Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

STUDI DINAMIKA POPULASI HASIL TANGKAPAN IKAN TUNA SIRIP KUNING (Thunnus albacares)DI PERAIRAN ALOR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YUNUS I. HUE RADJA (16383470). Studi Dinamika Populasi Hasil Tangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Alor. ALFRED G.O KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Perairan Alor memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup tinggi dan salah satunya adalah ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan. Produksi hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) terus mengalami penurunan sejak tahun 2018. Hal ini berdampak langsung terhadap kondisi biologi dan dinamika populasi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika populasi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) meliputi frekuensi ukuran panjang, pendugaan kelompok umur berdasarkan ukuran panjang,parameter pertumbuhan, laju mortalitas dan laju eksploitasidiPerairan Alor. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan yaitu bulan Maret- Mei 2021, bertempat di Perairan Alor dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus.Sampel ikan yang dikumpulkan berdasarkan jumlah hasiltangkapan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran frekuensi ukuran panjang total ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di bulan Maret berkisar antara 113 – 174 cm, di bulan April berkisar antara 113 – 174 cm, dan di bulan Mei sebaran ukuran panjang berkisar antara 122 – 165 cm. Kelompok umur ikan tuna sirip kuning (Thunnus albaceras) bulan Maret terdiri dari 2 kelompok umur, bulan April terdiri dari 2 kelompok umur, dan di bulan Mei hanya terdiri dari satu kelompok umur dengan ukuran panjang. Perkiraan pertumbuhan panjang ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di sekitar Perairan Alor paling cepat pada umur muda yaitu t = 2 tahun, semakin melambat seiring bertambah umur sampai panjang maksimum 196,4 cm.Laju mortalitas ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares)di Perairan Alor terjadi akibat penangkapan (F) sebesar 0,73, dan laju eksplotasi (E) sebesar 0,52. Jadi laju mortalitas penangkapan (F) lebih besar dari laju mortlaitas alami (M) atau F > M.

PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN DALAM PEMBUATAN PERMEN JELLY LONTAR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN DALAM PEMBUATAN PERMEN JELLY LONTAR Oktavianus D. D. Putra*) Lesybeth M. Nubatonis**) Zet Malelak***) *Mahasiswa Program Studi Teknolgi HasilPertanian Universitas Kristen Artha Wacana ABSTRAK Penelitian ini di laksanakan di laboratorium Eksata universitas kriten artha wacana kupang pada tanggal 28 juni – 1 juli 2021. Tujuan ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gelatin dalam pembuatan permen jelli lontar. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing – masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan presentase 80 gram, 100 gram, 120 gram, dan 140 gram gelatin. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis organoleptik terbaik pada rasa terdapat pada perlakuan A dengan penambahan 80 gram gelatin menghasilkan nilai rata – rata 1,361 (sangat manis). Dan tekstur permen jeli lontar yang paling di sukai terdapat pada perlakuan A dengan nilai rata – rata 1,500 (sangat lunak). Uji tekstur dengan menggunakan alat penetrometer menunjukan bahwa tingkat kekerasan terbaik terdapat pada perlakuan A dengan nilai rata – rata 2 m/s. Kata kunci : permen, suspensi lontar, rasa, dan tekstur. *) peneliti **) pembimbing

PENGARUH PENERIMAAN KONSUMEN TERHADAP UKURAN GULA-GULA BABEKO

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 05 -07 Juli 2021 di laboratorium processing fakultas teknologi pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupang tentang menganalisis pengaruh penerimaan konsumen terhadap ukuran gula-gula babeko yang berbeda dan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Rancangan Acak Kelompok (RAK ). Percobaan mengaplikasikan (3) taraf perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang tiga (3) kali memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01) pada taraf signifikan 1% terhadap Metode analisis uji sensorik yang digunakan adalah metode uji scoring, skala uji yang digunakan dalam penguji sensorik terhadap tekstur babeko. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa menganalisis pengaruh penerimaan konsumen terhadap tekstur sensorik babeko yang berbeda terdapat pada perlakuan B. panjang : 25 mm + lebar 18 mm + tinggi 8 mm yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan ukuran (4,6) sangat suka .

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI KACANG TANAH YANG BERBEDA TERHADAP GULA LONTAR CAIR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI KACANG TANAH TERHADAP GULA LONTAR CAIR YANG BERBEDA (FANDU T W*) , (MEDAH I A**), (ZET MALELAK**) ABSTRAK Penelitianinitelahdilaksanakanpadatanggal 25 -29 juni 2021 di laboratoriumprocessingfakultasteknologipertanianUniversitas Kristen ArthawacanaKupangtentangmenganalisispenerimaansensorikgula-gulababekodenganproporsikacangtanahterhadapgulalontarcair yang berbedadanMetode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeRancanganAcakKelompok (RAK). Percobaanmengaplikasikanempat (4) tarafperlakuandanmasing-masingperlakuanproporsikacangtanahterhadapgulalontarcairmemberikanpengaruh yang sangatnyata (P>0,01) padatarafsignifikan 1% terhadapujianalisissensorik yang digunakanadalahmetodeuji scoring terhadap rasa, teksturdan aroma babeko. Hasilanalisisdanpembahasanmenunjukkanbahwaperlakuan yang tepatdenganpenerimaansensorikgula-gulababekodenganproporsikacangtanahterhadapgulalontarcair yang berbedaterdapatpadaperlakuanD.gulacair 60% yang mendapat rata-rata nilaiuntuksetiapvariabelyaitutingkatkesukaan rasa babeko(4,733) sangatsukatekstur (4,611) sangatsukadan aroma babeko(4,578) sangatsuka. KataKunci:Gulalontarcair, kacangtanah, sari jahe,babeko,rasa, tekstur,aroma

