2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian imi berjudul Pengaruh Harga Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan
Pelanggan Pada Jasa Travel Malaka-Kupang. Rumusan masalah yang akan di
bahas dalam penelitian ini adalah Pengaruh harga dan fasilitas terhadap kepuasan
pelanggan pada jasa travel Malaka-Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk
mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan jasa travel Malaka-
Kupang dan Untuk mengetahui pengaruh fasilitas terhadap kepuasan pelanggan
jasa travel Malaka-Kupang
Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat
kabupaten malaka yang pernah menggunakan jasa travel Malaka-Kupang.
Kemudian karna populasi tidak dikatahui maka penetual sampel mengunakan
rumus rao purba menghasilkan 96 orang responden masyarakat kabupaten malaka.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah mengunakan kuesioner
yang di sebarkan langsung kepda pelanggan sedangkan teknis analisis data
mengunakan analisi regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f),
dan koefisien determinasi (R2)
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel harga diatas, nilai
setiap indikator 78,6 – 81,8 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu
404,1, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 80,82 berada dalam
kategori tinggi.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap
indikator 80,5 – 85,7 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 412, dan
nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,4 berada dalam kategori tinggi.
Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap
indikator 77,7 – 85,4 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 411,6,
dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,32 berada dalam kategori
tinggi.
Berdasarkan hasil persamaan regresi linier barganda Y 9.141 + 0,486 X1
+ 0,303 X2 dikatahui Nilai konstanta sebesar 9.141, Koefisien regresi (b1) sebesar
0,486 artinya jika Harga (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan,maka
kepuasan Pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,486. Hal ini menjelaskan
Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan travel
mandiri expres akan semakin tinggi. Koefisien regresi (b2) sebesar 0,303 artinya
jika Fasilitas (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kepuasan
pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,303 satuan. Hal ini menjelaskan
Fasilitas Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan
travel mandiri expres akan semakin tinggi.
Implikasi Terapan:Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti
dapat mengemukakan beberapa hal penting sebagai berikut : Bagi Travel Malaka
Kupang Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan oleh peneliti
menunjukkan bahwa harga dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan pelanggan travel malaka kupang, oleh karena itu, variabel tersebut dapat
dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis
oleh jasa travel, khususnya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan melalui
pendekatan yang sesuai dengan harga dan fasilitas. Bagi Penelitian Selanjutnya.
Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan agar
dapat menambahkan variabel lain selain harga dan fasilitas serta menggunakan
metode penelitian yang lebih beragam, sehingga dapat memberikan pemahaman
yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan
pelanggan, khususnya pada jasa travel malaka-kupang
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
xi
ABSTRAK
ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA
TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH
(Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024)
Nama : Ralf Firsto Leonard Hayer
Nim : 21190176
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Akuntansi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PMK 168 tahun
2023 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa
Tenggara Timur Tahun Anggaran 2024. Sampel penelitian ini adalah Bukti Potong
Pegawai yang tidak mengalami peindahan jabatan tahun 2023-2024; Bukti Potong
Pegawai tidak mengalami kenaikan/penurunan tunjangan kinerja tahun 2023-
2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami kenaikan pangkat pada tahun
2023-2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami perubahan status
perpajakan/PTKP tahun 2023-2024. Data yang digunakan merupakan data
sekunder yang diperoleh dari Kantor wilayah kementerian Hukum dan Ham NTT.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,
melalui teknik pengumpulan data berupa dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMK 168 memberikan
dampak positif terhadap efisiensi administrasi pemotongan PPh Pasal 21 di Kantor
Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT. Beban kerja bendahara menjadi
lebih ringan, potensi kesalahan perhitungan dapat diminimalkan, serta
memberikan kepastian bagi pegawai mengenai besarnya pajak yang dipotong
setiap bulan. Dengan demikian, penerapan PMK 168 terbukti mendukung tujuan
reformasi peajakan, yaitu menciptakan sistem pemotongan PPh Pasal 21 yang
lebih sederhana, transparan, dan efektif pada instansi pemerintah.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan wajib pajak dalam membayar
pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu barat, Kabupaten kupang. Pajak
bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber penting pendapatan Asli
Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan
publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat kepatuhan masyarakat dalam
membayar PBB sangat menetukan keberhasilan pemerintah daerah dalam
mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang mendasari penelitian ini
adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan
Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib pajak yang belum
melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target penerimaan pajak
belum tercapai secara optimal. Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan
wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu
barat, Kabupaten kupang. Pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber
penting pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai
pembangunan dan pelayanan publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat
kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB sangat menetukan keberhasilan
pemerintah daerah dalam mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang
mendasari penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak
PBB di Kecamatan Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib
pajak yang belum melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target
penerimaan pajak belum tercapai secara optimal.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
survei melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak PBB di lima desa di
Kecamatan Fatuleu Barat, yaitu Desa Nuataus, Poto, Kalali, Naitae, dan Tuakau..
Kuesioner disusun berdasarkan indikator-indikator yang mewakili masing-masing
variabel penelitian dan diukur menggunakan skala Likert. Data yang terkumpul
kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda linier dengan bantuan
program IBM SPSS versi 24. Sebelum dilakukan analisis regresi, data penelitian
terlebih dahulu diuji melalui uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan
bahwa instrumen penelitian layak digunakan. Selanjutnya dilakukan uji asumsi
klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji
heteroskedastisitas. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data penelitian
memenuhi persyaratan untuk dilakukan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dari kelima variabel independen yang
diuji, hanya variabel pemahaman pajak yang berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepatuhan wajib pajak, Sedangkan Variabel Transparansi penggunaan
dana pajak tidak berpengaruh signifikah terhadap kepatuhan wajip pajak, Variabel
persepsi negatif terhadap pemerintah tidak berpengaruh signifkan terhadap
kepatuhan wajib pajak, variabel sistem administrasi pajak, juga tidak berpengaruh
signifikan terhadapa kepatuhan wajib pajak, dan variabel penghasilan yang rendah
juga tidak berperngaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor utama yang
mempengaruhi kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan (PBB) di kecamatan
fatuleu barat adalah pemahaman pajak. Sedangakan faktor transparansi
penggunaan dana pajak, persepsi negatif terhadap pemerintah, sistem administrasi
pajak, dan penghasilan yabg rendah tidak menunjukan pengaruh signifikan secara
statistik dalam penelitian in. Penelitian ini memberikan kesan bahwa upaya
peningkatan pemenuhan wajib pajak PBB sebaiknya difokuskan pada peningkatan
pemahaman pajak masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, dan pendampingan
yang berkelanjutan. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai
pajak, diharapkan tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu
Barat dapat meningkat secara berkelanjutan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa, pemerintah daerah perlu peningkatan
pemenuhan kewajiban pajak bumi dan Bangunan perlu difokuskan pada upaya
peningkatan pemahaman pajak masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi,
dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan pemahaman
pajak yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya
kewajiban membayar pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sehingga tingkat
kepatuhan wajib pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Fatuleu Barat
dapat meningkat secara berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daerah Irigasi (DI) Air irigasi wederok terdapat banyak saluran yang retak,
yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang melakukan alih
fungsi lahan. Penelitian berjudul analisis efisiensi penyaluran air irigasi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang disalurkan pada saluran
sekunder, mengetahui nilai efisiensi penyaluran air irigasi disaluran sekunder
wederok. Metode penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder, yaitu
data skema irigasi serta data primer mengukur debit masuk dan debit keluar
sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukan tingkat efisiensi yang diperoleh
46,70%. Hal ini disebabkan karna kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan
sampah pada saluran dan pintu saluran sehinga laju aliran semakin lambat.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DIDESA WADUMADDI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA Djara R. S)* Ballo A)** Nge S. M)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak jenis tumbuhan obat, organ yang digunakan, cara pengolahan tumbuhan obat yang digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh masyarakat di Desa Wadumaddi Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian deskriptif (eksplorasi) ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan 30 responden yang terdiri dari 13 pengobat tradisional, 2 tokoh masyarakat, dan 15 pasien. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, eksplorasi, identifikasi, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mencatat adanya 34 jenis tumbuhan obat tradisional yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Wadumaddi yaitu Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pendanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, Vernonia amygdalina. Masyarakat Desa Wadumaddi menunjukkan pengetahuan lokal yang kuat dengan memanfaatkan daun (65%) sebagai bagian tumbuhan obat utama dan perebusan (68%) sebagai metode ekstraksi senyawa aktif paling efektif. Terdapat 11 spesies tumbuhan dengan nilai guna tertinggi yang menjadi pilihan utama dalam penggunaan, di mana dokumentasi pengetahuan tradisional ini penting untuk pelestarian budaya sekaligus dasar penelitian ilmiah masa depan. Kata Kunci : Tumbuhan Obat, Pengobatan Tradisional, Pengolahan Tumbuhan Obat, Desa Wadumaddi Keterangan : : *) Peneliti : **) Pembimbing ABSTRACT UTILIZATION OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN WADUMADDI VILLAGE HAWU MEHARA DISTRICT SABU RAIJUA REGENCY Djara, R.S)* Ballo, A.)** Nge, S.T.M.)** This research aims to identify the variety of medicinal plant species, the plant parts used, and the processing methods employed in traditional medicine by the community of Wadumaddi Village, Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency. This descriptive (exploratory) study utilized a purposive sampling technique to select 30 respondents, consisting of 13 traditional healers, 2 community leaders, and 15 patients. Data collection was conducted through observation, structured interviews, exploration, identification, and documentation. The data were then analyzed using a qualitative descriptive approach with a quantitative approach. The results recorded 34 species of traditional medicinal plants utilized by the people of Wadumaddi Village, namely, Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum L, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pandanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, and Vernonia amygdalina. The Wadumaddi Village community demonstrates strong local knowledge, utilizing leaves (65%) as the primary medicinal plant component and boiling (68%) as the most effective method for extracting active compounds. Eleven plant species with the highest utility value are the primary choice for use, and documenting this traditional knowledge is crucial for cultural preservation and the basis for future scientific research. Keywords : Medicinal Plants, Traditional Medicine, Processing Medicinal Plants, Wadumaddi Village. Information : : *) Researcher : **) Mentor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Tanaman obat adalah jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat yang digunakan untuk mencegah maupun menyembuhkan berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, bagian-bagian tumbuhan obat yang dimanfaatkan, cara pengelolaan tumbuhan obat dan jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan menggunakan tanaman obat oleh masyarakat Desa Kopidil. Metode penelitian menggunakan metode Survey explorative. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 20 spesies yakni, kemiri, sambiloto, daun ende, mengkudu, pepaya, bawang merah, sirih, pisang, kelor, kapok, bawang putih, jarak merah, binahong, serei, kunyit, pinang, jambu biji, turi, jarak putih, jahe. Organ tumbuhan yang digunakan yaitu pucuk daun, buah, batang, rimpang dan umbi. Penyakit-penyakit yang disembuhkan dengan menggunakan tumbuhan obat yakni perut kembung, malaria, cacar air dan sermpah, menurunkan darah tinggi, bisul, obat lambung, struk dan rematik, bengkak, badan sakit, lidah putih bayi dan panu. Cara pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat di yaitu direbus, ditumbuk/dihaluskan, dikunyah, diperas, diparut, dan digaruk. Kata Kunci: Etnobotani, Tanaman obat, Desa Kopidil. Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT ETHNOBOTARY OD MEDICINAL PLANTS USED BY THE COMMUNITY IN KOPIDIL VILLAGE, KABOLA DISTRICT, ALOR REGENCY Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Medicinal plants are types of plants that have functions and properties as medicines used to prevent and cure various diseases. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants, the parts of medicinal plants that are used, how medicinal plants are managed, and the types of diseases that can be cured using medicinal plants by the people of Kopidil Village. The research method used was exploratory survey. The data analysis technique used qualitative descriptive analysis. Based on the results of the study, 20 spesies of medicinal plants were obtained, namely candlenut, green chirreta, ende leaves, mengkudu, papaya, shallots, betel, bananas, moringa, kapok, garlic, red castor oil plant, binahong, lemongrass, turmeric, areca nut, guava, gala -gala, white castor oil plant, and ginger. The parts of the plants used were the leaf buds, fruit, stems, rhizomes, and tubers. The diseases cured using medicinal plants were flatulence, malaria, chickenpox and measles, high blood pressure, boils, stomach medicine, stroke and rheumatism, swelling, body aches, white tongue in babies, and tinea versicolor. The processing methods used by the community include boiling, pounding/grinding, chewing, squeezing, grating, scraped, and rubbed. Keywords: Ethnobotany, Medicinal plants, Kopidil Village. Information: * Researcher ** Supervisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH Santos, D. A)* Manu, T. S. N)** Meha, A. M)** Salah satu masalah yang terdapat di SMA Negeri 2 Kupang Tengah adalah rendahnya motivasi siswa dalam proses pembelajaran sistem peredaran darah manusia sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media scrapbook materi sistem peredaran darah manusia terhadap motivasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian metode eksperimen dengan rancangan penelitian true eksperimental design. Dengan jumlah populasi sebanyak 53 dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri dari siswa kelas kelas X IPA 1 dan kelas X IPA 2, dimana kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 26 orang dan kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dengan skala sikap Likert,data penelitian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik yaitu uji-t dengan bantuan SPSS, diperoleh nilai thitung sebesar 27, 069 lebih besar dari nilai ttabel 2,006, maka dapat dikatakan H0 diterima dan H1 ditolak. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen memiliki perbedaan pengaruh motivasi belajar siswa. Pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media scrapbook sehinngga sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu adanya hasrat dan keinginan belajar dengan persentase 89,4%. Yang pada saat guru menjelaskan menggunakan media scrapbook di dalam kelas, siswa terlihat tertarik pada media scrapbook dan adanya hasrat dalam proses pembelajaran. Sedangkan pada kelas kontrol peneliti menggunakan buku cetak sehinngga tidak dapat memotivasi siswa dengan baik, hal ini dilihat dari indikator adanya hasrat dan keinginan dalam belajar dengan persentase 62,8%. Hasil presentase kelas kotrol ini menunjukan bahwa motivasi siswa dalam proses pembelajaran menggunakan buku cetak masih sedang dan rendah.Fakta tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pada media scrapbook materi sistem peredaran darah manusia terhadap Motivasi Belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Kata kunci: Media scrapbook, sistem peredaran darah manusia, dan Motivasi Belajar Siswa Keterangan *) = Peneliti **) = Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF THE USE OF SCRAPBOOK LEARNING MEDIA ON STUDENT LEARNING MOTIVATION IN THE MATERIAL OF THE HUMAN CIRCULATORY SYSTEM CLASS XI AT SMA NEGERI 2 KUPANG TENGAH Santos, D. A)* Manu, T. S. N)** Meha, A. M)** One of the problems found in SMA Negeri 2 Kupang Tengah is the low motivation of students in the learning process of the human circulatory system, so the purpose of this study is to determine the influence of scrapbook media of human circulatory system material on the learning motivation of grade XI students at SMA Negeri 2 Kupang Tengah. This research is an experimental method research with a true experimental design research design. With a population of 53 and a sample of two classes consisting of students of class X Science 1 and class X Science 2, where class X Science 1 is a control class with a total of 26 students and class X Science 2 is an experimental class with a total of 27 students. The sampling used is purposive sampling. Data collection using a questionnaire with the Likert attitude scale, the research data was analyzed using a parametric statistical test, namely the t-test with the help of SPSS, a t-value of 27.069 was obtained greater than the ttable value of 2.006, then it can be said that H0 was accepted and H1 was rejected. The results of this study stated that the control class and the experimental class had a different influence on student learning motivation. In the experimental class, the researcher used scrapbook media so that it could increase students' motivation to learn in class. This can be seen in one of the indicators, namely the desire and desire to learn with a percentage of 89.4%. When the teacher explained using scrapbook media in class, students were interested in scrapbook media and there was a passion in the learning process. Meanwhile, in the control class, the researcher used printed books so that they could not motivate students well, this can be seen from the indicator of desire and desire to learn with a percentage of 62.8%. The results of the percentage of this class show that students' motivation in the learning process using printed books is still moderate and low. This fact shows that there is a significant influence on the scrapbook media of human circulatory system material on the Learning Motivation of grade XI students at SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Keywords: Scrapbook media, human circulatory system, and Student Learning Motivation Description = * ) = Researcher **) = Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KADAR ALKOHOL DAN KADAR GLUKOSA PADA WINE DARI NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench ) MELALUI PROSES FERMENTASI Go, L. D)* Nge, S. T)** Ballo, A)*** Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench ) merupakan hijauan yang termasuk dalam serelia dan juga toleran terhadap kekeringan, genangan air dan dapat bereproduksi pada lahan marginal, serta relatif tahan terhadap gangguan hama atau penyakit. Wine merupakan minuman beralkohol yang biasanya terbuat dari jus anggur yang difermentasi. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan tentang pengolahan batang sorgum selain digunakan sebagai pakan ternak sehingga tidak adanya nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar alkohol dalam wine nira batang sorgum dan juga untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap wine dari nira batang sorgum. Dengan variasi lama fermentasi yang digunakan adalah P1 (10 hari), P2 (15 hari), P3 (20 hari), dan P4 (25 hari). Kadar alkohol tertinggi terdapat pada P4 (28%), kadar alkohol terendah pada P1 (19%). Berdasarkan hasil organoleptik nilai kesukaan tertinggi terhadap rasa, aroma, dan warna terdapat pada P3 dengan rata-rata rasa: 4,05%, aroma: 3,65%, dan warna: 4,0%. Kata Kunci: Kadar alkohol, wine, tanaman sorgum Keterangan * = Penelitian **)= Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF ALCOHOL CONTENT AND GLUCOSE LEVEL IN WINE FROM SORGUM STEM SAP (Sorghum bicolor L. Moench ) THROUGH THE FERMENTATION PROCESS Go, L. D)* Nge, S. T)** Ballo, A)*** Sorghum plants (Sorghum bicolor L. Moench ) are greens that belong to the cereal group and are also tolerant to drought, waterlogging, and can reproduce on marginal land, as well as being relatively resistant to pest or disease disturbances. Wine is an alcoholic beverage that is usually made from fermented grape juice. The main issue in this research is the lack of knowledge about processing sorghum stalks apart from using them as animal feed, leading to no economic value from the plant. The objective of this study is to determine the alcohol content in sorghum stem sap wine, as well as to assess the preference level of panelists for the wine made from sorghum stalk sap. With variations of fermentation time used: P1 (10 days), P2 (15 days), P3 (20 days), and P4 (25 days). The highest alcohol content is found in P4 (28%), while the lowest alcohol content is in P1 (19%). Based on organoleptic results, the highest preference score for taste, aroma, and color is found in P3 with an average taste: 4,05%, aroma: 3,65%, and color: 4,0%. Keywords: Alcohol content, wine, sorghum plants Information * = Researcher **) = Supervis
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PEMANFAATAN NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI BAHAN BAKU GULA CAIR Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorgum (Sorghum bicolour L. Moench) merupakan tanaman serealia yang memiliki daya adaptasi yang luas sehingga dapat dikembangkan di lahan kering atau lahan marginal, membutuhkan air yang relatif rendah serta relatif tahan terhadap gangguan hama atau penyakit. Tanaman sorgum mimiliki batang yang menyimpan nira manis. Gula cair merupakan produk yang diperoleh dari proses pengolahan nira setelah melalui proses pemanasan. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan tentang pengolahan batang sorgum yang digunakan sebagai pakan ternak dan pupuk alami sehingga tidak adanya nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar gula reduksi, kadar air, pH dan organoleptik pada gula cair dari nira batang sorgum. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium untuk menganalisis kadar gula reduksi, kadar air, uji pH dan uji organoleptik. Hasil yang diperoleh yaitu nira batang sorgum memiliki kadar gula reduksi =0,56%, kadar air =79,26%, pH=5,48. Gula cair memiliki kadar gula reduksi=2,17%, kadar air=19,86%, pH=5,87. Berdasarkan hasil organoleptik, nilai rata-rata tingkat kesukaan terhadap warna=4,15, aroma=3,55 dan rasa yaitu 3,35. Kata Kunci : Gula cair, nira sorgum, tanaman sorgum, Umalor Keterangan : * = Peneliti **)= Pembimbing ABSTRACT Ultilization of Sorghum Stem Sap (Sorghum bicolor L. Moench) as a Raw Material for Liquid Sugar Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) is a cereal crop with a wide adaptability, allowing it to be cultivated on dry or marginal land. It requires relatively low water input and is relatively resistant to pest and disease disturbances. Sorghum plants have stalks that store sweet sap. Liquid sugar is a product obtained from the processing of sap through a heating process. The main problem addressed in this study is the lack of knowledge regarding the processing of sorghum stalks, which are commonly used only as animal feed and organic fertilizer, resulting in the absence of economic value from this plant. Therefore, this study aimed to determine the reducing sugar content, moisture content, pH, and organoleptic properties of liquid sugar produced from sorghum stalk sap. The method employed was descriptive quantitative research with a laboratory experimental approach to analyze reducing sugar content, moisture content, pH value, and organoleptic characteristics. The results showed that sorghum stalk sap had a reducing sugar content of 0.56%, a moisture content of 79.26%, and a pH of 5.48. The liquid sugar produced had a reducing sugar content of 2.17%, a moisture content of 19.86%, and a pH of 5.87. Based on organoleptic evaluation, the average preference scores were 4.15 for color, 3.55 for aroma, and 3.35 for taste. Keywords: Liquid sugar, sorghum sap, sorghum plant, Umalor Notes: *=Researcher **) = Supervis
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul Pengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan
Teknologi Informasi Dan Pengendalian Intern Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan
Keuangan Pada KSP Kopdit Solidaritas St.Maria Assumpta Kupang Kota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapasitas sumber daya mansia,
pemanfaatan teknologi informasi dan pengendalian intern akuntansi terhadap kualitas laporan
keuangan.jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data
yang diperoleh melalui kuesioner. Populasi yang digunakan adalah pegawai Kopdit
Solidaritas Sta.Maria Assumpta KCU Kupang Kota. Teknik pengambil sampel pada
penelitian ini menggunakan jenuh sampling.dengan menggunakan populasi seluruh karyawan
dan teknik pengambilan sampel sebanyak 33 responden.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif,uji kualitas data,uji
asumsi klasik,analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS 25.
