2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The title of this research is An Analysis on the Situation context of Zaiso, (A traditional culture) by Wewewanese in Southwest Sumba. This research aims to find out the field, tenor, and mode of Zaiso. The method used in this research is the Descriptive Method. The writer uses interviews and observation as instruments to collect data. Observation is done when the process of Zaiso tooks place in the village. There were two native speakers chosen as the informants by recordied their speeches. All the data gained were analyzed using the descriptive qualitative method, in which it focused on field, tenor, and mode. Based on the Analysis, it was found out that the field of Zaiso was something happened namely someone who died unnaturally, the tenor of Zaiso were the Ratos (the leader of the ceremony), Host and homefolk. The leader of the ceremony (Rato) second Rato assisted the first rato in repeating the chants for all the people who come in the process of Zaiso celebrating and the ritual was extended to dialogue and chanting. and the mode of Zaiso was the spoken language of Wewewa in which it trealied in the use of textual theme namely, theme and rheme.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pewarna alami merupakan warna yang dapat dihasilkan dari berbagai jenis tumbuhan penghasil pewarna alami yang dapat diperoleh dari bagian-bagiannya seperti pada daun, kulit batang, kulit buah, biji, akar dan bunga yang telah melalui beberapa proses yaitu direbus,dibakar, dimemarkan ditumbuk dan langsung digunakan. Terdapat kurang lebih 150 jenis pewarna alami di Indonesia yang telah diidentifikasi dan digunakan secara luas dalam berbagai industri seperti pada komoditas kerajinan dan batik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja jenis-jenis tumbuhan pewarna alami dan mordan yang terdapat di Desa Ekateta Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi atau penjelajahan yaitu tindakan penjelajahan suatu permasalahan atau topik untuk memahami suatu permasalahan tersebut yang berhubungan dengan upaya untuk menentukan apakah tumbuhan pewarna alami dan mordan tersebut ada atau tidak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 8 jenis tumbuhan pewarna alami yaitu mahoni (Swietenia macrhophylla King) menghasilkan warna merah, mengkudu (Morinda citrifolia L) menghasilkan warna merah, pinang (Schleichera oleosa L) menghasilkan warna merah, kunyit (Curcuma domestica L) menghasilkan warna kuning, Jati (T. grandis L. f) menghasilkan warna ungu, mangga (M. indica L) menghasilkan warna hitam, nangka (Arthocar pusintegra L) menghasilkan warna kuning, kusambi (Schleichera doesa L) menghasilkan warna merah. Dan 3 jenis mordan yaitu biduri (Calotropis gigantea L.Dryand ), jarak pagar (Jatropha curcas L ) dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia ).
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DAN MINAT TERHADAP PEMBELAJARAN PENJAS DI SMP NEGERI 10 KUPANG Clarista sedhi ligo1* , Lukas M. Boleng M. kes2 , Cristin P.M. Rajagukguk, S.Pd, M.Pd,3Ramona M. Mae, S.Pd.,M.Or. 3 Fredik E. Nope. S.Pd.Mor. 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: pendidikan jasmani merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program pendidikan keseluruhan yang disempurnakan, juga merupakan suatu proses melalui aktivitas jasmani yang dirancang dan disusun secara sistematik Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan TKJI terhadap dan pembelajaran kebugaran jasmani di SMP Negeri 10 Kupang . Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasional. Hasil dan pembahasan: Hubungan antara kebugaran jasmani dengan tingkat mina belajar siswa SMP kelas VIIIB SMP N 10 kupang terdapat hubungan yang signifikan antara kebugaran jasmani dengan minat belajar siswa. hubungan antara kebugaran jasmani dengan minat belajar siswa. melalui uji statistik yang dilakukan pada dasarnya hasil penelitian sesuai dengan landasan teori yang digunakan pada penelitian. Simpulan: Hal ini dapat disimpulkan bahwa semakin baik hasil belajar pendidikan jasmani maka akan semakin baik pula tingkat kecerdasan emosional yang dimiliki siswa Kata kunci: tingkat kebugaran jasmani.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Umbi singkong kaya akan karbohidrat sehingga sering digunakan sebagai bahan pangan pengganti beras. Salah satu nutrisi yang terkandung dalam singkong adalah β- karoten yang berfungsi sebagai prekursor vitamin A yang disebut sebagai provitamin A. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa β- karoten dalam ekstrak singkong lokal (Manihot esculenta) dengan variasi waktu menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Teknik pengolahan data yang dilakukan yaitu mentah dan mengukus. Sampel diekstraksi dengan menggunakan pelarut aseton. Prinsip metode KLT yaitu memisahkan sampel berdasarkan perbedaan kepolaran antara sampel dengan pelarut yang digunakan. Larutan atau campuran larutan yang digunakan dinamakan eluen. Semakin dekat kepolaran antara sampel dengan eluen, maka sampel akan semakin terbawa oleh fase gerak tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, Uji kualitatif β-karoten pada masing-masing sampel singkong (Manihot esculenta) dengan menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT) didapatkan kandungan β-karoten yaitu : singkong mentah = 0,583; singkong kukus 20’ = 0,7; singkong kukus 30’ = 0,783; dan singkong kukus 40’ = 0,8. Uji kuantitatif β-karoten pada masing-masing sampel singkong (Manihot esculenta) dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis didapatkan hasil: singkong mentah = 3,718; singkong kukus 20’= 3,894; singkong kukus 30’ = 3,982; singkong kukus 40’ = 4,535. Dengan demikian singkong yang diberi perlakuan dengan cara dikukus menunjukan bahwa kadar β-karoten pada singkong mentah lebih rendah dibandingkan dengan kadar β-karoten pada singkong yang diberi perlakuan dengan cara dikukus dengan variasi waktu 20, 30, dan 40 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar β-Karoten pada singkong mengalami peningkatan saat pengukusan lebih lama.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Seorang guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang dilaksanakan sesuai dengan tuntutan profesi guru. Guru yang berkesan dalam menjalankan tugasnya adalah guru yang berusaha membuat siswanya termotivasi dalam pelajaran. Motivasi adalah suatu dorongan terhadap diri kita agar kita melakukan sesuatu hal. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pemberian Motivasi Guru PJOK Terhadap Siswa Kelas IX Melalui Permainan Bulu Tangkis di SMP PLUS ATTIN Namosain Kota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber. Sampel pada penelitian ini adalah guru PJOK dan siswa kelas IX SMP PLUS ATTIN Namosain Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa dalam proses pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas IX di SMP PLUS ATTIN Namosain Kota Kupang berjalan dengan baik dan hal-hal yang merupakan dampak pada motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK khususnya pada materi bulu tangkis yaitu faktor instrinsik yaitu hasrat untuk belajar, siswa mempunyai rasa ingin belajar yang tinggi dan minat belajar siswa sedangkan faktor ekstrinsik yaitu pujian, hadiah, hukuman dan ulangan merupakan motivasi yang diberikan kepada siswa. Simpulan: Peran Guru Dalam Pemberian Motivasi Kepada Siswa Pada Proses Pembelajaran PJOK di SMP PLUS ATTIN Namosain Kota Kupang yaitu meningkatkan motivasi belajar siswa dengan berbagai cara seperti memberikan pujian, hadiah, hukuman menumbuhkan minat dan hasrat untuk belajar.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Gayus A. Nomleni, Nim: 19320170, Skripsi: Pelaksanaan Pembelajaran Permainal Bola Kecil Pada Siswa Kelas V Di SDN Takolah Indah, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Pembimbing 1: M. Rambu P. Wasak, S.Pd.,M.Pd. Dan Pembimbing II: Christin P. M Rajagukguk, S.Pd.,M.Pd. Email. [email protected] Pembelajaran berasal dari kata dasar belajar yang diberi awalan "pem " dan akhiran " an". Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 menyatakan bahwa: "pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan . Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pelaksanaan Pembelajaran Permainan Bola Kecil Slag Ball Pada Siswa Kelas V di SDN Takolah Indah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat Bagaimana Pelaksanaan Pembelajaran Permainan Bola Kecil terkhususnya permainan Slag Ball. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualititatif dengan teknik pengumpulan d0ata dalam penelitian ini adalah: observasi, wawancara, dan dukumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Slag Ball dan peneliti melihat bagaimana pelaksanaan pembelajaran permainan kecil di SDN Takolah Indah. Data yang dikumpulkan diperoleh dari hasil obsevasi, wawancara, dan dukumentasi. Pelaksanaan pembelajaran permainan bola kecil Slag Ball yang dilakukan oleh wali kelas dapat memberikan dampak sesuai dengan apa yang di harapkan oleh wali kelas. Dari kesimpulan-kesimpulan di atas, saran peneliti adalah Pelaksanaan pembelajaran permainan bola kecil perlu terus dilakukan oleh guru kelas pada SDN Takolah Indah guna mendukung kelancaran aktivitas siswa dalam kegiatan belajara mengajar ( KBM). Kata Kunci : Pelaksanaan Pembelajaran Permainan Bola Kecil Slag Ball. ABSTRACT Gayas A. Nomleni, Nim: 19320170, Thesis: Implementation of Small Ball Game Learning for Class V Students at SDN Takolah Indah. Tanah Merah Village, Central Kupang District, Kupang Regency. Advisor 1: M. Rambu P. Wasak, S.Pd., M.Pd. And Supervisor II: Christin P. M Rajagukguk, S.Pd., M.Pd. Email. [email protected] Learning comes from the basic word learning which is given the prefix "peman" and the ending "According to the National Education System Law No. 20 of 2003 states that: "learning is the process of interaction of students with educators and learning resources in an environment. The main problem in this research is how to implement the learning of the small ball game of slag ball in fifth grade students at SDN Takolah Indah. The purpose of the research this is to see how the implementation of small ball game learning, especially the slag ball game.The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in this study are: observation, interviews, and documentation.The results obtained in this study are slag ball and researchers see how implementation of small game learning at SDN Takolah Indah The data collected was obtained from observations, interviews, and documentation Implementation of small ball game Slag Ball learning conducted by the homeroom teacher can have an impact in accordance with what is expected by the homeroom teacher From the conclusions above, the researcher's suggestion is that the implementation of small ball game learning needs to be continued by class teachers at SDN Takolah Indah to support the smooth running of student activities in teaching and learning activities (KBM). Keywords: Learning Implementation, of Slag Ball Small Ball Game.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Disiplin menurut Sinungan (2003), kedisiplinan kerja adalah “ sikap mental yang tercermin dalam perbuatan atau tingkah laku perorangan, kelompok, atau masyarakat berupa kepatuhan atau ketaatan terhadap peraturan- peraturan dan ketentuan-ketentuan yang ditetetapkan baik oleh pemerintah atau etik, norma dan kaidah yang berlaku dalam masyarakat untuk tujuan tertentu”. Hal ini guna mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan dalam organisasi atau perusahaan. Disiplin mengacu pada pola tingkah laku, oleh karena itu keberadaaan suatu perusahaan yang berbentuk apapun baik dalam skala besar maupun kecil tidak terlepas dari unsur sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud adalah orang-orang yang memberikan tenaga, pikiran, bakat, kreativitas dan usahanya pada perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan dalam meningkarkan produktivitas pegawai pada Koperasi Pegawai Republik Indonesa (KPRI) Praja Mukti Kupang. Metode menggunakan analisis regresi linear sederhana menggunakan SPSS 1.6 yang berfungsi untuk membukikan hipotesis penelitian. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 pegawai sebagai responden. Pengumpulan data menggunkan kusioner. Berdasarkan hasil pengujian ini, diketahui variabel kedisplinan (X) berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai pada kantor Koperasi Pegawai Republik Indoensia (KPRI) Praja Mukti Kupang. Hal ini dilihat dari signifikasi X, nilai t hitung 0.863 1686 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positip pada variabel kedisiplinan (X) teerhadap variabel produktivitas (Y).
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research about an analysis of speech act function in Helong language. To support this study the writer used theory of Levinnson (1983:240). The research problem of this study is what is the types of speech act function in Helong language. The aims of this study to find put the types of speech act function. The method thatused in the research is qualitative method. The object that used in this research is Helong language. There are five speech act function types such as : Representative speech act funtion “Leol neot ti mam leol in dadi ta kit ka sisi, sis bubuit tun”, Directive speech act function Rian bake tia le kit kuti, Commisive speech act function “Nesang lom tanggal 1 mesa li eto sole un ator un in nika ki ki kon siap pakian siap kaor babanas nas le kit lako”, Expressive speech act function “Auk kalat tas mata nas muir ke nenang nga lo kon nam, totoang gas batur lo”, and Declarative speech act function “Apin ni kit ka nol sisi ta, ola ki nuting sis ut po ka”. The data was collected by listening to recording that used Helong language, typed and translated into English then specify into types of speech act function. After analyzing the data the writer found out eigthty five data of speech act function they are twenty one speech act function of representative, thirty five speech act function of directive, fifthteen speech act function of commisive, six speech act function of expressive, anf eigfh speech act function of declarative.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam mendukung produktivitas tanaman cabai rawit (C. frutescens L) secara intensif perlu dilakukan penyediaan bibit yang berkualitas di persemaian. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas bibit yaitu serbuk gergaji kayu jati dan arang sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah serbuk gergaji kayu jati dan arang sekam padi sebagai media tanam cabai rawit (C. frutescens L). Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental yang dilaksanakan di Polybag yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu 4 P0 = 3kg Tanah Humus,P1 = 2kg Tanah Humus + 1kg Arang Sekam Padi P2 = 2kg Tanah Humus + 1kg Serbuk Gergaji Kayu P3 = 2kg Tanah Humus + 0,5kg Arang Sekam + 0,5kg Serbuk Gergaji Kayu .Perlakuan yang dilakukan dengan 3 kali pengulangan menghasilkan 12 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah helai daun, dan banyaknya buah. Pengamatan ini dilakukan selama 120 hari.Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan kemudian dilakukan uji lanjutan denganuji jarak berganda Duncan atau Duncan’s New MultipleRange Test (DNMRT) pada taraf 5%.Berdasarkan hasil penelitian, P3 (Tanah Humus :Arang Sekam : Serbuk Gergaji Kayu; 2 : 0,5 : 0,5) memberikan pengaruh yang signifikan dalam pertumbuhan tanaman cabai rawit (C. frutescens L) dengan rata-rata tinggi tanaman 40,56 cm, jumlah helaian daun 28,75 helaidan jumlah buah denganrata-rata 32,33 buah. Penggunaan serbuk gergaji kayu jati dan arang sekam padi memberikan pertumbuhan bibit yang lebih baik dibanding media tanam serbuk gergaji maupun arang sekam padi saja.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis suasana toko dan kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen di Alfamart Km2 Pasir Panjang Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 96 responden yang berbelanja di alfamart km2 pasir Panjang kota kupang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kuisioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda, dengan uji hipotesis yaitu uji T (simultsn), uji F (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan mengenai analisis suasana toko dan kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen di Alfamart Km2 Pasir Panjang Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel bebas yaitu suasana toko dan kualitas layanan merupakan variabel yang berpengaruh terhadap variabel terikatnya yaitu kepuasan konsumen. Analisis suasana toko terhadap kepuasan konsumen dari hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi suasana toko sebesar 0,2 selain itu, signifikan 0,04 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel suasana toko mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen. Analisis kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nillai koefisien regresi untuk kualitas layanan sebesar 0,2 selain itu, nilai signifikan 0,04 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Pengaruh suasan toko dan kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen. Dari hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa secara Bersama-sama variabel independent memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Hal ini dibuktikan dari nilai f hitung sebesar 8.733 lebih besar dari dibandingkan nilai F tabel sebesar 3.094 dengan nilai signifikan (sig) 0,00 karena nilai signifikan (sig) jauh lebih kecil dari 0,05 maka model regresi dapat dikatakan bahwa suasana toko kualitas layanan secara Bersamasama atau secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen pada Alfamart Km2 Pasir Panjang Kota Kupang. Kata Kunci : SuasanaToko, Kualitas Layanan Dan Kepuasan Konsumen
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETETAPAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA Nama : Katarina Noviana Nahak NIM : 18190021 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketetapan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 dengan menggunakan 12 sampel perusahaan perbankan, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 12 X 5 = 60 sampel. Variabel Dependen dalam penelitian ini adalah ketepatan waktu pelaporan keuangan. Variabel dependen ini diukur berdasarkan tanggal laporan auditor independen (LAI), yang diukur dengan menggunakan variabel dummy dengan kategori 1 untuk perusahaan yang tepat waktu dan 0 untuk perusahaan yang tidak tepat waktu. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah a. Profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan menggunakan aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan. Profitabilitas diproksikan dengan Return On Asset = laba bersih/ total aset (Brigham dan Joel, 2014:148). b. Leverage merupakan gambaran dari struktur modal yang dimiliki perusahaan, dimana leverage digunakan untuk mengetahui sejauh mana perusahaan menggunkan pendanaan melalui hutang. Leverage diproksikan dengan Debt to Equity Ratio= total liabilitas/ total ekuitas (Mareta, 2015). c. Ukuran perusahaan dapat dinilai dari beberapa segi, besar kecilnya perusahaan dapat d idasarkan pada total nilai aktiva, total penjualan, kapitalisasi pasar, jumlah tenaga kerja, dsb. Ukuran perusahaan diproksikan dengan Market to Book Value Ratio = nilai pasar saham/ nilai buku (Brigham dan Joel, 2014:151). Hasil penelitian ini menunjukan pada persamaan analisis regresi linear berganda Nilai konstanta sebesar -0,574 menunjukkan bahwa variabel Profitabilias, Ukuran Perusahaan, leverage, jika nilainya 0 maka ketepatan waktu pelaporan keuangan memiliki tingkat kinerja sebesar -0,574. Nilai koefisien Profitabilitas (X1) sebesar 2,040 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan belanja daerah sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan meningkat sebesar 2,040 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Nilai koefisien Ukuran Perushaan (X2) sebesar 0,129 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan Ukuran Perusahaan sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan meningkat sebesar 0,129 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Nilai koefisien Leverage (X3) sebesar 0,008 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan leverage sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan peningkatan sebesar 0,008 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Hasil analisis uji -t Variabel Profitabilitas (ROA) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Dijelaskan pula dalam hasil analisis regresi bahwa variabel Profitabilitas (ROA) mempunyai nilai β = 2,040 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,216 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,216 > 0,05). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Ukuran perusahaan (Size) mempunyai nilai β = 0,129 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,081 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,081 > 0,05). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. variabel leverage (DER) yang mempunyai nilai β = 0,008 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,528 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,528 > 0,05). Dari hasil uji R2, diperoleh nilai R2 atau R Square sebesar 0,074 atau 7,4%. Hal ini menunjukkan bahwa ketepatan waktu pelaporan keuangan dapat dijelaskan sebesar 7,4% oleh variabel independen yaitu Profitabiitas, Ukuran Perusahaan, Leverage. Sedangkan 92,6% ketepatan waktu pelaporan keuangan dijelaskan oleh variabel-variabel diluar variabel independen penelitian ini. Kata kunci : Ketetapan waktu, Profitabilitas. Ukuran perusahaan, Leverage.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desentralisasi fiskal sangat penting dalam kinerja manajerial satuan kerja perangkat daerah dan juga sebagai urusan pengelolaan anggaran dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, dan akuntabilitas juga sebagai bentuk kewajiban mempertanggungjawabkan keberhasilan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi orgnisasi dalam mencapai tujuan, kemudian sistem pengendalian manajemen di gunakan untukmengumpulkan dan menganalisis informasi, mengevaluasi dan memamfaatkan informasi tersebut serta tindakan-tindakan lain yang melakukan pengendaliaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal,akuntabilitas dan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja manajerial satuan kerja perangkat daerah, baik secara finansial maupun non finansial.Pada penelitaian ini setiap SKPD mampu memberikan suatu pelayanan kepada publik secara efektif dan efisien sehingga dapat memberikan kontribusiatas peningkatan pendapatan di setiap SKPDbaik dari aspek pajak maupun retribusi. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berguna untuk menganalisa bagaimana suatu variabel mempengaruhi variabel lainnya melalui pengujian hipotesis.Metode analisis yang di gunakan adalah uji validitas dan uji rebilitas kemudiandilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda, ujui F, Uji T dan uji R dengan menggunakan SSPS.Teknik pengumpulan Data penelitian adalah data di peroleh langsung dengan membagikan kuesioner. Populasi dalam penelitian iniadalah “Seluruh pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kab.Malaka kemudian Sampel dalam penelitian ini adalah 46 Pegawai yang berkerja di Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh desentralisasi fiskal dan akuntabilitas terhadap kinerja manajerial SKPD.Sedangkan sistem pengendalian manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial SKPD.Dengan semakin meningkatnya pelaksanaan sistem pengendalian manajemen makaakan meningkat juga kinerja manajerial SKPD.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Refleksi penulis menghadirkan etika relasi dengan memberikan contoh tokoh Islam yang pluralis, yaitu Nurcholish Madjid, yang juga dilengkapi dengan ulasan etika globalnya Hans Kung mengupayakan dialog yang bisa dimengerti secara partikular sekaligus secara universal. Pemikiran keduanya ingin menjawab persoalan eksklusivitas agama dengan tetap menyisakan harapan adanya keharmonisan hidup yang mencakup sesama manusia dan perlunya etika dunia, serta menganggap the other menjadi bagian yang tidak terlepas dari hidup itu sendiri. Dengan begitu, kedamaian hidup tetap berada dalam upaya manusia, tidak sekadar mengandalkan nalar, tetapi juga melibatkan intuisi, empati untuk saling berdialog.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK METODE LATIHAN LONCAT KOTAK PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP SWASTA SWADAYA TARUS Maria Oktaviana Dahu1* , M. Rambu P. Wasak2 , Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Masih rendahnya keaktifan dan gerak dasar loncat kotak dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pendidikan jasmani materi pokok lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjadi satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan. Hasil dan pembahasan:Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ada peningkatan pembelajaran keterampilan lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak. Keaktifan hasil dari siklus I sampai siklus II 100% anak dengan kategori baik (B) dan untuk perkembangan anak gerak dasar lompat jauh awalan 95% anak dalam kategori baik (B), 5% anak dalam kategori cukup. Tolakan 95% anak dalam kategori baik (B), 5% anak dalam kategori cukup (C). sedangkan untuk mendarat 89% anak dalam kategori baik (B), 11% anak dalam kategori cukup (C). Simpulan:Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa upaya meningkatkan lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus tahun ajaran 2022/2023 sangat meningkat. Katakunci: Lompat Jauh Gaya Jongkok, Metode, Loncat Kotak.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP OLAHRAGA FUTSAL WANITA DI KOTA KUPANG Maria Nofrida Hape1*, M. Rambu P. Wasak2, Ramona M. Mae3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah bahwa persepsi masyakarat yang masih keliru bahwa olahraga futsal hanya dapat dilakukan oleh laki-laki sedangkan perempuan tidak, karena olahraga tersebut merupakan olahraga yang keras dan dianggap identik dengan laki-laki. Adanya perbedaan persepsi tidak mestinya menyudutkan perempuan dalam olahraga melainkan memberi kesempatan dan dukungan untuk mengembangkan potensi dalam bidang olahraga khususnya futsal sehingga tidak tertinggal dari laki-laki Tujuan penelitian: Bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap olahraga futsal wanita di kota kupang Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mekanisme mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi Hasil dan pembahasan: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga futsal yang sebelumnya digemari oleh laki-laki, namun untuk sekarang ini perempuan pun juga sudah mulai menyukai olahraga futsal dan diterima dengan baik oleh masyarakat yang ada di kota kupang. Oleh karena itu tidak ada lagi persepsi masyarakat yang menyudutkan perempuan itu lemah dan tidak bisa melakukan hal tersebut Simpulan: peneliti menyimpulkan dari data dan hasil yang diambil bahwa pesepsi masyarakat terhadap perkembangan olahraga futsal wanita di kota kupang berpendapat dengan baik dan bijak.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ilmiah ialah aplikasi secara formal sistematis dan terorganisir dari metode ilmiah untuk menjawab permasalahan yang memerlukan solusi. Tujuan penelitian hampir sama dengan tujuan ilmu pengetahuan yakni membuat penjelasan, menyusun prediksi, dan mengendalikan fenomena yang terjadi dalam satu batasan yang ditetapkan. Kehadiran buku ini (baca: book chapter) tentu tidak akan membahas penelitian secara teoretis. Banyak karya akademik yang telah membahasnya dengan komprehensif dan sangat mudah ditemukan baik di toko buku maupun di ecommerce. Agar tidak berkutat pada aspek teoretis, Book Chapter ini akan banyak berbicara metodologi penelitian secara praktis dikaitkan dengan Ekonomi Islam. Bidang Ekonomi Islam dipilih karena belum banyak literasi yang secara khusus mengkaji “Metodologi Penelitian Ekonomi Islam” apalagi dilengkapi dengan contoh-contoh proposal dan laporan penelitiannya. Ada yang menarik dalam buku ini. Kerangka epistemologi “Penelitian Ekonomi Islam” tidak hanya disusun oleh seorang akademisi saja, melainkan penerbit mengundang akademisi lintas perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki perhatian pada penelitian ekonomi Islam untuk turut berkontribusi. Pengaruhnya, kajian dalam buku ini lebih komprehensif tidak dimonopoli oleh satu mazhab kuantitatif ataupun kualitatif. Walaupun buku ini secara prinsip ditujukan sebagai materi kalangan mahasiswa program sarjana ekonomi Islam dan program sarjana terkait yang ingin mendalami “Metodologi Penelitian Ekonomi Islam”, buku ini juga dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa pascasarjana, peneliti, dan pengajar yang membutuhkan pemahaman metodologi penelitian ekonomi Islam. Penting diketahui, buku ini berisi 14 sub pembahasan yang mengkaji Metodologi Penelitian Ekonomi Islam mulai dari aspek konseptualnya, landasan filsafatnya, langkah-langkah praktis prosedur penelitian Ekonomi Islam hingga menghasilkan laporan penelitian. Karya-karya intelektual tersebut sangat patut diapresiasi dan dibumikan agar tidak menjadi literasi yang dipahami penulis, melainkan publik juga ikut tercerahkan, seperti mahasiswa ekonomi Islam baik dari tingkatan sarjana, magister, maupun doktoral.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAO KINERJA PEGAWAI PADA BIRO ORGANISASI SETDA PROVINSI NTT Sumber daya manusia adalah asset yang paling berharga dimiliki oleh Organisasi, instansi dan perusahaan, sebab keberadaan sumber daya manusia sangat menentukan terhadap dinamisasi mobilisasi instansi. Oleh karena itu banyak organisasi yang berusaha meningkatkan kualitas sumber dayanya untuk memaksimalkan dukungan dalam aktivitas pekerjaannya. Salah satu aspek utama manajemen sumber daya manusia adalah pengukuran kinerja pegawai. Yang dimana pengukuran kinerja yang baik adalah yang dapat mendukung suatu pegawai untuk mencapai tujuan organisasi atau instansi yang optimal. Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu instansi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tdak melanggar hkum dan sesuai dengan norma dan etika. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja atau perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam satu periode (Kasmir, 2016:182). Kinerja pegawai memang menjadi fokus perhatian pemerintah dan seluruh departemen perusahaan. Perhatian yang begitu besar terhadap masalah kinerja dapat dipahami karena menyangkut efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya manusia dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh suatu perusahaan atau instansi. Dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia didalam suatu organisasi atau instansi factor lingkungan menjadi sangat berpengaruh. Lingkungan kerja dapat dianggap sebagai tempat ataupun lokasi interaksi seluruh pegawai dalam bekerja baik secara personal atau kelompok. Lingkungan kerja berpengaruh terhadap kondisi diri para pegawai dalam menjalankan tugas-tugas dan menyelesaikan tuga-tugas tersebut dengan efisien dan efektif. Menurut Judith (2016: 183) lingkungan kerja yang baik sangat berpengaruh dan diharapkan untuk dapat meningkatkan kinerja pegawai dalam instansi tersebut. Selanjutnya menurut Sedarmayanti (2009:22) menyatakan lingkungan kerja dibagi menjadi 2 yaitu lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik yang terdapat disekitar tempat kerja dimana dapat mempengaruhi pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung. Lingkungan kerja fisik merupakan suatu keadaan lingkungan kerja dalam bentuk material dan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Adapun lingkungan kerja fisik adalah suatu unsur yang harus didayagunakan oleh suatu instansi sehingga menimbulkan rasa nyaman (Joseph, 2016) Lingkungan kerja non fisik merupakan semua keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja baik hubungan kerja dengan atasan dan bawahan ataupun sesama rekan kerja. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang digunakan kuantitatif. Populsai dan sampel dalam penelitian ini pegawai berjumlah 35 orang dilakukan penentuan sampel mengunakan random sampling maka sampel berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja. Peneliti menggunakan menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji simultan dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peniliti dapat menimpulkan bahwa secara Parsial lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Sedangkan secara Simultan lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil penguji yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a 14,374 sedangkan koofisien regresi linear berganda b1 = 0,237 dan b2 = 0,471. Dengan begitu persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh lingkunag kerja fisik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : 14,376 + 0,237 (X1) + 0,471(X2) + e. selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada variable lingkungan kerja fisik (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y) ditemukan T hitung = 3,569 lebih besar dari t table = 2,040 dan tingakt signifikan = 0,001. Oleh karena itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠0) diterimah yaitu variabel lingkungan kerja fisik (X1) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji Hipotesi kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja non fisik (X2) terhadap kinerja peagwai (Y). Diketahui bahwa variabel lingkungan kerja non fisik (X2) ditemukan T hitung = 2 879 lebih besar dari T table 2,040 dan tingakn Sig. 0,007. Oleh karean itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1=1) ditolak dan Ha (b2 ≠0) diterima yaitu variabel lingkungungan kerja non fisik (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 10,153 lebih besat dari F tabel = 3,30 dan tingkat Sig. = 0,000 oleh karena itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b2 ≠ 0) diterima artinya variabel lingkungan kerja fisik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variabel kinerjs pegawai (Y). dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0,396 atau 39,6%. Hal ini berartinbesar pengaruhnya lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja adalah 39,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 60,4% disebabkan oleh factor lain. Kata Kunci : Lingkungan kerja fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Kinerja Pegawai
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Manusia yang diawali dari janin, bayi, kanak, remaja, dewasa, tua merupakan agen-agen pembawa perubahan zaman. Tentunya agen perubahan peradaban sering dimulai dari masa kanak-kanak. Seorang anak dikatakan memasuki dunia yang bernama PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yaitu sedari mereka lahir hingga berumur enam tahun. PAUD adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Hal-hal yang dilakukan pada jenjang ini seperti pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal Bab 1 Konsep Dasar Belajar Bab 2 Teori Perkembangan Kognitif Piaget Bab 3 Teori Perkembangan Moral Bab 4 Perkembangan Afektif Ditinjau Dari Aspek Perkembangan Emosi Bab 5 Karakteristik Dan Perbedaan Individu Bab 6 Pertumbuhan Dan Perkembangan Individu Bab 7 Pengertian Belajar Dan Teori-Teori Belajar Bab 8 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Belajar Bab 9 Guru Dan Proses Belajar Mengajar
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Mulai dari anak-anak hingga usia dewasa wajib mengenyam pendidikan yang dicanangkan pemerintah yaitu wajib belajar 9 tahun. Pendidikan merupakan suatu bentuk interaksi individu dengan individu lainnya (antara manusia, yang di barengi dengan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dalam pendidikan menuntut terwujudnya manusia Indonesia yang berkualitas, cerdas, beriman, beriptek dan berakhlakul karimah sebagai tujuan dari pendidikan, maka perlu pengamatan dari segi aktualisasinya bahwa pendidikan merupakan proses interaksi antara pendidik dan peserta didik untuk mencapai tujuan dari sebuah proses pendidikan. Perkembangan peserta didik merupakan bagian dari pengkajian dan penerapan psikologi perkembangan yang secara khusus mempelajari aspek-aspek perkembangan individu yang berada pada tahap usia sekolah dan sekolah menengah. Sebagai individu yang tengah tumbuh dan berkembang, peserta didik memerlukan bimbingan dan pengarahan yang konsisten menuju ke arah titik optimal kemampuan fitrahnya.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Psikologi Perkembangan adalah Mata Kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa sekolah pascasarjana, khususnya program studi pendidikan dasar yang notabene Sebagian besar adalah guru di sekolah. Sebagai seorang guru, pemahaman psikologis tentang tumbuh kembang anak sangat dibutuhkan, agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dan hasil yang optimal. Melalui mata kuliah psikologi perkembangan peserta didik, mahasiswa sekolah pascasarjana diharapkan memahami tentang tahap perkembangan anak, sejak dari fase pranatal sampai fase pendidikan tingkat dasar, yang meliputi perkembangan fisik, kognitif dan psikososial serta perkembangan moral. Pengkajian saintifik perkembangan manusia dengan penekanan pada perkembangan masa konsepsi sampai usia sekolah dasar yang mengaitkan dengan nilai nilai Islami untuk penyelenggaraan pendidikan di sekolah dasar.