PENGARUH DANA PERIMBANGAN, BELANJA DAERAH, DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KABUPATEN ROTE NDAO

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

x PENGARUH DANA PERIMBANGAN, BELANJA DAERAH, DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KABUPATEN ROTE NDAO FRANSISKA MARIA MAGDALENA HEU 17191676 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI ABSTRAKSI Kinerja Keuangan Daerah merupakan tingkat capaian hasil kerja daerah dibidang keuangan untuk mengetahui kemampuan suatu daerah dalam mengelola keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Dana Perimbangan, Belanja Daerah, dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kabupaten Rote Ndao pada tahun 2016 sampai Tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode sampling jenuh yaitu pemilihan sampel dengan mengambil seluruh data populasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini sebanyak 5. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. xi Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS ( Statistical Product and Service Solution ) versi 16.0. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah : (1) Dana Perimbangan berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,103 dengan demikian hipotesis diterima. (2) Belanja Daerah berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,363 dengan demikian hipotesis diterima. (3) Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,084 dengan demikian hipotesis diterima.

PENGARUH DANA SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN (SiLPA) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL (PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2011-2020)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Sejalan dengan diselennggarakannya otonomi daerah, daerah harus dapat mengembangkan daerahnya sendiri agar apa yang menjadi tujuan diselenggarakannya otonomi daerah dapat terlaksana. Dengan demikian belanja modal merupakan faktor penting dalam menyelenggarakan pembangunan daerah. Dampak yang timbul dari rendahnya realisasi belanja modal adalah infrastruktur yang ada tidak memadai dan tidak ada penambahan yang signifikan dari sisi jumlah proyek infrastruktur baru yang menyebabkan para investor swasta nasional maupun investor asing enggan berinvestasi di daerah sehingga perekonomian daerah tersebut tidak berkembang yang akhirnya menghambat pertumbuhan ekonomi dan akan selalu bergantung dari APBN dan APBD sebagai penggerak utama perekonomian. Menurut Peraturab Pemerintah Republik Indonesia No. 71 Tahun 2010, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) adalah selisih lebih antara Realisasi Pendapatan-LRA dan belanja, serta penerimaan dan pengeluaran pembiayaan dalam APBN/APBD selama satu periode pelaporan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi Belanja Modal. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, salah satu sumber pendapatan daerah adalah Pendapatan Asli Daerah terdiri dari hasil pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah. Setiap daerah memiliki kemampuan keuangan yang tidak sama dalam mendanai kegiatan-kegiatannya, hal ini menimbulkan ketimpangan fiskal antara satu daerah dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, untuk mengatasi ketimpangan fiskal pemerintah mengalokasikan dana yang bersumber dari APBD untuk mendanai kebutuhan daerah dalam pelaksanaan kegiatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Modal pada Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji atau mengetahui pengaruh Dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Modal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan data Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dan Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh terhadap Belanja Modal pada Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Pengaruh laba kotor, laba operasi dan laba bersih dalam memprediksi arus kas di masa mendatang ( studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia).

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH LABA KOTOR, LABA OPERASI DAN LABA BERSIH DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS DI MASA MENDATANG (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI) ABSTRAKSI Oleh : Eneng Mardiana Patnay Nim : 17191554 Salah satu tujuan utama dari kegiatan operasi perusahaan adalah mendapatkan laba yang semaksimal mungkin dan laba tersebut akan dapat dilihat dari laporan laba rugi perusahaan. Laba mempunyai informasi yang sangat penting dan dibutuhkan oleh pihak internal maupun eksternal Laba adalah hasil pengurangan pendapatan atas beban, perusahaan menghasilkan laba jika pendapatan lebih besar dari bebannya. Laba kotor adalah selisih dari pendapatan perusahaan dikurangi dengan cost barang terjual. Cost barang terjual adalah semua biaya yang dikorbankan, untuk perusahaan pemanufakturan perhitungan dimulai dari tahap ketika bahan baku masuk ke pabrik, diolah, hingga dijual. Semua biaya-biaya langsung yang berhubungan dengan penciptaan produk tersebut dikelompokkan sebagai cost barang terjual. Angka laba bersih adalah angka yang menunjukkan selisih antara seluruh pendapatan dari kegiatan operasi perusahaan maupun non operasi perusahaan. Dengan demikian, sesungguhnya laba bersih ini adalah laba yang menunjukkan bagian laba yang akan ditahan di dalam perusahaan dan yang akan dibagikan sebagai dividen. Angka laba operasi adalah selisih laba kotor dengan biaya-biaya operasi.Biaya-biaya operasi adalah biaya-biaya yang berhubungan dengan operasi perusahaan atau biaya-biaya yang sering terjadi di dalam perusahaan dan bersifat operatif.Selain itu, biaya-biaya ini diasumsikan memiliki hubungan dengan penciptaan pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laba kotor tidak berpengaruh terhadap arus kas.Laba operasi memiliki pengaruh positif terhadap arus kas.Laba bersih memiliki pengaruh positif terhadap arus kas.Hasil pengujian ini diharapkan untuk menjadi bahan acuan bagi semua perusahaan, baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar. Untuk memperbaiki pada kinerja laba kotor dan perusahaan-perusahaan yang menjadi uji penelitian harus memperhatikan laba kotor supaya perkembangannya tidak negative, jikalau perkembangannya negative maka akan berpengaruh pada perkembangan arus kas yang juga negative. Hal ini dikarenakan laba kotor sangat berpengaruh pada laporan keuangan perusahaan.

