Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DI KOTA KUPANG PADA MASA PANDEMI COVID-19

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DI KOTA KUPANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara apa yang diterima dengan harapan-harapannya. Rasa puas seseorang dalam bekerja merupakan salah satu hal terpenting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia tersebut agar dapat berperan aktif dalam kemajuan suatu organisasi atau perusahaan. Kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti pemberian upah atau kompensasi, pemimpin dengan cara dan sikap dalam memimpin, serta dukungan dari teman atau rekan kerja. Selain itu juga faktor kondisi lingkungan kerja, rasa nyaman dalam bekerja, dan hal lain seperti penyediaan fasilitas kerja adalah aspek yang cukup penting dalam kepuasan seseorang. Apabila dari setiap aspek ini karyawan mendapatkan kepuasan tersebut, karyawan cenderung akan bertahan pada perusahan, walaupun tidak semua aspek yang mempengaruhi kepuasan kerja terpenuhi. Dengan demikian, tingkat kepuasan seseorang dalam bekerja tergantung dari bagaimana pengelolaan sumber daya manusia tersebut oleh perusahaan atau organisasi. Penelitian ini melatar belakangi dari beban kerja yang bertambah akibat pandemik Covid-19 yang terjadi di Indonesia terkhususnya di Kota Kupang. Jika beban kerja ini bertambah maka akan mempengaruhi pada kualitas atau kinerja dari tenaga kesehatan ATLM tersebut. Disamping itu, beban kerja bukan hanya berbicara tentang penambahan pekerjaan, tetapi beban kerja ini dipengaruhi juga oleh resiko dari Covid-19 tersebut, yang nyatanya memiliki resiko yang besar sampai menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, jika instansi ingin mempertahankan kualitas atau kinerja dari tenaga kesehatan maka instansi kesehatan tersebut harus dapat mengelola SDM atau tenaga kesehatan ATLM dengan baik, salah satunya dengan cara mengetahui kepuasan dari tenaga kesehatan ATLM tersebut. Dengan demikian, untuk mengetahui kepuasan tersebut, maka perlu dilakukannya analisis indikator-indikator apa saja yang xvi mempengaruhi kepuasan kerja tersebut. Masalah dalam penelitian adalah bagaimana tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik pada masa pandemi Covid-19 di Kota Kupang. Populasi dari penelitian ini adalah tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang sebanyak 271 orang. Sampel dari penelitian ini diambil sebanyak 5% dari total populasi yaitu 13 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket atau kuesioner secara terbuka. Kuesioner terbuka adalah kuesioner penelitian yang memberi kesempatan kepada responden untuk menuliskan pendapat pribadinya atau jawaban sendiri terhadap daftar pertanyaan atau pernyataan yang diberikan, tanpa memberikan petunjuk jawaban kepada responder berupa jawaban ya, tidak dan lain sebagainya. Sarana dalam penyebaran kepada responden dengan menggunakan Google Form. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif, yang dari hasil pengolahan data kuesioner responden tersebut lalu dimasukkan ke dalam distribusi frekuensi untuk mempermudah proses menganalisis data atau mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada responden. Analisis lanjutan dalam penelitian ini adalah memberikan penjelasan satu persatu secara deskriptif dari setiap responden dengan jumlah pertanyaan sebanyak 3 butir yang berupa tanggapan-tanggapan terhadap indikator kepuasan kerja yang dialami responden dalam hal ini tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa setiap responden memiliki kepuasan yang berbeda-beda, ada yang mengalami kepuasan pada semua indikator yaitu indikator teman atau rekan kerja, upah atau kompensasi, fasilitas kerja, lingkungan kerja, dan pemimpin. Adapun yang mengalami kepuasan pada beberapa indikator saja seperti teman atau rekan kerja, fasilitas, lingkungan kerja dan pemimpin, tetapi tidak merasa puas dengan upah yang diterima dan pemimpin atau atasan. Adapun juga yang mengalami ketidakpuasan pada beberapa indikator seperti upah/kompensasi, dan pemimpin, namun responden masih mendapat xvii kepuasan pada indikator lainnya, namun ketidakpuasan yang dialami responden pada kedua indikator tersebut mempengaruhi perasaan puas responden terhadap indikator-indikator lainnya, yang pada akhirnya berdampak pada ketidakpuasan dan juga telah dibuktikan dari kesimpulan hasil dari pertanyaan yang diajukan. Hal ini menunjukkan bahwa pada tempat kerja atau instansi kesehatan tersebut tidak atau belum dapat memberikan kepuasan yang diharapkan oleh tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik pada aspek atau indikator upah dan pemimpin. Dengan demikian, bahwa tingkat kepuasan yang dialami responden tergantung pada instansi kesehatan mana yang mereka tempati dalam bekerja serta bagaimana instansi kesehatan mengelola atau menciptakan kepuasan tersebut kepada setiap tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang.

Kata kunci

Kata Kunci : Tingkat Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan Ahli Teknologi Laboratorium Medik

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DI KOTA KUPANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 · oai:ais:skripsi:2146