Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Subjek: Sistem Pengendalian Intern
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh penerapan standar akuntasnsi pemerintahan dan sistem pengendalian inter pemerintah terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten flores timur

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA LAPORAN KEUANGAN KABUPATEN FLORES TIMUR Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintahan dan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kinerja laporan keuangan kabupaten flores timur. Objek penelitlan ini adalah badan keuangan daerah kabupaten flores timur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH PADA DINAS KOPERASI, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dillakukan dengan menganalisis menggunakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Ditinjau dari lima unsur tersebut. Maka peneliti membuat kesimpulan yang dapat ditarik mengenai pembahasan tersebut adalah : Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur. Tujuannya untuk menganalisis sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur . Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yaitu untuk mengetahui nilai variabel mandiri yaitu sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP). Terdapat satu variabel yaitu, sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP). Data primer dan data sekunder di perlukan sebagai dasar analisis, sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur tahun 2022 telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PEMBERIAN KREDIT USAHA SIMPAN PINJAM PADA KOPDIT SWASTI SARI OEBA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALSIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PEMBERIAN KREDIT USAHA SIMPAN PINJAM PADA KOPDIT SWASTI SARI OEBA ABSTRAK NAMA : KRISTOFEL JODAY NIM : 18190039 FAKULTAS :EKONOMI PROGRAM STUDI :AKUNTANSI TAHUN PENULISAN :2023 Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana sistem pengendalian internal pemberian kredit yang diterapkan di Kopdit Swasti Sari Oeba. Teknik penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan metode wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 38 pegawai di kopdit swasti sari oeba, dengan sampel berjumlah 4 pegawai dengan rincian 2 pegawai kredit dan 2 pegawai pengendalian internal. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pengendalian internal dalam pemberian kredit yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian resiko, prosedur pengendalian, pemantauan, dan informasi dan komunikasi pada Kopdit Swasti Sari Oeba sudah berjalan dengan baik. Namum terdapat beberapa bagian yang masih perlu diperhatikan,dalam lingkungan pengendalian diantaranya masih ada perangkapan jabatan bagian manajemen kredit dengan manajemen penagihan, pelaksanaan kredit dengan pembahas kredit, dan pelaksanaan kredit dengan penyidikan dan analisa kredit. Sedangkan sistem pemberian kredit Kopdit Swasti Sari menerapkan prinsip-prinsip sesuai dengan prosedur-prosedur dan dokumen dalam pemberian kredit. Kopdit Swasti Sari menerapakn prinsip tata kelola pemberian kredit yang baik dalam masyarakat agar kepercayaan masyarakat dipertahankan dan tingkatkan sehingga banyak masyarakat yang mempercayakan dana. Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Pemberian Kredit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN SISTEM BONUS TERHADAP KECURANGAN AKUNTANSI PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN SISTEM BONUS TERHADAP KECURANGAN AKUNTANSI PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) KABUPATEN KUPANG ROCKY Y. LALAN (16191933) [email protected] Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2022 ABSTRAK Kecurangan akuntansi untuk saat ini menjadi masalah yang serius dalam sebuah perusahaan, baik itu perusahaan swasta maupun perusahaan milik negara (BUMN). Perlu adanya penanganan yang serius dalam upaya menurunkan tingkat kecurangan akuntansi dalam perusahaan. Beberapa faktor yang patut diperhatikan adalah sistem pengendalian internal dan sistem bonus. Dengan adanya sistem pengendalian yang baik maka diharapkan akan dapat meminimalisir terjadinya kecurangan yang mungkin timbul dari dalam perusahaan. Pengendalian internal merupakan bagian dari sistem proteksi terhadap kecurangan yang di desain untuk mencegah iregulitas dan upaya deteksi dini terhadap kecurangan (Silverstone, 2007). Sistem bonus juga merupakan salah satu bentuk upaya dari pihak perusahaan untuk mencegah terjadinya kecurangan, hal ini karena salah satu tujuan dari bonus sendiri adalah untuk mensejahterakan karyawan dari segi