PENGARUH KREDIT SIMPAN PINJAM DAN PERPUTARAN LIKUIDITAS TERHADAP PENDAPATAN KOPERASI PADA KOPERASI KREDIT SOLIDARITAS STA. MARIA ASSUMPTA KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KREDIT SIMPAN PINJAM DAN PERPUTARAN LIKUIDITAS TERHADAP PENDAPATAN KOPERASI Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengaruh kredit simpan pinjam terhadap pendapatan koperasi pada koperasi kredit solidaritas sta. maria assumpta kupang. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh kredit simpan pinjam dan pertukaran likuiditas terhadap pendapatan koperasi pada koperasi kredit solidaritas Sta.Maria Assumpta Kupang. Adapun konsep dalam penelitian ini adalah suatu kata atau gambar yang mengambarkan gejala atau suatu ide (gagasan) tertentu. Yang diartikan sebagai hasil yang telah di capai kinerja koperasi adalah penerimaan koperasi atas kontribusi anggota koperasi bagi pengeluaran biaya-biaya koperasi maka apabila SHU positif berarti kontribusi anggota koperasi pada pendapatan koperasi melebihi kebutuhan atau biaya real koperasi. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan data laporan keuangan yang ada pada Kopersi Kopdit Solidaritas Sta. Maria Assumpta Kupang. Data dianalisis menggunakan analisis rasio dengan menghitung rasio pendapatan kopersi,rasio kredit simpan pinjam dan rasio perputaran likuiditas. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan koperasi mengalami fluktuasi dan relatif tinggi. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa: Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,64 >0,05 dan nilai t hitung 1,917 t tabel 2,034 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh variabel independen X1 (Kredit Simpan Pinjam) terhadap Variabel Y (Pendapatan Koperasi). Pengujian Hipotesis kedua H2 Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 000 0,05 dan nilai t hitung 6,383> t tabel 2,034 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh variabel independen X2 (Perputaran Likuiditas) terhadap variabel dependen Y (Pendapatan Koperasi). Kata Kunci: Kredit Simpan Pinjam, Perputaran Likuiditas, Pendapatan Koperasi

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING SECARA BERKELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI UPTD SMP NEGERI 15 KUPANG TAHUN AJARAN 2021/2022

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING SECARA BERKELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 15 KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021 (Dengak, M)* (Meha, M, A)** (Tnunay, P)** Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada proses pembelajaran IPA Biologi di UPTD SMPN 15 Kupang dapat diatasi dengan memilih model pembelajaran yang dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar, untuk itu dapat dilakukan pemilihan model pembelajaran yang sesuai seperti model pembelajaran Problem Posing secara berkelompok terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran problem posing secara berkelompok terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA Biologi dengan topik Sistem Pencernaan pada Manusia. Metode penelitian yang digunakan eksperimen. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelas VIII UPTD SMPN 15 Kota Kupang yang berjumlah 240 siswa. Sampel dalam penelitian 2 kelas dengan jumlah siswa 32 orang yaitu VIIIC dan VIIIA setiap kelas terdiri atas 17 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan test essay. Hasil penelitian diolah menggunakan SPSS 22, kriteria yang digunakan untuk menerima hipotesis nihil (H0) dan hipotesis alternatif (H1) adalah Jika angka signifikan > 0,05 maka H0 diterima tetapi Jika angka signifikan < 0,05 maka H1 diterima. Hasil yang didapatkan adalah t-hitung sebesar 9,717 lebih besar dari nilai ttabel 2.042 dan taraf signifikan p= 0,000 atau kurang dari 0,05, Maka dapat dikatakan H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran problem posing secara berkelompok pada mata pelajaran IPA Biologi di UPTD SMPN 15 Kupang Tahun Ajaran 2020/2021. Perbedaan kemampuan berpikir kritis dari setiap kelas eksperimen disebabkan oleh perbedaan perlakuan disertai dengan adanya perbedaan variasi yang digunakan selama proses pembelajaran. Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Posing , Berpikir Kritis.

