Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher

PENGARUH HARGA DAN FASILITAS TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA JASA TRAVEL MALAKA-KUPAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian imi berjudul Pengaruh Harga Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Jasa Travel Malaka-Kupang. Rumusan masalah yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah Pengaruh harga dan fasilitas terhadap kepuasan pelanggan pada jasa travel Malaka-Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan jasa travel Malaka- Kupang dan Untuk mengetahui pengaruh fasilitas terhadap kepuasan pelanggan jasa travel Malaka-Kupang Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat kabupaten malaka yang pernah menggunakan jasa travel Malaka-Kupang. Kemudian karna populasi tidak dikatahui maka penetual sampel mengunakan rumus rao purba menghasilkan 96 orang responden masyarakat kabupaten malaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah mengunakan kuesioner yang di sebarkan langsung kepda pelanggan sedangkan teknis analisis data mengunakan analisi regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f), dan koefisien determinasi (R2) Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel harga diatas, nilai setiap indikator 78,6 – 81,8 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 404,1, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 80,82 berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap indikator 80,5 – 85,7 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 412, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,4 berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap indikator 77,7 – 85,4 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 411,6, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,32 berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil persamaan regresi linier barganda Y 9.141 + 0,486 X1 + 0,303 X2 dikatahui Nilai konstanta sebesar 9.141, Koefisien regresi (b1) sebesar 0,486 artinya jika Harga (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan,maka kepuasan Pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,486. Hal ini menjelaskan Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan travel mandiri expres akan semakin tinggi. Koefisien regresi (b2) sebesar 0,303 artinya jika Fasilitas (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kepuasan pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,303 satuan. Hal ini menjelaskan Fasilitas Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan travel mandiri expres akan semakin tinggi. Implikasi Terapan:Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti dapat mengemukakan beberapa hal penting sebagai berikut : Bagi Travel Malaka Kupang Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa harga dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan travel malaka kupang, oleh karena itu, variabel tersebut dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis oleh jasa travel, khususnya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pendekatan yang sesuai dengan harga dan fasilitas. Bagi Penelitian Selanjutnya. Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan agar dapat menambahkan variabel lain selain harga dan fasilitas serta menggunakan metode penelitian yang lebih beragam, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan, khususnya pada jasa travel malaka-kupang

ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

xi ABSTRAK ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024) Nama : Ralf Firsto Leonard Hayer Nim : 21190176 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PMK 168 tahun 2023 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2024. Sampel penelitian ini adalah Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami peindahan jabatan tahun 2023-2024; Bukti Potong Pegawai tidak mengalami kenaikan/penurunan tunjangan kinerja tahun 2023- 2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami kenaikan pangkat pada tahun 2023-2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami perubahan status perpajakan/PTKP tahun 2023-2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Kantor wilayah kementerian Hukum dan Ham NTT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMK 168 memberikan dampak positif terhadap efisiensi administrasi pemotongan PPh Pasal 21 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT. Beban kerja bendahara menjadi lebih ringan, potensi kesalahan perhitungan dapat diminimalkan, serta memberikan kepastian bagi pegawai mengenai besarnya pajak yang dipotong setiap bulan. Dengan demikian, penerapan PMK 168 terbukti mendukung tujuan reformasi peajakan, yaitu menciptakan sistem pemotongan PPh Pasal 21 yang lebih sederhana, transparan, dan efektif pada instansi pemerintah.

i ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KECAMATAN FATULEU BARAT

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu barat, Kabupaten kupang. Pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber penting pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB sangat menetukan keberhasilan pemerintah daerah dalam mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib pajak yang belum melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target penerimaan pajak belum tercapai secara optimal. Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu barat, Kabupaten kupang. Pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber penting pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB sangat menetukan keberhasilan pemerintah daerah dalam mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib pajak yang belum melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target penerimaan pajak belum tercapai secara optimal. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak PBB di lima desa di Kecamatan Fatuleu Barat, yaitu Desa Nuataus, Poto, Kalali, Naitae, dan Tuakau.. Kuesioner disusun berdasarkan indikator-indikator yang mewakili masing-masing variabel penelitian dan diukur menggunakan skala Likert. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda linier dengan bantuan program IBM SPSS versi 24. Sebelum dilakukan analisis regresi, data penelitian terlebih dahulu diuji melalui uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan bahwa instrumen penelitian layak digunakan. Selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data penelitian memenuhi persyaratan untuk dilakukan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari kelima variabel independen yang diuji, hanya variabel pemahaman pajak yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, Sedangkan Variabel Transparansi penggunaan dana pajak tidak berpengaruh signifikah terhadap kepatuhan wajip pajak, Variabel persepsi negatif terhadap pemerintah tidak berpengaruh signifkan terhadap kepatuhan wajib pajak, variabel sistem administrasi pajak, juga tidak berpengaruh signifikan terhadapa kepatuhan wajib pajak, dan variabel penghasilan yang rendah juga tidak berperngaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor utama yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan (PBB) di kecamatan fatuleu barat adalah pemahaman pajak. Sedangakan faktor transparansi penggunaan dana pajak, persepsi negatif terhadap pemerintah, sistem administrasi pajak, dan penghasilan yabg rendah tidak menunjukan pengaruh signifikan secara statistik dalam penelitian in. Penelitian ini memberikan kesan bahwa upaya peningkatan pemenuhan wajib pajak PBB sebaiknya difokuskan pada peningkatan pemahaman pajak masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pajak, diharapkan tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu Barat dapat meningkat secara berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa, pemerintah daerah perlu peningkatan pemenuhan kewajiban pajak bumi dan Bangunan perlu difokuskan pada upaya peningkatan pemahaman pajak masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan pemahaman pajak yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya kewajiban membayar pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sehingga tingkat kepatuhan wajib pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Fatuleu Barat dapat meningkat secara berkelanjutan.

