Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

PENDIDIKAN BERBASIS PENGALAMAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

John Dewey adalah seorang filsuf pragmatisme yang percaya bahwa sesuatu dikatakan benar jika berdampak nyata dan bermanfaat dalam kehidupan. Melalui tulisan ini akan dibahas secara positif dan kritis mengenai pandangan pragmatisme Dewey. Pandangan ini melihat manusia sebagai adalah sarana untuk mencapai hakikat kebenaran dan kepastian, jika berpijak pada pengalaman. Menurut Dewey, pengalaman adalah basis pendidikan, atau dalam terminologi Dewey sendiri, pengalaman sebagai sarana dan tujuan pendidikan. Oleh karena itu, bagi Dewey, pendidikan pada hakekatnya merupakan suatu proses penggalian dan pengolahan pengalaman secara terus-menerus Mengingat akan pentingnya hal ini, penulis melakukan suatu kajian dengan sebuah judul Pendidikan Berbasis Pengalaman dengan sub judul Studi Mengenai Pendidikan Berbasis Pengalaman Dari Pemikiran John Dewey Dan Sumbangsihnya Bagi Pendidikan Agama Kristen Di LPKA Kupang. Kajian yang penulis lakukan ini menggunakan metode pustaka (library research) yang bersifat deskriptif analitis. Sumber data kajian ini adalah LPKA Kupang dan buku-buku serta jurnal tentang pandangan John Dewey. Hasil kajian yang ditemukan penulis adalah pendidikan dapat menjadikan pengalaman sebagai basis, tujuan, dan sarana yang menunjang Pendidikan terkhususnya pendidikan Agama Kristen di LPKA Kupang.

Pengaruh Faktor Finansial Terhadap Penghindaran Pajak di Saat Pandemi Covid-19 pada perusahaan transportasi di Bursa Efek Indonesia (BEI)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penghindaran pajak adalah upaya untuk meminimalkan beban pajak terutang yang dimiliki namun tidak melanggar peraturan dengan memanfaatkan kelemahan ketentuan perpajakan. Penelitian inibertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh faktor- faktor finansial (profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan)terhadap penghindaran pajak dimasa pandemi Covid-19. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunderserta pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan cara mengumpulkan laporan keuangan triwulan setiap perusahaan pada tahun 2020 dan 2021. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 46 perusahaan transportasi yang terdafar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020 dan 2021. Sehingga, untuk sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling yang kemudian didapatkan sampel sejumlah 40 data dari 5 perusahaan transportasi selama kurun waktu triwulan I, II, III, IV 2020- I, II, III, IV 2021. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda serta uji yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, , ujiasumsi klasik, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukan bahwa variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara parsialterhadap penghindaran pajak di saat pandemi covid-19, sedangkan variabel leverage berpengaruh secara parsial terhadap penghindaran pajak di saat pandemi covid-19. Dan secara simultan variabel profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap penghindaran pajak di saat pandemi covid-19.

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN PINDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD GMIT OESAPA TAHUN AJARAN 2022/2023

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen & Budi Pekerti Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SD GMIT Oesapa Tahun Ajaran 2022/2023 Taniu, A L.)* Natonis, D A.)** Pabala, P.)** ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa di SD GMIT Oesapa. Penelitian ini menggunakan metode Tru exsperiment dengan desain post test only control design. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini Stratified Random Sampling Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dengan uji “t” maka nilai “t” yang diperoleh adalah= 6,622 > 2,021, maka Ha (hipotesis alternatif) diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAK & BP di SD GMIT Oesapa. Model Pembelajaran Discovery Learning memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap hasil belajar PAK & BP siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dengan nilai rata-rata (mean) = 80,32 sedangkan hasil belajar siswa kelas VB yang menggunakan model kovensional sebagai kelas kontrol dengan nilai rata-rata (mean) = 58,96. Sehingga sangat diharapkan model pembelajaran Discovery Learning dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran karena model pembelajaran ini efektif dalam proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Discovery Learning, Hasil Belajar Peserta Didik

FAKTOR PENGHAMBAT PEMBERKATAN NIKAH DI JEMAAT KRISTEN SUMBA (GKS) ANA GALLU MANANG, KLASIS PAREWATANA-SUMBA TENGAH

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FAKTOR PENGHAMBAT PEMBERKATAN NIKAH DI JEMAAT KRISTEN SUMBA (GKS) ANA GALLU MANANG, KLASIS PAREWATANA-SUMBA TENGAH Merang, N)* Pellu, L)** Metboki, M)** Adat istiadat adalah kebiasaan tradisional masyarakat yang dilakukan secara turun-temurun yang telah menjadi tradisi atau ciri khas dari suatu daerah atau seperangkat nilai atau norma, kaidah dan keyakinan sosial yang tumbuh dan berkembang bersamaan dengan pertumbuhan dan perkembangan masyarakat dan atau satuan masyarakat. Dalam penelitian ini tujuannya untuk mengetahui faktor penghambat pemberkatan nikah di Jemaat Kristen Sumba (GKS) Ana Gallu Manang, Klasis Parewatana-Sumba Tengah. Dalam tradisi adat istiadat pulau sumba khususnya di Sumba Tengah ada tiga tahap dalam proses adat, yaitu: (1) Bawa Sirih Pinang, (2) Tendes Sirih Pinang), (3) Angkat Bantal Gulung Tikar. Untuk masuk dalam Proses pemberkatan nikah di Gereja, maka kedua mempelai harus harus menyelesaikan 3 tahapan diatas, karena kedua mempelai melewati proses yang sangat panjang maka, ada beberapa pasangan yang belum menikah di Gereja karena tahap adat istiadat belum diselesaikan sehingga keluarga belum mengizinkan kedua mempelai untuk menikah di Gereja. Faktor penghambat lainnya adalah karena keterbatasan ekonomi, faktor ini dialami bagi mereka yang telah menyelesaikan tahap adat istiadat, namun karena faktor tersebut mereka belum membawa diri untuk diberkati di Gereja. Kata Kunci : Penghambat Pemberkatan Nikah (Adat istiadat dan Ekonomi) Keterangan : * :Penulis ** : Pembimbing ** : Pembimbing