INVENTARISASI JENIS KACANG-KACANGAN YANG TERDAPAT DI KABUPATEN ROTE NDAO

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK INVENTARISASI JENIS KACANG-KACANGAN (LEGUMINOSAE) YANG TERDAPAT DI KABUPATEN ROTE NDAO Sinta, D. P.*) Refli**) Ngginak, J**) Kacang-kacangan merupakan tanaman golongan polong-polongan yang umumnya tumbuh di Indonesia. Tanaman kacang-kacangan atau legume termasuk pada suku Leguminosae. Pulau Timur merupakan salah satu pulau Nusa Tenggara Timur yang dikenal memiliki flora yang unik. Salah satu daerah di NTT yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi adalah Rote Ndao. Keberadaan kacang-kacangan di Rote Ndao sebagai sentra ekonomi, kebijakan pemerintah dalam kaitan dengan upaya mempromosikan pangan lokal sebagai bagian dari strategi ketahanan dan kedaulatan pangan nasional perlu ditingkatkan. Salah satu upaya dalam melakukan pendataan terhadap jenis kacang-kacangan adalah inventarisasi Inventarisasi merupakan suatu kegiatan untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan data mengenai jenis obyek. Menurut Bora (2011) Inventarisasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui dan memperoleh data serta informasi mengenai potensi sumber daya alam ( jeni-jenis tumbuhan ) yang terdapat di suatu daerah untuk perencanaan pengelolaan sumber daya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kacang-kacangan yang terdapat di Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif (jelajah). Pada penelitian ini terdapat jenis kacang yang dikenal sebagai tanaman langka yaitu kacang merah. Kacang merah hanya terdapat di Kecamatan Pantai Baru. Kacang merah yang ditemukan di lokasi penelitian merupakan tanaman monokultur yang memiliki nilai jual tertinggi. Namun tingkat peminatan petani untuk pembudidayaan tanaman monokultur sangat minim dibanding tanaman tumpangsari.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BERBANTUAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK(LKPD)TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 MOLLO UTARA KAPAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran problem posing berbantuan LKPD terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen bentuk penelitian one group pre-test and post-test design. \Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Mollo Utara,Kabupaten Timor Tengah Selatan yang berjumlah 60 orang dibagi menjadi 2 kelas A dan B. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling sampel dalam penelitian ini terdiri dari 1 kelas dengan jumlah siswa 12 orang. Satu kelas sebagai kelas eksperimen.Teknik sampling yang digunakan dalam perencanaan penelitian ini adalah purposive sampling. Data hasil belajar siswa diperoleh dari nilai pre-test dan post-test pada materi sitem ekskresi pada manusia. Nilai rata-rata siswa pada pre-test (29,33) lebih rendah dari nilai post-test (67,58). Hasil analisis data dengan uji gain-t diperoleh thitung (16,002) lebih tinggi dari ttabel (2,200) pada taraf signifikan 5%. Nilai N-gain berada pada skor 0,5 maka berada pada nilai sedang. Hal ini menunjukkan hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis (H1) diterima dengan hipotesi yang berbunyi “Ada pengaruh signifikan atas penggunaan model pembelajaran problem posing terhadap hasil belajar siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Mollo Utara Tahum Ajaran 2020/2021.

