Abstrak
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) Penelitian dengan judul “Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Kinerja Perusahaan Lq45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)” bertujuan untuk menguji pengaruh intellectual capital yang terdiri dari value added capital employed, value added human capital, dan structural capital value added terhadap kinerja perusahaan LQ45. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan banyak informasi yang berkaitan dengan pengelolaan, identifikasi, pengukuran, serta pelaporan intellectual capital. Dan juga menginginkan informasi yang lebih lengkap, detail dan terperinci mengenai analisis intellectual capital dan pengaruhnya terhadap nilai perusahaan, dimana nantinya pengaruh tersebut akan meningkatkan nilai perusahaan agar mampu bersaing secara ketat dengan perusahaan lain di era globalisasi ini. Menurut (Gioacasi, 2007 dalam Saragih A. E, 2017) intellectual capital dipertimbangkan sebagai sumber daya perusahaan dalam rangka membentuk kesehatan perusahaan dan memberi nilai bagi perusahaan. value added capital employed (VACA) menunjukan kontribusi yang dibuat oleh setiap unit dari dari capital employed (CE) terhadap value added organisasi. value added human capital (VAHU) mengindikasikan kemampuan tenaga kerja untuk menghasilkan nilai bagi perusahaan dari dana yang dikeluarkan untuk tenaga kerja tersebut. Structural capital value added (STVA) merupakan indikasi seberapa sukses structure capital (SC) sebagai infrastruktur pendukung, proses dan basis data perusahaan sehingga bisa memperoleh pendapatan dari hasil penjualan. ROE menunjukkan tingkat efektivitas tim manajemen perusahaan dalam menghasilkan laba dari dana yang diinvestasikan oleh pemegang saham. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2020. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka sampel yang ditetapkan sebanyak 28 perusahaan LQ45 selama periode 2019-2020, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 sampel. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Hasil uji t antara variabel value added capital employed terhadap return on equity didapatkan hasil t-hitung lebih besar dari t-tabel. Kemudian nilai sig 0,000, berarti bahwa variabel value added capital employed berpengaruh signifikan positif terhadap return on equity (ROE). (2) Hasil uji t antara variabel value added human capital terhadap return on equity didapatkan hasil t-hitung lebih besar dari t-tabel. Kemudian nilai sig 0,002, berarti bahwa variabel value added human capital berpengaruh signifikan positif terhadap return on equity (ROE). (3) Hasil uji t antara variabel structural capital value added terhadap return on equity didapatkan hasil t-hitung lebih kecil dari t-tabel. Kemudian nilai sig 0,03, berarti bahwa variabel structural capital value added berpengaruh signifikan negatif terhadap return on equity (ROE).