ANALISIS EFISIENSI PENYALURAN AIR PADA SALURAN SEKUNDER DESA WEDEROK DAERAH IRIGASI BENINAIN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daerah Irigasi (DI) Air irigasi wederok terdapat banyak saluran yang retak, yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang melakukan alih fungsi lahan. Penelitian berjudul analisis efisiensi penyaluran air irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang disalurkan pada saluran sekunder, mengetahui nilai efisiensi penyaluran air irigasi disaluran sekunder wederok. Metode penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder, yaitu data skema irigasi serta data primer mengukur debit masuk dan debit keluar sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukan tingkat efisiensi yang diperoleh 46,70%. Hal ini disebabkan karna kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan sampah pada saluran dan pintu saluran sehinga laju aliran semakin lambat.

PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA WADUMADDI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DIDESA WADUMADDI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA Djara R. S)* Ballo A)** Nge S. M)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak jenis tumbuhan obat, organ yang digunakan, cara pengolahan tumbuhan obat yang digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh masyarakat di Desa Wadumaddi Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian deskriptif (eksplorasi) ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan 30 responden yang terdiri dari 13 pengobat tradisional, 2 tokoh masyarakat, dan 15 pasien. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, eksplorasi, identifikasi, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mencatat adanya 34 jenis tumbuhan obat tradisional yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Wadumaddi yaitu Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pendanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, Vernonia amygdalina. Masyarakat Desa Wadumaddi menunjukkan pengetahuan lokal yang kuat dengan memanfaatkan daun (65%) sebagai bagian tumbuhan obat utama dan perebusan (68%) sebagai metode ekstraksi senyawa aktif paling efektif. Terdapat 11 spesies tumbuhan dengan nilai guna tertinggi yang menjadi pilihan utama dalam penggunaan, di mana dokumentasi pengetahuan tradisional ini penting untuk pelestarian budaya sekaligus dasar penelitian ilmiah masa depan. Kata Kunci : Tumbuhan Obat, Pengobatan Tradisional, Pengolahan Tumbuhan Obat, Desa Wadumaddi Keterangan : : *) Peneliti : **) Pembimbing ABSTRACT UTILIZATION OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN WADUMADDI VILLAGE HAWU MEHARA DISTRICT SABU RAIJUA REGENCY Djara, R.S)* Ballo, A.)** Nge, S.T.M.)** This research aims to identify the variety of medicinal plant species, the plant parts used, and the processing methods employed in traditional medicine by the community of Wadumaddi Village, Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency. This descriptive (exploratory) study utilized a purposive sampling technique to select 30 respondents, consisting of 13 traditional healers, 2 community leaders, and 15 patients. Data collection was conducted through observation, structured interviews, exploration, identification, and documentation. The data were then analyzed using a qualitative descriptive approach with a quantitative approach. The results recorded 34 species of traditional medicinal plants utilized by the people of Wadumaddi Village, namely, Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum L, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pandanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, and Vernonia amygdalina. The Wadumaddi Village community demonstrates strong local knowledge, utilizing leaves (65%) as the primary medicinal plant component and boiling (68%) as the most effective method for extracting active compounds. Eleven plant species with the highest utility value are the primary choice for use, and documenting this traditional knowledge is crucial for cultural preservation and the basis for future scientific research. Keywords : Medicinal Plants, Traditional Medicine, Processing Medicinal Plants, Wadumaddi Village. Information : : *) Researcher : **) Mentor

ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Tanaman obat adalah jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat yang digunakan untuk mencegah maupun menyembuhkan berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, bagian-bagian tumbuhan obat yang dimanfaatkan, cara pengelolaan tumbuhan obat dan jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan menggunakan tanaman obat oleh masyarakat Desa Kopidil. Metode penelitian menggunakan metode Survey explorative. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 20 spesies yakni, kemiri, sambiloto, daun ende, mengkudu, pepaya, bawang merah, sirih, pisang, kelor, kapok, bawang putih, jarak merah, binahong, serei, kunyit, pinang, jambu biji, turi, jarak putih, jahe. Organ tumbuhan yang digunakan yaitu pucuk daun, buah, batang, rimpang dan umbi. Penyakit-penyakit yang disembuhkan dengan menggunakan tumbuhan obat yakni perut kembung, malaria, cacar air dan sermpah, menurunkan darah tinggi, bisul, obat lambung, struk dan rematik, bengkak, badan sakit, lidah putih bayi dan panu. Cara pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat di yaitu direbus, ditumbuk/dihaluskan, dikunyah, diperas, diparut, dan digaruk. Kata Kunci: Etnobotani, Tanaman obat, Desa Kopidil. Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT ETHNOBOTARY OD MEDICINAL PLANTS USED BY THE COMMUNITY IN KOPIDIL VILLAGE, KABOLA DISTRICT, ALOR REGENCY Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Medicinal plants are types of plants that have functions and properties as medicines used to prevent and cure various diseases. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants, the parts of medicinal plants that are used, how medicinal plants are managed, and the types of diseases that can be cured using medicinal plants by the people of Kopidil Village. The research method used was exploratory survey. The data analysis technique used qualitative descriptive analysis. Based on the results of the study, 20 spesies of medicinal plants were obtained, namely candlenut, green chirreta, ende leaves, mengkudu, papaya, shallots, betel, bananas, moringa, kapok, garlic, red castor oil plant, binahong, lemongrass, turmeric, areca nut, guava, gala -gala, white castor oil plant, and ginger. The parts of the plants used were the leaf buds, fruit, stems, rhizomes, and tubers. The diseases cured using medicinal plants were flatulence, malaria, chickenpox and measles, high blood pressure, boils, stomach medicine, stroke and rheumatism, swelling, body aches, white tongue in babies, and tinea versicolor. The processing methods used by the community include boiling, pounding/grinding, chewing, squeezing, grating, scraped, and rubbed. Keywords: Ethnobotany, Medicinal plants, Kopidil Village. Information: * Researcher ** Supervisor

ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH Santos, D. A)* Manu, T. S. N)** Meha, A. M)** Salah satu masalah yang terdapat di SMA Negeri 2 Kupang Tengah adalah rendahnya motivasi siswa dalam proses pembelajaran sistem peredaran darah manusia sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media scrapbook materi sistem peredaran darah manusia terhadap motivasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian metode eksperimen dengan rancangan penelitian true eksperimental design. Dengan jumlah populasi sebanyak 53 dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri dari siswa kelas kelas X IPA 1 dan kelas X IPA 2, dimana kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 26 orang dan kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dengan skala sikap Likert,data penelitian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik yaitu uji-t dengan bantuan SPSS, diperoleh nilai thitung sebesar 27, 069 lebih besar dari nilai ttabel 2,006, maka dapat dikatakan H0 diterima dan H1 ditolak. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen memiliki perbedaan pengaruh motivasi belajar siswa. Pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media scrapbook sehinngga sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu adanya hasrat dan keinginan belajar dengan persentase 89,4%. Yang pada saat guru menjelaskan menggunakan media scrapbook di dalam kelas, siswa terlihat tertarik pada media scrapbook dan adanya hasrat dalam proses pembelajaran. Sedangkan pada kelas kontrol peneliti menggunakan buku cetak sehinngga tidak dapat memotivasi siswa dengan baik, hal ini dilihat dari indikator adanya hasrat dan keinginan dalam belajar dengan persentase 62,8%. Hasil presentase kelas kotrol ini menunjukan bahwa motivasi siswa dalam proses pembelajaran menggunakan buku cetak masih sedang dan rendah.Fakta tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pada media scrapbook materi sistem peredaran darah manusia terhadap Motivasi Belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Kata kunci: Media scrapbook, sistem peredaran darah manusia, dan Motivasi Belajar Siswa Keterangan *) = Peneliti **) = Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF THE USE OF SCRAPBOOK LEARNING MEDIA ON STUDENT LEARNING MOTIVATION IN THE MATERIAL OF THE HUMAN CIRCULATORY SYSTEM CLASS XI AT SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH Santos, D. A)* Manu, T. S. N)** Meha, A. M)** One of the problems found in SMA Negeri 2 Kupang Tengah is the low motivation of students in the learning process of the human circulatory system, so the purpose of this study is to determine the influence of scrapbook media of human circulatory system material on the learning motivation of grade XI students at SMA Negeri 2 Kupang Tengah. This research is an experimental method research with a true experimental design research design. With a population of 53 and a sample of two classes consisting of students of class X Science 1 and class X Science 2, where class X Science 1 is a control class with a total of 26 students and class X Science 2 is an experimental class with a total of 27 students. The sampling used is purposive sampling. Data collection using a questionnaire with the Likert attitude scale, the research data was analyzed using a parametric statistical test, namely the t-test with the help of SPSS, a t-value of 27.069 was obtained greater than the ttable value of 2.006, then it can be said that H0 was accepted and H1 was rejected. The results of this study stated that the control class and the experimental class had a different influence on student learning motivation. In the experimental class, the researcher used scrapbook media so that it could increase students' motivation to learn in class. This can be seen in one of the indicators, namely the desire and desire to learn with a percentage of 89.4%. When the teacher explained using scrapbook media in class, students were interested in scrapbook media and there was a passion in the learning process. Meanwhile, in the control class, the researcher used printed books so that they could not motivate students well, this can be seen from the indicator of desire and desire to learn with a percentage of 62.8%. The results of the percentage of this class show that students' motivation in the learning process using printed books is still moderate and low. This fact shows that there is a significant influence on the scrapbook media of human circulatory system material on the Learning Motivation of grade XI students at SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Keywords: Scrapbook media, human circulatory system, and Student Learning Motivation Description = * ) = Researcher **) = Advisor

ANALISIS KADAR ALKOHOL PADA PEMBUATAN WINE DARI NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench ) DENGAN PROSES FERMENTASI

