Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ari

798 karya publik ditemukan.

22022: 12026: 232025: 152024: 152023: 1132022: 2072021: 2392020: 292018: 152014: 12002: 1

PENGARUH KONSENTRASI CMC (Carboxy Methyl Cellulose ) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA SARI BUAH TOMAT

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH KONSENTRASI CMC ( Carboxy Methyl Cellulose ) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA SARI BUAH TOMAT FAHIK N. F. MARIA¹⁾, MELKIANUS NUHAMARA²⁾, ADI R. R. A. A. D. I²⁾. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi CMC ( Carboxy Methyl Cellulose) terhadap sifat fisik, kimia, dan organoleptik Sirup Tomat. Penelitian ini dilaksanakan di laboratoriun Prochesing pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 0,1%, 0,2%, dan 0,3%. variabel yang diamati adalah, Viskositas, pH dan organoleptik yaitu rasa, warna, aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan CMC atau bahan penstabil berpengaruh terhadap karakteristik sifat fisik, kimia, dan organoleptik Sirup tomat yang dihasilkan. Perlakuan terbaik yaitu penambahan bahan penstabil (CMC) sebanyak 0.2% dengan sifat organoleptik yakni: skor Rasa 4 dengan kategori (sangat suka), skor Aroma3,93 dengan ketegori (sangat suka), skor warna 3,87 dengan kategori (sangat suka). Sedangkan hasil analisis viskositas dari setiap perlakuan yaitu 60 cp (0,%), 66 cp (0,1%), 76 cp (0,2%), 83 cp (0,3%) dan pH dari satiap perlakuan yaitu 2,93 (0%), 3,30 (0,1%), 3,36 (0,2%), 3,53 (0,3%). Kata kunci : Tomat, CMC, Sari Buah Tomat

ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR PERSONAL, FAKTOR ORGANISASIONAL DAN NON ORGANISASIONAL DALAM MENGUKUR KOMITMEN ORGANISASI (Studi Kasus Pada PT.Telkom Witel NTT Kupang)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Analisis Hubungan Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional Dalam Mngukur Komitmen Organisasi Pada PT. Telkom Witel NTT Kupang”.Skripsi ini ditulis oleh Maria Metriana Dahu Mali, NIM 17412205, Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalus Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Faktor Personal (X1), Faktor Organisasional (X2), dan Faktor Non Organisasional (X3) terhadap Komitmen Organisasi (Y) Karyawan PT Telkom Witel NTT Kupang. Penelitian yang penulis lakuka disini adalah Penelitian Lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di PT. Telkom Witel NTT Kupang dan Sampel dari penelitian ini sebanyak 65 orang sebagai responden. Dalam mengumpulka Data Penulis menggunakan Kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Koefisien Korelasi. Hasil dari penelitian yang ini menunjukan bahwa Variabel Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Organisasional berhubungan positif dan Signifikan terhadap Komitmen Organisasi yakni Semakin baik Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional maka semain baik juga Komitmen Organisasi. Faktor Personal merupakan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi Individu sangat memperngaruhi tingkat Komitmen Individu. Karyawan yang lebi bekerja lama dan tua tingkat Komitmennya lebih tinggi dibandingkan dengan Karyawan yang belum Lama bekerja dan usianya Masih muda. Jenis kelamin juga mempengaruhi Komitmen seseorang terhadap Organisasi, Karyawan Perempuan cenderung Lebih komit Terhadap Organisasional dibandingkan dengan Karyawan Laki-Laki. Menurut Larson (2005) bahwa pegawai yang mempunyai komitmen yang tinggi akan berusaha lebih dari pada mereka yang mempunyai komitmen yang rendah. Dalam bekerja disebuah organisasional atau perusahaan, seorang pekerja setidaknya pernah mengalami masalah, bahkan terkadang masalah yang dihadapi bisa mengancam perasaan untuk berkomitmen dengan organisasional atau perusahaan tersebut, misalnya ditegur dengan keras akibat kurang tanggap dalam menjalankan tugas, dipindah tugaskan dan diberikan beban pekerjaan yang melebihi deskripsi pekerjaan. Kata Kunci: Faktor Personal, Faktor Organisasional, Faktor Non Organisasional, dan Komitmen Organisasi

PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR UPT KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN WILAYAH KABUPATEN KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pengaruh Stres Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang Nama : Fransiskus Xaverius Talo Nim : 17412553 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Manajemen ABSTRAKSI Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pegawai adalah kinerja pegawai. Suatu organisasi dapat bertahan jika kegiatan pegawai didukung oleh kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan cara memperhatikan stres kerja pegawai, kepuasan kerja pegawai. Stres Kerja dan Kepuasan Kerja merupakan hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu stres kerja dan kepuasan kerja merupakan komponen penting dalam memberikan motivasi bagi pegawai dalam berkerja. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemukan dilokasi penelitian yaitu apakah stres kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan Apakah kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuaan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah stres kerja, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai. Menurut Mangkunegara (2000:67) mengungkapkan kinerja adalah tingkat prestasi kerja atau hasil kerja (Output) baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai pegawai persatuan periode waktu dalam melaksanakan tugas kerjanya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Hasibuan (2011, 204) mengatakan bahwa pengertian stres kerja adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berfikir, dan kondisi seseorang. Menurut Hasibuan (2005), kepuasan kerja adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Di mana sikap ini dicerminkan oleh kedisiplinan, moral dan prestasi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 30 orang pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang pegawai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis mengunakan analisis regresi linear berganda mengunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang mengunkan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa Stres Kerja pada Kantor UPT Kesatuhan Pengelolan Hutan Wilayah Kabupaten Kuang berada dalam kategori rendah. Kepuasan Kerja Pegawai dalam kategori rendah dan Kinerja Pegawai juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisis lanjutan yang mengunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui bahwa stres kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang di tunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,344 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,064 yang berarti semakin kurang stres kerja, semakin tinggi pula kinerja pegawai, sebaliknya. Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,676 yang berarti semakin baik kepuasan kerja semakin tinggi pula kinerja pegawai.

Analisis strategi pengelolaan objek wisata terhadap peningkatan retribusi daerah kabupaten kupang

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstraksi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana strategi pengelolaan objek wisata yang diterakpan pemerintah Kabupaten Kupang terhadap peningkatan Retribusi Daerah Kabupaten Kupang. Sektor kepariwisataan sebagai salah satu primadona dalam pembangunan nasional dan daerah. Sektor kepariwisataan terbukti mampu menopang perekonomian rakyat dan sekarang ini penting untuu memperoleh devisa peningkatan penerimaan pemerintah daerah. Produk wisata yang dihasilkan oleh berbagai perusahaan seperti jasa hotel, jasa angkutan, jasa hiburan, jasa penyelenggaraan tour dan sebagainya. Disediakan oleh masyarakat antara lain akses untuk menuju tempat tujuan wisata. Objek wisata pada suatu daerah akan sangat menguntungkan, antara lain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperluas kesempatan kerja”. Untuk itulah perlu kiranya pemerintah daerah Kabupaten Kupang meningkatkan ketangguhan, kebijakan, dan meningkatkan strategi pengelolaan dan pengembangan kepariwisataan dengan maksud untuk lebih mengembangkan ekonomi rakyat dan pencapaian hal-hal strategis antara pendapatan dan pemerataan kesempatan kerja, mendorong adanya pengembangan daerah, pemanfaatan sumber daya alam, dan pengembangan melalui industri pariwisata.

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP AKUNTANSI TERHADAP AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN GEREJA ( Studi Pada Gereja Katholik Paroki Andreas Ngalu )

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah “Pengaruh Penerapan Prinsip Akuntansi terhadap Akuntabilitas Laporan Keuangan Gereja (Studi Kasus pada Gereja Katholik Paroki Santu Andreas Ngalu Sumba Timur)”. Persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh penerapan prinsip akuntansi terhadap akuntabilitas laporan keuangan gereja?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan prinsip akuntansi terhadap akuntabilitas laporan keuangan Gereja Katholik Paroki Santu Andreas Ngallu. Populasi dari penelitian ini adalah pengelola keuangan pada Gereja Katholik Paroki Santu Andreas Ngallu yang berjumlah 35 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian adalah 30 orang pengelola keuangan pada Paroki Santu Andreas Ngallu yang terdiri dari 10 stasi. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,025 0,05 dan t hitung 2,360 > 2,042, yang berarti bahwa H1 diterima, artinya terdapat pengaruh X terhadap Y. Berdasarkan hasil penelitian maka, simpulan dari penelitian ini adalah penerapan prinsip akuntansi berpengaruh positif terhadap akuntabilitas laporan keuangan gereja pada Paroki Santu Andreas Ngallu.

ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI PEMERINTAH KABUPATEN KUPANG TIMUR ABSTRAKSI Penelitian ini merupakan deskriptif, pada pemerintahk kabupaten kupang dengan judul Analisis efisiensi dan efektivitas pengelolan keuangan daerah di kabupaten kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di pemerintah kabupaten kupang. Penelitian ni dilakukan di Badan pengelolaan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data berupa dukumentasi. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada Badan keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Hasil analisis efisiensi pengelolaan keungan menunjukan bahwa perhitungan dari tingkat efisiensi secara keseluruhan rata-rata adalah sebesar 98,76%, ini menunjukan bahwa tingkat efisiensi sangat baik. karena hasil dari 100%. Hal ini menujukan bahwa pemerintah dapat mengunakan uang dengan baik. Hasil analisis efektivitas pengelolaan keuangan daerah menunjukan bahwa perhitungan dari tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah kabupaten kupang dari tahun 2017 samapi 2019 dengan tingkat efektivitas sebesar 100,6%. Dengan demikian berarti tingkat efektivias pengelolan keuangan kabupaten kupang adalah efektif , hal ini menujukan dari hasil perhitungan yang menunjukan angka lebih dari 90%. Adapun konsep penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan pencapaian keberhasilan laporan keuangan yang diartikan sebagai hasil yang telah di capai atas berbagai efesiensi yang dilakukan oleh karyawan, dan dapat dijelaskan bahwa laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntasi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja kerja di BKAD tersebut. Ppopulasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan yang dimiliki badan pengelolaan keuangandan Aset daerah Kabupaten Kupang. Data analisis yang digunakan adalah Rasio Efesiensi dan Efektivitas hasil penelitian menunjukan bahwa rasio efesiensi dan rasio efektivitas selama tiga tahun mengalami tingkat efisiensi dan efektivitas yang baik. Rasio efesiensi tertniggi yang tercapai 98,76%. Dan rasio efektivitas tertinggi yang di capai 100,6%. Kesimpulannya adalah laporan keuangan pada badan keuangan dan Aset daerah kabupaten kupang sudah memilili kriteria yang sangat baik

KAJIAN YURIDIS PEMBATALAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG PENETAPAN PASANGAN CALON KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH OLEH HAKIM PENGADILAN TATA USAHA NEGARA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN TATA USAHA NEGARA KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi ini: Judul Skripsi Penulis adalah Kajian Yuridis Pembatan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Oleh Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara. ,rumusan masalah dari skripsi ini adalah: Bagaimana “Pertimbangan Majelis Hakim dalam membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan Majelis Hakim dalam membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. jenis penelitian ini adalah:Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variable penelitian adalah variable bebas, yakni Pertimbangan Majelis Hakim dalam membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa alasan atau pertimbangan Majelis Hakim dalam membatalkan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah Keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah bertentangan dengan Peraturan Perundang- undangan, dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah bertentangan dengan Asas-asas Umum Pemerintah Yang Baik. Sehingga dengannya hasil penelitian yang penulis temukan tersebut, adapub beberapa saran penulis dalam menunjang sebuah keputusan yang nantinya diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum, yakni diharapkan bagi Komisi Pemilihan Umum baik dari KPU Kabupaten TTU dan Kabupaten Lembata, maupun Kabupaten lainnya, sebelum menerbitkan suatu keputusan tata usaha negara harus memperhatikan bahwa keputusan tersebut tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berlaku, serta Komisi Pemilihan Umum baik dari KPU Kabupaten TTU dan Kabupaten Lembata, maupun Kabupaten lainnya, sebelum menerbitkan suatu keputusan tata usaha negara harus memperhatikan bahwa keputusan tersebut tidak bertentangan dengan Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik (Good Government). Kata Kunci: Komisi Pemilihan Umum, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Pengadilan Tata Usaha Negara

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN OLEH HAKIM TERHADAP TERDAKWA KECELAKAAN LALULINATAS

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Disparitas putusan pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan: Megapa terjadinya disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui alasan terjadi disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini berusaha mendeskripsikan atau menguraikan suatu gejala sosial atau peristiwa yang terjadi dalam masyarakat dengan penerapan suatu norma (peraturan perundang-undangan) yang berlaku. Sumber data dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang jenisnya berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum melalui Studi pustaka atau dokument.Analisis bahan hukum yang diperoleh dari hasil wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas, dapat dikategorikan dalam beberapa pertimbangan mendasar yaitu: Kekuatan Mengikat Alat Bukti Yang Diajukan Oleh Jaksa Penuntut Umum, Tuntutan Penuntut Umum Berbeda-beda, Kualitas Perbuatan Pidana Terdakwa Anak, Hal Memberatkan dan Meringankan, Indepedensi Hakim, dan Tidak Adanya Pedoman Pemidanaan Oleh Hakim. Oleh sebab itu penulis menyarankan bahwa, diharapakan Terdakwa supaya tertib berlalulintas dijalan, jangan buru-buru dalam mengendarai kendaraan bermotor dijalan, diharapkan penuntut umum harus mempelajari perkara-perkara yang lain sehingga dapat menuntut terdakwa dalam kasus lakalantas tidak terjadinya disparitas.Diharapkan hakim dalam menjatuhkan putusan harus mempelajari tentang kualitas perbuatan pidana yang dilakukan terdakwa sehingga tidak terjadinya disparitas,diharapkan hakim dapat memeriksa perkara-perkara terdahulu yang berkaitan dengan tindak pidana lakalantas tentang hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa sehingga hakim tidak menimbulkan suatu putusan disparitas yang terlalu melebar, diharapkan dengan kewenangan indepedensi ini hakim harus mempelajari perkara-perkara terdahulu sehingga dapat mengurangi terjadinya disparitas putusan hakim, dan diharapkan harus adanya pedoman pemidanaan sehingga tidak terjadinya disparitas yang terlalu melebar, dan juga dalam penjatuhan harus pula mempelajari putusan-putusan terdahulu agar tidak terjadinya disparitas putusan terlalu jauh. Kata Kunci : Disparitas,Putusan,Tindak Pidana Lalulintas

AN ANALYSIS ON FIGURATIVE SPEECH INSEPUTAR WARISAN ADAT OF SIKKA REGENCY

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT This research presents An analysis on figurative speech in seputar warisan adat of Sikka regency . The aim of researchare to describe the type of figurative speech in Seputar Warisan Adat of Sikka regency.The method research used descriptive qualitative method. This is a documentation researchfound out seven types of figurative language namely : 1) Simile like ata meng belarganuroho ,ganutole or another one’s daughterfeelslike delicious as roho and tole fruits. It means It is good to take the girl than the wife of someone because the girl is still single and virgin.2) Metaphor such as wai lemaganuri’i, la’i tubukganurotanla’Itubukganurotan,ianaterietinbenu,Amangkobekrewukamak, It means they will have alot of children.3)Hyperbole such as : Ina niang tana nawa, apa lero wilang reta .Itmeans they magnify parents like sum and moon.4)Personification such as wolo blolopahouk, Horimetiganuladothat means battle nut refers to man and his family. Sirih refers to woman’s 5) Irony like meguoramitangmanis, juganglauriporapong, tukusesung‘ora wutung, abogarengora uneng . It means the couple that has dark color but they are very impressive ,even difficult procedure but they will take it. 6) allusionsuch as detu sai ganuinan no tiong, deposai ama aungnangbelang, saiganuwunga. It means listen to parents advicewrapit as the treasure7) imagery such as : e’I nele’ a , regang ‘uilolokelang, sayang ‘ui, lolokelang, kelangbetanoranarang.It means the man find his girl as his wife destiny. Thus, it is important for Sikka people to keep their way to talk by showing off the beauty of their mother tongue. Key words: figurative , speech , Seputar Warisan Adat , Sikka regency ABSTRAK Penilitian ini berjudul Analisa ungkapan Perumpamaan dalam buku seputar warisan adat dari Kabupaten Sikka . Tujuan penilitian adalah untukmenjelaskan tipe dalam buku seputar warisan adat dari Kabupaten Sikka. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif.Ini adalah penlitan dokumentasi. Hasilnya menunjukan bahwa 1) Gambaran,seperti ata mengbelarganuroho , ganutole.Artinya,sangatlah baik untuk mengambil gadis sebagai istri dari pada istri orang karena dia masih gadis .2)Metafor, seperti wai lema ganu ri’I, la’I tubuk ganu rotan, la’i rubuk ganu rotan, fara tari etn benu, Anang kobek rewuk anak , artinya mereka akan mepunyai banyak anak.3) Hiperbola, seperti Ina niang tana nawa, apa lero wilang reta mereka sangat memuja oranf tua mereka.4)Personifikasi, seperti : wolo blolopahouk, Horimetiganuladoyang artinya sirinh menunjukan ke keluarga laki laki dan pinag menunjukan kelurga perempua.5)Ironi, seperti megu ora hitang manis, jugo lao ripi rapong, tuku sesung ‘ora wutung, abo garang ora uneng. Artinya, perempuan atau laki – laki berkulit hitam tapi menarik, karena itu walaupun susah prosesnya tapi mereka akan hadapi. 6) Alusi.seperti Deta sai ganu inan no tiong, depo sai ama yatung nang belang, buta meti sai ganu wunga. Artinya ikuti nasehat orang tuamu, bungkuslah itu sebagai harta karun.7)Imaginasi, seperti E’I ne le’a , regang ‘ui lolo kelang, sayang ‘ui , lolo kelang,kelang beta nora narang artinya si pria menemukan wanitanya atau calon istrinya. Kesimpulannya, ungkapan figurative sangat penting bagi orang Sikka agar tetap menjaga cara mereka berbicara dengan menunjukan keindahan dari bahasa daerah mereka. Kata kunci: figuratif , ucapan , seputar warisan adat , kabupaten Sikka

Praktek panat li'ana

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada praktek Panat Li’ana yang masih dilakukan oleh jemaat GMIT Betel Haulasi. Praktek Panat Li’ana adalah bentuk dan upaya untuk melindungi, memelihara dan menjaga kehidupan anak mulai dari dalam kandungan hingga sesudah dilahirkan. Dipercaya bahwa ada kuasa roh-roh jahat yang mampu merusak janin. Namun perlu diketahui bahwa iman Kristen mengajarkan kepada umat kristen untuk mempercayai bahwa kekuasaan Allah melebihi segala kuasa yang ada di bumi. Untuk mencapai tujuan dari penulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian lapangan atau metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif/. Dalam hal ini juga penulis menggunakan metode penulisan deskripsi, analisis dan refleksi teologis. Metode ini penulis pilih untuk mendapatkan data yang akurat dan baik serta mengandung kebenaran mengenai praktek yang masih dilakukan oleh Jemaat GMIT Betel Haulasi. Sehingga dari penelitian yang dilakukan didapati fakta bahwa masyarakat masih melakukan praktek ini. Realita yang ditemukan oleh penulis di lokasi penelitian adalah jemaat masih mempercayai bahwa ada kuasa roh-roh jahat yang mampu merusak manusia . Melihat alasan-alasan yang telah disampaikan maka penulis akan meninjau masalah ini dari sudut pandang teologi kontekstual Alasanya adalah karena teologi kontekstual merupakan salah satu ilmu yang mempelajari tentang budaya dan kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dipelihara hingga saat ini. Menanggapi masalah ini gerja hadir dan berperan sebagai lembaga yang dapat membina spiritual jemaat. Kata kunci: Tradisi, melindungi, dan gereja

KEKRISTENAN DAN TRADISI MAMPE'E NOK

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pada Tahun 1957 Jemaat Ebenhaezer Pukdale berdiri sendiri dan pisah dari Jemaat Imanuel Oesao. Pada waktu itu juga banyak orang yang memberi diri untuk di Baptis. Semua anggota Jemaat dan tara tokoh jemaat mulai membangun sebuah gedung yang layak dipakai untuk beribadah. Namun, ketika Kekristenan sudah masuk dan berkembang di Jemaat Ebenhaezer Pukdale, Jemaat masih melakukan tradisi atau ritus-ritus yang ditinggalkan oleh nenek moyang mereka. Salah satu tradisi atau ritus yang masih Jemaat lakukan ialah tradisi Mampe’e Nok. Tradisi atau ritus Mampe’e Nok ialah mencuci kepala atau rambut menggunakan kelapa. Tradisi atau ritus ini biasanya dilakukan pada saat ada kematian dan waktu pelaksanaannya satu hari sesudah pemakaman. Maksud dari tradisi atau ritus Mampe’e Nok ialah membantu keluarga yang berduka untuk melunasi hutang-hutang pada saat kedukaan. Tradisi atau ritus Mampe’e Nok ini masih dilakukan karena menurut Jemaat Ebenhaezer Pukdale, tradisi atau ritus ini dapat mempersatukan Jemaat, mengasihi dan menolong sesama yang berduka. Fakta yang penulis temukan di lokasi penelitian ialah Jemaat masih mempraktekkan tradisi atau ritus Mampe’e Nok, walaupun semua yang berada di sana beragama Kristen. Berkaitan dengan masalah yang di atas, maka tujuan skripsi ini untuk mengetahui perjumpaan antara kekristenan dan tradisi Mampe’e Nok. Apakah kekristenan memberi ruang kepada tradisi atau tradisi yang memberi ruang kepada kekristenan. Tujuan ini dapat dicapai melalui penelitian lapangan dalam metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang akurat, mengandung kebenaran tentang perjumpaan kekristenan dan tradisi Mampe’e Nok. Fakta yang penulis temukan dalam penelitian ialah kekristenan atau gereja sendiri yang memberi ruang kepada tradisi Mampe’e Nok, alasannya karena tradisi ini dapat mempererat persekutuan Jemaat, hidup saling mengasihi, dan saling tolong menolong atau membantu sesama yang kesusahan atau berduka, sehingga tradisi ini masih dilakukan sampai dengan saat ini. Melihat masalah-masalah yang disampaikan, penulis akan meninjau dari sudut pandang Historis Teologis. Penulis meninjau masalah ini dari pandangan Historis Teologis karena dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk masa depan, peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sejarah yang dapat dijadikan pelajaran untuk mengambil keputusan di masa depan dan juga untuk memahami dunia dan perilaku masyarakat mulai dari perkembangan teknologi, sistem pemerintahan, hingga perilaku sosial budaya yang ada di masyarakat dan juga kekristenan. Penulis menggunakan ciri-ciri pendekatan dari 5 tipologi Nieburh yaitu tipologi ke 5 yakni Transformasi Kebudayaan untuk menyelesaiakan masalah yang penulis angkat. Dalam menanggapi masalah ini, maka Gereja perlu memberikan pemahaman yang baik tentang tradisi atau budaya kepada Jemaat, bahwa tradisi tidak dapat dilupakan tetapi dijadikan sebagai refleksi karena Gereja adalah wadah pembinaan Spiritualitas Jemaat. Gereja perlu memberikan pemahaman kepada Jemaat bahwa sang pemilik persekutuan dan Kasih yang sebenarnya ialah TUHAN.

KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMANU

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMAN Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam memajukan suatu bangsa. Pendidikan diharapkan dapat mencerdaskan generasi muda yang mampu mengembangkan potensi dalam diri, serta berpola pikir secara kritis dan dinamis, bertanggung jawab, berakhlak mulia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan penelitian: ini bertujuan untuk mengetahui kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online pada siswa SMP Negeri Nunuh Posmanu. Metode penelitian:ini termasuk ke dalam jenis penelitian fenomenalogi, yang mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:dalam pembelajaran penjasorkes pada kondisi belajar dari rumah diketahui dari aspek pelaksanaan pembelajaran menggunakan media online guru dan siswa menyatakan bahwa pembelajaran penjasorkes dilaksanakan secara online. Namun demikian proses pembelajaran penjasorkes guru dan siswa mengalami berbagai macam kendala atau hambatan sepertijaringan internet dengan akses yang tidak lancar, susah mencari kuota internet, dan tidak mengerti cara menggunakan perangkat (HP/laptop) sehingga proses pembelajaran masih ditandai dengan kurang efektif. Simpulan: Pembelajaran penjasorkes di SMP Negeri Nunuh Posmanu sudah dilakukan secara online.Namun dalam pembelajaran penjasorkes menggunakan media online masih belum efektif karena masih terdapat beberapa kendala yang di dialami guru dan siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media online. Katakunci: Media online; pembelajaran penjasorkes; kendala ABSTRACT THE OSBTACLES IN LEARNING PHYSICAL EDUCATION HEALTH AND RECREATION USING ONLINE MEDIA ON STUDNETS OF JUNIOR HIGH SCHOOL, NUNUH POSMANU Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Education has a verry important role in advancing a nation. Education is expected to be able to educate the younger generation who are able to develop their own potential, and have a critical and dinamic mindset, are responsible, have noble, character, have faith and fear God Almyghty. Aim of Study: this study aims to find out the obstacles in learning Physical Education and Health using online media for students at SMP Negeri Nunuh Posmanu. Research Method: this is included in the type of phenomenological research, which describes all forms of action and also phenomena carried out by the subjects studied in physical andphysical education learning problems using online media, while the data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. Findings and Discussion: In physical education learning conditions from home, it is known from the aspect of implementing learning using online media, teachers and students state that physical education learning is carried out online media. However, the physical education learning process, teachers and students experience various kinds of obstacles such as the internet network with access that is not smooth, it is difficult to find internet quota, and they do not understand how to use the device (HP/Laptop) so that the learning process is still marked as less effective. Conclusion: Physical education learning at SMP Negeri Nunuh Posmanu has been done online. However, physical education learning using online media is still not effective because there are still some obstacles experienced by teachers and students in the learning process using online media. Keyword: Online media; physical education, learning; obstacles

PENGARUH PROMOSI, KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN LAYANAN GRABFOOD DALAM MASA PANDEMI COVID 19

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUHPROMOSI,KUALITASLAYANANTERHADAPKEPUTUSANKONSUMENDALAMMENGGUNAKANLAYANANGRABFOODDALAMMASAPANDEMICOVID-19DIKOTAKUAPANG MariaNataliaPoluPapu 17412852 UniversitasKristenArthaWacana Kupang 2021 PenelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanPengaruhPromosidankualitasPelayananterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKupangsaatpandemicovid-19.Penelitianinidilakukan bertujuanuntuk,untukmengetahuiPengaruhPromosidankualitasPelayanan terhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKupangsaatpandemicovid-19.Jenispenelitianinibersifatasosiatifsampelyangdigunakandalampenelitianini100respondendenganteknikpengambilansampelmenggunakanPurposiveSampling.DatayangdigunakandalampenenlitianinidataprimerMetodepengumpulandatayangdigunakanmelaluikuesioner(Angket).Analisisdatayangdigunakanadalahanalisiskualitatifdankuantitatif.TeknikAnalisisdatayangdigunakanadalahanalisisRegresilinierberganda.Hasilujikoefisiendeterminasimenunjukanvariabelpromosikualitaslayanan,terhadapkeputusankonsumen.HasilpenelitianinimenunjukanAdaPengaruhPromosidankualitasPelayananterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKuapangsaatpandemicCovid-19. Berdasarkanpersoalanpenelitiantersebutmakahipotesisdirumuskan sebagaiberikut: 1.Hipotesispromosi(H1):didugasegmentasipsikografisberpengaruhpositif dansignifikanterhadapkeputusankeputusankonsumendalammenggunakanlayananaGrabfooddiKotaKupang 2.HipotesisKualitaslayanan(H2):didugasegmentasiperilakuberpengaruhpositif dansignifikanterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanlayanangrabfooddiKotaKupang KataKunci:Promosi,KualitasPelayanan,KeputusanKonsumen

PENGARUH LIKUIDITAS TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KIMIA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan laba tidak bisa terlepas dari kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam rasio-rasio keuangan. Likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Pertumbuhan laba adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode dalam bentuk penambahan atau pemasukan aktiva. Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, maka semakin tinggi kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya. Sehingga kegiatan operasional menjadi lancar dan pendapatan yang diperoleh meningkat dan laba juga bertambah. Namun, apabila rasio lancar rendah dapat dikatakan bahwa perusahaan kurang modal untuk membayar hutang. Tetapi apabila hasil pengukuran rasio terlalu tinggi belum dikatakan bahwa kondisi perusahaan sedang baik dal belum menjamin akan dapat dibayarnya hutang perusahaan yang sudah jatuh tempo karena proporsi atau distribusi aktiva lancar yang tidak menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur sub sektor kimia di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020. Sampel penelitian terdiri dari 8 perusahaan manufaktur sub sektor kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data laporan keuangan diperoleh dari www.idx.co.id Bursa Efek Indonesia (BEI). Data diolah dengan SPSS versi 16 dengan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana, uji T, uji R dan descriptive statistik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 8 perusahaan, maka dapat disimpulkan bahwa likuiditas yang diwakili oleh current ratio tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Nilai R sebesar 0,053 yang menunjukan bahwa variabel independen yaitu likuiditas yang diwakili oleh current ratio dapat menjelaskan variabel dependen yaitu pertumbuhanlaba sebesar 5,3% dan sisanya 94,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ikut dianalisis. Kata Kunci : Current Ratio, Pertumbuhan Laba

PENERAPAN DISIPLIN JABATAN PENDETA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Disiplin merupakan sarana yang dipakai untuk menjaga dan memelihara kekudusan hidup sebagai murid-murid Yesus Kristus. GMIT mengenal tiga disiplin salah satu diantaranya disiplin jabatan yang secara khusus dipakai untuk menjadi tolok ukur dalam kehidupan dan pelayanan pejabat-pejabat gereja baik majelis jemaat maupun pendeta. Jabatan pendeta sendiri terdiri dari jabatan pelayanan dan jabatan organisasi yang diatur dalam peraturan kekaryawanan GMIT. Jabatan pendeta yang dikenakan oleh seseorang mengandung tugas, wewenang dan larangan sesuai dengan panggilan pelayanan terkhsusnya termuat dalam kode etik pendeta GMIT. Panggilan pelayanan yang dilakukan oleh pendeta sebagai jabatan professional diharapkan dapat dilakukan secara baik dan bertanggung jawab untuk mendatangkan sukacita dan damai sejahtera bagi kehidupan jemaat. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam tugas dan panggilan pelayanan yang dilakukan oleh seorang pendeta tidak terlepas dari kesalahan dan kelalaian yang melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh GMIT. Perbuatan yang dilakukan oleh Pdt. E.A.R yaitu hamil di luar nikah merupakan pelanggaran berat sehingga diberhentikan sementara dari pelayanannya sebagai bentuk penerapan disiplin jabatan pendeta. Penerapan disiplin jabatan pendeta ini menjadi kontraversi dalam kehidupan jemaat GMIT Syalom Makwar. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis memberikan gambaran umum Jemaat GMIT Syalom Makwar, kemudian memberikan gambaran pemahaman-pemahaman jemaat dan majelis jemaat mengenai penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut dan penulis membangun refleksi teologis untuk memberikan pemahaman eklesiologis mengenai disiplin jabatan pendeta. Dalam upaya untuk menjawab permasalahan di atas, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Penelitian pustaka yang digunakan adalah dengan menggunakan sejumlah literatur untuk menunjang penelitian ini. Penulis juga melakukan penelitian lapangan dengan tempat penelitian di jemaat setempat yaitu Jemaat Syalom Makwar dengan memilih beberapa Majelis Jemaat dan Jemaat untuk mewakili dalam memberikan imformasi yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mengetahui bahwa jemaat dan majelis jemaat memiliki pemahaman-pemahaman yang berbeda-beda mengenai pemberhentian pendeta dari pelayanannya. Sebagian memahami penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut sebagai cara yang baik untuk menegur kesalahan yang telah dilakukan oleh pendeta tersebut dan ada juga yang memahaminya sebagai bentuk hukuman. Sebagiannya lagi memahami penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut sebagai bentuk ketidaksukaan dan permainan politik untuk mengeluarkan pendeta tersebut dari Klasis Malaka. Perbedaan pehamahaman ini menimbulkan perpecahan dalam kehidupan jemaat. Oleh karena itu dalam karya ilmiah ini, penulis memberikan sebuah pemahaman teologis bahwa penerapan disiplin jabatan pendeta atau pemberhetian sementara pendeta dari pelayanannya sebagai upaya untuk diberikan teguran dan nasihat melalui tindakan pastoral sehingga pendeta tersebut dapat mengalami pertobatan dan memperbaiki diri melalui karya Roh Kudus. Tujuannya ialah agar pendeta tersebut dapat merenungkan kesalahan, menyadari kesalahan dan memulihkan diri untuk kembali ke relasi yang benar dengan Allah dalam karya pelayanannya.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur Pada Tahun 2016 -2020. Alat untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah menggunakan rasio keuangan yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio keserasian dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur.pengumpulan data berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah tahun anggaran 2016-2020 yang didapatkan dari Badan Keuangan Daerah dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur belum baik. Hal ini ditunjukan dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah sangat rendah dengan pola hubungan instruktif, rasio efektivitas pajak daerah cukup efektif, rasio efesiensi pajak daerah cukup efisien, rasio belanja operasi terhadap total belanja mendominasi alokasi belanja dibandingkan rasio belanja modal terhadap total belanja, rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah dan rasio pertumbuhan pendapatan mengalami pertumbuhan yang negatif, rasio pertumbuhan belanja operasi,dan belanja modal. Dari hasil analisis yang dilakukan, Saran penelitian penyerapa anggaran belanja yang maksimal setiap tahun dengan dilaksanakannya program dan kegiatan secara efektif, pengelolaan dan pendayagunaan aset yang kurang baik dan efektif, pemerintah daerah belum bisa berorientasi untuk infrastruktur publik daerah dalam rangka perbaikan pelayana publik, Menarik investor dan menggerakkan perekonomian daerah Analisis rasio keuangan pada APBD dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dari satu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya sehingga dapat diketahui bagaimana kecenderungan yang terjadi. Selain itu dapat pula dilakukan dengan cara membandingkan dengan rasio keuangan yang dimiliki suatu pemerintah daerah tertentu dengan daerah lain yang terdekat maupun yang potensi daerahnya relatif sama untuk dilihat bagaimana rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terhadap pemerintah daerah lainnya. Halim (2021:230) Salah satu cara untuk mengeanalisis kinerja keuangan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangannya adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Penilaian kinerja pemerintah berdasarkan berbagai rasio keuangan. Diantaranya Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian dan Rasio Pertumbuhan Puspitasari (2013: 6) pengukuran kinerja keuangan penting dilakukan untuk dapat menilai akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerahdan dituangkan dalam bentuk laporan keuangan yang bertujuan untuk menyajikan informasih mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, serta kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur yang digunakan dalam pengambilan keputusan dan untuk menunjukan akuntabilitas pelaporan atas sumber daya yang dikelola pemerintah.Bentuk dari penilaian kinerja tersebut berupa analisis rasio keuangan yang berasal dar unsur Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah berupa perhitungan APBD. Kinerja adalah kemampuan kerja yang ditunjukan dengan hasil kerja. Kinerja keuangan dapat disimpulkan merupakan gambaran kondisi keungan sebuah intansi yang dapat diukur dengan cara tertentu yang dapat berupa realisasi pendapatan dan belanja yang disusun berdasarkan basis akrual yang menghasilkan sebuah kesimpulan akan keberhasilan perusahaan atau dalam mengelola keuangan. Kunci:kinerja keuangan daerah, APBD dan rasio keuangan.

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah:DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah mengapa terjadi disparitas putusan pemidanaan dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan pemidanaan dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan.jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang tediri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar dan norma-norma peraturan dasar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni Mengapa Terjadi Disparitas Putusan Pemidanaan Dalam Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Dan variabel terikat yakni putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Penelitian tersebut ditemukan ada 2 (dua) alasan menjadi penyebab terjadinya disparitas putusan pemidanaan dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan karena: 1. Alasan sosiologis yaitu: a. Independensi Hakim 2. Alasan yuridis: a. Hal yang memberatkan dan hal yang meringankan terdakwa Saran dari penulis : kepada hakim dalam menjatuhkan putusan hakim harus benar- benar teliti sehingga tidak ada kekeliruan dalam menerapkan hukum, agar tercapai apa yang menjadi tujuan hukum itu sendiri yakni Kepastian,Keadilan dan Kemanfaatan. Kata Kunci: Disparitas, Pencurian Dengan Pemberatan

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan konservatisme dalam akuntansi (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bei)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik,ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Adapun konsep dari penelitian ini adalah struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Konservatisme adalah sebuah prinsip perusahaan yang berhati-hati dalam menentukan setiap nilai yang ada di laporan keuangan. Kepemilikan manajerial adalah suatu kondisi di mana manajer mengambil bagian dalam struktur modal perusahaan atau dengan katalain manajer berperan ganda sebagai manajer sekaligus pemegangsaham di perusahaan. Kepemilikan institusional adalah kepemilikan saham perusahaan yang dimiliki oleh institusi atau lembaga seperti perusahaan asuransi, bank, perusahaan investasi dan kepemilikan institusi lain. Struktur kepemilikan publik merupakan persentase jumlah saham yang dimiliki oleh publik dibandingkan dari seluruh saham yang beredar. Pengendalian akan cenderung rendah apabila kepemilikan publik menyebar.Ukuran perusahaan merupakan ukuran yang digunakan untuk mengukur perusahaan dari seberapa luas pengungkapan informasi. Menurut Helfret (2001:128) rasio laverage adalah rasio yang menggambarkan proporsi “dana pihak lain” atas kepemilikan aktiva perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2016-2019. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2019 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai nilai R Square sebesar 0,688, hal ini berarti 68,8% konservatisme akuntansi dapat dijelaskan oleh variabel SKM, SKI, SKP, UP, dan LEV. Sisanya 31,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Struktur kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan publik tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Leverage tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi.

An Analysis on Cohesive Devices Found in Students' English Argumentative Essay at Artha Wacana Christian University Kupang

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

This research aimed to find out the types and dominant use of cohesive devices in students’ English argumentative essay writing. This study was designed as qualitative study. The subject of this research was taken from students’ argumentative essays at Artha Wacana Christian University Kupang. There were 10 essays in writing course. The instrument of this research used documentary analysis and the data were collected through the document of students’ argumentative writings analyzed using the theory of cohesion by Halliday and Hasan (1976). The analysis was concerned with grammatical cohesion (reference, substitution, ellipsis, conjunction), and lexical cohesion (reiteration and collocation). The results of this study show that the 10 argumentative essays of students produced the five types of cohesive devices. There were reference, substitution, ellipsis, conjunction and lexical cohesion. Among those five types, conjunction most prominently with (44,9%), followed by the reference (37%), lexical cohesion (16%), while substitution (1,18%) and ellipsis (0,79%). Therefore, the researcher concluded that in students' argumentative essay the students still overused and misplaced of certain cohesive device namely conjunction, references and repetition.

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kefamenanu

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian yang akan dilakukan memliki perbedaan dengan variabel yang sama. penelitian yang akan dilakukan memiliki perbedaan dengan peneliti sebelumnya, yaitu lokasi penelitian yang dalam ini dilakukan pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kabupaten kefamenanu. Pemilihan koperasi simpan pinjam sebagai lokasi penelitian karena koperasi simpan pinjam di kabupaten kefamenanu memiliki perkembangan yang sangat baik dari segi penyerapan tenaga kerja , aset yang dimilki dan juga berhubungan erat dengan penggunaan sistem informasi akuntansi dan teknologi informasi dalam membantu pekerjaannya. Disamping itu juga masyarakat sekitar khususnya nasabah koperasi sangat mengharapkan informasi yang cepat, namun tingkat penggunaan sistem informasi akuntansi yang masih perlu di tingkatkan sebab banyak karyawan yang belum terlalu memahami cara penggunaannya dan pengaplikasiannya sehingga terkadang informasi yang para nasabah butuhkan terkadang terlambat penyampaiannya, sehingga kinerja dari sistem informasi perlu ditingkatkan melalui program pendidikan dan pelatihan pengguna dan hal ini tidak terlepas juga dari dukungan manejemen puncak. Terdapat 121 koperasi simpan pinjam yang beroperasi di kabupaten kefamenanu sampai saat ini dan hampir semuanya menggunakan sistem informasi akuntansi untuk menunjang kinerjanya. Berdasarkan kondisi diatas, penelitian ini menguji program pendidikan dan pelatihan pengguna dan dukungan manejemen puncak terhadap kinerja sistem informasi akuntansi maka koperasi yang berlokasi di kefamenanu menjadi objek penelitian yang menarik bagi penulis. Sehinngga penelitian ini diberi judul “ Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Pada Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) Di Kefamenanu” Berdasarkan masalah penelitian di atas maka persoalan penelitian ini adalah : a. Apakah latar belakang pendidikan dan program pelatihan pengguna berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? b. Apakah keterlibatan pemakai sistem berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? c. Apakah dukungan manejemen puncak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? Populasi dalam penelitian ini semua karyawan koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) yang berjumlah 25 orang. Oleh karena populasi berupa seluruh karyawan maka sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang berjumlah 25 orang di koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) dan dari 25 orang tersebut semuanya menjadi responden. Pengumpulan data merupakan usaha untuk memperoleh bahan keterangan serta kenyataan yang sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Pengaruh pendidikan dan pelatihan, keterlibatan pengguna sistem, serta dukungan manajemen puncak dapat diketahui dengan menggunakan analisis statistik regresi linier berganda, R2, F-test dan t-test. Analisis tersebut diolah menggunakan program komputer, yaitu Statistical Package for Social Science 25.0 (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan untuk menjawab persoalan – persoalan penelitian sesuai dengan judul analisis faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kefamenanu maka dapat disimpulkan sebagai berikut : A. Pendidikan dan program pelatihan Pendidikan dan program pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini mampu menunjukkan pendidikan dan program pelatihan pada koperasi mitra dhuafa di kefamenanu. B. Keterlibatan pemakai sistem Keterlibatan pemakai sistem secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Dimana semakin meningkat tingkat keterlibatan pemakai sistem maka semakin meningkat kinerja sistem informasi akuntansi. C. Dukungan manejemen puncak dukungan manejemen puncak secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini mampu menunjukkan dukungan manejemen puncak pada koperasi mitra dhuafa di kefamenanu.