Berdasarkan pengolahan data yang sudah dilakukan, maka bahasan hasil analisis peneltian
diperoleh sebagai berikut: (1), berdasarkan hasil dari uji t variabel kapasitas sumber daya
manusia diperoleh hasil dengan nilai t hitung sebesar 1,787 < t tabel sebesar 2,0422 dengan
nilai signifikansi 0,84 > 0,05, maka variabel Kapasitas Sumber Daya Manusia (X1) tidak
memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Y). (2) berdasarkan uji t
variabel pemanfaatan teknologi informasi diperoleh hasil dengan nilai t hitung sebesar 0,434
> t tabel sebesar 2,0422 dengan nilai signifikansi 0,667 > 0,05, maka variabel Pemanfaatan
Teknologi Informasi (X2) tidak memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap
Kualitas Laporan Keuangan (Y).(3)berdasarkan hasil uji t variabel pengendalian intern
akuntansi diperoleh hasil uji t hitung sebesar 5,044 > t tabel sebesar 2,0422 dengan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05, maka variabel Pengendalian Intern Akuntansi (X3) memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Y).Dengan demikian
secara persial hanya pengendaliann intern akuntansi yang yang terbukti mempengaruhi
kualitas laporan keuangan sedangkan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi informasi
tidak berpenaruh signifikan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh peran penting sumber daya manusia
(SDM) dalam menentukan keberhasilan organisasi. Dalam konteks lembaga
keagamaan seperti Kantor Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Kota Kupang,
kualitas dan semangat kerja pegawai merupakan faktor utama yang menentukan
efektivitas pelayanan dan pelaksanaan administrasi gerejawi. Namun berdasarkan hasil
observasi, ditemukan adanya fenomena seperti pegawai yang datang terlambat, pulang
sebelum jam kerja berakhir, kurang memiliki tanggung jawab dan motivasi kerja, serta
belum optimalnya kondisi lingkungan kerja, seperti ruang kerja yang sempit dan
fasilitas yang kurang memadai. Fenomena tersebut menunjukkan adanya indikasi
bahwa semangat kerja pegawai masih belum maksimal. Faktor-faktor yang diduga
memengaruhi semangat kerja karyawan adalah disiplin kerja dan lingkungan kerja.
Disiplin kerja berperan penting dalam menciptakan keteraturan dan tanggung jawab
individu terhadap tugas, sedangkan lingkungan kerja yang baik mampu menumbuhkan
kenyamanan, motivasi, dan antusiasme dalam bekerja. Berdasarkan hal tersebut,
penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin kerja dan
lingkungan kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap semangat kerja
karyawan di Kantor Sinode GMIT Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode kuantitatif deskriptif asosiatif. Populasi penelitian ini berjumlah 93xv
orang karyawan, dan sebanyak 52 orang dijadikan sampel dengan teknik cluster
sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer, yang diperoleh melalui
penyebaran kuesioner dengan skala Likert 1-10. Data kemudian diolah menggunakan
program SPSS versi 22 dengan metode analisis regresi linier berganda, serta dilakukan
uji t (parsial), uji F (simultan), dan uji koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui
besarnya pengaruh antara variabel-variabel penelitian.
Variabel independen dalam penelitian ini meliputi Disiplin Kerja (X₁) dan
Lingkungan Kerja (X₂), sedangkan variabel dependen adalah Semangat Kerja (Y).
Indikator variabel disiplin kerja mencakup ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan,
tanggung jawab terhadap pekerjaan, dan kemampuan menjaga kinerja tanpa
pengawasan. Indikator lingkungan kerja mencakup pencahayaan, sirkulasi udara,
kebersihan, ruang gerak, dan keamanan kerja. Sementara indikator semangat kerja
meliputi motivasi bekerja keras, keterlibatan emosional terhadap pekerjaan, serta
produktivitas kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, Disiplin Kerja
(X₁) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja (Y). Hal ini
dibuktikan melalui hasil uji t, di mana diperoleh nilai t hitung sebesar 6,534 lebih besar
dari t tabel sebesar 2,009, serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan
bahwa semakin tinggi tingkat kedisiplinan pegawai, maka semakin tinggi pula
semangat kerja mereka. Pegawai yang memiliki disiplin tinggi cenderung memiliki
tanggung jawab besar, bekerja tepat waktu, dan berkomitmen terhadap tugas-tugas
yang diberikan. Hasil uji t untuk Lingkungan Kerja (X₂) juga menunjukkan pengaruh
positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja (Y) dengan nilai t hitung sebesar 4,329 >xvi
t tabel 2,009 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Hal ini berarti bahwa kondisi
lingkungan kerja yang baik-baik dari segi fisik seperti pencahayaan, sirkulasi udara,
dan kebersihan, maupun dari segi sosial seperti hubungan antarkaryawan berdampak
langsung pada peningkatan semangat kerja karyawan. Hasil uji F (simultan)
menunjukkan nilai F hitung sebesar 57,493 lebih besar dari F tabel sebesar 3,18,
dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa disiplin kerja dan
lingkungan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif dan signifikan
terhadap semangat kerja karyawan di Kantor Sinode GMIT Kota Kupang. Dengan kata
lain, kedua faktor ini berperan penting dalam meningkatkan semangat kerja pegawai
secara kolektif. Adapun hasil uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan nilai R²
sebesar 0,712, atau 71,2%. Hal ini berarti bahwa sebesar 71,2% variasi perubahan
semangat kerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel disiplin kerja dan lingkungan
kerja, sedangkan 28,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam
penelitian ini, seperti gaya kepemimpinan, penghargaan, kompensasi, serta motivasi
pribadi karyawan.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja dan
lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja, baik secara parsial
maupun simultan. Disiplin kerja merupakan faktor yang paling dominan dalam
meningkatkan semangat kerja karyawan. Pegawai yang disiplin cenderung lebih fokus,
memiliki tanggung jawab, serta menunjukkan komitmen tinggi terhadap tugas yang
diberikan. Sementara itu, lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung menciptakan
kondisixvii
Penelitian ini memiliki implikasi baik secara teoritis maupun praktis. Secara teoritis,
hasil penelitian ini memperkuat teori manajemen sumber daya manusia yang
dikemukakan oleh Hasibuan (2019) dan Sedarmayanti (2017), yang menyatakan bahwa
disiplin kerja dan lingkungan kerja merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi
semangat kerja dan produktivitas karyawan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat
menjadi masukan bagi Kantor Sinode GMIT Kota Kupang untuk memperkuat sistem
kedisiplinan yang konsisten, memperbaiki fasilitas kerja agar lebih nyaman,
meningkatkan pengawasan kerja, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan
mendukung kolaborasi antarpegawai.
Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan dan
administrasi di Kantor Sinode GMIT tidak hanya ditentukan oleh kemampuan spiritual
dan teknis, tetapi juga oleh kualitas manajemen sumber daya manusia yang disiplin,
bersemangat, dan bekerja dalam lingkungan yang kondusif. Upaya peningkatan disiplin
kerja dan pembenahan lingkungan kerja akan menjadi strategi efektif dalam
membangun semangat kerja yang tinggi di kalangan karyawan, sehingga mendukung
tercapainya tujuan pelayanan gerejawi yang profesional dan berintegritas.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daerah Irigasi (DI) Air irigasi Dulurasa terdapat banyak saluran yang
retak, yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang
melakukan alih fungsi lahan. Penelitian berjudul analisis efisiensi penyaluran air
irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang disalurkan
pada saluran sekunder, mengetahui nilai efisiensi penyaluran air irigasi disaluran
sekunder Daerah Irigasi Dulurasa. Metode penelitian ini dilakukan dengan
pengumpulan data sekunder, yaitu data irigasi sekunder debit masuk dan debit
keluar sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukan tingkat kehilangan air
sebesar 4,128(/) Sedangkan efisiensi yang diperoleh 90,53%. Hal ini
disebabkan karna kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan sampah pada
saluran dan pintu saluran sehinga laju aliran semakin lambat
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMdes)
dalam mengembangkan dan memanfaatkan potensi Desa sebagai upaya meningkatkan
kesejahteraan masyarakat Desa. BUMdes sebagai lembaga Ekonomi Desa memiliki posisi
strategis dalam mengelola sumber daya lokal secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus
pada satu Badan usaha milik Desa (BUMdes) yakni pada BUMdes Desa Oesena, Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dan dokumentasi.
Hasil penelitian bertujuan bahwa BUMdes belum berperan aktif dalam mengelola
potensi Desa, seperti sektor pertanian, peternakan dan jasa. Meskipun belum sepenuhnya
optimal. Faktor pendukung keberhasilan BUMdes antara lain adalah dukungan pemerintah
Desa dan partisipasi masyarakat, sedangkan faktor penghambat mencangkup keterbatasan
SDM, pemodalan, serta tata kelola yang belum profesional.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimal peran BUMdes memerlukan peningkatan
kapasitas pengelola, penguatan regulasi, serta sinergi antara pemangku kepentingan. Dengan
demikian, BUMdes dapat menjadi pilar utama pembangunan Ekonomi Desa yang
berkelanjutan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Pengaruh Likuiditas dan
Leverage Terhadap Profitabilitas paa PT Telkom Indonesia. Likuditas dan Leverage
merupakan rasio keuangan yang penting dalam menilai kemampuan perusahaan
dalam memenuhi kewajiban keuangannya serta struktur pendanaan yang digunakan
untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan. Tingkat likuiditas dan leverage
yang tidak dikelola dengan kinerja keuangam, khususnya profitabilitas perusahaan.
Profitabilitas yang merupakan salah satu indikator utama dalam menilai
kinerja keuangan perusahaan. Tingakt profitabilitas yang tinggi menunjukkan
kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan operasionalnya.
Namun, profitabilitas suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor
keuangan, diantaranya adalah likuiditas dan leverage. Likuiditas menunjukkan
kemampuan perusahaan dalam memenuhi jangka pendeknya. Perusahaan dengan
tingkat likuiditas yang angat rendah beresiko mengalami kesulitan keuangan,
sedangkan likuiditas yang sangat tinggi dapat mengindikasikan penggunaan aset yang
sabgat efisien. Tingkay leverage yang tinggi dapat meningkatkan resiko keuangan,
namun juga berpotensi meningkatkan profitabilitas jika dana tersebut digunakan
secara produktif . Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh likuiditas terhadap
profitabilitas PT. Telkom Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh leverage
terhadap profitabilitas. Likuiditas diukur dengan menggunakan rumus current ratio
dan quick ratio, leverage diukur dengan menggunakan debt to equity ratio dan debt
to asset ratio , sedangkan profitabilitas diukur dengan menggunakan rumus return on
assets dan return on equity . Sedangkan leverage menunjukkan peran penggunaan
utang dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah
laporan keuangan PT. Telkom Indonesia, Tbk sejak terdaftar di Bursa Efek Indonesia
pada tahun 1995. Peneliti menentukan sendiri sampel yang digunakan dengan alasan
dan pertimbangan tertentu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah PT.