ANALISIS PROFIL PELAKU EKONOMI PADA JARINGAN GRABFOOD KOTA KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PROFIL PELAKU EKONOMI PADA JARINGAN GRABFOOD KOTA KUPANG Makanan sebagai salah satu kebutuhan primer manusia, yang menjadi sasaran para pelaku bisnis dan terus mengalami perkembangan yang pesat dari waktu ke waktu hari demi hari sehingga membuat pelaku bisnis yang bergerak di bidang kuliner selalu bersaing dengan ketat begitupun dalam segi kuliner itu sendiri, para pelaku bisnis tidak akan kalah dalam menciptakan rasa disetiap menu-menu yang mereka tampilkan, sehingga membuat para penikmat wiskul (wisata kuliner) selalu tertarik dengan rasa penasaran inginmencoba segala macam menu yang disajikan. Dan dengan itu pula para pelaku bisnis selalu mengikuti perkembangan setiap saat, serta melakukan pembaharuan, dan melakukan inovasi baru sebagai upaya peningkatan daya tarik bagi para pembeli.Inovasi yang dilakukan berupa beberapa varian rasa seperti snack. Selanjutnya varian menu buat kuliner itu sendiri seperti: Rumah Makan, PKL dan UMKM. Dan itu semua tidak luput dari sistim penjualan yang bersifat ONLINE dengan menggunakan seperti: FB, INSTAGRAM, TWITER, serta media sosial yang lainnya yang mampu menjangkau semua wilayah geografis Indonesia yang tentunya memiliki akses INTERNET. Hal ini dilihat dari Fitur layanan yang tersedia pada aplikasi Grab didalamnya tersedia layanan Grab-Food, yaitu layanan pesan antar (delivery) yang diberikan perusahaan Grab untuk membelikan dan mengantarkan pesanan makanan kepada penggunanya, layanan Grab-Food melibatkan tiga pihak, yaitu pengguna, pihak driver dan restoran. Mekanisme di dalam layanan pada aplikasi Grab pengguna membuka fitur Grab-Food sehingga keluar daftar rumah makan dan restoran serta harga makanan yang kemudian pengguna dapat memilih menu makanan yang ingin dipesan, setelah itu pihak driver membeli dan mengantar makanan kepada pengguna, kemudian pengguna membayar harga makanan bisa secara tunai maupun non-tunai. Jika semua sudah selesai dengan yang dipesan, grab akan mencarikan pengemudi yang berada di sekitar tempat pesanan tersebut. Kegunaan grabfood membantu dan memudahkan pelanggan dalam melakukan pembelian makanan dan minuman dan memudahkan pelanggan tidak perlu ketempat makan untuk membeli makanan dan minuman tentunya tidak menyita banyak waktu pelanggan untuk mendapatkan pesanan yang diinginkan. Masalah ini penting karena: a. Karena sudah mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mendukung usaha/bisnis mereka. b. Dijaman sekarang ini, pemasaran produk dengan menggunakan sistem Online seperti Grabfood akan semakin berkembang, karena kemampuannya untuk menjangkau konsumen lebih besar dibanding pemasaran yang bersifat konvensional (biasa) menjual pada tempat tertentu. c. Dengan mengetahui profil Pelaku Ekonomi maka dapat membantu pemerintah meyiapkan pembinaan yang tepat untuk mendorong pelaku ekonomi terlibat dalam sistem penjualan ONLINE khususnya dan ekonomi digital umumnya. Dari penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan meneliti para pelaku ekonomi yang memasarkan produknya di aplikasi grabfood. Perlu diketahui bahwa Pelaku ekonomi merupakan pihak-pihak yang melakukan kegiatan ekonomi. Secara garis besar, pelaku-pelaku kegiatan ekonomi ini pelaku kegiatan ekonomi tersebut antara lain rumah tangga keluarga, perusahaan, koperasi, masyarakat, dan Negara. Setiap pelaku ekonomi tersebut mempunyai peran yang berbeda, kegiatan ekonomi dan aktivitas yang berbeda-beda. Perlu diketahui bahwa Pelaku ekonomi dapat didefenisikan sebagai individu atau kelompok yang terlibat dalam proses kegiatan ekonomi, baik itu produksi, distribusi, atau konsumsi. Sehingga berdasarkan penjelasan tersebut maka perlu diketahui banyaknya pelaku ekonomi yang terdaftar di grabfood kota kupang yang berpartisipasi dalam jaringan Grab Food Kota Kupang yaitu berjumlah sebanyak 300 orang penjual yang terdaftar di Grab Food Kota Kupang namun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 23 pelaku ekonomi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh penelitian maka dapat disimpulkansebagai berikut mengenai karateristik responden mengenai jenis kelamin pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak yaitu jenis kelamin perempuan dengan jumlah 13 orang dengan persentase sebesar 56.5%. sedangkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 10 orang dengan nilai persentase sebesar 43.5%. Selanjutnya mengenai Karakteristik responden mengenai Umur pada pelaku ekonomi jaringan grabfood Kota Kupang yang paling bnyak yaitu pada umur lebih dari 46 Tahun didapati jumlah responden sebanyak 7 orang dengan presentase 30.4%. sedangkan yang paling sedikit yaitu pada umur 32 – 38 Tahun dan umur39-45 Tahun didapati jumlah responden sebanyak 3 orang dengan presentase 13%. Selanjutnya mengenai karakteristik responden berdasarkan pendidikan formal pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak tingkat pendidikan yaitu SLTA sederajat berjumlah 15 orang dengan presentase sebesar 65.2%, sedangkan yang paling sedikit yaitu SLTP berjumlah 2 orang dengan presentase sebesar 8.7%. Selanjutnya mengenai karateristik responden mengenai Jenis Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak pelaku ekonomi yaitu jenis usaha kuliner sebanyak 19 pelaku usaha dengan nilai persentase sebesar 82.6%. Sedangkan jenis usaha rumah makan berjumlah 4 pelaku usaha dengan persentase sebesar 17.4%. Selanjutnya mengenai karateristik responden mengenai jumlah tenaga kerja pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota yang paling banyak yaitu jumlah tenaga kerja sebanyak 1 Orang-5 Orang terdapat 17 pelaku ekonomi dengan presentase sebesar 74%. sedangkan yang paling sedikit yaitu jumlah tenaga kerja sebanyak 6 Orang-10 Orang dan 11 Orang-15 Orang yang masing-masingnya terdapat 3 pelaku ekonomi dengan presentase sebesar 13%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Skala Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling bnyak skala usaha yaitu pada skala usaha kecil sebanyak 19 pelaku usaha dengan nilai persentase sebesar 82.6%. Sedangkan skala usaha menengah berjumlah 4 pelaku usaha dengan persentase sebesar 17.4%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Lama Kerja Sama pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak lama kerja sama yaitu 1 Tahun 1 Bulan - 2 Tahun sebanyak 12 pelaku ekonomi atau dalam presentase sebesar 52.3%. Sedangkan yang paling sedikit lama kerja sama yaitu 3 Tahun 1 Bulan – 3 Tahun Lama kerja sama yaitu sebanyak 3 pelaku ekonomi atau dalam presentase sebesar 13%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Modal Usaha pada pelaku ekonomi jaringan Grabfood Kota Kupang yang paling banyak yaitu modal usaha Rp.1.000.000-Rp10.000.000 yaitu sebanyak 14 pelaku usaha dengan persentase sebesar 60,9%. Sedangkan yang paling sedikit yaitu modal usaha dari Rp.21.000.000-Rp30.000.000 yaitu sebanyak 1 pelaku usaha dengan persentase sebesar 4,3%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Pendapatan Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak yaitu pelaku ekonomi yang memiliki pendapatan usaha sebesar Rp.16.000.000-Rp.30.000.000 berjumlah 10 pelaku usaha dengan persentase sebesar 43,5%. Sedangkan yang paling sedikit yaitu pelaku ekonomi yang memiliki pendapatan usaha sebesar Rp.46.000.000-Rp.60.000.000 berjumlah 2 pelaku usaha dengan persentase sebesar 8,7%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan jumlah produksi pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang Untuk Jumlah produksi pelaku usaha yang paling tinggi yaitu ada pada 30/hari – 45/hari yaitu sebanyak 14 pelaku usaha atau dalam persentase sebesar 60,9%. Sedangakan jumlah produksi pelaku usaha yang paling sedikit yaitu ada pada 105/hari - 120/hari yaitu sebanyak 1 pelaku usaha atau dalam persentase sebesar 4.3%. Kata Kunci : Profil Pelaku Ekonomi

