Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: transformasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN PENYELESAIAN KONFLIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI, PADA KANTOR DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari ilmu manajemen yang mengfokuskan perhatiannya pada pengaturan peranan sumber daya manusia dalam kegiatan organisasi untuk mencapai tujuan tertentu sumber daya manusia sebagai pengelolaan sistem, agar sistem ini berjalan tertentu dalam pengelolaannya harus memperhatikan beberapa aspek penting seperti pelatihan, pengembangan, motivasi, dan aspek-aspek lainnya. Sumber daya manusia merupakan aset organisi sebagai kepemimpinan yang sangat vital, karena itu peran dan fungsinya tidak bisa digantikan oleh sumber daya lainnya. Salah satu hal penting yang harus di miliki oleh pegawai adalah kinerja pegawai memiliki peranan yang sangat penting karena kinerja merupakan bentuk hasil akhir dari proses pegawai yang menyelesaikan tugasnya dengan baik dan benar maka akan memiliki kinerja yang tinggi. Seorang pimpinan atau kepala Suatu organisasi akan di akui sebagai seorang pemimpin jika dapat mengarahkan bawahannya kearah pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa besar pengaruh kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai baik secara simultan mau parsiel. Metode penelitian yang di gunakan adalah regresi linear berganda dengan jumlah populasi 30 responden maka mengambil sampel dari semua jumlah populasi.teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah menyebarkan kuesioner. metode analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi linear berganda, analisis korelasi, berganda, uji hipotesis, dan analisis koefesien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai berpengaruh posetif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalaah dengan cara memperhatikan pengembangan sumber daya manusia pegawai, kepuasan kerja pegawai. Pengembangan sumber daya manusia melalui kepemimpinan transformasional merupakan hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu pengembangan sumber daya manusia dan kinerja pegawai merupakan komponen penting dalam memberi motivasi bagi pegawai dalam bekerja. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemukan di lokasi, penelitian yaitu apakah pengaruh kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kepengaruh kepemimpinan dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Kupang konsep penelitian dalam skripsi ini adalah, kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai.menurut Simamora ( 2003 : 45 ), kinerja adalah ukuran keberhasilan organisasi dalam mencapai misinya. Sedangkan Riniwati mendefenisikan kinerja adalah unsur pencatatan hasil kerja SDM dari waktu ke waktu sehingga di ketahui sejauh mana hasil kerja SDM dan perbaikan apa yang harus di lakukan agar di masa mendatang lebih baik. Untuk mencapai sasaran dan tujuan perusahaan, organisasi di susun dalan unit-unit kerja yang lebih kecil, dengan pembagian kerja, sistem kerja dan mekanisme kerja yang jelas. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analis deskriptif prestase di ketahui bahwa pengaruh kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Kupang berada dalam kategori rendah.pengembangan sumber daya manusia, pegawai dalam kategori rendah dan kinerja pegawai juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana di ketahui bahwa kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai di tunjukan dengan nilai segnifikan sebesar 0,025 dan nilai koefisien regresi sebesar 2,0,56 yang berarti sama tinggi pula kinerja pegawai, sebaliknya pengembangan sumber daya manusia berpengaruh posetif terhadap pegawai yang di tunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 7,460 yang berarti semakin baik sumber daya manusia kinerja pegawai semakin tinggi pula kinerja pegawai

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TRANSFORMASI KONFLIK KARENA KEHADIRAN ALLAH : Tafsir Naratif Kejadian 37:1-11 dan Relevansinya Bagi Jemaat GMIT Sarfat Daeloni, Klasis Rote Tengah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk memandang konflik bukan semata-mata sebagai realitas yang bersifat negatif dan merugikan, melainkan sebagai ruang penyingkapan diri dan peluang transformasi dalam kehidupan manusia. Dengan tujuan tersebut, tulisan ini mengkaji Kejadian 37:1-11 melalui pendekatan tafsir naratif untuk memahami bagaimana konflik dalam keluarga Yakub, khususnya antara Yusuf dan saudara-saudaranya, berfungsi sebagai ruang awal pembentukan diri yang berlangsung melalui dinamika relasi yang tidak ideal. Konflik dipahami sebagai hasil dari pilihan dan tindakan manusia yang bebas, namun di dalamnya tetap terbuka kemungkinan terjadinya perubahan dan pendewasaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pendekatan