Abstrak
Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) merupakan program pendanaan dari pemerintah yang ditujukan untuk men- dukung keberlangsungan, pemerataan, dan peningkatan kualitas layanan PAUD. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih ditemukannya keterlambatan pencairan dana, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta tantangan dalam pemanfaatan dana secara optimal pada PAUD Omega di Desa Tarung Majaga, Kecamatan Katikutana Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keefektivitasan pengel- olaan dana BOP dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, yang mencakup ketepatan waktu penerimaan dana, penggunaan dana untuk operasional PAUD, dampak dana terhadap proses pembelajaran, serta kontribusinya bagi keberlan jutan lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Data dikumpulka n melalui wawancara terstruktur, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, pendidik, dan orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOP di PAUD Omega telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, ketersediaan alat peraga edukatif, serta pemenuhan sarana pendukung kesehatan dan xvi kebersihan anak. Dana BOP juga membantu meningkatkan akses anak ke layanan PAUD dan meringankan beban biaya pendidikan orang tua. Namun demikian, efek- tivitas pengelolaan dana belum optimal karena pencairan dana sering terlambat, pros- es administrasi berlapis, serta kendala sinkronisasi data pada Dapodik yang meng- hambat realisasi anggaran tepat waktu. Keterbatasan jumlah dana juga menyebabkan beberapa kebutuhan operasional belum dapat terpenuhi secara menyeluruh. Secara keseluruhan, dana BOP berkontribusi signifikan terhadap keberlangsun gan penyelenggaraan pendidikan di PAUD Omega, tetapi diperlukan perbaikan sis- tem pencairan, penguatan administrasi, serta peningkatan kapasitas pengelola untuk memastikan pemanfaatan dana lebih efektif dan tepat sasaran