalahnya adalah: apakah ada pengaruh Pendidkan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja di Jemaat GMIT Pniel Sikumana Klasis Kota Kupang Barat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja di Jemaat GMIT Pniel Sikumana. Populasi dari penelitian ini ialah seluruh orang tua yang memiliki anak remaja dan seluruh anak remaja Jemaat GMIT Pniel Sikumana dan di ambil 40 orang secara acak sebagai sampel orang tua 20 remaja 20. Dari hasil penelitian tidak terdapat pengaruh Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja, hal ini di buktikan dengan hasil uji hipotesis menggunakan rumus paired sampel t-test, dimana hasil analisis data dari dua variabel diperoleh nilai sig (2 tailed) 0.000 < 0.05. Sesuai dengan ketentuan apabila nilai sig < 0.05 maka terdapat perbedaan yang signifikansi antara Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga dengan karakter remaja, dan jika nilai sig > 0.05 maka tidak terdapat perbedaan yang signifikansi dari Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga dengan karakter remaja. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga Ha yang diterima yang berarti tidak terdapat pengaruh Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja. Kesimpulan, Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja merupakan suatu bagian yang sangat penting dari rencana Allah dan merupakan tanggung jawab orang tua.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA KUPANG. Sumber daya manusia adalah salah satu kunci pokok yang menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam melaksanakan kegiatannya dan memiliki peranan yang sangat penting sebagai pelaku yang terlibat dalam menjalankan sebuah organisasi. Pegawai yang memiliki kinerja yang tinggi dan baik dapat menunjang tercapainya tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. selain itu, kinerja pegawai yang baik akan menghasilkan produk atau jasa dengan kuantitas dan kualitas yang baik sesuai dengan standar sehingga mendapat kepercayaan masyarakat. Untuk menghasilkan kinerja yang tinggi, organisasi membutuhkan tenaga kerja yang berkualitas dan mempunyai tenaga kerja yang memadai. Kinerja Pegawai sendiri merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dan Standar Operasional Prosedur Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Jenis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 37 orang dari jumlah populasi sebanyak 60 pegawai. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuesioner kepada seluruh pegawai. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 37 orang pegawai pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Nilai thitung 2,449>ttabel 2,032 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Sistem Informasi Manajemen (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). nilai thitung 4,323>ttabel 2.032 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Standar Operasional Prosedur (X2) yaitu pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). Nilai Fhitung sebesar 51,458 dengan nilai Ftabel adalah 3,27 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 51,458>3,27 dan tingkat signifikan 0,0000,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel Sistem Informasi Manajemen (X1) dan Standar Operasional Prosedur (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen dan Standar Operasional Prosedur secara simultan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, dapat dilihat Nilai Adjusted R Square sebesar 0,737. Angka tersebut menunujukan bahwa sebesar 73,7%. Kinerja Pegawai (Variabel terikat) dapat dijelaskan oleh variabel Sistem Informasi Manajemen dan Standar Operasional Prosedur. Sisanya 26.3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah terhadap kemandirian keuangan daerah. (Studi pada kabupaten kupang provinsi nusa tenggara timur). Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah?, Apakah transfer pemerintah pusat berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah?, dan Apakah belanja daerah berpengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah? (Studi Pada Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap kemandirian keuangan daerah, untuk mengetahui pengaruh transfer pemerintah pusat terhadap kemandirian keuangan daerah, dan untuk mengetahui pengaruh belanja baerah terhadap kemandirian keuangan daerah. Adapun konsep dari penelitian ini adalah kemandirian keuangan daerah, pendapatan asli daerah, transfer pemerintah pusat dan belanja daerah. kemandirian keuangan daerah menyatakan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintahannya, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan yang diperlukan daerah. Transfer