tafsir naratif dipakai untuk membaca teks sebagai sebuah kisah yang utuh dengan memperhatikan alur, tokoh, dan konflik, sehingga kerygma dipahami melalui dinamika cerita dan perkembangan relasi antartokoh. Dalam tafsir naratif ini, konflik tidak dilihat sebagai tujuan akhir narasi, melainkan sebagai medium yang membuka ruang refleksi diri, kesadaran akan keterbatasan manusia, serta peluang bagi terjadinya transformasi. Pemahaman tersebut kemudian dibaca secara sejalan dengan realitas konflik yang dialami oleh Jemaat GMIT Sarfat Daeloni, Klasis Rote Tengah. Konflik jemaat tidak dipahami sebagai kegagalan kehidupan bergereja, tetapi sebagai realitas yang mengandung potensi pembentukan diri apabila dihadapi secara reflektif dan bertanggung jawab. Dalam kerangka ini, kehadiran Allah dipahami bukan sebagai penghapus konflik atau penentu langsung tindakan manusia, melainkan sebagai kehadiran yang menyertai proses kehidupan manusia, bahkan ketika konflik terjadi sebagai hasil dari kebebasan manusia itu sendiri. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan tujuan untuk memperkuat pemahaman teologis bahwa konflik dapat menjadi ruang pendewasaan iman, pemulihan relasi, dan pertumbuhan kehidupan bersama dalam komunitas jemaat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

YESUS DAN TRANSFORMASI CARA PANDANG TERHADAP INSAN DENGAN DISABILITAS: SUATU KAJIAN NARATIF TERHADAP INJIL LUKAS 18:35-43 DAN IMPLIKASINYA BAGI PELAYANAN INSAN DENGAN DISABILITAS DI JEMAAT GMIT EFRATA OELMASI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan terhadap Insan dengan Disabilitas (IDD) dalam konteks gereja lokal masih menghadapi persoalan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial dan struktural. Hambatan akses, stigma, serta praktik pengucilan membatasi partisipasi dan pemulihan martabat IDD, sementara disabilitas kerap dipahami secara sempit dan belum ditempatkan sebagai isu teologis dan eklesiologis yang mendesak. Bertolak dari realitas tersebut, penelitian ini memfokuskan diri pada penafsiran teks Alkitab sebagai kontribusi teologis bagi pengembangan pelayanan gereja yang inklusif terhadap IDD. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana narasi Lukas 18:35–43 merepresentasikan tindakan pemulihan Yesus terhadap IDD serta menghadirkan implikasi teologis dan praksis yang mentransformasi cara pandang gereja terhadap disabilitas, khususnya dalam konteks pelayanan Jemaat GMIT Efrata Oelmasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode kritik naratif, yang membaca teks sebagai satu kesatuan cerita dengan memperhatikan alur, karakter, latar, dan sudut pandang pencerita dalam konteks sosial dan teologis Injil Lukas. Temuan penelitian menunjukkan tiga hal utama. Pertama, tindakan Yesus yang berhenti, mendengar, dan berdialog menegaskan bahwa pemulihan dimulai dari pengakuan martabat dan relasi yang memanusiakan, yang menjadi dasar tanggung jawab gereja dalam pelayanan terhadap IDD. Kedua, iman yang melihat bukan iman yang berhenti pada pengakuan, melainkan iman yang menuntut tindakan konkret gereja melalui pelayanan diakonia yang bergerak melampaui pola karitatif menuju diakonia transformatif. Ketiga, pemulihan Yesus bersifat transformasional karena tidak hanya memulihkan individu, tetapi juga mengubah sikap dan struktur komunitas menuju penerimaan dan partisipasi yang setara bagi IDD dalam kehidupan umat Allah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TRADISI MAKAN PATITA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Makan Patita atau makan bersama merupakan sebuah tradisi yang berasal dari Maluku. Kata Patita lebih dekat artinya dengan beberapa istilah yaitu istilah pa’atita yaitu jamuan makan bersama. Pa’atita mempunyai kata dasar tita yang berarti amanat/didikan/perintah, sehingga pada saat berlangsungnya makan Patita, terdapat proses hamana2 yang berarti proses didikan atau memberikan petuah oleh pemimpin kepada semua yang hadir dan duduk bersama. Proses didikan atau petuah tersebut disampaikan sebelum dan sesudah makan. Makan Patita bukan saja sebagai simbol atau petunjuk identitas tetapi juga dapat memberi makna dan nilai bagi persekutuan kelompok khususnya di kalangan orang-orang muda orang Maluku sebagai sarana rekonsiliasi, yakni berlangsungnya percakapan atau dialog yang bertujuan untuk menyatukan persepsi/pandangan bersama yang mengarah kepada terjadinya kesepakatan damai. Tradisi ini dibawa masuk ke Kupang lewat migrasi orang-orang Maluku di NTTdengan cara yang berbeda-beda yakni lewat jalur pendidikan, perdagangan, pelayanan injil, dan lain sebagainnya.Proses migrasi ini telah memberikan kontribusi yang beragam dalam memperkaya kehidupan masyarakat setempat, dengan membawa serta nilai-nilai dan keunikan budaya Maluku yang kini menjadi bagian penting dari identitas dan warisan budaya di Kupang salah satunya tradisi makan Patita. Perkembangan Makan Patita di daerah NTT membawa kesan teologis yang baik bagi kehidupan orang-orang Kristen. Makan Patita telah mengalami perkembangan makna sehingga tidak lagi menjadi tradisi yang eksklusif bagi orang Maluku saja, namun bisa dirasakan siapa saja yang hadir pada acara-acara tradisi makan patita. Penulis mengamati tradisi makan Patita ini menjadi sarana transformasi dan transportasi nilai-nilai Kristiani kepada setiap jemaat yang didiami oleh orang-orang Maluku khususnya di GMIT Kota Kupang. Oleh karena itu dengan menggunakan pengamatan lapangan dan teoriteori makan Patita, penulis kemudian meneliti perkembangan tradisi ini di tengah jemaat Kota Kupang. Dengan menggunakan metode deskriptif, analisis, dan reflektif, penulis mendeskripsikan Sejarah, makna, tujuan dan manfaat tradisi makan patita. Lalu berdasarkan teori dan realita lapangan, penulis menganalisis sesuai dengan keadaan di lapangan dan mendapatkan respon beragam terkait dengan nilai-nilai yang ditransfer kepada sesama orang Maluku dan yang bukan Maluku baik itu nilai-nilai moral dan etika, maupun nilai-nilai Kristiani. Kemudian penulis merefleksikannya ke dalam implikasi bagi gereja, dan bagi masyarakat kota Kupang lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SINAR BANGUNAN MANDIRI KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SINAR BANGUNAN MANDIRI KOTA KUPANG Sumber daya manusia merupakan aset yang sangat penting dalam perusahaan karena manusia adalah penggerakan seluruh aktivitas perusahan. Manusia sebagai tenaga kerja harus dikelola dengan baik agar mampu bersaing di pasar global. Sumber daya yang berkualitas adalah yang memiliki kinerja tinggi. Hasibuan (2010) menyatakan kinerja adalah salah satu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksankaan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapaan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian yang sangat penting. Suatu organisasi atau perusahaan mengingginkan karyawan untuk bekerja secara maksimal sesuai dengan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan perusahaan. Menurut Wahyuningsih (2003) kinerja adalah sebagai suatu tingkatan dimana karyawan memenuhi atau mencapai persyaratan kerja yang ditentukan. Kinerja merupakan catatan outcome yang dihasilkan dari suatu pekerjaan atau kegiatan tertentu selama satu periode waktu tertentu. Kinerja karyawan adalah hasil kerja yang dicapai seseorang atau sekelompok orang, sesuai dengan wewenang atau tanggung jawab masing-masing karyawan selama periode waktu tertentu. Sunarsih (2001) dan Swandari (2003) mendefenisikan bahwa kepemimpinan transformasional sebagai pemimpin yang mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi bawahan dengan cara-cara tertentu. Bawahan merasa percaya, kagum loyal dan hormat terhadap atasannya sehingga bawahan termotivasi untuk berbuat lebih banyak dari pada apa yang bisa dilakukan dan diharapkannya. Menurut Suranta (2002) motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan. Motivasi yang ada pada saat diri seseorang akan mewujudkan suatu perilaku yang diarahkan pada tujuan mencapai sasaran kepuasan. Hasibun (2010) menyatakan motivasi mempersoalkan bagaimana caranya mengarhkan daya dan potensi bawahan, agar mau bekerjasama secara produktif berhasil mencapai dan mewujuhkan tujuan yang telah ditentukan. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut, maka objek yang peneliti teliti adalah PT. Sinar Bangunan Mandiri Kota Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 44 responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu, data primer yang diperoleh secara langsung dengan melakukan survey lapangan yang menggunakan metode data orginal lewat pembagian kuesioner pada seluruh karyawan PT. Sinar Bangunan Mandiri Kota Kupang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 44 karyawan pada PT. Sinar Bangunan Mandiri Kota Kupang. Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 3,598. Hasi Uji T menunjukan bahw thitung sebesar 3.022ttabel 1.683 maka, Ho di tolak dan Ha di terima yaitu Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Sinar Bangunan Mandiri. Dan nilai thitung sebesar 28.911>ttabel 1.683 maka, Ho di tolak dan Ha di terima yaitu motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Sinar Bangunan Mandiri. Untuk hasil Uji F dapat diketahui Fhitung >Ftabel yaitu 620.172>2,84 maka, Ho ditolak dan Ha diterima. Maka secara simultan kinerja karyawan, motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Sinar Bangunan Mandiri. Berdasarkan tabel hasil Uji Koefisensi Determinasi (R²) dapat diketahui bahwa nilai R Sguare adalah 0,914 atau 91,4%. Hal ini berarti bahwa besarnya kontribusi Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja terhadap kinerja karyawan adalah 90,6% sedangkan sebesar 1,6% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KESIAPAN UNTUK BERUBAH TERHADAP KINERJA KARYAWAN WANITA DIMASA PANDEMI COVID-19 PADA PT. RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk.KOTA KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan atau juga proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan atau tenaga kerja lainya untuk menunjang aktivitas perusahaan atau organisasi demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Oleh karena itu karyawan –karyawan harus dikelolah dengan baik sehingga dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis pengaruh dari kepemimpinan transformasional (X1) dan kesiapan untuk berubah (X2)terhadap kinerja karyawan wanita dimasa pandemi covid-19 (Y) pada PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk.Kota Kupang. . Penelitian ini dilakukan karena peneliti menganggap perluh mengetahui variabel yang diteliti pada PT.Ramayana Lestari Sentosa Tbk. Kota Kupang sehingga pemimpin dapat menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menjalankan perusahaan sehingga dapa tercapainya visi, misi serta tujuan organisasi. Objek penelitian ini adalah PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk. Kota Kupang, Jl.W . J. Lalamentik, kelurahan Oebufu – Kupang.Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada sampel penelitian sebanyak 40 karyawan wanita. Dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dan penggujian secara simultan dan parsial. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah kepemimpinan transformasional, kesiapan untuk berubah, dan kinerja karyawan. Kepemimpinan transformasional merupakan kemampuan pemimpin memotivasi pengikut untuk mencapai lebih dari apa yang direncanakan untuk mencapai tujuan dari organisasi(Karishnan, 2005). (Holt dan James 2013) mengartikan kesiapan untuk berubah sebagai sejauh mana mereka terlibat secara induvidual dan secara kolektif,termotivasi serta secara teknis mampu melaksanakan perubahan yang dilakukan. Kinerja Karyawan adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh sesorang atau kelompok dalam suatu organisasi baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif,sesuai dengan kewenangan,tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara legal ,tidak melanggar hukum dengan sesuai moral maupun etika ( Rosyida 2010:11). Hasil penelitian dilakukan secara bersama –sama antara semua variabel yang diteliti mengambarkan terdapat pengaruh bersama sama antara semua variabel yang diteliti . bahwa terdapat pengaruh kepemimpinan transformasional dan kesiapan untuk berubah terhadap kinerja karyawan wanita dimasa pandemi covid- 19 dan hasil secara parsial diketahui terdapat pengaruh kepemimpinan transformasionl terhadap kinerja karyawan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Transformasional berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kupang dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Kupang. Jumlah sampel pada penelitian adalah 37 responden. Dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis data kuantitatif menggunakan persamaan regresi linier berganda dengan ujihi potesis pertama diketahui bahwa untuk Variabel Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) ditemukan t hitung sebesar 2,522 lebih besar dari t tabel 2,0522 maka hipotesis diterima yaitu Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Sedangkan uji hipotesis kedua untuk Variabel Motivasi Kerja (X2) ditemukan t hitung sebesar 2,546 lebih besar dari t tabel 2,032 maka hipotesis diterima yaitu Variabel Motivasi Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Dan koefisien determinasi membuktikan variansi dalam Kinerja Karyawan (Y) dapat dijelaskan oleh Gaya Kepemimpinan Transformasional (X1) dan Motivasi Kerja (X2) melalui model sebesar 39%, sisanya 61% berasal dari variable lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistic terbukti bahwa Gaya Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positifdan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Timor Sejahtera Aguafit dan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Timor Sejahtera Aguafit. Berkaitan dengan Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja pada PT. Timor Sejahtera Aguafit, sebaiknya perlu meningkatkan kualitas kinerja dan pengalaman kerja karyawan, sebaiknya perlu meningkatkan kualitas kinerja dan pengalaman kerja karyawan dengan mengikutiarahan dan wewenang yang telah ditentukan oleh PT.Timor Sejahtera AguafitKupang serta harus menyelesaikan pekerjaan yang telah diberikan secara bertahap agar pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kompensasi Terhadap Pegawai Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang.

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

APRIANA LUAN, 16411324, Analisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompensasi terhadap semangat kerja pegawai pada kota kupang. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Ibu Hermyn B Hina, S.E.,M.Si dan pembimbing 2 Bapak Zet Ena, S.E.,M.M. Peneliti menemukan bahwa pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarasi Kota Kupang berjumlah 22 0rang. Dari 22 orang tersebut hanya 10 orang yang tingkat kehadirannya sesuai dengan jumlah hari kerja yaitu 20 hari kerja dalam satu bulan.. Selain itu dari 12 orang Pegawai Apratur Sipil Negara (ASN) tingakat kehadirannya belum maksimal sesuai dengan jumlah hari kerja. Oleh karena itu peneliti dapat menyimpulkan bahwa pemimpin belum bisa mempengaruhi pegawai lainnnya. Artinya pemimpin belum mampu memberikan perhatian secara individual atau secara intens dengan pegawai lainnya. Dengan demikian akan mempengaruhi semangat kerja pegawai yang merupakan tingkat kehadiran yang sesuai dengan jumlah hari kerja hanya 10 orang dari jumlah 22 Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) sedangkan 12 pegawai laiinnya belum maksimal dalam tingkat kehadirannya. Walaupun demikian, 12 orang pegawai tersebut tetap menerima gaji perbulan karena mereka mengerjakan pekerjaan dan berhak memperoleh kompensasi. Oleh karena itu, peneliti dapat menyimpulkan bahwa tinggi rendahnya semangat kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang dipengaruhi oleh besar kecilnya kompensasi yang diterima. Hal tersebut menunjukan bahwa semangat kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Kupang, keinginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaannya dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai prokduktifitas yang maksimal Dan pimpinan akan memainkan peranan yang sangat penting bagi setip organisasi, maupun kemampuan untuk memberikan inspirasi dan memotivasi para karyawan semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung maupun tidak langsung yang diterima oleh karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menganalisis kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, Untuk menganalisis kompensasi berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang. Poulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota xiii Kupang yang berjumlah 35 orang yang terdiri dari Pegawai Negera Sipil (PNS) berjumlah 22 orang dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) berjumlah 13 orang. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kota kupang yang berjumlah 35 orang. Maka sampelnya adalah 22 orang diambil dari Pegawai Negera sipil (PNS). Hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis pendahulunan dan analisis lanjutan menggunakan persamaan regresi linear berganda dengan uji hipotesis diketahui bahwa untuk variabel Kepemimpinan Transformasional(XI) ditemukan thitung sebesar 0,573 dan nilai ttabel sebesar 2,093 dengan tingkat signifikan sebesar 0,573. Karena nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel dan tingkat signifikan lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,573, maka dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional(XI) tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai(Y) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Kupang. Dan Kompensasi(X2) hasil uji ttabel pada aplikasi spss dapat diketahui bahwa nilai thitung sebesar 0,521 dan nilai ttabel sebesar 2,093 dengan tingkat signifikan sebesar 0,05. Karena nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel dan tingkat signifikan lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,608 maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail