ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENELUSURAN MINAT OLAHRAGA USIA DINI
DI SD INPRES HANAN
Agustinus Manek1*, Ramona M. Mae2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pembinaan dan pengembangan olahraga merupakan bagian upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia diarahkan pada peningkatan kesehatan jasmani, mental dan rohani masyarakat, serta ditujukan untuk pembentukan watak dan kepribadian, disiplin dan sportifitas yang tinggi serta peningkatan prestasi.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Penelusuran Minat Olahraga Usia Dini di SD Inpres Hanan.
Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan lima temuan yaitu: 1) kegiatan latihan Minat olahraga, 2) penerapan pendidikan Minat, 3) bentu-bentuk penerapan pendidikan Olahraga yang di terapkan kepada siswa-siswi SD Inpres Hanan, 4) pelaksanaan pendidikan Minat Olahraga pada Siswa-siswi SD Inpres Hanan, 5) hasil pedidikan karakter siswa-siswi Pada SD Inpres Hanan.
Simpulan: Olahraga merupakan salah satu bentuk pembinaan fisik-jasmani dan juga pembinaan mental-rohani yang cukup efektif bagi setiap orang. Pembinaan yang dimaksud sangat penting bagi setiap orang tanpa kecuali. Oleh karena itu, pembinaan seperti ini mesti dimulai dari anak-anak usia dini. Idealnya bahwa orientasi minat olahraga harus dimulai pada anak-anak berusia sekitar 4-14 tahun demi menunjang perkembangan fisik, mental dan prestasi anak-anak usia dini.
Kata kunci: Penelusuran Minat Olahraga Usia Dini di SD Inpres Hanan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KINERJA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Yohanes Dominggus Berek*, David Loba2, Agustinus J. Nafie3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email [email protected]
latar belakang:Fasilitas olahraga merupakan alat penunjang bagi guru dan siswa untuk membantu dalam kegiatan proses pembelajaran penjas dengan ada fasilitas olahraga bisa mempermudah kegitan proses pembelajaran.
Tujuanpenelitian:untuk mengetahui peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas olahraga di SMP Satap Negeri Oetfo Kabupaten Timor Tengah Utara.
Metodepenelitian:Penelitian ini menggukan metode deskrptif kualitatif.
Sumber data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara langsung dengan kepala Sekolah guru pamong dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawacara dan dokumentasi. Teknik anlisis data menggunakan data reduction, data displyadan conlusion/verification.
Hasildanpembahasan:Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas sarana prasarana olaharaga di SMP Satap Negeri Oetfo belum tersedianya fasilitas sarana prasarana olahraga.
Hal ini juga menujukan bahwa masih banyak kekurangan fasilitas sarana prasarana olahraga, sehingga masih banyak kekurangan fasilitas sarana prasrana olahraga yang masih menggunakan modifikasi terhadap fasilitas sarana prasrana olaharaga di SMP Satap Negeri Oetfo.
Simpulan:peneliti menyimpulkan bahwa data hasil peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas olahraga di SMP Satap Negeri Oetfo, masih banyak kekurangan faslitas sarana dan prasarana olahraga di sekolahini, sehingga masih menggunakan modifikasi terhadap fasilitas sarana prasarana olahraga yang membuat siswa atau siswi kurang senang dengan proses pembelajaran penjas.
Katakunci: fasilitas sarana dan prasarana olahraga
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Proses pembelajaran Penjasorkes materi tolak peluru pada SMP Negeri Tunua tahun 2022 sangat tidak efektik, karena kurangnya media pendukung seperti sarana dan prasarana guna menunjang efektifnya proses pembelajaran tolak peluru. Sarana prasarana yang tersedia di sekolah sangat terbatas sehingga membuat guru kesulitan saat proses pembelajaran. Untuk itu perlunya kreativitas guru dalam memodifikasi media pembelajaran guna menunjang proses pembelajaran serta menarik perhatian siswa untuk memahami serta kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar.
Tujuan penelitian: Dari rumusan masalah yang telah dijelaskan maka yang menjadi tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui modifikasi sarana dan prasarana di SMP Negeri Tunua tahun 2022.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Guru, dan Siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan proses pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 tidak berlangsung dengan baik karna kurangnya sarana dan prasarana pendukung dalam proses pembelajaran tolak peluru sehingga dalam proses pembelajaran tidak mencapai hasil yang maksimal dimana sisiwa-siswi sulit dalam memahami apa yang disampaikan oleh guru dan juga siswa-siswi kesulitan dalam mempraktekan kembali apa yang telah disampaikan oleh guru.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dengan judul modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dengan metode kualitatif dekriptif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dapat berlangsung dengan baik serta memiliki hasil yang maksimal apabila guru menyediakan media pendukung dalam proses pembelajaran berupa modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru sehingga siswa-siswi tidak merasa kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru dan juga guru harus melakukan praktek secara berulang-ulang sehingga siswa dapat memahami dengan baik
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG NILAI OLAHRAGA DALAM GERAK DASAR TARIAN ADAT SOKA PAPAK KABUPATEN SIKKA DI SANGGAR DOKA TAWA TANA”
Yohanes Renoaldus Wilfridus1*, Andreas J. F. Lumba2, David Loba3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
[email protected]
Latar belakang: Perkembangan olahraga pada masa kini berkembang dengan pesat karena didukung dengan adanya kemajuan dibidang IPTEK yang memotivasi manusia untuk melakukan kegiatan olahraga. Olahraga merupakan suatu aktivitas jasmani yang selalu dilaksanakan oleh manusia secara terus menerus dengan mempunyai suatu tujuan guna meningkatkan prestasi seoptimal mungkin.Seni tari adalah seni yang juga mempunyai fungsi positif seperti meningkatkan kepekaan dalam mengekpresikan diri, mengembangkan motorik kasar dan halus.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui nilai olahraga dalam gerak dasar tarian Soka Papak disanggar Doka Tawa Tana desa Umauta.
Metode Penelitian: Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan alasan bahwa pendekatan ini lebih mendekat kepada tujuan yang dicapai oleh peneliti, karena peneliti terjun langsung kelapangan untuk melihat peristiwa yang terjadi.
Hasil dan Pembahasan: Nilai olahraga pada tarian adat Soka Papak yang terdapat pada sanggar budaya Doka tawa Tana ialah nilai kebersamaan, nilai kerjasama, nilai kekompakan, nilai disiplin dan nilai komitmen. Dan gerak dasar
Pada tarian Soka Papak ialah gerak lokomotor, gerak non lokomotor dan Manipulatif.
Simpulan: Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa tarian soka papakyang terdapat pada sanggar budaya Doka tawa Tana merupakan bagian dari aktivitas ritmit yang tidak terlepas dari nilai olahraga dan gerak dasar olahraga.
Katakunci: Nilai olahraga dan gerak dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tarian tradisional merupakan suatu tarian yang lahir, tumbuh dan berkembangan dalam suatu kelompok atau lingkungan masyarkat dari suatu daerah, yang kemudian diwariskan secara turun temurun dari nenek moyong.Tarian Do Daka Do merupakan salah satu tarian yang berasal dari Daerah Alor Nusa Tenggara Timur itu sendiri, dimana tarian itu senidiri merupakan tarian yang berasal dari permainan rakyat Alor, yang menggambarkan kecerian muda- mudi masyarakat Alor pada acara-acara pesta ada.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tentang Tarian Do Daka Do sebagai Nilai Olahraga Di Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tarian do daka merupakan tarian tradisional asli orang Alor yang sudah diwariskan dari sejak dulu kalah dan masih dilestarikan sampai saat ini.