pemerintah pusat atau Dana perimbangan merupakan Dana yang bersumber dari penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan daerah. belanja daerah adalah semua kewajiban daerah yang diakui sebagai pengurangan nilai kekayaan bersih dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Keuangan Pemerintah Daerah Seluruh Kabupaten Pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan data-data yang berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan Laporan Realisasi Keuangan Pemerintah Daerah 22 Kabupaten Pada Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020 Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai R Square sebesar 0,815 atau 81,5%. Hal ini menunjukkan bahwa Pendapatn Asli Daerah X1, Transfer Pemerintah Pusat X2 dan Belanja Daerah X3 berpengaruh terhadap variabel Y Kemandirian Keuangn Daerah ssebesar 81,5%. Sedangkan pengaruh sisanya sebesar 18,5% merupakan variabel lainyang tidak di teliti dalam penelitian ini. Hasil uji regresi secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) H1 Menunjukkan nilai β1 2,056 dan Nilai statistik t menunjukkan 15,999 dengan tingkat signifikansi 0,000 Kurang dari 0.05 Maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD). .Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Transfer Pemerintah Pusat (TPP) H2 Menunjukkan nilai β2 -0,256 dan Nilai statistik t menunjukkan -2,728 dengan tingkat signifikansi 0,008 kurang dari 0.05 Maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Transfer Pemerintah Pusat (TPP) berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD). Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Belanja Daerah (BD) H3 Menunjukkan nilai β1 -0,094 dan Nilai statistik t menunjukkan -0,872 dengan tingkat signifikansi 0,387 lebih dari 0.05 Maka hipotesis ketiga dalam penelitian ini ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Belanja Daerah (BD) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (KKD).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Suatu negara akan dinilai baik dari segi perekonomiannya apabila anggaran dalam negara
tersebut memiliki kesanggupan dalam hal pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan aktivitas
ekonomi yang stabil. Pajak ialah kontribusi yang sifatnya memaksa, yang dibayar kepada negara,
baik oleh wajib pajak perseorangan ataupun badan berdasarkan peraturan yang ditetapkan.
Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 1, pajak adalah kontribusi wajib kepada
negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan UndangUndang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan
negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Pemerintah berusaha untuk mendapatkan penerimaan pajak yang sebesar besarnya dari
semua wajib pajak, sedangkan sebaliknya semua wajib pajak berusaha untuk membayar pajak
sekecil mungkin untuk mendapatkan laba yang sebesar-besarnya. Hal ini pada akhirnya
mendorong sebagian besar perusahaan untuk melakukan berbagai cara baik legal maupun ilegal
dengan tujuan untuk semaksimal mungkin menekan beban pajak bahkan mungkin
menghilangkannya. Menurut Frank (dalam Suyanto dan Supramono, 2012) agresivitas pajak
perusahaan merupakan suatu tindakan merekayasa pendapatan kena pajak melalui perencanaan
pajak yang dapat dilakukan baik secara legal (tax avoidance) maupun secara ilegal (tax evasion).
Maka penulis berpendapat bahwa agresivitas pajak adalah strategi merekayasa pelaporan pajak
untuk menghindari, mengurangi, atau menghilangkan beban pajak perusahaan sehingga
memperkecil kewajiban pajaknya dengan memanfaatkan kelemahan aturan pajak dari segi hukum
agar tidak akan dipermasalahkan nantinya.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh intensitas
aset tetap, leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara parsial terhadap agresivitas pajak.
Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah: Apakah intensitas aset tetap, leverage,
profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara parsial terhadap agresivitas pajak.
Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut:
1. Intensitas aset tetap tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak
2. Leverage tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak
3. Profitabilitas berpengaruh terhadap agresivitas pajak
4. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) di sektor rokok dari tahun 2014 – 2021. Pemilihan sampel menggunakan metode
purposive sampling dan mendapatkan 4 perusahaan rokok, yaitu Wismilak, Sampoerna, Gudang
Garam, Bentoel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuantitatif dan hasil
penelitiannya diolah menggunakan program SPSS 26.
Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa hanya satu variabel saja yang
berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Intensitas aset tetap tidak berpengaruh terhadap
agresivitas pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,153 > 0,05; leverage tidak berpengaruh
terhadap agresivitas pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,144 > 0,05; Profitabilitas
berpengaruh terhadap agresivitas pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05; dan ukuran
perusahaan tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,551 >
0,05.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung kelor pada
tepung jagung dalam meningkatkan kandungan gizi tortilla. Penelitian ini dilaksanakan
di Laboratorium Prosesing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha
Wacana Kupang dikakukan pada bulan oktober – sampai selesai. Menggunakan
rancanganacak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga
menghasilkan 12 unit percobaan dengan presentase Tepung jagung 100 % ( kontrol), 1%
tepung kelor, 2% tepung kelor dan 3% tepung kelor. Variabel yang diamati adalah,
karakteristik organoleptik yaitu rasa, warna, aroma dan tekstur dan protein. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kelor berpengaruh terhadap
karakteristik organoleptic dan sifat kimia tortilla yang yang dihasilkan. Perlakuan
terbaik yaitu penambahan Tepung jagung 100 % ( kontrol). Berpengaruh terhadap rasa
tortila fortifikasi dengan skor 4,7 (suka)). Pada atribut aroma dan warna terdapat pada
perlakuan B. (tepung kelor 1%) dengan masing- masing nilai 4,5 (suka). Sedangkan
untuk atribut tekstur terdapat pada perlakuan C (tepung kelor 2 %) dengan nilai (4,5)
(suka). Sedangkan pada protein penambahan tepung kelor D (3%) memberikan nilai
kadar protein lebih tinggi yakni 31,15%
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap pengelolan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance. Adapun persoalan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah akuntabilitas berpengaruh terhadap pengelolaan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance dan apakah transparansi berpengaruh terhadap pengelolaan alokasi dana desa untuk mewujudkan good governance?. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh akuntabilitas terhadap pengelolaan alokasi dana desa dan untuk menguji pengaruh transparansi terhadap pengelolaan alokasi dana desa. Adapun konsep dari penelitian ini adalah akuntabilitas, transparansi dan alokasi dana desa. Akuntabilitas merupakan kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban atau menjawab dan menerangkan kinerja serta tindakan seseorang badan hukum, pimpinan atau organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban, Transparansi merupakan pemberian pelayanan publik harus bersifat terbuka, mudah dan dapat di akses oleh semua pihak yang membutuhkan dan disediakan secara memadai serta mudah dimengerti. Alokasi dana desa merupakan dana responsivitas Negara untuk membiayai kewenangan desa meliputi : kewenangan asal ususl, kewenangan atributif organisasi local dan kewenangan delegatif-administratif dari delegasi atau ugas pembantu dan pemerintah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa leer yang sudah berusia diatas dari 24 tahun yaitu sebanyak 565 orang . Teknik penetuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus Slovin dengan batas toleransi kesalahan sebesar 10% maka dihitung : n = N / 1 + N e2 maka, 565/(1+565.0,12) = 84,962 dibulatkan = 85 maka jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 85. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda meliputi Uji t dan Uji F dan uji R diolah dengan menggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan alokasi dana desa. Hal ini dikuatkan oleh variabel akuntabilitas memiliki nilai t hitung > t tabel (6,226 > 1,989) dengan perolehan tingkat signifikan 0,000 0.05 maka H1 diterima dan Ho ditolak. Dan variabel transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan dana desa karena variabel transparansi memiliki nilai t hitung (3,650) > t tabel (1,989) dengan tingkat signifikan yang diperoleh 0,000 0.05 hal ini menunjukan bahwa H2 diterima dan Ho ditolak. ABSTRACTION The problem taken in this study is the effect of accountability and transparency on the management of village fund allocations to realize good governance. The issue raised in this study is whether accountability affects the management of village fund allocations to realize good governance and does transparency affect the management of village fund allocations to realize good governance? This study aims to examine the effect of accountability on the management of village fund allocations and to examine the effect of transparency on the management of village fund allocations. The