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS KADAR ALKOHOL DAN KADAR GLUKOSA PADA WINE DARI NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench ) MELALUI PROSES FERMENTASI Go, L. D)* Nge, S. T)** Ballo, A)*** Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench ) merupakan hijauan yang termasuk dalam serelia dan juga toleran terhadap kekeringan, genangan air dan dapat bereproduksi pada lahan marginal, serta relatif tahan terhadap gangguan hama atau penyakit. Wine merupakan minuman beralkohol yang biasanya terbuat dari jus anggur yang difermentasi. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan tentang pengolahan batang sorgum selain digunakan sebagai pakan ternak sehingga tidak adanya nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar alkohol dalam wine nira batang sorgum dan juga untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap wine dari nira batang sorgum. Dengan variasi lama fermentasi yang digunakan adalah P1 (10 hari), P2 (15 hari), P3 (20 hari), dan P4 (25 hari). Kadar alkohol tertinggi terdapat pada P4 (28%), kadar alkohol terendah pada P1 (19%). Berdasarkan hasil organoleptik nilai kesukaan tertinggi terhadap rasa, aroma, dan warna terdapat pada P3 dengan rata-rata rasa: 4,05%, aroma: 3,65%, dan warna: 4,0%. Kata Kunci: Kadar alkohol, wine, tanaman sorgum Keterangan * = Penelitian **)= Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF ALCOHOL CONTENT AND GLUCOSE LEVEL IN WINE FROM SORGUM STEM SAP (Sorghum bicolor L. Moench ) THROUGH THE FERMENTATION PROCESS Go, L. D)* Nge, S. T)** Ballo, A)*** Sorghum plants (Sorghum bicolor L. Moench ) are greens that belong to the cereal group and are also tolerant to drought, waterlogging, and can reproduce on marginal land, as well as being relatively resistant to pest or disease disturbances. Wine is an alcoholic beverage that is usually made from fermented grape juice. The main issue in this research is the lack of knowledge about processing sorghum stalks apart from using them as animal feed, leading to no economic value from the plant. The objective of this study is to determine the alcohol content in sorghum stem sap wine, as well as to assess the preference level of panelists for the wine made from sorghum stalk sap. With variations of fermentation time used: P1 (10 days), P2 (15 days), P3 (20 days), and P4 (25 days). The highest alcohol content is found in P4 (28%), while the lowest alcohol content is in P1 (19%). Based on organoleptic results, the highest preference score for taste, aroma, and color is found in P3 with an average taste: 4,05%, aroma: 3,65%, and color: 4,0%. Keywords: Alcohol content, wine, sorghum plants Information * = Researcher **) = Supervis

PEMANFAATAN NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI BAHAN BAKU GULA CAIR

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PEMANFAATAN NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI BAHAN BAKU GULA CAIR Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorgum (Sorghum bicolour L. Moench) merupakan tanaman serealia yang memiliki daya adaptasi yang luas sehingga dapat dikembangkan di lahan kering atau lahan marginal, membutuhkan air yang relatif rendah serta relatif tahan terhadap gangguan hama atau penyakit. Tanaman sorgum mimiliki batang yang menyimpan nira manis. Gula cair merupakan produk yang diperoleh dari proses pengolahan nira setelah melalui proses pemanasan. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan tentang pengolahan batang sorgum yang digunakan sebagai pakan ternak dan pupuk alami sehingga tidak adanya nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar gula reduksi, kadar air, pH dan organoleptik pada gula cair dari nira batang sorgum. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium untuk menganalisis kadar gula reduksi, kadar air, uji pH dan uji organoleptik. Hasil yang diperoleh yaitu nira batang sorgum memiliki kadar gula reduksi =0,56%, kadar air =79,26%, pH=5,48. Gula cair memiliki kadar gula reduksi=2,17%, kadar air=19,86%, pH=5,87. Berdasarkan hasil organoleptik, nilai rata-rata tingkat kesukaan terhadap warna=4,15, aroma=3,55 dan rasa yaitu 3,35. Kata Kunci : Gula cair, nira sorgum, tanaman sorgum, Umalor Keterangan : * = Peneliti **)= Pembimbing ABSTRACT Ultilization of Sorghum Stem Sap (Sorghum bicolor L. Moench) as a Raw Material for Liquid Sugar Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) is a cereal crop with a wide adaptability, allowing it to be cultivated on dry or marginal land. It requires relatively low water input and is relatively resistant to pest and disease disturbances. Sorghum plants have stalks that store sweet sap. Liquid sugar is a product obtained from the processing of sap through a heating process. The main problem addressed in this study is the lack of knowledge regarding the processing of sorghum stalks, which are commonly used only as animal feed and organic fertilizer, resulting in the absence of economic value from this plant. Therefore, this study aimed to determine the reducing sugar content, moisture content, pH, and organoleptic properties of liquid sugar produced from sorghum stalk sap. The method employed was descriptive quantitative research with a laboratory experimental approach to analyze reducing sugar content, moisture content, pH value, and organoleptic characteristics. The results showed that sorghum stalk sap had a reducing sugar content of 0.56%, a moisture content of 79.26%, and a pH of 5.48. The liquid sugar produced had a reducing sugar content of 2.17%, a moisture content of 19.86%, and a pH of 5.87. Based on organoleptic evaluation, the average preference scores were 4.15 for color, 3.55 for aroma, and 3.35 for taste. Keywords: Liquid sugar, sorghum sap, sorghum plant, Umalor Notes: *=Researcher **) = Supervis

PENGARUH KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENGENDALIAN INTERN AKUNTANSI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA KSP KOPDIT SOLIDARITAS ST. MARIA ASSUMPTA KUPANG KOTA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul Pengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Pengendalian Intern Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada KSP Kopdit Solidaritas St.Maria Assumpta Kupang Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapasitas sumber daya mansia, pemanfaatan teknologi informasi dan pengendalian intern akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan.jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang diperoleh melalui kuesioner. Populasi yang digunakan adalah pegawai Kopdit Solidaritas Sta.Maria Assumpta KCU Kupang Kota. Teknik pengambil sampel pada penelitian ini menggunakan jenuh sampling.dengan menggunakan populasi seluruh karyawan dan teknik pengambilan sampel sebanyak 33 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif,uji kualitas data,uji asumsi klasik,analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS 25. Berdasarkan pengolahan data yang sudah dilakukan, maka bahasan hasil analisis peneltian diperoleh sebagai berikut: (1), berdasarkan hasil dari uji t variabel kapasitas sumber daya manusia diperoleh hasil dengan nilai t hitung sebesar 1,787 < t tabel sebesar 2,0422 dengan nilai signifikansi 0,84 > 0,05, maka variabel Kapasitas Sumber Daya Manusia (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Y). (2) berdasarkan uji t variabel pemanfaatan teknologi informasi diperoleh hasil dengan nilai t hitung sebesar 0,434 > t tabel sebesar 2,0422 dengan nilai signifikansi 0,667 > 0,05, maka variabel Pemanfaatan Teknologi Informasi (X2) tidak memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Y).(3)berdasarkan hasil uji t variabel pengendalian intern akuntansi diperoleh hasil uji t hitung sebesar 5,044 > t tabel sebesar 2,0422 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka variabel Pengendalian Intern Akuntansi (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Y).Dengan demikian secara persial hanya pengendaliann intern akuntansi yang yang terbukti mempengaruhi kualitas laporan keuangan sedangkan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi informasi tidak berpenaruh signifikan

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN DI KANTOR SINODE GMIT KOTA KUPANG

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh peran penting sumber daya manusia (SDM) dalam menentukan keberhasilan organisasi. Dalam konteks lembaga keagamaan seperti Kantor Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Kota Kupang, kualitas dan semangat kerja pegawai merupakan faktor utama yang menentukan efektivitas pelayanan dan pelaksanaan administrasi gerejawi. Namun berdasarkan hasil observasi, ditemukan adanya fenomena seperti pegawai yang datang terlambat, pulang sebelum jam kerja berakhir, kurang memiliki tanggung jawab dan motivasi kerja, serta belum optimalnya kondisi lingkungan kerja, seperti ruang kerja yang sempit dan fasilitas yang kurang memadai. Fenomena tersebut menunjukkan adanya indikasi bahwa semangat kerja pegawai masih belum maksimal. Faktor-faktor yang diduga memengaruhi semangat kerja karyawan adalah disiplin kerja dan lingkungan kerja. Disiplin kerja berperan penting dalam menciptakan keteraturan dan tanggung jawab individu terhadap tugas, sedangkan lingkungan kerja yang baik mampu menumbuhkan kenyamanan, motivasi, dan antusiasme dalam bekerja. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap semangat kerja karyawan di Kantor Sinode GMIT Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif asosiatif. Populasi penelitian ini berjumlah 93xv orang karyawan, dan sebanyak 52 orang dijadikan sampel dengan teknik cluster sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer, yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert 1-10. Data kemudian diolah menggunakan program SPSS versi 22 dengan metode analisis regresi linier berganda, serta dilakukan uji t (parsial), uji F (simultan), dan uji koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya pengaruh antara variabel-variabel penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi Disiplin Kerja (X₁) dan Lingkungan Kerja (X₂), sedangkan variabel dependen adalah Semangat Kerja (Y). Indikator variabel disiplin kerja mencakup ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab terhadap pekerjaan, dan kemampuan menjaga kinerja tanpa pengawasan. Indikator lingkungan kerja mencakup pencahayaan, sirkulasi udara, kebersihan, ruang gerak, dan keamanan kerja. Sementara indikator semangat kerja meliputi motivasi bekerja keras, keterlibatan emosional terhadap pekerjaan, serta produktivitas kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, Disiplin Kerja (X₁) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja (Y). Hal ini dibuktikan melalui hasil uji t, di mana diperoleh nilai t hitung sebesar 6,534 lebih besar dari t tabel sebesar 2,009, serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kedisiplinan pegawai, maka semakin tinggi pula semangat kerja mereka. Pegawai yang memiliki disiplin tinggi cenderung memiliki tanggung jawab besar, bekerja tepat waktu, dan berkomitmen terhadap tugas-tugas yang diberikan. Hasil uji t untuk Lingkungan Kerja (X₂) juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja (Y) dengan nilai t hitung sebesar 4,329 >xvi t tabel 2,009 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Hal ini berarti bahwa kondisi lingkungan kerja yang baik-baik dari segi fisik seperti pencahayaan, sirkulasi udara, dan kebersihan, maupun dari segi sosial seperti hubungan antarkaryawan berdampak langsung pada peningkatan semangat kerja karyawan. Hasil uji F (simultan) menunjukkan nilai F hitung sebesar 57,493 lebih besar dari F tabel sebesar 3,18, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa disiplin kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan di Kantor Sinode GMIT Kota Kupang. Dengan kata lain, kedua faktor ini berperan penting dalam meningkatkan semangat kerja pegawai secara kolektif. Adapun hasil uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan nilai R² sebesar 0,712, atau 71,2%. Hal ini berarti bahwa sebesar 71,2% variasi perubahan semangat kerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja, sedangkan 28,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti gaya kepemimpinan, penghargaan, kompensasi, serta motivasi pribadi karyawan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja, baik secara parsial maupun simultan. Disiplin kerja merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan semangat kerja karyawan. Pegawai yang disiplin cenderung lebih fokus, memiliki tanggung jawab, serta menunjukkan komitmen tinggi terhadap tugas yang diberikan. Sementara itu, lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung menciptakan kondisixvii Penelitian ini memiliki implikasi baik secara teoritis maupun praktis. Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkuat teori manajemen sumber daya manusia yang dikemukakan oleh Hasibuan (2019) dan Sedarmayanti (2017), yang menyatakan bahwa disiplin kerja dan lingkungan kerja merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi semangat kerja dan produktivitas karyawan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi Kantor Sinode GMIT Kota Kupang untuk memperkuat sistem kedisiplinan yang konsisten, memperbaiki fasilitas kerja agar lebih nyaman, meningkatkan pengawasan kerja, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan mendukung kolaborasi antarpegawai. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan dan administrasi di Kantor Sinode GMIT tidak hanya ditentukan oleh kemampuan spiritual dan teknis, tetapi juga oleh kualitas manajemen sumber daya manusia yang disiplin, bersemangat, dan bekerja dalam lingkungan yang kondusif. Upaya peningkatan disiplin kerja dan pembenahan lingkungan kerja akan menjadi strategi efektif dalam membangun semangat kerja yang tinggi di kalangan karyawan, sehingga mendukung tercapainya tujuan pelayanan gerejawi yang profesional dan berintegritas.

