Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

C

1.035 karya publik ditemukan.

2026: 342025: 252024: 202023: 1412022: 1932021: 3892020: 782018: 202016: 12013: 12009: 11018: 1

ANALISIS YURIDIS TENTANG PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENGABULKAN GUGATAN GANTI RUGI AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM DI PENGADILAN NEGERI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni Bagaimanakah Pertimbangan Hakim Dalam Mengabulkan Gugatan Ganti Rugi Akibat Perbuatan Melawan Hukum Di Pengadilan Negeri, dengan tujuan penelitian yakni adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim dalam Mengabulkan Gugatan Ganti Rugi Akibat Perbuatan Melawan Hukum Di Pengadilan Negeri.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian Adalah Variabel Bebas, Yakni; Penyebab Terjadinya Perbuatan Melawan Hukum Yang Dilakukan Oleh Para Tergugat, dan variabel terikat yakni putusan hakim yang mengabulkan gugatan ganti rugi akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para tergugat. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa dasar Pertimbangan Hakim Dalam Mengabulkan Gugatan Ganti Rugi Akibat Perbuatan Melawan Hukum Di Pengadilan Negeri berdasarkan putusan Nomor : 09/Pdt.G/2017/PN.Lrt, nomor 74/Pdt.G/2019/PN.Jmb, nomor 14/Pdt.G/2017/PN Rah, nomor 01/Pdt.G/2015/PN.Lt, nomor 01/Pdt.G/2012/PN.Mjn dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Pertimbangan majelis hakim dalam memutuskan sengketa perbuatan melawan hukum didasarkan pasal 1365 KUHPerdata. Yang menyatakan bahwa para tergugat terbukti bersalah melanggar pasal 1365 KUHPerdata dengan cara: • Penipuan dan penggelapan tabungan nasabah milik penggugat, • Perbuatan melanggar kesusilaan oleh tergugat, • Perampasan, penguasaan dan penebangan tanaman produktif milik penggugat, • Tidak membayar uang pengganti dalam tindak pidana korupsi, • Pembakaran tanaman cengkeh milik penggugat. 2. Adanya hubungan sebab akibat antara perbuatan para tergugat dengan kerugian para penggugat

PENGARUH JARAK RAK PENGERING PADA BED DRYER TERHADAP KADAR AIR PENGERINGAN JAGUNG MENGGUNAKAN SUMBER PANAS DARI PROSES GASIFIKASI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Charlie T.L Bunga FJH** Makaborang M** Penelitian ini mengkaji proses untuk mengurangi kadar air jagung dalam rak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jarak antara rak pengering terhadap kualitas jagung dengan sumber panas hasil gasifikasi biomasa menggunakanbeddryersederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak (RAL), yaitu 4 perlakuan dan 5 kali ulangan sehingga menghasilkan 20 unit percobaan dengan perlakuan yang uji adalah perbandingan setiap rak. Perlakuan yang dicoba adalah sebagai berikut: Perlakuan A : jarak rak 10 cm, perlakuan B : 20 cm, perlakuan C : 30 cm, perlakuan D : 40 cm. Hasil penelitian proses pengeringan jagung dari bed dryer sederhana dapat disimpulkan bahwa jarak rak berpengaruh terhadap kadar air jagung. Perlakuan terbaik adalah pengeringan dengan jarak rak terhadap kualitas jagung 10 cm yang menghasilkan kecepatan angin 5 m/s dan kadar air akhir jagung 12%. Kata Kunci : bed dryer Peneliti :* Pembimbing :**

PENGARUH HASIL FERMENTASI BONGGOL PISANG TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN KABESAK (Acacia Leucophloea Willd ) DAN KAYU MERAH (Pterocarpus Indicus Willd ).