concepts of this research are accountability, transparency and allocation of village funds. Accountability is an obligation to provide accountability or answer and explain the performance and actions of a legal entity, leader or organization to parties who have the right or authority to ask for information or accountability, Transparency is the provision of public services that must be open, easy and accessible to all parties needed and provided adequately and easily understood. The allocation of village funds is a State responsiveness fund to finance village authorities, including: authority of origin, attributive authority of local organizations and delegated-administrative authority of delegates or auxiliary tasks and the government. The population in this study were all the people of Leer Village who were over the age of 24 years, as many as 565 people. The technique for determining the number of samples used in this study is using the Slovin formula with an error tolerance limit of 10%, then it is calculated: n = N / 1 + N e2 then, 565/(1+565.0,12) = 84,962 rounded up = 85 then the number of samples in this study as many as 85. The data collection technique used in this study was a questionnaire. The data analysis technique used is Multiple Regression Analysis including t-test and F-test and the R-test is processed using the SPSS 26 program. The results of this study indicate that the accountability variable has a positive and significant effect on the management of village fund allocations. This is confirmed by the accountability variable having a value of t count > t table (6.226 > 1.899) with a significant level of 0.000 0.05, so H1 is accepted and Ho is rejected. And the transparency variable has a positive and significant effect on the management of village funds because the transparency variable has a value of t count (3.650) > t table (1.989) with a significant level obtained 0.000 0.05, this indicates that H2 is accepted and Ho is rejected.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, LIKUIDITAS, DAN PROFITABILITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021 Struktur modal adalah tingkat utang yang dimiliki oleh perusahaan. Struktur modal yang baik akan mempunyai dampak kepada perusahaan dan secara tidak langsung posisi finacial perusahaan akan meningkat dan nilai perusahaan pun akan tinggi. Persoalan dalam penelitian ini adalah apakah ukuran perusahaan, likuiditas, dan profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2017-2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, likuiditas dan profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2017-2021. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sector industry barang konsumsi yang sudah dan masih terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan uji regresi linier berganda. Ukuran Perusahaan merupakan skala perusahaan yang dilihat dari total aktiva perusahaan pada akhir tahun. Total penjualan juga dapat digunakan untuk mengukur besarnya perusahaan ukuran perusahaan menggambarkan kecil besarnya perusahaan. Perusahaan dengan ukuran besar memiliki akses lebih besar dan luas untuk mendapat sumber pendanaan dari luar, sehingga untuk memperolah pinjaman akan menjadi lebih mudah karna dikatakan bahwa perusahaan dengan ukuran besar memiliki kesempatan lebih besar untuk memenangkan persaingan atau bertahan dalam industri. Likuiditas menunjukan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya yang harus segera dipenuhi, atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih. Berdasarkan beberapa pendapatan mengenai likuiditas maka penulis menyimpulkan bahwa likuiditas merupakan suatu kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban financial jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh tempo pada tahun bersangkutan yang harus segera dipenuhi. Profitabilitas merupakan Analisis rasio keuangan yang mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam memperoleh laba atau profit dengan suatu ukuran dalam presentase untuk menilai sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan laba atau keuntungan. Menggambarkan kemampuan perusahaan mendapatkan laba melalui semua kemampuan dan sumber daya yang ada seperti kegiatan penjualan, kas, modal, jumlah karyawan, jumlah cabang perusahaan, dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung sebesar -1,706 dengan nilai signifikansi sebesar 0,092 lebih besar dibandingkan dengan tingkat signifikansi yang diharapkan yaitu 0,05 sehingga hipotesis pertama ditolak. Likuiditas yang diwakili Current Ratio (CR) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Struktur Modal. Karena Hasil uji memperoleh nilai t hitung CR sebesar -3,884 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Oleh karena itu hipotesis kedua diterima. Profitabilitas yang diwakili oleh Return On Equity (ROE) memiliki pengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap Struktur Modal. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian yang menghasilkan nilai t hitung sebesar 1,281 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,204 atau lebih besar dibandingkan dengan tinkat signifikan yang diharapkan yaitu 0,05 sehingga hipotesis ketiga ditolak. Berdasarkan hasil penelitian ini, telah menjawab hal-hal yang menjadi persoalan dalam penelitian ini. Kata kunci : Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Likuiditas, dan Profitabilitas