Telkom Indonesia, Tbk periode 2020-2024.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa
dokumentasi. Metode pengumpulan data dengan teknik dokumentasi yang peneliti
gunakan berasal dari laporan keuangan dan laporan laba rugi, laporan keuangan
neraca dan laporan arus kas tahunan perusahaan Telkom yang dipublikasikan oleh
Bursa Efek Indonesia ( BEI) periode 2020-2024. Teknik analisis data yang peneliti
gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara likuiditas dan
leverage terhadap profitabilitas, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear
Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2).
Dari hasil penelitian yang digunakan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara
parsial Likuiditas (X1) tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas (Y), dan Leverage
(X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Sedangkan secara
simultan atau secara bersama-sama Likuiditas (X1) dan Leverage (X2) berpengaruh
signifikan terhadap profitabilitas (Y) Pada PT Telkom Indonesia, Tbk. Hal ini
dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linear
berganda yang memperlihatkan pengaruh likuiditas (X1) dan Leverage (X2) terhadap
Profitabilitas (Y) dengan nilai konstanta α sebesar 25,968 sedangkan koefisien b1 = -
0,176, b2= 0,206. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang
memperlihatkan pengaruh Likuiditas (X1), Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y)
adalah sebagai berikut: Y = 25,968 + -0,176 X1 + 0,206 X2 + e. Selain itu hasil uji t
untuk hipotesis pertama yaitu Likuiditas (X1), nilai thitung dan ttabel sebesar -2,745 <
2,262 dengan nilai sig 0,029 > 0,05. Maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu artinya
secara parsial Likuiditas (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas
(Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis pertama yaitu Likuiditas tidak
berpengaruh terhadap Profitabilitas. Hipotesis kedua Leverage (X2), nilai thitung dan
ttabel sebesar 7,799 > 2,262 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka Ho ditolak
dan Ha diterima artinya bahwa secara parsial Leverage (X2) berpengaruh signifikan
terhadap Profitabilitas (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis kedua yaitu
Leverage berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas. Untuk pengujian uji F
ditetapkan, Fhiumg sebesar 44,344 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka Ho
ditolak dan ha diterima, artinya bahwa Likuiditas (X1) dan Leverage (X2)
berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Dan Terakhir berdasarkan
perolehan uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui bahwa besarnya
koefisien determinasi R2 0,906 atau 90,6%. Hal ini menunjukan bahwa besarnya
pengaruh Likuididtas (X1) dan Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y) adalah
90,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak
diketahui dalam penelitian ini
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan Iman Taruna di Jemaat GMIT Kota Kupang kurang terstruktur dan kontekstual. Hal ini dikarenakan pendidikan Iman Taruna yang bersifat monoton, kurang partisipatif dan tidak tersedianya bahan ajar. Oleh karena itu, fokus utama penelitian ini adalah menggali dan merumuskan prinsip pedagogi iman taruna dalam teks Ulangan 11:18-21. Penelitian ini berangkat dari tradisi Deuteronomis yang menegaskan akan pentingnya internalisasi firman, transmisi iman antar generasi, totalitas hidup, kesaksian di ruang publik dan ketaatan kepada Allah. Dengan ini, dapat menghubungkan antara dimensi teologis teks dengan praktik pendidikan iman Taruna di Jemaat GMIT Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif-kualitatif dengan studi pustaka dan analisis Alkitab, serta menghubungkannya dengan strategi pedagogi iman. Temuan utama dari penulisan ini adalah dalam teks Ulangan 11:18-21 ditemukannya lima prinsip penting dalam strategi pedagogi yang kuat dan dapat digunakan sebagai model pendidikan Iman Taruna yang partisipatif, reflektif, kontekstual dan transformatif. Penelitian ini menegaskan kebaruan pada pengembangan pendekatan pedagogis-praktis, yakni menerjemahkan teologis dalam teks Ulangan 11:18-21 ke dalam strategi pedagogis pendidikan Iman Taruna yang kontekstual, partisipatif dan aplikatif. Oleh karena itu, sangat diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi teologis dan pedagogis bagi pengembangan pendidikan iman Taruna di Jemaat Kota Kupang.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui informasi pengelolaan
keuangan pada GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa dan informasi mengenai arus uang
yang kelola oleh bendahara gereja. Pengelolaan keuangan pada GMIT Diaspora
Danau Ina Oesapa saat ini belum memiliki sismtem laporan keuangan yang relevan,
penelitian ini bertujuan untuk membantu bendahara gereja dalam mengelola data
keuangan agar lebih teratur dan terperinci sehingga pengelolaaan keuangan lebih
akurat. Dalam penelitian ini teknik analisis yang digunakan dalah menggunakan
pendekatan kualitatif. Pada analisis pendahuluan akan dilakukan analisis deskriptif.
Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari
nilai rata-rata.analisis statistik deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran
mengenai distribusi dan perilaku data sampel penelitian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan keuangan Gereja merupakan bagian
penting dalam mencapai tujuan dan target dari gereja sebagai bentuk
pertanggungjawaban Gereja kepada para jemaat atau pihak-pihak eksternal, laporan
keuangan Gereja menjadi sumber informasi dan alat bantu untuk pengambilan
keputusan. Dengan demikian kualitas laporan keuangan akan menjamin perencanaan
dan pengelolaan keuangan Gereja hingga mencapai tujuan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP
PAUD) merupakan program pendanaan dari pemerintah yang ditujukan untuk men-
dukung keberlangsungan, pemerataan, dan peningkatan kualitas layanan PAUD.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih ditemukannya keterlambatan pencairan
dana, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta tantangan dalam pemanfaatan dana
secara optimal pada PAUD Omega di Desa Tarung Majaga, Kecamatan Katikutana
Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keefektivitasan pengel-
olaan dana BOP dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, yang mencakup
ketepatan waktu penerimaan dana, penggunaan dana untuk operasional
PAUD, dampak dana terhadap proses pembelajaran, serta kontribusinya bagi keberlan
jutan lembaga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Data dikumpulka
n melalui wawancara terstruktur, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan
kepala sekolah, pendidik, dan orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan melalui
proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles
dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOP di PAUD Omega
telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran,
ketersediaan alat peraga edukatif, serta pemenuhan sarana pendukung kesehatan dan
xvi
kebersihan anak. Dana BOP juga membantu meningkatkan akses anak ke layanan
PAUD dan meringankan beban biaya pendidikan orang tua. Namun demikian, efek-
tivitas pengelolaan dana belum optimal karena pencairan dana sering terlambat, pros-
es administrasi berlapis, serta kendala sinkronisasi data pada Dapodik yang meng-
hambat realisasi anggaran tepat waktu. Keterbatasan jumlah dana juga menyebabkan
beberapa kebutuhan operasional belum dapat terpenuhi secara menyeluruh.