Tarian Da Daka Do diilakukan dengan berbagai macam-macam tahap dan proses pelaksanaan harus mengikutinya. Tarian Do Daka Do juga sebagai nilai olahraga budaya dimana ada dalam pelaksanaan itu biasa dilakukan dengan gerakan melompat-lompat melewati jepitan bambu.
Dalam tarian ini juga membutuhkan kerja sama, percaya diri, konsentrasi dan kebugaran jasmani
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Masalah yang penulis jumpai panda kinerja guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 10 Kota Kupang di masa pandemi covid-19 tidak maksimal karena tingkat level pandemic covid-19 kadang meningkat dan kadan menurun. Sehingga menyebabkan kinerja guru tidak maksimal atau kurang efektif.
Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memilikiki tujuan yang hendak di capai adalah untuk mengetahui kinerja guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMP Negeri 10 Kota Kupang di masa pandemi covid-19
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif
Hasil dan pembahasan: Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa kinerja guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMP Negeri 10 Kota Kupang di masa pandemi covid-19 tidak efektif. Oleh karena itu di perlukan untuk guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan lebih berkreatif dalam membantu siswa agar siswa bisa terlibat dalam proses pembelajaran selama masa pandemi covid-19.
Simpulan: Kurangnya alat komunikasi Hp, laptop, computer, terhadap siswa sehingga menjadi penghambat dalam proses pembelajaran. Maka di perlukan keaktivitas guru untuk mengatasi siswa. Kinerja guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 10 Kota Kupang di masa pandemi covid-19 tidak efektif dalam proses pembelajaran inti dan Guru tidak memiliki kreativitas datanya dalam merancang proses pembelajaran pada masa pandemi covid-19
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Aktifitas olahraga tanpa disadari atau sadar sering dilakukan dimana-mana. Aktifitas ini berkaitan dengan gerakan jasmani, bermain, dan rekreasi. Olahraga extreme adalah olahraga yang lebih mengarah kepada olahraga yang lebih modern dan lebih individualis yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dengan resiko kecelakaan lebih besar dari olahraga pada umumnya. Surfing atau Selancar air merupakan salah satu olahraga extreme yang dikategorikan sebagai olahraga prestasi dan rekreasi, dan olahraga selancar air juga dapat dijadikan sebagai hobi maupun profesi yang saat ini sedang berkembang dikalangan remaja (Krisnandar, 2016). Perkembangan olahraga surfing di Kabupaten Rote Ndao sudah tergolong sangat lama yakni pada tahun 2000 sudah ada beberapa orang di Kabupaten Rote Ndao yang menekuni olahraga ini.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui Perkembangan Olahraga Extreme Selancar di Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao.
Metode penelitian:Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif.
Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitan tentang olahraga selancar di Desa Bo’a, kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Olahraga selancar sejauh ini masih minim, hal ini terbukti dengan mayoritas peselancar di Desa Bo’a yang banyak disukai oleh wisatawan baik dari dalam Negeri maupun luar Negeri. Olahraga selancar sampai sekarang belum didukung langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai suatu hal yang dibawa oleh masyarakat mancanegara. Olahraga selancar sampai sekarang belum didukung langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai suatu hal yang dibawa oleh masyarakat mancanegara.
Simpulan:Para Atlit selancar melaksanakan latihan selancar dengan giat dan tekun sampai memperoleh kejuaraan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI OLAHRAGA FUTSAL MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 9 KOTA KUPANG
Paskalis Tersensius Meki1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Penelitian dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap olahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang yang dimana siswa belum mampu mencapai pretasi yang memuaskan, terbukti meraka sering mengikuti berbagai perlombaan futsal antara sekolah namun tetap saja belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dikarenakan masih kuragnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan ekstrakrikuler khususnya olahraga futsal.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui prestasi oalahraga futsal melalui kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 9 Kota Kupang
Metode penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 9 Kota Kupang pernah meraih prestasi dari cabang olahraga futsal, yaitu sebagai juara 2 dalam turnamen futsal tingkat SMP Se-Kota Kupang yang dielenggarakan oleh SMP Kristen Citra Bangsa Cup I Kupang tahun 2018. Prestasi yang diraih merupakan hasil yang telah dicapai dari suatu usaha yang telah dikerjakan dan diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok berupa pengetahuan maupun keterampilan sehingga dapat meraih prestasi.
Simpulan: Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 9 Kota Kupang dalam cabang olahraga futsal merupakan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan secara rutin dalam mengembangkan minat dan bakat siswa agar dapat meraih prestasi yang memuaskan.
Katakunci: Prestasi, Olahraga Futsal, Ekstrakurikuler.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK NILAI-NILAI OLAHRAGA DALAM PERMAINAN TIGA TAK BOLEH BAGI SISWA SD INPRES LABAT Benyamin Giri1 , Agustinus J. Nafie2 , Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, nilai-nilai olahraga dalam permainan tiga tak boleh sangatlah penting untuk menanamkan nilai-nilai moral kemanusiaan pada siswa sejak dini, salah satunya melalui pembelajaran olahraga. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja nilai-nilai olahaga yang terkandung dalam permainan tiga tak boleh. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru olahraga dan siswa SD Inpres Labat. Hasil dan pembahasan: Sudah menjadi tanggung jawab guru untuk menanamkan nilai-nilai moral karakter pada siswa sejak dini. Salah satunya adalah dengan menanamkan nilai karakter melalui pelajaran yang ada di sekolah yang dimana dapat melatih kejujuran, percaya diri, kerjasama, kerja keras, toleransi, disiplin, religius, sportivitas, sehingga menjadi anak-anak bangsa yang berkarakter dan bermoral yang baik. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai karakter yang dikembangkan dalam permainan tiga tak boleh yaitu mengajarkan kereligiusan, toleransi, kerja keras, nilai sosial, problem solving, nilai perdamaian, serta nilai kebangsaan. Kata kunci: Nilai olahraga, permainan tradisional
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP OLAHRAGA FUTSAL WANITA DI KOTA KUPANG Maria Nofrida Hape1*, M. Rambu P. Wasak2, Ramona M. Mae3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah bahwa persepsi masyakarat yang masih keliru bahwa olahraga futsal hanya dapat dilakukan oleh laki-laki sedangkan perempuan tidak, karena olahraga tersebut merupakan olahraga yang keras dan dianggap identik dengan laki-laki. Adanya perbedaan persepsi tidak mestinya menyudutkan perempuan dalam olahraga melainkan memberi kesempatan dan dukungan untuk mengembangkan potensi dalam bidang olahraga khususnya futsal sehingga tidak tertinggal dari laki-laki Tujuan penelitian: Bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap olahraga futsal wanita di kota kupang Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mekanisme mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi Hasil dan pembahasan: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga futsal yang sebelumnya digemari oleh laki-laki, namun untuk sekarang ini perempuan pun juga sudah mulai menyukai olahraga futsal dan diterima dengan baik oleh masyarakat yang ada di kota kupang. Oleh karena itu tidak ada lagi persepsi masyarakat yang menyudutkan perempuan itu lemah dan tidak bisa melakukan hal tersebut Simpulan: peneliti menyimpulkan dari data dan hasil yang diambil bahwa pesepsi masyarakat terhadap perkembangan olahraga futsal wanita di kota kupang berpendapat dengan baik dan bijak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI MASA PANDEMI Aristo Rohrahmani Beni1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warga Negara. fungsi dari pendidikan adalah menyiapkan peserta didik sebagai manusia, menyiapkan tenaga kerja, dan menyiapkan warga negara yang baik, artinya menyiapkan peserta didik yang belum siap menjadi siap untuk di terjukan ke dunia yang sebenarnya melalui proses pendidikan yang berlangsung. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan rekreasi berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi adalah baik, Implementasi tersebut dilihat berdasarkan hasil penelitian dari rencana pembelajaran yang baik dimana guru membuat perangkat pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan situa, pelaksanaan pembelajaran yang baik, guru membuat pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dan evaluasi pembelajaran juga baik , Simpulan: Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi adalah baik. Kata kunci: Implementasi; kurikulum 2013; pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Banyak nilai-nilai yang terkandung dalam suatu permainan dan olahraga seperti kerjasama, toleransi, saling menghargai, tolong menolong, kerja keras, menghargai kemenangan dan kekalahan, norma-norma agama, dan norma-norma sosial. Dan interaksi sosial seperti: akomodasi, kerjasama, akulturasi, asimilasi, kompetensi, kontravensi dan konflik sosial.
Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi penerapan nilai- nilai pendidikan jasmani dalam interaksi sikap sosial pada siswa di SMP Negeri 1 Wewewa Barat.
Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Tenik pengumpukan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan atau observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data Reduksi data Penyajian data Penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru penjasorkes dan siswa peneliti menyimpulkan berdasarkan apa yang saya amati di Sekolah ini penerapan nilai-nilai pendidikan jasmani di SMP Negeri 1 Wewewa Barat sudah baik, terlihat dari perilaku siswa dalam hubungan sosial dengan sesama siswa maupun dengan guru-guru. Siswa-siswi menerapkan nilai-nilai pendidikan jasmani seperti saling membantu satu sama lain. Olahraga bisa digunakan sebagai tempat setiap individu untuk melakukan interaksi sosial bahkan menjadi miniatur kehidupan nyata. Manusia hidup membutuhkan manusia lain dan tidak bisa hidup sendiri di dunia ini.
Simpulan: Penerapan nilai-nilai pendidikan penjasorkes dapat membantu siswa dalam interksi sosial siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru menjadi baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA SISWA KELAS X IPS SMAS NURUL FALAH TIMOR TENGAH UTARA
Petrus Dorisius Opat1*,Ramona Mathias Mae2, David Loba3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
[email protected]
Latar belakang:Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan, perilaku hidup sehat, aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi.
Tujuan penelitian:Tujuannya untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes di masa pandemi pada siswa kelas X IPS di SMAS Nurul Falah Kabupaten Timor Tengah Utara.
Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil dan pembahasan:Pembelajaran penjasorkes yang seharusnya di lakukan praktek lapangan dikarenakan pandemi sehingga proses pembelajaran berlangsung dikelas. Pembelajaran penjasorkes pada saat ini dilaksanakan menggunakan metode Belajar Dari Rumah (BDR). Jadi proses pembelajaran penjasorkes di Sekolah SMAS Nurul Falah Kabupaten Timor Tengah Utara pada siswa kelas X IPS dilakukan di dengan menggunakan metode belajar dari rumah, serta kerja sama yang baik antara guru, siswa dan orang tua sehingga proses pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien.
Simpulan:Kesimpulanya adalah pembelajaran penjasorkes yang dilakukan selama masa Pandemi dilakukan di kelas dan secara online dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab.
Katakunci: Proses pembelajaran; Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.
ABSTRACT
THE LEARNING PROCESS OF PHYSICAL EDUCATION INSTRUCTIONS DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN CLASS X IPS STUDENTS, SMAS NURUL FALAH, NORTH CENTRAL TIMOR
Petrus Dorisius Opat1*,Ramona Mathias Mae2, David Loba3
1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian Universiti, Kupang, Indonesia
[email protected]
Background: Sport and health physical education is a learning process through a physical activity designed to improve physical fitness, develop motor skills, knowledge, healthy living behavior, be active, sportsmanship, and emotional intelligence.
The purpose of the study: This study aims to find out the physical education learning during the pandemic in class X IPS students at SMAS Nurul Falah, North Central Timor Regency.
Research method: The method used was qualitative research. The type of research used was the descriptive method-data collection techniques used observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used a qualitative descriptive method.
Results and discussion: Physical education learning should be carried out in field practice due to the pandemic to take place in the classroom. Currently, physical education learning uses the Learning From Home (LFH) method. So the physical education learning process at SMAS Nurul Falah, North Central Timor Regency for students in class X IPS is carried out using the learning method from home and good cooperation between teachers, students, and parents that the learning process takes place effectively and efficiently.
Conclusion: The conclusion is that physical education learning was carried out during the Pandemic period in class and online using lecture and question and answer methods.
Keywords: Learning process; Sports physical Education, and health.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Anak usia sekolah dasar merupakan usia yang sangat membutuhkan peranan orang tua. Orang tua adalah orang pertama yang memberikan kasih sayang dan perhatian penuh kepada anaknya.
Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mendukung aktivitas olahraga futsal (ekstrakurikuler) siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Bonatama Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang Tahun 2020.
Metode penelitian: Metode yang di gunakan adalah penelitian kualitatif.
Hasil dan pembahasan: Ekstrakurikuler futsal di SD Negeri Bonatama dilaksanakan setiap hari sabtu. Dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler futsal orang tua berperan penting dalam mendukung, mendorong serta memotivasi anaknya untuk rajin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolah.
Simpulan: Kegiatan ekstrakurikuler olahraga futsal mendapatkan dukungan dari orang tua, tetapi kurangnya sarana dan prasarana dan solusi yang diambil adalah kerja sama dengan pemerintah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI OLAHARAGA ANAK DI SSB BINTANG TIMUR ATAMBUA Andry Robinson Tamonob1*, David Loba2, Yahya Jecson Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Orang tua sangat berperan penting dalam mendukung prestasi olahraga anaknya yaitu dengan cara memberikan dukungan yang sifatnya mendidik, menyediakan fasilitas olahraga sederhana di rumah, dan bersedia melibatkan diri dalam belajar anak. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui peran orang tua terhadap prestasi olahraga anak di SSB Bintang Timur Atambua. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik menganalisis data menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 22. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) deskripsi peran orang tua, dengan rata – rata sebesar 14.19, nilai tengah 14.00, dan simpangan baku 1.13, sedangkan skor tertinggi sebesar 16.00, dan skor terendah 4.00. 2) deskripsi prestasi olahraga anak, dengan rata-rata sebesar 13.96, nilai tengah 14.00, dan simpangan baku 1.31, sedangkan skor tertinggi sebesar 16.00, dan skor terendah 4.00. 3) korelasi peran orang tua terhadap prestasi olahraga anak. melalui uji korelasi menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 22, diperoleh hasil 0.625 yang mengakibatkan interpretasi di atas tingkat hubungan yang diperoleh cukup, karena lebih dari 0.50, Simpulan: Berdasarkan hubungan peran orang tua terhadap prestasi olahraga anak di SSB Bintang Timur, melalui uji korelasi menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 22, diperoleh hasil 0.625 yang mengakibatkan interpretasi di atas tingkat hubungan yang diperoleh cukup, karena lebih dari 0.50, berarti hubungan peran orang tua terhadap prestasi olahraga anak cukup (positif). Katakunci: Peran orangtua; prestasi olahraga anak
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
TINJAUAN TENTANG SARANA DAN PRASARAN OLAHRAGA DI SMA NEGERI 1 KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG Danny Christian Kapitan1* , Andreas J. F. Lumba2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia. Email. [email protected] Latar belakang: Sarana dan prasarana merupakan hal yang sangat vital dan hal yang sangat penting dalam menunjang kelancaran atau kemudahan dalam proses pembelajaran, dalam kaitannya dengan pendidikan yang membutuhkan sarana dan prasaran dan juga pemanfaatannya baik dari segi intensitas kreatifitas dalam penggunaannya oleh guru maupun oleh siswa/i dalam kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui sarana dan prasarana olahraga sepak bola dan bola voli di SMA Negeri 1 Kupang Timur. Metode penelitian: Peneliti menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif naturalistik. Metode penelitian yang digunakan untuk menjawab, mendekati, mengamati, menjelaskan dan menganalisis suatu fenomena dari setiap persoalan yang di temukan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dan Pembahasan: 1) Sarana dan prasarana sepak bola 2) Sarana dan prasarana bola voli Kesimpulan: Domingos Soares Pinto, S.Pd, Guru penjas SMA Negeri 1 Kupang Timur mampu mengatasi masalah kekurangan sarana dan prasarana dalam kegiatan pembelajaran penjas khususnya permainan bola kaki dan bola voli.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMILIH LINGKUNGAN YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MELALUI AKTIVITAS JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 4 KOTA KUPANG Potifar Toni1*, Magdalena R. P. Wasak2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang : Pemilihan tempat berolahraga dan lingkungan bersih yang memenuhi syarat kesehatan tidak selamanya diajarkan oleh orang tua tetapi gurulah sebagai pelaku dalam menjalankan perannya. Tempat berolahraga di SMP Negeri 4 Kota Kupang, terlihat kurang terpeliharanya lingkungan sehat/budaya bersih sehingga sangat berpengaruh pada keselamatan, kesehatan dan kenyamanan para peserta didik saat proses pembelajaran penjasorkes berlangsung. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru penjasorkes dalam memilih lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 4 Kota Kupang. Metode penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, jenis penelitian deskriptif. Dengan teknik pengambilan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi untuk dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif naturalistik melalui tiga alur; (1) reduksi data, (2) penyajian data dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan : Guru penjasorkes dalam memilih lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan diawali dengan survei kondisi atau keadaan lapangan dengan tanahnya rata terutama terhindar dari bau sampah. Simpulan : Guru penjasorkes cukup berperan dalam menyediakan lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan di SMP Negeri 4 Kota Kupang sebab sudah memiliki fasilitas kesehatan seperti alat mencuci tangan dan tempat penampungan sampah yang sudah sesuai dengan persyaratan. Yang tidak memenuhi syarat ditinjau dari segi kesehatan adalah lapangan olahraga.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
IDENTIFIKASI BAKAT OLAHRAGA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR INPRES OEBESA
Jendri B. Manobe1*, Magdalena R. P. Wasak2, Christin P. M. Rajagukguk3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:Olahraga merupakan kegiatan jasmani yang dilakukan dengan maksud untuk memelihara kesehatan dan memperkuat otot-otot tubuh. Kegiatan ini dalam perkembangannya dilakukan sebagai kegiatan yang menghibur, menyenangkan atau juga dilakukandengan tujuan untuk meningkatkan prestasi. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu masih kurangnya pencapaian prestasi yang diraih oleh siswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Oebesa Kota Soe.
Tujuan penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk yaitu untuk mengetahui identifikasi bakat olahraga pada siswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Oebesa Kota Soe.
Metode penelitian:Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode sport search.
Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kebakatan olahraga siswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Oebesa tahun 2020 yaitu 85 % siswa berbakat dalam olahraga dan 15 % siswa Kurang Berbakat/Tidak Berbakat dalam olahraga. Selain itu, Tingkat potensi kebakatan olahraga siswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Oebesa Tahun 2020 yaitu persentase Jumlah Siswa yang sangat berpotensi sebesar 30%, persentase Jumlah Siswa dalam kategori berpotensi sebesar 40%, persentase Jumlah siswa dalam kategori Cukup Berpotensi adalah sebesar 15%, persentase jumlah siswa dalam kategori Kurang Berpotensi adalah sebesar 10% dan persentase Jumlah Siswa yang tidak berpotensi sebesar 5%.
Simpulan:Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Identifikasi bakat olahraga siswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Oebesa yaitu, bakat sepak bola sebanyak 40 %, bola voli 35 %, bola basket 15% dan bulu tangkis 10 %, sisanya berbakat pada cabang olaharaga lain.
Katakunci: Identifikasi, Bakat, Olahraga