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) Penelitian dengan judul “Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Kinerja Perusahaan Lq45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)” bertujuan untuk menguji pengaruh intellectual capital yang terdiri dari value added capital employed, value added human capital, dan structural capital value added terhadap kinerja perusahaan LQ45. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan banyak informasi yang berkaitan dengan pengelolaan, identifikasi, pengukuran, serta pelaporan intellectual capital. Dan juga menginginkan informasi yang lebih lengkap, detail dan terperinci mengenai analisis intellectual capital dan pengaruhnya terhadap nilai perusahaan, dimana nantinya pengaruh tersebut akan meningkatkan nilai perusahaan agar mampu bersaing secara ketat dengan perusahaan lain di era globalisasi ini. Menurut (Gioacasi, 2007 dalam Saragih A. E, 2017) intellectual capital dipertimbangkan sebagai sumber daya perusahaan dalam rangka membentuk kesehatan perusahaan dan memberi nilai bagi perusahaan. value added capital employed (VACA) menunjukan kontribusi yang dibuat oleh setiap unit dari dari capital employed (CE) terhadap value added organisasi. value added human capital (VAHU) mengindikasikan kemampuan tenaga kerja untuk menghasilkan nilai bagi perusahaan dari dana yang dikeluarkan untuk tenaga kerja tersebut. Structural capital value added (STVA) merupakan indikasi seberapa sukses structure capital (SC) sebagai infrastruktur pendukung, proses dan basis data perusahaan sehingga bisa memperoleh pendapatan dari hasil penjualan. ROE menunjukkan tingkat efektivitas tim manajemen perusahaan dalam menghasilkan laba dari dana yang diinvestasikan oleh pemegang saham. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2020. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka sampel yang ditetapkan sebanyak 28 perusahaan LQ45 selama periode 2019-2020, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 sampel. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Hasil uji t antara variabel value added capital employed terhadap return on equity didapatkan hasil t-hitung lebih besar dari t-tabel. Kemudian nilai sig 0,000, berarti bahwa variabel value added capital employed berpengaruh signifikan positif terhadap return on equity (ROE). (2) Hasil uji t antara variabel value added human capital terhadap return on equity didapatkan hasil t-hitung lebih besar dari t-tabel. Kemudian nilai sig 0,002, berarti bahwa variabel value added human capital berpengaruh signifikan positif terhadap return on equity (ROE). (3) Hasil uji t antara variabel structural capital value added terhadap return on equity didapatkan hasil t-hitung lebih kecil dari t-tabel. Kemudian nilai sig 0,03, berarti bahwa variabel structural capital value added berpengaruh signifikan negatif terhadap return on equity (ROE).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Peneitian ini tentang Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Dan Kualitas Audit Terhadap Intergritas Laporan Keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanana Dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Kualitas Audit penting bagi perusahaan karena menunjukkan kewajaran laporan keuangan, selain itu mekanisme corporate governance dibutuhkan sebagai control eksternal bagi manajemen perusahaan. Integritas laporan keuangan dibutuhkan oleh pihak eksternal perusahaan karena mereka akan memutuskan berinvestasi atau tidak dalam perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji (a) Apakah Mekanisme Corporate Govermance berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI? Dan (b) Apakah kualitas audit berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur Subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI? Konsep penelitian ini adalah Mekanisme Corporate Governance yaitu kerja secara tersistem untuk memenuhi persyaratan tertentu atau suatu aturan, prosedur, dan hubungan antara pihak yang mengambil keputusan dengan pihak yang akan melakukan pengawasan tertahap keputusan. Kualitas audit merupakan proses sistimatis untuk mengevaluasi secara objektif bukti yang berkaitan dengan penilaian kegiatan dan peristiwa ekonomi untuk menyampaikan hasilnya kepaada pengguna yang berkepentingan. Integritas laporan keuangan merupakan sejauh mana laporan keuangan yang disajikan menunjukkan informasi yang benar dan jujur.atau integritas laporan keuangan adalah laporan keuangan yang menampilkan kondisi suatu perusahaan yang sebenarnya, tanpa ada yang ditutup-tutupi atau disembunyikan. Populasi dalam penelitian ini adalah 51 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021, sedangkan sampel 15 Perusahaan yang menjadi sampel adalah perusahaan bergerak di sub- Sektor makanan dan minuman. Sampel diperoleh dengan metode dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Penelitian ini menyuimpukan bahwa (1) Mekanisme Corporate Governance Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Integritas Laporan, dan (2) Pengaruh Kualitas Audit Tidak Berpengaru Terhadap Integritas Laporan Keuangan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul Pengaruh Karakteristik Komite Audit Terhadap Manajemen Laba. (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Komite Audit penting bagi perusahaan untuk mengontrol atau bertanggung jawab untuk memastikan laporan keuangan bagi perusahaan. Selain itu Manajemen Laba dibutuhkan sebagai control kondisi perusahaan dan kinerja perusahan untuk mengetahui laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji, Apakah komite audit berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI? Konsep penelitian ini adalah Komite audit yaitu komite yang beranggotaan satu atau lebih anggota Dewan Komisaris dan dapat meminta kalangan luar dengan berbagai ke ahlian,pengalaman, dan kualitas lain yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan komite audit. Manajemen laba yaitu salah satu strategi dalam akuntansi yang bermanfaat untuk mengetahui kondisi perusahaan dan kinerja perusahaan. Selain itu, pada umumnya strategi manajemen digunakan oleh manajer perusahaan dalam melakukan intervensi informasi dari laporan keuangan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah 51 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021, sedangkan sampel 15 perusahaan sub sektor makanan dan minuman. Sampel diperoleh dengan metode dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komite audit berpengaruh positif tidak signifikan terhadap manajemen laba.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Media merupakan sebagai sarana untuk membawah informasi dan pengetahuan dalam interaksi yang berlangsung antara pendidika dan siswa. Penelitian ini adalah merupakan penggunaan media pembelajaran online terhadap pembelajaran penjasorkes.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran online terhadap pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas Vll di SMP Negeri 5 Kota Kupang.
Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan:penggunaan media dalam proses pembelajaran online meggunakan whatsap dan zoom sehingga memudahkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. siswa di SMP Negeri 5 Kota Kupang dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran penjasorkes pada SMP Negeri 5 Kota Kupang5 menggunakan media whatsap dan zoom sehingga mempermudah siswa dalam dalam mengikuti proses pembelajaran. Ada juga kendala dalam menggunkannya seperti jaringan dan hp android yang tidak dimiliki semua siswa.
Simpulan: Penggunaan media pembelajaran online terhadap pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas Vll di SMP Negeri 5 Kota Kupang meggunakan whatsap dan zoom sehingga memudahkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Kendala dalam menggunkannya seperti jaringan dan hp android yang tidak dimiliki semua siswa
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. JAMINAN KREDIT INDONESIA CABANG KUPANG
Menjelang era perdagangan bebas, semakin ketatnya persaingan antar perusahaan dari tahun ke tahun menuntut perusahaan harus mampu bertahan dan berkompetisi dengan perusahaan lain. Salah satu hal yang dapat yang ditempuh perusahaan agar mampu bertahan dalam persaingan adalah meningkatkan sumber daya yang ada pada perusahaan tersebut, karena faktor penting yang turut menentukan keberhasilan suatu perusahaan adalah manusia. Oleh karena itu, keberhasilan suatu perusahaan atau organisasi sangat ditentukan oleh kegiatan pendayagunaan sumber daya manusia yaitu orang-orang yang menyediakan tenaga, bakat, kreativitas dan semangat bagi perusahaan serta memegang peran penting dalam fungsi operasional perusahaan. Kinerja merupakan perilaku nyata yang ditampilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai dengan perannya dalam perusahaan. Kinerja karyawan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam upaya perusahaan untuk mencapai tujuan.
Salah satu cara mengoptimalkan kinerja karyawan adalah dengan pemberian balas jasa (insentif) diberikan kepada karyawan agar di dalam diri mereka timbul semangat yang lebih besar untuk meningkatkan prestasi kerja sehingga produktivitas dan kinerjanya meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan insentif terhadap kinerja karyawan PT. Jaminan Kredit Indonesia Cabang Kupang. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan, peneliti serta bagi peneliti berikutnya.
Lingkungan kerja dalam suatu perusahaan juga sangat penting untuk diperhatikan manajemen perusahaan. Meskipun lingkungan kerja tidak melaksanakan proses produksi dalam suatu perusahaan, namun lingkungan kerja mempunyai pengaruh langsung terhadap pada karyawan yang melaksanakan proses produksi tersebut. Lingkungan kerja yang memusatkan bagi karyawannya dapat meningkatkan kinerja. Sebaliknya lingkungan kerja yang tidak memadai akan dapat menurunkan kinerja dan akhirnya menurunkan motivasi kerja karyawan.
Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Jaminan Kredit Indonesia Cabang Kupang berjumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Dan metode pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi liniear berganda, dengan variabel bebas, yaitu Insentif dan Lingkungan Kerja dan variabel terikat yaitu Kinerja Karyawan.
Hasil penelitian menunjukkan secara simultan Insentif dan Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Jaminan Kredit Indonesia Cabang Kupang. Berdasarkan uji parsial menunjukkan bahwa variabel Insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan,dan variabel Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Jaminan Kredit Indonesia Cabang Kupang. Hasil pengujian koefisien determinasi (R2 ) adalah sebesar 74,3%, faktor-faktor kinerja karyawan pada PT. Jaminan Kredit Indonesia Cabang Kupang dapat dijelaskan oleh Insentif dan Lingkungan Kerja. Sedangkan sisanya 25,7% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT VISI MEDIA ASIA TBK berdasarkan current ratio quick ratio cash ratio inventory to NWC bahwa belum likuid DAN PT GLOBAL MEDIACOM TBK sudah likuid.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL SUZUKI PADA PT. SURYA BATARA MAHKOTA KOTA KUPANG Perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat, supaya dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Untuk dapat bertahan, berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin, perusahaan harus mampu mengetahui apa yang dibutuhkan atau yang diharapkan konsumennya, karena banyak faktor yang mempengruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada 93 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen PT. Surya Batara Mahkota Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), dan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis linear berganda Y= a +b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (uji Parsial) berdasarkan hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda Y= a +b1 diperoleh X1 = 11.865 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung > t tabel sehingga Ha diterima dan Ho ditolak Selanjutnya data diperoleh X2 = 4.938 nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak. Selanjutnya data diperoleh X3 = 6.424 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Selanjutnya data diperoleh X4 = 8.979 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: produk, harga, lokasi dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mobil suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Berdasarkan hasil uji F analisi regresi linear berganda maka dapat diketahui nilai signifikansi untuk variabel produk (X1), harga (X2), lokasi (X3) dan promosi (X4) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,0000,05 dan nilai F hitung lebih besar F tabel (99.701> 2,47) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (bersama-sama) variabel produk(X1), harga(X2), lokasi(X3) dan promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian(Y). Hasil penelitian pada variabel produk (X1) memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 11,865 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel Harga (X2) menunjukan bahwa harga memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4.938 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel lokasi (X3) menunjukan bahwa lokasi memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6.424 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hasil penelitian pada variabel promosi (X4) menunjukan bahwa promosi memlilik pengaruh terhadap keputusan pembelian mobil Suzuki pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 8.979 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada PT. Surya Batara Mahkota Kota Kupang. Kata Kunci: Produk, Harga, Lokasi, Promosi Dan Keputusam Pembelian