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020 (Studi Pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020 (Studi Pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman) Manajemen laba dalam sebuah perusahaan merupakan upaya manajer untuk memengaruhi informasi dalam laporan keuangan dengan tujuan untuk dapat mengelabuhi stakholder yang ingin mengetahui kinerja dan keadaan perusahaan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen laba di antaranya leverage (X1) dan profitabilitas (X2). Dimana dampak dari penggunaan hutang yang banyak adalah dikuatirkan akan terjadi penurunan laba yang diperoleh perusahaan, sedangkan jika perusahaan mengalami utang yang rendah memiliki resiko kecil, dan pada perusahaan yang mengalami peningkatang profitabilitas adalah dapat membantu perusahaan memperoleh laba dengan baik karena, semakin tinggi nilai profitabilitasnya maka semakin tinggi juga kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba, sedangkan profitabilitas yang rendah akan mengakibatkan perusahaan melakukan manajemen laba. Dengan menggunakan skala pengukuran rasio. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2018-2020. Data penelitian yang digunakan dari tahun 2018-2020. Populasi pada penelitian ini adalah 10 perusahaan. analisis data yang digunakan menggunakan teknik regresi linear berganda, dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa leverage berpengaruh negativ terhadap manajemen laba dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.

PERAN TU’U PENDIDIKAN SEBAGAI SARANA PEMBIAYAAN BERBASIS MASYARAKAT DI DESA SEDEOEN KECAMATAN ROTE BARAT KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui Peran Tu’u Pendidikan Sebagai Sarana Pembiayaan Berbasis Masyarakat Di Desa Sedeoen Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao. Masalah penelitian ini yaitu bagaimana Peran Tu’u Pendidikan Sebagai Sarana Pembiayaan Berbasis Masyarakat. Serta tujuan masalah ini adalah untuk mengetahui Peran Tu’u Pendidikan Sebagai Sarana Pembiayaan Berbasis Masyarakat Di Desa Sedeoen Kecamatan Rote Barat Tahun 2021. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat setempat yang pernah melaksanakan tu’u pendidikan berjumlah 5 orang. Metode penulisan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan maksud untuk mengkaji peran tu’u pendidikan Sebagai Sarana Pembiayaan bagi Desa Sedeoen. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, yakni penulis mewawancarai langsung informan untuk memperoleh informasi. Kemudian data yang terkumpul diolah, dianalisis lalu ditarik kesimpulan untuk menjawab tujuan penelitian. Tempat penelitian dilaksanakan di Desa Sedeoen. Rote adalah salah satu pulau dari sekian banyak pulau di Indonesia yang dihuni oleh sebagian besar masyarakat yang adalah masyarakat suku Rote yang memiliki berbagai kebudayaan. Salah satu kebuadayaan yang umum masih berkembang didaerah Rote yaitu tradisi tu’u (kumpul belis) dimana dulu terjadi pesta pora dan sumbang menyumbang (budaya pemborosan masyarakat) tanpa mengutamakan dan memperhatikan pendidikan anak-anak. Namun dalam perkembangannya masyarakat disadarkan sehingga masyarakat membuat tu’u pendidikan. Penelitiantentang Peran tu’u Pendidikan Sebagai Sarana Pembiayaan Berbasis Masyarakat adalah salah satu cara atau jalan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat serta membantu meringankan biaya terhadap pendidikan maka setiap Kepala Keluarga (KK) wajib melaksanakan tu’u pendidikan untuk anak yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi tanpa melupakan tradisi yang lain yang diwariskan secara turun temurun di pulau Rote terkhususnya Desa Sedeoen Kecamatan Rote Barat. Hasil penelitan menunjukkan bahwa peran tu’u pendidikan itu sendiri sangat penting bagi pendidikan anak-anak, meskipundana yang didapat dari tu’u pendidikan itu sendiri masih belum maksimal. Bahkan jumlah keluarga yang melaksanakan tu’u pendidikan belum memenuhi maksimal dan perlu ditingkatkan lagi kedepannya demi masa depan anak-anak. Peran dari tokoh adat sangat diharapkan untuk terus mendorong masyarakat untuk tu’u pendidikan agar kualitas pendidikan di Desa Sedeoen berkembang.

Puasa Yang Benar

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Puasa dalam Alkitab pada umumnya berarti tidak makan dan tidak minum selama waktu tertentu dan biasanya dilakukan bersama dengan doa dan merupakan simbol kerendahan hati manusia. Salah satu pengajaran mengenai puasa ada dalam Injil Matius 6:16-18. Bagian ini merupaka salah satu pengajaran Yesus dalam khotbah-Nya di Bukit. Pada saat itu puasa yang dilakukan adalah dengan menonjolkan atau mempertontonkan kepada orang-orang, dengan maksud untuk mendapat pujian semata dari orang-orang dan bukan dilakukan dengan kerendahan hati yang tertuju kepada Tuhan. Dengan hal ini Yesus mengajarkan untuk jikalau berpuasa, maka seseorang tersebut harus dilakukan secara pribadi dengan Tuhan saja yang mengetahuinya, dan dilakukan dengan kerendahan hati, bersandar penuh pada kuasa Tuhan serta adanya pengelolaan diri secara utuh di hadapan Tuhan. Bertolak dari hal ini, penulis tetarik untuk mengkaji lebih dalam tentang berpuasa di jemaat GMIT Silo Naikoten 1; bagaimana pengajaran Yesus mengenai puasa dan bagimana berpuasa yang benar yang harus dilakukan jemaat Silo Naikoten 1. Metode penulisan deskriptif-analisis-reflektif¬, di dukung dengan metode penelitian kualitatif digunakan untuk melihat realita yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di jemaat GMIT Silo Naikoten 1, beberapa jemaat sudah melakukan puasa secara pribadi dalam kehidupan mereka, serta juga jemaat berpuasa dengan mengikuti himbauan Majelis Sinode GMIT pada 21-30 Mei 2020, hal ini dikarenakan kondisi dunia yang mengalami pandemi Covid-19. Puasa yang dilakukan yaitu tidak makan dan minum pada ketentuan waktu mulai pukul 7 pagi sampai pukul 18.00 sore. Dalam berpuasa, ada jam-jam doa sesuai dengan doa pergumulan. Jemaat memahami puasa yang dilakukan hanya sekedar tidak makan dan minum, berpuasa untuk ikut-ikutan, untuk menghalangkan aktivitas harian atau pun hanya sekedar rutinitas, serta tidak ada dalam doa untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Puasa tidak hanya mengenai tidak makan dan minum saja melainkan di dalam puasa terdapat motivasi yakni sebagaimana seseorang datang dengan kerendahan hati kepada Tuhan, menaruh pergumulan kehidupannya dengan bergantung penuh pada kuasa Tuhan. Dan ketika seorang berpuasa harus dilakukan pengelolaan diri secara utuh.

Disiplin Rohani

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK DISIPLIN ROHANI Suatu Tinjauan Eksegetis Terhadap Surat 1 Timotius 4:6-16 dan Impliikasinya Bagi Anggota GMIT Masa Kini Ardin L. Bulu Bani Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Email: [email protected] Dampak negatif dari era modernisasi membawa orang Kristen di masa ini tidak mampu untuk menahan diri dari aktivitas-aktivitas kriminal sebagai bentuk dari dampak persaingan hidup yang semakin tinggi. Nasihat Paulus untuk Timotius sebagai pemimpin Jemaat agar melatih diri dalam ibadah mengandung pengertian bagi Timotius untuk selalu melatih dirinya dalam ibadah. Nasihat inilah yang kemudian di kembangkan dengan sebuah istilah disiplin rohani. Secara umum disiplin rohani dipahamai sebagai praktek atau kegiatan yang dilakukan dalam rangka membangun relasi dan komunikasi dengan Tuhan secara pribadi. Untuk membangun hubungan yang baik dengan Tuhan diperlukan kedisiplinan dan pola pengaturan yang baik. Banyak orang Kristen di masa kini tidak mengerti dan memahamami dengan perkataan Palus dalam 1 Timotius 4:7b. Penulis menemukan bahwa dalam era modernisasi banyak orang yang kehilangan pemahaman dan pengajaran yang baik tentang Yesus dalam dirinya sehingga mudah terjebak dalam dampak negatif Modernisasi itu. Penulis tertarik untuk mengkaji permasalahan tersebut secara lebih mendalam melalui karya ilmiah dengan melakukan studi eksegetis dari teks 1 Timotius 4:6-16. Teks tersebut adalah sebuah nasihat dari Paulus untuk timotius mengenai cara-cara yang harus digunakan Timotius dan secara tidak langsung kepada jemaat Efesus agar mampu melewati ancaman-ancaman pengajaran sesat dan perkembangan budaya-budaya penyembahan berhala. Penulis ingin mencari tahu maksud dari pada disiplin Rohani yang merupakan penekanan penting dari pada teks 1 Timotius 4 :6-16, untuk mendapatkan pemahaman yang baru tentang disiplin rohani dari pandangan Paulus, penulis mencari tahu konteks orang Kristen masa kini dan membandingkannya dengan konteks di jemaat Efesus. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk melihat konteks kehidupan jemaat. Hal itu dilakukan dengan melakukan wawancara kepada beberapa tokoh yang di rasa mampu untuk memberikan sumbangsih pemikiran yang berkaitan dengan disiplin rohan. Untuk menyelesaikan tulisan ini penulis menggunakan metode penulisan deskriptif, analitif, reflektif. Penulis menggunakan metode penafsiran Historis Kritis untuk menjangkau teks asli dalam konteks agar menemukan kerygmanya, kemudian bisa dihubungkan dengan konteks masa kini.

DAMPAK KEPRIBADIAN ANAK REMAJA MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS DI DESA TUAPUKAN TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas tentang Dampak Kepribadian Annak Remaja mengkonsumsi minuman keras di Desa Tuapukan RT/RW101/005. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak kepribadian anak remja mengkonsumsi minuman keras di Desa Tuapukan pada RT 010/RW005. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan buku catatan dan arsif-arsif. Teknik analisis data menggunakan teori dari Sugiyono (2009:91) yaitu data reduction, data display, dan conclution/ verification. Hasil penelitian. Setelah Peneliti mengadakan Sosialisasi dan bimbingan,sebagian remaja Desa Tuapukan yang sebelumnya memiliki kepribadian rusak mengambil keputusan untuk mengurangi mengkonsumsi minuman keras, dan sebagian remaja lainnya memilih untuk tidak lagi mengkonsumsi minuman keras. Ketaatan Remaja Desa Tuapukan terhadap mengkonsumsi minuman keras meningkat karena sudah diterapkan peraturan dan sanksi dari Aparat Desa.Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut : Untuk remaja peniliti menyarankan sebaiknya mengurangi pergaulan dengan teman peminum atau berhenti mengkonsumsi minuman keras, Pentingya peran orang tua dan pihak pemerintah setempat di RT 010 RW 005 desa Tuapukan juga harus berperan dalam mengatasi bahaya dan dampak mengkonsumsi minuman keras pada remaja seperti membuat aturan jam kumpul malam

“Dampak Psikologis Remaja Korban Pelecehan Seksual Di Kelurahan Oesapa, RT/RW :27/10 Tahun 2022”

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “Dampak Psikologis Remaja Korban Pelecehan Seksual Di Kelurahan Oesapa, RT/RW :27/10 Tahun 2022” Dilla S.A (*) Metboki M (*) Pabala P(*) Rumusan masalahnya adalah Bagaimana Dampak Psikologis Remaja Korban Pelecehan Seksual Di Kelurahan Oesapa, RT/RW :27/10. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendiskripsikan dampak psikologis remaja korban pelecehan seksual. Penelitian ini dilaksanakan di RT/RW :27/10, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang dengan populasi penelitian kaum remaja putri yang mengalami dampak pelecehan seksual berjumlah 6 orang. Jadi sampel yang diambil berjumlah enam orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara. Dampak Psikologis Remaja Korban Pelecehan Seksual mengalami 3 dampak: yaitu dampak ringan (kecemasan dan kegelisahan) , dampak sedang (Gangguan stress pasca trauma, penilaian diri rendah, pengabaian terhadap diri sendiri, adanya perubahan mood dan perilaku, gangguan tidur, adanya kenangan-kenangan yang mengganggu, depresi, merasa sedih, tertekan sepanjang hari dan depresi mayor) dan dampak berat(Usaha bunu diri). Remaja artinya tumbuh atau bertumbuh untuk mencapai kematangan, baik kematangan mental, emosional sosial, dan fisik. Pelecehan seksual berarti suatu bentuk penghinaan atau memandang rendah seseorang karena hal-hal yang berkenaan dengan seks, jenis kelamin atau aktivitas seksual antara laki-laki dan perempuan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaum remaja perempuan 17-24 yang menjadi korban pelecehan seksual mengalami berbagai dampak pada psikis mereka, seperti mengalami kegelisahan, gangguan kecemasan, gangguan stress pasca trauma, penilaian terhadap diri mereka yang rendah, pengabaian terhadap diri mereka sendiri, mereka mengalami perubahan mood atau perilaku, mengalami gangguan tidur, adanya kenangan buruk dari peristiwa pelecehan seksual yang mengganggu, mengalami depresi, merasa sedih, tertekan sepanjang hari, mengalami depresi mayor (digambarkan dengan hilangnya ketertarikan atau kesenangan akan aktivitas yang biasa dilakukan) dan bahkan mereka sampat ada usaha/ kepikiran untuk bunuh diri. Saran: Kepada Pemerintah segera mengeluarkan kebijakan untuk mencegah potensi terjadinya kasus pelecehan seksual. Kepada pihak kepolisian agar lebih berperan aktif dalam mencegah pelecehan seksual terhadap remaja perempuan. Kepada para remaja perempuan harus berpakaian yang sopan, karena bisa jadi pakaian yang terbuka akan semakin menarik perhatian para pelaku pelecehan seksual. Kepada pelaku pelecehan seksual diharapkan mendapatkan hukuman yang berlaku dan seadil-adilnya sehingga dengan hukuman yang ada bisa membuat pelaku tidak mengulangi tindakan pelecehan seksual tersebut. tersebut. Kepada korban ketika mengalami pelecehan seksual, maka korban harus berusaha untuk berpikiran positif mencari pertolongan untuk mendapatkan pemulihan dengan cara berani untuk terbuka, percaya dan menceritakan segala hal yang terjadi dan mendapatkan jalan keluar. Kata Kunci: dampak pelecehan seksual bagi psikis Keterangan: Penulis (*) Pembimbing (**).

Rumah Sebagai Tempat Beribadah

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelaksanaan ibadah di rumah memang menimbulkan banyak pendapat. Ada yang setuju pada pelaksanaan ibadah rumah dengan alasan bahwa karena pandemik maka ibadah rumah adalah alternatifnya. Tetapi, sedikit juga yang enggan melaksanakan ibadah rumah oleh karena alasan bahwa selama ini ibadah dilakukan bersama, dan karena itu persoalan memimpin ibadah belum fasih mereka lakukan. Berangkat dari paradoks pandangan ini maka tulisan ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana ibadah rumah itu memberi sumbangsih pada pertumbuhan iman jemaat. Untuk bisa menyelesaikan tulisan ini, maka metode yang dipilih untuk dipakai kalah metode kualitatif dengan memadukan antara penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Penelitian dimaksudkan untuk mendapatkan data langsung dari jemaat dan setelah itu, data tersebut dielaborasi dengan teori yang dipakai untuk bisa menghasilkan karya tulis ini. Ibadah merupakan suatu wujud ketaatan orang percaya kepada Allah dan syukur orang percaya atas apa yang ditetapkan sebagai suatu keharusan untuk pertumbuhan rohani dan untuk berbakti kepada Allah, sebagai umat kepunyaan-Nya. Pelaksanaan ibadah di rumah dapat dipahami oleh adanya kegiatan peribadahan yang dilakukan oleh anggota keluarga yang ruang ibadahnya itu dipusatkan di rumah. Akhirnya, melalui pelaksanaan ibadah di rumah sangat diharapkan agar ibadah tersebut bisa menumbuhkan relasi yang akrab di antara sesama anggota keluarga dan terutama bersama Allah dalam ibadah. Pelaksanaan ibadah rumah juga sebenarnya sudah ada baik pada masa Israel maupun pada masa pelayanannya Yesus dan murid-murid. Teks-teks yang mendukung hal ini bisa dilihat dalam Ulangan 6:6-7 Kejadian 12:8 dan Kisah Para Rasul 2:41-47.

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Menghasilkan karyawan yang produktif dan berkompeten bukanlah satu-satunya hal yang diharapkan perusahaan, tetapi juga terdapat hal yang tidak kalah pentingnya yakni bagaimana produktivitas karyawan dapat meningkat. Sumber daya manusia (SDM) yang produktif akan dapat merancang dan mengaplikasikan semua rancangan yang menjadi sasaran atau target dari suatu organisasi. SDM dikatakan produktif, apabila mempunyai produktivitas kerja yang tinggi serta dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya secara tepat waktu.(Ananta,2018). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompensasi, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik skor dari jawaban responden masing-masing variabel, untuk menggambarkan persepsi responden atas variabel-variabel yang digunakan secara kualitatif. Pada analisis pendahuluan akan dideskripsikan indikator empirik dari konsep-konsep penelitian berdasarkan data yang diproleh melalui kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah tabel frekuensi. Kemudian dilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variable independen dan variabel dependen yaitu kompensasi (X1), motivasi kerja (X2) dan disiplin kerja (X3) terhadap produktivitas kerja pegawai (Y). Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data yang bersifat kualitatif yang diubah menjadi kuantitatif dengan menggunakan skala interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji regresi variabel a) variable kompensasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. b). variabel motivasi kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktifitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. c). Variabel disiplin kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktifitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. Kata Kunci : Kompensasi, motivasi kerja, disiplin kerja, produktifitas kerja.

