Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ari

798 karya publik ditemukan.

22022: 12026: 232025: 152024: 152023: 1132022: 2072021: 2392020: 292018: 152014: 12002: 1

PENGARUH KONSENTRASI CMC (Carboxy Methyl Cellulose ) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA SARI BUAH TOMAT

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KONSENTRASI CMC ( Carboxy Methyl Cellulose ) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA SARI BUAH TOMAT FAHIK N. F. MARIA¹⁾, MELKIANUS NUHAMARA²⁾, ADI R. R. A. A. D. I²⁾. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi CMC ( Carboxy Methyl Cellulose) terhadap sifat fisik, kimia, dan organoleptik Sirup Tomat. Penelitian ini dilaksanakan di laboratoriun Prochesing pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 0,1%, 0,2%, dan 0,3%. variabel yang diamati adalah, Viskositas, pH dan organoleptik yaitu rasa, warna, aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan CMC atau bahan penstabil berpengaruh terhadap karakteristik sifat fisik, kimia, dan organoleptik Sirup tomat yang dihasilkan. Perlakuan terbaik yaitu penambahan bahan penstabil (CMC) sebanyak 0.2% dengan sifat organoleptik yakni: skor Rasa 4 dengan kategori (sangat suka), skor Aroma3,93 dengan ketegori (sangat suka), skor warna 3,87 dengan kategori (sangat suka). Sedangkan hasil analisis viskositas dari setiap perlakuan yaitu 60 cp (0,%), 66 cp (0,1%), 76 cp (0,2%), 83 cp (0,3%) dan pH dari satiap perlakuan yaitu 2,93 (0%), 3,30 (0,1%), 3,36 (0,2%), 3,53 (0,3%). Kata kunci : Tomat, CMC, Sari Buah Tomat

KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMANU

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMAN Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam memajukan suatu bangsa. Pendidikan diharapkan dapat mencerdaskan generasi muda yang mampu mengembangkan potensi dalam diri, serta berpola pikir secara kritis dan dinamis, bertanggung jawab, berakhlak mulia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan penelitian: ini bertujuan untuk mengetahui kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online pada siswa SMP Negeri Nunuh Posmanu. Metode penelitian:ini termasuk ke dalam jenis penelitian fenomenalogi, yang mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:dalam pembelajaran penjasorkes pada kondisi belajar dari rumah diketahui dari aspek pelaksanaan pembelajaran menggunakan media online guru dan siswa menyatakan bahwa pembelajaran penjasorkes dilaksanakan secara online. Namun demikian proses pembelajaran penjasorkes guru dan siswa mengalami berbagai macam kendala atau hambatan sepertijaringan internet dengan akses yang tidak lancar, susah mencari kuota internet, dan tidak mengerti cara menggunakan perangkat (HP/laptop) sehingga proses pembelajaran masih ditandai dengan kurang efektif. Simpulan: Pembelajaran penjasorkes di SMP Negeri Nunuh Posmanu sudah dilakukan secara online.Namun dalam pembelajaran penjasorkes menggunakan media online masih belum efektif karena masih terdapat beberapa kendala yang di dialami guru dan siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media online. Katakunci: Media online; pembelajaran penjasorkes; kendala ABSTRACT THE OSBTACLES IN LEARNING PHYSICAL EDUCATION HEALTH AND RECREATION USING ONLINE MEDIA ON STUDNETS OF JUNIOR HIGH SCHOOL, NUNUH POSMANU Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Education has a verry important role in advancing a nation. Education is expected to be able to educate the younger generation who are able to develop their own potential, and have a critical and dinamic mindset, are responsible, have noble, character, have faith and fear God Almyghty. Aim of Study: this study aims to find out the obstacles in learning Physical Education and Health using online media for students at SMP Negeri Nunuh Posmanu. Research Method: this is included in the type of phenomenological research, which describes all forms of action and also phenomena carried out by the subjects studied in physical andphysical education learning problems using online media, while the data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. Findings and Discussion: In physical education learning conditions from home, it is known from the aspect of implementing learning using online media, teachers and students state that physical education learning is carried out online media. However, the physical education learning process, teachers and students experience various kinds of obstacles such as the internet network with access that is not smooth, it is difficult to find internet quota, and they do not understand how to use the device (HP/Laptop) so that the learning process is still marked as less effective. Conclusion: Physical education learning at SMP Negeri Nunuh Posmanu has been done online. However, physical education learning using online media is still not effective because there are still some obstacles experienced by teachers and students in the learning process using online media. Keyword: Online media; physical education, learning; obstacles

AN ANALYSIS OF TEACHERS’ QUESTIONING STRATEGIES IN SCAFFOLDING STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT UNIVERSITY CRISTIAN ARTHA WACANA KUPANG IN ACADEMIC YEAR 2021/2022

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT The title of this writing is ‘‘An Analysis Of teachers’ questioning strategies in scaffolding students’ learning on reading comprehension At Univercity Chritian Artha Wacana Kupang in Academic Year 2021/2022.The research problems of this study are: 1) What are the teacher questioning strategies in scaffolding students’ learning reading comprehensionAt University Christian Artha Wacana Kupang in Academic Kupang Year 2021/2022?.2) How did the teachers’implement of using the questioning strategies the scaffolding students’reading comprehension AtUniversity Christian Artha Wacana Kupang in Academic Kupang Year 2021/2022?. The aims of this study are: 1) To find out teacher questioning strategies in scaffolding students’ learning comprehension used at university christian artha wacana Kupang Year 2021/2022)?.2)To Describe the implement of usingthe questioning strategies the scaffolding students’ learning onreading comprehension At Artha Wacana Christian University Kupang in Academic Kupang Year 2021/2022?. . In this research the writer used qualitative method to describe the finding. The data was taken from the three teachers in Artha Wacana Christian University. After gathering the data, the writer analysis the data realized with the two strategies that the teachers used in teaching reading comprehension,namely scaffolding and QARs(Question Answer Relationship).

PENGARUH LIKUIDITAS TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KIMIA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan laba tidak bisa terlepas dari kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam rasio-rasio keuangan. Likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Pertumbuhan laba adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode dalam bentuk penambahan atau pemasukan aktiva. Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, maka semakin tinggi kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya. Sehingga kegiatan operasional menjadi lancar dan pendapatan yang diperoleh meningkat dan laba juga bertambah. Namun, apabila rasio lancar rendah dapat dikatakan bahwa perusahaan kurang modal untuk membayar hutang. Tetapi apabila hasil pengukuran rasio terlalu tinggi belum dikatakan bahwa kondisi perusahaan sedang baik dal belum menjamin akan dapat dibayarnya hutang perusahaan yang sudah jatuh tempo karena proporsi atau distribusi aktiva lancar yang tidak menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur sub sektor kimia di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020. Sampel penelitian terdiri dari 8 perusahaan manufaktur sub sektor kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data laporan keuangan diperoleh dari www.idx.co.id Bursa Efek Indonesia (BEI). Data diolah dengan SPSS versi 16 dengan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana, uji T, uji R dan descriptive statistik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 8 perusahaan, maka dapat disimpulkan bahwa likuiditas yang diwakili oleh current ratio tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Nilai R sebesar 0,053 yang menunjukan bahwa variabel independen yaitu likuiditas yang diwakili oleh current ratio dapat menjelaskan variabel dependen yaitu pertumbuhanlaba sebesar 5,3% dan sisanya 94,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ikut dianalisis. Kata Kunci : Current Ratio, Pertumbuhan Laba

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Evektifitas Penerapan Akuntansi Sektor Publik ( Studi Skpd Kabupaten Sabu Raijua )

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Penerapan Akuntasi Sektor Publik (Studi Kasus Pada Skpd Kabupaten Sabu Raijua)” Budaya organisasi adalah suatu sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota organisasi yang membedakan dengan organisasi lainnya. Warididn dan Masrurukhin (2006) menyatakan budaya organisasi diartikan sebagai nilai-nilai, simbolsimbol yang dimengerti dan dipatuhi bersama, yang dimiliki suatu organisasi sehingga anggota organisasi merasa satu keluarga dan menciptakan suatu kondisi anggota organisasi tersebut merasa berbeda dengan organisasi lain, Efektivitas penerapan akuntansi dapat dipengaruhi oleh budaya organisasi. Budaya organisasi tersebut berpengaruh terhadap tindakan manajer, pengambilan keputusan, dan juga termasuk pemilihan sistem kontrol. Dengan demikian, budaya organisasi mempengaruhi perilaku pekerja untuk efektivitas praktek akuntansi, seperti, integrasi informasi keuangan, pembentukan pelaporan, diseminasi laporan keuangan, informasi akuntansi dapat dipercaya (Hanpuwadal, Nupakorn dan Ussahawanitchakit, Phapruke, 2010), yang menjadi persoalan dalam penelitian ini, yaitu bagaimana Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Evektifitas Penerapan Akuntansi Sektor Publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap evektifitas penerapan akuntansi sektor publik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap penerapan efektivitas akuntansi sektor public. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linear sederhana, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: Hasil penelitian ini membuktikan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas penerapan akuntansi sektor publik dimana nilai sig sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05.

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan konservatisme dalam akuntansi (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bei)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik,ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Adapun konsep dari penelitian ini adalah struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Konservatisme adalah sebuah prinsip perusahaan yang berhati-hati dalam menentukan setiap nilai yang ada di laporan keuangan. Kepemilikan manajerial adalah suatu kondisi di mana manajer mengambil bagian dalam struktur modal perusahaan atau dengan katalain manajer berperan ganda sebagai manajer sekaligus pemegangsaham di perusahaan. Kepemilikan institusional adalah kepemilikan saham perusahaan yang dimiliki oleh institusi atau lembaga seperti perusahaan asuransi, bank, perusahaan investasi dan kepemilikan institusi lain. Struktur kepemilikan publik merupakan persentase jumlah saham yang dimiliki oleh publik dibandingkan dari seluruh saham yang beredar. Pengendalian akan cenderung rendah apabila kepemilikan publik menyebar.Ukuran perusahaan merupakan ukuran yang digunakan untuk mengukur perusahaan dari seberapa luas pengungkapan informasi. Menurut Helfret (2001:128) rasio laverage adalah rasio yang menggambarkan proporsi “dana pihak lain” atas kepemilikan aktiva perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2016-2019. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2019 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai nilai R Square sebesar 0,688, hal ini berarti 68,8% konservatisme akuntansi dapat dijelaskan oleh variabel SKM, SKI, SKP, UP, dan LEV. Sisanya 31,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Struktur kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan publik tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Leverage tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi.

Determinan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Sektor Kesehatan (Studi Pada UPTD Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Walburga Saria Jelita; 17192171 “Determinan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Sektor Kesehatan, pada UPTD Puskesmas Borong, Manggarai Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini terdiri dari satu variabel terikat (Y), dan dua variabel bebas (X). Persoalan dalam penelitian ini dijelaskan secara empiris apakah variabel Sumber Daya Manusia (X1) dan Pemanfaatan Teknologi Infomasi (X2) berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Infomasi Akuntansi (Y) pada UPTD Puskesmas Borong. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Puskesmas Borong, sedangkan Sampel yang diambil adalah pegawai pada bagian sekretariat dan keuangan yang berjumlah 34 responden, dengan metode pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Teknik analisis data terdiri dari Analisis Pendahuluan dan Analisis Lanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Pengujian hipotesis dengan menggunakan alat regresi linear berganda dan menggunakan alat statistika SPSS 2020. Kualitas sistem informasi akuntansi adalah kualitas keluaran (output) informasi yang memiliki karakteristik relevan, terpercaya, lengkap dan tepat waktu guna untuk digunakan pada saat pengambilan keputusan dan mengukur kinerja suatu organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem informasi akuntansi yaitu Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Teknologi Informasi. Menurut Sayuti Hasibuan (2000: 3) sumber daya manusia adalah semua manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya tujuan organisasi tersebut. Menurut Nurhaliza (2014) dengan adanya teknologi informasi membantu pengguna dalam memudahkan pekerjaannya dan dibutuhkan penggunaan teknologi informasi yang memadai, seperti tersediannya perangkat komputer baik hardware maupun software yang mampu menghasilkan informasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong. (2) Pemanfaatan Teknologi Informasi Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong.

ANALISIS PENGARUH SIKAP DAN PERILAKU PEMBELIAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ROTI PADA TOKO KEZ’S BAKERYKOTA KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul,” Analisis pengaruh sikap dan perlaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian roti di Kez’s Bakery Kota Kupang” Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah : Pengaruh sikap dan perilaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian. Tujuan penelitian yaitu: Untuk mengetahui bagaimana pengaruh sikap konsumen terhadap keputusan pembelian roti pada Toko Kez’s Bakery Kota Kupang, Yang menjadi menfaat akademik dan prakti yaitu sebagian bahan informasi dan pendoma bagi pembaca atau penelitian yang ini melakukan penelitian pada bidang yang sama sebagia masukan dan saran bagi perusahan sebagia informasi akan Analisis pengaruh sikap dan perlaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian roti pada Toko Kez’s Bakery kota kupang. Yang menjadi konsep dalam penelitian ini yakni Menurut Kotler (2007 p.65), Sikap adalah evaluasi, perasaan, dan kecendrungan seseorang yang secara konsisten menyukai atau tidak menyukai suatu objek atau gagasan. Menurut Sumarwan, 2014 Perilaku Pembelian konsumen merupakan individu, kelompok, dan organisasi yang melakukan kegiatan membeli danModel kerangka pemikiran merupakan hubungan dari masing-masing konsep yang diuraikan dalam landasan teori serta pengertian konsep diatas. Hasil penelitian data dalam penelitian ini mendasari mengambilan kesimpulan dalam penelitian terkait Analisis pengaruh sikap dan perilaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian roti kez’s bakery di kota kupang. Y = 18,357+0,120X1+0,182X2 + e. Nilai konstanta = 18,375 artinya apabila nilai variabel sikap konsumen (X1), perilaku pembelian konsumen (X2), sama dengan nol maka variabel keputusan pembelian (Y) = 18,375 poin dan Nilai koefisien sikap (X1) =-0.120 artinya jika variabel sikap konsumen (X1) mengalami pengurangan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan berkurang sebesar -0.120.sedangkanNilai koefisien perilaku pembelian konsumen (X2) = 0.182 artinya jika variabel perilaku pembelian konsumen (X2) mengalami kenaikan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan meningkat sebesar 0.182. Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh variabel sikap konsumen (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0.538> 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; -3-1) = ( 0,025;46 ) =1,676. Berarti nilai t hitung > t tabel ( 0,620< 1,676 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sikap konsumen (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) pada toko roti kez’s bakery di Kota Kupang, Nilai signifikan untuk pengaruh variabel kualitas produk (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,199>0,05 , dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 50-3-1) =( 0,025;58 )=1,676. Berarti nilai t hitung <t tabel (1,303 < 1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen (X2) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) pada toko roti kez’s bakery di Kota Kupang. Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah di bahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan yaitu: bahwa sikap konsumen memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian Roti di Kez’s Bakery Kupang dan perilaku pembelian memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian Roti di Kez’s Bakery Kupang. Disarankan Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti lebih lanjut tentang variabel sikap, penelitian ini dapat di jadikan sebagai refrensi untuk penelitian mengenai analisis pengaruh sikap dan perilaku pembelian konsumen terhadap keputusan pembelian konsumen.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN DALAM MAKANAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penulis melakukan penelitian dengan judul deskripsi tentang motif dan modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan apa modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan dan untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penggunaan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam makanan. Jenis penulisan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dalam tulisan ini Penulis menemukan motif para terdakwa adalah para terdakwa menggunakan formalin agar mie tahan lama dan awet sedangkan dengan menambahkan boraks agar mie menjadi kenyal dan faktor ekonomi tetap utama dimana penjualan mie yang mengandung formalin dan boraks dalam jumlah banyak memberikan banyak keuntungan yang besar setelah mie basah di produksi dan dijual kepada pembeli. Modus pelaku yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya didasari oleh faktor-faktor yang menyebabkan perbuatan tersebut terjadi. Ada dua modus yang menjadi penyebab produsen memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan yang berasal dari dalam diri individu tersebut, sedangkan kebalikannya faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar individu tersebut. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan, maka penulis menarik kesimpulan yakni motif terjadinya tindak pidana penggunaan bahan tambahan pangan dalam makanan karena ingin mendapatkan mie yang lebih putih, lentur dan awet serta tahan lama serta ingin keuntungan yang besar dari hasil penjualan dan modus yang dilakukan oleh pelaku yang memproduksi mie dengan campuran formalin dan boraks adalah pelaku mencampur semua bahan yang telah disiapkan yakni terigu, air, garam, soda mie, formalin dan atau boraks kemudian dimasak/direbus dan dikeringkan/ angin-anginkan setelah itu dicetak menjadi mie yang kemudian siap untuk dijual ke pasaran. Sedangkan saran dalam tulisan ini yakni pemerintah harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pembedaan bahan tambahan pangan yang boleh dan tidak boleh digunakan dalam memproduksi pangan. Untuk mencegah pelaku produsen yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan berbahaya yang didorong oleh faktor pendidikan, dibutuhkan peran pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan pemberian edukasi tentang klasifikasi bahan tambahan pangan.

DESKRIPSI TENTANG MODUS OPRERANDI DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCATATAN PALSU PADA PEMBUKUAN BANK

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Modus Operandi Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Pencatatan Palsu Pada Pembukuan Bank”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimanakah modus operandi pelaku tindak pidana dalam melakukan pencatatan palsu pada pembukuan bank? 2) Bagaimanakah akibat hukum dari tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank?. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui modus operandi pelaku tindak pidana dalam melakukan pencatatan palsu pada pembukuan bank. 2) Untuk mengetahui mengetahui akibat hukum dari tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus operandi yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank dan akibat hukum dari tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi modus pelaku tindak pidana dalam melakukan pencatatan palsu pada pembukuan bank adalah Pelaku melakukan perubahan data nasabah bank dan Pelaku melakukan pembaharuan kredit fiktif. Sedangkan akibat hukum dari tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank adalah terdakwa ditahan, terdakwa dipidana penjara dan pidana denda, bank mengalami kerugian materil. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi Lembaga perbankan untuk merketat pengawasan dalam merekrut pegawai atau karyawan bank untuk mengutamakan kompetensi dan kejujuran dalam menjalankan tugas dan fungsi bank, sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum dikemudian hari. Dan melaksanakan peraturan perundang-undagan yang berkaitan dengan perbankan secara efektif dan efisien. Bagi masyarkat untuk lebih hati-hati dalam berinvsetasi atau bekerja sama dalam bidang perbankan sehingga tidak merugikan masyarkat sendiri. Kata Kunci : Modus Operandi Dan Akibat , Tindak Pidana Pencatatan Palsu Pada Pembukuan bank

ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI PEMERINTAH KABUPATEN KUPANG TIMUR ABSTRAKSI Penelitian ini merupakan deskriptif, pada pemerintahk kabupaten kupang dengan judul Analisis efisiensi dan efektivitas pengelolan keuangan daerah di kabupaten kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di pemerintah kabupaten kupang. Penelitian ni dilakukan di Badan pengelolaan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data berupa dukumentasi. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada Badan keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Hasil analisis efisiensi pengelolaan keungan menunjukan bahwa perhitungan dari tingkat efisiensi secara keseluruhan rata-rata adalah sebesar 98,76%, ini menunjukan bahwa tingkat efisiensi sangat baik. karena hasil dari 100%. Hal ini menujukan bahwa pemerintah dapat mengunakan uang dengan baik. Hasil analisis efektivitas pengelolaan keuangan daerah menunjukan bahwa perhitungan dari tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah kabupaten kupang dari tahun 2017 samapi 2019 dengan tingkat efektivitas sebesar 100,6%. Dengan demikian berarti tingkat efektivias pengelolan keuangan kabupaten kupang adalah efektif , hal ini menujukan dari hasil perhitungan yang menunjukan angka lebih dari 90%. Adapun konsep penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan pencapaian keberhasilan laporan keuangan yang diartikan sebagai hasil yang telah di capai atas berbagai efesiensi yang dilakukan oleh karyawan, dan dapat dijelaskan bahwa laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntasi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja kerja di BKAD tersebut. Ppopulasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan yang dimiliki badan pengelolaan keuangandan Aset daerah Kabupaten Kupang. Data analisis yang digunakan adalah Rasio Efesiensi dan Efektivitas hasil penelitian menunjukan bahwa rasio efesiensi dan rasio efektivitas selama tiga tahun mengalami tingkat efisiensi dan efektivitas yang baik. Rasio efesiensi tertniggi yang tercapai 98,76%. Dan rasio efektivitas tertinggi yang di capai 100,6%. Kesimpulannya adalah laporan keuangan pada badan keuangan dan Aset daerah kabupaten kupang sudah memilili kriteria yang sangat baik

PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR UPT KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN WILAYAH KABUPATEN KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Stres Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang Nama : Fransiskus Xaverius Talo Nim : 17412553 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Manajemen ABSTRAKSI Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pegawai adalah kinerja pegawai. Suatu organisasi dapat bertahan jika kegiatan pegawai didukung oleh kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan cara memperhatikan stres kerja pegawai, kepuasan kerja pegawai. Stres Kerja dan Kepuasan Kerja merupakan hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu stres kerja dan kepuasan kerja merupakan komponen penting dalam memberikan motivasi bagi pegawai dalam berkerja. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemukan dilokasi penelitian yaitu apakah stres kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan Apakah kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuaan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah stres kerja, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai. Menurut Mangkunegara (2000:67) mengungkapkan kinerja adalah tingkat prestasi kerja atau hasil kerja (Output) baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai pegawai persatuan periode waktu dalam melaksanakan tugas kerjanya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Hasibuan (2011, 204) mengatakan bahwa pengertian stres kerja adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berfikir, dan kondisi seseorang. Menurut Hasibuan (2005), kepuasan kerja adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Di mana sikap ini dicerminkan oleh kedisiplinan, moral dan prestasi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 30 orang pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang pegawai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis mengunakan analisis regresi linear berganda mengunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang mengunkan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa Stres Kerja pada Kantor UPT Kesatuhan Pengelolan Hutan Wilayah Kabupaten Kuang berada dalam kategori rendah. Kepuasan Kerja Pegawai dalam kategori rendah dan Kinerja Pegawai juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisis lanjutan yang mengunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui bahwa stres kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang di tunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,344 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,064 yang berarti semakin kurang stres kerja, semakin tinggi pula kinerja pegawai, sebaliknya. Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,676 yang berarti semakin baik kepuasan kerja semakin tinggi pula kinerja pegawai.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur Pada Tahun 2016 -2020. Alat untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah menggunakan rasio keuangan yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio keserasian dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur.pengumpulan data berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah tahun anggaran 2016-2020 yang didapatkan dari Badan Keuangan Daerah dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur belum baik. Hal ini ditunjukan dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah sangat rendah dengan pola hubungan instruktif, rasio efektivitas pajak daerah cukup efektif, rasio efesiensi pajak daerah cukup efisien, rasio belanja operasi terhadap total belanja mendominasi alokasi belanja dibandingkan rasio belanja modal terhadap total belanja, rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah dan rasio pertumbuhan pendapatan mengalami pertumbuhan yang negatif, rasio pertumbuhan belanja operasi,dan belanja modal. Dari hasil analisis yang dilakukan, Saran penelitian penyerapa anggaran belanja yang maksimal setiap tahun dengan dilaksanakannya program dan kegiatan secara efektif, pengelolaan dan pendayagunaan aset yang kurang baik dan efektif, pemerintah daerah belum bisa berorientasi untuk infrastruktur publik daerah dalam rangka perbaikan pelayana publik, Menarik investor dan menggerakkan perekonomian daerah Analisis rasio keuangan pada APBD dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dari satu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya sehingga dapat diketahui bagaimana kecenderungan yang terjadi. Selain itu dapat pula dilakukan dengan cara membandingkan dengan rasio keuangan yang dimiliki suatu pemerintah daerah tertentu dengan daerah lain yang terdekat maupun yang potensi daerahnya relatif sama untuk dilihat bagaimana rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terhadap pemerintah daerah lainnya. Halim (2021:230) Salah satu cara untuk mengeanalisis kinerja keuangan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangannya adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Penilaian kinerja pemerintah berdasarkan berbagai rasio keuangan. Diantaranya Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian dan Rasio Pertumbuhan Puspitasari (2013: 6) pengukuran kinerja keuangan penting dilakukan untuk dapat menilai akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerahdan dituangkan dalam bentuk laporan keuangan yang bertujuan untuk menyajikan informasih mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, serta kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur yang digunakan dalam pengambilan keputusan dan untuk menunjukan akuntabilitas pelaporan atas sumber daya yang dikelola pemerintah.Bentuk dari penilaian kinerja tersebut berupa analisis rasio keuangan yang berasal dar unsur Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah berupa perhitungan APBD. Kinerja adalah kemampuan kerja yang ditunjukan dengan hasil kerja. Kinerja keuangan dapat disimpulkan merupakan gambaran kondisi keungan sebuah intansi yang dapat diukur dengan cara tertentu yang dapat berupa realisasi pendapatan dan belanja yang disusun berdasarkan basis akrual yang menghasilkan sebuah kesimpulan akan keberhasilan perusahaan atau dalam mengelola keuangan. Kunci:kinerja keuangan daerah, APBD dan rasio keuangan.

GEREJA DAN SAMPAH

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sampah merupakan salah satu krisis lingkungan hidup yang menjadi permasalahan hingga saat ini. Akibat dari semakin bertambahnya jumlah penduduk, tingkat konsumsi masyarakat serta aktivitas lainnya maka bertambah pula sampah yang dihasilkan. Sampah dibuang sembarangan dan  sering ditemukan di berbagai tempat seperti jalann, pusat pertokoan, sarana milik pemerintah dan lain sebagainya. Salah satu sarana milik pemerintah yang mengelola dan mengolah sampah adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pada TPA terdapat banyak sampah dengan jenis dan karakteristik berbeda. Jika sampah-sampah ini tidak ditanggulangi secara serius, maka akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan di sekitarnya. Untuk menjawab permasalahan dampak buruk sampah bagi lingkungan maka hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pihak gereja, Gereja khususnya GMIT terpanggil secara aktif untuk melibatkan diri dan memiliki kepekaan dalam usaha peduli terhadap lingkungan hidup dan masalah-masalahnya di dalamnya. Dalam mengkaji masalah ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, dalam bentuk studi lapangan. Jemaat GMIT Efata Batukapur memiliki tanggung jawab yang lebih  untuk terlibat dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Konteks dan keadaan lingkungan Jemaat GMIT Efata Batukapur diperhadapkan dengan masalah krisis lingkungan akibat sampah di TPA Alak yang telah memiliki dampak buruk terhadap kehidupan, baik terhadap manusia dan lingkungan sekitarnya. Dalam mewujudkan tanggung jawab gereja terhadap lingkungan hidup, maka gereja perlu memiliki misi pelayanan yang bergerak di bidang ekologi. Penulis melihat misi pelayanan Jemaat GMIT Efata Batukapur belum menjawab permasalahan yang sedang terjadi. Maka penulis menawarkan perspektif ekotelogi yang berjudul ecomissiology menurut Ross Langmead. Penulis memilih perspektif ini dengan alasan, perspektif ekoteologi Ross Langmead menggunakan unsur misi yang berfokus pada lingkungan hidup. Tidak hanya teori mengenai ekoteologi, tetapi praktik ekoteologi disampaikan melalui pendekatan ekomisiologi. Hal ini menjadi relevan dengan permasalahan yang diangkat penulis tentang peranan misi gereja yang bergerak pada lingkungan hidup dengan dasar Teologi Ekologis. Penulis memilih teks-teks Alkitab baik dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagai landasan Alkitabiah dan kemudian membuat refleksi teologis terhadap masalah yang terjadi. Misi gereja terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui pelayanan-pelayanan yang difokuskan pada krisis lingkungan yang sedang terjadi. Gereja ada di dalam realitas dunia, maka gereja tidak dapat mengabaikan tugas panggilannya di dunia, termasuk terlibat untuk memelihara dan menjaga lingkungan hidup sebagai suatu kesatuan.

PENERAPAN DISIPLIN JABATAN PENDETA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Disiplin merupakan sarana yang dipakai untuk menjaga dan memelihara kekudusan hidup sebagai murid-murid Yesus Kristus. GMIT mengenal tiga disiplin salah satu diantaranya disiplin jabatan yang secara khusus dipakai untuk menjadi tolok ukur dalam kehidupan dan pelayanan pejabat-pejabat gereja baik majelis jemaat maupun pendeta. Jabatan pendeta sendiri terdiri dari jabatan pelayanan dan jabatan organisasi yang diatur dalam peraturan kekaryawanan GMIT. Jabatan pendeta yang dikenakan oleh seseorang mengandung tugas, wewenang dan larangan sesuai dengan panggilan pelayanan terkhsusnya termuat dalam kode etik pendeta GMIT. Panggilan pelayanan yang dilakukan oleh pendeta sebagai jabatan professional diharapkan dapat dilakukan secara baik dan bertanggung jawab untuk mendatangkan sukacita dan damai sejahtera bagi kehidupan jemaat. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam tugas dan panggilan pelayanan yang dilakukan oleh seorang pendeta tidak terlepas dari kesalahan dan kelalaian yang melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh GMIT. Perbuatan yang dilakukan oleh Pdt. E.A.R yaitu hamil di luar nikah merupakan pelanggaran berat sehingga diberhentikan sementara dari pelayanannya sebagai bentuk penerapan disiplin jabatan pendeta. Penerapan disiplin jabatan pendeta ini menjadi kontraversi dalam kehidupan jemaat GMIT Syalom Makwar. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis memberikan gambaran umum Jemaat GMIT Syalom Makwar, kemudian memberikan gambaran pemahaman-pemahaman jemaat dan majelis jemaat mengenai penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut dan penulis membangun refleksi teologis untuk memberikan pemahaman eklesiologis mengenai disiplin jabatan pendeta. Dalam upaya untuk menjawab permasalahan di atas, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Penelitian pustaka yang digunakan adalah dengan menggunakan sejumlah literatur untuk menunjang penelitian ini. Penulis juga melakukan penelitian lapangan dengan tempat penelitian di jemaat setempat yaitu Jemaat Syalom Makwar dengan memilih beberapa Majelis Jemaat dan Jemaat untuk mewakili dalam memberikan imformasi yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mengetahui bahwa jemaat dan majelis jemaat memiliki pemahaman-pemahaman yang berbeda-beda mengenai pemberhentian pendeta dari pelayanannya. Sebagian memahami penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut sebagai cara yang baik untuk menegur kesalahan yang telah dilakukan oleh pendeta tersebut dan ada juga yang memahaminya sebagai bentuk hukuman. Sebagiannya lagi memahami penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut sebagai bentuk ketidaksukaan dan permainan politik untuk mengeluarkan pendeta tersebut dari Klasis Malaka. Perbedaan pehamahaman ini menimbulkan perpecahan dalam kehidupan jemaat. Oleh karena itu dalam karya ilmiah ini, penulis memberikan sebuah pemahaman teologis bahwa penerapan disiplin jabatan pendeta atau pemberhetian sementara pendeta dari pelayanannya sebagai upaya untuk diberikan teguran dan nasihat melalui tindakan pastoral sehingga pendeta tersebut dapat mengalami pertobatan dan memperbaiki diri melalui karya Roh Kudus. Tujuannya ialah agar pendeta tersebut dapat merenungkan kesalahan, menyadari kesalahan dan memulihkan diri untuk kembali ke relasi yang benar dengan Allah dalam karya pelayanannya.

PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG KAWASAN KONSERVASI LAUT SAWU DI DESA TANJUNG KAROSO DAN DESA KALEMBU KAHA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Maria Puspita P. Andelo (16382272) Pemahamanmasyarakattentangkawasankonservasilautsawu di DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKahaKabupaten Sumba Barat Daya.Ir. IzaakAngwarmasse, M.Sisebagaipembimbing I danRockie R.L Supit, S.P.i, M.Sisebagaipembimbing II. Program StudiManajemenSumberdayaPerairan, FakultasPerikanandanIlmuKelautan, Universitas Kristen ArthaWacana-Kupang. PerairanLautSawuterletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasanlangsungdenganwilayahpesisirbarat Timor Leste. Taman NasionalPerairanmerupakankawasankonservasi yang mempunyaiekosistemasli, yang dimanfaakanuntuktujuanpenelitian, dankegiatanperikananberkelanjutan.Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengkajipemahamanmasyarakattentangkawasankonservasilautsawu di DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKaha. Penelitiantelahdilaksanakan di DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKahaKabupaten Sumba Barat Daya.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalah random sampling.Penentuananggotasampelpenelitimengambilwakil-wakiltiapkelompok yang adadalampopulasi yang jumlahnyadisesuaikandenganjumlahanggotasubyek yang adadalammasing-masingkelompok, dananalisis data menggunakan Pivot Table. Hasilpenelitianmenunjukantingkatpengetahuanmasyarakat yang berada di DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKaha di wilayahkonservasicukupmemahamipentingnyakawasankonservasiperairan.DesaTanjungKaroso 22 orang (51%) menyatakanpahamtentangkawasankonservasi 10 orang (23% )tidakpahamtentangtentangkawasankonservasi, 11 orang (26%) tidaktahutentangkawasankonservasi, danDesaKalembuKaha 21 orang (49%) menyatakanpahamtentangkawasankonservasi, 8 orang (19%) tidakpahamtentangkawasankonservasi 14 orang 32% tidaktahutentangkawasankonservasi. Kata Kunci: Pemahaman, PerairanLautSawu, KawasanKonservasi, DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKaha

KAJIAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DI DESA TERONG KECAMATAN SATARMESE BARAT KABUPATEN MANGGARAI TERHADAP KAWASAN KONSERVASI TNP LAUT SAWU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Maria Yunita Paulina Nanda (16381195).KajianPemahamanMasyarakat di Desa Terong Kecamatan Satar MeseBarat Kabupaten ManggaraiTerhadapKawasanKonservasiTNPLautSawu.Ir. Izaak S. Angwarmasse,M.SisebagaiPembimbing IdanRockie R.L.Supit,S.Pi.,M.SisebagaiPembimbigII. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan,Fakultas Perikanandan Ilmu Kelautan,Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Perairan Laut Sawu terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan Langsung dengan wilayah pesisir barat Timor Leste. Perairan Laut Sawu terletak di wilayah lintasan Arus lintas Indonesia (Arlindo),yang merupakan pertemuan dua massa arus dari Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. PenelitianinibertujuanuntukMengkajitingkatpemahamanmasyarakatdaneksistensikawasankonservasiTNPLautSawu diDesaTerongKecamatanSatarMeseBaratKabupatenManggarai. Penelitiantelahdilaksanakan di DesaTerongKabupatenManggarai.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalah purposive random sampling penentuananggotasampelpenelitimengambilwakil-wakildaritiap-tiapkelompok yang adadalampopulasi yang jumlahdisesuaikandenganjumlahanggotasubyek yang adadalammasing-masingkelompoktersebutdananalisis data menggunakan Pivot Table. Hasilpenelitiandibuatdalambentuk diagram persentasesesuaidengankelayakan data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tinggkat pemahaman responden diDesa Terong 10 (24%) responden menyatakan tidak yakin mengetahuitentang Kawasan Konservasi, 3 (7%) responden menyatakan tidak tahu, dan 28 (68%) responden menyatakan pernah dan paham tentang Kawasan Konservasi Perairan. Pengelolaan KKP secara efektif dapat melindungi kegiatan di bidang pariwisata dan perikanan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemahaman, LautSawu, KawasanKonservasi, TNP, DesaTerong. ABSTRACT MARIA YUNITA PAULINA NANDA (16381195). Study of Community Understanding in Terong Village, West Satar Mese District, Manggarai Regency on the Savu Sea TNP Conservation Area. Ir.IzaakAngwarmasse,M.Sias advisor I Rockie R.L.Supit, S.Pi., M.Sias advisor II of theAquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University-Kupang. . The Savu Sea waters are located in the Province of East Nusa Tenggara (NTT) which is directly adjacent to the west coast of Timor Leste. The waters of the Savu Sea are located in the Indonesian passage (Arlindo) trajectory, which is the confluence of two currents from the Pacific Ocean and the Indian Ocean. This study aims to examine the level of public understanding and the existence of the Savu Sea TNP conservation area in Terong Village, Satar Mese Barat District, Manggarai Regency. Data collection techniques using observation and interviews with the method used in this study is purposive random sampling. The research was carried out in TerongVilage, Manggarai Regency. The method used in this study was purposive random sampling. The determination of the sample members. The researcher took representatives from each group in the population, the number of which was adjusted to the number of subject members in each group. and data analysis using Pivot Table. The results of this study indicate that the level of understading of the respondentsin Terong Village 10 (24%) of respondents said they were not sure they knew about the Conservation Area, 3 (7%) respondents said they did notknow, and 28 (68%) respondents said they had and understood about the Marine Protected Area. Effective MPA management can protect biodiversity which will immediately support activities in the field of torusim and sustainabelfisheris. Keywords: Understanding, Sawu Sea, Conservation Area,TNP, Terongvilage

DESKRIPSI PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PENELANTARAN ANAK

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Deskripsi penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penelantaran Anak”. Masalah dalam penelitian ini adalah; Apa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dilakukan pada lima putusan yaitu; 1) Nomor 86/Pid.Sus/2017/PN Dmk, 2) Nomor 173/Pid.Sus/2017/PN Tjb, 3) Nomor 35/Pid.Sus/2017/PN Lsm, 4) Nomor 498/Pid.B/2014/PN Rap dan 5) Nomor: 06-K/PM I-02/AD/I/2014. Variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana penelantaran anak. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak adalah1) Faktor ekonomi, dan 2) Faktor perceraian. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah Hendaknya para penegak hukum lebih meningkatkan sosialisasi terhadap masyarakat agar masyarakat lebih tahu tentang konsekuensi atau ancaman pidana bagi setiap orang yang melakukan penelantaran anak yang merupakan tindak pidana yang ada ancaman pidananya atau dapat di pidana

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Motif Dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah 1. Apa motif pelaku melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor. 2. Bagaimana modus pelaku melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative dengan Teknik pengumpulan data yaitu studi dokumen. Hasil penelitian bahwa yang menjadi Motif dan modus pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor, sebagai berikut: 1. Motif Pelaku Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor: a). Untuk memperoleh keuntungan dari barang milik korban. b). Faktor ekonomi. 2. Modus Pelaku Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor: a). Terdakwa merencanakan pencurian sepeda motor. b). Terdakwa mengancam korban dengan cara menodongkan senjata api rakitan dan pisau kearah tubuh korban. c). Terdakwa merampas sepeda motor korban. d). Terdakwa menjual sepeda motor korban. Saran penulis, sebagai berikut: 1. Penanganan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor haruslah lebih di optimalkan untk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan masyarakat haruslah lebih peduli kepada keadaan sekitar. 2. Meningkatnya angka pencurian kendaraan bermotor membuat masyarakat menjadi resah, karena itu diharapka agar kinerja aparat penegak hukum perlu ditingkatkan. 3. Hakim diharapkan dapat menjatuhkan sanksi pidana penjara yang berat bagi pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor sehingga pelaku menjadi jera untuk melakukan tindak pidana lagi.

DESKRIPSI TENTANG MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA AKSES INFORMASI DAN DOKUMEN ELEKTRONIK BERMUATAN ANCAMAN ATAU PEMERASAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Atau Pemerasan”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Modus Terjadinya Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Dan Pemerasan?; Bagaimanakah Akibat Hukum Dari Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Dan Pemerasan? Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa modus dan akibat hukum dari pelaku serta korban tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman dan pemerasan 1. Modus terjadinya tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman atau pemerasan adalah: Menawarkan kepada korban via pesan pinjaman uang secara online dengan suku bunga murah;Menawarkan kepada korban pencairan pinjaman yang lebih mudah dan cepat dengan syarat yang mudah;Memberikan informasi mengenai aplikasi pinjaman ini merupakan aplikasi pinjaman online yang terdaftar di OJK;Dengan sengaja dikarenakan jabatan sebagai debt collector via penagihan lewat handphone maka pelaku melakukan pendekatan awal agar dapat menarik perhatian korban dan baru selanjutnya menekan korban untuk membayar dengan bunga yang sudah disepakati saat pinjaman awal dengan menggunakan nama perusahaan; Dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi, serta akan menyebarkan foto dan video yang diedit untuk disebarluaskan oleh pelaku;Terdakwa menggunakan akun facebook palsu untuk menipu korban; Mengancam kepada korban agar membayar sejumlah uang agar nama korban di hapus dari buku besar pengedar narkoba 2. Akibat Hukum dari terjadinya tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman atau pemerasan terhadap pelaku: Mendapatkan pidana penjara; Mendapatkan pidana denda yang sesuai; Membayar biaya perkara; bagi korban: Merasa malu; Mengalami trauma terhadap orang banyak; Trauma terhadap teman, saudara serta informasi yang sebenarnya benar namun dianggap sebagai berita hoax. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: 1. Direkomendasikan pada kesimpulan I agar perlu adanya suatu regulasi elektronik dari segi perbankan untuk memnimalisir pesan SMS maupun pesan-pesan lainnya melaui handphone 2. Rekomendasi pada akibat hukum yang diterima oleh para pelaku menurut penulis sangatlah ringan bahkan tidak akan menimbulkan efek jera