ANALISIS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI ABUDENOK DI KABUPATEN MALAKA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI ABUDENOK DI KABUPATEN MALAKA Pengembangan wisata adalah suatu usaha untuk mengembangagkan atau memajukan suatu objek wisata agar objek wisata tersebut lebih baik dan dapat menarik pengunjung ditinjau dari segi tempat maupun benda-benda yang ada didalamanya untuk dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Objek wisata adalah segala sesuatu yang ada didaerah tujuan wisata yang merupakan daya tarik agar orang-orang ingin datang berkunjung tempat wisata untuk menikmati atraksi yang ada pada objek wisata. Pengembangan objek wisata yang dapat dibahas dalam penelitian ini adalah berdasarkan konsep 3A2P dalam strategi pengembangan objek wisata. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan objek wisata pantai Abudenok yang ada di Kabupaten Malaka. Penelitian ini, dibelakangi tentang pengembangan atraksi wisata, pengembangan aksesibilitas, pengembangan amenitas, pengembangan promosi dan pengembangan pelaku pariwisata pada objek wisata Pantai Abudenok yang terdapat di Kabupaten Malaka yang merupakan potensi yang dimiliki pada objek wisata. Adapun konsep dalam penelitian ini, adalah untuk mengetahui gambaran tentang pengembangan objek wisata Pantai Abudenok yang didalam dapat dijelaskan dalam penelitian ini adalah tentang pengembangan atraksi, aksesibilitas, amenitas, promosi dan pelaku pariwisata yang dapat dikembangakan pada objek wisata. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan Desa Uma’toos Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung pada objek wisata yang dapat ditemuisecara kebetulan saat berada diobjek wisata Analisis data yang digunakan adalah analisis uji trianggulasi yaitu untuk menggali dan melakukan teknik pengolaan data kualitatif serta untuk mengecek kebenaran data atau informasi yang diperoleh dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan objek wisata pada Pantai Abudenok masih sangat kurang oleh karena itu perlu adanya peningkatkan pembangunan dan pengembangan fasilitas-fasilitas wisata, akses jalan, dan promosi pada objek wisata agar dapat meningkatakan banyak kunjungan wisatawan pada masa yang akan datang. Kata kunci : Pengembangan Wisata dan Objek Wisata  

ANALISIS PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PROFESIONALISME KERJA PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

xi ABSTRAKSI Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam menjalankan sebuah Instansi/Organisasi.Sumber daya manusia memegang peranan paling penting dan potensial bagi keberhasilan suatu organisasi/ instansi, untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kinerja yang baik.Profesionalisme adalah masalah terutama masalah sikap. Bukan seperangkat kompetensi. Seseorang Profesional sejati adalah teknisi yang benar-benar peduli. Selanjutnya dikatakan Profesionalisme sejati mengisyaratkan suatu kebanggaan pada pekerjaa komitmen pada kualitas, dedikasi pada kepentingan klien, dan keinginan tulus untuk membantu. Menurut Panji Anoraga (2001:9). Widodo (dalam Kharis, 2010:8) sumber daya manusia dapat dikatakan berkualitas manakala mereka mempunyai kemampuan untuk melaksanakan kewenangan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.Kemampuan tersebut hanya dapat dicapai manakala mereka mempunyai bekal pendidikan, latihan dan pengalaman yang cukup memadai untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Hasil penelitian kinerja menunjukkan apakah sumber daya manusia telah memenuhi tuntunan yang dikehendaki perusahaan, baik dilihat dari sisi kualitas maupun kuantitas. Informasi dalam penelitian kinerja karyawan merupakan refleksi dari berkembang atau tidaknya perusahaan . Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, Uji t (Koefisien) , Uji koefisien determinasi (R²) dan Uji Hipotesis.Hasil dari analisis regresi berganda yang didapatkan. xii Y =0,14.520+0,685(X1) – 0,443 (X2) Model regresi tersebut dapat diinterpretasikan bahwa koefisien regresi variabel X1 ( Kualitas SDM ) diperoleh sebesar 685 dan Variabel X2 ( Kinerja Pegawai ) 443 dengan arah koefisien positif. Tabel diatas menunjukan bahwa pengaruh Kualitas SDM dan Profesionalisme Pegawai memiliki signifikan 0,000 dan 0,19 (dibawah α = 0,05). Dengan membandingkan t-tabel pada α = 0,05 yaitu sebesar 2,000 (nilai t-tabel) dan t-hitung variabel X1 pada α = 0,05 yaitu sebesar 5.406 dan X2 pada α = 0,05 yaitu sebesar 2.428 yang berarti bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel, dengan melihat nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel dan angka koefisien regresi dalam arah negatif, maka ini berarti terdapat pengaruh positif kualitas SDM dan Profesionalisme pegawai terhadap Kinerja pegawai pada Kantor Pegawai Politeknik Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kupang Berdasarkan kesimpulan penelitian yang diperoleh dan implikasi teoritis yang dimunculkan, maka dikembangkan implikasi terapan yang diharapkan dapat memberi sumbangan kantor Politeknik Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kupang agar lebih semangat dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW Jemi Adrianus Lobang1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permasalahan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran yang belum tepat dalam proses belajar mengajar dan fasilitas yang digunakan kurang memadai sehingga menurunnya kerjasama siswa dalam pemebelajaran penjasorkes. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama siswa dalam pembelajaran penjasorkes menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw Metode penelitian: Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwakerjasama siswa berdasarkan lembar kuesionerpada siklus 1 yaitu berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 76 mengalami peningkatan pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 75,41% (siklus 1) menjadi 81,76% (siklus 2). Simpulan: Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kerjasama siswa mengalami peningkatan setelah di terapkannya model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw dalam pembelajaran penjasorkes Kata kunci: Kerjasama siswa, model cooperative learning tipe jigsaw. ABSTRACT IMPROVING STUDENT'S COOPERATION IN LEARNING OF PENJASORKES USINGTHE COOPERATIVE LEARNING MODEL JIGSAW TYPE Jemi Adrianus Lobang1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: The problem of this research is the application of the learning model that is not appropriate in the teaching and learning process and the facilities used are inadequate so that the student's cooperation in learning physical education and physical education decreases. Researchobjectives: This study aims to improve student cooperation in physical education learning using the jigsaw type cooperative learning model Research method: This research method is classroom action research. This research consists of 2 cycles. Each cycle consists of planning, implementing actions, observing, reflecting. Results and discussion: The results showed that student cooperation based on the questionnaire sheet in cycle 1 had a positive impact, this was seen in the results of student learning mastery that exceeded the predetermined KKM, namely 76, which increased in cycle 1 to cycle 2 by 75.41% ( cycle 1) to 81.76% (cycle 2). Conclusion: The results of the study revealed that student cooperation has increased after the implementation of the jigsaw type of cooperative learning model in physical education learning. Keywords: Student cooperation, jigsaw cooperative learning modeol.

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI JAHE YANG BERBEDA TERHADAP GULA LONTAR CAIR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini tentang penerimaan sensorik gula-gula babeko dengan proporsi jahe yang berbeda terhadap gula lontar cair. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 22-28 juni 2021 di Laboratorium Processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerimaan sensorik gula-gula babeko dengan proporsi jahe berbeda pada gula lontar cair. Dan juga terdapat salah satu perlakuan terbaik yang dapat diterima oleh panelis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuandan3 kali ulangan. Dengan 30 panelis sebagai sumber pengelompokan dengan prenstase 0%, 10%, 15% dan 20% sari jahe. Variabel yang diamati adalah aroma, rasa, tektur permen babeko. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis organoleptik pada aroma terdapat pada perlakuan C dengan penambahan sari jahe yang menghasilkan nilai rata-rata aroma babeko (4,689) sangat suka, rasa babeko yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata(4,744) sangat suka, tekstur babeko yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata (4,611) sangat suka.

PENGARUH SUBSTITUSI BUBUR JAMBU BIJI MERAH PADA KETAN TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIK DODOL JAMBU BIJI

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dodol merupakan salah satu olahan hasil pertanian yang sangat diminati oleh banyak kalangan baik orang tua, orang dewasa dan anak-anak. Dodol termasuk dalam jenis pangan semi basah dengan kadar air 30% (Dewan Standarisasi Nasional,1992).Bahan dasar pembuatan dodol adalah tepung ketan,gula pasir dan santan kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi bubur jambu biji pada tepung ketan terhadap karakteristik sensorik dodol jambu biji. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Prosesing Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan. Perlakuan A (kontrol) 0% substitusi bubur jambu, Perlakuan B 15% substitusi bubur jambu , Perlakuan C 30% substitusi bubur jambu dan Perlakuan D 45% substitusi bubur jambu. Variabel pengamatan adalah, uji organoleptik ( warna, aroma dan rasa),uji fisik (tekstur) dan analisis kimia (kadar air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik uji organoleptik pada perlakuan (D) substitusi bubur jambu 45 % dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan Rasa 4,97 (sangat suka), warna 4,80(sangat suka), aroma 4,77 (sangat suka), uji fisik (tekstur)4,91 sangat suka dan analis kimia (kadar air) 5,79 sangat suka.

PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DI SD NEGERI KUANINO KOTA KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SD NEGERI KUANINO KOTA KUPANG Febrianus Datu Koa1*, Magdalena Rambu Pisu Wasak2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Guru penjasorkes dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar di sekolah,. Harus mengedepan profesionalnya menujukan kinerja lebih baik lagi dari sebelumya bisa menjadi contoh dan motivasi bagi siswa di sekolah karena merupakan penentu keberhasilan belajar di sekolah Mengenai prespsepsi kepala sekolah terhadap kinerja guru penyelenggaraan pembelajaran penjasorkes sehingga memenuhi standar kompetensi yang di harapkan. Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Penjasorkes di SD Negeri Kuanino Kota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif, sesuai dengan tujuan agar dapat memperoleh data dengan lengkap tentang Persepsi Kepala Sekolah terhadap kinerja guru Penjasorkes di SD Negeri Kuanino Kota Kupang Hasil dan pembahasan:. : Berdasarkan paparan data hasil penelitian menunjukan bahwa Persepsi Kepala Sekolah Terhadap kinerja Guru Penjasorkes di SDN Kuanino Kupang Kota Kupang, di Nilai dari keterampilan Mengajarnya berdasarkan 4 kompetensi Guru yang lebih kusus untuk menilai kinerja Mengajarnya ya itu penilaian Keprofesionalnya dan pedagogik, yaitu hasil kinerja Guru penjasorkes di SDN Kuanino Kota Kupang yang di lakukan Wawancara dan berdasasarkan 12 indikator keterampilan mengajar Guru Penjasorkes yang di nilai oleh Kepala Sekolah dan Tata Usaha Sekolah menujukan Kinerja Guru penjasorkes Masi Kurang belum menjalankan tugasnya dengan baik. Simpulan: Guru penjasorkes Salah satu faktor utama yang mendukung Mutu pendidikan dalam menciptakan sumber Daya Manusia melalui proses belajar mengajar dengan demikian Guru penjasorkes harus punya kinerja mengajar yang berkualitas. Kata kunci: Persepsi kepala sekolah, kinerja Guru penjasorkes ABSTRACT PRINCIPAL’S PERCEPTION TOWARDS THE PERFORMANCE OF TEACHERS OF PHYSICAL EDUCATION IN SPORT AND HEALTH AT KUANINO ELEMENTARY SCHOOL IN KUPANG CITY Febrianus Datu Koa1*, Magdalena Rambu Pisu Wasak2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education email. [email protected] Background: Physical education teachers in carrying out their duties as teachers in schools must put forward their professionalism to show better performance than previously and it can be a role and motivation for students at school because it is a determinant of success in learning at school and regarding tothe principal's perception of the performance of teachers in the implementation of physical education learning so that it meets the expected competency standards. Research objective: The purpose of this study was to determine the Principal's Perception of Physical Education Teacher Performance at SD Negeri Kuanino, Kupang City. Researchmethod: The method used in this research is qualitative researchto obtain complete data on the Principal's Perception of the performance of Physical Education teachers at SD Negeri Kuanino, Kupang City. Result and Discussion. : Based on the exposure of the data, the results of the study showed that the Principal's Perception of the Performance of Physical Education Teachers at SD Negeri Kuanino Kupang, the teaching skills assessment based on 4 specific teachers competencies to assess the teaching performancethat were more specific to assessing their teaching performance, namely professional and pedagogical assessmentsasthe results of the teachers of physical education in sport and health performance at SDN Kuanino Kupang,which was interviewed and based on 12 indicators of physical education teacher teaching skills assessed by The Physical and school administration showed that physical Education Teacher Performance is still lacking in carrying out their duties properly Conclusion: Physical education teachers are one of the main factors that support the quality of education in creating human resources through the teaching and learning process. Thus, physical education teachers must have a good quality teaching performance. Keyword: Principal's perception, physical education Teacher performance

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 8 KOTA KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 8 KOTA KUPANG Naldi S. Dima1*, M. Rambu P. Wasak2, Agustinus J. Nafie3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakansuatuusaha yang dilakukan oleh manusiadengantujuanuntukmenumbuhkan dan mengembangkanpotensi–potensi yang dimilikinyadengansuatupembawaanjasmani dan rohani yang baik dan sesuaidengannilai–nilai yang adadalamlingkungannya. Tujuan penelitian: Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahui bagaimanaImplementasi nilai-niai karakter dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahuiImplemantasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) Penilaian dan contoh guru terhadap karakter siswa saat mengikuti proses pembelajaran penjasorkes,2)Mengetahuinilaikaraktersiswasaat proses pembelajaranpenjasorkes ,3) Menganalisis karakter siswa melalui aspek yang di amati. Simpulan:Siswatetapsenang dan bersemangatdalammengikutipembelajaranpenjasorkes di sekolah, halinidikarenakanadanyakesadaransiswauntukbelajar, sertadukungan yang berasaldariorangtua dan siswamampumempraktekanbeberapanilaikarakterdalamkehidupansehari-hari. Katakunci: PembelajaranPenjasorkes, implementasinilai-nilaikarakter

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE BOLA VOLI DI MASA PANDEMI

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE BOLA VOLI DI MASA PANDEMI Fernandus Naur1*, Jusuf Blegur2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latarbelakang: Berdasarkan latar belakang masalah, pelaksanaan pembelajaran online bola volidi SMP Negeri 14 Takari berjalan tidak efektif karena masih mengalami berbagai macam kendala dan hambatan selama kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran online bola voli di SMP Negeri 14 Takari selama masa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Takari. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran di tengah pendemi covid-19 membuat sekolah harus melakukan pembelajaran secara daring/luring.Belajar di rumah dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa agar tetap menjalankan proses pembelajaran di tengah wabah covid-19.Namun demikian dalam pelaksanaan pembelajaran online terdapat kendala dan hambatan yang di hadapi oleh guru dan siswa. Kendala yang di hadapi antara lain jaringan internet yang buruk, ketersediaan media pembelajaran online seperti HP Android yang masih belum di miliki oleh semua siswa. Simpulan: Pelaksanaan pembelajaran online bola voli yang di jalankan di SMP Negeri 14 Takari selama masa pandemi covid-19 sudah baik. Namun dalam pembelajaran online bola voli di SMP Negeri 14 Takari masih belum efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang di hadapi dalam proses pembelajaran. Faktor penghambat yang di hadapi guru dan siswa adalah jaringan internet yang tidak stabil sehingga membuat proses pembelajaran berjalan kurang efektif. Katakunci: Pembelajaran online bola voli; pandemic covid-19