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Hasil Fermentasi Bonggol Pisang Terhadap Perkecambahan Dan Pertumbuhan Kabesak (Acacia Leucophloea Willd ) Dan Kayu Merah (Pterocarpus Indicus Willd ). Taek, N. A.)* Hendrik, A. C.)** Solle, H. R.L.)** Tanaman kabesak dan kayu merah yang memiliki banyak manfaat bagi masyarakat di pulau timor namun belum dibudidayakan dengan baik. Upaya budidaya kedepannya diperlukan untuk pengetahuan tentang aspek penyedian bibit yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak bonggol pisang terhadap perkecambahan dan pertumbuhan kabesak dan kayu merah, dan untuk mengetahui berapa konsentrasi optimal yang dapat memacu perkecambahan dan pertumbuhan kabesak dan kayu merah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun dengan menggunakan 4 perlakuan dan 1 kontrol yang masing – masing dilakukan 3 kali ulangan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sidik ragam (ANOVA) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh perlakuan yang di cobakan, Jika hasil analisis ada perbedaan maka digunakan uji lanjut DMRT dengan tingkat kepercayaan 5% (α = 0,05). Perlakuan pemberian konsentrasi fermentasi bonggol pisang berpengaruh terhadap perkecambahan dan pertumbuhan kabesak(Acacia leucophloea Willd) dan kayu merah (Pterocarpus Indicus Willd) dan Dilihat dari parameter pengamatan daya kecambah, tinggi tanaman dan jumlah daun untuk konsentrasi terbaik pada perlakuan P4 dengan level konsentrasi 100%. Kata kunci: Ekstrak Bonggol Pisang, Kabesak dan Kayu Merah Keterangan: *) Peneliti **) Pembimbing

INVENTARISASI WARNA BIRU ALAMI PADA BENANG KATUN TENUN IKAT ASAL NUSA TENGGARA TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tenunan tradisional yang dikenal di Nusa Tenggara Timur pada umumnya adalah tenun ikat Penggunaan zat pewarna alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dimulai sejak zaman dahulu terutama untuk pewarnaan kain. Pada tumbuhan penghasil warna biru tidak dapat menghasilkan warna biru yang bervariasi, tumbuhan tersebut hanya menghasilkan satu warna biru, maka akan dilakukan penambahan mordan karena mordan bukan hanya dapat digunakan sebagai penguat warna tetapi juga bisa merubah warna. Penelitian ini bertujuan untuk; a) Untuk mengetahui bahan dan mordan apa saja yang menghasilkan warna biru, b) Untuk dapat mengetahui proses pengolahan untuk menghasilkan berbagai macam warna biru, c) Untuk mengetahui macam-macam warna biru yang dihasilkan. Sampel diambil dijalan Timor Raya, Desa Noelbakai, Kecamatan Kupang Tengah, sampel yang diambil yaitu daun tarum dan mordan jeruk nipis, jahe, air kelapa, kapur, tawas, gula merah, cuka, diperoleh dari pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik dokumentasi dan eksperimen. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2019 di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 5 warna biru yang dihasilkan dari campuran antara tumbuhan tarum dan tujuh mordan. Tarum dicampur dengan jahe menghasilkan warna soft blue, tarum dicampur gula merah menghasilkan warna teal blue , tarum dicampur tawas menghasilkan warna cadet blue, tarum dicampur kapur menghasilkan warna atomic steel blue, tarum dicampur air kelapa menghasilkan warna midnight blue, dan pada penelitian ini terdapat 2 warna biru yang sama antara tarum dicampur dengan jeruk nipis dan tarum dicampur dengan cuka menghasilkan warna endearvor blue.

PENGARUH SUHU PADA PROSES CATALYTIK CRACKING DALAM PEMBUATAN BIOFUEL DARI MINYAK GORENG BEKAS

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUHU PADA PROSES CATALYTIK CRACKING DALAM PEMBUATAN BIOFUEL DARI MINYAK GORENG BEKAS ABSTRAK Benu J.C Makaborang. M** Lano L. M** Penelitian ini tentang pengaruh suhu pada proses catalytik cracking dalam pembuatan biofuel dari minyak goreng bekas. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pada proses catalytik terhadap biofuel dan mengetahui suhu yang tepat pada proses catalytik cracing terhadap kualitas biofuel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan eksprimen lapangan dalam bentuk pola Rancang Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulang sehingga menghasilkan 20 percobaan. Perlakuan yang dimaksud yaitu : P1 = pemanasan 40 0C, P2 = pemanasan 50 0C, P3 = pemanasan 60 0C, P4 = pemanasan 70 0C. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Perlakuan suhu terhadap proses minyak jelantah menjadi biofuel menunjukan bahwa tidak berpengaruh pada uji taraf 1% tetapi pada uji taraf 5% memberi pengaruh nyata terhadap produksi biofuel Perlakuan terbaik terdapat pada suhu 700C dengan jumlah produksi biofuel sebesar 482 ml.

Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Asam Fosfat H3PO4 Terhadap Aktifitas Karbon Aktif Tempurung Saboak (Borassus flabellifer L.)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pohon Lontar (Borassus flabellifer L.) adalah pohon yang memiliki banyak manfaat mulai dari daun, batang, bunga, dan buahnya. Pemanfaatan tempurung saboak masih terbatas. Salah satu cara untuk memanfaatkan tempurung sabok adalah dengan membuat tempurung saboak menjadi arang aktif agar aplikasinya bisa lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi H3PO4 sebagai aktivator arang aktif tempurung saboak dan konstentrasi optimum aktivator H3PO4 dalam pembuatan arang aktif tempurung saboak yang ditinjau dari kadar air, kadar abu dan daya serap terhadap iodin. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan yaitu 0,1 M, 0,5 M, 1 M konsentrasi larutan H3PO4 yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diukur meliputi penentuan kadar air, kadar abu dan bilangan iodin. Dibandingkan dengan SNI 06-3730-1995 tentang arang aktif teknis. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivasi dengan berbagai konsentrasi H3PO4 menghasilkan arang aktif dengan karakteristik yaitu kadar air tertinggi terdapat pada konsentrasi 0,1M H3PO4 dengan nilai sebesar 3,80% dan kadar abu dan bilangan iodin tertinggi terdapat pada konsentrasi 1 M H3PO4 dengan nilai kadar abu 5,75 % dan bilangan iodin 229,479 mg/g. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa jika menggunakan aktivator H3PO4 dapat menghasilkan arang aktif dengan kualitas yang baik. Sehingga aplikasinya bisa digunakan untuk mengadsorpsi limbah cair organik maupun anorganik.

STUDI KARAKTERISTIK TUNA SE’I ASAP YANG DIPROSES DENGAN SUHU YANG BERBEDA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tuna se’i adalah salah satu produk hasil perikanan yang diolah mengunakan metode pengasapan tradisional mengunakan tempurung kelapa sebagai bahan utama penghasil asap dan daun kesambi sebagai penutup saat proses pengasapan. Ciri khas produk tuna se’i yang membedakan dengan produk pengasapan yang lain yaitu bentuk potongan daging yang memanjang dan ciri khas organoleptik yang dipengaruhi oleh daun kesambi. Produk tuna se’i yang di olah dengan metode pengasapan tradisional sering menghasilkan kualitas produk yang berfariasi disebabkan karena belum adanya standar pengolahan untuk menghasilkan produk yang kualitas. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu memodifikasi suhu pengasapan yang ideal untuk menghasilkan prodak yang dapat diterima oleh konsumen baik secara kimiawi maupun organoleptik. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan (Maret–April 2020) bertempat di Unit Pengolahan Ikan Batu Kapala (UPI) di Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak Kota Kupang sebagai tempat pengasapan tuna se’i dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur) dilakukan di Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana Kupang sedangkan uji total fenol di Laboratorium Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor dan pengujian kadar air pH di PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor. Hasil penelitian tuna se’i asap yang diproses dengan suhu yang berbeda menghasilkan rata-rata kadar air produk tuna se’i berkisar antara 25,23% sampai 61,79%, rata-rata nilai pH berkisar antara 6,1-7,3, total fenol berkisar antara52,20-951,43 mg/g dan nilai organoleptik berkisar pada taraf aga suka sampe suka. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan untuk menghasilkan produk tuna se’i dengan niai rerata kadar air produk tuna se’i berkisar antara 25,23% sampai 61,79%, rata-rata nilai pH berkisar antara 6,1-7,3, total fenol berkisar antara522,20-951,43 mg/g. Nilai organoleptik dengan daun kesambi pada parameter warna 7,5 (suka) dan parameter rasa 7,4 (suka). Sementara pengasapan tanpa daun kesambi nilai organoleptik tekstur mengalami penurunan dengan taraf 6,3 (aga suka). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disarankan untuk menghasilkan produk tuna se’i dengan nilai organoleptik yang paling tinggi yaitu tuna se’i di proses pada suhu pengasapan 70-750C mengunakan penutup daun kesambi yang diasa selama 6 jam.

AN ANALYSIS ON IMPERATIVE SENTENCES IN KUPANG MALAY

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research about an analysis of imperative sentences in Kupang malay daily communication. To support this study the writer used theory of Swan (1982:77). The other theory that the writer used come from Quirk and Greenbaum (1973:200-202). The reserach problems of this study are what are the types of imperative sentences in Kupang malay and how are the form of impertive sentences in Kupang malay.The aims of this study to find out the types and the form of imperative sentences in Kupang malay. Descriptive qualitative method is apllied in this research. The object of this study is Kupang Malay. There are four types of imperative sentences, namely : imperative sentences as a command, imperative sentences as a request, imperative sentences a direction and imperative sentences as prohibition. There are five form of imperative sentences such as :imperative sentences without subject, imperative sentences with subject, imperative sentences with Let, negative imperative sentences and persuasive imperative sentence. The data was collected by watching the videos from Youtube and transcribe, then translate it into English, specify into the types and the form of imperative sentences. After analyzing the data the writer found forty one data of imperative sentences used in kupang malay, that consist of : eleven of imperative sentences as a command, twenty three of imperative sentences as a request, and seven of imperative sentences as a prohibition. The the writer also found twenty three data as formof imperative sentences in kupang malay, which is consist of : six imperative sentences without subject, four imperative sentences with subject, two imperative sentences with Let, six negative imperative sentences and four persuasive imperative sentence. Keywords : imperative sentences,kupang malay, descriptve qualitative.

Isolasi Dan Seleksi Jamur Endofit Penghasil Enzim Protease Dari Daun Mangrove Avicennia marina Di Pantai Noelbaki

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Isolasi Dan Seleksi Jamur Endofit Penghasil Enzim Protease Dari Daun Mangrove Avicennia marina Di Pantai Noelbaki Ludji Lobo, O.L) * Rupidara, A.D.N) ** Ledo, M.E.S) ** Jamur endofit dapat diartikan sebagai mikroba yang hidup berkoloni dalam jaringan internal makhluk hidup seperti pada daun tanpa menyebabkan efek yang merugikan secara langsung pada organisme tersebut. Jamur endofit mampu menghasilkan enzim ekstraseluler, salah satunya enzim protease. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamur endofit penghasil enzim protease yang hidup pada daun mangrove Avicennia marina di Pantai Neolbaki. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan dua perlakuan yaitu daun tua dan daun muda mangrove A. marina. Data karakterisasi morfologi secara makroskopis dan mikroskopis dianalisis secara kualitatif sedangkan data uji aktifitas protease dari jamur endofit dengan metode plug agar berupa hasil perhitungan zona bening secara kuantitatif dan dideskripsikan dalam bentuk gambar dan tabel. Berdasarkan data penelitian ditemukan bahwa dari daun tua dan daun muda mangrove A. marina yang ada di pantai Noelbaki menghasilkan 12 total isolat hasil isolasi. Dari total 12 isolat diperoleh 5 isolat jamur endofit penghasil enzim protease ekstraseluler yang terbagi atas 3 isolat dari daun tua dan 2 isolat dari daun muda. Pembentukan zona aktifitas proteolitik tertinggi pada daun tua A. marina dalam uji enzim protease ekstraseluler terdapat pada kode isolat DT Am 05 OLL dengan diameter zona proteolitik sebesar 2,1 mm. sedangkan untuk daun muda A. marina aktivitas tertinggi terdapat pada kode isolat DM Am 02 OLL dengan diameter zona bening sebesar 1,9 mm.

DESKRIPSI TENTANG PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM PADA KASUS KORUPSI PENGADAAN SOFTWARE MICROSOFT OFFICE DI PT. BANK NTT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul dari Skripsi ini: Deskripsi tentang pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum pada kasus korupsi pengadaan software Microsoft Office di PT. Bank NTT Permasalahanya adalah apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum bagi para terdakwa pada kasus korupsi pengadaan software microsoft office di PT. Bank Nusa Tenggara Timur? Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan variabel bebas dan terikat yang dianalisis secara deskriptif dari bahan primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dan analisis putusan hakim dapat di ketahui bahwa putusan lepas dari segala tuntutan hukum dari keterangan saksi-saksi dan korban dan fakta persidangan diperoleh jawaban bahwa: Pertama, Perbuatan yang didakwakan oleh Penuntut Umum bukanlah merupakan suatu tindak pidana korupsi ((onslag van rechtvervolging). Pada putusan lepas (onslag van recht vervolging), segala tuntutan hukum atas perbuatan yang dilakukan terdakwa dalam surat dakwaan jaksa/penuntut umum telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, akan tetapi terdakwa tidak dapat dijatuhi pidana, karena perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana merupakan bidang hukum perdata dalam putusan Nomor: 56/PID.SUS-TPK/2017/PN.KPG. Berdasarkan uraian fakta persidangan Majelis Hakim berpendapat bahwa telah terbukti ada pembayaran 100 % oleh PT. Bank Pembangunan Daerah NTT kepada PT. Comparex Indonesia sebesar Rp.4.307.502.936,00 (empat miliar tiga ratus tujuh juta lima ratus dua ribu sembilan ratus tiga puluh enam rupiah); Kedua, Perbuatan para terdakwa berkaitan dengan perjanjian dalam hukum perdata. Perjanjian yang dilakukan oleh Bank NTT dengan PT. Comparex Indonesia sebagai customer yaitu pekerjaan pengadaan Lisensi Win Pro 10 GGWA LO sebanyak 830 unit. Sehingga hubungan hukum yang dibangun merupakan hubungan hukum keperdataan bukan merupakan hubungan hukum pidana, maka dalam putusan kasasi Mahkamah Agung menguatkan putusan hakim nomor : 56/PID.SUS-TPK/2017/PN.KPG dalam tindak pidana korupsi. Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis, maka dapat disimpulkan beberapa hal yaitu: (1). Perbuatan yang didakwakan oleh Penuntut Umum bukanlah suatu tindak pidana korupsi (onslag van rechtvervolging). (2). Perbuatan para terdakwa berkaitan dengan perjanjian dalam hukum perdata. Saran.(1). Terdakwa diharapkan agar lebih hati-hati dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa yang baik dan benar agar terhindar dari tindak pidana korupsi. (2). Penuntut Umum, diharapkan agar lebih jeli dan teliti dalam menjerat pelaku tindak pidana korupsi mengenai alat bukti dan barang bukti dan harus membedakan antara perkara pidana dan perdata dalam pembuktian mengenai tindak pidana korupsi sehingga dapat menjerat para pelaku korupsi.

Kajian Operasi Dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Kereloko Kelurahan Wailiang Kecamatan Kota Waikabubak Kabupaten Sumba Barat’

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KAJIAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN SALURAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KERELOKO KECAMATAN KOTA WAIKABUBAK KABUPATEN SUMBA BARAT LediFictor B.P MakaborangMarthen, STP., MSc Nainiti . N.P.P.E Penelitian ini Melingkupi Kajian Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Kereloko Kelurahan Wailiang Kecamatan KotaWaikabubak Kabupaten Sumba Barat yang bertujuan untuk mengetahui kinerja Perkumpulan Petani Pemakai Air/P3A dalam pengoperasian jaringan irigasi pada lokasi penelitian. Penelitian telah dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yaitu pada bulan April 2020 dengan menggunakan metode deskriftif. Setelah dilakukan penelitian dilapangan yang dilaksanaan sesuai dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini maka didapatkan hasil bahwa kondisi fisik jaringan irigasi Kereloko dalam keadaan baik meskipun masih minim dalam kebersihan sekitar irigasi/saluran dan setelah dilakukan pengumpulan data dengan cara mewawancarai 30 orang responden pemakai saluran irigasi kereloko didapatkan hasil bahwa sebagian responden menyetujui atau sangat setuju untuk dilakukan pembersihan/pemeliharaan jaringan irigasi demi meningkatkan ketersediaan air yang cukup dalam melakukan kegiatan pertanian baik pada musim hujan maupun musim kemarau. Demi kelancaran suatu program dalam suatu usaha maka diperlukan suatu perubahan yang lebih baik, jadi dalam penelitian ini, peneliti mengundang para responden (P3A) untuk membangun kerja sama yang baik dalam memelihara lingkungan irigasi demi dan untuk mencukupi ketersediaan air. Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing I ***) Pembimbing II

A DESCRIPTIVE STUDY ON LESSON PLAN DESIGNED BY EFL TEACHERS AT SMP SWASTA DIAKUI ADHIYAKSA 2 KUPANG IN THE SCHOOL YEAR 2019/2020

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT “A Descriptive Study on Lesson Plan Designed by EFL Teachers at SMP Swasta Diakui Adhiyaksa 2 Kupang In The School Year 2019/2020” Curriculum is an important thing for developing educational program in Indonesia. Lesson plan is define as a source or tool that guide the teachers through their working learning process. This study investigated the components of Lesson Plans in SMP Swasta Diakui Adhiyaksa 2 Kupang, based on the Minister of National Education Regulation Number 81 year 2013. The research question was: what were the components of lesson plans designed by an English teacher at SMP Swasta Diakui Adhiyaksa 2 Kupang? The aim of this study was to find out the components of lesson plans designed by English teacher at SMP Swasta Diakui Adhiyaksa 2 Kupang. This research used qualitative method. The data collected through document of lesson plans. The result showed that the lesson plans that has been designed in 2019 of odd semester and 2020 of even semester covered nine components that has been determined by the minister of national education regulation number 81 2013 except 2020 of odd semester. They were identity of lesson plan, score competences, basic competences and indicator of competence achievement, objective of study, material of study, method of study, media, tools, and source of study, teaching activities, and assessments. However, the lesson plans made in 2020 of odd semester only consist of four components. They were: identity of lesson plans, objective of study, material of study, and assessments. Keywords: Descriptive study, lesson plan, curriculum 2013

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Deskripsi tentang Penggunaan Bahan Peledak dan Trawl dalam Penangkapan Ikan di Perairan Laut Indonesia”. Tujuan penelitian ini adalah unruk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau). Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan terhadap penggunaan bahan peledak dan trawl dalam penangkapan ikan di perairan laut Indonesia. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia adalah;11) Faktor Meningkatkan Produksi Penangkapan Ikan dan 2) Faktor Meningkatkan Pendapatan Nelayan. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah melakukan pemeriksaan terhadap alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di setiap kapal nelayan yang akan berangkat mencari ikan ke laut dan juga melakukan razia rutin di wilayah perairan Republik Indonesia oleh aparat terkait guna meminimalisir terjadinya tindak pidana perikanan

Model Permainan Lompat Pocong Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Siswa Kelas V SDN Sekutren Di Kabupaten Belu

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah pokok penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut: “Apakah ada peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran lompat pocong untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh siswa kelas V SDN Sekutren?” Hipotesis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan pemikiran dan kenyataan yang ditemukan di lapangan. Berdasarkan perumusan masalah, maka penulis mengajukan hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.) Ada peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran lompat pocong untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh siswa kelas V SDN Sekutren. 2.) Tidak ada peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran lompat pocong untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh siswa kelas V SDN Sekutren. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh melalui permainan lompat pocong siswa kelas V SDN Sekutren. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan sampel 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: Teknik observasi, tes tulis dan tes keterampilan, serta teknik analisis datanya yaitu deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini data ditemukan bahwa rata-rata nilai hasil tes akhir siklus I adalah 74,43 dengan presentasi ketuntasan sebesar 74% dari 34 siswa dan pada pembelajaran siklus II rata-rata nilai siswa 84,30 dengan presentasi ketuntasan 84%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran lompat pocong untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh siswa kelas V SDN Sekutren sebesar 10%.

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku persembahan penerbit AbdiSistematika ini disusun salah satunya untuk menjawab tentang perlunya panduan praktis analisis dan perancangan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah. Penulis melakukan terobosan dengan menggunakan notasi pemodelan Unified Modeling Language (UML). UML adalah sebuah bahasa untuk menspesifikasikan, memvisualisasikan, merancang dan mendokumentasikan perangkat sistem software yang baik untuk pemodelan bisnis dan sistem lainnya selain software. UML merepresentasikan sebuah pengumpulan praktek rekayasa terbaik yang telah terbukti sukses dalam pemodelan sistem yang kompleks dan besar. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem. -Abdi Sistematika- #Unpad #60thFEBUnpad

Analisis Ekonomi Jawa Barat

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan wujud akhir dari rangkaian proses yang diawali oleh kegiatan seminar. Seminar dengan tajuk “Pemulihan Ekonomi Jawa Barat” telah dilaksanakan pada tanggal 14 September 2002 yang membahas sebagian makalah-makalah yang kami sajikan ke dalam bagian pertama dan kedua yaitu ekonomi makro dan sektoral Jawa Barat. Sedangkan makalah-makalah yang terhimpun pada bagian ketiga memfokuskan pembahasan tentang kewirausahaan dan KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengah). Tulisan-tulisan pada bagian ini telah pula dipresentasikan pada seminar yang kedua dengan tema “Prospek Perekonomian dan Kewirausahaan Jawa Barat” pada tanggal 20 Februari 2003. Buku ini diharapkan dapat memberikan dorongan pemikiran lebih lanjut dan luas bagi mahasiswa, dosen, masyarakat dan penentu kebijakan pembangunan ekonomi Jawa Barat di masa yang akan datang.