ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG NILAI OLAHRAGA DALAM GERAK DASAR TARIAN ADAT SOKA PAPAK KABUPATEN SIKKA DI SANGGAR DOKA TAWA TANA”
Yohanes Renoaldus Wilfridus1*, Andreas J. F. Lumba2, David Loba3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
[email protected]
Latar belakang: Perkembangan olahraga pada masa kini berkembang dengan pesat karena didukung dengan adanya kemajuan dibidang IPTEK yang memotivasi manusia untuk melakukan kegiatan olahraga. Olahraga merupakan suatu aktivitas jasmani yang selalu dilaksanakan oleh manusia secara terus menerus dengan mempunyai suatu tujuan guna meningkatkan prestasi seoptimal mungkin.Seni tari adalah seni yang juga mempunyai fungsi positif seperti meningkatkan kepekaan dalam mengekpresikan diri, mengembangkan motorik kasar dan halus.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui nilai olahraga dalam gerak dasar tarian Soka Papak disanggar Doka Tawa Tana desa Umauta.
Metode Penelitian: Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan alasan bahwa pendekatan ini lebih mendekat kepada tujuan yang dicapai oleh peneliti, karena peneliti terjun langsung kelapangan untuk melihat peristiwa yang terjadi.
Hasil dan Pembahasan: Nilai olahraga pada tarian adat Soka Papak yang terdapat pada sanggar budaya Doka tawa Tana ialah nilai kebersamaan, nilai kerjasama, nilai kekompakan, nilai disiplin dan nilai komitmen. Dan gerak dasar
Pada tarian Soka Papak ialah gerak lokomotor, gerak non lokomotor dan Manipulatif.
Simpulan: Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa tarian soka papakyang terdapat pada sanggar budaya Doka tawa Tana merupakan bagian dari aktivitas ritmit yang tidak terlepas dari nilai olahraga dan gerak dasar olahraga.
Katakunci: Nilai olahraga dan gerak dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tarian tradisional merupakan suatu tarian yang lahir, tumbuh dan berkembangan dalam suatu kelompok atau lingkungan masyarkat dari suatu daerah, yang kemudian diwariskan secara turun temurun dari nenek moyong.Tarian Do Daka Do merupakan salah satu tarian yang berasal dari Daerah Alor Nusa Tenggara Timur itu sendiri, dimana tarian itu senidiri merupakan tarian yang berasal dari permainan rakyat Alor, yang menggambarkan kecerian muda- mudi masyarakat Alor pada acara-acara pesta ada.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tentang Tarian Do Daka Do sebagai Nilai Olahraga Di Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tarian do daka merupakan tarian tradisional asli orang Alor yang sudah diwariskan dari sejak dulu kalah dan masih dilestarikan sampai saat ini.
Tarian Da Daka Do diilakukan dengan berbagai macam-macam tahap dan proses pelaksanaan harus mengikutinya. Tarian Do Daka Do juga sebagai nilai olahraga budaya dimana ada dalam pelaksanaan itu biasa dilakukan dengan gerakan melompat-lompat melewati jepitan bambu.
Dalam tarian ini juga membutuhkan kerja sama, percaya diri, konsentrasi dan kebugaran jasmani
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK NILAI-NILAI OLAHRAGA DALAM PERMAINAN TIGA TAK BOLEH BAGI SISWA SD INPRES LABAT Benyamin Giri1 , Agustinus J. Nafie2 , Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, nilai-nilai olahraga dalam permainan tiga tak boleh sangatlah penting untuk menanamkan nilai-nilai moral kemanusiaan pada siswa sejak dini, salah satunya melalui pembelajaran olahraga. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja nilai-nilai olahaga yang terkandung dalam permainan tiga tak boleh. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru olahraga dan siswa SD Inpres Labat. Hasil dan pembahasan: Sudah menjadi tanggung jawab guru untuk menanamkan nilai-nilai moral karakter pada siswa sejak dini. Salah satunya adalah dengan menanamkan nilai karakter melalui pelajaran yang ada di sekolah yang dimana dapat melatih kejujuran, percaya diri, kerjasama, kerja keras, toleransi, disiplin, religius, sportivitas, sehingga menjadi anak-anak bangsa yang berkarakter dan bermoral yang baik. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai karakter yang dikembangkan dalam permainan tiga tak boleh yaitu mengajarkan kereligiusan, toleransi, kerja keras, nilai sosial, problem solving, nilai perdamaian, serta nilai kebangsaan. Kata kunci: Nilai olahraga, permainan tradisional