Secara keseluruhan, dana BOP berkontribusi signifikan terhadap keberlangsun
gan penyelenggaraan pendidikan di PAUD Omega, tetapi diperlukan perbaikan sis-
tem pencairan, penguatan administrasi, serta peningkatan kapasitas pengelola untuk
memastikan pemanfaatan dana lebih efektif dan tepat sasaran
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pajak merupakan beban utama bagi perusahaan, terutama bagi Usaha
Kecil dan Menengah (UKM) yang berfokus pada optimalisasi laba.
Perencanaan pajak menjadi strategi penting untuk meminimalkan kewajiban
perpajakan secara sah, salah satunya melalui pemilihan metode penilaian
persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan
metode First In, First Out (FIFO) dan metode Average terhadap beban pajak
dan efisiensi keuangan pada Toko Himalaya Indah, sebuah UKM di Kupang
yang bergerak di bidang perdagangan pakan ternak. Penelitian menggunakan
pendekatan Analisis deskriptif dengan analisis kuantitatif berdasarkan data
dokumentasi kartu persediaan tahun 2024 untuk tiga jenis barang dagang
dengan fluktuasi harga. Perhitungan dilakukan sesuai ketentuan perpajakan
yang berlaku, khususnya Undang-Undang PPh Nomor 36 Tahun 2008 Pasal
10 ayat 6, yang memperbolehkan penggunaan kedua metode tersebut.
Penelitian ini mengkaji penerapan metode penilaian persediaan
sebagai strategi perencanaan pajak (tax planning) pada Usaha Kecil dan
Menengah (UKM), dengan studi kasus pada Toko Himalaya Indah. Latar
belakang penelitian ini adalah adanya kebutuhan UKM untuk
mengoptimalkan laba dengan meminimalkan beban pajak secara sah.
Pemilihan metode penilaian persediaan, yang diatur dalam Undang-Undang
Pajak Penghasilan (FIFO dan Average), secara langsung memengaruhi Harga
Pokok Penjualan (HPP), laba kena pajak, dan PPh terutang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan metode
FIFO dan Average terhadap beban pajak dan efisiensi keuangan di Toko
Himalaya Indah, serta menentukan metode mana yang lebih efektif untuk
optimalisasi perencanaan pajak.xi
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.
Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, menggunakan data
sekunder berupa kartu persediaan Toko Himalaya Indah tahun 2024. Sampel
dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria barang
dagang yang harganya fluktuatif. Analisis data dilakukan dengan menghitung
HPP, laba, dan beban pajak PPh menggunakan kedua metode (FIFO dan
Average) untuk diperbandingkan. Hasil analisis ini digunakan untuk
membandingkan dampak kedua metode terhadap efisiensi beban pajak,
sehingga dapat memberikan rekomendasi metode yang paling optimal bagi
Toko Himalaya Indah.
Hasil analisis menunjukkan bahwa metode FIFO menghasilkan Harga
Pokok Penjualan (HPP) yang lebih rendah (Rp1.592.870.000) dibandingkan
metode Average (Rp1.595.446.389), sehingga menghasilkan laba kotor yang
lebih tinggi (Rp70.955.000 vs Rp 68.378.611). Namun, laba yang lebih besar
ini berdampak langsung pada kewajiban pajak yang lebih tinggi. Dengan
mempertimbangkan PTKP untuk wajib pajak orang pribadi menikah dengan
dua anak (Rp67.500.000), metode FIFO menghasilkan pajak terutang sebesar
Rp172.750, sedangkan metode Average hanya Rp43.931 menghasilkan
penghematan pajak sebesar Rp128.819. Meskipun laba bersih dengan metode
FIFO lebih tinggi, efisiensi perpajakan dan manajemen arus kas jangka
panjang lebih unggul dengan metode Average. Selain itu, metode Average
lebih sederhana dalam penerapan dan pencatatan, sangat sesuai untuk UKM
dengan sumber daya akuntansi terbatas.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa meskipun metode FIFO
memberikan gambaran kinerja keuangan yang lebih baik, metode Average
lebih efektif dalam perencanaan pajak karena mampu secara legal mengurangi
beban pajak, meningkatkan likuiditas, dan mendukung keberlanjutan usaha.
Temuan ini memberikan kontribusi teoritis pada teori aliran biaya dan
perencanaan pajak dalam konteks UKM, serta implikasi praktis bagi pelakuxii
usaha, konsultan pajak, dan pelatih UMKM dalam memilih metode akuntansi
yang strategis. Penelitian ini juga mengisi celah literatur dengan memberikan
bukti empiris kontekstual mengenai strategi perencanaan pajak berbasis
persediaan di kalangan UKM di wilayah Indonesia timur.