Abstrak
Pendidikan Agama Kristen adalah pendidikan yang memberikan landasan iman kepada setiap orang Kristen. Sehingga karakter anak remaja di bentuk dari keluarga (ayah dan ibu) dan membentuk sinergi dengan gereja dan sekolah. Pembentukan karakter Kristus dalam diri anak remaja merupakan tanggung jawab orang tua. Adapun rumusan masalahnya adalah: apakah ada pengaruh Pendidkan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja di Jemaat GMIT Pniel Sikumana Klasis Kota Kupang Barat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja di Jemaat GMIT Pniel Sikumana. Populasi dari penelitian ini ialah seluruh orang tua yang memiliki anak remaja dan seluruh anak remaja Jemaat GMIT Pniel Sikumana dan di ambil 40 orang secara acak sebagai sampel orang tua 20 remaja 20. Dari hasil penelitian tidak terdapat pengaruh Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja, hal ini di buktikan dengan hasil uji hipotesis menggunakan rumus paired sampel t-test, dimana hasil analisis data dari dua variabel diperoleh nilai sig (2 tailed) 0.000 < 0.05. Sesuai dengan ketentuan apabila nilai sig < 0.05 maka terdapat perbedaan yang signifikansi antara Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga dengan karakter remaja, dan jika nilai sig > 0.05 maka tidak terdapat perbedaan yang signifikansi dari Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga dengan karakter remaja. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga Ha yang diterima yang berarti tidak terdapat pengaruh Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja. Kesimpulan, Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga terhadap karakter remaja merupakan suatu bagian yang sangat penting dari rencana Allah dan merupakan tanggung jawab orang tua.