ANALISIS EFISIENSI PENYALURAN AIR PADA SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI DULURASA KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daerah Irigasi (DI) Air irigasi Dulurasa terdapat banyak saluran yang retak, yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang melakukan alih fungsi lahan. Penelitian berjudul analisis efisiensi penyaluran air irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang disalurkan pada saluran sekunder, mengetahui nilai efisiensi penyaluran air irigasi disaluran sekunder Daerah Irigasi Dulurasa. Metode penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder, yaitu data irigasi sekunder debit masuk dan debit keluar sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukan tingkat kehilangan air sebesar 4,128(/) Sedangkan efisiensi yang diperoleh 90,53%. Hal ini disebabkan karna kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan sampah pada saluran dan pintu saluran sehinga laju aliran semakin lambat

ANALISIS PERAN BUMDES DALAM MENGEMBANGKAN DAN MEMANFAATKAN POTENSI DESA OESENA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) dalam mengembangkan dan memanfaatkan potensi Desa sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa. BUMdes sebagai lembaga Ekonomi Desa memiliki posisi strategis dalam mengelola sumber daya lokal secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada satu Badan usaha milik Desa (BUMdes) yakni pada BUMdes Desa Oesena, Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian bertujuan bahwa BUMdes belum berperan aktif dalam mengelola potensi Desa, seperti sektor pertanian, peternakan dan jasa. Meskipun belum sepenuhnya optimal. Faktor pendukung keberhasilan BUMdes antara lain adalah dukungan pemerintah Desa dan partisipasi masyarakat, sedangkan faktor penghambat mencangkup keterbatasan SDM, pemodalan, serta tata kelola yang belum profesional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimal peran BUMdes memerlukan peningkatan kapasitas pengelola, penguatan regulasi, serta sinergi antara pemangku kepentingan. Dengan demikian, BUMdes dapat menjadi pilar utama pembangunan Ekonomi Desa yang berkelanjutan

PENGARUH LIKUIDITAS DAN LEVERAGE TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT TELKOM INDONESIA (PERSERO),Tbk.

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Pengaruh Likuiditas dan Leverage Terhadap Profitabilitas paa PT Telkom Indonesia. Likuditas dan Leverage merupakan rasio keuangan yang penting dalam menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya serta struktur pendanaan yang digunakan untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan. Tingkat likuiditas dan leverage yang tidak dikelola dengan kinerja keuangam, khususnya profitabilitas perusahaan. Profitabilitas yang merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan. Tingakt profitabilitas yang tinggi menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan operasionalnya. Namun, profitabilitas suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor keuangan, diantaranya adalah likuiditas dan leverage. Likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi jangka pendeknya. Perusahaan dengan tingkat likuiditas yang angat rendah beresiko mengalami kesulitan keuangan, sedangkan likuiditas yang sangat tinggi dapat mengindikasikan penggunaan aset yang sabgat efisien. Tingkay leverage yang tinggi dapat meningkatkan resiko keuangan, namun juga berpotensi meningkatkan profitabilitas jika dana tersebut digunakan secara produktif . Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas PT. Telkom Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh leverage terhadap profitabilitas. Likuiditas diukur dengan menggunakan rumus current ratio dan quick ratio, leverage diukur dengan menggunakan debt to equity ratio dan debt to asset ratio , sedangkan profitabilitas diukur dengan menggunakan rumus return on assets dan return on equity . Sedangkan leverage menunjukkan peran penggunaan utang dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Telkom Indonesia, Tbk sejak terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1995. Peneliti menentukan sendiri sampel yang digunakan dengan alasan dan pertimbangan tertentu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah PT. Telkom Indonesia, Tbk periode 2020-2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumentasi. Metode pengumpulan data dengan teknik dokumentasi yang peneliti gunakan berasal dari laporan keuangan dan laporan laba rugi, laporan keuangan neraca dan laporan arus kas tahunan perusahaan Telkom yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia ( BEI) periode 2020-2024. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara likuiditas dan leverage terhadap profitabilitas, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang digunakan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial Likuiditas (X1) tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas (Y), dan Leverage (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Sedangkan secara simultan atau secara bersama-sama Likuiditas (X1) dan Leverage (X2) berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (Y) Pada PT Telkom Indonesia, Tbk. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh likuiditas (X1) dan Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y) dengan nilai konstanta α sebesar 25,968 sedangkan koefisien b1 = - 0,176, b2= 0,206. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Likuiditas (X1), Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y) adalah sebagai berikut: Y = 25,968 + -0,176 X1 + 0,206 X2 + e. Selain itu hasil uji t untuk hipotesis pertama yaitu Likuiditas (X1), nilai thitung dan ttabel sebesar -2,745 < 2,262 dengan nilai sig 0,029 > 0,05. Maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu artinya secara parsial Likuiditas (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis pertama yaitu Likuiditas tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas. Hipotesis kedua Leverage (X2), nilai thitung dan ttabel sebesar 7,799 > 2,262 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa secara parsial Leverage (X2) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis kedua yaitu Leverage berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas. Untuk pengujian uji F ditetapkan, Fhiumg sebesar 44,344 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka Ho ditolak dan ha diterima, artinya bahwa Likuiditas (X1) dan Leverage (X2) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Dan Terakhir berdasarkan perolehan uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui bahwa besarnya koefisien determinasi R2 0,906 atau 90,6%. Hal ini menunjukan bahwa besarnya pengaruh Likuididtas (X1) dan Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y) adalah 90,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diketahui dalam penelitian ini

PENDIDIKAN DALAM TRADISI YAHUDI "Tafsir Historis-Kritis Terhadap Ulangan 11:18-21 dan Relevansinya Bagi Pendidikan Iman Taruna di Jemaat GMIT Kota Kupang, Klasis Kota Kupang"

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan Iman Taruna di Jemaat GMIT Kota Kupang kurang terstruktur dan kontekstual. Hal ini dikarenakan pendidikan Iman Taruna yang bersifat monoton, kurang partisipatif dan tidak tersedianya bahan ajar. Oleh karena itu, fokus utama penelitian ini adalah menggali dan merumuskan prinsip pedagogi iman taruna dalam teks Ulangan 11:18-21. Penelitian ini berangkat dari tradisi Deuteronomis yang menegaskan akan pentingnya internalisasi firman, transmisi iman antar generasi, totalitas hidup, kesaksian di ruang publik dan ketaatan kepada Allah. Dengan ini, dapat menghubungkan antara dimensi teologis teks dengan praktik pendidikan iman Taruna di Jemaat GMIT Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif-kualitatif dengan studi pustaka dan analisis Alkitab, serta menghubungkannya dengan strategi pedagogi iman. Temuan utama dari penulisan ini adalah dalam teks Ulangan 11:18-21 ditemukannya lima prinsip penting dalam strategi pedagogi yang kuat dan dapat digunakan sebagai model pendidikan Iman Taruna yang partisipatif, reflektif, kontekstual dan transformatif. Penelitian ini menegaskan kebaruan pada pengembangan pendekatan pedagogis-praktis, yakni menerjemahkan teologis dalam teks Ulangan 11:18-21 ke dalam strategi pedagogis pendidikan Iman Taruna yang kontekstual, partisipatif dan aplikatif. Oleh karena itu, sangat diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi teologis dan pedagogis bagi pengembangan pendidikan iman Taruna di Jemaat Kota Kupang.

i ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN GMIT DIASPORA DANAU INA OESAPA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui informasi pengelolaan keuangan pada GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa dan informasi mengenai arus uang yang kelola oleh bendahara gereja. Pengelolaan keuangan pada GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa saat ini belum memiliki sismtem laporan keuangan yang relevan, penelitian ini bertujuan untuk membantu bendahara gereja dalam mengelola data keuangan agar lebih teratur dan terperinci sehingga pengelolaaan keuangan lebih akurat. Dalam penelitian ini teknik analisis yang digunakan dalah menggunakan pendekatan kualitatif. Pada analisis pendahuluan akan dilakukan analisis deskriptif. Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata.analisis statistik deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai distribusi dan perilaku data sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan keuangan Gereja merupakan bagian penting dalam mencapai tujuan dan target dari gereja sebagai bentuk pertanggungjawaban Gereja kepada para jemaat atau pihak-pihak eksternal, laporan keuangan Gereja menjadi sumber informasi dan alat bantu untuk pengambilan keputusan. Dengan demikian kualitas laporan keuangan akan menjamin perencanaan dan pengelolaan keuangan Gereja hingga mencapai tujuan

ANALISIS TINGKAT KEEFEKTIVITASAN DANA BANTUAN OPERASIONAL PENDIDIKAN PADA ANAK USIA DINI (Studi Empiris: Paud Omega, Desa Tarung Majaga, Kecamaatan Katikutana Selatan,Kabupaten Sumba Tengah)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) merupakan program pendanaan dari pemerintah yang ditujukan untuk men- dukung keberlangsungan, pemerataan, dan peningkatan kualitas layanan PAUD. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih ditemukannya keterlambatan pencairan dana, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta tantangan dalam pemanfaatan dana secara optimal pada PAUD Omega di Desa Tarung Majaga, Kecamatan Katikutana Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keefektivitasan pengel- olaan dana BOP dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, yang mencakup ketepatan waktu penerimaan dana, penggunaan dana untuk operasional PAUD, dampak dana terhadap proses pembelajaran, serta kontribusinya bagi keberlan jutan lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Data dikumpulka n melalui wawancara terstruktur, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, pendidik, dan orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOP di PAUD Omega telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, ketersediaan alat peraga edukatif, serta pemenuhan sarana pendukung kesehatan dan xvi kebersihan anak. Dana BOP juga membantu meningkatkan akses anak ke layanan PAUD dan meringankan beban biaya pendidikan orang tua. Namun demikian, efek- tivitas pengelolaan dana belum optimal karena pencairan dana sering terlambat, pros- es administrasi berlapis, serta kendala sinkronisasi data pada Dapodik yang meng- hambat realisasi anggaran tepat waktu. Keterbatasan jumlah dana juga menyebabkan beberapa kebutuhan operasional belum dapat terpenuhi secara menyeluruh. Secara keseluruhan, dana BOP berkontribusi signifikan terhadap keberlangsun gan penyelenggaraan pendidikan di PAUD Omega, tetapi diperlukan perbaikan sis- tem pencairan, penguatan administrasi, serta peningkatan kapasitas pengelola untuk memastikan pemanfaatan dana lebih efektif dan tepat sasaran

PENERAPAN METODE PERSEDIAAN DALAM PERENCANAAN PAJAK PADA TOKO HIMALAYA INDAH

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pajak merupakan beban utama bagi perusahaan, terutama bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang berfokus pada optimalisasi laba. Perencanaan pajak menjadi strategi penting untuk meminimalkan kewajiban perpajakan secara sah, salah satunya melalui pemilihan metode penilaian persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan metode First In, First Out (FIFO) dan metode Average terhadap beban pajak dan efisiensi keuangan pada Toko Himalaya Indah, sebuah UKM di Kupang yang bergerak di bidang perdagangan pakan ternak. Penelitian menggunakan pendekatan Analisis deskriptif dengan analisis kuantitatif berdasarkan data dokumentasi kartu persediaan tahun 2024 untuk tiga jenis barang dagang dengan fluktuasi harga. Perhitungan dilakukan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku, khususnya Undang-Undang PPh Nomor 36 Tahun 2008 Pasal 10 ayat 6, yang memperbolehkan penggunaan kedua metode tersebut. Penelitian ini mengkaji penerapan metode penilaian persediaan sebagai strategi perencanaan pajak (tax planning) pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dengan studi kasus pada Toko Himalaya Indah. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kebutuhan UKM untuk mengoptimalkan laba dengan meminimalkan beban pajak secara sah. Pemilihan metode penilaian persediaan, yang diatur dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan (FIFO dan Average), secara langsung memengaruhi Harga Pokok Penjualan (HPP), laba kena pajak, dan PPh terutang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan metode FIFO dan Average terhadap beban pajak dan efisiensi keuangan di Toko Himalaya Indah, serta menentukan metode mana yang lebih efektif untuk optimalisasi perencanaan pajak.xi Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, menggunakan data sekunder berupa kartu persediaan Toko Himalaya Indah tahun 2024. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria barang dagang yang harganya fluktuatif. Analisis data dilakukan dengan menghitung HPP, laba, dan beban pajak PPh menggunakan kedua metode (FIFO dan Average) untuk diperbandingkan. Hasil analisis ini digunakan untuk membandingkan dampak kedua metode terhadap efisiensi beban pajak, sehingga dapat memberikan rekomendasi metode yang paling optimal bagi Toko Himalaya Indah. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode FIFO menghasilkan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang lebih rendah (Rp1.592.870.000) dibandingkan metode Average (Rp1.595.446.389), sehingga menghasilkan laba kotor yang lebih tinggi (Rp70.955.000 vs Rp 68.378.611). Namun, laba yang lebih besar ini berdampak langsung pada kewajiban pajak yang lebih tinggi. Dengan mempertimbangkan PTKP untuk wajib pajak orang pribadi menikah dengan dua anak (Rp67.500.000), metode FIFO menghasilkan pajak terutang sebesar Rp172.750, sedangkan metode Average hanya Rp43.931 menghasilkan penghematan pajak sebesar Rp128.819. Meskipun laba bersih dengan metode FIFO lebih tinggi, efisiensi perpajakan dan manajemen arus kas jangka panjang lebih unggul dengan metode Average. Selain itu, metode Average lebih sederhana dalam penerapan dan pencatatan, sangat sesuai untuk UKM dengan sumber daya akuntansi terbatas. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa meskipun metode FIFO memberikan gambaran kinerja keuangan yang lebih baik, metode Average lebih efektif dalam perencanaan pajak karena mampu secara legal mengurangi beban pajak, meningkatkan likuiditas, dan mendukung keberlanjutan usaha. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis pada teori aliran biaya dan perencanaan pajak dalam konteks UKM, serta implikasi praktis bagi pelakuxii usaha, konsultan pajak, dan pelatih UMKM dalam memilih metode akuntansi yang strategis. Penelitian ini juga mengisi celah literatur dengan memberikan bukti empiris kontekstual mengenai strategi perencanaan pajak berbasis persediaan di kalangan UKM di wilayah Indonesia timur.