menambah penghasilan sedangkan, salah satu faktor pendorong terjadinya kecurangan adalah kebutuhan. Pihak karyawan biasanya melakukan kecurangan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh sistem pengendalian internal dan sistem bonus terhadap kecurangan akuntansi pada PT. Pos Indonesia (Persero) Kabupaten Kupang, dengan subjek penelitiannya yaitu pejabat dan staff pada perusahaan yang berpeluang lebih melakukan kecurangan. Jumlah pegawai pada PT. Pos Kupang adalah 138 orang dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Survey ini merupakan Confirmatory Research dengan mendistribusukan kuesioner pada kantor pos sebanyak 30 kuesioner. Dari 30 kuesioner yang disebarkan, semuanya dikembalikan (respon rate 100%). Untuk analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program IMB SPSS versi. 25. Hasil studi menunjukan bahwa sistem pengendalian internal tidak berpengaruh terhadap kecurangan akuntansi dan sistem bonus berpengaruh terhadap kecurangan akuntansi. Artinya penurunan tingkat kecurangan akuntansi tidak sepenuhnya bergantung pada sistem pengendalian internal, sedangkan semakin tinggi bonus yang diberikan maka akan mengurangi tingkat kecurangan akuntansi. Hasil studi ini memberikan saran bahwa ; 1) sistem pengendalian internal harus ditingkatkan dan harus diterapkan secara efektif, 2) pihak manajemen perusahaan harus mempertimbangkan pemberian bonus kepada karyawan dalam upaya mengurangi terjadinya kecurangan akuntansi. Kata kunci : Sistem Pengendalian Internal, Sistem Bonus, Kecurangan Akuntansi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Penjualan Kredit Dealer Motor Grasia Waingapu

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENJUALAN KREDIT DEALER MOTOR GRASIA WAINGAPU ABSTRAK NAMA : JUNIASTI ANGELIEN GA NIM 1 : 8190116 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2023 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian intern penjualan kredit di Dealer Motor Grasia waingapu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui wawancara dan dokumentansi. Sampel yang digunakan 2 orang karyawan yang memahami penjualan kredit. Penjualan kredit sangat penting dalam suatu perusahaan guna menarik minat para konsumen akan produk dan jasa yang ditawarkan sehingga nantinya dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Sehingga sistem pengendalian intern sangatlah berpengaruh terhadap penjualan kredit, karena sistem penegndalian intern merupakan prosedur atau sistemm yang dirancang untuk mengontrol, mengawasi, mengarahkan perusahaan untuk tercapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan, maka perlu adanya pengendalian intern. Pengendalian intern ditetapkan agar kegiatan operasi berjalan dengan efektif dan efisien. Efektif yang dimaksud adalah mengerjakan sesuatu dengan akurat, tepat waktu, obyektif dan menyeluruh sesuai dengan tujuan organisasi. Setiap organisasi didirikan atau dibentuk untuk mengejar efektivitas, karena eksistensi dan pertumbuhan yang bersangkutan dapat mengemban visi dan misi untuk melaksanakan tugasnya dengan tingkat ketangguhan yang tinggi. Informasi yang diperoleh dari wawancara mengenai unsur-unsur penjualan kredit dapat dijelaskan sebagai berikut. Struktur organisasi memisahkan tanggung jawab secara tegas, fungsi penjualan terpisah dari fungsi kredit yakni fungsi penjualan dipegang bagian pemasaran dan fungsi kredit oleh direktur. Fungsi pencatatan piutang terpisah dari fungsi penjualan dan fungsi kredit yakni pencatatan piutang dipegang bagian akuntansi. Fungsi pencatatan piutang digabungkan dengan fungsi penerimaan kas, fungsi penyimpanan digabungkan dengan fungsi pengiriman oleh bagian gudang, dan transaksi penjualan kredit dilaksanakan oleh fungsi keuangan dan penagihan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada sistem pengendalian intern penjualan kredit di dealer motor grasia telah diterapkan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari pembagian kerja dan tangggung jawab pelaksanaan sistem pengendalian intern di perusahaan sudah bisa dijalankan. Tetapi belum bisa dikatakan efektif karena masih ada karyawan yang merangkap sekaligus 2 bagian pekerjaan, dan pembeli yang membayar tagihan lewat dari jatuh tempoh yang ditetapkan, dan masih ada pembeli yang kabur ketika karyawan mau menagih hutang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PEMBERIAN KREDIT MELALUI SISTEM PENGENDALIAN INTERN KREDIT DALAM MENURUNKAN TINGKAT KREDIT MACET PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM SOLIDARITAS KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koperasi merupakan lembaga keuangan yang berfungsi menyimpan dana dari masyarakat dan menyalurkannya melalui kredit. Resiko kemacetan kredit selalu terjadi dalam lembaga keuangan pemberi kredit, sehingga apabila lembaga keuangan pemberi kredit kurang hati–hati dalam pemberian kreditnya, maka dapat menyebabkan kemacetan kredit. Pengendalian intern yang memadai berkaitan erat dengan sistem pemberian kredit, karena apabila pengendalian intern tidak diterapkan secara memadai maka akan berpengaruh pada sistem pemberian kredit, dan resiko kredit macet dapat terjadi. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui sistem pengendalian intern pemberian kredit pada Koperasi Solidaritas Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sistem pengendalian intern pemberian kredit dalam menurunkan tingkat kredit macet yang meliputi Lingkungan Pengendalian, Penilaian Resiko, Aktivitas Pengendalian, Informasih dan Komunikasi, dan Pemantauan pada Koperasi solidaritas sudah berjalan dengan baik. memerlukan perhatian, diantarannya masih adanya perangkapan tugas, pendistribusian dokumen dan prosedur pemberian kredit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI INFORMASI PELAPORAN KEUANGAN PEMERITAH DAERAH (Studi Pada Badan Keuangan Pendapatan Aset Daerah Di Kabupaten Sumba Barat)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten sumba barat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualiatas sumber daya manusia,pemanfaatan teknologi informasi,sistem pengendalian intern dan pengawasan keuangan daerah terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah Pendekatan penelitian yang digunakan adalah asosiatif. Responden dalam penelitian ini 30 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuisioner. Data penelitian diolah dengan menggunakan SPSS. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linear berganda. Sumber daya manusia berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Pemanfaatan teknologi dan informasi berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Sistem pengendalian intern berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan. Pengawasan keuangan daerah secara individual mempengaruhi nilai informasi laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kualitas sumber daya manusia berpengaruh terhadap nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah kabupaten sumba barat Pengujian hipotesis pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah. Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada kualitas sumber daya manusia sebesar 2,874 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan 0,93 lebih besar dari 0,05 Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan. (2) Pengujian hipotesis pemanfaatan teknologi informasi terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah. Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada pemanfaatan teknologi informasi 2.262 lebih besar t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan 0,008 lebih kecil dari 0,05 Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah . Itu berarti Ho di terima Ha di tolak. (3)Pengujian hipotesis Pengaruh sistem pengendalian internal terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada sistem pengendalian internal sebesar 2,03 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .(4)Pengujian hipotesis pengawasan keuangan daerah terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah .Dari hasil uji diatas bahwa nilai t hitung pada pengawasan keuangan daerah sebesar 3,043 lebih besar dari t tabel sebesar 2,059 dengan tingkat signifikan sebesar 0,007 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh pengawasan keuangan daerah berpengaruh positif terhadap nilai pelaporan informasi keuangan daerah . Kata Kunci : Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Intern, Pengawasan Keuangan Daerah, Terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan pemerintah daerah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Studi Kasus di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menguji pengaruh sistem pengendalian intern dan sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas keuangan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah (a) Untuk menguji pengaruh sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah. (b) Untuk menguji pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah. Secara teoritis sistem pengendalian intern adalah rencana organisasi dan metode yang digunakan untuk menjaga atau melindungi aktiva dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. sistem akuntansi yang terdiri dari seperangkat kebijakan, standard prosedur yang menghasilkan laporan yang relevan, andal dan tepat waktu untuk menghasilkan informasi dalam bentuk laporan keuangan yang digunakan oleh pihak intern dan ekstern pemerintah daerah untuk mengambil keputusan ekonomi. Kualitas laporan keuangan pemerintah adalah ukuran-ukuran normatif yang perlu diwujudkan dalam informasi akuntansi sehingga dapat memenuhi tujuannya. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao sedangkan Sampel penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao yang berjumlah 45 responden. Penentuan jumlah responden menggunakan metode purposive sampling, dimana kuesioner akan diberikan kepada responden yang kebetulan ditemui pada saat penelitian. Data penelitian ini dihimpun dengan memakai kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Analisis penelitian meliputi analisis pendahuluan untuk mendiskripsikan konsep berdasarkan indikator-indikator empirik dari masing-masing konsep. Analisis lanjutan menggunakan hasil analisis regresi linear berganda untuk menjawab persoalan penelitian sekaligus untuk membuktikan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Hal ini tersebut mendukung penelitian yang di lakukan oleh Hari Bagja (2017) dan (2) sistem akuntansi keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Hal ini tersebut mendukung penelitian yang dilakukan oleh Agum Gumelar (2017). Peneliti memberikan saran sebagai berikut (a) Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar dapat menggunakan faktor-faktor yang lain untuk melihat pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan pemerinah dan memperhatikan indikator-indikator yang digunakan sehingga mampu memberikan hasil penelitian yang benar-benar mewakili keadaan yang sebenarnya.(b) Bagi Instansi hendaknya lebih memperhatikan dan sistem pengendalian intern dan sistem akuntansi keuangan daerah karena berdasarkan hasil berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENGENDALIAN INTERNAL PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA GEREJA BETEL OESAPA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengendalian internal merupakan sebagai suatu proses yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan sistem teknologi informasi, yang dirancang sehingga mencapai suatu organisasi yang sebenarnya atau tanpa dipengaruhi. Pengendalian intren merupakan suatu wadah untuk mengarakan, mengawasi, mengukur sumber daya suatu organisasi dan juga berperan penting dalam mendeteksi suatu pengelapan (fraud), melindungi sumber daya organisasi seperti mesin dan lahan maupun yang tidak berwujud seperti reputasi atau hak kekayaan intelektual. Penerimaan Program dan Kegiatan Rutin. Penerimaan program dan kegiatan rutin yaitu penerimaan arus masuk bruto/kotor dari manfaat yang penggunaannya tidak dibatasi dan mengakibatkan kenaikan asset bersih tidak terikat. Sedangkan Pengeluaran Program dan Kegiatan Rutin adalah pengeluaran arus masuk bruto/kotor dari manfaat yang penggunaannya dibatasi sampai dengan periode waktu tertentu atau sampai dipenuhinya keadaan tertentu. Penelitian ini dilakukan di gereja betel oesapa tengah dengan judul Evaluasi Pengendalian Internal Penerimaan dan Pengeluaran kas pada gereja betel oesapa. Tujuan penelitian yang dialkukan untuk mengetahui evaluasi pengendalian internal penerimaan dan pengeluaran kas gereja betel oesapa. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Konsep utaman dalam penelitian ini adalah sistem pengendalian internal penerimaan dan sistem pengendalian internal pengeluaran kas, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil analisis dari pembahasan maka, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem penerimaan dan pengeluaran kas yang dimiliki Gereja Bhtel Oesapa berjalan cukup baik atau tidak ada kendala. Evaluasi pengendalian internal penrimaan dan pengeluaran kas sistem ini dianggap sebagai komponen yang sangat penting di Gereja Bethel Oesapa. Prosedur dan bagian-bagian yang terkait dalam sistem pengeluaran kas. Prosedur system pengeluaran kas di Gereja Bhetel Oesapa menurut peneliti sudah baik, hal ini bisa dilihat dari dokumen tentang pengeluaran kas yang telah diotorisasi oleh pihak-pihak yang berwenang sehingga sistem pengeluaran kas di gereja tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Penerimaan kas pada Gereja Bhetel Oesapa berasal dari satu sumber yaitu dari anggota jemaat gereja. Setiap minggunya anggota jemaat memberikan persembahan sebagai ungkapan syukur atas berkat dan rahmat Tuhan. Sistem akuntansi mempunyai peranan yang sangat penting dalam suatu kegiatan usaha, karena dari sistem akuntansi itulah informasi yang relevan dan benar akan dihasilkan. Informasi yang dihasilkan tadi akan digunakan sebagai pertimbangan dalam pembuatan keputusan bagi majelis dan pihak-pihak di luar Gereja Bhetel Oesapa yang berkepentingan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATASPENERIMAAN KAS PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN ALOR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Arnol ray abolla. 2022 Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Internal Atas Penerimaan Kas Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten alor. Program Studi: S 1 akuntansi Universitas Kristen Artawacana kupang. Pembimbing 1:DR. Nithanael Hendrik,Msi: Pembimbing 2: Yuningsih N. Cristiani.,SST.,M.Ak RSUD kabupaten alor merupakan salah satu organisasi sektor publik yg bergerak di bidang pelayanan kesehatan dan juga merupakan salah satun sumber pendapatan asli daerah yang mengelola penerimaan kas dari jasa pelayanan kesehatan. Penerimaan kas dari RSUD kabupaten alor berasal dari beberapa jenis pelayanan yaitu unit rawat jalan, unit rawat inap, farmasi, laboratorium, dan pendapatan lain-lain pelayanan yang mempunyai konstribusi pendapatan paling tinggi adalah pelayanan di instalasi rawat inap sebesar 47%. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui sistem internal atas penerimaan kas rumah sakit umum daerah kabupaten alor. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara tanya jawab,kuesioner. Teknik analisis data adalah menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem pengendalin intern atas penerimaan kas di RSUD kabupaten alor sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku dan juga penerimaan kas suda menggunakan aplikasi SIMRS suda di terapkan sehingga sangat berpengaruh terhadap kinerja RSUD kabupaten alor termasuk kinerja penerimaan kas. Dan RSUD kabupaten alor juga suda menerapkan unsur-unsur sistem pengendalian intern yang seharusnya baik itu struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab dan wewenang secara tegas, sistem otoritas dan prosedur dan pencatatan, praktik yang sehat , karyawan yang mutu nya sesuai dengan tanggung jawab. Hasil analisis menunjukan bahwa keempat aspek dari SPI sudah di terapkan terutama berkaitan dengan sistem pengelola keuangan RSUD kabupaten alor. Kata kunci: penerapan sistem pengendalian internal atas penerimaan kas rumah sakit umum daerah kabupaten alor.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis faktor- faktor yang mempengaruhi nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah kabupaten kupang

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengelolaan keuangan pemerintah daerah harus didasarkan pada good governance government, yaitu pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Manajemen keuangan publik. UU No.17/2013 mengatur tentang keuangan negara yang mensyaratkan bentuk dan isi laporan pertanggungjawaban. Salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban adalah laporan keuangan pemerintah. Berdasarkan PP 17/ 2010, keandalan pelaporan keuangan adalah informasi dalam laporan keuangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. . Populasi dalam penelitian ini adalah BPKAD Kabupaten Kupang. Alat analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh penerapan pengawasan keuangan, sistem pengendalian intern, sumber daya manusia, dan penggunaan teknologi terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan keuangan daerah, sistem pengendalian intern, sumber daya manusia, teknologi informasi berpengaruh secara simultan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah, pengawasan keuangan daerah nila hanya berpengaruh secara parsial terhadap informasi pelaporan keuangan daerah.  Kata kunci : pengawasan keuangan daerah, sistem pengendalian internal, sumber daya manusia, teknologi informasi, nilai informasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH ( Studi Empiris Pada Kabupaten Malaka)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Masalah Yang Di Ambil Dalam Penelitian Ini Adalah Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terhadap Pencegahan Fraud Pengelolaan Keuangan Daerah. Adapun persoalan yang diangkat adalah apakah sistem pengendalian intern pemerintah berpengaruh terhadap pencegahan fraud?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistem pengendalian intern pemerintah berpengaruh terhadap pencegahan fraud. Adapun konsep dari penelitian ini adalah sistem pengendalian intern dan pencegahan fraud pengelolaan keuangan daerah. Pengendalian intern merupakan bagian penting dari kelanjutan pertumbuhan, kinerja, dan kesuksesan setiapa organisasi.tampa sistem pengendalian intern yang efektif disetiap organisasi mungkin akan menghadapi resiko hukum dan bagian bidang. pencegahan kecurangan adalah aktivitas yang dilaksanakan manajemen dalam hal penetapan kebijakan, sistem, dan prosedur yang membantu meyakinkan bahwa tindakan yang diperlukan sudah dilakukan dewan komisaris, manajemen, dan personil lain perusahaan untuk dapat memberikan keyakinan memadai dalam mencapai tiga tujuan pokok, yaitu keandalan pelaporan keuangan, efektivitas dan efisiensi operasi Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PPK-SKPD Pemerintah Kabupaten Malaka. Dan sampel dalam peneliti ini adalah seluruh PPK- SKPD Pemerintah Kabupaten Malaka yang terdiri dari 14 dinas, 7 sekretariat, bagian badan dan 5 kantor/ inspektorat Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Kuesioner ini adalah Kuesioner yang diberikan kepada PPK-SKPD dengan diantar langsung oleh peniliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu bagi PPK-SKPD Untuk mengisi kuesioner tersebut. Berdasarkan persamaan regresi tersebut maka dapat dijelaskan sebagai berikut coefficiets, a = 10.931 yang berarti jika variabel lain tetap maka nilai = 10.931 Variabel b1 = 0,069 yang berarti, setiap analisis satuan variabel X1 maka variabel Y akan mempengaruhi sebesar 0,069 satuan. Berdasarkan nilai t hitung = 1.301 > dari t tabel = 0,203 pada 𝑎 = 0 ,05 maka pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah terhadap pencegahan fraud pengelolaan keuangan daaerah adalah dengan nilai 0,203 > 0,05. Dari tabel Coefficients dapat dijelaskan bahwa Variabel sistem pengendalian intern mempunyai nilai Thitung sebesar 1.301> Ttabel sebesar 0,203 dengan tingkat signifikansi 0.000. Thitung lebih besar Ttabel dengan nilai lebih kecil 0,05 maka H1 diterima dan Ho ditolak sehingga dengan demikian bahwa hipotesis dalam penelitian ini ada pengaruh sistem pengendalian intern terhadap pencegahan fraud.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PEMBERIAN KEREDIT PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM PINTU AIR DI KABUAPATEN ALOR

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) mengetahui Sistem Pengendalian Intern Atas Pemberian Kredit Pada Koperasi Simpan Pinjam “Pintu Air” di Kabupaten Alor. Sudah memenuhi unsur – unsure COSO., 2) mengetahui efektifitas Sistem Pengendalian Intern atas Pemberian Kredit yang telah diterapkan pada Koperasi Simpan Pinjam di KabupatenAlor. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab permasalahan yaitu dengan menggunakan analisis kuantitatif. Teknik analisis kuantitatif adalah penelitian yang didasari pada anggapan, serta berikutnya dianalisis memakai metode – metode penelitian yang valid, paling utama dalam penelitian kuantitatif. Sistem pengendalian intern dokumen dan catatan pemberian kredit, dan bagian terkait, dan bagian terkait dalam system pemberian kredit. Hasil penelitian menunjukan bahwa sitem pengendalian intern atas pinjaman kredit di koperasi simpan pinjam “Pintu Air” Kabupaten Alor telah diterapkan sesuai dengan unsur – unsure pengendalian intern COSO. Dari hasil uji kepatuhan yang telah dilakukan diketahui system pengendalian intern atas pemberian kredit pada koperasi simpan pinjam efektif. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Intern dan Pinjaman Kredit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACK PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALTAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG Nama : Jumianti Cumbale Nim : 16193862 Prodi : Akuntansi Fakultas : Ekonomi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian intenal terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah 30 pegawai yang melaksanakan fungsi akuntansi atau tata usaha keuangan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan memberikan kuisioner (pertanyaan tertulis) secara langsung kepada responden.Tehnik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan uji regresi sederhana. Dalam penelitian ini hasil analisis pengaruh sistem pengendalian internal (X) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) hasil analisis regresi sederhana menjelaskan bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan secara empiric. Kesimpulan yang diambil penulis dalam penelitian ini adalah sistem pengendalian internal yang ada pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporakeuangan yang berarti semakin banyak sistem pengendalian internal yang diterapkan maka semakin efektif pula laporan keuangan yang diimplementasikan berkualitas secara transparan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail