ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasila Pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan, serta yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah Keterlibatan Pengguna berpengaruh terhadap pelaksanaan keberhasilan pelaksanaan akuntansi pemerintah daerah satuan kerja perangkat daerah timor tengah selatan? 2. Bagaimana Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Keberhasilan Pelaksanan Akuntansi Pemerintah Daerah Satun Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? 3. Bagaimana Pengaruh Pengalaman Merupakan Suatu Proses Pembelajaran Terhadap Keberhasilan pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? Penelitian ini bertertuju untuk membuktikan: 1.Pengaruh Keterlibatan Pengguna Terhadap 2.pengaruh pendidikan dan peletihan terhadap Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? 3.Pengaruh Pengendalian Internal Akuntansi Terhadap Keberhasilan pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan. Adapun Konsep Dalam Penelitian yaitu: (a) Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi adalah suatu keberhasilan yang mengumpulkan, mencata, mengimpan, dan mengelola data untuk menghasilkan informasin yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu (Sari danWitono, 2014) Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi yang baik mampu memenuhi kebutuhan pemakai sistem menyelesaikan pekerjaannya (Primayana, 2014) (b) Keterlibatan Pengguna, adalah keterlibatan dalam proses pengembangan sistem oleh anggota organisasi atau anggota dari kelompok pengguna target (Sugiyono,1997 dalam Indriasari dan Nahartyo 2008) keterlihatan pengguna dalam pengembanganketerliatan pengguna dalam pengembangan Pelaksanaan Akuntansi dapat diartikan sebagai bentuk keterlibatan mental dan emosi pegawai dalam situasi kelompok yang menggiatkan mereka untuk menyumbang pada tujuan kelompok serta bertanggungjawab di dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi (c) Pendidikan dan Pelatihan, yaitu usaha secara formal untuk tujuan transfer pengetahuan sistem informasi yang disyaratkan yang meliputi konsep-konsep sistem informasi, kemampuan teknis, kemampuan organisasi, dan pengetahuan mengenai produk-produk sistem informasi spesifik.(Sugiyono,1997 dalam Indriasasi dan Nahartyo2008 Sistem Pengendalian Internal adalah kewaajiban pihak manajemen yang penting aspek mendasar dari tanggung jawab penyediaan informasi pihak manajemen adalah untuk memberikan jaminan yang wajar bagi pemegang saham bahwa perusahaan dikendalikan dengan baik. James Hall (2011:180) Populasi dalam penelitian ini adalah 25 pegawai bagian Akuntansi atau penatausahaan keuangan pada Satuan Kerja Perangakat Daerah Dikabupaten Timor Tengah Selatan. dapat diartikan sebagai bentuk keterlibatan mental dan emosi pegawai dalam situasi kelompok yang menggiatkan mereka untuk menyumbang pada tujuan kelompok serta bertanggungjawab di dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten sumba barat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualiatas sumber daya manusia,pemanfaatan teknologi informasi,sistem pengendalian intern dan pengawasan keuangan daerah terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah Pendekatan penelitian yang digunakan adalah asosiatif. Responden dalam penelitian ini 30 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuisioner. Data penelitian diolah dengan menggunakan SPSS. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linear berganda. Sumber daya manusia berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Pemanfaatan teknologi dan informasi berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Sistem pengendalian intern berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Pengawasan keuangan daerah secara individual mempengaruhi nilai informasi laporan keuangan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kualitas sumber daya manusia berpengaruh terhadap nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten sumba barat Pengujian hipotesis pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah. Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada kualitas sumber daya manusia sebesar 2,874 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan 0,93 lebih besar dari 0,05 Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan. (2) Pengujian hipotesis pemanfaatan teknologi informasi terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah. Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada pemanfaatan teknologi informasi 2.262 lebih besar t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan 0,008 lebih kecil dari 0,05 Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah . Itu berarti Ho di terima Ha di tolak. (3)Pengujian hipotesis Pengaruh sistem pengendalian internal terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada sistem pengendalian internal sebesar 2,03 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .(4)Pengujian hipotesis pengawasan keuangan daerah terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada pengawasan keuangan daerah sebesar 3,043 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan sebesar 0,007 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh pengawasan keuangan daerah berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .
Kata Kunci : Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Intern, Pengawasan Keuangan Daerah, Terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan pemerintah daerah
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DI KOTA KUPANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara apa yang diterima dengan harapan-harapannya. Rasa puas seseorang dalam bekerja merupakan salah satu hal terpenting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia tersebut agar dapat berperan aktif dalam kemajuan suatu organisasi atau perusahaan. Kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti pemberian upah atau kompensasi, pemimpin dengan cara dan sikap dalam memimpin, serta dukungan dari teman atau rekan kerja. Selain itu juga faktor kondisi lingkungan kerja, rasa nyaman dalam bekerja, dan hal lain seperti penyediaan fasilitas kerja adalah aspek yang cukup penting dalam kepuasan seseorang. Apabila dari setiap aspek ini karyawan mendapatkan kepuasan tersebut, karyawan cenderung akan bertahan pada perusahan, walaupun tidak semua aspek yang mempengaruhi kepuasan kerja terpenuhi. Dengan demikian, tingkat kepuasan seseorang dalam bekerja tergantung dari bagaimana pengelolaan sumber daya manusia tersebut oleh perusahaan atau organisasi. Penelitian ini melatar belakangi dari beban kerja yang bertambah akibat pandemik Covid-19 yang terjadi di Indonesia terkhususnya di Kota Kupang. Jika beban kerja ini bertambah maka akan mempengaruhi pada kualitas atau kinerja dari tenaga kesehatan ATLM tersebut. Disamping itu, beban kerja bukan hanya berbicara tentang penambahan pekerjaan, tetapi beban kerja ini dipengaruhi juga oleh resiko dari Covid-19 tersebut, yang nyatanya memiliki resiko yang besar sampai menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, jika instansi ingin mempertahankan kualitas atau kinerja dari tenaga kesehatan maka instansi kesehatan tersebut harus dapat mengelola SDM atau tenaga kesehatan ATLM dengan baik, salah satunya dengan cara mengetahui kepuasan dari tenaga kesehatan ATLM tersebut. Dengan demikian, untuk mengetahui kepuasan tersebut, maka perlu dilakukannya analisis indikator-indikator apa saja yang xvi mempengaruhi kepuasan kerja tersebut. Masalah dalam penelitian adalah bagaimana tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik pada masa pandemi Covid-19 di Kota Kupang. Populasi dari penelitian ini adalah tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang sebanyak 271 orang. Sampel dari penelitian ini diambil sebanyak 5% dari total populasi yaitu 13 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket atau kuesioner secara terbuka. Kuesioner terbuka adalah kuesioner penelitian yang memberi kesempatan kepada responden untuk menuliskan pendapat pribadinya atau jawaban sendiri terhadap daftar pertanyaan atau pernyataan yang diberikan, tanpa memberikan petunjuk jawaban kepada responder berupa jawaban ya, tidak dan lain sebagainya. Sarana dalam penyebaran kepada responden dengan menggunakan Google Form. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif, yang dari hasil pengolahan data kuesioner responden tersebut lalu dimasukkan ke dalam distribusi frekuensi untuk mempermudah proses menganalisis data atau mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada responden. Analisis lanjutan dalam penelitian ini adalah memberikan penjelasan satu persatu secara deskriptif dari setiap responden dengan jumlah pertanyaan sebanyak 3 butir yang berupa tanggapan-tanggapan terhadap indikator kepuasan kerja yang dialami responden dalam hal ini tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa setiap responden memiliki kepuasan yang berbeda-beda, ada yang mengalami kepuasan pada semua indikator yaitu indikator teman atau rekan kerja, upah atau kompensasi, fasilitas kerja, lingkungan kerja, dan pemimpin. Adapun yang mengalami kepuasan pada beberapa indikator saja seperti teman atau rekan kerja, fasilitas, lingkungan kerja dan pemimpin, tetapi tidak merasa puas dengan upah yang diterima dan pemimpin atau atasan. Adapun juga yang mengalami ketidakpuasan pada beberapa indikator seperti upah/kompensasi, dan pemimpin, namun responden masih mendapat xvii kepuasan pada indikator lainnya, namun ketidakpuasan yang dialami responden pada kedua indikator tersebut mempengaruhi perasaan puas responden terhadap indikator-indikator lainnya, yang pada akhirnya berdampak pada ketidakpuasan dan juga telah dibuktikan dari kesimpulan hasil dari pertanyaan yang diajukan. Hal ini menunjukkan bahwa pada tempat kerja atau instansi kesehatan tersebut tidak atau belum dapat memberikan kepuasan yang diharapkan oleh tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik pada aspek atau indikator upah dan pemimpin. Dengan demikian, bahwa tingkat kepuasan yang dialami responden tergantung pada instansi kesehatan mana yang mereka tempati dalam bekerja serta bagaimana instansi kesehatan mengelola atau menciptakan kepuasan tersebut kepada setiap tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi telah membuat sistem informasi akuntansi menjadi suatu alat penting dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif. penerapan sistem informasi akuntansi merupakan investasi yang penting untuk perusahaan. penggunaan sistem informasi dapat meningkatkan daya saing perusahaan agar tidak tersisih dalam lingkungannya.partisipasi manajemen dapat mendorong pengguna untuk mengambangkan sikap positif terhadap sistem informasi akuntansi. dukungan dari manajemen berpengaruh terhadap kinerja organisasi dan individu.kemampuan teknik pemakai yang baik akan mendorong pemakai untukmenggunakansisteminformasiakuntansisehinggakinerjasisteminformasiakuntansi akan lebih tinggi.efektivitas sistem informasi akuntansi yaitu gambaran sejauh mana target dicapai dari suatu kumpulan sumber daya yang diatur untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data elektronik, kemudian mengubahnya menjadi informasi yang berguna serta menyediakan laporan formal yang dibutuhkan dengan baik secara kualitas maupun waktu.Penelitian inibertujuanuntuk, mengetahui pengaruh kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi.Penelitian ini dilakukan di Kantor Satker NVT PJPA Nusa Tenggara II. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 40 respon. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda yaitu uji t dan uji R2. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi, maka H1, H2 dan H3 diterima. Hasil uji R2 menunjukan bahwa kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi berkontribusi terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi sebesar 92,6% dan sisanya 7,4% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengelolaan keuangan pemerintah daerah harus didasarkan pada good governance government, yaitu pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Manajemen keuangan publik. UU No.17/2013 mengatur tentang keuangan negara yang mensyaratkan bentuk dan isi laporan pertanggungjawaban. Salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban adalah laporan keuangan pemerintah. Berdasarkan PP 17/ 2010, keandalan pelaporan keuangan adalah informasi dalam laporan keuangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. . Populasi dalam penelitian ini adalah BPKAD Kabupaten Kupang. Alat analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh penerapan pengawasan keuangan, sistem pengendalian intern, sumber daya manusia, dan penggunaan teknologi terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan keuangan daerah, sistem pengendalian intern, sumber daya manusia, teknologi informasi berpengaruh secara simultan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah, pengawasan keuangan daerah nila hanya berpengaruh secara parsial terhadap informasi pelaporan keuangan daerah. Kata kunci : pengawasan keuangan daerah, sistem pengendalian internal, sumber daya manusia, teknologi informasi, nilai informasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bereliku Kecamatan Malaka Kabupaten Malaka mulai dari tanggal 12 Juni Sampai pada dengan pada tanggal 19 Agustus 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik-teknik konservasi tanah dan air di Desa Bereliku Kecamatan Malaka Kabupaten Malaka yang sudah dilakukan oleh petani. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode survey yaitu dengan melakukan quistionaire dan observasi di lapangan tentang teknik konservasi tanah serta mengambil data lain dari kantor desa. Teknik-teknik yang sudah dilakukan masyarakat Desa Bereliku adalah teknik konservasi tanah secara vegetative seperti penanaman dengan tanaman penutup tanah (permanent plant cover), Penggiliran tanaman (crop ratation) dan lainnya. Tanaman mekanis seperti pengaturan sistem pengolahan tanah, Pembuatan Teras atau Sengkedan dan lain sebagainya. Penulis berharap penelitian ini dapat membantu para petani agar bisa memahami konsep pertanian melalui konservasi tanah dan air agar dalam proses penanaman mereka bisa memperoleh hasil pertanian yang lebih menguntukan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini ditulis oleh Susana Brenga Bao, nim 17412064, Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Keuangan Daerah , Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian Ini Berjudul “ Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Daerah, Kabupaten Flores Timur” Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas laporan keuangan daerah Kabupaten Flores Timur Pada Badan Pengelolah Keuangan Dan Aset Daerah dan penelitian ini dengan menggunakan metode kuiseoner dan adapun digunakan analisis penadahuluan dan regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur didapat Thitung dimana 1,693 dengan signifikansi 0,021 oleh dimana 0,021 oleh dimana 0,021 <0,05 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan anatara penggunaan teknologi informasi didapat Thitung 2,705 dengan signifikan 0,000<0,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA OPD KABUPATEN MALAKA) NAMA : YOSEFINA SEUK NAHAK NIM : 117191285 PROGRAM STUD : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Studi Pada OPD Kabupaten Malaka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi, Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Pada OPD Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian ini adalah seluruh OPD Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan kepada pegawai bagian pengawasan dan keuangan pada OPD Kabupaten Malaka diantar langsung oleh peneliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu untuk mengisi kuesioner tersebut. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah diuji menggunakan pengujian Hipotesis yaitu Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (Uji t), dan Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Pada pengujian hipotesis pertama H1 pengaruh antara variabel X1 (Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi) terhadap variabel Y (Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0, 038 > 0,05 (0,000 lebih besar dari 0,05), dan nilai thitung 2,163 > t tabel = 2,039 (nilai thitung 2,163 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh pemanfaatan teknologi informasi akuntansi (X1) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y) pada OPD kabupaten malaka. Pada pengujian hipotesis kedua H2 pengaruh antara variabel X2 (Pengawasan Keuangan Daerah) terhadap variabel Y Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0,000 0,05 (2,349 lebih kecil dari 0,039), dan nilai thitung 2,349 > ttabel = 2,039 (thitung 2,349 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh pengawasan keuangan daerah (X2) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y). pada OPD kabupaten malaka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Walburga Saria Jelita; 17192171 “Determinan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Sektor Kesehatan, pada UPTD Puskesmas Borong, Manggarai Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini terdiri dari satu variabel terikat (Y), dan dua variabel bebas (X). Persoalan dalam penelitian ini dijelaskan secara empiris apakah variabel Sumber Daya Manusia (X1) dan Pemanfaatan Teknologi Infomasi (X2) berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Infomasi Akuntansi (Y) pada UPTD Puskesmas Borong. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Puskesmas Borong, sedangkan Sampel yang diambil adalah pegawai pada bagian sekretariat dan keuangan yang berjumlah 34 responden, dengan metode pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Teknik analisis data terdiri dari Analisis Pendahuluan dan Analisis Lanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Pengujian hipotesis dengan menggunakan alat regresi linear berganda dan menggunakan alat statistika SPSS 2020. Kualitas sistem informasi akuntansi adalah kualitas keluaran (output) informasi yang memiliki karakteristik relevan, terpercaya, lengkap dan tepat waktu guna untuk digunakan pada saat pengambilan keputusan dan mengukur kinerja suatu organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem informasi akuntansi yaitu Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Teknologi Informasi. Menurut Sayuti Hasibuan (2000: 3) sumber daya manusia adalah semua manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya tujuan organisasi tersebut. Menurut Nurhaliza (2014) dengan adanya teknologi informasi membantu pengguna dalam memudahkan pekerjaannya dan dibutuhkan penggunaan teknologi informasi yang memadai, seperti tersediannya perangkat komputer baik hardware maupun software yang mampu menghasilkan informasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong. (2) Pemanfaatan Teknologi Informasi Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG Dierapemerintahaansekaranginibanyaksekaliterjadipembaharuanperaturanpemerintah yang sejalandenganberlakunyaundang-undangotonomidaerahuntukmenumbuhkankesadaranpembangundaerahsecara optimal. Hal tersebutberartipemerintahdaerahdiberikankewenanganuntukmenyelenggarakanpemerintahdaerah yang lebihluas, nyata dan bertanggungjawab. SehinggaPemerintah Daerah ditugaskanuntukmenjalankanrodapemerintahan, pembangunan dan layanansosialmasyarakatsertadiwajibkanuntukmenyampaikanlaporanpertanggungjawabankeuangandaerahnyauntukdinilaiapakahpemerintahdaerahtersebutberhasilmenjalankantugasdenganbaikatautidak. Oleh sebabituPemerintahdaerahdituntut agar pengelolaankeuangandaerahsecarabaik yang harusdilakukandalammewujudkantujuanpemerintahan yang bersih(clean goverment), dimanapengelolaankeuangandaerah yang baikadalahkemampuanmengontrolkebijakankeuangandaerahsecaraekonomis, efisien, transparan dan akuntabel. Pemerintah Daerah harusdapatmempertanggungjawabkanpengelolaankeuangandaerahmelaluiLaporanKeuangan. Undang-UndangNomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara dan Undang-UndangNomor 9 Tahun 2015 tentangPerubahanKedua Atas Undang-UndangNomor 23 Tahun 2014 tentangPemerintah Daerah, yang mengaturbentukpertanggungjawabandalampenyelenggaraankegiatanpemerintahan, dalamhalinidenganmenyampaikanlaporanpertanggungjawabanberupalaporankeuangan. MenurutPeraturanPemerintahNomor 71 Tahun 2010, apabilainformasi yang terdapatdalamLaporanKeunganPemerintah Daerah telahmemenuhikriteriakarakteristik yang ditetapkanmakapemerintahdaerahmampumewujudkantransaparasi dan akuntabilitasdalampengelolaankeuangandaerah. Informasi yang terkandungdalamlaporankeunganharussesuaidenganstandar yang ditetapkan, apabilatidaksesuaimakaakanmengakibatkankerugiandaerah, potensikekuranganpenerimaan, kelemahanadministrasi, ketidakefisien dan ketidakefektifan. Kualitaslaporankeuanganadalahsejauh mana laporankeuanganmenyajikaninformasi yang benar dan jujur. Hal iniberartibahwakualitaslaporankeuanganmenunjukkankonsepkualitasinformasidarilaporantersebut. SehinggaberdasarkanpenjelasantersebutmakadapatmenjadiacuanuntukmenganalisisFaktor-faktorapasaja yangdapatmempengaruhiKualitasInformasiLaporanKeuangan. Faktor-faktor yang dapatmempengaruhikualitasinformasilaporankeuangandiantaranyayaituPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, Dan KomitmenOrganisasi. Objek yang akanditelitidalampenelitianiniadalah Badan Keuangan dan AsetPemerintah Daerah Kota Kupangdenganjumlahpegawaisebanyak 85 orang. Teknik analisis data yang penelitigunakandalampenelitianiniuntukmengetahuipengaruhPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, dan KomitmenOrganisasiterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan, penelitimenggunakan Uji AnalisisRegresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisienDeterminasi (R2). Dari hasilpenelitian yang dilakukan, penelitidapatmenyimpulkanbahwaSecaraparsialterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. SedangakansecarasimultanterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. Hal inidibuktikandenganperolehanhasilpengujiandidapatihasilanalisisregresi linier bergandadengannilaikonstan a sebesar 1.103 sedangkankoefesienregresibˡ = 0.176, b² adalah 0.143, b3adalah 0.113, b4adalah 0.925. Sehinggadapatdimasukandalampersamaananalisisregresi linier bergandayaitu Y = 1.103 + 0.176X1 + 0.143X3 + 0.113X3 + 0.925X4+e. Selainituhasil Uji hipotesispertamayaituterdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPengawasan Internal (X1) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 8.279>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelKapasitasSumberDayaManusia (X2) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0010,05 dan nilaiT_hitung 3.542>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanTeknologiInformasi(X3) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0040,05 dan nilaiT_hitung 2.978>1,664. Dan selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanKomitmenOrganisasi(X4) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 28.210>1,664. Berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0.970. Artinyabahwasebesar 97% variabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dapatdijelaskan oleh variabelPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4). Sedangkanselisihnya 3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidaktermasukdalampenelitianini. Kata Kunci :KualitasInformasiLaporanKeuangan, Pengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi dan KomitmenOrganisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pagawai adalah kinerja pegawai. Suatu organisasi dapat bertahan jika setiap kegiatan pegawai didukung oleh kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan memperhatikan kualitas pengelolaan sumber daya manusia, dan teknologi informasi pada pegawai. pengelolaan sumber daya manusia merupakan salah satu hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu teknoligi informasi merupakan salah satu komponen penting dalam meningkatkan kualitas kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai, pengaruh pengelolaan sumber daya (sdm) dan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai pada sekolah menegah pertama (smpn 20) kota kupang karena penulis menemukan bahwa terdapat kurangnya tingkat SDM pegawai serta kurangnya tngkat teknologi informasi. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah pengelolaan sumber daya manusia, teknologi informasi dan kinerja pegawai. Mengungkapkan kinerja adalah Kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. (Anwar Prabu, 2009). Menurut Kadir dan Triwahyuni (2003:2) “Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi” 12 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 47 orang pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 47 orang pegawai.. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahuai bahwa pengelolaan SDM pada sekolah menegah pertama (smpn 20) kota kupang berada dalam kategori rendah. Teknlogi informasi dalam kategori rendah, dan kinerja pegawai juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisi lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui bahwa pengelolaan SDM berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,162 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,193 yang berarti semakin baik pengelolaan SDM, semakin tinggi pula kinerja pegawai, sedangkan Teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,184 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,156 yang berarti semakin baik Teknologi informasi semakin tinggi pula kinerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA AUDITOR INTERNAL PADA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROVINSI NTT Teknologiselalumengalamiperkembanganuntukmemenuhikebtuhanmanusia yang berkembangdariwaktukewaktu dan dapatmemberikankemudahanbagimanusiauntukmenjalankansegalaaktivitas.SistemInfomasiAkuntansimerupakansebuahsistem yang memproses data dan transaksigunamenghasilkaninformasi yang bermanfaatuntukmerencanakan, mengendalikan dan mengoperasikanbisnis.Penggunaanteknologisisteminformasiakuntansimerupakaninformasi yang diberikankepadaperusahaan yang diwajibkan oleh undang-undangatauperaturanlainnya. Penggunaandariinformasiakansemakinmeningkatseiringdengansemakindapatmengenalikebutuhan, denganmengenalikarakteristikpribadinyayaitu factor-faktor yang mungkinakanberpengaruhdalampenggunaannya.Kinerja Auditor merupakantindakanataupelaksanaantugaspemeriksaan yang telahdiselesaikan oleh auditor sebagaievaluasiterhadappekerjaan yang dilakukanatasan, rekankerja, dirisendiri dan bawahanlangsung.Kinerja Auditor dapatditingkatkanataudapatmenjadimaju dan mencapaitingkat yang lebihbaikdenganmengidentifikasi dan menganalisisaktivitaskerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui penggunaan teknologi sistem informasi akuntansi terhadap kinerja auditor internal pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTT. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.Data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear sederhana yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear sederhana, diperoleh hasil bahwa penggunaan teknologi sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja auditor internal. Kata kunci:Penggunaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi, Kinerja Auditor Internal,Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Pengaruh Efektifitas Penggunaan Dan Kepercayaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Individual Pegawai pada Kantor PDAM Kota Kupang” Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Pengaruh Efektifitas Penggunaan Dan Kepercayaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Individual Pegawai pada Kantor PDAM Kota Kupang. Serta menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah Efektifitas Penggunaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh terhadap Kinerja Individual Pegawai pada PDAM Kota Kupang? 2. Apakah Kepercayaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh terhadap Kinerja Individual Pegawai pada PDAM Kota Kupang ? 3. Apakah Efektifitas Penggunaan dan Kepercayaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Individual Pegawai pada PDAM Kota Kupang ? Konsep Penelitian ini terdiri dari 1) Efektifitas penggunaan Teknologi system informasi akuntansidalam Penggunaan teknologi sistem informasi perusahaan hendaknya mempertimbangkan pemakai. Tidak jarang ditemukan bahwa teknologi yang diterapkan dalam sistem informasi sering tidak tepat atau tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh individu pemakai system informasi, sehingga sistem informasi kurang memberikan manfaat dalam meningkatkan kinerja individual.Disini, efektivitaspenggunaan atau pengimplementasian teknologi sistem informasi dalam suatu perusahaan dapat dilihat dari kemudahan pemakai dalam mengidentifikasi data, mengakses data dan menginprestasikan data tersebut. Data dalam sistem informasi tersebut seharusnya merupakan data yang terintegrasi dari seluruh unit perusahaan atau organisasi sehingga dapat digunakan untuk berbagi kebutuhan tugas dalam perusahaan.Terdapat juga indikator-indikator didalamnya meliputiMudah dalam pengoperasian,Mudah dalam memberikan penilaian,Memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologisistem informasi akuntansi,Memiliki kemampuan berbahasa asing. 2) Kepercayaan Teknologi system informasi akuntansi merupakan struktur-struktur kognitif yang dikembangkan oleh individual setelah mengumpulkan, memproses, dan mensintesis informasi tentang teknologi informasi, dan memasukkan penilaian-penilaian individual dari bermacam-macam hasil (outcomes) yang berkaitan dengan penggunaan teknologinya. Didalamnya juga terdapat beberapa indikator yaitu Peningkatan kinerja individual, Kewenangan dalam mengakses data, . Ketepatan waktu dalam menyelesaikan tugas, Kemajuan dalam pengembangan system. 3) Kinerja individual pegawaiberasal dari kata prestasi kerja (performance). Sebagaimana yang dikemukakan oleh Mangkunegara (2005) bahwa istilah kinerja berasal dari kata job performance atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseorang yaitu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu didalam melaksanakan tugas di bandingkan dengan berbagai kemungkinan seperti standar hasil kerja, target atau sasaran, atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Populasi dalam Penelitian ini adalahPegawai Di Kantor PDAM Kota Kupang. Dengan sampel pada penelitian ini adalah 20 orang dari Pegawai Kantor PDAM Kota Kupang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Formula Slovin (Agustini dan Herawati, 2010). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik koesioner menurut Arikunto (2002: 128), dimana sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, hal-hal yang ia ketahui. dimana cara pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan mereka akan memberikan respon dari daftar pertanyaan tersebut. Pada tahap analisis pendahuluan penulis mendeskripsikan konsep berdasarkan Indikator-Indikator Empirisnya. Kemudian setelah mendeskripsikan semua variabel pada analisis pendahuluan penulis menggunakan alat analisis regresi linear berganda dengan bantuan program komputer yaitu SPSS versi 16.0. teknik analisis data ini, untuk mengkaji pengaruh antara dua variabel atau lebih variabel Dependen terhadap variabel Independen . Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda pada pengujian hipotesis sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya maka penulis menyimpulkan bahwa: 1. Efektifitas penggunaan teknologi system informasi akuntansi berpengaruh positif tehadap Kinerja individual pegawai dengan bukti nilai probabilitas lebih kecil dari nilai singnifikansi yaitu 0,10 0,014. 2. Kepercayaan teknologi system informasi akuntansi berpengaruh terhadap Kinerja individual pegawai dengan nilai probabiitas lebih kecil dari nilai signifikansi yaitu 0,10 0,023. 3. Efektifitas penggunaan teknologi system informasi akuntansi dan Kepercayaan teknologi system informasi akuntansi secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja individual pegawai dengan nilai signifikansi 0,10> dari nilai signifikansi 0,010. Berdasarkan hasil Diatas maka penulis memberi beberapa masukan sebagai alternatif yang dapat dipertimbangkan, sebagai berikut. 1. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil penelitian tersebut sebagai referensi dengan cara menambah jumlah variabel maupun populasi penelitian serta dapat mengembangkannya dengan menggunakan metode yang berbeda. 2. Berdasarkan hasil yang didapat dalam penelitian ini diharapkan Kepada seluruh karyawan PDAM kota kupang sebagai objek penelitian agar kiranya dapat mempertahankan efektifitas penggunaan dan kepercayaan system informasi akuntansi sehingga kinerja pegawai selalu baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SeringterjadimasalahdalammelakukanLaporanKeuangankarnaterkurangnyateknologidanjugapegawaiPemerintah yang BerlatarBelakangPendidikanBidangAkuntansimenjadikankurangnyaPemahamandalammengelolakeuangandaerahdenganbaikdanbenar.KadangmerekamasihmenghitungLaporanKeuangansecara manual, jadi data-data yang merekamasukankeBadanPemeriksaKeuanganitumungkintidakbenar. Berdasarkanmasalah-masalahdiatas, dapatdinyatakanbahwalaporankeuangan yang dihasilkanolehpemerintahdaerahmasihbelummemenuhikriterianilaiinformasi yang diisyaratkan, diantaranyakeandalan.MengingatbahwakeandalanmerupakanunsurpentingdalamLaporanKeuanganPemerintah Daerah sebagaidasarpengambilankeputusan, makapenelititertarikuntukmenelitifaktorapasaja yang dapatmempengaruhikeandalanpelaporankeuanganpemerintahdaerah. Dari latarbelakangtersebut, penelitianinibertujuanuntukmengetahuiPengaruhKapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi Dan Pengendalian Intern AkuntansiTerhadapKeterandalanPelaporanKeuangan Daerah Pada SKPD KabupatenMalaka.Secaraterperinci yang menjadipersoalanpenelitianadalah: 1. Apakahkapasitassumberdayamanusia,berpengaruhterhadapketerandalanpelaporankeuangandaerah 2. Apakahpemanfaatanteknologiinformasiberpengaruhterhadapketerandalanpelaporankeuangandaerah 3. Apakahpengendalian intern akuntansiberpengaruhterhadapketerandalanpelaporankeuangandaerah Populasidalampenelitianiniadalahkaryawan di SatuanKerjaPerangkat Daerah (SKPD) yang di lima SKPD yaituDinasSosial, DinasPariwisata, DinasKesehatan, DinasKomunikasidanKomunikasidanDinasKetahananPanganHortikulturadan Perkebunan KabupatenMalakabagiankeuangandanakuntansi yang berjumlah 40 orang, teknikpengumpulan data denganmetodekuesionerdimanaKuisioneriniberupapengumpulan data dariresponden yang telahditentukandanmenggunakanskalaliker, denganjawabanrespondendalambentukceklish(√), yang terdiridari lima alternatifjawaban. Teknikanalisis data menggunakananalisisdeskriptif. Dari hasilanalisisinidenganjudulPengaruhKapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi Dan Pengendalian Intern AkuntansiTerhadapKeterandalanPelaporanKeuangan Daerah Pada SKPD KabupatenMalakadapatdiambilkesimpulansebagaiberikut: 1. Dari hasilpenelitiandisimpulkanbahwavariabelkapasitassumberdayamanusia,berpengaruhpositifterhadapketerandalanpelaporankeuangandaerah di SKPD KabupatenMalaka. 2. Dari hasilpenelitiandisimpulkanbahwavariabelpemanfaatanteknologiakuntansi,berpengaruhpositifterhadapketerandalanpelaporankeuangandaerah di SKPD KabupatenMalaka. 3. Dari hasilpenelitiandisimpulkanbahwavariabelpengendalian intern akuntansi,berpengaruhpositifterhadapketerandalanpelaporankeuangandaerah di SKPD KabupatenMalaka. Kata kunci :KapasitasSumberDayaManusia, TeknologiInformasi, Pengendalian Intern Akuntansi, Keterandalanpelaporankeuangan.