Pengaruh pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Malaka

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan ekonomi daerah merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pencapaian pembangunan daerah. Dengan begitu adanya pelaksanaan pambangunan suatu daerah dapat meninjau suatu pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan sebagai salah satu pedoman untuk menetapkan perekonomian daerah, dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat Desa, kabupaten dan kota. Pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu sumber pendapatan suatu daerah dari potensi - potensi yang dimiliki oleh daerah itu sendiri. Daerah yang berpotensi besar dari sumber daya alamnya serta ditunjang dengan sarana maupun prasarana yang memadai akan berpengaruh pada tingkat produktivitas masyarakatnya pada daerah tersebut yang pada akhirnya akan menambah pendapatan asli daerah (PAD). Jika PAD suatu daerah meningkat, maka dana yang dimiliki oleh pemerintah daerah akan lebih tinggi sehingga pemerintah daerah akan berinsiatif untuk lebih menggali sumber potensi – potensi daerah. Penelitian ini dilalukan di kabupaten Malaka dengan judul Pengaruh pertumbuhan Ekonomi terhadap Pendapatan Asli daerah di Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian yan dilakukan untuk mengetahui Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Malaka. Penelitian di lakukan dengan data sekunder yang dipublikasikan di badan pusat statistik (BPS). Konsep utama dalam penelitian ini adalah Pengaruh pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pendapatan Asli Daerah, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat di ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap pendapatan asli daerah, yang ditunjukan dengan korelasi sebesar -7108,023. Artinya apabila pertumbuhan ekonomi meningkat 1%, maka pendapatan asli daerah turun sebesar -7108,023. Dengan demikian bahwa hipotesis yang di kemukakan dapat di terima. Pertumbuhan Ekonomi suatu daerah baik, maka pemerintah daerah setempat akan terus meningkatkan Belanja Modalnya dari tahun ke tahun guna melengkapi dan memperbaiki sarana dan prasarana, tetapi disesuaikan pada tahun anggaran. Kemampuan daerah untuk menyediakan sumber-sumber pendapatan yang berasal dari daerah sangat tergantung pada kemampuan merealisasikan potensi ekonomi daerah setempat menjadi bentuk-bentuk kegiatan ekonomi yang mampu menciptakan penerimaan daerah untuk membiayai pembangunan tersebut ( Sri Ayem, 2018) Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah

PENGARUH BIAYA PRODUKSI DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP LABA BERSIH (Studi Pada Perusahaan Industri manufaktur, Sektor Industri Barang Konsumsi, Sub Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Biaya Operasional dan Biaya Produksi Terhadap Laba Bersih (Studi Pada Perusahaan Industri Manufaktur, Sektor Industri Barang Konsumsi, Sub Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Biaya Operasional dan Biaya Produksi Terhadap Laba Bersih (Studi Pada Perusahaan Industri Manufaktur, Sektor Industri Barang Konsumsi, Sub Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019). Sampel dalam penellitian ini adalah laporan keuangan dari 5 perusahaan Sub Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk mengetahui antara lebih dari satu variabel independen dengan satu variabel dependen. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari Biaya Operasional yang diukur dengan Biaya Produksi dan pengeluaran Operasional, Biaya Produksi yang diukur dengan Biaya bahan baku tambah biaya tenaga kerja langsung tambah biaya Overhead Pabrik,. sementara Laba Bersih diukur dengan laba sebelum pajak dikurangi dengan pajak penghasilan sebagai variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Biaya opersional yang diukur dengan Biaya Produksi dan pengeluaran Operasional mengalami penurunan tetapi signifikan terhadap laba bersih. Sedangkan biaya produksi yang diukur dengan Biaya bahan baku ditambah biaya tenaga kerja langsung ditambah biaya Overhead Pabrik tidak berpengaruh tetapi signifikan terhadap laba bersih. Kata kunci: Laba Bersih, Biaya Opersional, Biaya Produksi

HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SMA NEGERI 4 KUPANG TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “Hubungan Minat Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Pendidikan Agama Kristen di SMA N 4 Kupang Tahun 2022” Djami Manu S (*) Tnunay P (*) Pabala P (*) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi PAK di SMA Negeri 4 Kupang. Metode penelitian Studi Kasus (fleidresearch) merupakan strategi umum yang dipakai dalam pengumpulan dan analisis data yang diperlukan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi, dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian lapangan melalui teknik analisis korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Kupang, pada bulan 15 Juni-15 Juli 2022 yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 4 Kupang kelas XI MIA3 dengan jumlah 24 orang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar Pendidikan Agama Kristen, mengetahui prestasi belajar Pendidikan Agama Kristen, dan mengetahui adanya hubungan minat belajar dengan prestasi belajar Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMA N 4 Kupang.Dari perhitungan hasil koofisien determinan sebesar 27,35529%, hal ini menunjukkan bahwasannya variabel X (minat belajar) telah memberikan hubungan dengan variabel Y (prestasi belajar pada mata pelajaran PAK) dan menunjukkan bahwasannya 72,64471% dari prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor tersebut kemungkinan dapat juga disebabkan oleh faktor internal atau faktor eksternal siswa. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri seseorang seperti sifat, bakat, keturunan dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal yaitu faktor yang berada di luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi mental seseorang. Lingkungan eksternal yang paling dekat dengan seorang manusia adalah keluarga, sekolah dan masyarakat. Data tentang Hubungan Minat Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi PAK diperoleh berdasarkan angket yang diisi oleh siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dengan taraf 5 %. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus korelasi product moment diperoleh r hitung sebesar 0,523. Kemudian hasil tersebut dibandingkan dengan r tabel dengan df = 22 taraf signifikansi 5% adalah 0, 404 berarti r hitung lebih besar dari r tabel.Sedangkan pada taraf signifikan 1 % diperoleh r tabel= 0,515. Maka ”r” tabel (rt), hasil yang didapat adalah ”r” hitung lebih besar baik pada taraf signifikan 1% (0,523 0, 0,515). Dengan demikian dapat diketahui, Hipotesis Nihil (Ho) ditolaksedangkan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Dari perhitungan ini berartimenunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa pada Bidang Studi PAK. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Minat Belajar memiliki pengaruh terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Bidang Studi PAK di SMA Negeri 4 Kupang. Hal ini menunjukan bahwa persepsi siswa tentang minat belajar terhadap prestas belajar siswa dalam bidang studi PAK mempunyai peranan penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Kupang.

Perbuatan Sebagai Akta Iman

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Iman adalah keyakinan akan adanya Allah dan percaya dengan sungguh bahwa Allah adalah benar. Iman berkaitan dengan batin seseorang karena itu iman tidak dapat terlihat dengan jelas oleh siapapun kecuali Allah. Sedangkan, perbuatan adalah tindakan, kelakukan atau tingkah laku. Perbuatan seseorang dapat terlihat dengan jelas oleh orang lain. Dewasa ini, kehidupan anggota jemaat GMIT belum menampakkan teladan hidup yang sesuai dengan identitasnya sebagai orang percaya. Menjadi persoalan ialah anggota jemaat GMIT masih keliru terkait hubungan iman dan perbuatan yang dinilai sebagai dua hal yang dapat dipisahkan. Orang yang telah mengaku percaya kepada Allah tidak perlu lagi melakukan perbuatan baik dan sebaliknya. Untuk itu, tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui teologi dan kerygma dari surat Yakobus mengenai iman dan perbuatan dan implikasinya bagi kehidupan praktis jemaat GMIT. Metodologi yang digunakan di antaranya mencakup dua hal yaitu metodologi penulisan dan metodologi penelitian. Metodologi penulisan menggunakan metode deskriptif-analisis-reflektif dengan tujuan mengumpulkan data melalui kajian pustaka yang kemudian memberikan refleksi dan implikasi teologi surat Yakobus. Sedangkan metodologi penelitian menggunakan penelitian kualitatif dan metode studi pustaka dengan memperhatikan literatur yang telah ada untuk mengkaji teologi dan menemukan informasi-informasi serta realitas kehidupan anggota jemaat GMIT. Hasil dari kajian ini menggambarkan bahwa surat Yakobus merupakan salah satu surat yang dapat memberikan jawaban atas persoalan masa kini. Teologi surat Yakobus yang membahas mengenai iman dan perbuatan dapat diaplikasikan dalam kehidupan anggota jemaat GMIT. Oleh karena itu, surat Yakobus dapat memberikan jawaban praktis terkait permasalahan anggota jemaat GMIT. Bagi Yakobus iman yang sejati harus melahirkan perbuatan yang praktis. Iman sebagai kepercayaan kepada Allah harus melahirkan perbuatan baik kepada sesama. Sebagai anggota jemaat GMIT yang hidup di masa kini harus menampilkan iman kepada Allah melalui perbuatan baik kepada sesama seperti dengan cara tidak melakukan tindak kejahatan seperti mencuri, membunuh, melakukan penipuan, menghindari diri dari penggunaan narkoba dan tindakan tawuran. Selain daripada itu, anggota jemaat GMIT juga tidak boleh kompromi terhadap dosa apalagi menganggap sepele dosa yang dilakukan. Dengan demikian perbuatan baik yang dengan praktis dapat dilakukan oleh anggota jemaat GMIT ialah menolong sesama yang sedang berkesusahan, menjaga mulut dari perkataan yang sia-sia dan bohong, serta menjaga diri dari hawa napsu untuk melakukan dosa seperti melakukan hubungan seks sebelum nikah hingga tidak terjerumus dalam dosa narkotika.

Fe Belis dan Dode

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FE BELIS DAN DODE Novi Tamara Ndun Program Studi Teologi Agama Kristen, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Masyarakat suku Rote adalah suatu komunitas masyarakat yang hidup dalam suatu pola atau kebiasaan kemasyarakatan yang ada. Kehidupan mereka juga masih kuat dengan tradisi dan adat istiadat yang dianggap sebagai warisan nenek moyang. Salah satunya adalah tradisi perkawinan adat fe belis dan dode. Tradisi fe belis dan dode merupakan tahapan dari perkawinan adat suku Rote sebagai bagian untuk mendapatkan kembali keseimbangan yang bertujuan untuk melahirkan keharmonisan. Hasil penelitian penulis dilapangan Pertama: tradisi fe belis dan dode adalah adalah acara di mana kedua belah pihak keluarga dipertemukan dalam ikatan kasih yang saling menghargai yang di dalam pelaksanaannya, dengan ketulusan hati kedua belah pihak keluarga saling memberi sesuai dengan kesanggupan mereka untuk menunjukkan penghargaan dan tanda kasih sayang. Kedua: pada mulanya belis berupa hewan dan barang emas sedangkan bawaan/antaran perempuan berupa hewan, barang emas, padi/gabah, perlengkapan tidur, serta sirih, pinang dan tembakau. Namun oleh karena dampak modernisasi yang berdampak pada tingkat kebutuhan, belis telah disederhanakan menjadi ‘tanda terima kasih’ sehingga hanya berupa uang sedangkan bawaan/antaran disesuaikan dengan keinginan pihak keluarga perempuan. Ketiga: adapun ketika ditinjau menggunakan teori pertukaran, tradisi ini memenuhi kaidah pertukaran namun penulis mengkritik satu kaidah yang di mana fe belis dan dode tidak mendatangkan kesenangan bagi pihak laki-laki apalagi jika besaran belis itu besar. Tetapi walaupun begitu, tradisi ini dinilai baik oleh karena memberi nilai-nilai positif yang berguna bagi kehidupan bukan saja ketika dalam pelaksanaannya tetapi berlanjut kepada kehidupan rumah tangga ke depan. Ada nilai keseimbangan dan sikap kasih di dalam tradisi fe belis dan dode. Model antropologis dapat menolong dalam melihat nilai-nilai dalam Injil dan teks serta nilai-nilai dalam tradisi fe belis dan dode. Manusia diciptakan seturut dengan gambar Allah dan dalam kesadaran bahwa Allah lebih dulu mengasihi manusia, maka antara laki-laki dan perempuan adalah setara. Oleh karena itu, keseimbangan antara laki-laki dan perempuan adalah sesuatu yang penting. Dengan kasih yang berasal dari Allah, laki-laki dan perempuan disadarkan bahwa sikap kasih harus ada di dalam kehidupan sebagai keluarga Kristen. Untuk itulah, melalui tradisi fe belis dan dode gereja kembali melihat eksistensinya dalam memelihara persekutuan melalui penegakkan keseimbangan antara laki-laki dan perempuan serta terus menerapkan kasih sebagai suatu tindakan yang aktif dari jemaat. Sehingga keharmonisan baik dalam persekutuan berumah tangga maupun persekutuan bergereja tetap terjaga dengan baik.

Gereja dan Suanggi

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK GEREJA DAN SUANGGI Dewi Septi Bisilisin Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Indonesia email: [email protected] Pulau Semau dikenal sebagai pulau mistis, dimana masyarakat masih mempercayai suanggi sebagai salah satu hal yang mengontrol kehidupan mereka. Suanggi diartikan sebagai ilmu hitam yang digunakan oleh seseorang yang memiliki rasa iri dengki untuk membunuh atau mencelakai orang lain dengan perantara benda atau dilakukan secara langsung oleh orang yang memiliki ilmu tersebut. Kepercayaan kepada suanggi sangat dipengaruhi oleh agama suku dan tetap ada sampai sekarang, ketika sebagian besar masyarakat Semau beragama Kristen. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan utama yaitu mengapa orang Kristen masih mempercayai adanya suanggi? Dan untuk menjawab hal tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memilih 24 orang sebagai sampel dari jemaat Bait'el Uitiuhtuan, Klasis Semau. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata jemaat memahami suanggi sebagai ilmu hitam yang dipakai untuk membunuh dan mencelakai orang lain. Selain itu, ada juga yang menggunakan suanggi untuk menyembuhkan orang sakit dan digunakan pula untuk menambah kekayaan. Dalam hal ini jemaat tetap disebut suanggi karena masih menyembah atau percaya kepada yang lain selain Tuhan. Walaupun maksud dan tujuan mereka baik tetap mereka disebut suanggi karena sudah menduakan Tuhan. Sikap gereja saat ini hanya sebatas pemberitaan firman. Gereja perlu memberikan pemahaman yang baik dan benar, sehingga perlu adanya upaya mengupayakan kemelekatan budaya, agama suku dan tradisi itu mendapat warna baru, orang lebih melekat pada gereja dan ajaran gereja. Gereja juga perlu memperkuat ajaran Kristus terutama kepada orang tua supaya memperkuat pemahaman kepercayaan mereka. Seperti halnya orang-orang Farisi sekaligus ahli taurat sedang menguji Yesus dalam Injil Matius 22:37-40, demikian pula gereja perlu membangun relasi antar manusia dengan Allah dan sesamanya. Supaya kedua hukum ini ada dalam satu kesatuan.

PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP PROFITABILITAS PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI OEBA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP PROFITABILITAS PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI OEBA Perputaran modal kerja (working capital turnover) yaitu rasio untuk mengukur atau menilai keefektifan modal kerja koperasi selama periode tertentu. Artinya seberapa banyak modal kerja berputar selama satu periode. Perputaran kas (cash turnover) adalah dimana koperasi menginvestasikan modal kerja yang dimiliki dalam kas, dari kas tersebut akan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional kemudian sampai menjadi kas kembali. Perputaran piutang (receivable turnover) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa lama penagihan piutang selama satu periode atau berapa kali dana yang tertanam dalam piutang berputar selama satu periode. Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba, ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi profitabilitas diantaranya modal kerja, kas dan piutang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabiltas pada KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah apakah perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang berpengaruh terhadap profitabilitas pada KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Variabel independen dalam penelitin ini adalah perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang. variabel dependen dalam penelitian ini adalah profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan KSP Kopdit Swasti Sari Oeba. Populasi dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Oeba berdiri yaitu sejak 01 Februari 1988 sampai tahun 2021. Serta sampel diambil dari data laporan neraca dan sisa hasil usaha tahun 2017 sampai tahun 2021. Teknik pengumpulan datanya dalam penelitian ini berupa dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda kemudian pengujian hipotesisinya dilakukan secara uji koefisien determinasi (R2), uji simultan (Uji f) dan uji parsial (Uji t) dengan alat bantu Software SPSS versi 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perputaran modal kerja berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar -0,003, nilai signifikan sebesar 0,357 > 0,05 dan nilai t sebesar -1,594. (2) perputaran kas berpengaruh positif terhadap profitabilitas, hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar 0,004 nilai signifikan sebesar 0,681 > 0,05 dan nilai t sebesar 0,547. (3) perputaran piutang berpengaruh positif terhadap profitabilitas, yang dibuktikan dengan nilai koefisien sebesar 0,005 nilai signifikan sebesar 0,838 > 0,05 dan nilai t sebesar 0,260. Secara simultan tidak terdapat pengaruh antara perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabilitas, hal ini dibuktikkan dengan nilai nilai Fhitung sebesar 1,363 dengan nilai signifikan sebesar 0,545 > 0,05. Nilai R Squaredari variabel independen dalam penelitian ini sebesar 0,803 yang menunjukkan kontribusi pengaruh perputaran modal kerja, perputaran kas dan perputaran piutang terhadap profitabilitas sebesar 80,3% sedangkan sisanya 19,7% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.

ANALISIS PENGARUH FASILITAS KANTOR, PRIORITAS KERJA DAN DUKUNGAN PIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA UPTD SARANA PRASARANA OLAHRAGA DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA PROVINSI NTT

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Analisis Pengaruh Fasilitas Kantor, Prioritas Kerja Dan Dukungan Pimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT Peningkatan pengetahuan, kerja, perubahan sikap, perilaku, koreksi terhadap kekurangan-kekurangan ketrampilan kerja dibutuhkan untuk meningkatkan kerja pegawai. Fasilitas kantor dan prioritas kerja akan memberikan kesempatan bagi pegawai mengembangkan keahlian dan kemampuan baru dalam bekerja agar apa yang diketahui dan dikuasai saat ini maupun untuk masa mendatang dapat membantu pegawai untuk mengerti apa yang sebenarnya dikerjakan dan mengapa harus dikerjakan. Sedangkan dengan supportive boss yang diberikan pimpinan pada pegawai, maka pegawai mampu megembangkan rasa kepemilikan terhadap kelompok. Pentingnya pengelolaan terhadap penelitian ini disebabkan karena faktor manusia sebagai pelaku utama dalam setiap kegiatan operasional suatu instansi. Semakin baik kemampuan SDM yang dimiliki maka akan semakin baik hasil yang dicapai, dan begitu juga sebaliknya tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas akan menghambat tercapainya tujuan instansi tersebut. Melalui perencanaan Sumber Daya Manusia yang matang, kerja pegawai dapat ditingkatkan.Hal ini dapat diwujudkan melalui adanya pemberian motivasi dari seorang pimpinan (supportive boss) fasilitas kantor dan prioritas kerja yang baik. Sehingga setiap pegawai dapat menghasilkan sesuatu yang berkaitan langsung dengan kepentingan organisasi. Fasilitas kantor yang digunakan setiap instansi bermacam-macam bentuk,jenis dan manfaatnya. Semakin besar aktivitas suatu perusaan maka semakin lengkap pula fasilitas dan sarana pendukung dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Fasilitas kantor itu mencakup atau meliputi saran dan prasarana kantor. Karakteristik fasilitas kantor yang mencakup sarana dan prasarana pendukung dalam proses aktivitas perubahan atau organisasi. Fasilitas kantor pada setiap instansi akan berbeda dalam bentuk dan jenisnya, tergantung pada jenis usaha dan besar kecilnya instansi tersebut. Berdasarkan pengertian tersebut ,maka sarana kantor berkaitan dengan mesin dan peralatan,perlengkapan kantor, peralatann kantor, dan peralatan investaris lainnya. Prioritas kerja merupakan salah satu cara yang sangat ampuh untuk meraih kesuksesan dalam berakarir.Sebagai manusia skala prioritas utama anda dalam kehidupan tentunya adalah karir yang sukses karena tentunya pegawai bekerja untuk mendapatkan banyak uang. Di dunia kerja prioritas dari seorang pegawai adalah memberikan hasil pekerjaan yang maksimal karena mereka adalah ujung tombak dari instansinya. Dukungan pimpinan dalam lingkungan kerja sangat penting terhadap perilaku bawahan. Ketika perhatian yang lebih besar ditunjukan oleh pimpinan bagi pegawai,maka pegawai mampu mengembangkan rasa kepemilikan terhadap kelompok.Bagaimana pegawai didukung dalam pekerjaannya juga merupakan kunci untuk mengurangi turnover dalam suatu instansi.Salah satu yang berperan penting dalam terciptanya kerja yang baik dari pegawai adalah dukungan atasan. Kinerja pegawai merupakan suatu hasil yang dicapai oleh pegawai tersebut dalam pekerjaan menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan tertentu. Menurut Robbins (2003) bahaw kinerja pegawai adalah sebagai fungsi dari interaksi antara kemampuan dan motivasi. Dalam studi manajemen kinerja pekerja atau pegawai ada hal yang memerlukan pertimbangan yang penting sebab kinerja individual seorang pegawai dalam organisasi merupakan bagian dari kinerja organisasi ,dan dapat menentukan kinerja dari organisasi tersebut. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT berjumlah 42 orang dan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai berjumlah 42 orang dan dilakukan pennetuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel pada penilitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial fasilitas kantor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT . Prioritas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT dan Dukungan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Sedangkan secara stimultan fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja pegawai UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 26,959 sedangkan regresi b1 = 0,177, b2 = 0,131 dan b3 = 0,279. Dengan demikian persaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh fasilitas kantor (X1), prioritas kerja (X2) dan Dukungan pimpinan (X3) terhadap kinerja pegawai adalah sebagai berikut : Y =26,959+ 0,177 X1 + 0,133 X2 + 0,279 X3 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel fasilitas kantor (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel fasilitas kantor (X1) di temukan t hitung = -1,110 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat signifikan = 0,227. Oleh karena itu nilai Sig.< 0,05 maka Ho (b1=0) ditolak Ha (b1>0) diterimah yaitu variabel fasilitas kantpr (X1) memiliki pengaruh negatif dan signifikan secara Parsial terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh prioritas kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). diketahui bahwa variabel prioritas kerja (X2) ditemukan t hitung = 0,674 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat Sig = 0,506. Oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterimah yaitu prioritas kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara Parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji hipotesis ketiga yaitu ada pengaruh dukungan pimpinan (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) diketahui bhawa variabel dukungan pimpinan (X3) ditemukan t hitung = 1,421 lebih kecil dari t tabel = 2,05183 dan tingkat Sig = 0,167. Oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1= 0) ditolak Ha (b1>0) diterima yaitu variabel dukungan pimpinan (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara Parsial terhadap kinerja pegawai (Y). untuk hasil Uji F didapati F hitung =1,675 lebih kecil dari F tabel = 3,35 dan tingkat Sig = 0,197 oleh karena itu nilai Sig<0,05 maka Ho (b1=0) maka Ho ditolak dan Ha (b1>0) diterimah artinya variabel fasilitas kantor (X1) dan variabel Prioritas kerja (X2) dan Dukungan pimpinan (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koofisien determinasi (R2) adalah = 0,162 atau 16,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh fasilitas kantor, prioritas kerja dan dukungan pimpinan terhadap kinerja pegawai adalah = 16,2%. Sedangkan pengaruh sebesar sebesar 83,8% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Fasilitas Kantor, Prioritas Kerja, Dukungan Pimpinan, Kinerja Pegawai.