Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Implementasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MATERI SENAM LANTAI LONCAT KANGKANG DI SMP NEGERI 1 FATULEU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MATERI SENAM LANTAI LONCAT KANGKANG Irman Roset Paut1*, Ramona M Mae2, Fredik E Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang:Pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar yang beranggapan bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan secara ilmiah, artinya belajar akan lebih bermakna jika anak bekerja dan mengalami sendiri apa yang dipelajarinya, bukan sekedar mengetahuinya. Tujuan penelitian: penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Pembelajaran KontekstualDalam Materi Senam Lantai Loncat Kangkang di SMP N 1 Fatuleu. Metodepenelitian:Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini bagaimana implementasi pembelajaran kontekstual dalam materi senam lantai loncat kangkang. Hasil dan pembahasan: Sumber data diperoleh langsung dari hasil Wawancara dengan Guru Penjasorkes dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, pembahasan pembelajaran kontekstual adalah metode pembelajaran yang membantu peserta didik untuk menemukan dan membangun materi yang dipelajari dengan kondisi kehidupan nyata sehari-hari. Simpulan: Dari hasil penelitian ini maka peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran loncat kangkang di SMP N 1 Fatuleu, guru penjasorkes masih menggunakan metode ceramah, diskusi dan Tanya jawab, alangkah lebih baiknya guru penjasorkes mencoba metode pembelajaran yang lebih afektif untuk membuat siswa-siswi juga turut aktif dalam mengikuti pembelajaran loncat kangkang, karena itu metode pembelajaran yang cocok untuk membuat pembelajaran loncat kangkang lebih menyenangkang adalah metode pembelajaran kontekstual. Katakunci: Kompetensi guru; Implementasi pembelajaran kontekstual dalam materi senam lantai loncat kangkang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA NASI KECAMATAN AMANATUN UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraanpemerintah, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat (PP 8/2006). Menurut Lili (2018) Dana Desa ialah dana yang diterima Desa setiap tahun yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sengaja diberikan untuk desa dengan cara mentransfer langsung lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota yang dipakai untuk mendanai segala proses penyelenggaraan urusan pemerintah atau pembangunan desa dan memberdayakan semua masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi alokasi Dana Desa Nasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi yaitu penulis mengumpulkan data histori seperti Laporan Realisasi penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2016– 2019. Hasil peneliitian menunjukan bahwa Implementasi alokasi Dana Desa di Desa Nasi kecamatan Amanatun Utara di lihat dari penjabaran anggaran belanja desa lebih diprioritaskan untuk bidang pembangunan fisikdan masih terdapat banyak permasalahan, dalam proses implementasi kegiatan baik di bidang perencanaan dana Desa, pelaksanaan dana desa, pelaporan dana desa, pengawasan keuangan Desa APBDes. Perencanaan adalah suatu proses penentuan sesuatu yang ingin dicapaikan di masa yang akan datang serta menetapkan tahapan-tahapan yang dibutuhkan untuk mencapainya. Hal ini menjadi penting sebab perencanaan merupakan salah satu indikator keberhasilan suatu kegiatan. Dalam perencanaan keuangan desa, diperlukan rencana tahapan yang strategis. Salah satu yang dapat direncanakan dalam hal tersebut adalah cara mengalokasikan dana desa dengan sebaik-baiknya. Pada tahap perencanaan penggunaan APBDes didahului dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdesa) dengan melibatkan BPD, LPMD, dan tokoh masyarakat lainnya. Perencanaan APBDes dilakukan dengan menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat melalui musyawarah desa. APBDes adalah salah satu pendapatan desa yang penggunannya terintregasi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Oleh karena itu, program perencanaan dan kegiatannya disusun melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa. Kata Kunci : Implementasi Dana Desa dan pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PERKEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM PERKEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI Jefri Bani1*, Agustinus Jacob Nafie2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Permainan tradisional adalah jenis permainan yang mengandung nilai-nilai budaya yang hakikatnya merupakan warisan leluhur. Keterampilan sosal adalah jenis keterampilan yang diperoleh individu melalui proses belajar yang digunakan dalam berhubungan dengan lingkungannya dengan cara baik dan tepat. Tujuan penelitian:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi keterampilan sosial melalui permainan tradisionalGalaAsedi SD Inpres Oenasi. Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:Perkembangan sosial anak usia 6 tahun sudah menyukai permainan yang melibatkan imajinasi dan fantasi serta anak suka bermain dengan teman-teman yang memiliki jenis kelamin sama. Perkembangan sosial anak usia 7 tahun terkadang mau bermain berkelompok dengan teman-temannya, tetapi kadang juga ingin bermain sendiri. Perkembangan sosial anak usia 8 tahun tentu sudah semakin terasa baik karena anak mendapatkan rasa aman ketika terlibat dalam kegiatan kelompok yang ia sukai, misalnya mengikuti ekstrakulikuler olahraga, ektrakulikuler pramuka dan lainnya. Perkembangan sosial anak usia 9 tahun biasanya sudah mencapai berbagai hal seperti anak memahami norma sosial dan perilaku yang baik untuk dilakukan dan anak mulai tertarik ingin tahu mengenai hubungan antara anak laki-laki dan perempuan. Simpulan:Perkembangan keterampilan sosial yang ditunjukan oleh peserta didik melalui permainan tradisional Gala Ase yaitu mampu terbiasa berinteraksi, tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, kerja sama, kerja keras, kekompakan, kepemimpinan dan pantang menyerah. Katakunci: Implementasi Permainanl Tradisional, Keterampilan sosial

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PJOK JARAK JAUH SELAMA PENDEMI DI SMA NEGERI 1 LAMBOYA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PJOK JARAK JAUH SELAMA PENDEMI DI SMA NEGERI 1 LAMBOYA Benyamin Victor Lagu*, David Loba2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pembelajaran jarak jauh(daring) merupakan pemanfaatan jaringan internet dalam proses pembelajaran. Adanya pembelajaran daring menjadikan peserta didik memiliki waktu belajar yang leluasa, peserta didik dapat belajar di manapun dan kapanpun.Peserta didik dapat berinteraksi dengan guru melalui beberapa aplikasi yang sudah ada antara lain dengan aplikasi classroom, video converence, telepon atau live chat, zoom, maupun dengan melalui whatsapp group. Pembelajaran daring ini merupakan inovasi dari pendidikan untuk menjawab tantangan akan ketersediaan sumber belajar yang variatif. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelilitian ini adalah untukmengetahui Implementasi Pembelajaran PJOK Jarak Jauh Selama Pendemi di SMA Negeri 1 Lamboya Metode penelitian:Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif yang bertujuan untuk menemukan, menggambarkan serta menggali realitas atau fakta yang kompleks yang terjadi di lapangan penelitian yang secara ilamiah tentang ImplementasiPembelajaran PJOK Jarak Jauh SelamaPendemidi SMA Negeri 1 Lamboya. Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu (1) Pembelajaran Jarak Jauh sudah diterapkan selama pendemi berlangsung dengan menggunakan aplikasi e-learning, tapi dalam proses pembelajaran banyak kendala yang dihadapi seorang guru, diantaranya jaringan internet, penerangan, dan beberapa siswa belum memilika hanphone. (2) Proses pembelajaran jarak jauh yang di terapkan di SMA Negeri 1 Lamboya hanya memberikan materi dan tugas kepada siswa, kemudian di kumpulkan. Simpulan:Pembelajaran PJOK jarak jauh selama pendemi covid-19

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR OLEH GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 10 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui Tahapan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka Belajar oleh Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Rumusan masalah dalam kajian ini adalah bagaimana tahapan implementasi kurikulum merdeka belajar oleh guru pendidikan agama Kristen dan budi pekerti di SMPN 10 Kota Kupang tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif teks dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini lakukan di SMPN 10 kota Kupang dan berlangsung selama dua hari. Populasi dari penelitian ini adalah semua Pendidik di SMPN 10 Kota Kupang dengan sampel dua pendidik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Teknik pengumpulan data dengan pedoman wawancara. Teknik analisis data dengan Reduksi Data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 10 Kupang Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam tahap perencanaan telah berjalan sesuai dengan kurikulum merdeka belajar , meskipun terdapat perbedaan dalam tingkat kesiapan dan pemahaman para pendidik dalam mengikuti prosedur perencanaan dalam hal pembuatan modul ajar, alur tujuan pemblajaran, dan pengembangan perangkat ajar. Sedangkan dalam tahap pelaksanaan pembelajaran juga telah berjalan meskipun masih membutuhkan penyesuaian oleh para pendidik dalam hal projek profil pelajar pancasila, penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, assesmen dan kegiatan kolaborasi yang dilakukan. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya dukungan dan pelatihan yang memadai bagi para pendidik agar implementasi kurikulum merdeka belajar dapat berjalan lebih konsisten dan efektif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, implementasi kurikulum merdeka belajar adalah proses yang kompleks dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak dalam mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS IMPLEMENTASI PENGGUNAAN DANA DESA DI DESA DUARATO KECAMATAN LAMAKNEN KABUPATEN BELU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Dialokasikannya anggaran pembangunan desa ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) menuntut pengelolaan keuangan secara transparan dan pertanggungjawaban padahal belum semua desa memiliki aparatur yang mampu melaksanakan administrasi keuangan sesuai aturan penggunaan anggaran negara. Oleh sebab itu pengawasan dan bimbingan serta pembinaan penggunaan anggaran secara akuntabel menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten agar anggaran yang besar jumlahnya setiap tahun tepat sasaran dan dapat dipertanggung jawabkan. Persoalan lain adalah kemampuan aparatur desa dalam menyusun perencanaan pembangunan partisipatif dihadapkan kepada keterbatasan jumlah dan kemampuan aparatur desa yang mampu menerjemahkan tujuan Alokasi Dana Desa dan kebutuhan masyarakat desa dalam bentuk perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Permasalahan yang diangkat dalan penelitian ini adalah Bagaimana implementasi pemanfaatan Dana Desa Duarato tahun 2015 sampai dengan tahun 2019? Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan Dana Desa di Desa Duarato dari tahun 2015 sampai 2019, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan dana desa serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan dana desa di Desa Duarato. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi dan Target APBDes desa Duarato Tahun 2015-2019. Sedangkan yang menjadi sampel adalah dokumen, dan data Laporan Realisasi dan Target APBDes desa Duarato Tahun 2015-2019.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang analisis implementasi penggunaan dana desa di Desa Duarato Kabupaten Belu dapat disimpulkan bahwa pengimplementasian penggunaan dana desa sepenuhnya terlaksana sesuai dengan program dan anggaran yang dianggarkan. Hal ini dapat dibuktikan dari pengalokasian dana desa pada keempat bidang mulai dari tahun 2015 sampai tahun 2019 terlaksana dengan baik sesuai dengan program kerja yang disusun oleh pemerintah Desa Duarato.Adapun tujuan dari penggunaan Dana Desa adalah untuk: 1) Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan desa dalam melaksanakan pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan sesuai kewenangannya 2) Meningkatkan kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembangunan secara partisipatif sesuai dengan potensi desa. 3) Meningkatkan pemerataan pendapatan, kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat desa. Studi implementasi kebijakan merupakan suatu kajian mengenai studi kebijakan yang mengarah pada proses pelaksanaan dari suatu kebijakan. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi penggunaan anggarandana desa tahun 2015-2019 di Desa Duarato Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu memiliki anggaran sebagai berikut : tahun 2015 alokasi dana desa sebesar Rp. 579.799.501 dan realisasinya sebesar Rp. 449.105.901, tahun 2016 sebesar Rp. 710.075.900 dan realisasinya sebesar Rp. 670.141.031, tahun 2017 sebesar Rp. 709.390.529 dan realisasinya sebesar Rp. 664.525.190 anggaran, tahun 2018 sebesar Rp. 701.642.400 dan realisasinya sebesar Rp. 471.347.318, dan tahun 2019 sebesar 1.603.309.695 dan realisasinya sebesar Rp. 1.445.391.556. Anggaran tersebut di gunakan untuk pembangunan infrastruktur desa, kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa dan perjalanan Dinas Aparatur Desa Duarato. Kata kunci: Implementasi, Dana Desa,

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI MASA PANDEMI

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI MASA PANDEMI Aristo Rohrahmani Beni1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warga Negara. fungsi dari pendidikan adalah menyiapkan peserta didik sebagai manusia, menyiapkan tenaga kerja, dan menyiapkan warga negara yang baik, artinya menyiapkan peserta didik yang belum siap menjadi siap untuk di terjukan ke dunia yang sebenarnya melalui proses pendidikan yang berlangsung. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan rekreasi berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi adalah baik, Implementasi tersebut dilihat berdasarkan hasil penelitian dari rencana pembelajaran yang baik dimana guru membuat perangkat pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan situa, pelaksanaan pembelajaran yang baik, guru membuat pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dan evaluasi pembelajaran juga baik , Simpulan: Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi adalah baik. Kata kunci: Implementasi; kurikulum 2013; pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 8 KOTA KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 8 KOTA KUPANG Naldi S. Dima1*, M. Rambu P. Wasak2, Agustinus J. Nafie3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakansuatuusaha yang dilakukan oleh manusiadengantujuanuntukmenumbuhkan dan mengembangkanpotensi–potensi yang dimilikinyadengansuatupembawaanjasmani dan rohani yang baik dan sesuaidengannilai–nilai yang adadalamlingkungannya. Tujuan penelitian: Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahui bagaimanaImplementasi nilai-niai karakter dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahuiImplemantasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) Penilaian dan contoh guru terhadap karakter siswa saat mengikuti proses pembelajaran penjasorkes,2)Mengetahuinilaikaraktersiswasaat proses pembelajaranpenjasorkes ,3) Menganalisis karakter siswa melalui aspek yang di amati. Simpulan:Siswatetapsenang dan bersemangatdalammengikutipembelajaranpenjasorkes di sekolah, halinidikarenakanadanyakesadaransiswauntukbelajar, sertadukungan yang berasaldariorangtua dan siswamampumempraktekanbeberapanilaikarakterdalamkehidupansehari-hari. Katakunci: PembelajaranPenjasorkes, implementasinilai-nilaikarakter

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA GURU IPA TERPADU DIMASA PANDEMI COVID-19 DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 3 TAKARI

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KINERJA GURU IPA TERPADU DIMASA PANDEMI COVID-19 DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 3 TAKARI Nifu M. S* Meha M.A)** Manu. L** Permasalahanutamadalampenelitianiniadalahbagaimanakinerja guru IPA padamasapandemiCOVID-19 dalammengimplementasikan K-13 di SMP Negeri 3 Takari.TujuandalampenelitianiniadalahUntukmengetahuikinerja guru IPA terpadupadamasapademiCOVID-19 dalammengimplementasikan K-13 di SMP Negeri 3 Takari.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahpendekatankualitatifbersifatdeskriptif.Berdasarkanhasilpenelitianterhadapkinerja guru IPA dalamperencanaanpembelajaranmenunjukkanbahwakinerja guru IPA SMP Negeri 3 Takaridalamperencanaanpembelajaransudahterlaksana.Salah satuperangkatpembelajaran yang adadandisusunoleh guru IPA adalah RPP.Dalampelaksanaanpembelajaranmenunjukkanbahwa guru IPA telahdapatmelaksanakanpelaksanaanpembelajaransecara BDR denganpemberiantugaskepadasiswa.Untukpemberiantugas di SMP Negeri 3 Takari guru IPA menggunakanmetodeoffilekarenaketerbatasanaksesjaringan internet danketerbatasankemampuan orang tuasiswadalamhal HP android makatugasuntuksiswadibuatdalambentuk LKPD/LKS.Sehinggadapatdisimpulkanbahwa RPP di SMP Negeri 3 Takaridalampelaksanaanpembelajaransudahditerapkandenganbaik. Proses pembelajarandarirumah (BDR) dimasapandemiCOVID-19 jugaterlaksanadenganbaiksedangkanpenilaianhasilbelajarsiswabelummemuaskandanhasilbelajarsiswamasihmenurun. Kata Kunci:Kinerja guru IPA Terpadu,MasaPandemi,ImplementasiKurikulum Keterangan: Peneliti Pembimbing ABSTRACT Integrated science teacher's performance analysis at the COVID-19 pandemic in implementing the 2013 curriculum at state SMP N 3 Takari Nifu M. S* Meha M.A** Manu. L The main problem in this research is how the science teacher performs During the COVID-19 pandemic in implementing k-13 at SMP Negeri 3 Takari, the purpose in this study is to know the performance of the united science teacher In the time of pademiCOVID-19 implementing K-13 at SMP Negeri 3 Takari. The method used in this study is a descriptive qualitative approach. Based on the results of the science teacher's performance in learning planning, it shows that the third-state high science teacher's performance in learning planning has been completed. One of the existing learning tools for the science teacher is RPP. In the performance of learning indicates that the science teacher has been able to perform the BDR performance of learning with the conferral of duty to students. For assignments at SMP Negeri 3 Takari the science teacher USES an offline method because of limited access to Internet networks and limited ability of students' parents in the matter of android phones, the task for students is made in the form of lto-/ LKS. Thus, it would be concluded that the RPP at SMP Negeri 3 Takari has applied well. The home-teaching process (BDR) at COVID-19 was also well accomplished while student learning assessments were not satisfactory and student studies were still dropping. Keywords: Integrated Science Teacher Performance, Pandemic Period, Curriculum Implementation Description: *Researcher .. * *Supervisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail